
kiv z
@triwul82 • 44,437 subscribers
Ìs demum miser est, cuius nobilitas miserias nobiitat. Lucius Accius, Telephus
Shorts
Videos

Kesaksian eks-penghuni Lapas Cibinong ini membongkar realita pahit: lapas kita bukan lagi tempat pembinaan, tapi ekosistem pemerasan dan bisnis fasilitas yang terstruktur. Beberapa poin kunci yang terungkap: 1. Sistematika Pungli & Kekerasan: Tahanan baru disiksa & ditekan secara mental agar menyetor uang (minimal jutaan rupiah). Napi miskin dijadikan 'tumbal' jika ada razia. 2. Sewa-Menyewa Barang: HP disita lalu dijual lagi seharga Rp10 juta, bahkan reisi ulang powerbank dan jam kunjungan disetorkan mingguan ke pejabat lapas. 3. Prosedur Sterilisasi Kilat (15 Menit): Alasan petugas selalu menahan tim sidak di pintu depan bukan soal administrasi, tapi memberi jeda waktu bagi tamping untuk menyembunyikan barang bukti dan memindahkan napi kelas atas. Selama "Sidak" masih dibocorkan dan pengawasan independen dihalangi, reformasi pemasyarakatan cuma retorika di atas kertas.
kiv z111,299 views • 1 day ago

Momen menggelikan sekaligus mengenaskan di DPR. Ketika ditanya teknis sederhana: "Kalau ada 40% siswa menolak MBG, sisanya mau dikemanakan?", Kepala BGN malah kelabakan, ngomong terbata-bata, lalu jawab logika ajaib: "Pokoknya harus iya semua atau tidak semua!" Astaga! Bikin kebijakan anggaran triliunan tapi kemampuan teknokrasi pimpinannya selevel ini?! Kalau gak mampu menjawab dan bingung mengelola program, mending mundur daripada memaksakan katering yang bikin puluhan ribu anak keracunan. 😂
kiv z176,587 views • 7 days ago

Skakmat buat pidato Istana di MPR! Rieke PDIP sentil keras: sebagus apa pun 'Pedoman Kabinet', kalau basis datanya ngasal, yang lahir cuma anggaran fiktif & korupsi. Jargon evidence-based policy tapi data PDB & kemiskinan difabrikasi demi pencitraan. Video : kompas tv
kiv z627,235 views • 1 month ago

"Luar biasa rezeki keluarga Istana." PT Nations Petroleum milik Hashim Djojohadikusumo mendadak 'menang' lelang Blok Migas Natuna D-Alpha dari Kemen ESDM. Katanya pemberantasan nepotisme, tapi megaproyek energi strategis jatuh lagi ke lingkaran dalam keluarga. Puncak komedi...🤩
kiv z91,968 views • 8 days ago

Laporan mendalam tvOne News hari ini menyajikan kenyataan pahit yang makin tak terbantahkan: masyarakat Indonesia resmi bergeser dari fase "Makan Tabungan" menuju taraf yang jauh lebih mengerikan, yaitu "MAKAN UTANG" demi sekadar menyambung hidup sehari-hari. Ketika Istana terus mengagungkan klaim pertumbuhan ekonomi di atas kertas, data riil di lapangan membongkar borok yang menghancurkan kelas menengah-bawah : 1. Utang Konsumtif Tembus Rp156 Triliun. Akumulasi utang rakyat lewat pinjaman online (pinjol) dan paylater melonjak fantastis menembus angka Rp156 Triliun. Ekonom senior INDEF (Tauhid Ahmad) menegaskan ini bukan lagi untuk belanja modal atau gaya hidup, melainkan murni untuk membiayai beras, minyak goreng, dan telur akibat pendapatan riil yang tak lagi cukup. 2. Tabungan Ludes, Terjebak Bom Waktu Bunga Pinjol. Setelah tabungan keluarga terkuras habis selama 2 tahun terakhir dihantam inflasi pangan, rakyat kini dipaksa masuk ke lubang utang ber bunga tinggi dan denda akumulatif yang menciptakan bom waktu finansial massal. 3. Disparitas Upah vs Inflasi Pangan akibat Ugal-ugalan Fiskal. Pemicu utamanya sangat jelas: gaji/upah stagnan, tetapi harga kebutuhan pokok terus merangkak naik. Di saat yang sama, APBN justru dibakar ratusan triliun untuk proyek-proyek sentralistis pemborosan (seperti MBG & Kopdes), sementara kelas menengah dibiarkan terjepit tanpa jaringan pengaman sosial. Vonis untuk Pengelola Negara: Mengelola ekonomi itu diukur dari terisinya piring dan isi dompet rakyat di akar rumput, bukan dari retorika pidato dan manipulasi angka statistik! Ketika rakyat harus berutang pinjol hanya untuk makan beras, di situ rezim telah gagal total menjaga kedaulatan ekonomi warga. Stop pemborosan APBN demi proyek kosmetik, tekan inflasi pangan, dan kembalikan daya beli rakyat sebelum krisis utang konsumtif ini meledak menjadi krisis finansial nasional.
kiv z208,686 views • 27 days ago

"Racun apa yang ada di dalam makanan itu sampai anak saya 2 kali masuk RS tak kunjung sembuh?!" Histeris amarah seorang ibu di depan Kepala BGN Sudaryono membongkar betapa mengerikannya dampak MBG. Sementara 64 anak masih terbaring di RS mengeluhkan gatal & mual, pejabat BGN cuma bisa ngeles "tunggu lab" dan minta maaf. Minta maaf tidak akan mengobati trauma dan kerusakan organ anak-anak. Video : sctv
kiv z325,992 views • 1 month ago

Aksi BEM UI di Bundaran HI dapat respon sangat positif dari pekerja kantoran sekitar. Banyak yang sadar bahwa "kerah putih" terikat kontrak kerja, tapi nurani tetap sejalan dengan keresahan mahasiswa. Membawa isu rakyat ke pusat ekonomi adalah langkah tepat. Video ; kompas tv
kiv z310,613 views • 1 month ago

Salut banget sama kesigapan Damkar Jakarta. Berawal dari laporan warga lewat JAKI, petugas langsung gercep meluncur ke lokasi untuk membantu penanganan evakuasi dengan tenang dan humanis. Benar-benar pengayom masyarakat yang bisa diandalkan kapan saja. Terima kasih Damkar. Video : tribun
kiv z130,355 views • 26 days ago

Konferensi pers KPK soal OTT ATR/BPN bongkar borok luar biasa: 19 orang ditangkap, Rp106,3 M disita dalam koper/kardus (Rupiah, USD, SGD, SAR, MYR). Konstruksinya gila: bermula dari sengketa SHM ahli waris vs 9 HGB Summarecon di Bogor. Pihak Summarecon via perantara dekati oknum "orang kepercayaan Menteri" buat buka blokir & pemecahan HGB. Minta fee 2M, disanggupi 1,5M, lalu Kakantah Bogor kecipratan 200 juta. Gak cuma itu, skandal ini merembet ke suap HGB PT BPA 2,1M, gratifikasi mutasi/promosi jabatan, sampai setoran tunai 10M via jaringan penampung/pengepul "orang kepercayaan menteri". Praktik transaksional HGB & mafia tanah ini terstruktur dari Kantah, Kanwil, sampai Pusat. Korupsi perizinan lahan makin bikin muak.
kiv z60,696 views • 14 days ago

Menteri Keuangan Purbaya sudah tegas: Anggaran MBG itu prioritasnya MAKANAN, bukan aset mewah. Beliau bahkan sudah MENOLAK pengadaan motor ini tahun lalu karena tidak efisien. Tapi kenapa BGN tetap 'ngeyel' memborong 25.000 unit seharga Rp56,8 Juta/unit? Siapa yang sedang berpesta di atas piring kosong rakyat?
kiv z653,589 views • 5 months ago

Laporan analisis terbaru Harian Kompas melempar alarm ekonomi paling mengerikan tahun ini: Setelah fenomena "MANTAP" (Makan Tabungan), kini masyarakat kelas menengah-bawah meluncur ke fase "MATANG" (Makan Utang) hanya demi mencukupi kebutuhan perut sehari-hari. Ketika Istana sibuk mengklaim "fundamental ekonomi bagus" & pertumbuhan di atas 5%, data OJK & Bank Indonesia per Mei 2026 justru membongkar kenyataan berdarah-darah di lapangan. 1. Pinjaman Konsumtif Meroket Rp160,7 Triliun. Total saldo utang dari Pinjol (Pindar), Kartu Kredit, dan Paylater melonjak 26,4% (YoY) menembus Rp160,7 Triliun. Pinjol memegang porsi terbesar hingga Rp103 Triliun, sementara pembiayaan Paylater tumbuh paling liar mencapai 42,04%. 2. Pegadaian Kebanjiran Warga yang Gadai Barang. Pembiayaan industri Pegadaian meledak 57,97% (YoY) menjadi Rp131,2 triliun, di mana 84% di antaranya adalah rakyat yang terpaksa menggadaikan barang berharga demi bertahan hidup. 3. Tsunami PHK Sektor Riil Sebab utamanya dibeberkan oleh CELIOS (Nailul Huda): badai PHK sektor riil kian tak terkendali. Data Kemnaker per Juni 2026 mencatat korban PHK melonjak 23 kali lipat dalam sebulan (dari 829 orang di Mei menjadi 19.530 orang di Juni). 4. Konsumsi Semu Hasil Numpuk Cicilan Guru Besar FEB Unand (Prof. Syarifuddin Karimi) menegaskan: tingginya angka belanja warga hari ini bukan karena pendapatan riil naik, melainkan ditopang utang berulang . Warga terjebak lingkaran setan cicilan yang siap meledak menjadi krisis kredit macet (NPL) dan pemicu kriminalitas sosial. Inilah dampak nyata dari kebijakan fiskal ugal-ugalan: APBN dibakar ratusan triliun untuk proyek pemborosan non-produktif, sementara sektor riil dibiarkan sekarat, BBM dinaikkan, dan daya beli rakyat dihancurkan. Mengelola negara itu menggunakan rasio ekonomi riil, bukan modal omon-omon klaim statistik di atas kertas. Video ; kompas tv
kiv z198,940 views • 1 month ago

Bocor Alus: Rumah Dinas BAIS di Melawai Raya ternyata jadi POSKO SATGAS S buat nyusun rencana nyerang Andrie Yunus. Kemenhan konfirmasi: Itu Barang Milik Negara (BMN) yang dikelola BAIS TNI. Pajak kita dipakai buat koordinasi nyiram air keras ke rakyat? Biadab. Gak cuma 4 orang, tapi 13 ORANG terlibat. Ada tim intai, tim kondisikan jalan, sampe eksekutor. Pake aset Kemenhan, pake plat nomor bodong. Ini bukan oknum, ini OPERASI TERSTRUKTUR. Sumber lengkap silahkan lihat :
kiv z630,331 views • 6 months ago

Lingkaran setan? Terungkap! Pemenang tender 20.000 unit motor listrik MBG adalah PT Yasa Arta Trimanunggal. Direktur Utamanya, Yenna Yuniana, ternyata pernah diperiksa KPK terkait kasus Korupsi Bansos Beras. Bayangkan: Sosok yang pernah berurusan dengan kasus korupsi perut rakyat (Bansos), kini pegang proyek triliunan buat 'Gizi' anak sekolah. Apakah kita sedang mengulang sejarah kelam yang sama? Kantornya tertutup rapat, rumahnya dipagari tinggi, dan dijaga ketat aparat. Kenapa pemenang proyek publik triliunan rupiah harus se-misterius ini? Apa yang disembunyikan dari pengadaan motor Rp56 Juta ? Audit kontrak motor MBG ini sekarang! Jangan biarkan Dana Pendidikan 20% mengalir ke kantong-kantong yang sama dengan skandal Bansos masa lalu .
kiv z372,232 views • 5 months ago

Gurita kepentingan di balik Makan Bergizi Gratis (MBG) akhirnya dibongkar ICW. Dari sampel 102 yayasan mitra, ditemukan afiliasi ngeri-ngeri sedap: • 28 yayasan terafiliasi Parpol • 18 Pebisnis Swasta • 12 Birokrasi • 9 Relawan Pilpres Sisanya terhubung ke militer & eks koruptor. Ini program gizi atau bancakan politik? Video : kompas tv
kiv z229,802 views • 3 months ago

Tamparan keras dr. Tan Shot Yen untuk BGN! Beliau menegaskan bahwa Kepala BGN tidak bisa membedakan sanksi administratif dan sanksi pidana. Kalau cuma tak ada izin/sertifikat itu administratif, tapi saat hak rakyat atas pangan aman dilanggar hingga ribuan anak tumbang, ITU SUDAH RANAH PIDANA. Dr. Tan juga membongkar borok SPPG yang demi berburu untung nekat beli bahan kasta KW/busuk, menumpuk tempe di samping toilet, hingga pengolahan ikan jorok yang memicu racun histamin dan bakteri neurotoksik (seperti Bacillus cereus) penyerang otak anak. Mengorbankan hak biologis dan keselamatan otak anak sekolah demi bisnis katering vendor kroni adalah kejahatan serius. Video : kompas tv
kiv z45,883 views • 19 days ago

Kebiadaban mitra SPPG BGN di Sidoarjo benar-benar tak ada obatnya! Usai meracuni 700+ santri & pelajar, pihak SPPG malah CUCI TANGAN dan LARI DARI TANGGUNG JAWAB pengobatan korban. Sampai Bupati Sidoarjo ngamuk karena biaya RSUD akhirnya terpaksa ditalangi Pemkab/APBD. Enak betul vendor kroni BGN: Untung miliaran diambil sendiri dari APBN, tapi begitu meracuni anak-anak, biaya pengobatan dilempar ke Pemda! Pengelola bermental parasit.
kiv z44,258 views • 20 days ago

Gila! Rekaman suara & CCTV Kajari Tanimbar Dadi Wahyudi dkk yang diputar di Komisi III DPR adalah bukti nyata betapa busuknya oknum Kejaksaan di lapangan. Gaya "koboi" geledah kamar hotel tanpa surat tugas & maksa minta 10 MILIAR itu bukan penegakan hukum, tapi MURNI PREMANISME berkedok seragam. Mau alasan "miskomunikasi" apalagi kalau bukti suaranya sudah telanjang begitu? Jaksa Agung, jangan cuma mutasi oknum ke Bojonegoro, PECAT & PENJARAKAN. Rakyat muak lihat institusi hukum jadi sarang kriminalisasi & pemerasan
kiv z361,643 views • 6 months ago