
Maria A. Alkaff
@MariaAlkaff_ • 41,120 subscribers
Allahumma Shalli ‘alaa Sayyidina Muhammad wa aali Sayyidina Muhammad ⛔️Porn ⛔️Islamophobia ⛔️LGBT ⛔️Penista Agama
Shorts
Videos
0:44
Sensitive content
This media may contain sensitive content.
0:55
Sensitive content
This media may contain sensitive content.

Sekitar pukul 21.00-22.00 terdapat beberapa video yang diunggah netizen dan beberapa akun berita lainnya tentang kelompok hewan berpita putih dan membawa bambu yang turun di beberapa titik dengan menggunakan truk dan bus. Entah siapa hewan-hewan tersebut, yang jadi pertanyaan: 1. Siapa Mereka (yang pasti bukan pendemo dong) 2. Apa Motif Mereka (yang pasti bukan niat damai dong). Mengapa baru tayang di malam hari dan membawa salah satu alat peraga tawuran? Sungguh keterlaluan jika ini adalah bagian daripada strategi setan-setan untuk bikin rusuh Indonesia, masih modelan ya pake strategi kerusuhan? Siapa yang mampu kerahkan massa segitu banyaknya? Bagi netizen yang ada di jam malam dan melihat hewan² berpita putih itu, silahkan komentar. Sc: critical. collapse
Maria A. Alkaff114,277 views • 5 days ago

Tolong yang faham fiqih sholat untuk perempuan, bisa bantu komen terhadap pemandangan sholat berjamaah para muslimah calon manajer kopdes ini? Saya gak akan komentari soal wajah dan telapak tangan. Tapi apakah tidak disarankan memakai mukena mereka masing-masing karena bisa menutup lekuk bahu, panggul dan kaki? Apa saking militeristiknya, sehingga sholatpun kudu pakek loreng ketimbang mukena?
Maria A. Alkaff1,264,166 views • 2 months ago

Waduh…!! Bukti lagi??? Jejak digital kembali menjadi sorotan. Dalam unggahan yang beredar, muncul klaim bahwa GRIB Jaya mendapat instruksi dari pusat terkait “pengamanan”. Pernyataan ini pun memunculkan pertanyaan besar di tengah ramainya isu kericuhan dan dugaan keterlibatan sejumlah anggota ormas. Jika benar hanya untuk pengamanan, mengapa narasi tersebut justru muncul bersamaan dengan sorotan terhadap GRIB Jaya dalam kerusuhan? Publik tentu berhak mempertanyakan siapa yang memberi instruksi, apa bentuk pengamanannya, dan untuk kepentingan siapa. Jangan sampai label “pengamanan” hanya menjadi dalih untuk membenarkan tindakan yang berujung keresahan di tengah masyarakat. Semua pihak yang diduga terlibat harus diperiksa secara objektif dan transparan. Jejak digital sudah beredar. Kini publik menunggu klarifikasi dan pembuktian. Sc: mahasiswamelawan. co
Maria A. Alkaff50,288 views • 3 days ago
0:36
Sensitive content
This media may contain sensitive content.

Di tengah Garuda yang sakit, generasi mudanya makin sakit. Yaa Allah…. Ini mbak-mbak baju putih paling semangat, udah banyak yang notice juga kan? Btw, MC juga aktif tek tokan kok sama mbak baju putih dan ada beberapa pegang mic! Jangan klarifikasi terus lempar tanggung jawab sambil ngumpet gitu lah… Video 1: “Yang bisa Al Ikhlas maju, gue bayarin 1 botol, majuuu” (suara cowoq) “Yang bisa Adh Dhuha, gue bayarin 1 botol. Adh Dhuha, Adh Dhuha…” (mbak baju putih) Video 2: Bercanda masih challenge, ditambahin Allahu Akbar. —— Yaa Allah… 😭💔 Emang udah segitu melecehkan ini sih!
Maria A. Alkaff273,145 views • 21 days ago
0:38
Sensitive content
This media may contain sensitive content.
2:18
Sensitive content
This media may contain sensitive content.
3:28
Sensitive content
This media may contain sensitive content.

Orang-orang begini tuh protes kalo disebut punya penyakit mental. Makanya di Rusia, aparat Rusia terus meningkatkan penindakan terhadap aktivitas komunitas eljibitique menyusul putusan Mahkamah Agung Rusia yang menetapkan apa yang disebut sebagai "g3r4kan eljibiti internasional" sebagai organisasi 3kstr1m15 dan t3ror15. Dalam sejumlah op3r4si, polisi melakukan penangkapan terhadap komunitas eljibitique yang dianggap melanggar ketentuan hukum tersebut. Pemerintah Rusia menyatakan kebijakan tersebut bertujuan melindungi nilai-nilai keluarga tradisional, moral publik, dan anak-anak dari apa yang mereka sebut sebagai propaganda eljibiti. Moskow menegaskan bahwa promosi, simbol, maupun aktivitas yang dianggap mendukung "gerakan LGBT internasional" dapat dikenai sanksi berdasarkan hukum yang berlaku. Sc: feovle
Maria A. Alkaff380,931 views • 1 month ago
2:28
Sensitive content
This media may contain sensitive content.
1:07
Sensitive content
This media may contain sensitive content.

Gila! Bejad! Biadab!!! 😡🤬 Diduga 3 oknum polisi yg hanya dihukum kode etik: Yang antar korban digilir oknum polisi di Tkp 1 dan selanjutnya 3 oknum ini juga yg angkat korban yang lemas pindah ke Tkp 2 dan digilir lagi oleh oknum lain! Ibu korban dan korban jalan darat 2 hari mencari tim Hotman 911
Maria A. Alkaff815,466 views • 4 months ago

Inna lillahi… Kejahatan dan pelanggaran kode etik berat. Hukumannya becanda! 😡 —- Publik diguncang skandal berat di Polda Jambi setelah tiga oknum polisi, Bripda VI, Bripda MIS, dan Bripda HAMZ, menjalani sidang kode etik pada Selasa (7/4/2026). Ketiganya terbukti menyaksikan dan membiarkan aksi pemerkosaan terhadap remaja berinisial C (18), yang merupakan calon Polwan. Meski dinyatakan melakukan pelanggaran berat dan perbuatan tercela, sanksi berupa permohonan maaf dan pembinaan rohani dinilai publik sangat tidak sebanding dengan trauma korban. Banyak pihak kini mendesak transparansi dan keadilan yang lebih tegas atas tindakan yang dianggap sebagai aib besar bagi institusi kepolisian tersebut.
Maria A. Alkaff836,855 views • 4 months ago

Ruwet ruwet…!! Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules, memberikan tanggapan terkait tudingan keterlibatan anggotanya dalam peristiwa yang menyebabkan korban jiwa di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, saat kericuhan aksi pada 27 Agustus 2026. Pernyataan tersebut disampaikan setelah dirinya mendapat tantangan dari HBS untuk menjelaskan dugaan keterlibatan anggota GRIB Jaya dalam peristiwa tersebut. Hercules membantah tudingan tersebut. Ia menegaskan bahwa anggota GRIB Jaya yang berada di lapangan saat kericuhan disebut hanya bertugas di wilayah Jakarta Barat dan tidak sampai ke kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat. Sc: ragamkabar
Maria A. Alkaff15,558 views • 2 days ago

Klarifikasi Nadhea Devi. Beliau BUKAN mbak baju putih itu. Akhirnya muncul dan meluruskan berita yang salah yang sudah diupload di banyak platform. Kesalahan netizen dalam mengenali informasi dan merepostnya karena diliputi keresahan, kemarahan dan ingin kasus ini segera selesai secara hukum. Karena ini sudah masuk ranah penistaan agama. Mungkin karena netizen merasa “no viral no justice” maka hal ini terjadi. Data yang dispill dan beredar sudah dihapus, dan semoga pihak aparat memberikan informasi yang akurat agar kebenaran terungkap serta penyelesaian secara hukum. Terima kasih buat mbak Nadhea Devi yang akhirnya muncul, agar kesimpangsiuran bisa diluruskan dan kembali fokus mengawal kasus ini hingga tuntas.
Maria A. Alkaff85,125 views • 19 days ago