Loading video...

Video Failed to Load

Go Home

ID Baru uda pasti Withdraw 🫵 Link daftar resmi 👇🔗 𝙋𝘼𝙍𝙏 𝙊𝙁 - 𝙏𝙊𝙆𝙊𝙃𝙊𝙆𝙄78 #tokohoki78 #lokal

17,462 views • 9 days ago •via X (Twitter)

0 Comments

No comments available

Comments from the original post will appear here

Related Videos

Beredar video memperlihatkan gaya hidup mewah atau flexing seorang wanita berinisial SZ di Kabupaten Gayo Lues, salah satu daerah di Aceh yang terdampak bencana banjir bandang dan longsor pada November 2025. Dalam video, tampak SZ memamerkan mobil Mitsubishi Pajero Sport dan sejumlah jeriken diduga berisi minyak solar. Selain itu, SZ juga mengunggah foto tiket pesawat ke luar negeri, yakni Korea, Inggris, Paris, dan Jerman. Bahkan SZ juga memamerkan daftar harga mobil baru yang jadi incarannya. Belakangan diketahui SZ merupakan anak dari Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Gayo Lues, dr. Nevirizal. Terkait viralnya video sang anak, Nevirizal kemudian resmi mengajukan pengunduran diri dari jabatannya, Kamis (23/7). Dalam keterangannya, Nevirizal menyampaikan permohonan maaf atas sikap anaknya tersebut. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada pemerintah dan masyarakat Gayo. Nevirizal menjelaskan, unggahan yang dipersoalkan merupakan dokumentasi perjalanan keluarga pada pertengahan 2025, sebelum bencana alam pada akhir tahun terjadi. Menurutnya, saat itu anak dan istrinya pergi ke Korea Selatan untuk mendampingi anggota keluarga yang menjalani pengobatan mata. 📸: Dok. Pemkab Gayo Lues. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.⁠ 📝: newsupdate | update | news | videonews | R169 | E073 | E103 | V161 #bicarafaktalewatberita #kumparan

kumparan

34,541 views • 2 months ago

🚀 Base Verify Onchain Demo secara resmi LANGSUNG! Base Baseapp Coinbase 🛡️ Pertarungan melawan peternakan bot Sybil baru saja berjalan sepenuhnya onchain. Alih-alih memberi penghargaan kepada dompet kosong, protokol sekarang dapat dengan mulus memberi penghargaan kepada individu yang terverifikasi dan unik. Inilah cara Anda dapat mencoba demo langsung sekarang 👇 1/ Airdrops rusak karena satu orang dapat memutar ribuan dompet otomatis untuk menguras hadiah yang dimaksudkan untuk anggota komunitas nyata. Base Verify mengubah ini dengan menautkan dompet ke orang unik di belakangnya, tanpa pernah mengorbankan privasi mereka. 2/ Ingin melihat bagaimana cara kerjanya secara real-time? Base merilis demo aplikasi mini resmi: 🔗 3/ Cara berinteraksi dengan demo: • Ganti jaringan dompet Anda ke Base Sepolia • Hubungkan dompet Anda ke portal • Selesaikan verifikasi identitas Anda (Mendukung Coinbase One, terverifikasi X/Twitter, dll.) 4/ Setelah diverifikasi, Anda menandatangani pesan verifikasi sederhana dan mengklaim token airdrop uji coba Anda. Kontrak pintar segera menghasilkan dan menyimpan "Identity Hash" Anda yang unik dan aman. 5/ Bagian ajaib? Deduplikasi sepenuhnya ditegakkan secara onchain. Jika Anda keluar, ubah ke dompet yang sama sekali berbeda, dan coba klaim lagi—kontrak pintar memeriksa Hash Identitas Anda, mengenali Anda, dan secara otomatis menolak klaim kedua. 6/ Satu orang = Satu klaim. Tidak peduli berapa banyak dompet yang mereka miliki. Ini adalah langkah maju yang besar untuk peluncuran token yang lebih adil, tata kelola yang tidak dapat dibot, dan hadiah komunitas nyata di Base. Ujilah dan lihat masa depan distribusi Web3 secara langsung! 🧵

Cuan Airdrop

10,959 views • 2 months ago

ROMANTISME JOGJA ITU PALSU, DI BALIK STATUS ISTIMEWA, ADA BISNIS SAMPAH 3 TRILIUN! Kalian yang hobi romantisasi Jogja, jalan-jalan di Malioboro sambil ngopi pernah mikir gak wak, ke mana larinya jutaan ton sampah kota ini selama 30 tahun terakhir wak? Jawabannya wak, DITUMPUK DAN DIJADIKAN BUMPER PROYEK! SEJARAH KELAM PIYUNGAN & KORBAN TAPAK Sejak TPST Piyungan jebol dan resmi ditutup, warga Sitimulyo Bantul udah kenyang jadi TEMPAT PEMBUANGAN DOSA EKOLOGIS kota wak. Sumur tercemar lindi, bau busuk menyengat tiap hari, dan komunitas pemulung lokal diabaikan. Tapi anehnya, tiap kali Piyungan krisis, solusi yang muncul bukan pemberdayaan hulu, melainkan NARASI INVESTASI FANTASTIS! Dari wacana Paneltech, KPBU, sampai janji desentralisasi lurah... SEMUA MANGKRAK wak! EGO SEKTORAL & LEMPAR BATU SEMBUNYI TANGAN WAK Kenapa krisis sampah Jogja gak pernah selesai? Karena rantai tanggung jawabnya sengaja dibuat ABU-ABU! Pemkot Jogja, Pemkab Sleman, Pemkab Bantul, Pemda DIY, sampai pemegang otoritas tanah Kasultanan saling pimpong tanggung jawab wak. Sistemnya sengaja dibikin membusuk supaya publik PASRAH waktu ada Mega-Proyek bernilai triliunan masuk! MASUKNYA DANANTARA (3 TRILIUN): SOLUSI ATAU BANCAAN BARU WAK? Sekarang masuk BPI Danantara bawa dana Rp 3 Triliun. Janjinya keren kali wak, Sampah jadi Listrik PLN, abu FABA diolah pengusaha lokal, teknologi canggih Waste-to-Energy. Tapi mari kita pakaikan REALITY CHECK nya wak. 1. KORBAN LIFESTYLE FAKE Warga & wisatawan Jogja sok ramah lingkungan, tapi budaya pilah sampah hulu NOL BESAR. Semua diserahkan ke mesin 3 Triliun. 2. GIGA-PROJECT TRAP Bisnis pengolahan sampah berteknologi tinggi itu butuh PASOKAN SAMPAH KONTINU. Artinya, sistem malah BUTUH SAMPAH BANYAK biar mesinnya gak rugi! 3. MONOPOLI OLIGARKI Siapa pengusaha lokal yang dapet jatah kelola FABA & Pembangkit Listriknya? Jangan-jangan cuma muter di lingkaran elite itu-itu lagi wak! Kesimpulannya wak Sampah di Jogja itu bukan cuma masalah ekologis, tapi industri RAGE-BAIT ANGGARAN wak, yang dipelihara dari masa ke masa. Tanpa transparansi tanah & jatah proyek, dana Danantara 3 Triliun cuma bakal jadi PIYUNGAN JILID II versi digital & berdasi. Gimana pandangan kalian wak? Kasih dulu argumentasi pedasmu di 👇

Sumatera Adil & Federal

43,446 views • 1 month ago

Partai Gerindra menegaskan bantuan 1.098 sapi kurban Idul Adha 2026 dari Presiden Prabowo Subianto yang menggunakan APBN tidak melanggar aturan karena merupakan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan Presiden (Banmaspres). Juru Bicara Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua Komisi II DPR, Bahtra Banong, mengatakan program tersebut dianggarkan resmi melalui APBN dan dijalankan sesuai mekanisme pengelolaan keuangan negara melalui Kementerian Sekretariat Negara. Bahtra menyebut bantuan sapi kurban Presiden bukan program baru karena juga pernah dilakukan pada era Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden ke-7 Joko Widodo. Menurutnya, bantuan kemasyarakatan Presiden sejak dulu juga mencakup bantuan sembako, rumah layak huni, bantuan bencana, pendidikan, kesehatan, rumah ibadah, hingga bantuan sosial. Ia menilai negara memang perlu hadir membantu masyarakat, termasuk dalam momentum Idul Adha. Selain itu, program bantuan sapi kurban dinilai memberi dampak ekonomi bagi peternak lokal karena seluruh pengadaan sapi berasal dari peternakan dalam negeri. Sebelumnya, Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro menyebut Presiden Prabowo menyerahkan bantuan 1.098 ekor sapi kurban yang disalurkan ke 552 daerah di seluruh Indonesia dengan anggaran sekitar Rp 100 miliar yang bersumber dari APBN melalui anggaran bantuan kemasyarakatan presiden. 📸: Dok. kumparan/Farusma. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.⁠ ⁠ 📝: focus | iduladha2026 | news | videonews | R158 | R376 | E070 | V161 #bicarafaktalewatberita #kumparan

kumparan

46,396 views • 4 months ago

NTB MELAWAN🚨🚨🚨 Panggung politik dan representasi publik kita makin hari makin hanvur wak. Seorang pejabat publik yang harusnya paham cara memediasi konflik dengan dingin dan bijaksana malah mempsisikan diri bak HAKIM MORAL yang AROGAN. Kasus perundungan, intimidasi, dan gestur rasis yang dialami warga NTB di Bali kemarin jelas bukan sekadar gesekan antarpribadi. Itu adalah intimidasi terbuka. Warga NTB dihina, dipermalukan, lalu ketika ruang mediasi dibuka, yang didapat bukannya keadilan, melainkan dominasi ego wam. Dan siapa aktor utamanya? Siapa lagi kalau bukan Arya Wedakarna bangek ini. Anggota DPD RI ini tampaknya lupa bedanya memediasi dengan mengintimidasi. Mediasi itu duduk sama rendah, berdiri sama tinggi bukan malah menjadikan forum resmi sebagai ajang pamer kekuasaan lokal dan memuluskan tindakan rasisme. Tapi tenang, babak terlucu baru saja dimulai wak. Langkah pelaporan AWK ke Badan Kehormatan (BK) DPD RI oleh perwakilan masyarakat/Dapil NTB adalah serangan balik yang sangat elegan wak. Ini bukan lagi soal Adik Hilda semata, ini soal harga diri warga NTB yang ditantang di depan umum. Nah, sekarang baru seru wak! Selama ini, AWK mungkin merasa jabatannya adalah tameng baja yang membuat kata-katanya kebal hukum dan moral. Dia lupa bahwa DPD RI itu lembaga negara, bukan majelis pribadi tempat dia bisa bertindak sesuka hati. Ketika perlakuan rasis dan intimidasinya dibawa ke BK DPD, sorotan publik nasional otomatis mengunci ke arahnya wak. Mari kita lihat wa. - Apakah Badan Kehormatan DPD RI berani menindak anggotanya yang hobi memproduksi kontroversi identitas? - Atau lembaga tersebut cuma jadi penonton pasif saat harkat martabat warga dari satu daerah diinjak-injak oleh wakil daerah lain? Satu hal yang pasti wak, Jangan pernah mengira kesabaran warga NTB itu tanda kelemahan. Ketika rasa hormat dibalas dengan pelecehan, maka jalur konstitusional dan tekanan publik adalah jawaban paling telanjang. Seluruh mata sekarang tertuju ke Jakarta dan Bali. Kita tonton sampai tuntas, seberapa tahan panggung kesombongan itu berdiri ketika keadilan mulai menagih janji wak.

Sumatera Adil & Federal

90,470 views • 1 month ago

Gara-Gara Tak Mau Lihat Maps, Oknum Driver Ojol Maki dan Nyaris Pukul Penumpang di Semarang SEMARANG – Seorang penumpang ojek online (ojol) berinisial S mengalami kejadian traumatis saat hendak menuju lokasi kerjanya di daerah Kudu, Penggaron Lor, pada Selasa (17/3/2026). Penumpang tersebut mengaku dimaki dengan kata-kata kasar hingga nyaris dipukul oleh sang driver hanya karena persoalan rute jalan. Peristiwa bermula saat korban memesan layanan ojol dari Jl. Murbei menuju Kudu, Penggaron Lor untuk mendatangi pelanggan jasa salon panggilannya. Sejak awal penjemputan, korban mengaku sudah merasa tidak tenang melihat kondisi kendaraan driver. "Dari awal jemput saya sudah perasaan tidak enak karena driver menggunakan motor Satria FU dan tidak ada tripod untuk HP. Pikiran saya pasti dia susah buat lihat maps," ujar korban. Kekhawatiran tersebut terbukti di tengah perjalanan. Driver mulai kebingungan arah dan terus menanyakan rute kepada korban. Meski korban sudah menjelaskan bahwa dirinya baru pertama kali ke lokasi tersebut dan kondisi baterai ponselnya kritis (5%), driver tetap bersikeras meminta petunjuk jalan manual. Ketegangan memuncak ketika driver menolak melihat peta digital dengan alasan kesulitan berkendara tanpa tripod. Akibatnya, rute yang seharusnya melewati Sapen justru melambung jauh hingga ke daerah Jamus. Kondisi semakin memanas lantaran korban tengah terburu-buru karena sudah ditunggu oleh pelanggannya. Alih-alih bertanggung jawab atas kesalahan rute, driver tersebut justru tersulut emosi. "Driver malah menyalahkan saya. Dia memaki-maki saya dengan sebutan l***e dan hampir menonjok saya," ungkap korban dengan nada kecewa. Kejadian ini menambah daftar panjang konflik antara driver dan penumpang terkait penggunaan teknologi navigasi. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak aplikator mengenai sanksi bagi oknum driver tersebut. Korban berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi para mitra pengemudi untuk melengkapi perlengkapan berkendara seperti tripod demi keamanan dan kenyamanan bersama. Reporter : Hadi Purwono Vid Ddevy

Never

131,137 views • 6 months ago