
Gita Wirjawan
@GWirjawan • 912,267 subscribers
🇮🇩 Proud Indonesian. Founding Partner, Ikhlas Capital. Chairman, Ancora Group. Visiting Scholar, @Stanford. Host & Exec. Producer, 'Endgame'.
Shorts
Videos

80 mahasiswa Indonesia di Harvard, dibanding Tiongkok yang lebih dari seribu dan ratusan dari Korea. Dalam gambaran lebih luas, hal serupa terjadi. Pada 2023, Tiongkok mengirim sekitar 1 juta mahasiswa ke luar negeri, India sekitar 800 ribu, sementara Indonesia hanya 70 ribu mahasiswa. Dan kalau kita lihat lanskap politik Indonesia, 88% kepala rumah tangga & 93% orang dengan hak untuk memilih tidak memiliki pendidikan tinggi. Angka di atas menunjukkan gejala dari masalah struktural, yang selama ini tidak berhasil membebaskan kita dari middle income trap. Bahwa skor IQ bangsa masih jauh di bawah yang dibutuhkan. Pertanyaannya bagaimana kita bisa membawa skor itu naik?
Gita Wirjawan216,941 views • 10 days ago

Following the conversation with John Mearsheimer, I recently sat down with Jiang Xueqin of Predictive History, where we examine the same crisis through a sharply different lens: - The nuclear issue as a geopolitical pretext rather than an immediate tactical threat, - Why the probability of nuclear use remains extremely low despite rising escalation, - Israel’s deterrence doctrine and the logic behind the “Samson Option,” - Iran’s strategic choice to avoid developing nuclear weapons, - The possibility of a Russian “nuclear umbrella” over Iran, - How prolonged wars reshape regional order. - How eschatology plays a part in the endless war, and why China may not play a role in this “scripted” spiritual transition. Yet the discussion moves well beyond the world events. We also explore his personal trajectory, his intellectual formation, and his philosophy of life. If there is one lesson to take from Jiang Xueqin, it is this: being consequential matters more than being wealthy. A grounding conversation on power, war, and consequence. Soon on Endgame - Monday, 16 March, 5 PM WIB / 2 AM PST.
Gita Wirjawan564,345 views • 3 months ago

Together with Eric Xun Li, we discussed China’s rapid rise in the last three decades, which he divides into three stages (Revolution,Infusion, and Reconciliation), and what the world could learn from that monumental history. He is a Chinese venture capitalist and political scientist. He is the founder of Chengwei Capital, invested in 100+ diverse companies with cumulative investment of 2 billion USD++. Eric is also the founder of the Chinese media platform which reaches more than 100 million daily viewers, and the author of “Party Life: Chinese Governance and the World Beyond Liberalism”.
Gita Wirjawan94,739 views • 4 months ago

"It was a miscalculation." Last Thursday, I spent nearly two hours in conversation with John Mearsheimer, unpacking: - The new imperialism, - Board of Peace and its nature for unilateralism, - Strategic disasters in Iran and Ukraine, - The possibility of nuclear proliferation in a multipolar world (read Eliza Gheorghe, “Proliferation and the Logic of the Nuclear Market”) - The challenge in transnationalizing narratives in a multipolar world - Existential economic threat to the pre-existing order Coming soon Wed, 11 March 5PM WIB/2AM PST on Endgame
Gita Wirjawan45,031 views • 3 months ago

What is going to stop this war? What does true peace in the Middle East look like? For answers from an Iranian perspective, Endgame sits down with Seyed Mohammad Marandi Seyed Mohammad Marandi, a Professor of English Literature and Orientalism at the University of Tehran.
Gita Wirjawan31,544 views • 2 months ago

Volatilitas semakin tinggi. Instabilitas semakin menjadi. Ketidakpastian semakin pasti. Pertanyaannya, kita harus apa? Pak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hadir di Endgame untuk ketiga kalinya. Beliau memberikan pandangan, refleksi, dan pencerahan tentang bagaimana menyikapi dan menghadapi kesengitan percaturan geopolitik hari ini dan esok. Simak di
Gita Wirjawan43,582 views • 4 months ago

Jalan yang jauh, rindu untuk pulang—ke ekosistem yang memadai, pada waktu yang tepat.
Gita Wirjawan236,098 views • 3 years ago

Tiongkok tidak jarang dijadikan sebagai rujukan dalam pembangunan di Indonesia. “Contohlah Cina…” “Liat bagaimana Xi Jinping membangun negaranya…” “Kita harus belajar dari Tiongkok…” Tapi kita lupa bahwa Tiongkok peka dengan opini rakyatnya. Bahwa meskipun mereka autokrasi, justru kepemimpinannya dilandaskan merit dan kompetensi. Sudah sanggupkah kita untuk meniru bagian itu? Simak perbincangan bersama teman saya, Tom Lembong Tom Lembong
Gita Wirjawan47,533 views • 6 months ago

Dalam dunia cryptocurrency, ada perbedaan besar antara Bitcoin dan aset kripto lainnya. Pertanyaannya, sekarang dengan Donald Trump ingin menjadikan U.S sebagai “Crypto Capital of the World” dengan crypto strategic reserve-nya, akan seperti apa dampaknya untuk cryptocurrency ke depan?
Gita Wirjawan70,107 views • 1 year ago

Selama beberapa tahun terakhir berbincang dengan berbagai tokoh, termasuk para peraih Nobel, ada beberapa pelajaran yang saya tangkap: Pertama, mereka tahu cara memanfaatkan keberuntungan atau sering disebut “serendipity” yang datang pada mereka. Ditambah dengan dedikasi yang membawa mereka hingga memenangkan Nobel.
Gita Wirjawan55,080 views • 1 year ago

Sebuah pandangan. Boleh dipertimbangkan maupun didiskursuskan.
Gita Wirjawan63,458 views • 1 year ago

Mengemban pendidikan bukanlah sekadar privilese tersendiri. Ia menjadi tanggung jawab yang lebih besar, untuk memahami apa yang bisa disumbangkan kembali kepada bangsa. Namun tanggung jawab tidak hanya berada pada individu. Negara pun perlu memiliki kejelasan arah. Tanpa visi jangka panjang, sulit menilai apakah investasi pada pendidikan yang dilakukan benar-benar menghasilkan dampak dan pengembalian yang diharapkan. Beberapa negara telah menetapkan prioritasnya dengan disiplin dan konsistensi. Mereka merancang langkah strategis untuk perjalanan panjang, yang kini membuahkan hasil. Pada 2020, Tiongkok menunjukkan akselerasi industrial yang kian mendekati Amerika Serikat. Ia ditopang oleh investasi besar pada pendidikan STEM untuk memperkuat manufaktur domestik, sekaligus oleh visi jangka panjang yang dijaga dengan ketekunan. Pada akhirnya, yang terpenting adalah memastikan pendidikan dan arah jangka panjang bangsa berjalan selaras dan saling menguatkan.
Gita Wirjawan16,041 views • 3 months ago

"Tolerance is not enough, you have to work together." The conversation with Amartya Sen becomes a masterclass in humanity. Among the themes we touched on: - the ancestry of mathematics, - the ideas of freedom and justice, - how mathematics and Sanskrit have shaped his economic thinking, - and even the legendary bicycle that carried him to win the The Nobel Prize in Economic Sciences, for his contributions to welfare economics. One thing I’ve learned is that his knowledge stands upon admiration and affection, admiration for the beauty of mathematics, and affection for the philosophical depth of Sanskrit literature. He's an economist by formation, but a humanitarian by heart and experience. An honor to learn from him. Tune in,
Gita Wirjawan20,976 views • 6 months ago

Ketika kepemimpinan pendidikan di level sistem terus berubah-ubah, akankah peta jalan pembangunan nasional dapat terwujud? Bicara dengan TIRTA, diskusi kami merambat dari refleksi akan negeri hingga implikasinya terhadap dunia medis, bisnis, dan kesehatan mental. Satu hal yang terasa kuat setelah berbincang: bahwa masih ada harapan di antara para tunas bangsa. Segera, Endgame episode #218 bersama Tirta Mandira Hudhi.
Gita Wirjawan23,792 views • 1 year ago

63 episode, sebuah buku, dan sebuah dokumenter. Tahun 2025 meninggalkan kesan mendalam bagi kami yang bekerja di balik layar Endgame dan Chronicles. Kami berkunjung ke Samarinda, Riau, Lampung, Bogor, Bandung, dan beberapa kota lain di Indonesia untuk berdiskusi di sana. Semua upaya dan perjalanan Endgame dan Chronicles tidak akan mungkin terwujud tanpa kesetiaan teman-teman – bukan kepada kami –tetapi kepada ilmu pengetahuan. Dan kami selamanya bersyukur akan hal itu. Tahun 2026, kami berusaha untuk terus mendekatkan Endgame dan Chronicles kepada teman-teman di seluruh Indonesia, Asia Tenggara, dan dunia. Sebab kami percaya bahwa kebijaksanaan, gagasan, dan kehangatan percakapan bisa hadir dan lahir di mana saja – tidak terbatas pada ruang studio podcast. Semoga kita bisa berjumpa tahun depan. Sekali lagi, terima kasih.
Gita Wirjawan12,287 views • 5 months ago

Mana yang lebih strategis: mengirim pelajar ke luar negeri atau membangun institusi dalam negeri? Pertanyaan ini muncul dalam sebuah diskusi di KBRI London beberapa hari lalu, di negara yang menampung sekitar 60% pelajar Indonesia pada jenjang master dan doktoral. Ruang sore itu dipenuhi para peneliti dan kandidat PhD dari Indonesia dengan berbagai pertanyaannya. Jika tujuannya adalah menarasikan Indonesia dengan lebih kuat, kita perlu melihat dari mana dampak terbesar bisa lahir. Membangun institusi dalam negeri tentu sebuah cita-cita ideal; namun sering kali terhenti pada satu prasyarat yang belum tuntas: keterbukaan. Kesediaan untuk belajar dari yang terbaik dan membuka diri terhadap ahli dari mana pun adalah fondasi yang belum sepenuhnya kita miliki, dan masih menjadi masalah kultural. Karena itu, tidak heran bila banyak talenta Indonesia justru menemukan ruang bertumbuh di luar negeri: belajar, bekerja, mengajar, dan mengakumulasi pengalaman yang sulit dijumpai di dalam negeri. Maka jika ditanya, untuk saat ini saya berpikir bahwa mengirim sebanyak mungkin pelajar ke luar negeri menjadi langkah yang paling optimal. Jika kecocokan antara requirement dan qualification memang lebih selaras di Inggris, itu menjadi investasi bagi masa depan Anda dan bagi negara. Dalam kerangka itu, bukan brain drain yang akan terjadi, melainkan brain circulation. Apa pun yang kalian pelajari atau alami di luar, mengalir kembali ke Indonesia lewat obrolan sehari-hari dengan keluarga, sahabat, atau rekan di tanah air. Dari situlah sirkulasi pengetahuan yang perlahan memperkuat talenta kita ke depan. Karena kadang, perubahan besar justru dimulai dari percakapan kecil seperti itu.
Gita Wirjawan12,254 views • 6 months ago