Video yükleniyor...

Video Yüklenemedi

Ana Sayfaya Dön

Cawe-cawe Menjelang "Ajal" menjemput.

63,487 görüntüleme • 1 yıl önce •via X (Twitter)

8 Yorum

Anton Anthon profil fotoğrafı
Anton Anthon1 yıl önce

Jokowi jangan beri ruang,jikalau mau Indonesia diperbaiki,oligarky subur dimasa Jokowi menjabat,rakyat memekik dimana mana haknya dirampas,alih alih proyek strategis negara,akal bulus Jokowi,proyek negara kok merampas.

Iwan profil fotoğrafı
Iwan1 yıl önce

Manusia tak tau diri.. otak kosong sok paling ok

Cak Ta'in Komari profil fotoğrafı
Cak Ta'in Komari1 yıl önce

Pantes lah Pak @sudirmansaid bisa gak lolos... Padahal cerdas, independen dan berintegritas...! Saya yakin kalau beliau lolos kemarin, Marwah KPK akan tegak kembali, koruptor kalang kabut

Mr. Fikri Senada profil fotoğrafı
Mr. Fikri Senada1 yıl önce

Hidup ini sudah kacau balau kalau kita sdh tdk punya rasa malu

Love Indonesia, hate Drugs! #Stop Narkoba profil fotoğrafı
Love Indonesia, hate Drugs! #Stop Narkoba1 yıl önce

Maunya apa sih jokowi?

Gempolgrowok profil fotoğrafı
Gempolgrowok1 yıl önce

Saya orang awam sampek gk bisa mikir....kok cik e sampek semono 😩

mama manda 1V74 profil fotoğrafı
mama manda 1V741 yıl önce

Dasar mulyono tolol, malunya udah dijual jd tanah 12 ribu di solo. Memang selamanya lu bisa ngatur, dasar tolol.

zoenetd profil fotoğrafı
zoenetd1 yıl önce

Klw pilihan jokowi capim kpk,sudah dipasti kan titipan untuk menutup kasus kasus anak,menantu,( keluarga jokowi)

Benzer Videolar

Hari ini, Selasa 4 Juli 2023, di Federation Square, Melbourne, Australia, kami melakukan aksi damai membawa bentangan spanduk yang berukuran 3x10 meter, dengan tulisan “Jokowi Don’t Cawe-Cawe Stop Dynasty.” Aksi damai dilakukan hari ini, karena sejak tanggal 3 hingga 5 Juli besok, Jokowi akan melakukan kunjungan kenegaraan di Sydney, Australia. Kenapa perlu dilakukan protes ini, karena cawe-cawe Presiden Jokowi itu melanggar demokrasi dan prinsip dasar konstitusi kita, untuk menegakan Pemilu yang jujur dan adil. Cawe-cawe Jokowi bukan untuk kepentingan bangsa dan negara, sebagaimana klaim yang disampaikan beliau. Justru, cawe-cawenya untuk kepentingan pribadi, politik, serta bisnis keluarganya. Sedangkan cawe-cawe yang harusnya dikerjakan Presiden, justru tidak dilakukan. Apa itu, misalnya, mempercepat pembahasan dan penerbitan RUU Perampasan Aset. Dengan kekuatannya di Parlemen, Presiden seharusnya bisa membahas RUU Perampasat Aset secara cepat dan kilat, sebagaimana telah dilakukan untuk percepatan perubahan UU KPK yang justru melumpuhkan KPK, percepatan pembahasan UU IKN, percepatan pembahasan perubahan UU Minerba. Bahkan, untuk UU Cipta Kerja, Presiden menerbitkan Perppu. Jadi, untuk RUU Perampasan Aset, seharusnya Presiden bisa melakukan percepatan untuk penerbitan UU Perampasan Aset. Cawe-cawe juga bisa dilakukan oleh Presiden untuk menghentikan bisnis anak-anaknya yang sifatnya koruptif, karena tidak lain adalah trading in influence atau paling tidak suap dari para oligarki yang diberikan bukan sebagai modal, tetapi sebagai uang suap untuk anak-anak Jokowi. Cawe-cawe juga bisa dilakukan untuk menghentikan Moeldokogate, Presiden harus bertanggung jawab dengan pembegalan dan pencopetan Partai Demokrat yang dilakukan oleh KSP-nya, yang tidak lain adalah pelanggaran hak asasi manusia untuk berserikat, berkumpul, dan berorganisasi. Karena itu adalah cawe-cawe yang sewajibnya dilakukan oleh Presiden Jokowi. Tetapi, semua cawe-cawe itu tidak dilakukan, justru cawe-cawe yang merusak demokrasi dan konstitusi (negative intervention) yang sekarang dikerjakan. Hentikan cawe-cawe itu, dan Stop Dynasty! “Jokowi Don’t Cawe-Cawe! Stop Dynasty!”

Denny Indrayana

141,461 görüntüleme • 3 yıl önce