
Cadas
@Music_Cadas • 15,729 subscribers
*Rock N Roll *Suka Suka *Seperti Air Mengalir
Shorts
Videos

Sebuah video yang memperlihatkan seorang bocah laki-laki tengah ditegur menjadi sorotan di media sosial. Dalam video tersebut, terdengar seseorang mengatakan, “Masih kecil udah main kaya gitu-gitu” dan “Adek jangan nakal lah.” Sementara itu, keterangan unggahan yang beredar menyebut bocah tersebut diduga memasukkan mainan ke v4gina seorang anak perempuan hingga menyebabkan perdarahan. Namun, konteks lengkap kejadian, waktu dan lokasi peristiwa, serta kebenaran informasi dalam keterangan unggahan tersebut belum dapat dipastikan. Kasus yang beredar ini menyoroti pentingnya perlindungan anak serta pengawasan orangtua terhadap interaksi anak-anak. Dugaan tindakan yang menyebabkan luka pada area genital anak perlu ditangani secara serius melalui pemeriksaan medis dan penelusuran oleh pihak berwenang. Hingga informasi lebih lanjut terverifikasi, identitas anak, kronologi kejadian, serta dugaan penyebab perdarahan perlu disikapi secara hati-hati untuk melindungi korban dan menghindari penyebaran informasi yang belum terkonfirmasi.
Cadas529,517 views • 6 days ago

Jejak Kuliner yang Mulai Hilang: Saren atau Dideh! Pernah dengar atau bahkan, di masa lalu, melihat langsung saren (atau dideh)? Berbentuk menyerupai jeli merah kehitaman, kuliner ini dibuat dari darah (ayam, sapi, atau kerbau) yang dibekukan lalu dikukus. Konon, jejaknya bahkan sudah lama tercatat dalam Serat Centhini dengan sebutan sarèn dhidhih. Dulu, saren cukup jamak ditemui sebagai pelengkap di warung-warung wedangan atau angkringan di Solo dan Yogyakarta. Di balik statusnya yang kini asing dan tidak halal dalam syariat Islam saren menyimpan potret kearifan lokal masa lalu: bagaimana masyarakat Jawa berupaya memanfaatkan hampir seluruh bagian hewan agar tidak ada yang terbuang sia-sia. Seiring berjalannya waktu, saren perlahan "menguap" dari panggung kuliner sehari-hari. Nama lain: Dideh / Sarèn Dhidhih Dokumentasi historis: Tercatat dalam Serat Centhini Titik nostalgia: Warung wedangan Solo & Yogyakarta Filosofi di baliknya: Prinsip pemanfaatan utuh hasil hewani (zero waste tradisi lama) Sebuah potongan sejarah rasa yang kini tinggal cerita di balik hangatnya kepulan wedang jahe. Pernah dengar cerita tentang saren ini langsung dari orang tua atau kakek-nenek di Solo maupun Yogyakarta?
Cadas1,599,061 views • 1 month ago

Nyawa Penumpang Bukan Taruhan! 🛑 Evaluasi Tegas untuk Pelayanan Transportasi Jakarta Sebagai penumpang setia Transjakarta yang paham lika-liku naik transportasi publik, saya tidak menyangka akan mengalami kejadian semencekam ini di Koridor 2 (Rute Monas - Pulogadung, Kode Bus: TJ0205). Sepanjang perjalanan, sopir mengemudikan bus dengan ugal-ugalan menambah kecepatan secara tidak terkontrol di celah kendaraan dan sering melakukan pengereman mendadak. Puncaknya terjadi di persimpangan bawah flyover Senen (sebelum Halte Toyota Rangga): 💥 Semua Penumpang Roboh: Pengereman ekstrem membuat seluruh penumpang di area sambungan bus gandeng dan bagian wanita jatuh tersungkur ke lantai secara bersamaan. Ada bapak-bapak paruh baya yang bahkan tertindih penumpang lain akibat benturan keras ini. 😶 Sopir Lari dari Tanggung Jawab: Setibanya di Halte Toyota Rangga, para korban turun untuk meminta klarifikasi baik-baik. Namun, sopir bersembunyi, enggan turun, dan menolak menunjukkan identitasnya. ⚠️ Arogansi & Kesalahan Fatal Berlanjut: Setelah akhirnya dibujuk petugas untuk meminta maaf, sikap sopir tetap egois tanpa menunjukkan itikad baik atau identitas. Lebih parahnya lagi, bus langsung dijalankan saat pintu belum sepenuhnya tertutup, memicu teriakan panik penumpang lain! Kejadian ini bukan sekadar ketidaknyamanan, tapi sudah membahayakan keselamatan nyawa banyak orang. Kami menuntut evaluasi menyeluruh dan tindakan tegas dari manajemen Transportasi Jakarta terhadap pengemudi yang bersangkutan agar kejadian serupa tidak memakan korban jiwa. Keselamatan penumpang harus jadi prioritas utama! 📢 📍 Koridor 2 | Bus TJ0205 💬 Bagaimana tanggapan PT Transjakarta terhadap standar keselamatan pengemudi seperti ini?
Cadas1,468,994 views • 1 month ago
2:43
Sensitive content
This media may contain sensitive content.

Gara-Gara Ucapan Suka-Suka, Ny4wa Melayang: Kasus Mengerikan Waduk Pluit 2024 ⚠️ Dunia maya gempar pada Oktober 2024 lalu saat ditemukannya potongan tubuh manusia di dua lokasi berbeda di Jakarta Utara. Kasus tragis yang menimpa seorang ibu 4 anak bernama Sinta ini berawal dari hal yang sangat sepele. Kronologi Kejadian: 27 Oktober 2024: Sinta menemui seorang distributor ikan laut bernama Omeh untuk meminta ikan tuna keperluan arisan. Keduanya sempat check-in di hotel sore harinya. Malam Hari: Omeh meminta Sinta datang ke rumah kontrakannya di Gang Waringin, Jakarta Utara. Keributan terjadi saat Sinta melontarkan kata-kata yang menghina istri dan ibu Omeh. Aksi Tragis: Tersulut emosi, Omeh menghabisi ny4wa Sinta dan memisahkan tubuh korban menjadi dua bagian di kamar mandi rumahnya. 29 Oktober 2024: Potongan badan tanpa kepala ditemukan buruh di Pelabuhan Muara Baru. Di hari yang sama, warga Waduk Pluit menemukan karung berisi potongan kepala korban. Penangkapan Pelaku: Pelaku sempat membantah dan mencoba melarikan diri saat ditangkap. Namun, polisi mengambil tindakan tegas terukur hingga pelaku akhirnya mengakui seluruh perbuatannya. Pelaku dijerat ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. Jadikan pelajaran, tetap jaga lisan di mana pun kita berada.
Cadas1,255,091 views • 2 months ago

TRAGEDI BINTANG: "Sini Jemput Bintang, Mak..."😱 Pesan WhatsApp memilukan itu menjadi kalimat terakhir dari Bintang (14), seorang santri yang nyawanya dihabisi secara sadis oleh 4 seniornya sendiri di sebuah pesantren pada Februari 2024 lalu. Tragisnya, salah satu pelaku adalah sepupunya sendiri yang dititipkan untuk menjaganya. 🔥 Kronologi Singkat: Motif Sepele: Korban dihajar hingga tewas hanya karena absen salat berjamaah akibat sakit (efek penganiayaan sebelumnya) dan karena mengadu ke ibunya. Ditutupi Selimut Semalaman: Setelah dipastikan meninggal, jasad Bintang diletakkan di kasur pojok kamar pesantren dan dibiarkan semalaman bersama santri lain yang sedang tidur. Kebohongan Terbongkar: Pihak pesantren awalnya berdalih korban "terpeleset di kamar mandi". Namun, keluarga histeris saat membuka kain kafan dan menemukan luka lebam, bekas sundutan api, hingga jeratan di leher. ⚖️ Akhir Kasus: Polres Kediri Kota berhasil mengusut tuntas kasus ini. Dua pelaku dewasa divonis 15 tahun penjara, sementara dua pelaku di bawah umur divonis 6,5 tahun penjara. Apakah hukuman ini sudah setimpal bagi para pelaku yang tega menghabisi nyawa adik kelasnya?
Cadas1,788,527 views • 3 months ago

BREAKING NEWS: Detik-detik seorang pria hampir memecahkan rekor dunia sebagai "Buronan di Rumah Sendiri". 📰🚨 Niat hati mau tidur siang estetik di lantai, malah dibangunin pake simulasi penggerebekan. Begitu udah di atas motor baru sadar: "Lah... kan gue suaminya?" 🤔 Pelajaran hari ini: Sebelum panik, minimal cek KTP dan Kartu Keluarga dulu ya gaes, biar gak malu sama knalpot motor.
Cadas1,670,892 views • 3 months ago

Pernah bayangin gimana rasanya harus tidur di tempat-tempat umum karena terpaksa? 😱 Dari restoran cepat saji 24 jam sampai sudut basement gedung, ternyata ada beberapa tempat yang sering jadi "penginapan darurat" gratis! Tapi ingat ya, ini bukan untuk dicoba-coba kalau nggak kepepet banget, karena risikonya juga lumayan besar! 👀
Cadas319,340 views • 29 days ago
0:20
Sensitive content
This media may contain sensitive content.

DIDUGA JADI PELAKOR, WANITA DI SAMPANG DIANIAYA & DIEDIT BAHAN PEDAS😱 Aksi main hakim sendiri kembali terjadi dan mendadak vir4l di media sosial. Kali ini, peristiwa penggerebekan dugaan perselingkuhan terjadi di Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura. Dalam video berdurasi singkat yang beredar luas, seorang wanita tampak menjadi bulan-bulanan warga sekitar. Selain didorong hingga terjatuh, korban juga mendapat aksi kekerasan fisik seperti dijambak dan ditarik pakaiannya. Yang paling menyita perhatian, bagian tubuh korban juga diduga diolesi cairan bahan pedas/sambal oleh beberapa orang di lokasi. Aksi ini pun memicu beragam reaksi netizen terkait dugaan tindakan main hakim sendiri yang dinilai melampaui batas.
Cadas786,136 views • 2 months ago

Tak Tahan Barang Rumah Habis Dijual, Ibu di Asahan Nekat Laporkan Anak Kandung ke Polisi! Kehabisan kesabaran akibat perilaku sang anak yang terus menguras isi rumah, seorang ibu di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, mengambil keputusan tegas dengan memanggil pihak kepolisian. Saat petugas tiba di lokasi, sang anak ditemukan sedang tertidur pulas di kamar sebelum akhirnya diamankan. Video penangkapan ini pun mendadak viral dan menyita perhatian publik.
Cadas322,874 views • 1 month ago

Tragedi memilukan dari Surabaya: Alfi Maulana (24) tega menghabisi ny4wa kekasihnya, Tiara Angelina Saraswati (25), di indekos kawasan Lakarsatri.‼️ Berawal dari cekcok mulut dan emosi memuncak, perbuatan tak manusiawi ini berakhir dengan vonis penjara seumur hidup. Kronologi Singkat Kasus Lakarsatri: Latar Belakang: Alfi Maulana dan Tiara Angelina menjalin hubungan dan tinggal bersama di kosan Surabaya. Motif & Kejadian: Dipicu pertengkaran hebat akibat masalah gaya hidup, tekanan ekonomi, dan komunikasi. Alfi hilang kendali dan melakukan aksi pembunuh4n. Upaya Menghilangkan Jejak: Menggunakan pengalaman lamanya, pelaku memotong tubuh korban menjadi beberapa bagian dan membuangnya di kawasan Jurang Pacet, Pacet-Cangar, Mojokerto. Pengungkapan: Polisi berhasil mengidentifikasi korban dan menangkap Alfi di kosannya. Ditemukan total 554 potongan tubuh. Vonis Akhir: Pada akhir April 2026, Majelis Hakim memvonis Alfi dengan hukuman penjara seumur hidup.
Cadas433,488 views • 2 months ago

Niatnya "Cuma Bercanda", Tapi Berujung Tragedi yang Mengguncang Indonesia 💔 Bayangkan, kamu berangkat ke sekolah dengan perasaan sangat gembira karena hari itu adalah hari ulang tahunmu yang ke-13. Tapi siapa sangka, hari yang harusnya penuh tawa justru menjadi awal dari sebuah mimpi buruk. Inilah kisah pilu Maizatul Farhana, siswi SMP di Batam yang kehilangan nyawanya akibat prank ulang tahun dari teman-teman dan gurunya sendiri di tahun 2010 lalu. Dituduh mencuri di depan kelas secara sengaja demi sebuah kejutan, mental Farhana terguncang hebat hingga mengalami depresi berat dan peradangan saraf. Tepat satu bulan setelah hari ulang tahunnya, ia mengembuskan napas terakhir. Kisah ini menjadi tamparan keras untuk kita semua: Bercanda itu ada batasnya. Stop tradisi prank ulang tahun yang kelewatan, karena kita tidak pernah tahu seberapa kuat mental seseorang untuk menahannya. 👇 Bagaimana pendapatmu tentang tradisi prank ulang tahun? Tulis di kolom komentar ya.
Cadas648,726 views • 4 months ago

Cemburu Buta, Pria di Mataram Nyamar Pakai Baju Perempuan dan Aniaya Pacar di Kos Putri!😱 Seorang pria berinisial RU diamankan pihak kepolisian setelah diduga menganiaya kekasihnya di sebuah kos khusus perempuan di Ampenan, Mataram (9/7). Pelaku diketahui menyusup ke kosan dengan menyamar menggunakan pakaian perempuan agar tidak dicurigai, namun aksinya gagal mengelabuhi kamera CCTV. Kasatreskrim Polresta Mataram AKP I Made Dharma YP menyebut motif penganiayaan ini karena pelaku cemburu korban dekat dengan pria lain. Kasus ini kini sudah ditangani oleh pihak berwajib.
Cadas328,539 views • 3 months ago

Niat awal mau jadi warga teladan yang peduli sama lingkungan sekitar, eh malah berujung jadi ajang uji nyali paling gak berfaedah abad ini 😃 Dari yang tadinya mau sok-sok an nolongin, mendadak mental langsung down jalur panik massal. Urusan kemanusiaan dipikir belakangan, yang penting badan selamat duluan! Pesan moral buat kalian: Kalau jalan malam-malam terus nemu bungkusan mencurigakan, mending pura-pura gak lihat daripada bawa temen yang mentalnya kerupuk kayak gini
Cadas110,033 views • 1 month ago

Sering diremehkan dan dianggap nggak keren, padahal 5 bisnis ini diam-diam jadi mesin pencetak uang yang konsisten setiap hari! Masalah utama kita bukan di modal atau peluangnya, tapi di gengsi. Kita sibuk mengejar bisnis yang "keren" di meja makan keluarga, padahal juragan laundry, depot air, hingga warkop pinggir jalan justru punya profit bersih jutaan rupiah tanpa pusing soal tren. Yuk, mulai hitung angkanya pakai kepala dingin dan biarkan rekening bank yang menjawab omongan orang lain! 💬 Bisnis nomor berapa nih yang paling sering kamu pandang sebelah mata? Coba komen di bawah!
Cadas115,866 views • 1 month ago

Warga perumahan bumi ciruas permai (BCP) 2 Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang mendapat teror aneh dari orang tak dikenal. 😱 Suami korban teror bernama Zaenal Muttaqin menuturkan, peristiwa teror tersebut pertama kali dialami istrinya pada Kamis, (25/6/2026). "Kejadian pertama kali itu waktu saya sudah berangkat kerja, di rumah ada istri dan anak saya, sekitar jam 11.00 WIB ada orang asing datang ke rumah, dikira istri mau nanya, ternyata dia memaksa buat masuk rumah, istri langsung takut dan mengunci rumah," ujarnya. Kemudian, keesokannya, orang tersebut datang kembali sekira pukul 07.45 WIB pagi dan mengetuk pintu rumah kemudian melambaikan tangan kepada sang istri. "Orang itu langsung menunjukkan alat kelaminnya atau mempunyai perilaku eksibisionisme, istri saya langsung ketakutan dan teriak minta tolong, pelaku langsung kabur," tuturnya. Dikatakan Zaenal, peristiwa itu terjadi hingga tiga kali berturut melaku teror terhadap sang istri. "Saya sudah melaporkan ke rt dan pemuda, setelah saya lapor akhirnya dilakukan pengawasan, nah baru tidak ada lagi teror tersebut," katanya. Namun, setelah beberapa hari kemudian, orang tak dikenal tersebut kembali mendatangi rumah korban dan membuat beberapa pesan yang ditulis di kertas dan beberapa pakaian dalam. "Saya kaget ada pesan teror tersebut, itu ditulis di kertas dan beberapa pakaian dalam perempuan, kayanya hasil curian. Isi pesannya mengarah pada pelecehan seksual," ujarnya. Zaenal berharap, kepada pihak kepolisian segera mengusut adanya teror tersebut agar dapat menciptakan rasa aman di rumahnya. "Harapannya kepada pihak kepolisian agar segera menindaklanjuti terkait adanya teror ini, supaya saya dan keluarga kembali aman," pungkasnya.
Cadas265,270 views • 3 months ago

Awalnya, publik dihebohkan dengan kabar mengerikan mengenai penyerangan brutal oleh belasan orang tak dikenal terhadap satu keluarga di Penajam Paser Utara (Kaltim). Namun, penyelidikan kepolisian membuka fakta yang jauh lebih gelap: semuanya hanyalah rekayasa busuk untuk menutupi kejahatan yang sebenarnya. Pelaku utamanya adalah JND (17), seorang remaja yang menyimpan dendam mendalam akibat pemicu sepele—mulai dari perkara helm, pinjaman uang, hingga rasa sakit hati karena cintanya ditolak oleh korban RJS (15). Kronologi & Fakta Kejadian Aksi Rencana: Pada 6 Februari 2024 dini hari, usai mengonsumsi alkohol, JND nekat mematikan sakelar listrik rumah korban agar situasi gelap gulita. Tragedi 5 Nyawa: Di dalam kegelapan tersebut, pelaku merenggut nyawa 5 anggota keluarga sekaligus dan sempat menggasak barang berharga korban. Alibi Palsu: Usai melakukan aksinya, JND sempat berganti pakaian lalu dengan tenang melapor ke Ketua RT seolah-olah ia adalah saksi yang menemukan penyerangan tersebut. Bagaimana Kebohongan Ini Terbongkar? Polisi tidak terkecoh begitu saja. Kedok JND runtuh berkat ketelitian penyidik yang menemukan sejumlah kejanggalan fatal di TKP: Tidak ada jejak kaki massa atau orang lain selain jejak di dalam rumah. Ditemukan luka goresan di tangan JND yang mengindikasikan adanya perlawanan sengit dari korban. Atas tindakan keji luar biasa ini, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Penajam Paser Utara akhirnya menjatuhkan vonis 20 tahun penjara kepada JND.
Cadas78,375 views • 1 month ago

2 TAHUN HILANG TANPA JEJAK, KISAH PILU MITA AKHIRNYA TERUNGKAP! 💔 Paramita Titania (26), wanita pekerja keras asal Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, dilaporkan hilang sejak 22 Juli 2024 saat melakukan perjalanan menuju Morowali untuk bekerja. Setelah 2 tahun memendam ketidakpastian, fakta mengerikan akhirnya terkuak. Pelaku bernama Alber (37), seorang sopir travel yang mengantar korban, berhasil ditangkap di Mamuju setelah sempat kabur ke Papua.
Cadas130,552 views • 1 month ago