
Marajo
@surimarajo • 2,662 subscribers
Videos

Fhatima Azzahra: DIAM!!!! Ada rasa kecewa yang sangat dalam di balik kemarahannya seperti seseorang yang sudah berkali-kali disuruh diam, diabaikan, dihadang, dan akhirnya tidak sanggup menahan unek-unek lagi. Bukan marah yang kosong, tapi marah yang lahir dari rasa frustasi dan kepedihan karena pemerintah (dan aparat) dianggap tidak pernah benar-benar mau mendengar suara masyarakat.
Marajo805,412 views • 2 months ago

Pidato yang keren itu begini wok Prabowo Subianto Tanpa text dan yg paling penting sampai ke hati nurani.
Marajo120,095 views • 2 months ago

Prabowo: kebutuhan paling dasar peradaban adalah makan. Negara harus pastikan anak tidak lapar. UAS: tugas negara lebih tepat memberi kerja pada ayah, supaya ayah yang memberi makan anaknya. Jangan anak makan dari APBN sementara bapaknya menganggur. 2 orang penting dengan Pola pikir yg Berbeza
Marajo56,494 views • 2 months ago

MBG nya sering tidak dimakan pak. Mending di kasi ke ayam di rumah MBG Jelek! #HutRI81
Marajo35,874 views • 2 months ago

Polisi bilang Bundaran HI itu “center of gravity” Indonesia, pusat ekonomi, transportasi, sampai konsulat asing, jadi kalau dipakai demo bakal lumpuhkan Jakarta sampai Patung Kuda, Semanggi, Sudirman, bahkan Slipi-Gatot Subroto. Kalian mau menyampaikan kalo aspirasi mahasiswa lebih berbahaya daripada kemacetan harian yang sudah jadi rutinitas ya? Mahasiswa datang buat nanya soal kemerdekaan yang dirayakan sehari sebelumnya, tapi malah dikunci di depan UOB dengan barikade tebal. Padahal mereka sudah kasih pemberitahuan resmi. Yang terjadi malah akses ditutup, long march dihentikan. Soal temuan senjata: Satu pisau di tangan oknum berinisial AM masih “didalami”. Satu orang. Satu golok di ambulans yang lewat. Bukan milik mahasiswa. 21 orang yang bawa petasan, flare, dan botol molotov sudah diamankan sebelum aksi, dan polisi sendiri bilang mereka bukan mahasiswa demonstran. Jadi yang bikin “bahaya” justru pihak luar, tapi yang dihadang dan dibatasi justru mahasiswa yang orasi dengan tertib. Mahasiswa AF sampai pingsan di lokasi, tapi yang disorot malah pisau dan golok. Gayanya kan sllu begitu “kami jaga ketertiban” sambil menutup ruang aspirasi di tempat yang paling terlihat. Padahal yang diminta cuma didengar, bukan bikin Jakarta lumpuh. Kalau memang takut macet, kenapa dari awal tidak disediakan lokasi alternatif yang layak dan transparan, bukan malah dihadang di tengah jalan? Intinya, pernyataan polisi terkesan lebih sibuk melindungi “arus lalu lintas dan pusat ekonomi” ketimbang melindungi hak warga negara (termasuk mahasiswa) untuk menyampaikan pendapat.
Marajo23,983 views • 2 months ago
No more content to load