
Khatulistiwa Indonesia
@Meta80ki • 4,315 subscribers
Memberikan informasi dengan bukti ada informasi valid silahkan DM ya guys🇲🇨😁
Shorts
Videos

Perkara dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Pademangan, Jakarta Utara, kembali menjadi sorotan. Seorang perempuan berinisial EK (45) mengaku masih menunggu perkembangan laporan yang dibuatnya sejak 10 Maret 2026. EK melaporkan suaminya, LH, setelah mengaku mengalami kekerasan fisik dan ancaman ketika keduanya terlibat pertengkaran di rumah. Kasus tersebut kini masih menjadi perhatian Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Utara. Hingga Kamis (20/8/2026), EK menyebut proses hukum terhadap laporan itu belum menunjukkan perkembangan signifikan. Bermula dari Persoalan Kunci Motor Menurut pengakuan EK, pertengkaran bermula dari persoalan kunci sepeda motor yang ternyata terbawa oleh keponakannya. Situasi kemudian memanas. EK mengaku suaminya marah dan melontarkan perkataan kasar sebelum melakukan kekerasan fisik terhadap dirinya. “Dia marah-marah, sudah mengatai saya kebun binatang. Terus saya sempat ditabok,” ujar EK saat ditemui wartawan, Kamis (20/8/2026). Kondisi semakin menegangkan ketika anak EK disebut mulai menangis. EK kemudian merekam kejadian tersebut menggunakan telepon seluler. Namun, tindakan itu justru membuatnya mengaku mendapat ancaman. Korban Mengaku Diancam Setelah Merekam EK mengatakan suaminya mengetahui dirinya merekam kejadian tersebut. Ia kemudian mengaku mendapat ancaman agar tidak membawa persoalan tersebut ke polisi. “Pokoknya kamu kalau sampai lapor ke polres, kepala kamu saya tebas,” tutur EK menirukan ucapan suaminya. Meski mengaku ketakutan, EK tetap memilih melapor. Ia kemudian menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Utara serta pemeriksaan medis untuk kepentingan visum. Tidak hanya itu, EK bersama anaknya juga menjalani pemeriksaan psikologis melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Terlapor Disebut Mangkir Pemanggilan Pertama Dalam perkembangan laporan, EK menyebut penyidik sudah mengirimkan pemanggilan pertama kepada LH untuk memberikan klarifikasi. Namun, menurut EK, terlapor tidak memenuhi panggilan tersebut. #pontianakmedia #KDRT #KekerasanSeksual #viral #news
Khatulistiwa Indonesia443,943 views • 19 days ago
1:27
Sensitive content
This media may contain sensitive content.

Polisi telah menetapkan Marselinus Munceng sebagai tersangka dan menahannya di Polres Sumba Barat. Berdasarkan pendataan sementara, 13 murid terdiri dari siswa laki-laki dan perempuan diduga menjadi korban. Polisi menyebut jumlah tersebut masih berpotensi bertambah apabila ada laporan baru. Kasus ini diduga terjadi sejak Oktober 2025 hingga Juni 2026 saat para korban mengikuti les privat di sekolah. Hasil penyelidikan juga mengungkap tersangka diduga memiliki penyimpangan seksual.
Khatulistiwa Indonesia42,998 views • 3 days ago

🚨 TRAGEDI DI UDARA: iPhone Saya Hilang di Pesawat Garuda GA716, Jejak Terakhir Mengarah ke Hotel Crew! 🚨 6 Juni 2025, saya naik pesawat Garuda Indonesia GA716 dari Jakarta ke Melbourne. HP saya — yang semula ada di kantong kursi — HILANG saat pesawat mendarat pukul 10:55 pagi. 📍 Lacak via Find My iPhone: HP saya sempat terdeteksi di pesawat, lalu bergerak ke Hotel Mercure Southbank — hotel yang hanya diisi oleh kru GA716 (sekitar 20 orang). 📞 Saya langsung hubungi Pak Samuel (Station Manager Garuda Melbourne) dan GM Garuda, Pak Ridho. Kami cek beberapa kamar kru. iPhone saya masih terdeteksi di sana jam 3:54 PM. Namun apa yang terjadi selanjutnya… 💔 iPhone tidak ditemukan — dan lokasi akhirnya mengarah ke pinggir sungai. HP saya diduga dibuang setelah pelaku sadar dilacak. Saya bukan hanya kehilangan barang, 🧾 Tapi juga kehilangan rasa aman dan kepercayaan di tempat yang seharusnya menjaga penumpangnya. Saya bukan menuduh, tapi semua bukti, lokasi, dan kronologi sudah saya kirimkan ke AFP dan Victoria Police. Saya hanya ingin satu hal: ⚖️ KEADILAN. Saya membuka diri untuk klarifikasi dari siapa pun. Tapi saya tidak akan diam. --- 📢 Bantu sebarkan kisah ini! Jangan sampai ada penumpang lain yang menjadi korban di kemudian hari. Grandpashabet #2026 Giriş Erick Thohir ANGKASAPURA2UntukIndonesia #JusticeForMichael #HilangDiPesawat #GarudaGA716 #UrbanFeed #GarudaIndonesia #iPhoneHilang #HotelMercure #TemukaniPhoneSaya #Melbourne #PenerbanganInternasional #FindMyiPhone #SuaraUntukKeadilan
Khatulistiwa Indonesia6,139,785 views • 1 year ago

Sebuah video yang diduga memperlihatkan penggerebekan di rumah dinas Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Waingapu ramai beredar di berbagai platform media sosial dan menjadi perhatian publik. Dalam video tersebut terlihat seorang wanita muda berada di dalam rumah dinas. Narasi yang beredar di media sosial menyebut wanita tersebut bukan merupakan anggota keluarga Kalapas. Namun, hingga saat ini klaim tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya.
Khatulistiwa Indonesia191,992 views • 1 month ago

Viral Voice Note Perpisahan, Mahasiswi Unhas Ditemukan M3nin9*al di Area Kampus Rekaman suara yang diduga milik seorang mahasiswi Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin berinisial PJT (19) kini viral di berbagai grup WhatsApp dan media sosial usai korban ditemukan m3nin9*al dunia di area kampus pada Senin malam, 18 Mei 2026. #pemburuberita #viral #breakingnews #reels #sleeptime
Khatulistiwa Indonesia462,044 views • 3 months ago
1:00
Sensitive content
This media may contain sensitive content.

Cek Fakta | Kronologi Bentrokan di Menteng Berawal dari Cekcok di Warung Nasi Uduk Jakarta Pusat – Polisi mengungkap kronologi sementara bentrokan yang terjadi di Jalan Tambak I, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026). Kasat Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, peristiwa bermula ketika sekelompok orang datang untuk membeli sarapan di sebuah warung nasi uduk. Diduga terjadi cekcok setelah pelayanan tidak berjalan baik atau para pengendara tidak terima ditegur karena menggeber sepeda motor di sekitar lokasi. Kelompok tersebut kemudian meninggalkan lokasi, lalu kembali bersama sejumlah rekannya. Setibanya di lokasi, mereka diduga melakukan perusakan terhadap gerobak pedagang nasi uduk. Aksi perusakan tersebut memicu reaksi warga sekitar. Bentrokan kemudian meluas setelah warga melakukan aksi balasan terhadap kelompok tersebut hingga terjadi kerusuhan di kawasan Jalan Tambak. Polisi menegaskan, kronologi tersebut masih bersifat sementara dan penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti, peran masing-masing pihak, serta identitas kelompok yang terlibat. Keterangan pedagang nasi uduk, Rusdi, juga menyebut keributan bermula saat seorang pelanggan menegur pengendara motor yang menggeber kendaraannya di dekat warung. Teguran itu diduga memicu emosi hingga kelompok tersebut kembali membawa rekan-rekannya dan bentrokan pun terjadi. Polisi mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada aparat penegak hukum. HUMAS PMJ @polres_jakpus @divisihumaspolri Polri Presisi @infojakpus jakarta Infokomando Berita Jakarta #JakartaPusat #Menteng #BentrokanMenteng #PolriPresisi #InfoJakarta
Khatulistiwa Indonesia108,648 views • 1 month ago

Di sini adalah Lokasi sebelum kejadian Bentrok Saat Malam Hari & Di sini Yang Di Duga markas Para Pelaku. Yang Sering Nyalain Musik dengan Keras. Warga sudah Sangat Geram dengan aktifitas ini Ketika Mendengar MusikNya Sc: Netizen #viral #fyp #viralreels #beritahangat #beritaviral
Khatulistiwa Indonesia75,492 views • 1 month ago
1:27
Sensitive content
This media may contain sensitive content.

Dua mahasiswa sesama jenis kedapatan melakukan tindakan tidak pantas di selasar perpustakaan PNJ hingga videonya viral di kalangan mahasiswa. Humas PNJ, Dhika, membenarkan kejadian tersebut. Salah satu yang terlibat merupakan mahasiswa PNJ berinisial AZ, sementara pria lainnya bukan mahasiswa PNJ. Pihak kampus kini sedang menyiapkan sanksi tegas sesuai aturan dan kode etik mahasiswa, dengan sanksi maksimal berupa pemberhentian. #Okezone #viral #mahasiswa #PNJ
Khatulistiwa Indonesia149,928 views • 3 months ago

Pada hari Selasa (10/3), seorang pria berinisial MY (22 tahun) melakukan aksi pembac0k*n terhadap dua orang pria di kawasan Family Dream, Batam. Akibat insiden tersebut, satu korban dengan inisial DS dinyatakan meninggal dunia, sedangkan korban lainnya (AS) mengalami luka-luka. Motif sementara diduga karena pelaku merasa sakit hati terkait persoalan #asmara sesama jenis. Menurut keterangan pelaku kepada penyidik, ia telah menjalin hubungan dengan AS selama sekitar satu tahun. Saat memergoki AS bersama DS di dalam kamar kost, pelaku yang tersulut emosi langsung melancarkan serangan menggunakan senjata tajam tanpa pikir panjang. Setelah melakukan tindakan tersebut, pelaku langsung mendatangi Kantor Polisi Kepolisian Sektor (Polsek) Nongsa pada siang hari yang sama. Kondisi pelaku saat tiba di polsek masih menunjukkan bercak darah di tubuhnya, yang membuat petugas kaget. Pelaku kemudian menyerahkan diri secara sukarela kepada pihak berwenang. Penyidikan lebih lanjut terkait kasus ini masih sedang dilakukan oleh tim penyidik untuk mengklarifikasi seluruh peristiwa dan mengumpulkan bukti yang diperlukan. Source: @aktualnews.id
Khatulistiwa Indonesia250,233 views • 6 months ago

PENGAKUAN KEJI PELAKU PEMBUNUHAN DINA OKTAVIANI, KARYAWAN CANTIK ALFAMART Kasus penemuan mayat perempuan cantik yang terapung di Sungai Citarum, Desa Curug, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Dina Oktaviani (21), karyawan Alfamart yang ditemukan meninggal dunia pada Selasa (7/10/2025). Pelaku pembunuhan tak lain adalah atasannya sendiri, Heryanto (27), warga Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta. Dalam pengakuannya di Mapolres Karawang, Kamis (9/10/2025), Heryanto mengaku membunuh Dina dengan cara mencekik, karena terhimpit kebutuhan ekonomi dan tergiur dengan harta korban. “Dibunuhnya dicekik pak, karena butuh ekonomi,” ujar Heryanto di hadapan awak media. “Saya tergiur barang-barang yang dimiliki Dina,” lanjutnya. Heryanto menuturkan, awalnya ia dekat dengan korban karena sering menjadi tempat curhat masalah asmara. “Dia sering cerita tentang mantannya, saya hanya kasih saran dan ajak berobat ke orang pintar,” katanya. Namun, niat jahat muncul ketika Dina datang ke rumahnya di Cibatu, Purwakarta, untuk bertemu dengan orang pintar yang dimaksud. Pelaku kemudian memiting, mencekik, dan menyetubuhi korban, sebelum akhirnya membungkus jenazah dengan kardus dan membuangnya ke Sungai Citarum di kawasan Jembatan Merah. Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Nazal Fawwaz, membenarkan bahwa pelaku ditangkap kurang dari 24 jam setelah kejadian. “Pelaku kami amankan di kediamannya di Kecamatan Cibatu, Purwakarta, yang juga menjadi TKP pembunuhan. Motif diduga karena masalah ekonomi dan hubungan pribadi antara pelaku dan korban,” jelasnya. Penyidik kini mendalami kemungkinan motif lain, termasuk unsur asmara dan tekanan ekonomi keluarga pelaku. Kasus ini menjadi sorotan publik setelah wajah cantik korban viral di media sosial, dan warganet ramai menyerbu akun Facebook pelaku. 📍 Klari — Purwakarta — Karawang 🕯️ #JusticeForDinaOktaviani @metakhatulistiwa @divisihumaspolri Irjen. Pol. Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M. @kalbar_presisi @humaspolreskarawang Polres Karawang infokriminal Info Karawang.id Karawang News @lensa_karawang Isaimini Tamilrockers Kompas.com tvOnenews 🇺🇸 iNewsTV 📺 liputan6 detikcom Viraljabar @updateinfojabar 𝕯aru.indo #MetaKhatulistiwa #KlariKarawang #Citarum #PembunuhanKarawang #DinaOktaviani #ViralKarawang #KasusPembunuhan #BreakingNews #TragediCitarum #JusticeForDina #InfoKarawang #PolresKarawang #PolresPurwakarta #KriminalJabar #ViralHariIni #BeritaViral #FYP #Reels #SemuaOrangIn
Khatulistiwa Indonesia368,253 views • 11 months ago
0:17
Sensitive content
This media may contain sensitive content.

Turut berduka atas musibah kecelakaan yang terjadi di Gerbang Tol Ciawi 2 🥀
Khatulistiwa Indonesia478,465 views • 1 year ago

KORBAN BULLYING UNUD AKHIRI HIDUP, MAHASISWA PELAKU DIEJEK DAPAT SANKSI NILAI D Denpasar – Kasus tragis mengguncang Universitas Udayana (Unud). Seorang mahasiswa bernama Timothy Anugerah Saputra mengakhiri hidupnya dengan cara melompat dari lantai dua Gedung FISIP pada Kamis (16/10/2025). Korban diduga mengalami perundungan (bullying) dari rekan-rekannya sesama mahasiswa. Ironisnya, setelah kematian korban, percakapan grup WhatsApp kampus tersebar, menunjukkan beberapa mahasiswa lintas fakultas mengejek dan meledek kematian korban. Dalam tangkapan layar yang beredar, mereka menyamakan foto korban dengan konten kreator Kekeyi, bahkan menyarankan korban seharusnya melompat dari lantai yang lebih tinggi dan menghina kondisi fisiknya. Pihak kampus bertindak tegas. Wakil Dekan III FISIP Unud, I Made Anom Wiranata, menyebut para mahasiswa pelaku ejekan dijatuhi sanksi nilai D di seluruh mata kuliah semester berjalan, karena perilaku tersebut dinilai melanggar etika dan soft skill akademik. Kampus juga menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada keluarga korban serta menegaskan anti perundungan di lingkungan akademik. “Soft skill adalah bagian penting dari penilaian perkuliahan. Kami tidak mentolerir perilaku yang tidak beretika,” ujar Anom. @metakhatulistiwa @pontianakinside infoKalbar chad mintugurney M Kompas.com Tribun Pontianak detikcom tvOnenews CNN Indonesia Humaspolreskuburaya @kalbar_presisi #MetaKhatulistiwa #PontianakInside #StopBullying #Unud #UniversitasUdayana #Mahasiswa #FISIPUnud #BeritaTerkini #ViralIndonesia #KasusBullying #AntiPerundungan #SaveMentalHealth #Sorot10 #KalbarPresisi #BeritaViral #KampusIndonesia #detikpontianak
Khatulistiwa Indonesia278,570 views • 10 months ago

Dalam mediasi damai, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold H. meminta semua pihak yang bertikai agar tidak tawuran dan menyerahkan proses hukum kepada polisi. Polisi siaga jaga. Situasi kondusif. Massa membubarkan diri #peristiwa #tawuran #jakpus
Khatulistiwa Indonesia34,756 views • 1 month ago

Minggu pagi, 26 Juli 2026, dilaporkan bentrokan dua kelompok massa di Jalan Matraman Dalam, Menteng, Jakarta Pusat. Tepatnya Jalan Tambak arah ke Manggarai. Mohon berhati-hati. Kronologi berdasarkan info warga : Sejumlah pria diduga berasal dari daerah Indonesia Timur, makan nasi uduk dalam keadaan mabuk. Lalu mereka diduga tidak membayar dan justru malah merusak dagangan nasi uduk milik seorang Ibu. Akhirnya, warga sekitar emosi dan marah hingga terjadilah bentrokan.
Khatulistiwa Indonesia25,767 views • 1 month ago

KORBAN BULLYING UNUD AKHIRI HIDUP, MAHASISWA PELAKU DIEJEK DAPAT SANKSI NILAI D Denpasar – Kasus tragis mengguncang Universitas Udayana (Unud). Seorang mahasiswa bernama Timothy Anugerah Saputra mengakhiri hidupnya dengan cara melompat dari lantai dua Gedung FISIP pada Kamis (16/10/2025). Korban diduga mengalami perundungan (bullying) dari rekan-rekannya sesama mahasiswa. Ironisnya, setelah kematian korban, percakapan grup WhatsApp kampus tersebar, menunjukkan beberapa mahasiswa lintas fakultas mengejek dan meledek kematian korban. Dalam tangkapan layar yang beredar, mereka menyamakan foto korban dengan konten kreator Kekeyi, bahkan menyarankan korban seharusnya melompat dari lantai yang lebih tinggi dan menghina kondisi fisiknya. Pihak kampus bertindak tegas. Wakil Dekan III FISIP Unud, I Made Anom Wiranata, menyebut para mahasiswa pelaku ejekan dijatuhi sanksi nilai D di seluruh mata kuliah semester berjalan, karena perilaku tersebut dinilai melanggar etika dan soft skill akademik. Kampus juga menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada keluarga korban serta menegaskan anti perundungan di lingkungan akademik. “Soft skill adalah bagian penting dari penilaian perkuliahan. Kami tidak mentolerir perilaku yang tidak beretika,” ujar Anom. @metakhatulistiwa @pontianakinside infoKalbar chad mintugurney M Kompas.com Tribun Pontianak detikcom tvOnenews CNN Indonesia Humaspolreskuburaya @kalbar_presisi #MetaKhatulistiwa #PontianakInside #StopBullying #Unud #UniversitasUdayana #Mahasiswa #FISIPUnud #BeritaTerkini #ViralIndonesia #KasusBullying #AntiPerundungan #SaveMentalHealth #Sorot10 #KalbarPresisi #BeritaViral #KampusIndonesia #detikpontianak
Khatulistiwa Indonesia125,660 views • 10 months ago

PIMPINAN CABANG BRI CEMPAKA PUTIH DICULIK & DITEMUKAN TEWAS DI BEKASI Jakarta – Peristiwa tragis menimpa Mohamad Ilham Pradipta, Kepala Cabang BRI Cempaka Putih. Ia diduga diculik setelah selesai rapat dengan pihak Lotte Grosir di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, pada Rabu (20/8/2025). Dalam rekaman CCTV, korban terlihat hendak masuk ke kendaraannya di area parkir sepi, sebelum kemudian disergap sekelompok orang tak dikenal. Sehari kemudian, korban ditemukan tewas di tanah lapang Desa Cilangkara, Serang Baru, Cikarang, Bekasi. Tim Resmob Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Timur bergerak cepat dan telah menangkap 4 pelaku, termasuk terduga eksekutor. Saat ini mereka menjalani pemeriksaan intensif, sementara pelaku lain masih buron. Kasus ini memicu perhatian publik karena melibatkan pejabat bank BUMN. Pihak kepolisian menegaskan akan menuntaskan pengusutan hingga tuntas. @divhumaspolri @kalbar_presisi Infokomando.official Garuda Nusantara Deby yuliana wahyudi #idn_kalbar #BRICempakaPutih #Penculikan #TragediJakarta #Bekasi #Polri #MetroJaya #Viral #MetaKhatulistiwa #BreakingNews
Khatulistiwa Indonesia119,649 views • 1 year ago