Sensitive content

This media may contain sensitive content.

Loading video...

Video Failed to Load

Go Home

(#.1) bahasaโ—use earphone. niatnya pengen terapi tapi malah dietot, sambil telfon suami lagi.. disclaimer : (fake scene) audio ini dibuat tidak untuk merendahkan profesi tertentu, hanya untuk bahan fantasi saja๐Ÿ™๐Ÿป #moancewek #desahancewek #desahancewe #moanaudio

610,524 views โ€ข 1 year ago โ€ขvia X (Twitter)

2 Comments

jeje๐Ÿฆ– 2nd acc's profile picture
jeje๐Ÿฆ– 2nd acc1 year ago

full audio tersedia di private channel jeje guys๐Ÿ˜‹ yang mau dengerin full nya sekarang tanpa harus nunggu langsung aja klik

Dede's profile picture
Dede1 year ago

Lnjut ka jeje

Related Videos

โ€œSatu solusi kesehatan yg disampaikan Pak Prabowo adalah dengan mengirim banyak dokter ke LN utk belajar ilmu & tekhnologi lebih banyak lagiโ€ Ini juga bukan solusi kesehatan yg harus jadi target saat ini, suai dg yg dikatakan Pak Anies Rasyid Baswedan Selagi aturan sistem BPJS yg dipakai saat ini masih berlaku, setinggi apapun ilmu seorang dokter tidak akan ada gunanya Mengapa ? Karena dokter saat ini tidak lagi melayani pasien suai sumpahnya Dokter hanya boleh memberikan terapi dengan tindakan & obat-obat yg sudah ditentukan oleh BPJS saja Semua obat & tindakan ada Codingnya sendiri di sistem BPJS, diluar coding, maka tidak bisa diberikan pada pasien. Kami dulu sering ke LN untuk memperdalam ilmu, di luar negeri banyak ilmu baru dg tekhnologi canggih, tapi begitu sampai kembali ke tanah air jadi patah hati, karena tekhnik & obat baru itu tidak ada codingnya dalam sistem BPJS, jadi tidak bisa dikerjakan Kalaupun kami punya alat, jika pembayaran klaim nya kecil, pasien juga tidak bisa dilayani, harus di rujuk ke RS dg tipe lebih besar, agar klaimnya mencukupi Jadi pembelian alat tekhnologi canggih spt yg disampaikan Pak Prabowo juga bukan solusi, selama sistem BPJS membatasi Dokter dalam memberikan pelayanan kesehatan Solusi semua ini adalah, kembalikan ke sistem seperti dulu, dokter boleh melayani pasien sesuai kompetensinya, sesuai SOAP yg sudah dibuat, tidak dibatasi dg aturan yg menyulitkan, terutama soal pembayaran klaim Jadi pasien tidak perlu dirujuk-rujuk hanya krn klaimnya kurang Tidak semua manusia dg penyakit yg sama mengalami lama & hasil penyembuhan yg sama Jadi jangan batasi klaim, tapi tetap dikontrol dg standar pengobatan yg sesuai โ€œBiarkan dokter bekerja sesuai sumpahnya, bukan sesuai aturan BPJS..krn BPJS kesehatan yg seharusnya dibuat sbg jaminan sosial, untuk menjamin semua rakyat yg sakit terlayani,namun fakta dalam pelaksanaannya lebih sebagai asuransi kesehatan yg berbisnis dg Rakyatโ€ #AMINAjaDulu

Eva Sri Diana Chaniago

33,527 views โ€ข 2 years ago

Matinya Roda Jamโ€™iyyah Kami Jamโ€™iyyah ini sedang berjalan terbalik. Ketua Umum berkonflik dengan Sekjen dan Bendum. Ketua Umum juga tidak akur dengan Rais โ€˜Am. Sementara Rais โ€˜Am sendiri tidak sreg dengan Katib โ€˜Am (yang kebetulan masih keluarga dekat Ketum). Akhirnya, surat resmi Syuriyah hanya ditandatangani Rais โ€˜Am. Surat Tanfidziyah hanya diteken Ketum. Padahal aturan mengharuskan empat tanda tangan: Rais โ€˜Am, Katib โ€˜Am, Ketum, dan Sekjen. Ini bukan lagi soal organisasi yang macet. Ini soal mesin yang mati dan dibiarkan karatan selama berbulan-bulan. Masing-masing kubu berjalan sendiri. Jamaโ€™ah Nahdliyin bergerak tanpa arahan, tanpa bimbingan, tanpa kepemimpinan PBNU. Roda terkunci mati. Wa baโ€™du, jamโ€™iyyah ini sakit parah. Kehilangan marwah, kehilangan arah. Bukan melayani jamaโ€™ah, bahkan menggerakkan roda organisasi saja sudah tak sanggup. AD/ART sudah jadi dokumen mati. Tagline ingin โ€œmenghidupkan kembali Gus Durโ€, nyatanya sikap kritis justru hilang sama sekali. Mengaku ingin โ€œgoverning NUโ€, tapi tata kelola PBNU sendiri remuk redam. Mengibarkan bendera khittah, malah tercebur dalam kubangan dukung-mendukung Pilpres. Mengaku berkhidmat untuk bangsa, malah gaduh sendiri soal tambang. Bicara ingin membangun peradaban dunia, tapi yang diundang justru tokoh zionis perusak peradaban. Satu Abad NU bukan dirayakan dengan kejayaan, tapi dilewati dengan perih dan prihatin yang menyesakkan dada. Mau sampai kapan kondisi jamโ€™iyyah dibiarkan beginiโ€ฆ. Al-fatihah untuk Hadratus Syekh Mbah Hasyim Asyโ€™ari dan para muassis NU lainnya ๐Ÿ™๐Ÿป๐Ÿ˜ฐ Tabik, Nadirsyah Hosen

Nadirsyah Hosen

61,834 views โ€ข 9 months ago

โ€œPOLA YANG TERBACAโ€ Persuasi Ancaman - Risakan (Character Assassination) Ada satu pola yang selalu berulang dalam sejarah pertarungan kebenaran vs kebohongan penguasa. Bukan hanya di satu negara. Bukan hanya di satu zaman. Pola itu sederhana: Ketika pengungkapan kebenaran menyentuh titik kritis, yang diserang bukan substansinya, tapi ORANG yang berani mengajukannya. Tahapannya hampir selalu sama. Pertama, dipersuasi. Dibujuk. Kedua, diancam, dengan berbagai ancaman langsung maupun tidak, fisik, non fisik, hingga metafisik Ketiga, masuk ke tahap berikutnya: Risakan atau penghancuran kredibilitas Melalui kelemahan atau kesalahan di masa lalu (siapa sih orang yang tidak punya kesalahan masa lalu?) Dan jika tidak ada, maka dibentuklah fitnah-fitnah dan pembunuhan karakter (character Assassination). Karena jika publik sudah tidak percaya pada orangnya, maka mereka tidak perlu lagi mengamanka kebohongannya. Ini bukan teori. Ini pola. Hari ini, melalui apa yang terjadi pada Rismon, kemudian apa yang terjadi pada dr Tifa dan Roy Suryo, kita melihat pola itu lagi. Bukan tentang siapa yang benar. Bukan tentang data apa yang valid. Tapi tentang bagaimana perhatian publik digeser: Dari hukumโ†’ ke pribadi Dari substansi โ†’ ke sensasi Dari kebenaran โ†’ ke persepsi Isu-isu personal mulai dimunculkan. Label dilemparkan. Cerita dibangun. Dengan berbagai macam cerita dan fitnah yang dibangun dan terus-meneruskan dijejalkan kepada mindset publik. Bukan untuk menjelaskan. Tapi untuk mengaburkan. Saya ingin kita semua berhenti sejenak, dan bertanya dengan jujur: Kalau semua sudah jelas dan kuat, kenapa tidak dijawab saja jika memang masih ada pembelaan? Tidak cukup 22 Ahli, 127 Saksi, 709 dokumen pendukung untuk pembelaan atas 1 lembar ijazah? Masih perlu dibangun framing dan fitnahan? Kenapa harus berputar ke arah lain? Di titik ini, ini bukan lagi soal satu orang. Bukan soal nama tertentu. Ini soal sesuatu yang lebih besar: Apakah kita masih hidup dalam ruang di mana kebenaran boleh diajukan, dan dijawab dengan data? Atau kita sudah masuk ke fase di mana kebenaran dijawab dengan serangan? Saya tidak meminta Anda percaya pada saya. Walaupun Ilmuwan kelas dunia sekaliber Dr Ing Ridho Rahmadi, sudah memberikan keahlian dan pernyataan sevalid dan sekredibel ini. Saya hanya mengajak Anda menggunakan akal sehat. Lihat polanya. Nilai sendiri. Karena kebenaran tidak pernah takut pada pertanyaan. Yang takut biasanya adalah sesuatu yang berusaha disembunyikan. Dan jika hari ini yang diserang adalah orangnya, bukan pada kebenaran yang diungkapkan, Maka justru di situlah kita harus semakin fokus pada apa yang disampaikan. Saya, dr Tifa akan tetap di sana. Di titik kebenaran itu diletakkan. Tenang. konsisten. Dan tidak bergeser. Karena pada akhirnya, yang akan bertahan bukan suara paling keras, dan tindakan paling kejam. Yang akan bertahan adalah kebenaran yang diridhai Tuhan. Hasbunallah wanikmal wakil, nakmal maula wanikman Nashir La haula wala quwwata ila billahil aliyyil adziim.

Dokter Tifa

19,142 views โ€ข 4 months ago

Swasembada BBM dalam 3 tahun?๐Ÿ™„ Janji yang Mustahil Secara Matematis Presiden Prabowo Subianto menjanjikan Indonesia tidak impor BBM lagi dalam 3 tahun (2029), padahal data menunjukkan ini hampir mustahil tercapai karena produksi minyak kita terus turun sementara konsumsi terus naik. Produksi Kita Malah Turun, Bukan Naik Produksi minyak Indonesia Maret 2026 hanya 572.724 barel per hari, bahkan lebih rendah dari target pemerintah sendiri (620.000 barel). Padahal kebutuhan BBM kita 1,5-1,6 juta barel per hari artinya kita masih impor hampir 1 juta barel setiap hari atau sekitar 62% kebutuhan. Untuk swasembada, produksi harus naik hampir 3 kali lipat dalam 3 tahun atau tambah 310.000 barel per hari setiap tahunnya. Faktanya, produksi minyak kita justru turun terus dari 1,45 juta barel (2000) menjadi 572 ribu barel (2026) anjlok 60% dalam 26 tahun. Sembilan Proyek Baru Tidak Cukup Signifikan Tahun 2026 ada 9 proyek hulu migas baru beroperasi dengan investasi US$ 1,3 miliar, tapi hanya tambah produksi puluhan ribu barel jauh dari ratusan ribu barel yang dibutuhkan. Cadangan minyak kita juga terus menipis dari 5,12 miliar barel (2000) ke 2,29 miliar barel (2024), dan penemuan cadangan baru hanya 41% dari yang kita habiskan artinya sumur makin cepat habis. Pemerintah Sendiri Tidak Percaya Targetnya Jika benar 2029 kita swasembada, kenapa pemerintah masih siapkan subsidi BBM ratusan triliun hingga 2026 dan bahkan bantalan fiskal Rp 420 triliun untuk antisipasi impor BBM? APBN 2026 masih dirancang dengan asumsi kita tetap impor besar-besaran, ini bukti pemerintah sendiri tidak yakin target 3 tahun bisa tercapai. Biodiesel Bukan Pengganti Instan Pemerintah mengandalkan biodiesel dari sawit dan etanol untuk gantikan impor bensin, tapi infrastruktur dan teknologinya belum siap untuk produksi massal dalam 3 tahun. Konsumsi BBM juga terus naik 2% per tahun seiring ekonomi tumbuh, jadi target makin bergerak menjauh. Perluasan perkebunan sawit besar-besaran untuk biodiesel juga berisiko konflik lahan dan kerusakan hutan. Kilang Baru Bukan Solusi Inti Kilang RDMP Balikpapan yang terbesar di Indonesia hanya meningkatkan kapasitas pengolahan, bukan produksi minyak mentah. Artinya kita tetap harus impor minyak mentah untuk diolah di kilang bukan menghilangkan impor, hanya mengubah bentuknya dari BBM jadi ke minyak mentah. Target Berubah-Ubah Tanpa Penjelasan Target swasembada berubah dari 5 tahun (Juni 2025), 7 tahun (Januari 2026), tiba-tiba jadi 3 tahun (April 2026) tanpa ada penjelasan data atau terobosan apa yang membuat timeline lebih cepat. Tidak ada roadmap detail: berapa sumur baru harus dibor per tahun, berapa investasi pasti yang masuk, apa sanksi jika gagal hanya janji tanpa mekanisme akuntabilitas. Kesimpulan Untuk naik 3 kali lipat produksi dalam 3 tahun sambil melawan tren penurunan 26 tahun adalah perhitungan yang tidak masuk akal. Ini bukan optimisme, tapi janji yang akan mengecewakan rakyat ketika 2029 tiba dan kita masih impor lebih dari setengah kebutuhan BBM. Yang dibutuhkan bukan target bombastis, tapi roadmap realistis dengan milestone terukur dan transparan

King Purwa

10,193 views โ€ข 3 months ago

Keputusan & kajian Chromebook dibuat pejabat2 kementerian, yang kemudian "cuci tangan" bilang "dari konsultan" Inilah FAKTA yang terungkap dalam persidangan Ada 100+ jam fakta2 rekaman sidang yang perlu aku analisa, padahal sebulan lagi putusan Saatnya fight bikin AI lagi ๐Ÿ‘‡๐Ÿผ Seminggu terakhir ngga ada sidang karena pengadilan libur lebaran. Tapi bukan berarti aku bisa libur juga. Tinggal 35 hari lagi menuju sidang putusan, perkiraannya di 30 April 2026. โœ๏ธ Dari menjalani sidang sebagai terdakwa, aku belajar bahwa fakta yang punya kekuatan hukum hanyalah yang diucapkan di bawah sumpah. Banyak pernyataan di BAP yang tidak bernilai kecuali diulang di bawah sumpah sidang. Ini kenapa dalam sidang terbuka seperti perkaraku, advokat biasa rekam seluruh dialog persidangan. Supaya pas susun pledoi, bisa cek ulang apa yang saksi sebenarnya katakan. ๐Ÿง Total rekaman sidangku sudah lebih dari 100 jam. ๐Ÿคฏ Masalahnya, banyak fakta penting terpendam di dalamnya, dan selama ini kita hanya bisa bergantung pada ingatan dan catatan sendiri untuk menebak di rekaman mana fakta tersebut terungkap. Awalnya aku coba unggah rekaman2 itu ke aplikasi seperti NotebookLM, tapi volumenya terlalu besar, beberapa unggahan bahkan ditolak. Yang lebih mengkuatirkan, hasilnya sering halusinasi dan AI-nya tertukar siapa yang bicara apa. Hal seperti ini bisa fatal untuk pembelaan. ๐Ÿ˜” Situasi ini mirip dengan beberapa bulan lalu, ketika aku terima dokumen 4.500+ halaman persiapan sidang. Mustahil bisa baca dan ingat semuanya dalam waktu memadai. Ketika aku diskusi AI yang aku bangun dengan Pak Bambang Harymurti, mantan pemred Tempo, beliau cerita bahwa information overload seperti ini sangat dirasakan juga oleh hakim. โš ๏ธ Beliau cerita kalau majelis hakim sampai tingkat Mahkamah Agung bisa menghadapi ribuan kasus per tahun, setiap sidang bisa berlangsung dari pagi sampai malam, dan tidak semua dialog dalam sidang bisa dicatat rapi oleh panitera. Di sini AI bisa bantu. Bukan hanya untuk advokat dan terdakwa, tapi juga berguna untuk meringankan beban majelis hakim dan penuntut umum sekalipun. Agar berguna dan dapat digunakan semua pihak dalam persidangan, AI-nya butuh tiga kemampuan berikut: 1. Bikin transkrip yang cukup akurat dari rekaman Bahasa Indonesia, sampai ke level menit dan detik untuk setiap kata. โฑ๏ธ 2. Deteksi ketika pembicara berganti, misalnya dari perubahan nada suara. ๐Ÿ’ฌ 3. Identifikasi siapa yang sedang bicara, misalnya apakah yang sedang bertanya kepada para saksi adalah hakim atau advokat, dan saksi siapa yang menjawab. ๐Ÿ—ฃ๏ธ Kalau ketiga tahap itu terpenuhi, datanya tinggal diintegrasikan dengan AI yang pakai jaringan pengetahuan perkara yang sudah aku buat. Jadinya kita bisa langsung tanya apa yang terjadi di setiap persidangan, dan bahkan minta dibandingkan dengan isi BAP seluruh saksi. Tapi permasalahan ini ngga mudah dan ngga murah. Salah satu tim advokatku bahkan sampai keluar Rp7 juta untuk alat rekam dan transkrip otomatis ๐Ÿ˜ฑ Namun sayangnya, banyak alat seperti itu yang akurasinya kurang bagus untuk Bahasa Indonesia. Jadinya aku mulai eksplorasi, pertama-tama lewat instruksi ke AI coding assistant untuk riset berbagai model dari berbagai provider, pakai sampel rekaman persidanganku sendiri. Tapi setelah aku tinggal mereka untuk riset semalaman, di pagi hari laporannya mengecewakan: Tidak ada satupun model AI yang bisa memenuhi ketiga kebutuhan di atas untuk Bahasa Indonesia. Di titik ini rasanya ingin mengeluh, kenapa Indonesia banyak hambatan dibanding negara lain. Tapi mengeluh ngga bakal bantu pembelaanku ๐Ÿ˜… Karena taruhannya meluruskan tuduhan dan mengembalikan kebebasanku, mau ngga mau solusinya harus dicari. Akhirnya solusiku adalah: AI-nya dipecah jadi tiga tahap dengan tiga model berbeda. Salah satu keuntungan bangun AI sendiri, kita bebas pilih model terbaik untuk setiap kebutuhan, dan AI yang aku bangun bisa jadi koordinator agar model2 tersebut saling gotong royong bangun hasil terbaik. Sekarang alurnya jauh lebih enak ๐Ÿ‘‡๐Ÿผ Tinggal daftarkan sidangnya, pilih nama2 saksi yang sudah terdeteksi dari BAP, dan unggah semua rekaman persidangan. Transkrip otomatis dibuat, lengkap dengan penanda waktu dan sudah dikelompokkan per pembicara.

Ibrahim Arief

121,843 views โ€ข 5 months ago

Yth. Bapak Sudaryono selaku Kepala BGN. Izinkan kami memberikan saran dengan sesantun-santunnya bahasa, sesuatu yang sangat amat jarang kami lakukan, namun kali ini, kami merasa sangat perlu untuk melakukannya. Dengan bahasa santun, mungkin Bapak berkenan untuk menaruh atensi, berkenan untuk membaca. Bapak, tolong hentikan drama murahan Bapak. Dulu, Ibu Nanik juga kerap menangis tersedu-sedu setiap kali memergoki SPPG yang tata kelolanya buruk dan berpotensi menyebabkan keracunan, ia juga menangis pada korban-korban keracunan di klinik-klinik, bahkan juga menangis karena sebab yang tidak jelas, di depan khalayak, di depan kamera. Apakah Bapak kira kami peduli? Apakah Bapak kira kami menganggap tindakan tersebut murni sebab nuraninya yang tergugah? Sebab empatinya yang membuncah? Tidak, Pak. Maaf ya, Pak, kami harus menyampaikan kalau baik Bapak, maupun kepala-kepala BGN sebelumnya, itu sangat buta dan tuli, padahal kami meyakini Bapak memiliki kuasa dan kekuatan besar untuk mengubah total arah angin pergerakan BGN. Tapi apa? Yang Bapak dan pimpinan-pimpinan sebelumnya lakukan hanyalah tindakan-tindakan nirguna dan nirdampak. Berapa kali kawan-kawan MBG Watch melakukan unjuk rasa di depan kantor Bapak? Pernahkah barang 1x saja Bapak menemui mereka? Pernahkah Bapak membuka ruang dialog? Bukannya di antara salah satu pengunjuk rasa itu ada juga yang bernasib seperti Ibu-Ibu yang memarahi Bapak? Yang anak-anaknya juga keracunan. Mohon beri atensi pada tuntutan kami apabila Bapak sungguh-sungguh ingin kejadian keracunan seperti ini tidak terjadi lagi, Pak. Kami mohon. Kami menuntut agar: 1. Stop total dulu MBG selama sedikit-sedikitinya 6 (enam) bulan. Selama 6 bulan itu silakan Bapak dan jajaran Bapak mengkaji betul-betul bagaimana agar tata kelola MBG bisa berjalan dengan sangat baik. Libatkanlah ahli, libatkanlah orang-orang berpengalaman. 2. Setelah 6 bulan mengkaji, lakukanlah voting kepada calon penerima manfaat yang konon jumlahnya 60jt++ itu untuk mengumpulkan data, berapa banyak orang tua yang masih mau menerima MBG dan berapa yang tidak mau menerima. Hormati keputusan yang tidak menerima. Berikan sanksi yang tegas apabila ada pihak-pihak tertentu yang melakukan pemaksaan. 3. Hapus sistem SPPG yang dikelola oleh swasta. Swasta mungkin membantu, tetapi jarak antar bangunan berpotensi besar terjadinya kontaminasi pada panganan. Bangunlah dapur-dapur MBG di sekolah-sekolah. 4. TUTUP PERMANEN dapur-dapur yang memiliki rekam jejak meracuni lebih dari 50 korban keracunan. Tiada ampun. Umumkan di media sosial resmi BGN. Jika hasil investigasi dari polisi terbukti kalau dapur menjadi penyebab keracunan, maka WAJIB untuk diberi garis polisi. Lalu dapur dengan rekam jejak tutup permanen tidak boleh diberi ruang untuk beroperasi kembali. Jika tidak bisa memenuhi poin 1 hingga 4, kami mohon dengan sesantun-santunnya SILAKAN BAPAK MUNDUR. Kami mohon. Mohon atensi ya, Pak. Kami sudah berusaha sesantun mungkin untuk menyampaikan ini kepada Bapak. Kami beri waktu 1 (satu) pekan sejak permohonan ini kami terbitkan untuk Bapak memikirkan tuntutan-tuntutan kami. Apabila selama satu pekan tidak terjadi apa-apa, maaf, maka kami akan kembali pada setelan bahasa seperti biasanya. Tidak ada ruang hormat sedikitpun dari kami kepada Bapak. Kami akan kembali mencaci dan mencemooh dengan keras setiap kali terjadi penyimpangan tata kelola MBG. Akan kami seret Bapak dan kami paksa untuk mundur. Terima kasih banyak atas atensinya, Pak Sudaryono. Semoga senantiasa sehat selalu. Salam hormat (untuk saat ini) dari kami yang muak dengan drama pejabat-pejabat BGN, Tim Menu Embege Jelek.

MBG Jelek

198,742 views โ€ข 8 days ago

Hi ENGENE, Berikut adalah PESAN JUNGWON saat LIVE di WEVERSE yang wajib kamu pahami dan ketahui: 1. Posisi ENHYPEN saat jelas, ditegaskan oleh JUNGWON, bahwa mereka adalah grup 6 member saat ini dan seterusnya. Setiap ENGENE harus menghormati hal ini. 2. Terkait Fan Chant versi "lama" yang masih banyak dilakukan oleh beberapa oknum "fans" di venue konser, adalah hal yang seharusnya tidak dilakukan, karena itu sangat mengganggu ENGENE lainnya. 3. Berhenti memperdebatkan jumlah member, karena posisi ENHYPEN telah jelas. Bagi mereka yang menyukai ENHYPEN, mereka akan tau bagaimana cara bertindak. Berikut adalah transkrip lengkapnya: Halo semuanya.... ada sesuatu yang benar-benar ingin aku sampaikan. Sejujurnya, inilah alasan aku memulai siaran langsung ini. Menurutku, ini bukan sesuatu yang bisa kita abaikan begitu saja, apalagi sekarang terjemahan di Weverse sudah tersedia. Aku tahu ada banyak orang yang sangat menyayangi masa lalu kami, dan aku mengerti itu. Banyak orang yang masih mencintai ENHYPEN seperti dulu. Tapi di saat yang sama, sepertinya masih banyak juga yang terus menyangkal ENHYPEN yang sekarang atau tidak mau menerima siapa kami saat ini. Karena sebelumnya kami belum pernah menyampaikan hal ini dengan jelas, ada yang mengatakan bahwa kami tidak pernah memberikan pernyataan resmi, sehingga pembahasan tentang jumlah anggota terus diangkat. Tentu saja, aku memahami perasaan orang-orang yang mencintai ENHYPEN di masa lalu. Tapi sekarang... ENHYPEN adalah enam (6) anggota, semuanya. ENHYPEN adalah enam anggota. Aku juga mengerti kenapa masih ada orang yang melakukan fan chant tertentu saat konser, karena memang sampai sekarang kami belum pernah menyampaikan hal ini secara jelas. Aku paham itu. Tapi sangat menyedihkan melihat ENGENE saling bertengkar karena masalah ini. Sejujurnya, hal itu juga mengganggu penampilan kami. Benar-benar mengganggu. "Karena hari ini aku sudah menyampaikannya dengan jelas, aku rasa siapa pun yang benar-benar menyukai ENHYPEN dan mendukung kami pasti tahu bagaimana seharusnya bersikap ke depannya." Aku akan berbicara dengan sangat jelas karena aku tidak ingin lagi menyampaikan hal ini secara samar. Ketika orang-orang terus mengatakan hal-hal seperti "ENHYPEN itu tujuh orang," yang terjadi hanyalah pertengkaran di dalam fandom kami. Tidak ada yang ingin ENGENE saling bertengkar. Perusahaan tidak menginginkannya. ENGENE juga tidak menginginkannya. Dan yang paling penting, kami berenam juga tidak menginginkannya. Mulai sekarang, secara pribadi aku tidak akan menganggap orang-orang yang terus memicu konflik seperti ini sebagai penggemar. Sejujurnya, inilah alasan utama aku memulai siaran langsung ini. Aku datang mewakili para anggota. Aku sudah berbicara dengan mereka, dan aku menyampaikan ini atas nama kami semua. Lima anggota lainnya juga memiliki perasaan yang sama. Jadi, aku sungguh berharap semua ini bisa berhenti. Seperti yang sudah kukatakan sebelumnya, hal ini benar-benar sangat mengganggu saat konser. Banyak orang menghabiskan uang dan waktu untuk datang menemui kami. Tiket konser tidak murah, dan itu juga tidak adil bagi para penggemar yang datang untuk menikmati pertunjukan. Jadi... aku benar-benar berharap semua orang berhenti melakukan hal seperti ini. Sekarang terjemahannya sudah tersedia, jadi aku rasa semua orang bisa memahami apa yang sedang kusampaikan. Dan untuk memperjelas, aku tidak mengatakan bahwa konser kami di Brasil dan Peru buruk. Konser-konser itu luar biasa. Penampilan kami benar-benar sangat baik. Aku juga sangat menantikan konser kami yang akan datang di Meksiko. Aku sudah menyampaikan posisi kami dengan sangat jelas. Aku mengatakan ini sebagai perwakilan ENHYPEN. Semua anggota lainnya juga memiliki pendapat yang sama. Tolong hentikan hal ini, dan aku berharap semua orang mau meluangkan waktu untuk memikirkannya dengan serius. Pada akhirnya, kami adalah orang-orang yang bekerja dan tampil untuk ENGENE. Dan sejujurnya... melihat semua ini bukanlah sesuatu yang menyenangkan bagi kami. Diterjemahkan dalam bahasa Inggris oleh ENHYPEN ASIA Diterjemahkan dalam bahasa Indonesia oleh ENHYPEN INDONESIA

ENHYPEN INDONESIA

35,801 views โ€ข 1 month ago

KONFLIK JOKOWI VS PRABOWO APA SUDAH DIMULAI? Potensi konflik antara Jokowi vs Prabowo setelah menang Pilpres itu memang besar. Tanda-tanda ke arah itu sudah mulai kelihatan. Konflik rebutan pengaruh adalah kelaziman dalam politik. Sehingga besar kemungkinan akan terjadi drama-drama politik baru, terkait apa yg akan dilakukan Jokowi dan apa pula yg akan dilakukan Prabowo tentu menarik untuk disaksikan. Waktu yg dimiliki Jokowi hanya pendek, tinggal 6 bulan masih berkuasa penuh, maka dalam waktu pendek itu dia harus manfaatkan secara efektif agar dia bisa tetap punya power walau tidak lagi jadi presiden. Sukur-sukur kalau bisa melemahkan Prabowo dan Gerindra. Istana harus segera mewujudkan koalisi besar bersama partai2 yg akan diketuai Jokowi, dengan tidak menyertakan Gerindra di dalamnya. Ini lanjutan strategi politik Pemilu 2024, dimana partai Gerindra dibuat anomali. Ketumnya jadi capres dengan kemenangan suara 58% tapi partainya sendiri perolehan suaranya merosot di bawah 15%. Seakan Pasangan Prabowo Gibran tidak berpengaruh ekor jasnya pada perolehan Gerindra. Malah yang naik drastis justru Golkar. Partai yg sedang jadi sorotan karena ditengarai akan diambil alih oleh โ€œkekuatan Jokowiโ€. Ini juga menyiratkan pesan politik bahwa yg menang Pilpres itu bukan Prabowo, tapi itu kemenangan Jokowi bersama Golkar yg telah mengusung anaknya, Gibran. Kemenangan terjadi karena usaha dan strategi Jokowi yg secara terbuka membela Pasangan Prabowo Gibran dg berbagai cara. Tentu hal ini bagi Prabowo dan Gerindra serta pendukungnya harus menyadari, dan harus terus menghormati, bahkan tunduk pada politik Jokowi. Prabowo aslinya belum tentu menyukai Gibran. Anak Jokowi yg besar karena โ€œdikarbitโ€. Tapi Prabowo terpaksa harus menerima demi bisa memanfaatkan power Jokowi untuk memenangkan Pilpres 2024. Nanti setelah dilantik jadi Presiden RI, tentu Prabowo ingin berkuasa penuh. Gak mungkin mau ada matahari kembar. Disitulah bibit konflik rebutan power antara Jokowi dan Prabowo sulit dielakkan. Sekarang Jokowi tinggal punya waktu 6 bln untuk โ€œmelemahkanโ€ Prabowo. Kita lihat saja drama politik seperti apa yg akan terjadi setelah periode honeymoon politik keduanya selesai. Apa masih tetap akrab saling dukung dengan kesepakatan, atau malah masuk periode saling tikam? Kita lihat saja. Kalau lihat video ini kasihan juga pak Prabowo yg dicuekin Jokowi. Bibit bibit konflik memang sulit terhindarkan. IMHO (Henri Subiakto).

Henri Subiakto

283,769 views โ€ข 2 years ago

๐—ฃ๐—˜๐—ฅ๐—ž๐—˜๐— ๐—•๐—”๐—ก๐—š๐—”๐—ก ๐—ง๐—˜๐—ฅ๐—•๐—”๐—ฅ๐—จ ๐—ฆ๐—œ๐—”๐—ฆ๐—”๐—ง๐—”๐—ก ๐—ฆ๐—˜๐—ฅ๐—”๐—ก๐—š๐—”๐—ก ๐—ž๐—˜ ๐—”๐—ง๐—”๐—ฆ ๐—”๐—ก๐—”๐—ž ๐—ฆ๐—”๐—ฌ๐—” Bulan Ogos 2025, ada serangan ke atas anak saya dan ugutan kepada isteri saya. Mesejnya simple: kalau saya terus bersuara, mereka nak cucuk AIDS. Saya tidak pernah menulis surat, atau tanya perkembangan siasatan secara terbuka. Saya serah kepada Menteri Dalam Negeri yang bertanggungjawab mengawal selia PDRM, badan yang menyiasat. Lagi pun Menteri Dalam Negeri, Saudara Saifuddin Nasution Ismail, adalah kawan lama yang saya dah kenal sejak 1998 lagi. Untuk tempoh masa yang lama, saya panggil dia โ€œabangโ€. Saya kenal rapat keluarga beliau dan beliau kenal isteri dan anak saya. Jadi saya serah amanah itu kepada beliau. Memang saya tidak pernah dapat apa-apa maklumbalas, secara rasmi atau tidak rasmi. Kalau ada kemaskini siasatan pun, itu dari media saja. Saya membaca laporan sama macam rakyat yang lain. Akhir November 2025, Saudara Saifuddin minta untuk adakan pertemuan. Kami pun jumpa di parlimen pada 1 Disember 2025. Lebih sejam kami berjumpa, bincang macam-macam. Saya lagi banyak dengar dari bercakap, seperti biasa bila saya jumpa pimpinan PKR ha3. Saya ingat sebab dia tak sampai hati dah berbulan-bulan tak de maklumat atau hasil siasatan mengenai kejadian serangan, dia ada berkongsi beberapa perkembangan dan sudut-sudut siasatan. Saya pun masukkan soalan di parlimen untuk beliau sahkan secara rasmi di Dewan Rakyat maklumat-maklumat yang dia kongsi dengan saya pada 1 Disember 2025 itu. Minggu ini, beliau jawab dan seperti yang saya dah agak, beliau kena bagi jawapan pentadbiran lah, iaitu tak boleh dedah takut ganggu siasatan. Saya pun tak ambik hati. Sebab anak kita yang kena, takkan orang lain faham perasaan kita. Malah saya berterima kasih kerana jawapan Menteri Dalam Negeri itu mengesahkan dua perkara: Pertama, perjumpaan dengan saya pada 1 Disember itu benar-benar berlaku. Ya lah takkan dia nak menafikan CCTV kat Parlimen semua ada. Kedua, bahawa memang beliau berkongsi maklumat mengenai perkembangan dan sudut siasatan kes itu dalam pertemuan dengan saya pada 1 Disember 2025. Cuma dia tak leh kongsi secara terbuka saja. Itu saja yang saya nak sebenarnya. Saya pun realistik takkan lah beliau akan kongsi apa yang beliau beritahu kepada saya. Sebab saya pun faham dalam sistem kita, kalau tidak ada kuasa, proses nak cari dalang kes macam ini memang jadi lama. Silap-silap hari senyap begitu saja bila dirasakan orang sudah lupa. Nanti saya tunggu lagi, kalau dirasakan siasatan tak ke mana, saya sendiri akan tulis surat kepada Perdana Menteri, Menteri Dalam Negeri dan PDRM mengusulkan supaya siasatan dihentikan dan NFA saja kes ini. Jangan buang masa anggota polis kat bawah yang hanya menurut perintah. Lagi pun, Perdana Menteri juga yang beriya-iya keluar kenyataan cepat-cepat suruh siasatan dibuat secara telus. Kalau dah lebih 6 bulan tapi tak ke mana, malu lah PMX. Baik saya yang volunteer suruh tutup saja siasatan untuk jaga air muka PMX. Apa yang dah jadi tu dah jadi. Saya redha dan Insya Allah, kami sekeluarga lebih yakin dengan doa dari bergantung kepada budi bicara manusia, agar perkara sebegini tidak akan berulang lagi kepada sesiapa pun di negara ini. Yang nak kena pertahan reputasi di mata rakyat ni bukan anak saya yang kena serang. Yang nak kena jawab dengan rakyat nanti adalah orang-orang besar belaka, mereka tahulah apa jawapan nak diberi satu hari nanti.

Rafizi Ramli

131,481 views โ€ข 6 months ago

๐—”๐—ฃ๐—” ๐—ฆ๐—˜๐—•๐—˜๐—ก๐—”๐—ฅ๐—ก๐—ฌ๐—” ๐—ฌ๐—”๐—ก๐—š ๐— ๐—”๐—๐—œ๐—ž๐—”๐—ก ๐—ก๐—”๐—ž ๐——๐—”๐—ฅ๐—œ ๐—™๐—ฅ๐—˜๐—ฆ๐—› ๐—š๐—ฅ๐—”๐——๐—จ๐—”๐—ง๐—˜ ๐—ก๐—œ? Saya rasa banyak polemik yang berlegar di kalangan orang atas tidak banyak yang menyentuh cabaran seharian yang dihadapi terutamanya Gen Z yang dibawah umur 28 tahun ini. Kita akan selalu dengar pembangkang memainkan isu kos sara hidup. Tiada siapa yang menafikan kos sara hidup adalah isu nombor satu Malaysia, malah di seluruh dunia. Tetapi selain kos sara hidup, bagi Gen Z, cabaran paling besar ialah mendapatkan pekerjaan yang boleh bagi ruang untuk membina kerjaya di masa hadapan. Dengan prospek kerjaya yang baik, ia akan memberi peluang kepada pendapatan yang stabil dan keupayaan mobiliti sosial untuk membina hidup yang lebih baik di masa hadapan. Data-data ekonomi menunjukkan Gen Z berhadapan cabaran besar membina kerjaya, seperti berikut: 1. Pengangguran di kalangan orang muda sebenarnya tinggi, iaitu sekitar 10% bagi tempoh 2024 hingga awal 2025, berbanding pengangguran purata nasional yang hanya 3.2% (dari data DOSM) 2. Ini selari dengan kajian Bank Dunia, yang menunjukkan 13.4% anak muda berumur 16 hingga 24 tahun dalam kategori NEET (Not in employment, education or training). Maksudnya ada 13.4% dari kalangan ini, lepas sekolah, tidak buat apa-apa 3. 33 hingga 37% dari graduan bekerja dalam pekerjaan yang dibawah kelulusan mereka, yang dipanggil under-employment 4. Kita ada fenomena yang dipanggil โ€œwage compressionโ€ iaitu gaji bagi pekerja bawahan tanpa kemahiran sebenarnya meningkat jauh lebih laju dari gaji permulaan graduan atau pekerja berpengalaman atau pekerja separa kemahiran. Ini adalah disebabkan oleh gaji minima. Sementara majikan terpaksa menaikkan gaji minima kepada pekerja kurang berkemahiran kerana itu kehendak undang-undang, mereka terpaksa menampung kenaikan itu dengan memperlahankan kenaikan gaji pekerja yang lebih atas 5. Jurang kemahiran antara graduan dan kehendak pasaran masih tinggi, terutamanya dalam sektor yang banyak kekosongan seperti yang berkaitan teknologi dan sains. Contohnya, jurutera perisian untuk rekabentuk cip semikonduktor boleh mencecah RM6,000 sebulan untuk fresh graduate, tetapi kita tidak cukup graduan yang memenuhi kelayakan akademik dan kelulusan untuk mengisinya 6. Ada ketidakpadanan di antara lulusan universiti dalam bidang-bidang yang tidak menawarkan banyak peluang pekerjaan, sedangkan dalam bidang-bidang teknikal tertentu ada kekosongan yang tidak dapat diisi kerana tidak cukup lulusan yang memenuhi kriteria Akhirnya, negara kita berhadapan dengan masalah yang mengundang semua pihak saling menuding jari: Gen Z dan graduan mengeluh susah nak dapat pekerjaan. Ada yang menuding jari kepada majikan atau kerajaan. Majikan mengeluh susah nak cari cari pekerja yang memenuhi kriteria dan kelayakan. Ada yang menuding jari kepada graduan atau kerajaan. Kerajaan? Terpulang nak tuding jari kepada sesiapa pun, tetapi tidak boleh lari dari cuba menyelesaikan masalah ini. Sebahagian dari masalah ini berpunca dari perkara struktur. Contohnya struktur ekonomi yang tidak sampai ke tahap nilai tinggi, maka pekerjaan dalam kategori gaji tinggi tidak banyak berbanding dengan negara-negara maju. Soal struktur ini adalah tanggungjawab kerajaan. Kalau kerajaan berjaya mewujudkan dan membangunkan sektor ekonomi bernilai tinggi, struktur ekonomi itu akan berubah secara berfasa. Tetapi ada perkara di dalam kawalan majikan, graduan dan pekerja. Majikan perlu menerima hakikat bahawa graduan dan pekerja perlu dilatih secara berterusan, terutamanya dalam bidang-bidang yang lebih teknikal. Majikan juga perlu tahu bahawa jika gaji yang dibayar tidak berpadanan dengan kelayakan, pekerja akan selalu lari yang mengganggu operasi perniagaan. Majikan juga perlu terbuka untuk mengambil fresh graduate yang tidak semestinya keluar universiti dengan kelulusan yang diiklankan, tetapi dalam bidang teknikal yang hampir sama tetapi boleh dilatih. Banyak majikan akan kata: kami dah buat semua ini tetapi masih bermasalah. Jadi apa yang majikan nak sebenarnya dari fresh graduate ni? Oleh kerana majikan tahu hampir semua fresh graduate perlu dilatih semula, dari pengalaman saya, majikan tidak melihat kepada kelayakan akademik semata-mata. Mereka melihat kepada potensi dan sikap calon yang ditemuduga. Oleh itu, kepada fresh graduate, ini kualiti yang dicari oleh majikan: 1. Prestasi akademik yang stabil. Tidaklah perlu mendapat ijazah kelas pertama, tetapi ada konsistensi akademik dari SPM hingga habis ijazah. Sebaiknya dalam quartile pertama dan kedua. 2. Paling penting, keupayaan untuk terus belajar. Bukanlah tahu semua perkara, tetapi ada keinginan dan curiosity untuk belajar perkara baru. 3. Self-starter, dalam bahasa mudah tidak perlu disuruh. Tahu apa yang dia tahu, tahu apa yang dia tak tahu. Untuk laksanakan tugas dia, kalau dia tak tahu, dia usaha untuk tahu, sama ada belajar dari senior, Google or ChatGPT. 4. Berdisiplin dan matang. Tahu membezakan tanggungjawab kepada syarikat dan rakan kerja, dengan keperluan dan keinginan peribadi. Tahu sumbangan yang perlu dibuat agar pasukan atau syarikat dapat bertahan. Tahu tanggungjawab minima yang perlu dilaksanakan. Mesti kena kecam dengan Gen Z lepas ni. Tapi jangan hanya kecam, kalau tak setuju bagi hujah kenapa tidak setuju.

Rafizi Ramli

22,903 views โ€ข 10 months ago

Ini lah dampak jika Presiden Prabowo Subianto diskusi soal persekolahan dengan Teddy dkk, bukan dengan Menteri yg mengurusi pendidikan. Minimal diskusi dgn saya pak, akan sy tunjukan fatal sekali kelirunya bapak membela diri tertinggalnya pendidikan Indonesia dibanding Singapura karena Singapura jauh lebih kecil. Pak Prabowo, sejak 2001, Indonesia sudah mendistribusikan kewenangan pengelolaan sekolah ke Pemda. Ingat dari 2001. Dulu, sebelum UU Pemda (UU 23/2014), seluruh sekolah formal itu dari SD sampai SLTA dikelola Kabupaten/Kota. Setelah UU Pemda, mulai 2016, kewenangan konkuren pengelolaan SLTA ke Provinsi, sementara SD sampai SLTP tetap di Kab/Kota. Jadi, jika dibanding jumlah penduduk, luasan daerah, jumlah sekolah yang diurus, maka lebih kurang sama saja antara Singapura dan Pemda. Tapi kenapa tetap saja tertinggal? Bagi orang yang lama diurusan pendidikan, pasti tahu masalahnya pak, yaitu pemerintah pusat. Dimana Pempus membuat kebijakan yang suka berubah-ubah, mulai dari Kurikulum hingga kebijakan pembiayaan pendidikan. Walau tak menutup mata, ada juga daerah yang tidak beres mengurusi persekolahan. Ambil contoh yang baru-baru ini saja, kebijakan pendidikan antara Singapura dan Pemerintahan bapak. Pemerintah Singapura mengambil kebijakan menaikkan gaji guru sekian persen yang mulai berlaku 1 Oktober nanti. Padahal Gaji guru di Singapura sudah sangat tinggi, berlipat-lipat diatas gaji Guru di Indonesia. Alasan pemerintah Singapura sederhana, Gaji Guru harus dinaikan lebih tinggi dari rata-rata profesi lain, tidak boleh lebih rendah, agar talenta2 terbaik mau menjadi Guru, tidak hanya lari ke profesi lain. Bandingkan dgn pemerintahan bapak. Bukannya menaikan Gaji Guru yang masih sangat-sangat rendah (tidak manusiawi menurut saya) yang dipikirkan agar talenta terbaik berlomba jadi Guru, malah otak-atik soal buku. Malah punya ide memperbaharui seluruh buku sekolah yang tidak perlu dilakukan karena kita sudah punya BSE atau SIBI. Belum lagi kebijakan2 ndak jelas arah lainnya, misal MBG dengan anggaran ratusan Triliun yg diberikan ke siswa tanpa kajian. Sementara gedung sekolah untuk memperbaikinya dilakukan bertahap dengan alasan anggaran terbatas. Negara lain serius dan fokus membereskan pendidikan rakyatnya, pak Presiden. Di Negara kita malah cari-cari proyek di bidang pendidikan yang acap tidak ada hubungan dgn peningkatan kualitas pendidikan. ------------ Kembali soal jumlah penduduk. Besar kecilnya negara, tak boleh dijadikan alasan kenapa pendidikan di negara kita masih tertinggal pak Presiden. Bapak lihat China, jauh lebih besar wilayahnya dan jumlah penduduknya, serta tingkat kesulitan akses daerahnya juga tinggi, tapi persekolahnnya jauh lebih maju dari Indonesia. Jika ingin maju persekolahan kita seperti Singapura dan China, ya tinggal Presidennya punya visi dan program yang jelas saja sebenarnya. Dan yang penting, teman diskusinya jangan Teddy pak Presiden. ๐Ÿคฃ Salam FK

Ferry Koto

37,314 views โ€ข 15 days ago

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, menegaskan bahwa Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) adalah keniscayaan bagi umat Islam di tengah arus globalisasi. Haedar Nashir menjelaskan bahwa KHGT merupakan respons terhadap keniscayaan globalisasi, yang ia gambarkan sebagai โ€œkereta raksasaโ€ yang dapat menggilas siapa saja yang tidak siap, namun menjadi kendaraan penting bagi mereka yang mampu menghadapinya. Dalam perspektif universum, Islam disebut sebagai agama kosmopolit yang mengandung nilai-nilai universal, sebagaimana termaktub dalam Al-Qurโ€™an, โ€œWama arsalnaka illa rahmatan lil alaminโ€ (QS. Al-Anbiya: 107), yang menegaskan bahwa risalah Islam ditujukan untuk seluruh alam dengan nilai-nilai rahmat. Haedar menyoroti sejarah Islam yang telah menunjukkan sifat globalnya sejak dulu. Islam menyebar dari Jazirah Arab hingga ke Magribi, Eropa (Andalusia, Balkan), Rusia, Asia Timur, dan Asia Tenggara, meskipun dengan keterbatasan transportasi pada masa itu. โ€œIni bukti nyata bahwa Islam telah mengglobal sejak awal, sebagai wujud rahmatan lil alamin,โ€ ujarnya. Oleh karena itu, di era globalisasi yang menghapus sekat administratif, kehadiran kalender hijriah global menjadi mutlak untuk menyatukan umat Islam dengan satu tanggal dan satu hari di seluruh dunia. Ia menegaskan bahwa Muhammadiyah tetap berpijak pada identitas kebangsaan Indonesia, sebagaimana diwujudkan dalam dokumen resmi Pancasila dan Darul Ahdi Wasyahadah. Namun, untuk kepentingan universal, kalender global ini dianggap sebagai langkah strategis yang tidak dapat dihindari. โ€œKita tidak lagi bisa hanya berbasis kalender lokal, kecuali untuk keperluan tertentu. Kalender global adalah jihad akbar dan ijtihad umat Islam menghadapi perkembangan global,โ€ tegas Haedar. Dari perspektif kesatuan, Haedar menekankan pentingnya ukhuwah (persaudaraan) sebagai keniscayaan untuk menjaga keutuhan umat Islam, baik di Indonesia maupun dunia. Ia merujuk pada Al-Qurโ€™an, โ€œInnamal mukminuna ikhwahโ€ (QS. Al-Hujarat: 10), yang memerintahkan umat Islam untuk bersaudara, serta perintah untuk berpegang teguh pada tali Allah dan tidak berpecah belah (QS. Ali Imran: 103). Namun, ia mengakui bahwa ukhuwah sering sulit dipraktikkan dalam dua isu besar: konflik Palestina dan penentuan kalender hijriah. Haedar menyebut penentuan kalender hijriah sebagai โ€œjalan terjalโ€ bagi Muhammadiyah, terutama karena perbedaan pandangan di tingkat lokal dan global. Ia mencontohkan kebingungan umat awam ketika tanggal penting seperti 1 Ramadan, 1 Syawal, atau 10 Zulhijah berbeda-beda, bahkan hingga dua atau tiga hari, padahal peredaran bulan, matahari, dan bumi bersifat eksak. Meski demikian, Haedar menegaskan bahwa Muhammadiyah terbuka untuk dialog dan musyawarah demi mencapai mufakat. โ€œProsesnya mungkin lama, bisa 10, 50, atau 100 tahun, tapi Muhammadiyah akan sabar menanti,โ€ ujarnya. Ia juga mengapresiasi inisiatif individu dan organisasi lain yang telah merintis gagasan serupa, serta mengajak semua pihak untuk menyisihkan kepentingan pribadi demi persatuan umat. Kalender global tunggal mungkin punya kekurangan, tapi sistem lain juga tidak sempurna. โ€œMari duduk bersama untuk satu tujuan: satu hari, satu tanggal,โ€ ajaknya. Dari sisi saintifik, Haedar menjelaskan bahwa Muhammadiyah menggunakan metode hisab sebagai salah satu parameter kalender global, di samping prinsip satu hari satu tanggal untuk seluruh dunia. Ia menegaskan bahwa hisab dan rukyat sama-sama memiliki dasar dalam Al-Qurโ€™an dan hadis, seperti hadis dari Ibnu Umar, โ€œFain gumma faqdurullahu,โ€ serta ayat yang menyebutkan kepastian peredaran matahari dan bulan (QS. Yunus: 5). Haedar menekankan bahwa perubahan metode tidak perlu ditakuti, karena metode hanyalah wasilah (sarana) untuk mencapai tujuan. Muhammadiyah sendiri pernah beralih dari rukyat ke hisab hakiki, menunjukkan keterbukaan terhadap pembaruan. Ia juga merujuk pada konsep falsifikasi dalam ilmu pengetahuan Barat, yang membuka peluang untuk menguji dan memperbarui teori. โ€œJika kalender global ini dikritik, kami terbuka. Bahkan ijtihad yang salah pun mendapat pahala,โ€ ujarnya, mengutip prinsip bahwa ijtihad adalah kunci peradaban Islam. Haedar berharap kalender ini tidak hanya menjadi milik Muhammadiyah, tetapi milik umat Islam secara keseluruhan. โ€œHilangkan nama Muhammadiyah jika perlu, yang penting kita bersatu untuk satu kalender global,โ€ katanya. Ia juga menyoroti kebutuhan generasi milenial dan Gen Z akan kepastian kalender, serupa dengan kalender Masehi yang telah mapan, seperti perayaan Natal yang selalu jatuh pada 25 Desember di seluruh dunia. Meski tantangan masih besar, Haedar optimistis bahwa dengan dialog, musyawarah, dan keterbukaan terhadap ilmu pengetahuan, kalender hijriah global tunggal dapat terwujud. โ€œJika tidak sekarang, mungkin 25, 50, atau 100 tahun ke depan. Tapi jangan terlalu lama, karena generasi muda menanti,โ€ pungkasnya. Sumber: #SaatnyaKalenderHijriahGlobalTunggal #SiapLebihAwal #Muhammadiyah

Muhammadiyah

94,335 views โ€ข 5 months ago

Saya sudah menonton lengkap ceramah/pidato pak Jusuf Kalla (JK). 1) Kalau kita menonton video tersebut secara keseluruhan dan meletakkan pidato tersebut pada konteks yang ingin dituju dan disampaikan: sebagai Kristen saya tidak melihat ada ucapan pak JK yang menyinggung. Berikut penjelasannya: 2) Dalam video tersebut pak JK sedang berbicara dari sudut tokoh atau orang yang mendamaikan konflik Poso dan Ambon, selaku pelaku sejarahnya langsung. 3) Pak JK menjelaskan realitas dan fakta di lapangan ketika itu โ€” yang beliau lihat, alami dan dengar sendiri โ€” dimana โ€œsentimenโ€ agamalah yang membuat konflik tersebut jadi berkepanjangan, berdarah-darah dan memakan banyak korban. Karena kedua belah pihak sama-sama meyakini sedang โ€œberjuang bahkan berperang dijalan suciโ€. 4) Gaya komunikasi Pak JK dalam ceramah tersebut aku melihat: memang berfokus pada pendekatan historis, sebagai pelaku sejarah langsung. Daripada sekadar menyebutkan istilah agama tertentu secara benar dan tepat. Karena memang ini bukan ceramah โ€œakademikโ€ tentang perbandingan agama. 5) Kalau mau tepatnya, kalau di Islam ada โ€œmati syahid", kalau di kita Kristen mungkin lebih kurang disebut โ€œmati sebagai Martirโ€. Itulah yang mungkin pak JK lihat ada di benak dan dipusaran 2 kelompok yang bertikai saat itu. Sama saja sebenarnya keduanya. Karena iman dan keyakinan-nya, masing-masing pihak rela menantang maut bahkan mati mengorbakan nyawanya untuk konflik ini. 6) Melalui pidatonya ini aku melihat, pak JK malah sedang mengingatkan kita kembali โ€” generasi sekarang โ€” tentang bahayanya radikalisme dan konflik berlatarbelakang agama. Inilah inti pidato pak JK. 7) Jadi menurutku, tidak perlulah kita umat Kristen tersinggung karena pidato pak JK tersebut. Karena pidato tersebut bukan mau menyerang ajaran agama kita. Pidato itu bukan ceramah yang mau membedah ada tidaknya โ€œmati syahidโ€ dalam ajaran Kristen? Bukan itu. 8) Fakta yang tidak bisa dibantah, konflik Ambon itu memang nyata dan benar ada. Poso juga. Dan yang bertikai sama-sama membawa keyakinan Agamanya ke pusaran konflik. Itulah yang membuat 2 kelompok yang bertikai jadi sama-sama teradikalisasi dan โ€œganasโ€ (kalau istilahku). Berbeda dengan konflik dan kerusuhan umumnya. 9) Dan faktanya juga, yang mendamaikan konflik itu ya pak JK. Logikanya, kalau beliau mau menyerang agama tertentu, tidak mungkin dia dipercaya kedua belah pihak dan akhirnya bisa mendamaikan konflik tersebut. 10) Terakhir: sebagai penutup, mari kita lihat bagian lain dari pidato itu โ€” yang satu kesatuan juga sebenarnya dengan video yang viral โ€” dimana pak JK menegaskan bahwa tidak ada agama, baik itu Islam ataupun Kristen yang mengajarkan membunuh orang masuk surga. Berikut saya kutip ucapan pak JK: โ€œTunjukkan ke saya, agama Islam dan Kristen yang mengatakan membunuh orang tidak bersalah masuk surga? Di Islam tidak ada, di Kristen tidak ada.โ€ 11) Ucapan diataslah sebenarnya inti dari pidato/ceramah pak JK. Mau agama apapun, tidak ada itu masuk surga kalau membunuh. Apalagi membunuh saudara sebangsanya sendiri. Baik di Islam atau Kristen, tidak ada namanya mati syahid kalau membunuh orang tak bersalah! 12) Terkait laporan polisi yang sudah masuk, menurutku tidak perlu dilanjutkan dan diperpanjang. Karena memang dari ucapan pak JK tidak ada โ€œmens reaโ€ nya. Tidak ada kandungan niat jahatnya untuk memojokkan, menjelekkan apalagi menista agama Kristen. Karena pidato itu memang bukan tentang agama atau ajaran agama tertentu. Tapi tentang konflik berlatarbelakang agama yang tidak boleh lagi terulang di bangsa ini. 13) Kedua pelapor aku kenal baik. Sahat dan Gusma, keduanya orang baik, terpelajar, generasi terbaik dan pemimpin muda yang ada di Kristen Protestan & Katholik saat ini. Aku yakin akan ada penyelesaian yang baik terkait masalah ini. 14) Sekali lagi: inti keseluruhan pidato pak JK bukan tentang menyerang ajaran agama, dalam hal ini Kristen. Tapi tentang konflik yang tidak boleh lagi terulang. Demikian sikapku Hormatku, JANSEN SITINDAON

Jansen Sitindaon

72,963 views โ€ข 4 months ago

Mbak Ova Ngapain sih mbak, bikin video begini? Orang yang panjenengan bela itu yang seharusnya bikin video begini, BUKAN REKTOR UGM! UGM itu bukan milik Joko Widodo! UGM itu bukan pegawainya Joko Widodo! Rektor UGM itu bukan hamba sahayanya Joko Widodo! Kalau Joko Widodo dipertanyakan Ijazahnya oleh rakyat, biar saja dia yang membuktikan, dia yang menunjukkan kepada rakyat! Bukan dengan secara pengecut malah menyuruh UGM dan Rektornya pasang badan! Nah, sekarang, apa yang terjadi pada Anda, mbak Ova. Tuh netizen sudah memposting dokumen-dokumen masalah Hukum anda dan suami, posting berjuta-juta, viral! Belum lagi sekarang BIN = Badan Intelijen Netizen sudah bergerak untuk menginvestigasi GEDUNG HITAM yang mulai dibangun pada saat mbak Ova jadi Rektor, dan sekarang sepertinya sudah terlihat tanda-tanda berhenti pembangunan dan terancam mangkrak! Untuk apa UGM membela-bela Joko Widodo sampai jungkir balik. UGM tidak punya kewajiban apapun terhadap Joko Widodo! Dia - kalau betul dia lulus dan punya Ijazah UGM - yang menurut penelitian kami: Palsu. Dan dikuatkan dengan pernyataan Mantan Rektor UGM Profesor Sofian Efendi, bahwa Joko Widodo tidak pernah lulus dari UGM, maka UGM tidak perlu harus pasang badan! Itu namanya dalam pepatah Jawa: Wong Legan golek momongan. UGM dan mbak Ova sendiri cari masalah sendiri. Dan cari masalahnya bukan dengan RRT: Roy, Rismon, Tifa. Tapi UGM cari masalah dengan seluruh Rakyat Indonesia! Jadi, saya ulang dan ulang lagi, UGM, diam! Ssst! Rektor dan Petinggi ini para Ilmuwan murni yang hidupnya hanya dari rumah ke kampus ke simposium, orang-orang lugu yang dimanfaatkan oleh Politikus Busuk. Sekarang dijadikan Badut Sirkus, disuruh bikin podcast dengan baca naskah. Ngga alami! Tertekan! Stres! ----- Udahan ah ngomelnya. Laper.

Dokter Tifa

124,688 views โ€ข 1 year ago

๐— ๐—˜๐—ก๐—ง๐—˜๐—ฅ๐—œ ๐—˜๐—ž๐—ข๐—ก๐—ข๐— ๐—œ ๐—ง๐—”๐—ž ๐—š๐—จ๐—ก๐—”, ๐—›๐—”๐—•๐—œ๐—ฆ ๐—ฅ๐— ๐Ÿณ๐Ÿฑ๐Ÿฌ ๐—๐—จ๐—ง๐—” ๐—•๐—จ๐—”๐—ง ๐—ฉ๐—˜๐—ก๐——๐—œ๐—ก๐—š ๐— ๐—”๐—–๐—›๐—œ๐—ก๐—˜ ๐— ๐—”๐—ฆ๐—” ๐—ž๐—˜๐—ฅ๐—”๐—๐—”๐—”๐—ก ๐—ฆ๐—จ๐—ฆ๐—”๐—› Naib Presiden PKR, R Ramanan menegur Perdana Menteri, Datoโ€™ Seri Anwar Ibrahim secara live di depan rakyat Malaysia. Isunya mengenai satu projek membasmi kemiskinan, iaitu Inisiatif Pendapatan Rakyat (IPR). Boleh tonton teguran Ramanan kepada Datoโ€™ Seri Anwar di video ini. Serangan politik Ramanan menggunakan isu IPR dan vending machine ini tidak cerdik dari beberapa sudut. Pertama - faktanya salah. Saya boleh saman terus dan menang. Tapi takkan la hidup kita ini kerja turun naik mahkamah bila ada orang yang secara berterusan menyerang kita. Kedua - dari pengalaman saya, Inisiatif Pendapatan Rakyat ini agak popular dengan rakyat biasa. Menyerang IPR mengundang cemuhan. Awal-awal dulu bila Datoโ€™ Seri Sanusi MB Kedah menyerang IPR dengan ceramah โ€œgedegumโ€, berbulan-bulan dia kena troll. Ketiga - ini program awal Kerajaan Madani yang mendapat pujian dari Perdana Menteri sendiri, sehingga dimasukkan dalam ucapan belanjawan dan ucapan-ucapan dasar yang lain. Menyerang IPR sama seperti memperlekehkan penilaian Datoโ€™ Seri Anwar Ibrahim. Faktanya begini: Dalam Rancangan Malaysia Ke-12 (RMK12) yang dilancarkan dalam tahun 2021, kerajaan pada masa itu memperuntukkan RM1.5 billion sehingga 2025 untuk membasmi kemiskinan. Disember 2022, saya dilantik menjadi Menteri Ekonomi. Dari zaman Datoโ€™ Seri Ismail Sabri Yaakob, tanggungjawab membasmi kemiskinan diletakkan di bawah Unit Perancang Ekonomi (atau EPU) yang kemudiannya menjadi Kementerian Ekonomi. Saya pun gembira sebab saya datang dari keluarga susah, jadi usaha basmi kemiskinan ini memang dekat dengan jiwa saya. Cuma bila saya semak, pelaksanaan dasar basmi kemiskinan ini masih guna cara yang sama berdekad-dekad. Contohnya: bagi duit berpuluh ribu untuk kelengkapan berniaga. Beli gerai berniaga, kelengkapan dan sebagainya. Tapi hasil itu belakang kira. Tanggungjawab kerajaan hanyalah bagi bantuan, apa nak jadi lepas itu nasib penerima. Bila kami kaji kenapa program-program seperti ini, contohnya 1Azam yang dibuat semasa Datoโ€™ Seri Najib dahulu tidak mencapai sasaran yang lebih tinggi, ada beberapa diagnosis: 1 - Matlamat program adalah bantuan yang diberikan supaya kerajaan kata kerajaan dah tolong. Kerajaan boleh umum kami dah agihkan RM1.5 billion kepada orang miskin, tetapi matlamat utama memberikan pendapatan yang stabil untuk tempoh masa yang panjang tidak tercapai 2 - Semua risiko perniagaan ditanggung oleh penerima yang memang miskin. Dia kena cari tempat berniaga, dia kena tanggung risiko pemasaran, semua risiko perniagaan dia tanggung. Akhirnya, puluhan ribu yang diberikan untuk memulakan perniagaan banyak berakhir dengan kegagalan dan duit rakyat hangus. 5 tahun kemudian, kerajaan akan umum lagi RM1.5 billion untuk bantu orang miskin. Ini masalah biasa dalam kerajaan. Niatnya betul, dasarnya betul tetapi pelaksanaan tidak berkesan. Pelaksaan tersasar dari matlamat kerana program design yang dipilih itu tidak mengambil kira semua perkara seperti risiko mengusahakan perniagaan kecil. Dari situlah, konsep Inisiatif Pendapatan Rakyat dibangunkan dan ia adalah salah satu dari program terawal kerajaan yang dilancarkan pada bulan Februari 2023, sebelum pun jenama Madani dilancarkan. Pendekatan berbeza: daripada matlamat mengagihkan wang semata-mata, IPR mesti memenuhi beberapa matlamat struktur: 1 - Aset itu mestilah kekal aset kerajaan supaya penerima hanya kekal dalam program selama 2 tahun, selepas itu kumpulan baru akan masuk 2 - Kayu ukur bukanlah dana yang diagihkan tetapi pendapatan yang diperolehi setiap bulan oleh peserta. Sasaran IPR ialah peserta mendapat pendapatan sekurang-kurangnya RM2,000 sebulan 3 - Program berbentuk memberi pekerjaan tetap kepada peserta, bukan memberi wang. Mereka tidak menerima wang dari kerajaan, sebaliknya mendapat gaji atau keuntungan dari mengusahakan aset kerajaan Ada 3 kategori penjanaan pendapatan di bawah IPR, iaitu pertanian berkelompok di bawah INTAN, usahawan makanan di bawah INSAN dan pekerja perkhidmatan di bawah IKHSAN. Strategi IPR juga serampang dua mata, iaitu: Bagi INSAN, selain menambah pendapatan golongan miskin, ia juga membantu kos sara hidup masyarakat setempat dengan makanan dijual mestilah di bawah RM5. Bagi INTAN, tujuannya juga menyediakan infrastruktur pertanian moden berskala besar di tanah-tanah kerajaan untuk meningkatkan keterjaminan makanan dan menarik lebih banyak pelaburan dan teknologi ke sektor pertanian. Jumlah RM750 juta itu adalah bagi tempoh 2023 hingga 2025, iaitu 3 tahun. Pecahan peruntukan ialah sekitar 50% kepada INTAN kerana membuka tanah untuk menyediakan ladang-ladang pertanian moden menelan belanja berjuta ringgit setiap projek, 30% kepada INSAN iaitu sewaan RM700 setiap bulan bagi setiap mesin vending dan 20% untuk IKHSAN. Tuduhan Ramanan bahawa RM750 juta untuk mesin vending itu sudah tentu mengarut. Kiraannya mudah - bagi setiap peserta, kerajaan menanggung RM700 sebulan sebagai sewa. Jumlah sasaran penerima untuk tempoh 3 tahun ialah 4,900 di seluruh negara, jadi jumlah adalah RM82 juta. Tetapi RM82 juta ini akan terus memanfaatkan penerima akan datang kerana mesin itu telah ada disitu di lokasi-lokasi strategik yang menjana ribu ringgit sebulan. Ia sama seperti kerajaan membina kedai-kedai di seluruh negara tetapi pada harga yang lebih murah. Saya tahu saya akan terus diserang selepas ini. Program-program kerajaan Madani yang sebelum ini dilambung akan terus dibakul sampahkan oleh orang kerajaan sendiri, semata-mata kerana mereka tidak selesa dengan kritikan saya mengenai tata kelola, rekod SPRM dan tuduhan seperti mafia korporat. Insya Allah selepas ini, saya akan membentangkan kembali usaha-usaha yang dibuat oleh Kementerian Ekonomi dari dulu hingga sekarang untuk negara dan rakyat. Kalau pun nak burukkan nama saya sebagai menteri terpaling gagal, janganlah sampai nak benamkan sumbangan satu kementerian utama seperti Kementerian Ekonomi.

Rafizi Ramli

47,093 views โ€ข 4 months ago

โœจ Thread panjang. Tapi cerita di balik โ€œThee Squareโ€ ๐Ÿ’ธ๐Ÿ‘ ini BENERAN worth itโ€ฆ ๐Ÿฅน๐Ÿค ๐ŸŽฌ Pโ€™X: Semuanya bermula seperti ini. Begitu aku tau Pond, Phuwin, William, dan Est akan pergi ke New York untuk bekerja bersama, aku langsung merasa ingin melakukan sesuatu untuk #PeachAndMeSeriesEP1 (WOW Pโ€™X bener2 manfaatin waktu kosong pas PondPhuwin FanDay in USA dengan sangat sempurnaโ€ฆ ๐Ÿ‘๐Ÿป๐Ÿฅน) Ini kan TheePeach sedang berada di โ€œtanah romansaโ€, jadi aku berpikir harus ada sesuatu yang spesial. Jadi aku mulai mencari tau jadwal mereka satu per satu dan ternyata masih ada beberapa waktu luang. Hanya saja, keempatnya tidak kosong di hari yang sama. Lalu aku mencari tah apakah selama trip itu akan ada fotografer yang ikut mendokumentasikan trip mereka. Rencananya aku mau minta bantuan supaya fotografer bisa mengambil beberapa adegan singkat menggunakan HP. (WOWโ€ฆ scene sebagus itu diambil pakai HP?? ๐Ÿ‘€ HP apa yang dipakaiโ€ฆ? Samsung? OPPO? Tolong jawab ya brandsโ€ฆ ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿคญ) Ternyata memang ada yang dokumentasi. Orang ini juga pernah datang mengambil footage behind-the-scenes saat syuting Peach and Me, jadi kami sudah cukup saling memahami. Okeโ€ฆ kalau begitu, aku akan mengubah Times Square menjadi โ€œThee Squareโ€. (WHATT โ€œTHEE SQUAREโ€โ€ฆ HELPโ€ฆ USA juga ga lolos dari Thee takeover GUYSโ€ฆ ๐Ÿ˜ฑ๐Ÿ˜‚๐Ÿคฃ) Aku mulai semangat menceritakan ide dan latar belakang adegan ini kepada Pond dan Phuwin. Setelah itu, aku menulis naskah khusus untuk adegan ini, semua sebelum mereka berangkat. Selesainya malah lebih dulu daripada naskah Episode 1 yang sudah final. (Pโ€™X youโ€™re a geniusโ€ฆ I wanna kiss your brain! ๐Ÿ˜š๐Ÿง โœจ) Aku juga buat storyboard yang memperlihatkan setiap shot yang akan dipakai, lalu mengirimkannya kepada fotografer. Setelah itu aku briefing sudut pengambilan gambar kepada Pond dan Phuwin. Namun sesampainya di New York, jadwal mereka ternyata jauh lebih padat dari yang kami bayangkan. Aku bilang ke mereka, โ€œKalau memang tidak sempat, tidak apa-apa.โ€ Apalagi jadwal fotografernya juga sama padatnya. Akhirnya mereka mencari cara lain. Pond berkata, โ€œKamu jangan khawatir. Kami berdua pasti bisa melakukannya.โ€ Lalu mereka mengajak kakak-kakak dan teman-teman yang ikut dalam trip itu untuk membantu menggantikan fotografer. (OHHโ€ฆ Pond Naravit ๐Ÿป, the man that you areโ€ฆ ๐Ÿฅน๐Ÿ˜ญ Nangiss beneran aku tuhโ€ฆ ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ) PondPhuwin menjelaskan storyboard itu satu per satu kepada semuanya. Sementara aku membantu menjelaskan dari jauh lewat voice call. Dan akhirnyaโ€ฆ mereka benar-benar berhasil mewujudkannya. Phuwin bahkan mengirimkan hasil shot-nya kepadaku sambil membanggakan kalau semuanya sesuai briefing dengan sangat presisi. Bahkan bukan cuma itu, Phuwin juga ikut mengembangkan idenya lebih jauh. (Awwโ€ฆ kebayang Phuwin ๐Ÿผ dan tim pasti berusaha sekuat tenaga untuk mewujudkan visinya Pโ€™X, makanya dia se-Bangga ituโ€ฆ ๐Ÿฅน๐Ÿ˜ญ) Aku benar-benar sangat terkesan dengan kerja sama dan kekompakan mereka semua. Begitu kami bertemu lagi setelah kembali ke Thailand, Phuwin langsung menghampiriku dengan bangga untuk menunjukkan hasilnya. Setelah itu kami mulai memeriksa semua footage, melihat mana yang mudah dan mana yang sulit dikerjakan, lalu menyusun rencana bersama tim grafis dan tim audioโ€ฆ Kalian berlima benar-benar luar biasa. Terima kasih, dari lubuk hatiku. (๐Ÿฅน๐Ÿ˜ญ) //// OMGโ€ฆ ternyata proses di balik adegan Times Square ini bahkan jauh lebih indah dari yang aku bayangkanโ€ฆ ๐Ÿฅน๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ Terima kasih semuanyaโ€”Tui, Nut, Boy Tuan, Pโ€™X, #PondPhuwin ๐Ÿป๐Ÿผ dan seluruh timโ€”yang sudah membuat scene ini jadi se-ICONIC itu. ๐Ÿ˜ญ๐Ÿซถ๐Ÿปโœจ Times Square will forever be part of our โ€œThee Squareโ€ ๐Ÿ’ธ๐Ÿ‘ memories. ๐Ÿ˜ญ๐Ÿคญโœจ

SeviraS3

36,605 views โ€ข 1 month ago

Jika mas Teddy #Seskab masih mengatakan Indonesia (BPJPH) tetap melakukan sertifikasi halal produk AS yg masuk Indonesia, hanya 2 saja kemungkinannya; 1. Perjanjian yang dipegang AS dan Indonesia berbeda. Saya merujuk perjanjian yang diunggah pemerintah AS sebagai bentuk tanggungjawab trasparansi yang diatur Konstitusi AS, Link: Saya tidak temukan pemerintah Indonesia lakukan hal yang sama seperti pemerintah AS. Tidak ada satu pun link perjanjian resmi (dalam bahasa) yang diunggah pemerintah RI. Karena tidak ada, tim saya buat terjemahan dalam bahasa, dibantu AI di sini >> 2. Kemungkinan kedua, Mas Teddy belum baca perjanjiannya atau tidak paham isi perjanjiannya. Membaca perjanjian ART RI-AS itu butuh minimal pengetahuan terkait UU yang berlaku di Indonesia. Jika terkait Halal, ya harus pernah mempelajari UU Jaminan Produk Halal (UU 33 tahun 2014). Bagus lagi jika paham juga mekanisme dan proses jaminan produk halal di Indonesia. Kebetulan saya paham UU JPH dan semua turunannya. Termasuk mekanisme dan proses sertifikasi halal. ------ Yang lama mengikuti saya di X, pasti tahu, saya termasuk yang mendukung UU JPH ini, mendukung Pemerintah Presiden Joko Widodo melaksanakan mandat UU ini dengan mengambil alih sertifikasi Produk Halal yang dulu dipegang MUI. UU ini disahkan di era Presiden S. B. Yudhoyono, tiga hari jelang lengser. Dulu, saya acap di bully oleh kelompok Tadz Haikal yang menolak JPH dilakukan Pemerintah (mungkin karena dia haters Jokowi). Walau saya bukan pendukung Jokowi, saya salah satu Ketua Realawan Prabowo masa itu, tapi saya dukung pemerintah Jokowi ambil alih sertifikasi JPH. Kenapa? Karena langkah tsb sudah di jalan yang benar, sesuai mandat konstitusi dan UU. Tadz Haikal yang dulu menolak, tak percaya "Halal Pemerintah", sekarang dia jadi Kepala BPJPH. Sehingga, saya jadi maklum dia agak buta soal UU JPH, karena pernah menolak sesuatu yang dia tak pahami. ------------------------ Jelas koq tertulis di ART yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto tersebut, bahwa Indonesia sudah tidak boleh melakukan sertifikasi halal untuk produk-produk AS yang masuk ke Indonesia sebagai mandat UU JPH. Indonesia harus terima "bangkotan" sertifikasi halal yang dilakukan lembaga halal di AS. Dan BPJH tidak boleh melakukan review, evaluasi, menambah syarat apapun ke lembaga halal di AS. Padahal, mandat UU JPH dan aturan turunannya, justru mengharuskan BPJPH melakukan review, evaluasi, pengawasan, dan menetapkan syarat JPH untuk lembaga halal asing yang mensertifikasi halal produk yang masuk ke Indonesia. Bahkan, perjanjian ART RI-AS itu pun telah menghapus KEWAJIBAN REGISTER HALAL kepada produk yang bersertifikasi halal lembaga AS. Silahkan baca di Perjanjian ART itu ya, baca yang cermat. ----- Yang paling gawat, jika ART ini sudah berlaku, maka Pemerintah berpotensi melanggar UU JPH karena memberikan keleluasaan produk pangan dan olahan non hewani yang diimpor dari AS, bebas dari sertifikasi halal. Padahal, UU JPH tak sekedar mengatur produk pangan hewani, tapi semua produk pangan bahkan termasuk bagaimana prosesnya. BerdasarART, produk non halal AS juga tidak boleh diminta syarat deklarasi sebagai produk non halal, padahal UU JPH tegas mewajibkan ini bagi produk non halal yang beredar di Indonesia. Belum lagi produk kosmetik, olahan, dan lain-lain dari AS, yang juga tegas di ART ini disebut harus dibebaskan dari kewajiban JPH Indonesia. ----- Saran saya: Para pejabat pemerintah jangan lah berposisi jadi jubir pemerintah AS yang sedang menenangkan rakyat Indonesia. Tapi jadilah jubir pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang diberi mandat untuk melindungi rakyat Indonesia dan semua kepentingannya. Kalau posisi kalian sebagai jubir pemerintah Indonesia, maka kalian akan paham, betapa banyak sekali kedaulatan negara kita untuk mengatur diri sendiri, yang dirampas oleh Pemerintah AS lewat perjanjian ART. ------ Mumpung ART ini belum diratifikasi, mari berdialog, diskusikan point-point yang merugikan negara dan rakyat Indonesia. Ingat, jabatan Presiden itu hanya mandat rakyat, sehingga bekerja-lah untuk kepentingan yang memberi mandat. Salam Ferry Koto Pempilih Prabowo-Gibran Pendukung Pemerintah Yang Sah

Ferry Koto

15,117 views โ€ข 6 months ago

๐—ฆ๐—˜๐— ๐—•๐—ข๐—ฌ๐—”๐—ก ๐—ฃ๐—”๐—ก๐—š๐—š๐—œ๐—Ÿ ๐—ž๐—˜๐—ฅ๐—๐—” ๐—•๐—˜๐—ฅ๐—ฆ๐—”๐— ๐—” ๐——๐—œ ๐—ฃ๐—ฅ๐—ก ๐—๐—ข๐—›๐—ข๐—ฅ: ๐—๐—”๐—ก๐—š๐—”๐—ก ๐— ๐—˜๐—ก๐—ฌ๐—˜๐—ฆ๐—”๐—Ÿ ๐— ๐—”๐—ฆ๐—จ๐—ž ๐—•๐—˜๐—ฅ๐—ฆ๐—”๐— ๐—”, ๐—ฆ๐—˜๐—ž๐—”๐—ฅ๐—”๐—ก๐—š ๐—ž๐—˜๐—ก๐—” ๐—ฃ๐—”๐—ฆ๐—”๐—ก๐—š ๐—•๐—˜๐—ก๐——๐—˜๐—ฅ๐—” ๐—ฃ๐—”๐—ฆ๐—”๐—ก๐—š ๐—•๐—”๐—ก๐—ก๐—˜๐—ฅ Bila kami perkenalkan BERSAMA sebagai parti yang flat structure, tidak ada lapisan bahagian, cawangan dan lain-lain, saya faham bila ramai yang mengkritik. Kritikan itu ada asasnya sebab parti politik kena masuk pilihanraya. Bila masuk pilihanraya kena ada jentera. Lapisan bawah macam bahagian dan cawangan inilah yang bawa orang jadi jentera. Kalau tak de lapisan bawah macam bahagian dan cawangan, macam mana nak ada jentera? Tapi kami mahu membina BERSAMA sebagai parti masa hadapan dengan inovasi untuk masa depan yang boleh selesaikan beberapa masalah kronik dalam politik negara. Masalah paling kronik adalah rasuah dan orang politik ialah punca utama rasuah. Bila ada lapisan bawah seperti bahagian dan cawangan, ada kepala. Bila mereka kena gerakkan orang untuk buat tugasan seperti pasang bendera, pasang khemah, dulu-dulu saya ingat semua ni secara percuma. Kemudian belanja minum saja. Lama-lama, jadi berbayar. Budaya ini menyebabkan politik jadi mahal kerana semangat sukarelawan itu telah pupus. Buat kerja bukan sebab niat mahu berjuang, tetapi berju-WANG! Yang dekat atas, mereka turun kempen sebagai bangsa-WANG sahaja. Pengiring ramai, dayang-dayang dan hulubalang ke hulu hilir. Bila turun, semua mesti tersedia. Orang mesti ramai. Mesti jerit-jerit sokong. Siapa yang berjaya tunjukkan dia boleh buat sehebat mungkin, orang seramai mungkin, yang ini ada kabel besar dengan pemimpin di atas. Semua ni perlukan wang. Budaya ini melahirkan warlords politik di setiap lapisan yang perlukan duit. Sebab itu kena jadi kerajaan dan wakil rakyat, untuk bayar balik pelaburan berbelanja masa kempen. Atau untuk terus kekal berpengaruh di peringkat masing-masing, perlu duit untuk bayar warlords di setiap lapis. Ini isu utama saya dalam politik. Saya menentang budaya ini dari hari pertama. Saya pun bendul masa muda-muda, saya ingat dah nama reformasi budaya ini mesti dikekang lah. Tapi orang akan beritahu saya, kau ingat kau sorang saja cerdik. Ini cara politik di Malaysia, memang perlukan duit. Cuma yang tak diberitahu kepada saya awal-awal dulu - orang lain buat tak boleh, kita buat tak apa. Sebelum saya mati, saya berharap Nik dan rakan-rakan lain dalam BERSAMA boleh buktikan bahawa kita mampu hapuskan budaya rasuah dalam politik ini. Tapi kita mesti berani ambil risiko. Kita perlu yakinkan ahli parti dan orang ramai bahawa kita perlu kembali kepada semangat gotong royong, jiwa sukarela. Kalau kita percaya kepada sesuatu perjuangan, kita sanggup menyumbang masa, tenaga dan wang kita, tanpa berharap habuan sebab habuan itu datang dalam bentuk pahala. Itu misi BERSAMA dan sekarang kami diuji dalam PRN Johor yang dipanggil sebulan selepas kami lahir. Jadi siapa yang akan pasang bendera, pasang banner bila kita tak bayar jentera? Tak de duit minyak. Semua kena sukarela atas dasar berjuang. Jawapannya: kita semua. Cuma kita nak kena susun secara bersistem, supaya yang sanggup luangkan masa tahu dekat mana nak kutip bendera, jumpa sapa, di mana nak pasang. Tahu dekat mana nak berkumpul, pakai baju apa. Kalau kempen, nak buat apa. Kita tidak perlukan ketua besar nak arahkan semua dan nak bayar kita. Kita semua ketua dan bergotong royong dalam kumpulan kecil kita bila arahan dan maklumat itu jelas. Konsep cantik, sekarang nak diuji dalam PRN Johor. Ada 2 tugas besar yang perlu dipikul oleh kita semua yang bencikan budaya rasuah dalam politik. Ini tanggungjawab saya, Nik, ahli-ahli BERSAMA dan penyokong di seluruh Malaysia. Satu, kita perlu mengiringi calon-calon kita pada hari penamaan calon. Ada 15 calon di 15 pusat penamaan calon. 2 calon di Johor Bahru, 2 di Pulai, 2 di Tebrau, 2 di Pasir Gudang, 2 di Iskandar Puteri, 3 di Kulai, 1 di Kluang dan 1 di Muar. Dua, kita kena pasang bendera cepat-cepat di semua kerusi yang kita bertanding. Setiap satu DUN dalam 8,000 bendera - pusingan pertama pasang bendera mesti bermula sebaik selesai penamaan calon, kemudian pusingan kedua dalam beberapa hari selepas itu. Jadi rancangannya begini: Saya mohon bantuan masa, tenaga dan wang (sebab kena bayar sendiri) ahli-ahli BERSAMA dan penyokong dari seluruh negara untuk hadir ramai-ramai di majlis pelancaran Trak Kancil dan pengumuman calon pada Jumaat malam, 26 Jun di Paragon Market Place, Kampung Baru Majidee, JB. Daftar kehadiran anda dengan imbas kod QR ini atau lawati klik โ€œAcaraโ€. Esoknya, kita akan sama-sama iringi calon-calon BERSAMA ke pusat-pusat penamaan calon di sekitar JB, Tebrau, Pasir Gudang, Pulai, Kota Iskandar, Kulai, Kluang dan Muar. Untuk memastikan agihan yang baik di setiap pusat penamaan calon, anda boleh pilih pusat penamaan calon mana yang anda akan hadir. Kita susun semua ini melalui sistem Kancil yang sekarang ini beroperasi secara web sementara menunggu Apple dan Android Store meluluskan permohonan aplikasi. Ikut langkah-langkah ini. 1. Klik 2. Klik โ€œSertai Kempenโ€ 3. Anda akan lihat laman log masuk ke Komuniti BERSAMA. Jika anda sudah menjadi ahli, klik Ahli. Jika mahu membantu tanpa menjadi ahli BERSAMA, klik Sukarelawan. 4. Masukkan nombor kad pengenalan. Anda akan mendapat OTP di email yang didaftarkan. Jika anda mahu mendapat OTP di telefon pintar, klik โ€œHantar kod melalui SMSโ€ 5. Selepas itu anda akan log masuk ke sistem kempen bersepadu Kancil dan landing page adalah untuk menjadi ejen kira undi atau PACA. Jika anda mahu menjadi PACA, daftar di sini. Semua sumber mengenai PACA ada di sini - video latihan, undang-undang, borang-borang dan dokumen yang perlu dikemukakan untuk kami daftarkan nama anda dengan SPR. 6. Klik โ€œAktivitiโ€ dan anda akan dapat lihat senarai aktiviti kempen pilihanraya. 7. HQ BERSAMA telah senaraikan setiap penamaan calon sebagai satu aktiviti. Anda boleh pilih yang mana anda ingin sertai. Bila kami sudah dapat maklumat di mana pusat penamaan calon bagi setiap kerusi DUN, maklumat ini akan dikemaskini dan anda akan tahu butirannya. Sila sentiasa semak sistem Kancil untuk maklumat terkini. Selepas kita mengiringi calon-calon BERSAMA untuk penamaan calon, aktiviti kempen seterusnya ialah taklimat dan susunan memasang bendera dan bahan kempen untuk DUN itu. Sama juga - setiap aktiviti ini akan terpampang di skrin sistem kempen bersepadu Kancil. Anda boleh pilih untuk sertai dan maklumat - di mana, siapa yang bertanggungjawab dan lain-lain - ada di situ. Setiap sumbangan masa dan tenaga anda akan direkod dan diberikan mata. Setiap bulan, ahli BERSAMA yang paling tinggi mata aktiviti, Insya-Allah saya dan Nik akan raikan. Bila sampai untuk mengundi pimpinan BERSAMA selepas ini, setiap ahli boleh lihat rekod khidmat - baik dari segi aktiviti kempen, jumlah ahli baru yang didaftarkan, capaian content di media sosial dan lain-lain - untuk setiap calon yang bertanding. Dengan cara ini, ahli-ahli BERSAMA ada maklumat yang telus siapa di kalangan kita yang benar-benar bekerja, bukan lagi budaya membodek ketua dan memetik nama ketua untuk naik dalam parti politik. Tapi semua ini yang kita bangunkan untuk melawan budaya rasuah dalam politik, hanya berkesan bila kita dapat buktikannya di PRN Johor. Jadi kita mulakan dengan tiga langkah berikut: 1. Daftar untuk hadir di pelancaran Trak Kancil di Paragon Market Place, Jumaat ini. Jangan daftar saja, make sure hadir juga. 2. Daftar di Komuniti Kancil untuk hadir ke penamaan calon, pilih DUN yang anda akan hadir. 3. Daftar untuk memasang bendera selepas itu. Jika kita berjaya laksanakan perkara ini walaupun BERSAMA tidak ada bahagian atau cawangan, itu petanda awal struktur BERSAMA yang tidak berlapis mampu mencabar struktur warlord parti-parti lain. Insya-Allah, itu sudah jadi satu kejayaan kecil dalam usaha membawa politik yang bersih dari rasuah.

Rafizi Ramli

27,048 views โ€ข 2 months ago

๐——๐—จ๐—” ๐— ๐—œ๐—ก๐—š๐—š๐—จ ๐—•๐—˜๐—ฅ๐—ฆ๐—”๐— ๐—”, ๐—ž๐—˜ ๐— ๐—”๐—ก๐—” ๐—ž๐—œ๐—ง๐—”? Kita dah bersama nak masuk 2 minggu. Macam-macam dah jadi. Saya nak ambik masa 8 minit untuk beri panduan kepada ahli BERSAMA dan mereka yang menyokong - ke mana kita dalam tempoh sebulan dari sekarang. Bab Pertama: Situational Assessment - apa status sekarang dan menjawab pelbagai soalan? 1) Keahlian - kita telah melepasi 20,000 ahli seperti yang dijangka. Saya akan beri kemaskini dari semasa ke semasa 2) Apa ideologi BERSAMA - kita ingin rintis Malaysia yang lebih berdaya maju untuk orang biasa, melawan kelas-kelas berkepentingan. Selama ini, parti politik bertukar ganti tetapi tak ramai yang berani melawan kelas-kelas berkepentingan. Akhirnya, sistem tetap sama. Kalau dulu, rakyat biasa kerja penat untuk hidup lebih baik kerana peluang Insya-Allah ada. Sekarang, rakyat biasa kerja penat hanya untuk dapat peluang, itu pun tak tentu berjaya. 3) Macam mana BERSAMA nak capai cita-cita ini - 12 Agenda BERSAMA bertujuan membina infrastruktur dasar yang mengubah sistem, bukan sekadar meneruskan apa yang ada dengan sedikit penambahbaikan. Perubahan undang-undang, program-program dan pendekatan akan dibentangkan kepada rakyat, lengkap dengan analisa kos-manfaat (cost benefit analysis), analisa pembiayaan dan cara-cara melaksanakan. 4) BERSAMA akan jadi seperti Pejuang, Muda, PSM - menang kalah itu ketentuan Allah. BERSAMA tidak meletakkan kuasa dalam masa terdekat sebagai sasaran. Saya dan Nik buat keputusan lepaskan segala-galanya supaya ada satu platform politik yang sesuai untuk golongan rakyat biasa yang berfokus kepada masa depan. Insya-Allah, kalau kita ikhlas, Allah akan bantu. 5) Saya bayar RM8.5 juta untuk beli BERSAMA - Itu fitnah yang disebarkan oleh cyber trooper kerajaan, turut dijaja oleh Menteri Komunikasi. Jangan bimbang, kita serahkan kepada Allah. Ada lah balasan kepada mereka satu hari nanti. Mr Tan, pengasas BERSAMA menangis masa serahkan parti ini kepada kami. Dia hanya minta jaga BERSAMA baik-baik dan supaya ia boleh bela rakyat biasa lebih baik dari yang dia mampu buat sebelum ini. Bab Kedua: Apa panduan ke medan persaingan untuk sebulan seterusnya? 1) Tumpu kepada perkenalkan BERSAMA dan 12 Agenda kepada seberapa ramai orang. Terima kasih rakyat biasa yang telah mewarnai platform media sosial dengan warna kuning dan Kancil sejak 2 minggu lalu. Terus create content, terus jadi creative. Buat content yang menarik minat anak-anak muda dan pengundi atas pagar. 2) Semak penerangan saya dan Nik mengenai BERSAMA. Bila ada serangan, kami akan jawab. Bila ada isu, kami akan bersuara. Kami akan sentiasa buat penerangan. Hadam dan faham apa yang kami sampaikan, gunakan hujah-hujah itu untuk menjawab di media sosial. 3) Sentiasa komen dengan pautan supaya orang tahu di mana nak jadi ahli BERSAMA. Bila tweet, buat content, komen, menjawab di media sosial atau forward di WhatsApp Telegram, sentiasa ada link 4) Jaga adab dan tata tertib, buang perkara toksik, tumpu kepada yang positif. Jangan taksub dengan saya atau Nik. Saya tak hensem dan gemuk, buang masa taksub dengan saya. Saya tak hebat pun, cuma saya sedikit lebih berani dari ahli politik yang lain. Bila ada ceplos kutuk macam-macam, ikut suka dia. Sekadar kita berikan fakta, terangkan. Dia nak meroyan ikut suka dia, sebab kalau dia meroyan sambil memfitnah, dia dibayar wang di dunia dan dibayar dosa di akhirat. Yakin dengan Allah. Kita tumpu perkara-perkara positif, pasal masa depan negara, pasal anak muda, pasal kesusahan rakyat. Bab Ketiga: Apa milestone penting yang akan berlaku dalam bulan Jun? 1) Insya-Allah, HQ BERSAMA akan siap menjelang akhir Jun. Sekarang tengah renovate, akan ada dewan 400 orang, ruang mesyuarat dan lain-lain. Bila siap, kita lancar jentera pilihanraya di sini. 2) Merchandise baru akan dilancarkan. Tumpuan kepada merchandise yang lebih menarik, mesej yang lebih segar dan ada 2-3 merchandise yang tidak pernah dibuat orang. 3) Kita akan sediakan recruitment kit untuk bantu ahli rekrut ahli baru. Macam MLM sikit la. Kita akan ada referral code, ahli-ahli yang cemerlang rekrut ahli baru kita akan makan BERSAMA dan Insya-Allah Nik yang akan bayar ha3. 4) Saya dan Nik akan turun ke negeri-negeri memperkenalkan BERSAMA dan menghuraikan 12 Agenda BERSAMA. Kalau ada profesor madya dari UUM yang awal-awal hentam, ada baiknya dia ikuti jelajah ini supaya dia boleh bandingkan ketelitian kami membangunkan setiap dasar, banding pula dengan manifesto-manifesto parti lain. Barulah adil dan layak dipanggil profesor madya. 5) App Kancil akan siap menjelang akhir Jun. BERSAMA akan menguruskan ahli dan membina jentera di kerusi parlimen menggunakan app. Dari app ini, kita akan rapatkan kerjasama dan muhibbah ahli-ahli mengikut kerusi parlimen. Kempen PRU di kerusi-kerusi parlimen juga akan bermula. Bab Keempat: Saya nak jadi calon dan JK Penaja 1) Semua ada peluang jadi calon. Permohonan menjadi calon akan dibuka dalam masa terdekat. Kena lalui sedikit proses memperkenalkan diri, bercakap depan skrin. Semua ada peluang yang sama. Tidak perlu kenal saya atau Nik untuk berpeluang jadi calon. Ada JK Calon yang akan tapis dan nilai satu-satu. Saya bukan dalam JK itu, saya dok sibuk jadi jeneral perang di bawah kalau sibuk layan permohonan jadi calon, terburai kita. 2) BERSAMA tidak ada JK Penaja baik di peringkat kerusi parlimen atau negeri. Kita akan terus bina jentera di peringkat kerusi parlimen dari kalangan ahli dan sukarelawan, pengurusan dibuat melalui app Kancil. Kita tidak perlukan JK Penaja di peringkat parlimen atau negeri kerana semua urusan keahlian dibuat melalui dan selepas ini pengurusan kempen pilihanraya dibuat melalui app Kancil. Kita nak mula dari scratch. Kita tak nak bawa budaya dari mana-mana parti lain. Sebab itu kita skip budaya JK penaja untuk mengelakkan lobi melobi untuk jadi JK penaja. Sekali lagi, saya, Nik dan semua yang dibelakang tabir BERSAMA mengucapkan terima kasih kepada semua rakyat Malaysia yang telah bersama setakat ini. Perjalanan kita jauh lagi, tapi kita dah buat langkah pertama. Kancil baru dilahirkan dan baru belajar berdiri, sekarang kita latih kancil ini untuk pandai berlari anak.

Rafizi Ramli

54,485 views โ€ข 2 months ago