Video yükleniyor...
Video Yüklenemedi
Intelektual, DITAMPAR.
113,766 görüntüleme • 1 ay önce •via X (Twitter)
48 Yorum

Aktivis Pati ini langsung ke inti, banyak intelektual malah ngeles soal UU Perampasan Aset. Deddy Sitorus terdiam aja, poinnya nyampe.

Skakmat semua 😆

Mesti berhati-hati dgn RUU Perampasan Aset ini! Bukan karena memiliki potensi penyalahgunaan kekuasaan (abuse of power) yg besar jika gak dibarengi dgn batasan hukum yg ketat, tapi ada indikasi taring pasal 5 & Pasal 1 yg mengadopsi konsep Non-Conviction Based Asset Forfeiture (NCB) sebagaimana dikenal dlm praktik internasional; dilemahkan oleh Pasal 7 dlm RUU-PA. Aktivis Pati itu gak menyinggung sama sekali detil pasal demi pasal.🙏

Pasal 7 justru yg bikin RUU ini tidak liar. Kalau Pasal 5 & 1 dibiarkan tanpa syarat ketat, itu baru abuse of power. NCB bukan berarti negara boleh rampas aset siapa saja kapan saja. Aktivis Pati ngomong substansi, bukan ngeles pasal per pasal di acara TV. Yang takut detil pasal biasanya yg seneng celahnya tetap ada.

Betul, di satu sisi Pasal 7 mencegah kemungkinan 'abuse of power' dgn membatasinya dgn sejumlah syarat. Tapi di sisi tipikornya, Pasal 7 tampaknya didesain u/ menutup celah pintu bagi penggunaan rezim Non-Conviction Based sebagaimana seharusnya. Saya share aja ya kutipan pendapat ini, karena kalo soal hukum, saya memahami ambiencenya aja he he ⤵️

Itulah bedanya orang desa vs orang kota 😁 Orang desa apa adanya😋 Orang kota ada apanya😁 Fixed : UU Perampasan Aset itu berlaku khusus all pejabat yg digaji oleh pajak rakyat lewat apbn/apbd Jangan menyasar rakyat biasa Cc. @DPR_RI

Setuju harus dikhususkan ke pejabat yg gajinya dari APBN/APBD. Masalahnya draf sekarang Pasal 5 ayat (2) soal aset tidak wajar sempat dihapus di versi DPR, dan Pasal 7 mempersempit NCB. Kalau tidak dikunci ketat + ada judicial review yg kuat, justru bisa kena ke orang biasa atau sebaliknya koruptor lolos. Makanya detil pasal harus dibahas, jangan cuma slogan.

@DPR_RI Tujuan UU Perampasan Aset. Khusus pejabat indonesia, bukan warga biasa

pada takut klo hartanya diambil negara,alasanya kontrolnya nanti gmn?emang dikata rakyat kita ini ga ngerti apa² ya tentang korupsi😁

Tapi justru karena itu harus cermat baca pasalnya. Pasal 5 & 1 memang pakai konsep NCB (perampasan tanpa vonis), tapi Pasal 7 membatasi banget syaratnya (meninggal, kabur, sakit permanen, dll). Akibatnya taringnya jadi tumpul. Bukan takut harta rakyat diambil, tapi takut celah itu dimanfaatkan atau justru tidak efektif buat koruptor kelas kakap.

@widodo_oi Hal² spt itu ya tugas dan kewajiban @DPR_RI utk membuat UU dengan detail² teknis utk menutup celah atau apalah rincian yg diperlukan, dr draft bisa disiskusikan dgn pakar² hukum utk mendapatkan UU yg kompeten, tp niatnya mau menyelesaikan atau ga udh 10 tahun duduk manis.

Tugas DPR memang bikin UU. Masalahnya draf yg ada sekarang Pasal 7-nya sudah mengecilkan NCB. Kalau cuma teriak “sahkan, udah 10 tahun” tanpa soroti pasal yg dilemahkan, ya hasilnya UU macan kertas. Niat doang nggak nutup celah. Justru karena 10 tahun molor, drafnya harus dikunci ketat, bukan ditelan bulat-bulat.

@Valhallaah @DPR_RI ya klo mau nunda² terus sampe ga ada yg bisa ngasih jangka waktu ya biar gitu terus paling🤣ributin lagi bahas lagi,ributin lagi bahas lagi,padahal katanya klo memang ada aturan yg sekiranya kurang pas bisa disesuaikan.ya kita sama² tunggu aja endingnya gmn.

@kangdede78 @DPR_RI RUU ini dihambat politik, kl disahkan draf yg sekarang, bakalan ompong, wait n see ajalah

@kangdede78 @DPR_RI politik ini ada sebabnya dong,sebab kepentingan siapa kah itu😁

Bukan intelek yg tertampar tapi dungu tanpa literasi akademik. Tak Faham ilmu Hukum & Ketatanegaraan. Kamu anggap Botok Teguh yg lebih layak ya itulah kemampuan berfikirmu. Ada Level pendidikan TK SD SMP SMA S 1 S 2 DOKTOR PROFESOR. Semangat perjuangan Teguh Memang OK.

Yang dungu justru yg mengukur perjuangan dari ijazah. Botok & warga Pati tidak wajib S3 hukum ketatanegaraan untuk menagih RUU yg molor belasan tahun. Mereka datang ke Jakarta, bikin Senayan bergerak, memaksa janji 15 Desember. Itu hasil. Bukan gelar. Kalau cuma jago susun tangga TK sampai profesor lalu nyebut rakyat dungu, yg tanpa literasi bukan mereka. Yang tanpa hasil adalah cuitanmu yg bego & tak terdidik.

Belajar membaca dgn teliti ya di tangga pendidikan tak ada tulisan rakyat dungu.

Aktivis Pati intinya menuntut RUU Perampasan Aset segera disahkan supaya aset koruptor bisa dirampas. Itu jelas. Yang dikritik banyak orang bukan keberadaan UUnya. Mereka setuju ada aturan perampasan aset. Masalahnya, kalau disahkan dulu sementara drafnya masih kabur, pengawasan lemah, dan penegak hukumnya belum bisa dijamin independen, risikonya besar. UU ini berpotensi jadi alat serang lawan politik atau tekan orang yang tidak disukai, bukan cuma untuk koruptor. Jadi bukan menolak UUnya. Yang diminta perbaiki dulu kepastian hukum, batasan wewenang, dan jaminan due process-nya, baru diketok. Kalau tidak, yang kena bukan cuma koruptor.

Setuju soal risiko. Tidak setuju soal urutannya. AMPB Pati menuntut pengesahan karena RUU ini sudah molor belasan tahun. Itu desakan politik. Bukan tugas petani Pati merancang pasal due process. Yang dikritik bnyk orang di medsos bukan “perbaiki drafnya,” tapi merendahkan warga yg baru saja bikin Senayan bergerak. Dua hal itu dicampur, lalu seolah sama. Kalau “perbaiki dulu semuanya baru diketok” jadi alasan molor lagi, yg diuntungkan bukan orang takut salah sasar. Yang diuntungkan orang yg hartanya paling sulit dijelaskan. Jadi jangan taruh beban kehati-hatian di pundak AMPB. Taruh di DPR. Mereka yg bahas di ruang sejuk dingin ber-AC. Mereka yg harus menjawab sebelum 15 Desember.

gue suka melihat @deddysitorus terdiam gini kang 🤭🤣

@deddysitorus Hahahaha….

@deddysitorus respect ke warga PATI dan tidak respect ke @ch_chotimah2 yang nyuruh warga pati yang berdemo di jakarta untuk bertanggung jawab atas korban demonstrasi rusuh dengan alasan "digerakkan"

Apakah modal undang undang saja korupsi bisa hilang.yang ada malah di salah gunakan buat lawan politik,karena korupsi di pusat sudah ke semua institusi ,,meskipun undang undangnya bagus ,kalo yang ngejalanin amanah undang undangnya korup ya sama saja ,

Jangan datang ke tv yg blur2 masalah rakyat.

Ya iyalah, orang yg jadi narsum disitu pelaku korupsi semua. Boleh jadi RG juga dpt jatahnya sendiri 🤣🤣🤣🤣

Andai mas2 PATI didukung massa yg banyak misal.anggota NU semua kompak,,pasti krmn lsng ketok palu

Langsung ke inti

Gerung, Abal Abal🤣🤣🤣

Bersilat ludah .. esensi korupsi yg diharapkan rakyat tak terjamah

cocoknya jadi Wakil Rakyat bapak tsb

Mereka udah tua udah tinggal mati makanya gak mikir lagi buat hidup

Mereka ngga mundur, artinya gedung @DPR_RI hancur lebur

SALAH KAMAR KAMUNYA MAS🤣🤣🤣🤣ITU SETAN SEMUA🤣🤣🤣🤣

Parahhhh korupsi itu kejahatan luar biasa dan si korup malah bermuka badak dan kayak iblis

Terkadang aku berfikir orang waras mana yg gak setuju koruptor di hukum mati Padahal jelas koruptor kejahatan lebih kejam dari pki & teroris

Emang dasar nya koruptor itu sekumpulan manusia Tolol.

UU perampasan aset ga perlu soalnya di UU Tipikor itu udah ada pasal perampasan aset koruptornya kok

Bro MVPnya

Para bangsat ini yang gak pernah mau berfikir bagaimana cara membasmi para koruptor.. Biadab!!

Bagus kasih PAM aja bang

Ini orang yg merasa keminter tapi kosong. Sulit diberi pengertian yg lebih baik kalau sudah seperti ini atau bebal . Tahu sedikit tapi sok mengerti banyak. Besar kepala sampai bisa mengucapkan warga jakarta dikatain memalukan! Kampungan banget kan?

Acara seperti ini hanya bagus di ranting tv, kalo sudah selesai hanya bau kentut nguap, tidak ada solusi sama sekali.

Indonesia butuh perampasan aset dan hukuman mati...

Mantap bang,, ktnya mau nangkep koruptor smpe antartika eh udh jadi malah menye2 😩

Alasan kalian aja kalau disahkan nanti rakyat abis hartanya di rampas negara , itu alasan aja, intinya ayo sama sama berantas koruptor bukan ngasih alasan bwrtele tele BUZZER sibuk cari alasan kalau perampasan aset disahkan nanti kasihan rakyat yang kalah akan abis hartanya

kawal terus mas ini, jangan sampe beliau dibungkam karna menyampaikan aspirasi rakyat

Botok udah ga peduli meski RUU ini jdi Boomerang untuk pejabat yg bener bener kerja untuk rakyat yg bisa difitnah sama kubu tertentu krna ya korupsi udh kayak ga tertolong lagi ampe bnyk rakyat yg susah.
Benzer Videolar
Sensitive content
Yang terlibat dalam ijazah palsu Jokowi itu intelektual prostitude (pelacur intelektual), kata Amien Rais di gedung Rektorat UGM Yogyakarta 15 April 2025.
Maria A. Alkaff
15,325 görüntüleme • 1 yıl önce
