Khatulistiwa Indonesia's banner
Khatulistiwa Indonesia's profile picture

Khatulistiwa Indonesia

@Meta80ki4,315 subscribers

Memberikan informasi dengan bukti ada informasi valid silahkan DM ya guys🇲🇨😁

Shorts

Cek Fakta | Kronologi Bentrokan di Menteng Berawal dari Cekcok di Warung Nasi Uduk Jakarta Pusat – Polisi mengungkap kronologi sementara bentrokan yang terjadi di Jalan Tambak I, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026). Kasat Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, peristiwa bermula ketika sekelompok orang datang untuk membeli sarapan di sebuah warung nasi uduk. Diduga terjadi cekcok setelah pelayanan tidak berjalan baik atau para pengendara tidak terima ditegur karena menggeber sepeda motor di sekitar lokasi. Kelompok tersebut kemudian meninggalkan lokasi, lalu kembali bersama sejumlah rekannya. Setibanya di lokasi, mereka diduga melakukan perusakan terhadap gerobak pedagang nasi uduk. Aksi perusakan tersebut memicu reaksi warga sekitar. Bentrokan kemudian meluas setelah warga melakukan aksi balasan terhadap kelompok tersebut hingga terjadi kerusuhan di kawasan Jalan Tambak. Polisi menegaskan, kronologi tersebut masih bersifat sementara dan penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti, peran masing-masing pihak, serta identitas kelompok yang terlibat. Keterangan pedagang nasi uduk, Rusdi, juga menyebut keributan bermula saat seorang pelanggan menegur pengendara motor yang menggeber kendaraannya di dekat warung. Teguran itu diduga memicu emosi hingga kelompok tersebut kembali membawa rekan-rekannya dan bentrokan pun terjadi. Polisi mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada aparat penegak hukum. HUMAS PMJ @polres_jakpus @divisihumaspolri Polri Presisi @infojakpus jakarta Infokomando Berita Jakarta #JakartaPusat #Menteng #BentrokanMenteng #PolriPresisi #InfoJakarta

Cek Fakta | Kronologi Bentrokan di Menteng Berawal dari Cekcok di Warung Nasi Uduk Jakarta Pusat – Polisi mengungkap kronologi sementara bentrokan yang terjadi di Jalan Tambak I, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026). Kasat Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, peristiwa bermula ketika sekelompok orang datang untuk membeli sarapan di sebuah warung nasi uduk. Diduga terjadi cekcok setelah pelayanan tidak berjalan baik atau para pengendara tidak terima ditegur karena menggeber sepeda motor di sekitar lokasi. Kelompok tersebut kemudian meninggalkan lokasi, lalu kembali bersama sejumlah rekannya. Setibanya di lokasi, mereka diduga melakukan perusakan terhadap gerobak pedagang nasi uduk. Aksi perusakan tersebut memicu reaksi warga sekitar. Bentrokan kemudian meluas setelah warga melakukan aksi balasan terhadap kelompok tersebut hingga terjadi kerusuhan di kawasan Jalan Tambak. Polisi menegaskan, kronologi tersebut masih bersifat sementara dan penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti, peran masing-masing pihak, serta identitas kelompok yang terlibat. Keterangan pedagang nasi uduk, Rusdi, juga menyebut keributan bermula saat seorang pelanggan menegur pengendara motor yang menggeber kendaraannya di dekat warung. Teguran itu diduga memicu emosi hingga kelompok tersebut kembali membawa rekan-rekannya dan bentrokan pun terjadi. Polisi mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada aparat penegak hukum. HUMAS PMJ @polres_jakpus @divisihumaspolri Polri Presisi @infojakpus jakarta Infokomando Berita Jakarta #JakartaPusat #Menteng #BentrokanMenteng #PolriPresisi #InfoJakarta

108,648 views

PENGAKUAN KEJI PELAKU PEMBUNUHAN DINA OKTAVIANI, KARYAWAN CANTIK ALFAMART Kasus penemuan mayat perempuan cantik yang terapung di Sungai Citarum, Desa Curug, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Dina Oktaviani (21), karyawan Alfamart yang ditemukan meninggal dunia pada Selasa (7/10/2025). Pelaku pembunuhan tak lain adalah atasannya sendiri, Heryanto (27), warga Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta. Dalam pengakuannya di Mapolres Karawang, Kamis (9/10/2025), Heryanto mengaku membunuh Dina dengan cara mencekik, karena terhimpit kebutuhan ekonomi dan tergiur dengan harta korban. “Dibunuhnya dicekik pak, karena butuh ekonomi,” ujar Heryanto di hadapan awak media. “Saya tergiur barang-barang yang dimiliki Dina,” lanjutnya. Heryanto menuturkan, awalnya ia dekat dengan korban karena sering menjadi tempat curhat masalah asmara. “Dia sering cerita tentang mantannya, saya hanya kasih saran dan ajak berobat ke orang pintar,” katanya. Namun, niat jahat muncul ketika Dina datang ke rumahnya di Cibatu, Purwakarta, untuk bertemu dengan orang pintar yang dimaksud. Pelaku kemudian memiting, mencekik, dan menyetubuhi korban, sebelum akhirnya membungkus jenazah dengan kardus dan membuangnya ke Sungai Citarum di kawasan Jembatan Merah. Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Nazal Fawwaz, membenarkan bahwa pelaku ditangkap kurang dari 24 jam setelah kejadian. “Pelaku kami amankan di kediamannya di Kecamatan Cibatu, Purwakarta, yang juga menjadi TKP pembunuhan. Motif diduga karena masalah ekonomi dan hubungan pribadi antara pelaku dan korban,” jelasnya. Penyidik kini mendalami kemungkinan motif lain, termasuk unsur asmara dan tekanan ekonomi keluarga pelaku. Kasus ini menjadi sorotan publik setelah wajah cantik korban viral di media sosial, dan warganet ramai menyerbu akun Facebook pelaku. 📍 Klari — Purwakarta — Karawang 🕯️ #JusticeForDinaOktaviani @metakhatulistiwa @divisihumaspolri Irjen. Pol. Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M. @kalbar_presisi @humaspolreskarawang Polres Karawang infokriminal Info Karawang.id Karawang News @lensa_karawang Isaimini Tamilrockers Kompas.com tvOnenews 🇺🇸 iNewsTV 📺 liputan6 detikcom Viraljabar @updateinfojabar 𝕯aru.indo #MetaKhatulistiwa #KlariKarawang #Citarum #PembunuhanKarawang #DinaOktaviani #ViralKarawang #KasusPembunuhan #BreakingNews #TragediCitarum #JusticeForDina #InfoKarawang #PolresKarawang #PolresPurwakarta #KriminalJabar #ViralHariIni #BeritaViral #FYP #Reels #SemuaOrangIn

PENGAKUAN KEJI PELAKU PEMBUNUHAN DINA OKTAVIANI, KARYAWAN CANTIK ALFAMART Kasus penemuan mayat perempuan cantik yang terapung di Sungai Citarum, Desa Curug, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Dina Oktaviani (21), karyawan Alfamart yang ditemukan meninggal dunia pada Selasa (7/10/2025). Pelaku pembunuhan tak lain adalah atasannya sendiri, Heryanto (27), warga Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta. Dalam pengakuannya di Mapolres Karawang, Kamis (9/10/2025), Heryanto mengaku membunuh Dina dengan cara mencekik, karena terhimpit kebutuhan ekonomi dan tergiur dengan harta korban. “Dibunuhnya dicekik pak, karena butuh ekonomi,” ujar Heryanto di hadapan awak media. “Saya tergiur barang-barang yang dimiliki Dina,” lanjutnya. Heryanto menuturkan, awalnya ia dekat dengan korban karena sering menjadi tempat curhat masalah asmara. “Dia sering cerita tentang mantannya, saya hanya kasih saran dan ajak berobat ke orang pintar,” katanya. Namun, niat jahat muncul ketika Dina datang ke rumahnya di Cibatu, Purwakarta, untuk bertemu dengan orang pintar yang dimaksud. Pelaku kemudian memiting, mencekik, dan menyetubuhi korban, sebelum akhirnya membungkus jenazah dengan kardus dan membuangnya ke Sungai Citarum di kawasan Jembatan Merah. Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Nazal Fawwaz, membenarkan bahwa pelaku ditangkap kurang dari 24 jam setelah kejadian. “Pelaku kami amankan di kediamannya di Kecamatan Cibatu, Purwakarta, yang juga menjadi TKP pembunuhan. Motif diduga karena masalah ekonomi dan hubungan pribadi antara pelaku dan korban,” jelasnya. Penyidik kini mendalami kemungkinan motif lain, termasuk unsur asmara dan tekanan ekonomi keluarga pelaku. Kasus ini menjadi sorotan publik setelah wajah cantik korban viral di media sosial, dan warganet ramai menyerbu akun Facebook pelaku. 📍 Klari — Purwakarta — Karawang 🕯️ #JusticeForDinaOktaviani @metakhatulistiwa @divisihumaspolri Irjen. Pol. Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M. @kalbar_presisi @humaspolreskarawang Polres Karawang infokriminal Info Karawang.id Karawang News @lensa_karawang Isaimini Tamilrockers Kompas.com tvOnenews 🇺🇸 iNewsTV 📺 liputan6 detikcom Viraljabar @updateinfojabar 𝕯aru.indo #MetaKhatulistiwa #KlariKarawang #Citarum #PembunuhanKarawang #DinaOktaviani #ViralKarawang #KasusPembunuhan #BreakingNews #TragediCitarum #JusticeForDina #InfoKarawang #PolresKarawang #PolresPurwakarta #KriminalJabar #ViralHariIni #BeritaViral #FYP #Reels #SemuaOrangIn

368,253 views

Turut berduka atas musibah kecelakaan yang terjadi di Gerbang Tol Ciawi 2 🥀

Sensitive content

Turut berduka atas musibah kecelakaan yang terjadi di Gerbang Tol Ciawi 2 🥀

478,465 views

PENGAKUAN KEJI PELAKU PEMBUNUHAN DINA OKTAVIANI, KARYAWAN CANTIK ALFAMART Kasus penemuan mayat perempuan cantik yang terapung di Sungai Citarum, Desa Curug, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Dina Oktaviani (21), karyawan Alfamart yang ditemukan meninggal dunia pada Selasa (7/10/2025). Pelaku pembunuhan tak lain adalah atasannya sendiri, Heryanto (27), warga Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta. Dalam pengakuannya di Mapolres Karawang, Kamis (9/10/2025), Heryanto mengaku membunuh Dina dengan cara mencekik, karena terhimpit kebutuhan ekonomi dan tergiur dengan harta korban. “Dibunuhnya dicekik pak, karena butuh ekonomi,” ujar Heryanto di hadapan awak media. “Saya tergiur barang-barang yang dimiliki Dina,” lanjutnya. Heryanto menuturkan, awalnya ia dekat dengan korban karena sering menjadi tempat curhat masalah asmara. “Dia sering cerita tentang mantannya, saya hanya kasih saran dan ajak berobat ke orang pintar,” katanya. Namun, niat jahat muncul ketika Dina datang ke rumahnya di Cibatu, Purwakarta, untuk bertemu dengan orang pintar yang dimaksud. Pelaku kemudian memiting, mencekik, dan menyetubuhi korban, sebelum akhirnya membungkus jenazah dengan kardus dan membuangnya ke Sungai Citarum di kawasan Jembatan Merah. Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Nazal Fawwaz, membenarkan bahwa pelaku ditangkap kurang dari 24 jam setelah kejadian. “Pelaku kami amankan di kediamannya di Kecamatan Cibatu, Purwakarta, yang juga menjadi TKP pembunuhan. Motif diduga karena masalah ekonomi dan hubungan pribadi antara pelaku dan korban,” jelasnya. Penyidik kini mendalami kemungkinan motif lain, termasuk unsur asmara dan tekanan ekonomi keluarga pelaku. Kasus ini menjadi sorotan publik setelah wajah cantik korban viral di media sosial, dan warganet ramai menyerbu akun Facebook pelaku. 📍 Klari — Purwakarta — Karawang 🕯️ #JusticeForDinaOktaviani @metakhatulistiwa @divisihumaspolri Irjen. Pol. Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M. @kalbar_presisi @humaspolreskarawang Polres Karawang infokriminal Info Karawang.id Karawang News @lensa_karawang Isaimini Tamilrockers Kompas.com tvOnenews 🇺🇸 iNewsTV 📺 liputan6 detikcom Viraljabar @updateinfojabar 𝕯aru.indo #MetaKhatulistiwa #KlariKarawang #Citarum #PembunuhanKarawang #DinaOktaviani #ViralKarawang #KasusPembunuhan #BreakingNews #TragediCitarum #JusticeForDina #InfoKarawang #PolresKarawang #PolresPurwakarta #KriminalJabar #ViralHariIni #BeritaViral #FYP #Reels #SemuaOrangIn

Sensitive content

PENGAKUAN KEJI PELAKU PEMBUNUHAN DINA OKTAVIANI, KARYAWAN CANTIK ALFAMART Kasus penemuan mayat perempuan cantik yang terapung di Sungai Citarum, Desa Curug, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Dina Oktaviani (21), karyawan Alfamart yang ditemukan meninggal dunia pada Selasa (7/10/2025). Pelaku pembunuhan tak lain adalah atasannya sendiri, Heryanto (27), warga Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta. Dalam pengakuannya di Mapolres Karawang, Kamis (9/10/2025), Heryanto mengaku membunuh Dina dengan cara mencekik, karena terhimpit kebutuhan ekonomi dan tergiur dengan harta korban. “Dibunuhnya dicekik pak, karena butuh ekonomi,” ujar Heryanto di hadapan awak media. “Saya tergiur barang-barang yang dimiliki Dina,” lanjutnya. Heryanto menuturkan, awalnya ia dekat dengan korban karena sering menjadi tempat curhat masalah asmara. “Dia sering cerita tentang mantannya, saya hanya kasih saran dan ajak berobat ke orang pintar,” katanya. Namun, niat jahat muncul ketika Dina datang ke rumahnya di Cibatu, Purwakarta, untuk bertemu dengan orang pintar yang dimaksud. Pelaku kemudian memiting, mencekik, dan menyetubuhi korban, sebelum akhirnya membungkus jenazah dengan kardus dan membuangnya ke Sungai Citarum di kawasan Jembatan Merah. Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Nazal Fawwaz, membenarkan bahwa pelaku ditangkap kurang dari 24 jam setelah kejadian. “Pelaku kami amankan di kediamannya di Kecamatan Cibatu, Purwakarta, yang juga menjadi TKP pembunuhan. Motif diduga karena masalah ekonomi dan hubungan pribadi antara pelaku dan korban,” jelasnya. Penyidik kini mendalami kemungkinan motif lain, termasuk unsur asmara dan tekanan ekonomi keluarga pelaku. Kasus ini menjadi sorotan publik setelah wajah cantik korban viral di media sosial, dan warganet ramai menyerbu akun Facebook pelaku. 📍 Klari — Purwakarta — Karawang 🕯️ #JusticeForDinaOktaviani @metakhatulistiwa @divisihumaspolri Irjen. Pol. Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M. @kalbar_presisi @humaspolreskarawang Polres Karawang infokriminal Info Karawang.id Karawang News @lensa_karawang Isaimini Tamilrockers Kompas.com tvOnenews 🇺🇸 iNewsTV 📺 liputan6 detikcom Viraljabar @updateinfojabar 𝕯aru.indo #MetaKhatulistiwa #KlariKarawang #Citarum #PembunuhanKarawang #DinaOktaviani #ViralKarawang #KasusPembunuhan #BreakingNews #TragediCitarum #JusticeForDina #InfoKarawang #PolresKarawang #PolresPurwakarta #KriminalJabar #ViralHariIni #BeritaViral #FYP #Reels #SemuaOrangIn

245,372 views

Fly over jembatan cimindi diduga indikasi korban di bVnuh krn mata dan mulut tertutup lakban Korban Guru SMK Sangkuriang Cimahi masih dalam penyelidikan Polisi bvnuh diri atau dibvnuh Follow & Support IG @pontianakinside #Pontianakmedia #fakta_kalbar #Idn_kalbar #detikpontianak

Sensitive content

Fly over jembatan cimindi diduga indikasi korban di bVnuh krn mata dan mulut tertutup lakban Korban Guru SMK Sangkuriang Cimahi masih dalam penyelidikan Polisi bvnuh diri atau dibvnuh Follow & Support IG @pontianakinside #Pontianakmedia #fakta_kalbar #Idn_kalbar #detikpontianak

155,346 views

SEMOGA CEPAT DITEMUKAN🙏 ______ Seorang wisatawan dilaporkan hilang terseret ombak di destinasi wisata Pantai Kedung Tumpang, Desa/Kecamatan Pucanglaban, pada Minggu (13/10/2024). Korban diketahui bernama Roni Josua Simanjuntak (20), asal Medan,

SEMOGA CEPAT DITEMUKAN🙏 ______ Seorang wisatawan dilaporkan hilang terseret ombak di destinasi wisata Pantai Kedung Tumpang, Desa/Kecamatan Pucanglaban, pada Minggu (13/10/2024). Korban diketahui bernama Roni Josua Simanjuntak (20), asal Medan,

49,195 views

Bencana Hidrometeorologi di Sibolga-Tapteng: Empat Warga Meninggal, Akses Utama Terputus ​Medan, 25 November 2025 – Intensitas hujan ekstrem di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) telah memicu banjir bandang dan longsor, menyebabkan korban jiwa dan lumpuhnya infrastruktur vital. ​Rangkuman Dampak Kritis ​BPBD Provinsi Sumatera Utara mencatat kerugian sebagai berikut: ​Korban Jiwa: Empat warga meninggal dunia di Kecamatan Sitahuis, Tapteng, setelah tertimbun longsor. ​Kerusakan: Ribuan rumah di Tapteng dan Sibolga terendam banjir (kedalaman hingga 3 meter). ​Aksesibilitas: Akses utama Sibolga–Tarutung dan Sibolga–Padangsidimpuan terputus total. ​Layanan Publik: Pemadaman listrik menyeluruh dan gangguan telekomunikasi terjadi di area terdampak. ​Prioritas Penanganan ​Pemerintah Provinsi Sumut bersama BPBD, TNI-Polri, dan instansi terkait fokus pada: ​Evakuasi korban dan penyaluran bantuan darurat. ​Pengerahan alat berat untuk membuka kembali akses jalan yang tertutup longsor. ​Pemulihan jaringan listrik setelah kondisi dinyatakan aman. ​Gubernur Sumatera Utara menyampaikan duka cita mendalam dan mengimbau seluruh Kepala Daerah untuk meningkatkan mitigasi bencana, sesuai peringatan potensi cuaca ekstrem dari BMKG. Masyarakat diimbau memprioritaskan keselamatan dan mengikuti arahan petugas. ​BPBD Provinsi Sumatera Utara

Bencana Hidrometeorologi di Sibolga-Tapteng: Empat Warga Meninggal, Akses Utama Terputus ​Medan, 25 November 2025 – Intensitas hujan ekstrem di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) telah memicu banjir bandang dan longsor, menyebabkan korban jiwa dan lumpuhnya infrastruktur vital. ​Rangkuman Dampak Kritis ​BPBD Provinsi Sumatera Utara mencatat kerugian sebagai berikut: ​Korban Jiwa: Empat warga meninggal dunia di Kecamatan Sitahuis, Tapteng, setelah tertimbun longsor. ​Kerusakan: Ribuan rumah di Tapteng dan Sibolga terendam banjir (kedalaman hingga 3 meter). ​Aksesibilitas: Akses utama Sibolga–Tarutung dan Sibolga–Padangsidimpuan terputus total. ​Layanan Publik: Pemadaman listrik menyeluruh dan gangguan telekomunikasi terjadi di area terdampak. ​Prioritas Penanganan ​Pemerintah Provinsi Sumut bersama BPBD, TNI-Polri, dan instansi terkait fokus pada: ​Evakuasi korban dan penyaluran bantuan darurat. ​Pengerahan alat berat untuk membuka kembali akses jalan yang tertutup longsor. ​Pemulihan jaringan listrik setelah kondisi dinyatakan aman. ​Gubernur Sumatera Utara menyampaikan duka cita mendalam dan mengimbau seluruh Kepala Daerah untuk meningkatkan mitigasi bencana, sesuai peringatan potensi cuaca ekstrem dari BMKG. Masyarakat diimbau memprioritaskan keselamatan dan mengikuti arahan petugas. ​BPBD Provinsi Sumatera Utara

20,156 views

HUJAN DERAS MENGAKIBATKAN BANJIR Sabtu sore, 5 Juli 2025 — Hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Bogor dan menyebabkan sejumlah titik dilanda banjir. 🌊 Aliran sungai di Jembatan Ragasi, Pintu Ledeng, Ciomas meluap. 🌊 Sungai Ciliwung mengalir deras, warga bantaran diminta waspada. 🌊 Di Desa Sirnagalih, Tamansari, air sungai tumpah ke jalan akibat saluran mampet. Warga diminta tetap waspada dan menghindari area sungai sementara waktu. 📍 Lokasi terpantau dekat Perumahan Kota Batu. #UpdateSiKon #BanjirBogor #HujanDeras #Bogor #Ciomas #Sirnagalih #Tamansari #Ciliwung #MetaKhatulistiwa #PontianakInside

HUJAN DERAS MENGAKIBATKAN BANJIR Sabtu sore, 5 Juli 2025 — Hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Bogor dan menyebabkan sejumlah titik dilanda banjir. 🌊 Aliran sungai di Jembatan Ragasi, Pintu Ledeng, Ciomas meluap. 🌊 Sungai Ciliwung mengalir deras, warga bantaran diminta waspada. 🌊 Di Desa Sirnagalih, Tamansari, air sungai tumpah ke jalan akibat saluran mampet. Warga diminta tetap waspada dan menghindari area sungai sementara waktu. 📍 Lokasi terpantau dekat Perumahan Kota Batu. #UpdateSiKon #BanjirBogor #HujanDeras #Bogor #Ciomas #Sirnagalih #Tamansari #Ciliwung #MetaKhatulistiwa #PontianakInside

20,259 views

Tangerang, - Seorang bocah berinisial R (9 tahun) dianiaya hingga dipaksa meminum minuman keras oleh warga di sebuah tempat penggilingan padi di Desa Muncung, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Banten.

Tangerang, - Seorang bocah berinisial R (9 tahun) dianiaya hingga dipaksa meminum minuman keras oleh warga di sebuah tempat penggilingan padi di Desa Muncung, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Banten.

23,837 views

Videos

Meta80ki's profile picture

Perkara dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Pademangan, Jakarta Utara, kembali menjadi sorotan. Seorang perempuan berinisial EK (45) mengaku masih menunggu perkembangan laporan yang dibuatnya sejak 10 Maret 2026. EK melaporkan suaminya, LH, setelah mengaku mengalami kekerasan fisik dan ancaman ketika keduanya terlibat pertengkaran di rumah. Kasus tersebut kini masih menjadi perhatian Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Utara. Hingga Kamis (20/8/2026), EK menyebut proses hukum terhadap laporan itu belum menunjukkan perkembangan signifikan. Bermula dari Persoalan Kunci Motor Menurut pengakuan EK, pertengkaran bermula dari persoalan kunci sepeda motor yang ternyata terbawa oleh keponakannya. Situasi kemudian memanas. EK mengaku suaminya marah dan melontarkan perkataan kasar sebelum melakukan kekerasan fisik terhadap dirinya. “Dia marah-marah, sudah mengatai saya kebun binatang. Terus saya sempat ditabok,” ujar EK saat ditemui wartawan, Kamis (20/8/2026). Kondisi semakin menegangkan ketika anak EK disebut mulai menangis. EK kemudian merekam kejadian tersebut menggunakan telepon seluler. Namun, tindakan itu justru membuatnya mengaku mendapat ancaman. Korban Mengaku Diancam Setelah Merekam EK mengatakan suaminya mengetahui dirinya merekam kejadian tersebut. Ia kemudian mengaku mendapat ancaman agar tidak membawa persoalan tersebut ke polisi. “Pokoknya kamu kalau sampai lapor ke polres, kepala kamu saya tebas,” tutur EK menirukan ucapan suaminya. Meski mengaku ketakutan, EK tetap memilih melapor. Ia kemudian menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Utara serta pemeriksaan medis untuk kepentingan visum. Tidak hanya itu, EK bersama anaknya juga menjalani pemeriksaan psikologis melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Terlapor Disebut Mangkir Pemanggilan Pertama Dalam perkembangan laporan, EK menyebut penyidik sudah mengirimkan pemanggilan pertama kepada LH untuk memberikan klarifikasi. Namun, menurut EK, terlapor tidak memenuhi panggilan tersebut. #pontianakmedia #KDRT #KekerasanSeksual #viral #news

Khatulistiwa Indonesia

443,943 views • 19 days ago

Meta80ki's profile picture

🚨 TRAGEDI DI UDARA: iPhone Saya Hilang di Pesawat Garuda GA716, Jejak Terakhir Mengarah ke Hotel Crew! 🚨 6 Juni 2025, saya naik pesawat Garuda Indonesia GA716 dari Jakarta ke Melbourne. HP saya — yang semula ada di kantong kursi — HILANG saat pesawat mendarat pukul 10:55 pagi. 📍 Lacak via Find My iPhone: HP saya sempat terdeteksi di pesawat, lalu bergerak ke Hotel Mercure Southbank — hotel yang hanya diisi oleh kru GA716 (sekitar 20 orang). 📞 Saya langsung hubungi Pak Samuel (Station Manager Garuda Melbourne) dan GM Garuda, Pak Ridho. Kami cek beberapa kamar kru. iPhone saya masih terdeteksi di sana jam 3:54 PM. Namun apa yang terjadi selanjutnya… 💔 iPhone tidak ditemukan — dan lokasi akhirnya mengarah ke pinggir sungai. HP saya diduga dibuang setelah pelaku sadar dilacak. Saya bukan hanya kehilangan barang, 🧾 Tapi juga kehilangan rasa aman dan kepercayaan di tempat yang seharusnya menjaga penumpangnya. Saya bukan menuduh, tapi semua bukti, lokasi, dan kronologi sudah saya kirimkan ke AFP dan Victoria Police. Saya hanya ingin satu hal: ⚖️ KEADILAN. Saya membuka diri untuk klarifikasi dari siapa pun. Tapi saya tidak akan diam. --- 📢 Bantu sebarkan kisah ini! Jangan sampai ada penumpang lain yang menjadi korban di kemudian hari. Grandpashabet #2026 Giriş Erick Thohir ANGKASAPURA2UntukIndonesia #JusticeForMichael #HilangDiPesawat #GarudaGA716 #UrbanFeed #GarudaIndonesia #iPhoneHilang #HotelMercure #TemukaniPhoneSaya #Melbourne #PenerbanganInternasional #FindMyiPhone #SuaraUntukKeadilan

Khatulistiwa Indonesia

6,139,785 views • 1 year ago

Tanda-tanda alam ??
1:00

Sensitive content

This media may contain sensitive content.

Meta80ki's profile picture

Tanda-tanda alam ??

Khatulistiwa Indonesia

164,687 views • 1 month ago

Meta80ki's profile picture

Cek Fakta | Kronologi Bentrokan di Menteng Berawal dari Cekcok di Warung Nasi Uduk Jakarta Pusat – Polisi mengungkap kronologi sementara bentrokan yang terjadi di Jalan Tambak I, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026). Kasat Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, peristiwa bermula ketika sekelompok orang datang untuk membeli sarapan di sebuah warung nasi uduk. Diduga terjadi cekcok setelah pelayanan tidak berjalan baik atau para pengendara tidak terima ditegur karena menggeber sepeda motor di sekitar lokasi. Kelompok tersebut kemudian meninggalkan lokasi, lalu kembali bersama sejumlah rekannya. Setibanya di lokasi, mereka diduga melakukan perusakan terhadap gerobak pedagang nasi uduk. Aksi perusakan tersebut memicu reaksi warga sekitar. Bentrokan kemudian meluas setelah warga melakukan aksi balasan terhadap kelompok tersebut hingga terjadi kerusuhan di kawasan Jalan Tambak. Polisi menegaskan, kronologi tersebut masih bersifat sementara dan penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti, peran masing-masing pihak, serta identitas kelompok yang terlibat. Keterangan pedagang nasi uduk, Rusdi, juga menyebut keributan bermula saat seorang pelanggan menegur pengendara motor yang menggeber kendaraannya di dekat warung. Teguran itu diduga memicu emosi hingga kelompok tersebut kembali membawa rekan-rekannya dan bentrokan pun terjadi. Polisi mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada aparat penegak hukum. HUMAS PMJ @polres_jakpus @divisihumaspolri Polri Presisi @infojakpus jakarta Infokomando Berita Jakarta #JakartaPusat #Menteng #BentrokanMenteng #PolriPresisi #InfoJakarta

Khatulistiwa Indonesia

108,648 views • 1 month ago

Meta80ki's profile picture

PENGAKUAN KEJI PELAKU PEMBUNUHAN DINA OKTAVIANI, KARYAWAN CANTIK ALFAMART Kasus penemuan mayat perempuan cantik yang terapung di Sungai Citarum, Desa Curug, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Dina Oktaviani (21), karyawan Alfamart yang ditemukan meninggal dunia pada Selasa (7/10/2025). Pelaku pembunuhan tak lain adalah atasannya sendiri, Heryanto (27), warga Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta. Dalam pengakuannya di Mapolres Karawang, Kamis (9/10/2025), Heryanto mengaku membunuh Dina dengan cara mencekik, karena terhimpit kebutuhan ekonomi dan tergiur dengan harta korban. “Dibunuhnya dicekik pak, karena butuh ekonomi,” ujar Heryanto di hadapan awak media. “Saya tergiur barang-barang yang dimiliki Dina,” lanjutnya. Heryanto menuturkan, awalnya ia dekat dengan korban karena sering menjadi tempat curhat masalah asmara. “Dia sering cerita tentang mantannya, saya hanya kasih saran dan ajak berobat ke orang pintar,” katanya. Namun, niat jahat muncul ketika Dina datang ke rumahnya di Cibatu, Purwakarta, untuk bertemu dengan orang pintar yang dimaksud. Pelaku kemudian memiting, mencekik, dan menyetubuhi korban, sebelum akhirnya membungkus jenazah dengan kardus dan membuangnya ke Sungai Citarum di kawasan Jembatan Merah. Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Nazal Fawwaz, membenarkan bahwa pelaku ditangkap kurang dari 24 jam setelah kejadian. “Pelaku kami amankan di kediamannya di Kecamatan Cibatu, Purwakarta, yang juga menjadi TKP pembunuhan. Motif diduga karena masalah ekonomi dan hubungan pribadi antara pelaku dan korban,” jelasnya. Penyidik kini mendalami kemungkinan motif lain, termasuk unsur asmara dan tekanan ekonomi keluarga pelaku. Kasus ini menjadi sorotan publik setelah wajah cantik korban viral di media sosial, dan warganet ramai menyerbu akun Facebook pelaku. 📍 Klari — Purwakarta — Karawang 🕯️ #JusticeForDinaOktaviani @metakhatulistiwa @divisihumaspolri Irjen. Pol. Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M. @kalbar_presisi @humaspolreskarawang Polres Karawang infokriminal Info Karawang.id Karawang News @lensa_karawang Isaimini Tamilrockers Kompas.com tvOnenews 🇺🇸 iNewsTV 📺 liputan6 detikcom Viraljabar @updateinfojabar 𝕯aru.indo #MetaKhatulistiwa #KlariKarawang #Citarum #PembunuhanKarawang #DinaOktaviani #ViralKarawang #KasusPembunuhan #BreakingNews #TragediCitarum #JusticeForDina #InfoKarawang #PolresKarawang #PolresPurwakarta #KriminalJabar #ViralHariIni #BeritaViral #FYP #Reels #SemuaOrangIn

Khatulistiwa Indonesia

368,253 views • 11 months ago

Turut berduka atas musibah kecelakaan yang terjadi di Gerbang Tol Ciawi 2 🥀
0:17

Sensitive content

This media may contain sensitive content.

Meta80ki's profile picture

KORBAN BULLYING UNUD AKHIRI HIDUP, MAHASISWA PELAKU DIEJEK DAPAT SANKSI NILAI D Denpasar – Kasus tragis mengguncang Universitas Udayana (Unud). Seorang mahasiswa bernama Timothy Anugerah Saputra mengakhiri hidupnya dengan cara melompat dari lantai dua Gedung FISIP pada Kamis (16/10/2025). Korban diduga mengalami perundungan (bullying) dari rekan-rekannya sesama mahasiswa. Ironisnya, setelah kematian korban, percakapan grup WhatsApp kampus tersebar, menunjukkan beberapa mahasiswa lintas fakultas mengejek dan meledek kematian korban. Dalam tangkapan layar yang beredar, mereka menyamakan foto korban dengan konten kreator Kekeyi, bahkan menyarankan korban seharusnya melompat dari lantai yang lebih tinggi dan menghina kondisi fisiknya. Pihak kampus bertindak tegas. Wakil Dekan III FISIP Unud, I Made Anom Wiranata, menyebut para mahasiswa pelaku ejekan dijatuhi sanksi nilai D di seluruh mata kuliah semester berjalan, karena perilaku tersebut dinilai melanggar etika dan soft skill akademik. Kampus juga menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada keluarga korban serta menegaskan anti perundungan di lingkungan akademik. “Soft skill adalah bagian penting dari penilaian perkuliahan. Kami tidak mentolerir perilaku yang tidak beretika,” ujar Anom. @metakhatulistiwa @pontianakinside infoKalbar chad mintugurney M Kompas.com Tribun Pontianak detikcom tvOnenews CNN Indonesia Humaspolreskuburaya @kalbar_presisi #MetaKhatulistiwa #PontianakInside #StopBullying #Unud #UniversitasUdayana #Mahasiswa #FISIPUnud #BeritaTerkini #ViralIndonesia #KasusBullying #AntiPerundungan #SaveMentalHealth #Sorot10 #KalbarPresisi #BeritaViral #KampusIndonesia #detikpontianak

Khatulistiwa Indonesia

278,570 views • 10 months ago

Meta80ki's profile picture

KORBAN BULLYING UNUD AKHIRI HIDUP, MAHASISWA PELAKU DIEJEK DAPAT SANKSI NILAI D Denpasar – Kasus tragis mengguncang Universitas Udayana (Unud). Seorang mahasiswa bernama Timothy Anugerah Saputra mengakhiri hidupnya dengan cara melompat dari lantai dua Gedung FISIP pada Kamis (16/10/2025). Korban diduga mengalami perundungan (bullying) dari rekan-rekannya sesama mahasiswa. Ironisnya, setelah kematian korban, percakapan grup WhatsApp kampus tersebar, menunjukkan beberapa mahasiswa lintas fakultas mengejek dan meledek kematian korban. Dalam tangkapan layar yang beredar, mereka menyamakan foto korban dengan konten kreator Kekeyi, bahkan menyarankan korban seharusnya melompat dari lantai yang lebih tinggi dan menghina kondisi fisiknya. Pihak kampus bertindak tegas. Wakil Dekan III FISIP Unud, I Made Anom Wiranata, menyebut para mahasiswa pelaku ejekan dijatuhi sanksi nilai D di seluruh mata kuliah semester berjalan, karena perilaku tersebut dinilai melanggar etika dan soft skill akademik. Kampus juga menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada keluarga korban serta menegaskan anti perundungan di lingkungan akademik. “Soft skill adalah bagian penting dari penilaian perkuliahan. Kami tidak mentolerir perilaku yang tidak beretika,” ujar Anom. @metakhatulistiwa @pontianakinside infoKalbar chad mintugurney M Kompas.com Tribun Pontianak detikcom tvOnenews CNN Indonesia Humaspolreskuburaya @kalbar_presisi #MetaKhatulistiwa #PontianakInside #StopBullying #Unud #UniversitasUdayana #Mahasiswa #FISIPUnud #BeritaTerkini #ViralIndonesia #KasusBullying #AntiPerundungan #SaveMentalHealth #Sorot10 #KalbarPresisi #BeritaViral #KampusIndonesia #detikpontianak

Khatulistiwa Indonesia

125,660 views • 10 months ago