stellar protocol's banner
stellar protocol's profile picture

stellar protocol

@stellarprtcol • 8,392 subscribers

Crypto analyst | AI-driven research | cuan dengan produk digital: https://t.co/kgky1fhCdM

Shorts

🔥 Ini gila sih. Seedance 2.5 berhasil generate video ini tanpa kena restriction terkait wajah. Yang menarik justru bukan cuma hasil akhirnya, tapi seberapa detail prompt-nya mengatur setiap gerakan. 🤯 Prompt-nya literally mengontrol: → Perspektif kamera high-angle dari smartphone → Posisi + ukuran tangan di foreground → Jarak kamera ke karakter → Konsistensi wajah, rambut, outfit, proporsi & ruangan → Gerakan jari sebagai controller utama → UP → RISE → DOWN → LOWER → LEFT → MOVE LEFT → RIGHT → MOVE RIGHT Bahkan timing-nya diatur supaya gerakan jari dan tubuh terjadi di beat yang sama, tanpa delay atau gerakan random. Terus ada command sequence: UP → DOWN → LEFT → RIGHT → LEFT → RIGHT → UP → DOWN → LEFT → RIGHT Jadi bukan sekadar: “buat orang menari.” Tapi model dikasih relationship antara input → movement → timing → spatial position. Dan prompt-nya juga menjaga supaya kamera nggak tiba-tiba zoom out, karakter nggak mengecil, tangan nggak nutupin wajah, dan seluruh body tetap berada di frame. 😳 Ini lebih mirip programming movement lewat natural language daripada sekadar prompting video. Kalau model video makin bagus memahami spatial relationships + temporal control kayak gini… prompt video bakal makin terasa seperti ngasih instruksi ke sutradara + animator sekaligus. 🔥

🔥 Ini gila sih. Seedance 2.5 berhasil generate video ini tanpa kena restriction terkait wajah. Yang menarik justru bukan cuma hasil akhirnya, tapi seberapa detail prompt-nya mengatur setiap gerakan. 🤯 Prompt-nya literally mengontrol: → Perspektif kamera high-angle dari smartphone → Posisi + ukuran tangan di foreground → Jarak kamera ke karakter → Konsistensi wajah, rambut, outfit, proporsi & ruangan → Gerakan jari sebagai controller utama → UP → RISE → DOWN → LOWER → LEFT → MOVE LEFT → RIGHT → MOVE RIGHT Bahkan timing-nya diatur supaya gerakan jari dan tubuh terjadi di beat yang sama, tanpa delay atau gerakan random. Terus ada command sequence: UP → DOWN → LEFT → RIGHT → LEFT → RIGHT → UP → DOWN → LEFT → RIGHT Jadi bukan sekadar: “buat orang menari.” Tapi model dikasih relationship antara input → movement → timing → spatial position. Dan prompt-nya juga menjaga supaya kamera nggak tiba-tiba zoom out, karakter nggak mengecil, tangan nggak nutupin wajah, dan seluruh body tetap berada di frame. 😳 Ini lebih mirip programming movement lewat natural language daripada sekadar prompting video. Kalau model video makin bagus memahami spatial relationships + temporal control kayak gini… prompt video bakal makin terasa seperti ngasih instruksi ke sutradara + animator sekaligus. 🔥

76,887 Aufrufe

🤯 Ada yang nekat memasukkan 7 RTX 3090 ke dalam... tangki berisi cairan pendingin. 🌊🔥 Bukan buat gaming. Tapi buat menjalankan AI secara lokal. 🚀 Sekilas memang terlihat seperti eksperimen sains. 🖥️ 7 GPU dipasang vertikal. 🫧 Tangki immersion cooling transparan. ❄️ Cairan pendingin mengalir mengelilingi ribuan CUDA cores. Tapi semua itu ada alasannya. Dengan 7× RTX 3090, total VRAM yang tersedia mencapai sekitar 168GB. Kapasitas sebesar itu sudah cukup untuk berbagai workload AI yang biasanya membuat orang bergantung pada cloud GPU mahal. Misalnya: 🤖 Menjalankan Local LLM. ⚙️ AI Agents. 📚 Private RAG. 💻 Code generation. 📄 Analisis dokumen. 🌙 Automation yang berjalan semalaman. Keuntungannya? ✅ Tidak ada API limit. ✅ Tidak ada biaya per token. ✅ Data sensitif tetap berada di jaringan sendiri. Tapi tentu ada tantangannya. 🔥 Tujuh RTX 3090 menghasilkan panas yang luar biasa. Di titik ini, pendinginan bukan lagi sekadar pasang kipas... Melainkan proyek engineering tersendiri. Karena itulah sebagian builder mulai bereksperimen dengan immersion cooling, yaitu merendam seluruh GPU dalam cairan khusus agar suhu tetap stabil saat bekerja 24/7. Menurut gue, tren yang mulai terlihat cukup jelas. Setup AI lokal sekarang bukan lagi identik dengan PC gaming. Pelan-pelan berubah menjadi personal AI data center yang bisa menjalankan berbagai workflow sendiri. Pertanyaannya bukan lagi: "Apakah hardware ini bisa menjalankan LLM?" Tapi: "Bagian mana dari workflow gue yang cukup mahal sehingga lebih masuk akal kalau infrastrukturnya dimiliki sendiri?" 🤖🏠🚀

🤯 Ada yang nekat memasukkan 7 RTX 3090 ke dalam... tangki berisi cairan pendingin. 🌊🔥 Bukan buat gaming. Tapi buat menjalankan AI secara lokal. 🚀 Sekilas memang terlihat seperti eksperimen sains. 🖥️ 7 GPU dipasang vertikal. 🫧 Tangki immersion cooling transparan. ❄️ Cairan pendingin mengalir mengelilingi ribuan CUDA cores. Tapi semua itu ada alasannya. Dengan 7× RTX 3090, total VRAM yang tersedia mencapai sekitar 168GB. Kapasitas sebesar itu sudah cukup untuk berbagai workload AI yang biasanya membuat orang bergantung pada cloud GPU mahal. Misalnya: 🤖 Menjalankan Local LLM. ⚙️ AI Agents. 📚 Private RAG. 💻 Code generation. 📄 Analisis dokumen. 🌙 Automation yang berjalan semalaman. Keuntungannya? ✅ Tidak ada API limit. ✅ Tidak ada biaya per token. ✅ Data sensitif tetap berada di jaringan sendiri. Tapi tentu ada tantangannya. 🔥 Tujuh RTX 3090 menghasilkan panas yang luar biasa. Di titik ini, pendinginan bukan lagi sekadar pasang kipas... Melainkan proyek engineering tersendiri. Karena itulah sebagian builder mulai bereksperimen dengan immersion cooling, yaitu merendam seluruh GPU dalam cairan khusus agar suhu tetap stabil saat bekerja 24/7. Menurut gue, tren yang mulai terlihat cukup jelas. Setup AI lokal sekarang bukan lagi identik dengan PC gaming. Pelan-pelan berubah menjadi personal AI data center yang bisa menjalankan berbagai workflow sendiri. Pertanyaannya bukan lagi: "Apakah hardware ini bisa menjalankan LLM?" Tapi: "Bagian mana dari workflow gue yang cukup mahal sehingga lebih masuk akal kalau infrastrukturnya dimiliki sendiri?" 🤖🏠🚀

114,767 Aufrufe

🤯 Bayangin lagi bingung cari biaya kuliah... terus lu nanya ke Claude gimana caranya dapetin $6.000 dalam sebulan. Yang bikin kaget, Claude nggak ngasih jawaban ngawang. Dia malah ngasih 5 ide bisnis buat dicoba. 😳 Dari semua pilihan itu, si mahasiswa ini milih ide bikin AI Girl di TikTok. Dan ini langkah-langkah yang dikasih Claude 👇 1️⃣ Cari 3 cewek berbeda di Pinterest yang punya banyak foto dari berbagai angle. 2️⃣ Ubah masing-masing jadi AI Avatar. 3️⃣ Generate video mereka lagi joget atau bikin konten pendek. 4️⃣ Buka 3 akun TikTok berbeda. 5️⃣ Upload rutin selama seminggu, lalu pertahankan karakter yang performanya paling bagus. Tapi ternyata... dia bahkan nggak perlu nunggu seminggu. 🤯 Baru 3 hari, salah satu videonya langsung meledak tembus 3,8 juta views. 🚀🔥 Dia langsung stop dua akun lainnya dan fokus ke karakter yang paling viral. Nggak lama kemudian, DM mulai penuh sama orang-orang yang pengen ngobrol sama karakter AI itu. 👀 Akhirnya dia buka halaman Fanvue dengan biaya langganan $9,99/bulan. Hasilnya? 😳 💸 318 subscriber cuma dalam 3 hari pertama. 📈 Pendapatan awal: $3.177 Strateginya simpel: ✅ TikTok dipakai buat ngetes karakter mana yang paling disukai orang. ✅ Fanvue dipakai buat monetisasi karakter yang udah terbukti menarik perhatian. Di akhir bulan, total penghasilannya tembus $10.785. 💰 Biaya kuliah langsung lunas. 🎓 Sekarang proses bikin videonya juga udah diotomatisasi, jadi akunnya tetap menghasilkan uang sambil dia fokus kuliah tanpa harus bikin konten manual setiap hari. 🤖🚀 AI bener-bener mulai ngubah cara orang bikin bisnis online. Yang penting bukan cuma tool-nya, tapi gimana strategi ngetes ide, milih yang menang, lalu fokus nge-scale hasilnya. 👀🔥

🤯 Bayangin lagi bingung cari biaya kuliah... terus lu nanya ke Claude gimana caranya dapetin $6.000 dalam sebulan. Yang bikin kaget, Claude nggak ngasih jawaban ngawang. Dia malah ngasih 5 ide bisnis buat dicoba. 😳 Dari semua pilihan itu, si mahasiswa ini milih ide bikin AI Girl di TikTok. Dan ini langkah-langkah yang dikasih Claude 👇 1️⃣ Cari 3 cewek berbeda di Pinterest yang punya banyak foto dari berbagai angle. 2️⃣ Ubah masing-masing jadi AI Avatar. 3️⃣ Generate video mereka lagi joget atau bikin konten pendek. 4️⃣ Buka 3 akun TikTok berbeda. 5️⃣ Upload rutin selama seminggu, lalu pertahankan karakter yang performanya paling bagus. Tapi ternyata... dia bahkan nggak perlu nunggu seminggu. 🤯 Baru 3 hari, salah satu videonya langsung meledak tembus 3,8 juta views. 🚀🔥 Dia langsung stop dua akun lainnya dan fokus ke karakter yang paling viral. Nggak lama kemudian, DM mulai penuh sama orang-orang yang pengen ngobrol sama karakter AI itu. 👀 Akhirnya dia buka halaman Fanvue dengan biaya langganan $9,99/bulan. Hasilnya? 😳 💸 318 subscriber cuma dalam 3 hari pertama. 📈 Pendapatan awal: $3.177 Strateginya simpel: ✅ TikTok dipakai buat ngetes karakter mana yang paling disukai orang. ✅ Fanvue dipakai buat monetisasi karakter yang udah terbukti menarik perhatian. Di akhir bulan, total penghasilannya tembus $10.785. 💰 Biaya kuliah langsung lunas. 🎓 Sekarang proses bikin videonya juga udah diotomatisasi, jadi akunnya tetap menghasilkan uang sambil dia fokus kuliah tanpa harus bikin konten manual setiap hari. 🤖🚀 AI bener-bener mulai ngubah cara orang bikin bisnis online. Yang penting bukan cuma tool-nya, tapi gimana strategi ngetes ide, milih yang menang, lalu fokus nge-scale hasilnya. 👀🔥

23,665 Aufrufe

Gue baru nemu ini dan langsung bilang: "Wait... serius bisa segampang itu?" 🤯 Dulu kalau nemu repo GitHub yang keren, biasanya gue harus: 📚 Baca struktur project 🔍 Ngelacak dependency 🧩 Memahami logic satu per satu ⏳ Habis berjam-jam cuma buat ngerti cara kerjanya Sekarang? Cukup ganti "github" di URL jadi "gitreverse". Dan dia bakal generate prompt untuk merekonstruksi project tersebut. 😳 Rasanya kita mulai masuk ke era di mana bottleneck bukan lagi memahami kode. Tapi memilih ide mana yang layak untuk dibangun. Teknologinya makin gila setiap minggu. 🚀

Gue baru nemu ini dan langsung bilang: "Wait... serius bisa segampang itu?" 🤯 Dulu kalau nemu repo GitHub yang keren, biasanya gue harus: 📚 Baca struktur project 🔍 Ngelacak dependency 🧩 Memahami logic satu per satu ⏳ Habis berjam-jam cuma buat ngerti cara kerjanya Sekarang? Cukup ganti "github" di URL jadi "gitreverse". Dan dia bakal generate prompt untuk merekonstruksi project tersebut. 😳 Rasanya kita mulai masuk ke era di mana bottleneck bukan lagi memahami kode. Tapi memilih ide mana yang layak untuk dibangun. Teknologinya makin gila setiap minggu. 🚀

26,112 Aufrufe

Ni bocah teriak-teriak di atas meja, dikelilingin Solo cups bekas, Hot Tamales, sama PS5 controller. Laptop di sebelah sampah itu? Nunjukin angka $14.098. 14 juta views dalam 28 hari. 😭 Tiga langkah di layar: Step 1: Minta ide YouTube Shorts ke ChatGPT. Step 2: Paste ke AI video generator — dia nyebut namanya. Viewmax. Step 3: Lakuin 2-3 kali sehari. Bocah 20 tahun di kamar asrama. Penghasilan lebih gede dari kebanyakan engineer. 🔥 Terus... di detik 0:06 kamera nangkep pojok layarnya. "Hey kchiep79!" Username dia. Di platform yang lagi dia rekomendasiin. Seluruh video itu iklan. 💀 Ini yang sebenernya terjadi di balik layar: Viewmax charge $49/bulan buat wrap tiga API yang sebenernya bisa lo panggil sendiri: Claude nulis scriptnya ElevenLabs voice-nya Luma generate videonya 40 baris Python nge-glue semuanya Biaya langsung via API: sekitar $0.30 per video. Biaya via Viewmax: $580 setahun. Selamanya. Dia bukan jualan channel YouTube ke lo. Dia jualan subscription ke middleman. 🤝💸 Anak-anak yang nonton video ini bakal signup malem ini. Sebagian kecil beneran bikin video. Kebanyakan bayar $49 selama tiga bulan terus lupa cancel. Itu channelnya yang asli. Dashboard di laptop-nya? Bukan dari YouTube. Itu dari affiliate program-nya. 👀 Moral of the story: pelajarin API-nya langsung. Skip middleman-nya. 🧠 fullnya disini:

Ni bocah teriak-teriak di atas meja, dikelilingin Solo cups bekas, Hot Tamales, sama PS5 controller. Laptop di sebelah sampah itu? Nunjukin angka $14.098. 14 juta views dalam 28 hari. 😭 Tiga langkah di layar: Step 1: Minta ide YouTube Shorts ke ChatGPT. Step 2: Paste ke AI video generator — dia nyebut namanya. Viewmax. Step 3: Lakuin 2-3 kali sehari. Bocah 20 tahun di kamar asrama. Penghasilan lebih gede dari kebanyakan engineer. 🔥 Terus... di detik 0:06 kamera nangkep pojok layarnya. "Hey kchiep79!" Username dia. Di platform yang lagi dia rekomendasiin. Seluruh video itu iklan. 💀 Ini yang sebenernya terjadi di balik layar: Viewmax charge $49/bulan buat wrap tiga API yang sebenernya bisa lo panggil sendiri: Claude nulis scriptnya ElevenLabs voice-nya Luma generate videonya 40 baris Python nge-glue semuanya Biaya langsung via API: sekitar $0.30 per video. Biaya via Viewmax: $580 setahun. Selamanya. Dia bukan jualan channel YouTube ke lo. Dia jualan subscription ke middleman. 🤝💸 Anak-anak yang nonton video ini bakal signup malem ini. Sebagian kecil beneran bikin video. Kebanyakan bayar $49 selama tiga bulan terus lupa cancel. Itu channelnya yang asli. Dashboard di laptop-nya? Bukan dari YouTube. Itu dari affiliate program-nya. 👀 Moral of the story: pelajarin API-nya langsung. Skip middleman-nya. 🧠 fullnya disini:

16,707 Aufrufe

🤯 Ini salah satu AI agent paling “nggak masuk akal” yang muncul belakangan… Namanya VideoAgent. Dan konsepnya simpel tapi gila: Kamu cukup tulis 1 prompt… lalu dia yang urus seluruh workflow video dari awal sampai akhir. 🎬🤖 Tanpa editing software. Tanpa timeline ribet. Tanpa drag & drop. Yang bisa dia lakukan: 🎞️ Edit video otomatis dari teks 🔥 Beat-synced cuts & transition 😂 Remake meme jadi format baru 🌍 Adaptasi video lintas bahasa + voice cloning 🧠 Video summarization + Q&A ⚙️ Bahkan bisa “membangun workflow-nya sendiri” sesuai prompt kamu Dan yang bikin makin menarik: 🧩 Dia bukan cuma pakai satu model → tapi gabungan Claude + GPT + Gemini + DeepSeek Jadi tiap bagian kerja diserahkan ke model yang paling cocok. Bayangin alurnya: 💬 kamu: “Bikin video viral dari podcast ini, gaya TikTok, cepat, emosional” 🤖 VideoAgent: → potong highlight terbaik → bikin script narasi ulang → generate voice → sinkron beat musik → render video final → siap upload Semua otomatis. 🚀 Dan ini bukan closed tool… 🟢 100% open source Artinya siapa pun bisa: → fork → modify → build ulang workflow sendiri Yang menarik bukan cuma fitur-fiturnya… Tapi perubahan cara kerja yang terjadi: Dulu: 🎬 editing = skill + software + waktu Sekarang: 🧠 editing = prompt + agent + automation Dan kalau tren ini lanjut… “video editor” mungkin bukan lagi orang yang buka timeline… tapi orang yang tahu cara ngarahin AI untuk bercerita. 👀🔥

🤯 Ini salah satu AI agent paling “nggak masuk akal” yang muncul belakangan… Namanya VideoAgent. Dan konsepnya simpel tapi gila: Kamu cukup tulis 1 prompt… lalu dia yang urus seluruh workflow video dari awal sampai akhir. 🎬🤖 Tanpa editing software. Tanpa timeline ribet. Tanpa drag & drop. Yang bisa dia lakukan: 🎞️ Edit video otomatis dari teks 🔥 Beat-synced cuts & transition 😂 Remake meme jadi format baru 🌍 Adaptasi video lintas bahasa + voice cloning 🧠 Video summarization + Q&A ⚙️ Bahkan bisa “membangun workflow-nya sendiri” sesuai prompt kamu Dan yang bikin makin menarik: 🧩 Dia bukan cuma pakai satu model → tapi gabungan Claude + GPT + Gemini + DeepSeek Jadi tiap bagian kerja diserahkan ke model yang paling cocok. Bayangin alurnya: 💬 kamu: “Bikin video viral dari podcast ini, gaya TikTok, cepat, emosional” 🤖 VideoAgent: → potong highlight terbaik → bikin script narasi ulang → generate voice → sinkron beat musik → render video final → siap upload Semua otomatis. 🚀 Dan ini bukan closed tool… 🟢 100% open source Artinya siapa pun bisa: → fork → modify → build ulang workflow sendiri Yang menarik bukan cuma fitur-fiturnya… Tapi perubahan cara kerja yang terjadi: Dulu: 🎬 editing = skill + software + waktu Sekarang: 🧠 editing = prompt + agent + automation Dan kalau tren ini lanjut… “video editor” mungkin bukan lagi orang yang buka timeline… tapi orang yang tahu cara ngarahin AI untuk bercerita. 👀🔥

10,575 Aufrufe

Videos

stellarprtcol's profile picture

🤯 Ini orang lagi ngebahas salah satu workflow Claude yang menurut gue keren banget. Idenya sebenarnya simpel... Berhenti pakai AI cuma buat nulis atau ngoding. Mulai pakai AI buat mengingat semua hal yang pernah lu pelajari. 👀 Workflow-nya juga nggak ribet. Semua artikel, PDF, transcript, atau catatan yang menurut lu penting tinggal masukin ke satu folder. Terus Claude yang baca, ngerangkum, nyambungin ke informasi lain yang udah ada, lalu bikin semacam wiki pribadi yang terus berkembang. 😳 Yang bikin gue tertarik bukan karena ini sekadar aplikasi buat nyatet. Obsidian udah lama bisa dipakai buat itu. Bedanya, sekarang catatan lu nggak cuma disimpan. Tapi juga dipahami. Setiap informasi baru otomatis dikaitkan dengan pengetahuan yang udah lu punya sebelumnya. 🚀 Makin lama dipakai, bukan cuma isi catatannya yang nambah. Cara AI memahami konteks dari semua yang pernah lu simpan juga ikut berkembang. Dan menurut gue, itu jauh lebih menarik daripada sekadar punya ribuan file yang akhirnya nggak pernah dibuka lagi. 😅 Makin ke sini gue ngerasa AI bukan cuma jadi alat buat mencari jawaban. AI mulai berubah jadi "otak kedua" yang bisa membantu kita mengingat, menghubungkan, dan menemukan kembali informasi yang mungkin udah lama kita lupakan. Karena pada akhirnya... Nilai terbesar bukan ada di seberapa banyak informasi yang kita simpan. Tapi seberapa cepat kita bisa menemukan dan menghubungkannya saat benar-benar dibutuhkan. 🔥

stellar protocol

94,932 Aufrufe • vor 3 Monaten

🤯📸 Ini mungkin salah satu contoh paling nyata gimana AI mulai mengaburkan batas antara realita dan cerita yang dijual di internet. Lihat fotonya... 🏡 Balkonnya nyata. 🌅 Cahaya matahari sore itu nyata. 🏘️ Kota di belakangnya juga nyata. Yang gak nyata cuma perempuan di tengah foto itu. Namanya "Noa". Lebih dari 8.400 orang ngikutin kesehariannya dan percaya dia lagi keliling dunia. Padahal... dia gak pernah naik pesawat, gak pernah check-in hotel, bahkan gak pernah keluar buat foto-foto itu. 😶 Semua dibangun pakai sebuah sistem. 📂 Ada file yang ngunci wajahnya biar tetap konsisten di setiap foto. 📝 Ada file yang ngebentuk identitas dan latar belakang hidupnya. 📅 Ada scheduler yang otomatis "mengirim" dia ke kota baru beberapa kali sehari, bahkan saat pembuatnya lagi tidur. Dari luar kelihatannya kayak travel influencer. Padahal di balik layar... cuma folder, prompt, dan automasi. 🤖 Yang bikin makin mind-blowing... 💰 Akun itu disebut menghasilkan sekitar US$17.840 dalam sebulan. Biaya operasionalnya? • Paket Claude sekitar US$20. • AI image tool sekitar US$9. • Sisanya cuma laptop yang terus nyala. 😳 Bagian yang paling bikin mikir adalah ini: Mungkin selama ini kita bukan iri sama hidup seseorang... Tapi iri sama cerita yang diciptakan AI, padahal kehidupan itu sendiri gak pernah benar-benar ada. Dan pelajaran terbesarnya? ✨ Bukan wajah AI yang jadi aset paling berharga. Tapi sistem di belakangnya yang bisa membangun karakter, menjaga konsistensi, lalu menjalankan semuanya secara otomatis. Internet bakal makin susah dibedain mana yang nyata, mana yang cuma hasil orkestrasi AI. 👀🚀
1:33

Sensitive content

This media may contain sensitive content.

stellarprtcol's profile picture

🤯📸 Ini mungkin salah satu contoh paling nyata gimana AI mulai mengaburkan batas antara realita dan cerita yang dijual di internet. Lihat fotonya... 🏡 Balkonnya nyata. 🌅 Cahaya matahari sore itu nyata. 🏘️ Kota di belakangnya juga nyata. Yang gak nyata cuma perempuan di tengah foto itu. Namanya "Noa". Lebih dari 8.400 orang ngikutin kesehariannya dan percaya dia lagi keliling dunia. Padahal... dia gak pernah naik pesawat, gak pernah check-in hotel, bahkan gak pernah keluar buat foto-foto itu. 😶 Semua dibangun pakai sebuah sistem. 📂 Ada file yang ngunci wajahnya biar tetap konsisten di setiap foto. 📝 Ada file yang ngebentuk identitas dan latar belakang hidupnya. 📅 Ada scheduler yang otomatis "mengirim" dia ke kota baru beberapa kali sehari, bahkan saat pembuatnya lagi tidur. Dari luar kelihatannya kayak travel influencer. Padahal di balik layar... cuma folder, prompt, dan automasi. 🤖 Yang bikin makin mind-blowing... 💰 Akun itu disebut menghasilkan sekitar US$17.840 dalam sebulan. Biaya operasionalnya? • Paket Claude sekitar US$20. • AI image tool sekitar US$9. • Sisanya cuma laptop yang terus nyala. 😳 Bagian yang paling bikin mikir adalah ini: Mungkin selama ini kita bukan iri sama hidup seseorang... Tapi iri sama cerita yang diciptakan AI, padahal kehidupan itu sendiri gak pernah benar-benar ada. Dan pelajaran terbesarnya? ✨ Bukan wajah AI yang jadi aset paling berharga. Tapi sistem di belakangnya yang bisa membangun karakter, menjaga konsistensi, lalu menjalankan semuanya secara otomatis. Internet bakal makin susah dibedain mana yang nyata, mana yang cuma hasil orkestrasi AI. 👀🚀

stellar protocol

74,374 Aufrufe • vor 3 Monaten

stellarprtcol's profile picture

🤯🔥 PewDiePie baru aja ngerilis AI Workspace GRATIS yang fiturnya bisa dibilang nyatuin banyak tools berbayar jadi satu tempat. Dan yang paling gila... 💸 Bukan free trial. 🚫 Gak ada batasan penggunaan. 🔒 Semua data tetap di perangkat lu sendiri. ⭐ Repositori GitHub-nya juga udah tembus 75K+ stars. Yang bisa dilakuin apa aja? 👇 🤖 AI Chat + AI Agent yang bukan cuma ngobrol, tapi bisa benar-benar ngerjain tugas: • Operasi file • Jalankan command • Browse web • Eksekusi kode 📧 Email client dengan AI yang bisa bantu bikin draft balasan, nandain email penting, dan tetap jalan pakai IMAP/SMTP tanpa ngorbanin privasi. 📝 Editor dokumen buat Markdown, HTML, sampai CSV yang udah dilengkapi saran AI dan fitur cek fakta. 📒 Notes, task manager, dan kalender dalam satu workspace, lengkap dengan sinkronisasi CalDAV, reminder, sampai AI agent yang bisa jalan sesuai jadwal. 🔎 Ada juga fitur Deep Research yang bisa riset bertahap, ngajuin pertanyaan lanjutan, lalu nyusun laporan yang rapi. 🖼️ Butuh edit gambar? Udah tersedia image editor dan gallery bawaan, jadi gak perlu aplikasi tambahan. 🧠 Yang paling menarik, sistemnya punya persistent memory. Semakin sering dipakai, AI bakal makin paham catatan, percakapan, dan file yang lu simpan. Semuanya jalan langsung di komputer sendiri lewat Ollama atau llama.cpp. Kalau butuh model yang lebih kuat, baru bisa disambung ke API pilihan lu. ✅ Tanpa telemetry. ✅ Tanpa akun. ✅ Tanpa tracking. PewDiePie bahkan bilang sendiri kalau proyek ini bakal tetap gratis, dan data pengguna sepenuhnya tetap jadi milik pengguna. Setup-nya juga simpel: ⚡ Clone repository ⚡ Jalankan Docker Compose ⚡ Buka localhost:7000 ⚡ Login pakai credential yang muncul di log Estimasi selesai sekitar 10 menit, tanpa langganan bulanan dan tanpa harus nyerahin data pribadi. 👀 Kalau proyek open-source kayak gini terus berkembang, bukan gak mungkin banyak AI workspace berbayar mulai punya pesaing serius. 🚀🔥

stellar protocol

17,498 Aufrufe • vor 2 Monaten

stellarprtcol's profile picture

Claude Code sekarang bisa ngambil data dari 17.000+ saham, harga crypto, sampai laporan keuangan dalam hitungan detik. 🤯 Dan yang bikin menarik: ❌ Nggak perlu API key ❌ Nggak perlu token ❌ Nggak perlu OAuth ❌ Nggak perlu setup yang ribet Langkah 1: Install Zero Mac / Linux curl -fsSL Windows / NPM npm i -g @zeroxyz/cli && zero init Langkah 2: Buka Claude Code dan kasih perintah Contohnya: "Bikinin dashboard finansial dengan data real-time Apple, Tesla, Nvidia, Bitcoin, dan Ethereum. Lengkap dengan metrik fundamental, sinyal buy/sell, desain ala Bloomberg Terminal, lalu deploy ke URL publik." Sisanya akan dikerjakan otomatis oleh Zero. Yang menarik, Zero bakal mencari di antara 4.000+ tools dan memilih kombinasi terbaik untuk menyelesaikan tugas yang lu minta. Kalau ada layanan berbayar, dia juga bakal nyari alternatif gratis atau opsi yang paling murah. Di demo yang gue lihat, sistemnya menggunakan: 📈 Finnhub untuk harga saham real-time 📊 Fundamental metrics (P/E Ratio, Market Cap, 52W Range) ₿ CoinGecko untuk harga crypto 🌐 Hosting otomatis ke URL publik Dan total biaya yang keluar? Cuma sekitar $0,03. 😳 Padahal banyak analis mengeluarkan hingga $24.000 per tahun untuk akses Bloomberg Terminal. Tapi menurut gue bagian paling menarik bukan soal dashboard finansialnya. Melainkan konsep di baliknya. Zero bukan cuma tool untuk data finansial. Ini seperti memberi Claude Code seorang asisten yang bisa mencari, memilih, dan menghubungkan tools terbaik secara otomatis untuk hampir semua jenis proyek. Makin ke sini, AI bukan cuma jadi alat untuk menulis kode. Tapi mulai jadi sistem yang bisa menentukan sendiri tools apa yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan. Dan menurut gue, itu jauh lebih menarik. 🚀

stellar protocol

25,805 Aufrufe • vor 4 Monaten

stellarprtcol's profile picture

BRO 😳🤖 ini gila sih. Ada framework open-source yang basically bikin AI trading team sendiri buat analisis market. Namanya TradingAgents dan katanya udah tembus 97K+ GitHub stars. 🔥 Dan yang menarik: gratis. Bukan cuma satu AI yang bilang “BUY” atau “SELL”. Konsepnya adalah beberapa AI agent dengan role berbeda yang bekerja buat menganalisis market: 📊 Technical agent → baca chart & pattern 🧠 Fundamental analysis → bedah aset 📰 News agent → monitor berita market 😶 Sentiment analysis → baca sentimen 🤖 Agent team → gabungin semuanya jadi market research Jadi yang biasanya butuh: 💸 paid trading groups 💸 premium market-data subscription ⏰ berjam-jam baca laporan + chart 😵 keputusan karena FOMO / panic sekarang bisa dibantu automation. Cara mulai juga simpel: → buka repo → clone project → atur parameter trading lu → biarkan agent menganalisis fundamental, news & chart → baru LU yang memutuskan mau execute atau nggak. Tapi jangan salah tangkap. AI ≠ mesin uang. 😂 Breaking news bisa disalahpahami. Sentiment bisa berubah dalam hitungan menit. Pattern bisa gagal. Dan market tetap bisa melakukan hal yang nggak masuk akal. Jadi paper trading dulu. Test dulu. Pahami sistemnya. 97K+ stars juga bukan berarti strategy-nya otomatis profitable. Tapi konsepnya menarik banget: Daripada bayar ratusan dolar tiap bulan buat trading alerts… lu bisa punya AI research team sendiri di local machine. 👀🔥 Bookmark repo ini sebelum trade berikutnya. Let the agents do the research. You manage the risk. 📈🤖

stellar protocol

12,462 Aufrufe • vor 2 Monaten

Keine weiteren Inhalte verfügbar