Загрузка видео...

Не удалось загрузить видео

На главную

Kemeja Mino Stripe Boxy Oversized Lengan Pendek

66,583 просмотров • 4 месяцев назад •via X (Twitter)

Комментарии: 0

Нет доступных комментариев

Здесь появятся комментарии из оригинального поста

Похожие видео

⚠️ PERINGATAN: KONTEN SENSITIF Seorang pemuda nekat terjun ke Sungai Brantas di Dam Rolak Songo, Mojokerto. Pemuda berkaos hitam ini sempat menitipkan sepeda motornya kepada supeltas di lokasi. Rabu, 2 Juli 2025. Saksi mata, Candra Setiawan (30) menuturkan, awalnya korban datang ke Dam Rolak Songo mengendarai sepeda motor Honda Beat merah nopol W 3029 ZX. Pemuda ini sendirian memakai topi dan kaos lengan pendek hitam serta celana pendek. Saat itu Candra sedang nongkrong di warkop seberang Dam Rolak Songo untuk COD jual beli barang. Menurutnya, korban yang datang dari selatan atau arah Kota Mojokerto itu melintas di Jembatan Dam Rolak Songo namun di tengah jembatan korban putar balik. Pemuda ini selanjutnya berhenti dan memarkir sepeda motornya di sudut utara Dam Rolak Songo. Tepatnya di depan Perum Jasa Tirta, Dusun Banjar Mlati, Desa Lengkong, Mojoanyar, Mojokerto. "Perawakannya kurus, tinggi sekitar 160-170 cm, kulit agak kuning. Dia sempat duduk sekitar 2 menit di atas motornya," terang warga Kelurahan Mentikan, Prajurit Kulon, Kota Mojokerto ini kepada wartawan di lokasi, Rabu (2/7/2025). Lanjut Candra, pemuda berkaos hitam itu menghampiri seorang supeltas di sebelah timur Dam Rolak Songo. Saat itu, korban menitipkan sepeda motornya kepada si supeltas. Kunci motor warna merah itu masih menancap. Sekitar pukul 15.15 WIB, korban terjun ke Sungai Brantas. "Setelah menitipkan motor, korban naik pagar besi di pojok utara Dam Rolak Songo, lalu terjun ke Sungai Brantas," katanya. Candra menjelaskan, pemuda berkaus hitam ini sempat muncul 3 kali selama di dalam Sungai Brantas. Pertama, beberapa saat setelah terjun, korban berusaha berenang menepi tetapi tubuhnya terseret arus dari pintu air yang terbuka. Saat kejadian, hanya pintu air timur dan barat yang dibuka. kata Candra, korban kembali muncul ke permukaan beberapa meter dari lokasi pertama. Namun tubuhnya kembali hilang karena tergulung dan terseret derasnya arus Sungai Brantas. Lalu 200 meter di sebelah utara Dam Rolak Songo korban kembali muncul dan tenggelam lagi. "Setelah itu tenggelam lagi dan hilang" Hingga kini korban belum ditemukan.
0:16

Sensitive content

⚠️ PERINGATAN: KONTEN SENSITIF Seorang pemuda nekat terjun ke Sungai Brantas di Dam Rolak Songo, Mojokerto. Pemuda berkaos hitam ini sempat menitipkan sepeda motornya kepada supeltas di lokasi. Rabu, 2 Juli 2025. Saksi mata, Candra Setiawan (30) menuturkan, awalnya korban datang ke Dam Rolak Songo mengendarai sepeda motor Honda Beat merah nopol W 3029 ZX. Pemuda ini sendirian memakai topi dan kaos lengan pendek hitam serta celana pendek. Saat itu Candra sedang nongkrong di warkop seberang Dam Rolak Songo untuk COD jual beli barang. Menurutnya, korban yang datang dari selatan atau arah Kota Mojokerto itu melintas di Jembatan Dam Rolak Songo namun di tengah jembatan korban putar balik. Pemuda ini selanjutnya berhenti dan memarkir sepeda motornya di sudut utara Dam Rolak Songo. Tepatnya di depan Perum Jasa Tirta, Dusun Banjar Mlati, Desa Lengkong, Mojoanyar, Mojokerto. "Perawakannya kurus, tinggi sekitar 160-170 cm, kulit agak kuning. Dia sempat duduk sekitar 2 menit di atas motornya," terang warga Kelurahan Mentikan, Prajurit Kulon, Kota Mojokerto ini kepada wartawan di lokasi, Rabu (2/7/2025). Lanjut Candra, pemuda berkaos hitam itu menghampiri seorang supeltas di sebelah timur Dam Rolak Songo. Saat itu, korban menitipkan sepeda motornya kepada si supeltas. Kunci motor warna merah itu masih menancap. Sekitar pukul 15.15 WIB, korban terjun ke Sungai Brantas. "Setelah menitipkan motor, korban naik pagar besi di pojok utara Dam Rolak Songo, lalu terjun ke Sungai Brantas," katanya. Candra menjelaskan, pemuda berkaus hitam ini sempat muncul 3 kali selama di dalam Sungai Brantas. Pertama, beberapa saat setelah terjun, korban berusaha berenang menepi tetapi tubuhnya terseret arus dari pintu air yang terbuka. Saat kejadian, hanya pintu air timur dan barat yang dibuka. kata Candra, korban kembali muncul ke permukaan beberapa meter dari lokasi pertama. Namun tubuhnya kembali hilang karena tergulung dan terseret derasnya arus Sungai Brantas. Lalu 200 meter di sebelah utara Dam Rolak Songo korban kembali muncul dan tenggelam lagi. "Setelah itu tenggelam lagi dan hilang" Hingga kini korban belum ditemukan.

CREEPY ROOM

114,020 просмотров • 1 год назад

Nadira Az-Zahra (21), mahasiswi Telkom University dilaporkan hilang sejak Selasa (30/6). Keluarga pun mengungkap kejanggalan yang terjadi sebelum Nadira dinyatakan hilang yang mana dia tiba-tiba keluar dari semua grup WhatsApp (WA). Budhi Purwa, paman Nadira, mengatakan sekitar pukul 10.00 WIB, Nadira berpamitan ke orang tuanya untuk berangkat ke kampus Telkom University, Bandung. Sekitar 20 menit setelah itu, Nadira masih sempat chat WA ke ibunya, mengabarkan dirinya telah tiba di kampus. Namun, sekitar pukul 12.30 WIB, keluarga menerima notifikasi yang menunjukkan Nadira keluar (left group) dari seluruh grup WA keluarga. Merasa ada yang tidak biasa, keluarga langsung mencoba menghubungi Nadira melalui telepon dan WA, namun sudah tidak aktif. Budhi mengatakan teman-teman Nadira juga mengalami hal serupa. Saat mencoba menghubungi korban, mereka mendapati Nadira telah keluar dari seluruh grup percakapan yang selama ini diikutinya. Tak hanya itu, keluarga juga menemukan akun media sosial Nadira sudah tidak dapat diakses. Keluarga turut menyampaikan ciri-ciri Nadira, yakni memiliki tinggi badan sekitar 165 cm, berkulit sawo matang cenderung putih, serta berambut lurus. Saat terakhir pamitan ke kampus, ia pakai kemeja putih lengan panjang, celana jeans hitam, kerudung krem, serta membawa tas ransel kuliah berwarna krem. 📸: Dok. Istimewa, Shutterstock/Ilustrasi. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.⁠ ⁠ 📝: newsupdate | update | news | videonews | R169 | E164 | V165 #bicarafaktalewatberita #kumparan

kumparan

443,011 просмотров • 2 месяцев назад

Twitter PLEASE do Your Magic Rp 3.000.000 TUNAI buat siapapun yang menemukan PCX 160, B 4950 KWS (04-27) warna biru doff/black + Box hitam Givi 43 L + Helm Leopard Hilang sekitar pukul 07.05 WIB disamping Mushola Attaqwa jalan Swadaya 4 04/06 kel. Rawabunga, Jatinegara, Jakarta Timur Hub wa : 081210668660 ✅️ Uang Tunai 3 juta diberi secara kepada yg menemukan ✅️ Jika pelaku berniat baik mengembalikan motor tsb, maka dia akan tetap berhak mendapat uang 3 juta cash dari pemilik, harap menghubungi nomor wa 081210668660. Pemilik tak akan mengadukan ke pihak berwajib, asal motor kembali. Skema pertemuan, biar pelaku yang mengatur Kronologi : Korban menepi sebentar disamping Mushola Attaqwa karena kelelahan arus balik sekitar 06.55. Korban mengunci motor dan menyimpan kunci keyless disaku resleting jaket dan tertutup rapat. Saat korban tertidur kecapekan, pelaku datang lalu mengambil kunci dari jaket korban lalu mendorong motor (distunt) bersama pelaku lainnya yang membawa motor hitam tanpa nomor kendaraan. Pelaku Didalam box dan bagasi ada : ✅️ Tas kecil warna coklat isi charger HP, Kunci Cadangan, Kunci Rumah, Obat2an, dll ✅️ Washbag isi perlengkapan mandi ✅️ Tas besar Reebok berisi baju2, kemeja kotak2, celana pendek cardinal, celana jeans biru, dan celana chino warna cream ✅️ Bakpia kukus, bakpia basah, peyek udang, keripik, dll ✅️ Tumbler hitam + covernya Info tambahan : ✅️ Nomor Rangka MH1KF8116NKO95117 ✅️ Nomor Mesin : KF81E1095034 Harapannya, semoga pelaku mengembalikan motor tersebut. Mohon untuk menghubungi wa diatas agar diselesaikan dengan pribadi dan pemilik tetap akan memberikan Rp 3.000.000

Jhon Sitorus

744,981 просмотров • 2 лет назад

⚠️ PERINGATAN: KONTEN SENSITIF SEMPAT DINYATAKAN HILANG SELAMA 4 BULAN, SEORANG PRIA DITEMUKAN HANYA TINGGAL TULANG BELULANG DI KALBAR, DIDUGA TEWAS GANTUNG DIRI KALBAR - Telah di temukan mayat yang sudah menjadi tulang belulang di Bukit Panyala Dusun Sungai Lubang Desa Sungai Lubang, Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat Jumat (7/2/2025) sekira pukul 18.00 WIB. Diketahui identitas mayat tersebut adalah seorang pria bernama Maris (37) alamat Dusun Ngaro RT 003 RW 000, Desa Tolok, Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak. Kalimantan Barat, yang di temukan oleh warga dari Sungai Lubang pada hari Jumat (7/2/2025) malam. Berdasarkan keterangan dari saksi-saksi, awalnya pada hari Jumat (7/2) saksi Salimin sedang berburu dilokasi Bukit Panyala Dusun Sungai Lubang, Desa Sungai Lubang, Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak. Kemudian, sekira pukul 18.00 Wib tanpa disengaja saksi menemukan dan melihat tengkorak Kerangka manusia di lokasi tersebut. selanjutnya, saksi Salimin melaporkan penemuan tengkorak manusia tersebut ke Kepala Dusun Ngaro dan ketua RT Ngaro. Kemudian, pada malam hari Kadus bersama-sama warga Dusun Ngaro langsung mengecek lokasi tersebut untuk memastikan penemuan tengkorak kerangka manusia. Pada hari Sabtu 8 Februari 2025 pukul 08.00 Wib Kadus Ngaro, Libertus Maldi datang Ke Polsek Menyuke melaporkan prihal penemuan tengkorak kerangka Manusia tersebut. Pada saat dilakukan oleh TKP kondisi korban sudah tinggal Tengkorak kerangka, yang mana menggunakan pakaian lengan Pendek warna kuning, celana pendek warna hitam, sandal jepit warna merah, serta rokok gulung dan korek Api. Korban diduga bunuh diri dengan cara gantung diri yg mana di TKP ditemukan tali nelon dengan panjang sekitar 1,5 Meter yang masih terikat di pohon. Jarak lokasi ditemukan korban dengan Dusun Ngaro Desa Tolok sekitar 3 KM yang mana lokasi ditemukannya korban merupakan Hutan Kayu dilokasi Panyala Dusun Sungai Lubang Desa Sungai Lubang. Lokasi berbukit dan hanya bisa ditempuh dengan jalan kaki dari Kampung menuju TKP. Pihak keluarga meyakini bahwa tengkorak kerangka yang ditemukan tersebut adalah keluarga yang hilang disesuaikan dengan pakaian yang digunakan korban dan prihal orang hilang sudah di Laporkan ke Polsek Menyuke pada tgl 19 Oktober 2024 lalu. Pihak keluarga korban menerima dan mengikhlaskan meninggalnya korban serta dibuatkan surat pernyataan. Pihak keluarga memakamkan korban secara Agama dan Adat Istiadat setempat pada hari ini Sabtu tanggal 8 Februari 2025 sekira pukul 14.00 Wib di pemakaman umum Dusun Ngaro Desa Tolok Kecamatan Menyuke Kabupaten Landak.
0:24

Sensitive content

⚠️ PERINGATAN: KONTEN SENSITIF SEMPAT DINYATAKAN HILANG SELAMA 4 BULAN, SEORANG PRIA DITEMUKAN HANYA TINGGAL TULANG BELULANG DI KALBAR, DIDUGA TEWAS GANTUNG DIRI KALBAR - Telah di temukan mayat yang sudah menjadi tulang belulang di Bukit Panyala Dusun Sungai Lubang Desa Sungai Lubang, Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat Jumat (7/2/2025) sekira pukul 18.00 WIB. Diketahui identitas mayat tersebut adalah seorang pria bernama Maris (37) alamat Dusun Ngaro RT 003 RW 000, Desa Tolok, Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak. Kalimantan Barat, yang di temukan oleh warga dari Sungai Lubang pada hari Jumat (7/2/2025) malam. Berdasarkan keterangan dari saksi-saksi, awalnya pada hari Jumat (7/2) saksi Salimin sedang berburu dilokasi Bukit Panyala Dusun Sungai Lubang, Desa Sungai Lubang, Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak. Kemudian, sekira pukul 18.00 Wib tanpa disengaja saksi menemukan dan melihat tengkorak Kerangka manusia di lokasi tersebut. selanjutnya, saksi Salimin melaporkan penemuan tengkorak manusia tersebut ke Kepala Dusun Ngaro dan ketua RT Ngaro. Kemudian, pada malam hari Kadus bersama-sama warga Dusun Ngaro langsung mengecek lokasi tersebut untuk memastikan penemuan tengkorak kerangka manusia. Pada hari Sabtu 8 Februari 2025 pukul 08.00 Wib Kadus Ngaro, Libertus Maldi datang Ke Polsek Menyuke melaporkan prihal penemuan tengkorak kerangka Manusia tersebut. Pada saat dilakukan oleh TKP kondisi korban sudah tinggal Tengkorak kerangka, yang mana menggunakan pakaian lengan Pendek warna kuning, celana pendek warna hitam, sandal jepit warna merah, serta rokok gulung dan korek Api. Korban diduga bunuh diri dengan cara gantung diri yg mana di TKP ditemukan tali nelon dengan panjang sekitar 1,5 Meter yang masih terikat di pohon. Jarak lokasi ditemukan korban dengan Dusun Ngaro Desa Tolok sekitar 3 KM yang mana lokasi ditemukannya korban merupakan Hutan Kayu dilokasi Panyala Dusun Sungai Lubang Desa Sungai Lubang. Lokasi berbukit dan hanya bisa ditempuh dengan jalan kaki dari Kampung menuju TKP. Pihak keluarga meyakini bahwa tengkorak kerangka yang ditemukan tersebut adalah keluarga yang hilang disesuaikan dengan pakaian yang digunakan korban dan prihal orang hilang sudah di Laporkan ke Polsek Menyuke pada tgl 19 Oktober 2024 lalu. Pihak keluarga korban menerima dan mengikhlaskan meninggalnya korban serta dibuatkan surat pernyataan. Pihak keluarga memakamkan korban secara Agama dan Adat Istiadat setempat pada hari ini Sabtu tanggal 8 Februari 2025 sekira pukul 14.00 Wib di pemakaman umum Dusun Ngaro Desa Tolok Kecamatan Menyuke Kabupaten Landak.

CREEPY ROOM

196,608 просмотров • 1 год назад

Natural ini. Seedance 2.5 di FlovaAI. Prompt: [HEADER LOCK STACK] Duration: 30.0s | Aspect Ratio: 16:9 | Frame Rate: 24fps | Shutter: 180° (1/48s) | Style Mode: Grounded Live-Action STAGE MAP (§D-ROOMLOCK): Grassy earthen bank sloping gently upward from the calm lake shore. Camera positioned in the North quadrant floating just above the lake water surface, looking South-Southwest toward the shoreline bank. Meli seated at world coordinate (-0.35m, 0.0m) [Frame-Left], facing East-Northeast. Rendi seated at world coordinate (+0.35m, 0.0m) [Frame-Right], facing West-Northwest. Separation distance: 70cm. Foreground: gently lapping water surface reflecting the golden sky. Midground: Meli and Rendi seated on the natural turf. Background: grassy slope with wild green shrubs and warm 3100K afternoon sunlight filtering through leaves behind them. [CHARACTER PASSPORT & WARDROBE] RENDI: 25-year-old Indonesian working-class young man, 175cm, handsome natural grounded features, sun-kissed tan skin with authentic pores, unstyled textured dark hair swaying slightly in the breeze. Wardrobe: faded washed-out oversized black cotton t-shirt with soft collar wear, simple worn cream drawstring cotton shorts, barefoot on the grass with a pair of weathered blue rubber flip-flops resting on the turf beside his foot. Voice Persona: Indonesian Jakarta casual dialect, native fluent, calm warm baritone, fundamental pitch 115Hz, speech rate 1.4 wps. MELI: 25-year-old Indonesian working-class young woman, 163cm, pretty natural grounded features, fair smooth skin with bare natural look, dark hair held with a simple plastic claw clip with loose strands framing her neck. Wardrobe: faded mustard-yellow loose oversized boxy cotton t-shirt, holding a slim white burning cigarette between index and middle fingers of her right hand, seated side-saddle with left knee raised on the turf. Voice Persona: Indonesian Jakarta casual dialect, native fluent, bright expressive feminine timbre, fundamental pitch 210Hz, speech rate 1.6 wps. [PROSE CHRONOLOGY & CUTS] At 0.0s Meli takes a slow drag from the slim white cigarette between her right fingers (pensive relaxed gaze, gentle finger hold, resting left forearm on raised knee, low water-level camera floating steadily). At 0.8s Meli blows a thin plume of translucent smoke toward the rippling water surface (calm half-lidded eyes, lips pursing gently, shoulders dropping in relaxation, slow gentle camera drift). At 1.6s Rendi sits cross-legged on the dry grass slope, twirling a stalk of wild grass between his fingers (quiet pensive smile, gentle thumb spin, leaning weight on right palm, static hold). At 2.4s Meli turns her head toward Rendi, resting her chin on her raised left palm (quizzical warm eyes, slight head tilt, body angled toward him, steady frame). At 2.8s Meli speaks candidly, "Ren, lu napa gak nikah-nikah?" (raised eyebrows, slight playful smirk, relaxed posture, camera holds dirty two-shot from water). At 4.2s Rendi pauses his grass twirling and lets out a soft wry exhale through his nose (sheepish candid smirk, eyes dropping to his folded legs, shoulders shifting, subtle pan right). At 5.2s Rendi turns his gaze to Meli and replies frankly, "Ah, idup gua masih susah, Mel." (honest self-aware expression, open left hand gesture, head tilting sideways, gentle camera breathing). At 6.2s Meli lowers her hand as her eyes light up with spirited banter (attentive sharp gaze, lips parting, posture straightening, camera holds). [HARD CUT: 6.5s | 50mm, Medium Close-Up OTS dirty over Rendi's shoulder on Meli] At 6.5s Meli fills screen-left against the sunlit grass bank background (spirited argumentative eyes, direct gaze, seated on turf, low-angle 50mm framing). At 7.2s Meli gestures with two open fingers holding her cigarette away (feisty emphatic expression, small hand pump, leaning forward slightly, steady lens hold). Lanjut 👇 masih ada..

Apil

104,063 просмотров • 20 дней назад