
Harian Kompas
@hariankompas • 966,554 subscribers
Baca juga Kompas Digital Premium https://t.co/KZ58AEx3Xf | Info langganan: 081290050800 | Info promo: https://t.co/t7NuYI7uId | #MencerahkanLintasGenerasi
Shorts
Videos

Sekitar 11 juta peserta penerima bantuan iuran atau PBI program Jaminan Kesehatan Nasional dinonaktifkan. Hal itu setidaknya berdampak pada lebih dari 100 pasien cuci darah yang selama ini mendapatkan layanan rutin. Penonaktifan tersebut sangat disesalkan karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Pasien yang mestinya mendapat pelayanan menjadi terganggu bahkan kehilangan akses pengobatan secara mendadak. Ketua Umum Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) Tony Richard Samosir saat dihubungi di Jakarta, Kamis (5/2/2026) menuturkan, setidaknya lebih dari 100 pasien cuci darah telah melaporkan kepesertaannya sebagai peserta PBI dalam program JKN dinonaktifkan. Penonaktifan tersebut tanpa pemberitahuan sebelumnya. Hal itu menunjukkan karut marutnya sistem verifikasi data kepesertaan program JKN. Baca juga artikelnya di #BPJS #JKN #AdadiKompas
Harian Kompas804,347 просмотров • 4 месяцев назад

𝗦𝗲𝗴𝗲𝗿𝗮 𝗠𝗮𝘀𝘂𝗸 𝗚𝗮𝘇𝗮, 𝗧𝗡𝗜 𝗔𝗗 𝗨𝘁𝗮𝗺𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗣𝗮𝘀𝘂𝗸𝗮𝗻 𝗠𝗲𝗱𝗶𝘀 𝗱𝗮𝗻 𝗭𝗲𝗻𝗶 Selasa (10/2/2026), KAN dan The Jerusalem Post melaporkan persiapan pengiriman pasukan Indonesia ke Gaza. Indonesia, menurut media Israel, menjadi negara pertama yang mengirim pasukan asing ke Gaza. Pasukan Indonesia kemungkinan ditempatkan di antara Rafah dan Khan Younis. Simak #VideoBerita lainnya di dan Youtube Harian Kompas. ➡️ #TNI #Palestina #Gaza #AdadiKompas
Harian Kompas762,890 просмотров • 3 месяцев назад

#UtasKompas Investigasi Harian Kompas pada April-Mei 2025 mengungkap, jejaring pendengung atau buzzer bekerja dengan tarif jutaan hingga miliaran rupiah untuk tiap proyek. Mereka bekerja dari urusan kecil hingga isu nasional. Simak liputan #InvestigasiKompas #Buzzer dalam utas ini. 🔗 #Kompas60 #MencerahkanLintasGenerasi
Harian Kompas522,815 просмотров • 1 год назад

𝗧𝗡𝗜 𝗧𝗮𝗵𝗮𝗻 𝗘𝗺𝗽𝗮𝘁 𝗣𝗿𝗮𝗷𝘂𝗿𝗶𝘁 𝗕𝗮𝗶𝘀 𝗧𝗲𝗿𝘀𝗮𝗻𝗴𝗸𝗮 𝗣𝗲𝗹𝗮𝗸𝘂 𝗣𝗲𝗻𝘆𝗶𝗿𝗮𝗺𝗮𝗻 𝗔𝗶𝗿 𝗞𝗲𝗿𝗮𝘀 𝗔𝗻𝗱𝗿𝗶𝗲 𝗬𝘂𝗻𝘂𝘀 Tentara Nasional Indonesia menahan empat prajurit dari Detasemen Markas Denma Badan Intelijen Strategis Bais TNI yang diduga sebagai pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, Andrie Yunus. TNI menjamin seluruh proses hukum akan berjalan secara transparan, mulai dari pelimpahan berkas perkara ke Oditurat Militer hingga persidangan terbuka di Pengadilan Militer. Keempat prajurit yang ditahan terdiri dari tiga perwira pertama dan satu bintara, yakni Kapten NDP, Lettu (Letnan Satu) SL, Lettu BHW, dan Serda (Sersan Dua) ES. Para tersangka yang berasal dari matra Angkatan Laut (AL) dan Angkatan Udara (AU) tersebut kini ditahan di instalasi tahanan super security maximum Polisi Militer Kodam (Pomdam) Jaya, Jakarta. Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) Mayor Jenderal TNI Yusri Nuryanto, dalam konferensi pers di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Rabu (18/3/2026), mengatakan, penangkapan ini berawal dari penyelidikan internal yang menemukan kejanggalan pascainsiden di Salemba pada 12 Maret lalu. Keempatnya diserahkan langsung oleh Komandan Denma Bais TNI ke Puspom TNI pada Rabu pagi. Baca berita selengkapnya di dengan judul "TNI Tahan Empat Prajurit Bais Tersangka Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus" ditulis Iqbal Basyari. ➡️ #TNI #Pelaku #AndreiYunus #Polhuk #AdadiKompas
Harian Kompas113,445 просмотров • 2 месяцев назад

Hari ini, wajah koran Kompas hadir tidak seperti biasanya. Ada temuan hasil Tim #JurnalismeData Kompas. Hutan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menyusut 1,2 juta hektar atau lenyap hampir 100 hektar setiap hari selama tiga dekade. Dukung karya jurnalistik kami dengan membaca dan berlangganan Dukungan dari pembaca sangat berarti bagi kami. Simak artikelnya di sini #Deforestasi #AdadiKompas
Harian Kompas115,090 просмотров • 5 месяцев назад

ini cuplikan momen ketika Vidi Aldiano tampil di konser Laleilmanino & Friends pada Kamis, 30 Oktober 2025. Malam itu terasa istimewa, ia tampil bersama sahabat-sahabatnya yang sudah menemaninya sejak awal karier. Vidi yang bernama lengkap Oxavia Aldiano memulai debut kariernya pada 2008 lewat album Pelangi di Malam Hari. Lagu ”Nuansa Bening” di album tersebut membuka lebar jalan Vidi di dunia hiburan Tanah Air. Ia dikenal lewat warna vokalnya yang lembut dan karya yang selalu punya sentuhan yang khas. Lagu seperti ”Status Palsu”, ”Cinta Jangan Kau Pergi”, sampai ”Tak Sejalan” menjadi saksi perjalanan musiknya yang konsisten. Di balik pencapaiannya di dunia hiburan, perjalanan Vidi tak lepas dari ujian besar. Pada 2019, ia divonis menderita kanker ginjal stadium tiga. Operasi di Singapura menjadi titik balik dalam hidupnya. Sejak itu, Vidi berusaha menyeimbangkan antara menjaga kesehatan dan tetap aktif berkarya. Pada hari ini (7/3/2026), Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia. Selamat jalan, Vidi. Karya-karyamu abadi. We love you, Vidi 💙💐 #VidiAldiano #hariankompas #Kompasid
Harian Kompas31,016 просмотров • 3 месяцев назад

Puluhan ribu warga di sembilan kabupaten/kota di Aceh terdampak banjir dan longsor yang terjadi sepekan terakhir. Kepala daerah di sejumlah wilayah yang dilanda bencana telah menetapkan status darurat bencana hidrometeorologi. Saksikan video berita lainnya di atau YouTube Harian Kompas. ➡️ #BanjirAceh #HarianKompas #Kompasid #AdadiKompas
Harian Kompas55,218 просмотров • 6 месяцев назад

Kendati Presiden Prabowo Subianto belum pernah berkunjung ke Ibu Kota Nusantara (IKN) setelah dilantik, pembangunan kawasan ini diklaim berlanjut. Pembangunan tahap kedua mulai 2025 disebut bakal fokus pada persiapan menjadikan IKN sebagai ibu kota politik pada 2028. Baca artikelnya di harian Kompas ( ➡️ #IKN #HarianKompas #Kompasid
Harian Kompas43,693 просмотров • 7 месяцев назад

🔴 UTAS Keberlanjutan sumber daya perikanan tangkap di daerah-daerah lumbung ikan di kawasan timur Indonesia menghadapi ancaman eksploitasi berlebihan. Simak liputan khusus #JelajahLautPapuaMaluku dalam utas berikut. #AdadiKompas EcoNusa Foundation *Tautan berita ada di bawah⤵️
Harian Kompas43,714 просмотров • 2 лет назад

Sampah dari sejumlah kawasan komersial di Jakarta dan sekitarnya masuk ke lokasi penampungan liar. Dari rantai bisnis gelap itu, diketahui banyak pihak ikut mengambil untung. Baca #LiputanInvestigasi “Sampah Liar” di harian Kompas ( 🔗 #AdadiKompas #MencerahkanLintasGenerasi #Kompas60 #InvestigasiPengelolaanSampah
Harian Kompas10,421 просмотров • 11 месяцев назад
Больше нет контента для загрузки