
NitNot ❘
@Leonita_Lestari • 119,111 subscribers
Kebahagiaan datang ketika pekerjaan dan kata-kata anda menjadi manfaat bagi dirimu dan orang lain. - Buddha - || Akun ke-2 https://t.co/dPJZFe5DA5
Shorts
Videos

BUBAR SUDAH ISU 300 TRILIUN . . . Ada rasa sesak. Ada rasa kasihan melihat pak Mahfud kudu berdiri dgn gimmick sgt tidak nyaman saat berdua hrs menyampaikan klarifikasi. Bersama bu Sri Mulyani, mrk harus membuat clear apa yg kemarin telah menjadi LIAR. #SayaBersamaSriMulyani
NitNot ❘750,585 Aufrufe • vor 3 Jahren

BARU KALI INI ANDY F NOYA | terpaksa harus mengerahkan segala kemampuannya. Itu tugasnya. Caranya mengejar potensi lemah SMI memang luar biasa. Dan SMI, dia merefleksikan seorang yang luar biasa matang. Ada emosi terlihat, namun itu justru HARUS. Dia tak harus sempurna untuk sekedar memenuhi ekspektasi banyak pihak. Dan ketidaksempurnaannya justru telah memanusiakan. TOP BGT bu Sri Mulyani, bangga gw punya MENTERI PEREMPUAN luar biasa seperti anda.🇮🇩 . . . Kirim bunga ah buat bu SMI.💐
NitNot ❘442,212 Aufrufe • vor 3 Jahren

Langsung serang. Dua cawapres Muhaimin dan Mahfud memilih menjadi kritikus pemerintah. Keduanya langsung melihat Gibran adalah Jokowi. Mereka kritik pemerintahan Jokowi tapi mereka lupa bahwa yang satu adalah menterinya dan yang lain ketua partai koalisi. Dua orang itu mengeluh atas prestasinya sendiri. . .
NitNot ❘270,225 Aufrufe • vor 2 Jahren

Di tengah puluhan ribu massa, Gibran pun datang. Dia sadar, di sana banyak anak muda berharap pada dirinya. Dia hanya perlu menyapa dan bertanya : “Apa kabar teman - teman di Bali?” Dan meriah sambutan pun didapat. Elu - elu pada nama dirinya seperti membahana jauh melampaui batas suara bisa menembus. Seiring hasrat agar anak muda bisa ikut berkiprah di lahan yang selama ini milik tetua, dia mendapatkan dirinya sudah menyeruak paksa dalam makna harus hadir. Dan dia ambil beban itu. Dia seperti menggenapi rasa ingin anak - anak muda kepada dirinya. Di Bali, di lapangan Renon, dalam meriah Konser PRABU (Prabowo Budiman Bersatu) bersama Dewa19, sekali lagi dia menyatakan dirinya HADIR. Dia cawapres muda satu - satunya. . . .
NitNot ❘248,860 Aufrufe • vor 2 Jahren

NATAL SUDAH LEWAT |tahun baru juga hampir tiba, mosok masih ngebahas debat cawapres mulu sih? Gibran sudah menang, Gibran ternyata bisa tampil superior menggulung malu dua senior jauhnya, mbok sudah sadar diri dan introspeksi saja mana salah mana benar dan lalu yang salah diperbaiki. “ Orang ngamukan mana bisa begitu?” Kadang umur ga linier sama kelakuan dan maka disebut kekanak - kanakan. Gak masalah bila Indonesia mendapat cawapres muda dan sering disebut anak bau kencur, tapi jelas masalah bila negara ini punya terlalu banyak orang tua kekanak - kanakan. Mereka hobi ngamuk dan gak kelar - kelar berperkara dengan satu perkara. . .
NitNot ❘211,942 Aufrufe • vor 2 Jahren

JOGÈD (in) AJA . . . Mencari pemimpin itu kudu menggembirakan. Ribut dan lalu bacok - bacokan, itu kuno… Kampanyekan capres dan cawapresmu dengan cara sejuk, tawarkan itu dengan tawa. Menarilah dalam gembira, bergembiralah dalam ORASI sambil BERNYANYI pada KOLABORASI paling asik seplanet bumi sebagai persembahan PRABU, Prabowo Budiman Bersatu & DEWA 19 untuk Pilpres yang menyenangkan. Lampung baru pembukaan…, Bali, Jawa Tengah, Jawa Timur, bersiaplah…, kami pasti datang…🫰 . .
NitNot ❘183,971 Aufrufe • vor 2 Jahren

INDONESIA RAYA Pada kedatangan Presiden Jokowi & Ibu Iriana di Hannover terlihat sambutan masyarakat WNI yang pasti ikut bangga atas semakin diperhitungkannya Indonesia di mata dunia. Dan para diaspora ini menunjukkannya dengan rela keluar dan menunggu Presiden "jagoannya" datang. Entah kenapa setiap kali dengar lagu INDONESIA RAYA dinyanyikan selalu merinding. Terasa megahnya. Terima kasih WR Supratman yang sudah menciptakan lagu kenegaraan yang dashyat ini sebagai pengiring perjalanan bangsa ini dari masa ke masa.🇮🇩
NitNot ❘190,639 Aufrufe • vor 3 Jahren

Kalau setiap orang BOLEH jadi eksekutor utk apa ada negara? Dengan tidak di proses, dalam bahasa hukum, orang ini dianggap tidak melanggar. Jangan bicara aparat takut, ini tentang negara yg TIDAK HADIR. Negara yg justru terkesan lebih nyaman bersekutu dgn pelaku intoleransi.
NitNot ❘184,344 Aufrufe • vor 3 Jahren

MEREKA SEDANG TIDAK SEHAT . . . Anda curiga ada peran pak Jokowi pada hasil putusan MK? Sama seperti anda, saya pun punya rasa itu. Namun rasa curigamu lalu menjadi dasar pembenaran untuk menghukum beliau, itu mblandang namanya. Itu bar bar… Serahkan pada hukum..! Itu konsekuensi logis kita bernegara. Di tengah rasa curiga kita dengan tindakan hukum menghukum, ada aturan main yang harus kita sepakati bersama. Ada hadir proses hukum berikut petugas hukum milik negara yang kredibel yang kerjanya mengurai rasa tidak adil itu. Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi atau MKMK sudah hadir. Indikasi adanya pelanggaran etik atas putusan MK yang membolehkan Gibran menjadi cawapres dan di sana hadir pamannya atau adik ipar bapaknya yang seorang presiden dan turut memutus perkara itu dan lalu membuat kita semua ikut curiga sudah dan sedang disidangkan. Apapun hasil putusan itu wajib hukumnya kita menerima. Menang dan kalah bukan tujuan pengadilan etik itu disidangkan tapi etis atau tidak etis tindakan paman Gibran ikut di dalamnya. Bila putusan itu bicara 'tidak etis' dan lalu berimbas pada hasil putusan MK terdahulu misalnya, kenapa pihak yang setuju atas putusan MK harus marah? Pun sebaliknya pihak yang tidak setuju karena putusan pengadilan etik ini tidak berlanjut pada pembatalan. Yang tetap ngamuk dan marah, sejatinya mereka bukan sedang mencari keadilan tapi mencari benar versi sendiri. Jadi? Lanjutkan pesta demokrasi dengan riang apapun hasil putusan MKMK hari ini. Yang masih ngamuk sama pak Jokowi karena putusan MKMK hari ini tidak membatalkan pencawapresan Gibran misalnya, itu pasti adalah orang - orang TAKUT KALAH. Dan orang takut kalah tapi sudah ngamuk sebelum bertanding, akan sulit dijelaskan dengan akal sehat. MEREKA SEDANG TIDAK SEHAT AKAL. . .
NitNot ❘152,084 Aufrufe • vor 2 Jahren

Gaya milenial itu ya kaya begini. Ga bisa kita menjustifikasi dari sudut pantas gak pantas apalagi tepat gak tepat kelakuan kaya begini jadi Walikota. Dia punya segmen keterpilihan tersendiri di pasar taruhan 2024 yang gak butuh debat terkait pantas dan ga pantas itu. Maju Terus Sang, hajar dan pepet Gibran sampai tiarap. Kalau kamu kalah, ngadu ibu (jangan bapak), beliau pasti bela si bontot…🤣🤣 . . .
NitNot ❘131,160 Aufrufe • vor 3 Jahren

Sebentar lagi, setelah semua urusan hitung menghitung itu selesai, di kantor pusat PDIP pasti akan terpasang foto Presiden RI ke-8 Prabowo Subianto dan Wapres ke-14 Gibran Rakabuming. Ketika pertanyaannya adalah bagaimana perasaan para kader dan pengurus partai Banteng Moncong Putih itu akan bereaksi? “Senang dan bangga”, jawabku cepat. “Di atas semua itu PDIP lah partai paling beruntung. Tanpa kampanye, tanpa keluar tenaga dan biaya berarti, salah satu kadernya tiba - tiba sudah menjadi Wakil Presiden” jawab Paijo seolah tahu kemana arah jalan pikiranku. Tekor di Ganjar, cuan di Gibran. Ga dapat presiden, wakil pun langsung didapat. Bisa jadi itulah maksud ambigu sikap partai kenapa Gibran tak pernah harus dipecat meski diduga sudah membuat sakit hati partai dan kader. Itu juga soal KANAN KIRI OKE. . .
NitNot ❘83,792 Aufrufe • vor 2 Jahren

Ya ntar dulu...!! Emangnya situ tepuk tangan terus tergiur mau ngumumkan? ENGGAAK....🤣🤣 . . . 📌
NitNot ❘112,092 Aufrufe • vor 3 Jahren