Gita Wirjawan's banner
Gita Wirjawan's profile picture

Gita Wirjawan

@GWirjawan912,267 subscribers

🇮🇩 Proud Indonesian. Founding Partner, Ikhlas Capital. Chairman, Ancora Group. Visiting Scholar, @Stanford. Host & Exec. Producer, 'Endgame'.

Shorts

Besok dengan Purbaya.

Besok dengan Purbaya.

27,866 Aufrufe

5 years ago, Endgame began with a simple mission: that knowledge should be accessible to anyone curious enough to learn. Across the disciplines, across borders. That is why we have brought together hundreds of narrators from across the regions, spanning disciplines and ways of knowing, from Nobel laureates to national leaders, from scientists to artists, from thought leaders to academic stewards. To explore diverse ideas and ways of thinking that help orient us in this ever-changing world. As we close out 2025 with gratitude, we’ll map our past conversations, in the hope that these ideas can be revisited with greater clarity and carried forward with intention. To those who continue to watch, read, and think alongside us: thank you.

5 years ago, Endgame began with a simple mission: that knowledge should be accessible to anyone curious enough to learn. Across the disciplines, across borders. That is why we have brought together hundreds of narrators from across the regions, spanning disciplines and ways of knowing, from Nobel laureates to national leaders, from scientists to artists, from thought leaders to academic stewards. To explore diverse ideas and ways of thinking that help orient us in this ever-changing world. As we close out 2025 with gratitude, we’ll map our past conversations, in the hope that these ideas can be revisited with greater clarity and carried forward with intention. To those who continue to watch, read, and think alongside us: thank you.

14,362 Aufrufe

Videos

GWirjawan's profile picture

Mana yang lebih strategis: mengirim pelajar ke luar negeri atau membangun institusi dalam negeri? Pertanyaan ini muncul dalam sebuah diskusi di KBRI London beberapa hari lalu, di negara yang menampung sekitar 60% pelajar Indonesia pada jenjang master dan doktoral. Ruang sore itu dipenuhi para peneliti dan kandidat PhD dari Indonesia dengan berbagai pertanyaannya. Jika tujuannya adalah menarasikan Indonesia dengan lebih kuat, kita perlu melihat dari mana dampak terbesar bisa lahir. Membangun institusi dalam negeri tentu sebuah cita-cita ideal; namun sering kali terhenti pada satu prasyarat yang belum tuntas: keterbukaan. Kesediaan untuk belajar dari yang terbaik dan membuka diri terhadap ahli dari mana pun adalah fondasi yang belum sepenuhnya kita miliki, dan masih menjadi masalah kultural. Karena itu, tidak heran bila banyak talenta Indonesia justru menemukan ruang bertumbuh di luar negeri: belajar, bekerja, mengajar, dan mengakumulasi pengalaman yang sulit dijumpai di dalam negeri. Maka jika ditanya, untuk saat ini saya berpikir bahwa mengirim sebanyak mungkin pelajar ke luar negeri menjadi langkah yang paling optimal. Jika kecocokan antara requirement dan qualification memang lebih selaras di Inggris, itu menjadi investasi bagi masa depan Anda dan bagi negara. Dalam kerangka itu, bukan brain drain yang akan terjadi, melainkan brain circulation. Apa pun yang kalian pelajari atau alami di luar, mengalir kembali ke Indonesia lewat obrolan sehari-hari dengan keluarga, sahabat, atau rekan di tanah air. Dari situlah sirkulasi pengetahuan yang perlahan memperkuat talenta kita ke depan. Karena kadang, perubahan besar justru dimulai dari percakapan kecil seperti itu.

Gita Wirjawan

12,254 Aufrufe • vor 6 Monaten