Video wird geladen...

Video konnte nicht geladen werden

Zur Startseite

cukup DIAM...perhatikan dan amati.. Terkadang caranaya memang begitu... sedih ..sakit tk berdarah...kehilangan arah ..seaak di dada .. Agar kau bisa melantunkan DOA2 yg terindah ..

27,115 Aufrufe • vor 2 Jahren •via X (Twitter)

0 Kommentare

Keine Kommentare verfügbar

Kommentare vom Original-Post werden hier angezeigt

Ähnliche Videos

SURAT TERBUKA UNTUK KEKUASAAN | Tentang "niat baik" kekuasaan yg busuk di meja makan. _______________ Tgl 8 Maret 2026 lalu, usia Mas BUPATI BLORA • Bupati Blora, bertambah satu "click" dlm deret angka. Umumnya orang akan berkata: "Sugeng Ambal Warsa". Tp, sy memilih diam, krn sy bagian dari mereka yg memilih utk tdk terlalu merayakan hari ketika seorang ibu harus menahan rasa sakit yg luar biasa saat melahirkan anaknya. Seorang Ibu menahan sakit ketika melahirkan anaknya, agar anaknya bisa tumbuh sehat. Tapi, negara kadang justru memberi mereka makanan yg bahkan tak layak dimakan dgn tenang. Maka, sy memilih tdk mengucapkan : "Sugeng Ambal Warsa". Sy hanya berharap satu hal sederhana : semoga usia yg semakin dewasa tdk hanya menambah angka pd usianya, pun bisa menambah rasa malu pd kekuasaan. Berbagai klarifikasi dari pihak SPPG terkait, ttg ubi yg diduga busuk itu, sdh berseliweran di berbagai platform media sosial. Sesungguhnya ini bukan hanya ttg Blora, ini ttg bagaimana sebuah "proyek" yg sudah cacat sejak dlm pikiran, kemudian dipaksakan berjalan. Mengkritik MBG di wilayah terapan, bukan berarti menolak tujuan kemanusiaan, yg didengungkan kekuasaan. Justru kritik diperlukan agar program yg diklaim baik oleh negara, tdk bermetamorfosis jd proyek politik 2029, ladang rente, dan menjadi ; "BOM WAKTU FISKAL". Sebab dlm kebijakan publik, niat baik yg dituturkan berkali - kali oleh Presiden Prabowo Subianto, tidak pernah cukup. Yang menentukan adalah: DESAIN SISTEMNYA. . .

| A K |

10,153 Aufrufe • vor 5 Monaten

Baru-baru ini, sebuah video menjadi viral di Media Sosial menarik perhatian banyak netizen di China Dalam rekaman video, terlihat kejadian tersebut terjadi pada Selasa (11/3/2025) pukul 15.34 sore. Lokasi kejadian tampaknya berada di sebuah perkampungan. Dari kejauhan terlihat seorang pria mengendarai sepeda motor. Saat hendak berbelok, diduga ia keluar jalur karena kecepatan tinggi dan menabrak median jalan Benturannya begitu kuat sehingga pria dan sepeda motor itu terlempar ke udara. Terdengar pula suara keras, dan pria itu langsung terpental ke halaman rumah. Secara kebetulan, pria itu terlempar langsung ke dalam rumah, dan sepeda motornya menabrak tembok dan berhenti. Setelah mendengar suara yang cukup keras, banyak orang dari rumah itu keluar untuk melihat apa yang terjadi. Mereka bahkan tidak menyadari bahwa ada orang asing yang jatuh ke dalam rumah mereka. Lalu bagaimana keadaan pengendara tersebut? Beberapa netizen pun mengunggahnya di kolom komentar dan ternyata pengendara tersebut baik-baik saja dan bahkan bisa berdiri sendiri. Netizen menganalisa, penyebabnya adalah karena di satu sisi, pantatnya yang mendarat terlebih dahulu, bukan anggota tubuhnya saat ia jatuh, dan di sisi lain, ia mengenakan helm jadi ia cukup beruntung untuk bisa selamat. Namun, beberapa orang tetap menyarankan agar ia pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan menyeluruh. Terkadang luka dalam mungkin tidak terlihat dalam waktu singkat karena sekresi adrenalin, tetapi konsekuensinya akan terlihat setelah beberapa saat, dan dalam kasus yang parah bahkan dapat menyebabkan kematian.

CREEPY ROOM

245,782 Aufrufe • vor 1 Jahr

Sebagai orang awam di Indonesia, melihat semua ini sering kali membuat kita hanya bisa mengelus dada. Kita marah, geram, sedih, dan merasa tidak berdaya. Kutukan demi kutukan dari berbagai negara seolah hanya menjadi angin lalu tanpa bisa menghentikan aksi brutal Zionist Israel. Sebagai warga sipil yg awam, wajar jika masyarakat banyak yg bertanya-tanya, apa yg bisa mereka lakukan ? Sebenarnya emosi tersebut bisa di ubah menjadi energi untuk melakukan tindakan yg terukur dan berdampak. Karena walaupun tidak bisa mengangkat senjata atau pergi ke garis depan, tapi masyarakat punya kekuatan kolektif yg besar jika disatukan. Misalnya, • Berdonasi lewat jalur yg dipercaya jujur & mampu menyalurkan bantuan bagi penduduk Palestina. • Boikot cerdas dan terarah terhadap produk atau perusahaan yg secara terang-terangan mendanai atau mendukung agresi militer terbukti memberikan tekanan ekonomi. Jangan kendor kampanyekan aksi boikot. Ikuti panduan gerakan Kampanye BDS (Boycott, Divestment, Sanctions) yg diakui secara global agar boikot yg dilakukan efektif dan tepat sasaran, bukan sekadar ikut-ikutan. • Jadilah "Jurnalis Dadakan" di medsos. Jangan biarkan algoritma menenggelamkan isu ini. Terus bagikan berita dari sumber yg valid, edukasi orang-orang di sekitar dan suarakan kebenaran. Tekanan publik global di media sosial sangat ditakuti karena dapat menghancurkan narasi palsu. • Doa berjamaah menggalang kekuatan langit. Jangan pernah meremehkan kekuatan doa. Di tengah segala keterbatasan kemampuan fisik, doa adalah dukungan spiritual yg menyatukan hati dengan penderitaan mereka. Hal terakhir yg jangan pernah kita lengah dan letih adalah melakukan segala upaya apapun untuk mendorong pemerintah Indonesia melakukan hal-hal berikut, • Alih-alih bergabung dalam BoP Trump, pemerintah Indonesia harus mendesak PBB dan komunitas internasional agar jangan cuma “Omon-Omon” menetapkan “Resolusi Damai” yg berkali-kali diabaikan Zionist Israel, tetapi mendorong sanksi nyata seperti embargo senjata dan sanksi ekonomi terhadap Israel. • Mendesak pemerintah untuk terus mendukung dan memperkuat gugatan di Mahkamah Internasional (ICJ) dan Pengadilan Pidana Internasional (ICC) utk menuntut para pejabat dan komandan militer yg bertanggung jawab atas kejahatan perang dan genosida. Ini bagian dari hukum internasional harus ditegakkan. • Pemerintah harus didesak utk menggalang "Koalisi Negara Selatan". Sebagai negara besar Indonesia harus memimpin dan menggalang kekuatan negara-negara berkembang (Global South) dan negara mayoritas Muslim untuk bersatu. Jika negara-negara ini memutus hubungan dagang tertentu atau melakukan blokade diplomatik secara serentak, dampaknya akan sangat terasa. • Meminta pemerintah melakukan aksi Kemanusiaan Internasional sekaligus nendorong pemerintah untuk terus mengirimkan bantuan logistik skala besar, seperti mengirimkan Kapal Rumah Sakit TNI ke perbatasan, atau mengupayakan jalur khusus (airdrop atau jalur darat via Yordania/Mesir) secara berkelanjutan. Perjalanan untuk mencapai keadilan mungkin masih panjang. Namun, masyarakat dunia harus ingat bahwa diamnya orang baik adalah senjata paling mematikan bagi pihak penindas. Ini bukan konflik agama, ini adalah genosida, kejahatan kemanusiaan yg terlalu dahsyat kejamnya. Mari ubah rasa sedih, geram dan marah kita menjadi aksi nyata. Sekecil apa pun langkah kita, baik itu membagikan satu berita, menyumbang sedikit rezeki, atau menyuarakan tuntutan kepada pemerintah, itu adalah bagian dari sejarah yg sedang kita perjuangkan demi kemanusiaan.

𝐋𝐈𝐑𝐀 ⁽ᴼᶠᶠⁱᶜⁱᵃˡ⁾

12,127 Aufrufe • vor 6 Monaten

𝗗𝗶 𝗡𝗼𝗿𝗺𝗮𝗹𝗶𝘀𝗮𝘀𝗶 𝗮𝘁𝗮𝘂 𝗗𝗶 𝗕𝗲𝗻𝗮𝗵𝗶 ? Tiga jam ibu itu terpaku di kursi tunggu berbahan logam dingin apotek RS Kramat Jati. Di sekelilingnya banyak sesama pasien atau keluarganya yg senasib, dengan tubuh-tubuh lelah termangu menatap loket kaca yg separuh tertutup. Sementara di tempat lain yg mungkin berjarak hanya beberapa kilometer dari tempat mereka, ada pelayanan kesehatan swasta yg lantainya mengkilap dan udaranya beraroma lavender, di mana nasib pasien tidak ditentukan oleh selembar kertas rujukan yang kusut dan dilayani dalam hitungan menit. Ketika ia protes dan mengeluhkan letih lelahnya pada petugas disana, ia harus rela menerima pandangan sinis dan sorot mata kemarahan yg seolah menghardik dirinya, "Sabar ya, namanya juga pakai BPJS, pasiennya banyak.” Begitu kalimat yg sering terdengar untuk rakyat kecil, seakan waktu milik orang kecil tidak berharga. Seolah-olah biaya pengobatan rakyat kecil ditanggung negara (padahal pajak dan iuran dipungut juga dari mereka). Ibu itu menolak untuk memaklumi karena mungkin rasa lelah di pinggangnya berteriak bahwa itu tidak adil. Keterlambatan ini bukanlah takdir, melainkan kegagalan manajemen. Mari kita bicara jujur. Apoteker di balik loket kaca buram ini dan apoteker di rumah sakit mewah sana, bukankah mereka dididik dengan ilmu yg sama ? Bukankah mereka mengucap sumpah profesi yg sama ? Tangan-tangan yg meracik obat itu memiliki keahlian yg setara. Komputer yg mereka gunakan pun dibuat oleh pabrik yg sama. Jadi, di mana letak perbedaannya ? Perbedaannya ada pada sistem dan kemauan. Pelayanan yg cepat bukanlah sihir yg hanya bisa dibeli dengan uang. Kecepatan adalah hasil dari sistem alur kerja yg efisien, rasio tenaga kerja yg memadai, dan digitalisasi yg terintegrasi. Ketika antrian mengular hingga berjam-jam, itu bukan salah pasien yg sakitnya "terlalu banyak". Itu adalah tanda bahwa sistem di rumah sakit pemerintah tidak didesain untuk menghormati waktu pasiennya. Sumber Daya Manusia (SDM) di sini mungkin lelah, terbebani, dan kurang jumlah, tapi itu bukan alasan untuk menormalisasi pelayanan yg buruk. Itu adalah alasan untuk Kementerian Kesehatan RI berbenah. Jika swasta bisa membangun sistem “supply chain” obat yg cepat, kenapa pemerintah tidak ? Bukankah negara seharusnya menjadi pelayan terbaik bagi rakyatnya ? Menunggu obat selama tiga jam bukanlah sekadar "ujian kesabaran". Itu adalah pencurian waktu produktif rakyat kecil. Itu adalah bentuk ketidakadilan struktural yg terjadi di ruang terang benderang. Ibu itu tidak minta sofa empuk atau ruangan beraroma lavender. Ia hanya menuntut haknya untuk diperlakukan yg efisien, sistem yg manusiawi, dan kesadaran bahwa nyawa dan waktu orang miskin sama mahalnya dengan mereka yg kaya. Pada gilirannya, ibu itu memang membawa obat yg diberikan petugas apotek disana, tapi ia juga sekaligus membawa tanya yg tak kunjung sembuh, “Sampai kapan kami harus memaklumi ketidakadilan ini ?.”

𝐋𝐈𝐑𝐀 ⁽ᴼᶠᶠⁱᶜⁱᵃˡ⁾

176,150 Aufrufe • vor 7 Monaten

Jagus Joko Purwanto begitu terkejut saat mendapati putra keduanya yg baru berusia 5 tahun tercebur di kolam renang dewasa. Saat itu, Jagus sedang mengawasi putra pertamanya yg sedang berlatih berenang. Putra kedua Jagus memang tak bisa melihat dgn baik akibat serangan glaukoma. Jagus panik. Tetapi, beberapa saat kemudian, dia heran krn putranya itu tdk tenggelam. Tubuh bocah itu mengambang di permukaan air. Sejak saat itu, Jagus tahu bahwa putranya itu memiliki bakat berenang yang begitu besar. Jagus lantas mengikutkan putranya kursus berenang, lalu meningkat mengikuti kejuaraan2 lokal Magetan. Sang bocah yg mengalami gangguan pengelihatan parah, menemukan kebahagiaan besar saat berada di dalam air. Latihan2 serius kemudian membawanya dalam perlombaan2 antarklub tingkat junior. Sekali waktu, dia berhasil mendapatkan perunggu dan hatinya begitu berbunga. Tetapi, alangkah sedihnya sang bocah saat mendengar bahwa klub renangnya bubar. Pengelola, memutuskan mengubah kolam renang itu menjadi tempat wisata. Jagus merasakan kesedihan putranya. Dia tak tahan mendapati sang putra kehilangan kebahagiaan. Jagus lalu mengirimkan putranya itu ke klub Petrokimia Gresik. Di sana, sang putra yg masih duduk di kelas 5 SD, pelan2 dilatih untuk menjadi perenang difabel yang andal. Setelah mengikuti beberapa kejuaraan tingkat nasional, NPC Indonesia mencium bakat besar putra Jagus. NPC kemudian menariknya untuk menguikuti pemusatan latihan di Solo. Bakat, latihan keras, dan jiwa yang antusias, menjadi penunjuk jalan yang sempurna. Dua tahun lalu, dia akhirnya mengikuti kejuaraan para-renang internasional pertamanya di Berlin. Ternyata kejuaraan itu menghasilkan kejayaan besar. Dia meraih 5 emas. Pada debutnya di Asean Para Games 2022, dia tampil fenomenal dengan meraih 5 emas. Setahun kemudian di Asean Para Games 2023 Kamboja, dia meningkatkan prestasinya menjadi 7 emas. Waktu terus bergerak dan dia harus menghadapi Asian Para Games 2022 Hangzhou. Sebelum lomba, dia begitu gugup. Memang, dia adalah pria muda yang pemalu dan tidak banyak bicara. Tetapi begitu di dalam air, kegelisahannya tiba2 menguap digantikan dengan semangat dan kegembiraan yang meluap-luap. Dia benar2 menjadi sosok yang berbeda, menjadi sosok yang dahsyat. Di Hangzhou, dia mendominasi kelas S12 putra. Dari 3 nomor di S12, dia meraih 2 emas dan 1 perak. Dia memecahkan 1 rekor Asia dan 1 rekor Asian Para Games. Bocah itu adalah Maulana Rifky Yavianda. Pahlawan Indonesia.

A. Ainur Rohman

343,474 Aufrufe • vor 2 Jahren

Saat mendengar apa yang dipaparkan oleh dokter muda ini, gw semakin sadar dan mengerti, mengapa gw begitu menaruh rasa hormat yg luar biasa terhadap kakak gw uni dokter Eva Sri Diana Chaniago. Bisa dibayangkan gasih gimana beratnya, doi harus bersikap jujur, lurus dan kritis, tapi sekaligus hari-harinya harus beraktivitas dibawah rumah sakit yg ‘stake holder’nya adalah pemerintah. Buat kebanyakan orang, mungkin akan berpikir 100x untuk berani melawan arus yg begitu keras benturannya, mengingat untuk sampai diposisi dokter Eva skrg, dokter-dokter baru pasti harus melewati terjalnya rintangan yg berat, waktu, biaya, bahkan umur pun dipertaruhkan. Banyak orang yg lebih memilih utk ‘stay cool’ di zona nyaman saat sudah berada di level beliau lantaran berpikir pragmatis, “ngapain juga berjuang buat orang lain yg jangankan akan berterima kasih, tau nasibnya diperjuangkan pun tidak, mending mikir nasib diri sendiri..”. Gw tau beratnya perjuangan dr.Eva karena gw sendiri dalam satu kesempatan pernah menjadi teman diskusi beliau dalam persoalan tertentu yg gw yakin hanya bagian kecil saja dari banyaknya persoalan dan tekanan yg beliau hadapi, baik dalam menjalankan tugas profesi, mau pun saat beliau memperjuangkan nasib banyak orang. Sumpah, kadang gw mau nangis saat lihat beliau ada diatas podium, saat beliau berorasi ditengah panas terik matahari, kebayang capek dan letihnya. Belum lagi saat beliau gigih membela kepenting pasien dan para medis di talk show media televisi sih sudah nggak ke hitung lagi seringnya. Dan yg buat gw sedih, gw cuma sekedar bisa bantu doa aja dari jauh, nggak lebih!. Sedang disaat yg sama, gw tau betul, mereka yg seprofesi dan dibawah kualifikasi beliau tak sedikit yg komersilkan ilmu dan hanya ambil job melayani orang-orang kaya. Apalagi mau menjilat penguasa, pejabat Dinkes atau pejabat Kemenkes, bungkam dari sikap kritis ngurusi nasib rakyat kecil, pasti jabatan dan imbalan tinggi menanti dalam genggaman tangan. Jadi, di kesempatan akhir Ramadhan dan menyambut hari kemenangan 1 Syawal 1445H ini, lewat te-el ini secara khusus gw mau mengucapkan, “Selamat menyambut hari kemenangan dr.Eva Chaniago, semoga Allah SWT menerima segala amal ibadah mu, meridhoi perjuangan mu, dilimpahkan kesehatan lahir batin, diberkahi umur panjang, dikaruniai rezeki yg halalan toyiban, anak-anak dan keluarga yg soleh solehah…., Aamiin Yra.”🤲🤲 Maafkan adinda mu yg tak mempu memberi kontribusi yg layak dalam perjuangan mu.🙏

𝐋𝐈𝐑𝐀 ⁽ᴼᶠᶠⁱᶜⁱᵃˡ⁾

294,344 Aufrufe • vor 2 Jahren

CAK NUN TENTANG PRABOWO Emha Ainun Najib atau Cak Nun itu adalah kakak kelas saya di satu SMA yg sama di kota Jogjakarta. Cak Nun saat itu satu angkatan dengan pak Busro Muqodas, Ebiet G Ade dan kakak kandung saya, Afianto, di sekolah yang sama. Tahun 2008 Cak Nun dan saya ketemu di Makkah, dia berangkat haji bersama istrinya, Novia Kolopaking, mereka menginap di rumah Dr Nurkholis Kamba. Sedangkan saya bersama rombongan Amirul Haj tinggal di Wisma Indonesia, saat itu di wilayah Aziziyah. Kami bersama Kiai Haji Ma’ruf Amin, Buya Anwar Abas dan Menteri Agama saat itu pak Maftuh Basyuni. Beserta beberapa pejabat Indonesia. Saat disana Cak Nun sering datang dan saya menemani ngobrol di luar sambil rokoan dia, dan agak menjauh dari rombongan. Emha atau Cak Nun ini sejak dulu sudah dikenal sebagai seniman sekaligus budayawan yang kalau ceramah itu selalu menarik. Tak hanya itu, apa yg diucapkan Cak Nun juga banyak benarnya, termasuk saat ngomongin Pak Prabowo yang katanya tidak dia pahami he he he. Memang benar pak Prabowo itu sejak dulu hingga sekarang sulit dipahami. Tak hanya Cak Nun yang nerasa begitu, tapi rakyat Indonesia sekarangpun juga sulit memahami sikap dan kehendak pak Prabowo yang sering berubah-ubah. Aniway, ucapan Cak Nun banyak benarnya, sayang beliau sekarang ini masih terbaring sakit di rumahnya Jogjakarta. Kalau dia sehat, mungkin banyak hal yang bisa ia sampaikan mengomentari keadaan Indonesia di bawah Pemerintahan Prabowo sahabatnya. Mari teman teman kita doakan Cak Nun agar kembali sehat dan bisa memberikan nasehat, analisis dan pendapat. Terutama terkait keadaan negara yg makin tidak sehat dan sulit dipahami arahnya karena teman Cak Nun yang satu ini. Sekali lagi semoga Cak Nun senantiasa diberikan yang terbaik oleh Allah SWT. Aamiin Aamiin Ya robal alamiin.

Henri Subiakto

14,562 Aufrufe • vor 5 Monaten

Disclaimer : gw bukan belain Febrie Adriansyah (FA) ya. Setelah melihat dan mendengarkan dengan seksama pers conference dari Febrie Adriansyah (FA) sepertinya tindakan penggeledahan yang dilakukan parcok level daerah TK1 semacam pengkondisian dan jika memang barang bukti yang ditemukan dirumah FA di Bogor itu ada pemiliknya bukan atas nama dia bisa dibuktikan saja pemeriksaan lanjutan dengan terbuka di khalayak umum. Jika terbukti benar konsekuensinya wajib diterima sekalipun itu pahit dan jika salah maka siapa yang pantas untuk disalahkan atas tindakan penggeledahan itu ? Karena TB1 saja tidak tahu dan merasa kecolongan atas tindakan anak buahnya itu, atau di tubuh Trunojoyo sudah mulai terpecah ada yang pro Jerusolo ada yang pro Medan Merdeka (?) Gw jadi teringat video jaman dulu saat TK masih menjabat sebagai TB1 bahwa tindakan yg dilakukan mantan anak buahnya ini adalah dampak ketidaknyamanan para oligarki yang terganggu dengan aktivitas bisnisnya karena terindikasi fraud/cheating dan berpotensi merugikan negara. Atau bisa saja penguasa saat itu merasa sudah terganggu dan terdesak atas janji-janji yang tidak bisa ditepati terhadap "pemodalnya" dulu. Kalimat "cukup beri dukungan sosial, sudah yang main kami aja👏🏻👏🏻👏🏻" sangat luas artikulasinya 🤭 Coba perhatikan siapa saja oligarki yang sering berkunjung ke jerusolo? Jika gw komparasi sama pendahulunya yaitu Pak SBY tidak semasif kunjungan ke Jerusolo, ini seperti ada target besar yang bisa menggemparkan Indonesia namun pihak yang "terkeker" sudah mencium gelagat akan dilibas oleh kejaksaan. Kita lihat kedepannya apa yang akan terjadi dari sisi penegakan hukum di Indonesia ini. Ini opini pribadi tidak minta didebat.

Jean Roval 寿安 路波流

72,504 Aufrufe • vor 1 Monat

Momen pilu seorang anak sulung menjadi imam salat jenazah ayah, ibu dan juga empat adiknya viral disosial media. . Ditinggal orang terkasih untuk selama-lamanya baru-baru ini dirasakan oleh pemuda bernama Abdul Rahman Amir Ruddin (19). Kedua orang tua Abdul serta keempat adiknya meninggal dunia usai kecelakaan di Kilometer 5, Jalan Segamat-Kuantan, Segamat pada Jumat (1/9/2023) sekitar pukul 18.37 waktu setempat. . Keenamnya ialah Norahim Noor Muhammad (43) dan suaminya Amir Ruddin Ismail (46). Lalu empat adiknya ada Fatimahtulzahrah (17), Seri Khadijah Aqilah (13) Rufaidatul Asyariyah (10), dan Muhammad Assyakrawi (5). . Sementara seorang anak lainnya, Abdullah (15) saat ini sedang menerima perawatan di Unit Rawatan Rapi (ICU) Rumah Sakit Segamat karena mengalami cedera parah di bagian kepala, usus dan paru-paru. . Dikutip dari Sinar Harian, ayah Abdul merupakan seorang imam dan guru agama di Ladang Tereh Utara, Kluang. Sementara ibunya merupakan guru di Sekolah Agama Kemedak, Segamat. . Keluarga Abdul saat itu baru saja pulang dari rumah di Kluang dan hendak kembali ke Segamat. Abdul tak ikut pulang sebab tinggal di Kluang. . Di perjalanan kembali, mereka mengalami kecelakaan beruntun dengan beberapa kendaraan, di antaranya Honda HRV, Proton Wira, truk trailer hingga Perodua Bezza. . Kecelakaan diduga terjadi karena mobil Honda HRV melambat akibat pekerjaan perbaikan jalan hingga truk yang melaju dari arah yang sama gagal mengerem dan kehilangan kendali. Truk membawa muatan pasir itu pun kehilangan kendali hingga masuk ke jalur berlawanan hingga menabrak Perodua Alza milik keluarga Abdul. . Kepergian anggota keluarga membuat Abdul begitu terpukul. Dirinya tak kuasa, dan hanya bisa menangis saat prosesi pemakaman. Abdul juga menjadi imam salat jenazah untuk jenazah ayah, ibu, dan keempat adiknya, dan dihadiri sebanyak 500 pelayat.

Kegoblogan.Unfaedah

372,531 Aufrufe • vor 3 Jahren

Sebenarnya banyak sekali enterpreneur kelas menengah yang punya modal antara 5 sd 10 M. Kalau saja pemerintah negera ini mau serius mendukung pertumbuhan di sektor ekonomi pertanian dan perkebunan, mungkin dalam 10 tahun kemarin Indonesia sudah masuk kembali ke jajaran tiga besar negara Asia yang mandiri dalam industri pangan. Sayangnya bangsa ini telah menyia-nyiakan waktu 10 tahun terbuang begitu saja, dengan mempercayakan kemajuan negara ini ditangan orang yang salah, sehingga habislah sumber daya alam negeri menjadi compang-camping digerogoti hama oligarki yang menjadi antek aseng dan asing. Potensi besar sebagaimana yg digambarkan Helmi Yahya itu memang benar adanya, seandainya saja saat ini tidak terlanjur sibuk di food industry yang berada di hilir, secara pribadi saya pun tertarik ke sektor hulu ini, prospeknya sangat terbuka luas dan menguntungkan. Cuma ya itu tadi, bukan hanya modal saja, tapi harus memiliki waktu yang cukup untuk secara serius menekuni peluang yang baik ini. Dengan 5 Milyar saja sebenarnya sudah cukup untuk mulai memilih bisnis skala kecil industri pangan tertentu yang diinginkan. Bahkan relationship di Twitter (X) ini sebenarnya juga bisa dijadikan titik awal melakukan riset and development dibisnis ini. Misalnya yang paling mendasar soal pengadaan lahan, untuk yang menginginkan lokasi tak jauh dari Jakarta, bisa saja menggali sumber informasi potensi lahan subur dengan kang @Gojekmilitan, mengingat beliau aktif dalam pengembangan Tahfidz Qur’an di daerah Cipunagara, Subang, Jawa Barat yang dikenal sebagai salah satu daerah subur pertanian. (Insyaallah bisnis dunia akhirat dapat ya kang @Gojekmilitan..😊). Subang bisa menjadi alternatif pilihan yang bagus, karena disamping tak jauh dari pusat perkotaan, ketersediaan lahan masih cukup banyak dan harga tanah yang relatif masih terjangkau. Banyak potensi yang dapat dikembangkan disana, seperti peternakan ayam daging, ayam petelur, bebek, budi daya ikan, perkebunan dan pertanian. Sebagai pelaku usaha pangan di sektor hilir, terkadang saya masih sering mengalami kesulitan memperoleh suplai ayam dan bebek, ini membuktikan bahwa peluang pasarnya masih sangat menjanjikan. Jadi gimana, tertarik untuk hijrah dan berekspansi ke sektor industri pangan..?

𝐋𝐈𝐑𝐀 ⁽ᴼᶠᶠⁱᶜⁱᵃˡ⁾

33,854 Aufrufe • vor 2 Jahren

Duka Cita ditengah Harapan Baru Kamis, 5 Maret 2026 kami menghadiri acara Petisi dan Doa bersama atas terbunuhnya pimpinan tertinggi Iran Ayatullah Seyed Ali Khamemei oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel di kediaman Dubes Iran di Jakarta, terpancar harapan baru perubahan tatanan dunia yang selama ini dikendalikan oleh AS (dan Israel). Iran telah muncul mematahkan arogansi AS dan Israel. Iran bisa tampil sebagai “pemimpin baru dunia” - selain karena Iran memang negara yang sudah ribuan tahun memiliki peradaban yang sangat kuat dan maju - juga karena mereka memegang 3 (tiga) prinsip : (1) hormati dan bela kemanusiaan, (2) bela agama, dan (3) tegakkan kedaulatan negara. Namun sangat disayangkan bahwa sejak perjuangan kemerdekaan dan saat Merdeka, Indonesia sebenarnya juga dibangun di atas 3 (tiga) prinsip perjuangan tersebut, namun atas bujukan (atau ketakutan) terhadap Donald Trump justru Indonesia memilih meninggalkan prinsip tersebut dan sepertinya lebih memilih bergaung dengan AS dan Israel. Suatu pembalikan arah perjuangan yang sangat drastis. Perubahan arah tersebut bisa disebabkan karena : (1) sudah kehilangan prinsip dan arah perjuangan bangsa, (2) kebodohan, (3) pemimpin merasa paling tahu dan paling benar, (4) pembantu Presiden sangat tidak kompeten, (5) kombinasi. Kita pantas prihatin atas pilihan posisi Indonesia yang sepertinya lebih memilih bergabung bersama AS dan Israel dan berhadapan dengan perjuangan Palestina dan Negara pendukung. Saat sebagian besar Negara koalisi Amerika Serikat selama ini seperti Negara Eropa (NATO) memilih meninggalkan AS dan Israel dan memilih mendukung perjuangan Palestina, justru Indonesia memilih bergabung bersama AS (dan Israel). Atas keprihatinan posisi Indonesia tersebut, kami sebagian rakyat Indonesia yang tergabung dalam komunitas GMKR (Gerakan Merebut kembali Kedaulatan Rakyat) menyerahkan pernyataan duka cita dan dukungan kami kepada Iran untuk melawan AS dan Israel. Dukungan tersebut didasarkan pada pelaksanaan UUD 1945. Semoga penyerahan dukungan tersebut bisa menjadi satu lilin kecil di tengah “kegelapan” hubungan Iran dengan Indonesia yang sangat terlambat meberikan ucapan duka cita atas terbunuhnya pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei. Kami berharap agar tidak ada pihak lagi yang antara Syiah dan Sunni karena perjuangan Iran adalah untuk menyelamatkan kemanusiaan dan peradaban dunia yang sedang dihancurkan oleh AS dan Israel - bukan masalah Agama. Kami berharap semoga Pemimpin Indonesia menyadari kesalahan memilih posisi dalam konflik Iran melawan AS+Israel yang terkesan sangat kuat memilih bersama AS+Israel. Perubahan tersebut Insya Allah belum terlambat.

Muhammad Said Didu

27,203 Aufrufe • vor 5 Monaten

Kejadian yogyakarta, tgl 3 Juli 2025 Singkat cerita saya dan pacar saya kekampus mengurus keuangan dn keperluan lainnya. Jd dari pada harus bolak balik ketingan seturan, saya memutuskan untuk ikut pacar saya narik, selain itu jg ojol pasti tau kalau kondisi malam hari terkadang nganter sampai ke pelosok" jadi saya berniat sekalian menemani. Sudah dpt beberapa orderan kami lanjut makan sebentar & membeli pakan untuk kucing kami di daerah godean krn kami tidak jadi mengambil SISTEM HUB dan memutuskan narik sembari arah pulang yaitu ketingan. Saat membeli pakan kami dpt pesanan DOUBLE ORDER DARI SISTEM SHOPEE KARENA TERIMA OTOMATIS. Yang satu fore coffee dan yang satu special sambal. Niat hati pacar saya kasian sama yg order fore coffee nunggu lama krn dia pernah dpt orderan special sambal dan memang lama disiapkan bisa sampai 1 jam. Oleh krn itu dia chat customer fore yg intinya menanyakan buru" atau tidak dan juga menjelaskan dpt double order krn sistem. Tp customer langsung tlfn dan TIDAK MAU TAU hrs on time katanya *saya dengar sendiri dgn nada ketus. Pacar saya langsung buru" dan ngebut untuk pick up orderan. Sesampai di fore ternyata masih di proses, jd kita harus menunggu. Setelah fore selesai kami langsung ke SS, dan seperti yg sudah diduga pesanan masih on process dan kami harus menunggu lumayan lama. Kami jg sudah blg ke pihak resto kalau cstmr sudah marah". Dan saya pun konfirmasi ke cstmr fore "next time kalau buru" bisa pesan yg prioritas ya kak🙏". Saat chat itu cstmr tidak membalas lagi. Setelah ss selesai kami lngsung mengantar pesanan ke cstmr 1. *kondisi pacar saya ngebut. Berjalan lancar. Namun saat mengantar psanan kedua jln yg akan dilalui ini ternyata macet sekali, kata org disekitar krn ada kirab. Kita pun cari jalan lain dan muter untuk menghindari macet. Kami mencoba konfirmasi ke cstmr bahwa jalan macet sehingga kami sdng mencari jalan pintas. Cstmr tsb membalas "biar bintang yang berbicara". Dari chat ini dan saat dia tlfn saya sudah punya bad feeling. Kami telat -+ 5 menit dr estimasi shopee. Dan saya memutuskan untuk merekam hal ini. Ternyata benar sesampainya disana (bantulan) seperti yang divideo, pacar saya mencoba untuk memberikan pesanan dan mau langsung pergi. Tetapi cstmr tsb mlh menantang "mau dikasih bintang brp mas?" *dgn nada sengak. Pacar saya menjawab "bintang 5 mas kalo bisa krn ngaruh ke performa" dan intinya seperti divideo. Saat pacar saya menjelaskan double order dr sistem dan masnya tidak percaya, saya ingin membantu menjelaskan apa itu DOUBLE ORDER TERIMA OTOMATIS, krn saya tau pacar saya kurang bisa dlm komunikasi yg baik. Tp mas tsb emosi dan seperti yg ada divideo kamu adu mulut dan mas tsb jg bilang "aku pelayaran lho mbak". Saya balas "la trs ngopo mas nek pelayaran?". Disitu mulai memanas. Keadaan semakin memanas dan ada satu org entah saudara atau kakak LAKI" dr cstmr yg akhirnya tersulut, mengangkat kerah baju saya dan menyeret" saya seperti divideo yg membuat tangan dan muka saya lecet" akibat kuku. Ya betul yg melakukan tsb malah bukan org yg cekcok dgn saya. Saya smpt shock dan blank rasanya, tdk tau apa dan siapa saja yg org" tsb lakukan pd saya. Kejadian selanjutnya tidak terekam saat saya dijambak oleh salah satu bapak" yg ada didalam video dan satu lagi saya tidak tau siapa yg menjambak. Saya hanya merasakan dijambak dibagian kiri dan kanan kepala saya. Dan hanya sempat menoleh ke arah bapak di kiri saya krn saya sembari bangun krn terseok" ditarik" kesana kemari sampai kacamata saya terlepas. Saat saya sadar hp saya sudah tidak merekam dan memori saya full, saya mencoba untuk live di instagram. Namun tidak lama dr situ kami berhasil kabur krn sudah banyak warga yg datang dn mulai memisah. Krn sebelumnya yg mencoba "sok" memisahkan adalah keluarga pihak tsb tp malah berujung saya dikeroyok dan diintimidasi. Sy berharap masalah ini dapat di proses secepat dan seadil"nya oleh pihak yg berwenang. Krn kejadian ini tdk hanya luka fisik tetapi jg psikis (Sweetypie)

Merapi Uncover

2,424,734 Aufrufe • vor 1 Jahr

🚨 Poin pertama adalah valid dan benar. Ini juga merupakan sebuah pernyataan sikap kami. Implementasi MBG seharusnya tidak boleh mengganggu dan membebani guru atau rekan-rekan di satuan pendidikan. Perhatikan 2 video di bawah. Terus terang saja, kami amat sangat membenci pemandangan seperti ini. Semenjak ada embege, ini adalah fenomena umum yang terjadi di sekolah-sekolah ketika menjelang pulang dan/atau selesai jam makan siang. Guru-guru dibebani pembagian ompreng, mengurus ompreng kosong, menghitung totebag agar jumlahnya genap demi menghindari denda kehilangan. Bahkan BGN sengaja menaruh daftar upah di juknis mereka untuk rekan-rekan / guru dari satuan pendidikan dan itu didasari dari jumlah porsi yang dibagikan. Kami sangat yakin, menurut BGN angka itu pasti sudah cukup adil dan sepadan. Dasar otak pesuruh jancok. Begitupula juga SPPG. Sehingga jika ada kehilangan atau jumlah ompreng kembali yang tak genap, sebagai kaki tangan BGN, SPPG akan dengan senang hati menegur dan memarahi guru yang bertanggungjawab. Jabingan. Rp20.000 untuk <100 penerima manfaat. Itu berarti kalo <90 ga ada upah sama sekali gitu?? Guru tuh punya mental tanpa pamrih sebenernya. Gemar membantu apalagi kalau memang itu disukai murid-muridnya. Makanya kalo SPPG nyuruh ini-itu ya mereka mau-mau aja sebetulnya. Tapi sekali mereka mendengar mayoritas muridnya menolak, maka mereka juga akan menolak dengan tegas. Mereka naruh murid-muridnya sebagai top priority mereka. Kalau toh ada murid nolak tapi guru tetep maksa nerima dan maksa ngebagiin, itu biasanya oknum. Tapi cukup realistis juga, di tengah himpitan upah guru yang kecil, ada tawaran beberapa rupiah dari eksternal sekolah, maka ya pasti ada tuh yang maksa ngembat, seperti beberapa kasus yang pernah kami singgung. Ini relasi antar satuan pelayanan yang gak sehat. Dampak buruknya yang nanggung siswa sebagai penerima manfaat. Nah, pertanyaannya, dengan insentif pasti 6jt/hari, kenapa BGN atau SPPG gak putar otak aja gimana caranya supaya ompreng dan totebag bisa terdistribusi dengan rapih ke satu per satu penerima manfaat, dan kembali dalam jumlah yang genap, tanpa harus membebani guru? Kenapa harus melibatkan rekan-rekan satuan pendidikan dengan teknis / mekanisme yang jauh dari kata ringan?

MBG Jelek

731,556 Aufrufe • vor 5 Monaten

Direktur RS Indonesia di Gaza, dr. Marwan al-Sultan, meninggal dunia bersama istri dan anggota keluarganya usai rumahnya terdampak serangan udara. Ia menjadi tenaga medis ke-70 yang kehilangan nyawa dalam 50 hari terakhir di tengah situasi konflik di Gaza.⁠ ⁠ Putrinya, Lubna al-Sultan, yang selamat dalam insiden itu, menyebut ledakan hanya mengenai kamar sang ayah. "Sebuah rudal F-16 menargetkan tepat di kamarnya. Semua ruangan utuh, kecuali kamarnya," kata Lubna kepada BBC, Kamis (3/7). "Ayah saya jadi martir di sana."⁠ ⁠ Lubna menegaskan, ayahnya bukan bagian dari kelompok manapun. “Ayah saya hanya khawatir terhadap pasien-pasiennya. Dia mendedikasikan hidupnya untuk merawat warga sipil dan tak seharusnya menjadi sasaran,” ujarnya.⁠ ⁠ dr. Marwan dikenal sebagai salah satu dokter senior dan ahli jantung yang tersisa di Gaza. Ia juga menjadi sumber informasi penting terkait kondisi medis dan kemanusiaan di wilayah utara Gaza, termasuk soal RS Indonesia yang kerap terdampak situasi bersenjata. Pada Januari lalu, ia sempat menyampaikan upaya untuk mengoperasikan kembali RS Indonesia meski bangunan rumah sakit itu mengalami kerusakan cukup parah.⁠ ⁠ 📸: Dok. Reuters, X MER-CIndonesia.⁠ ⁠ Follow WhatsApp Channel kumparan untuk dapat Informasi terpercaya dikirim langsung ke WhatsApp kamu. Ketik di browser kamu sekarang, agar bisa share informasi tanpa ragu.⁠ ⁠ #newsupdate #update #news #videonews #rsindonesia #gaza #tenagamedis #konflikgaza #info #infoterkini #berita #beritaterkini #bicarafaktalewatberita #kumparan

kumparan

18,448 Aufrufe • vor 1 Jahr