Загрузка видео...

Не удалось загрузить видео

На главную

Macan harus nyanguuuuuu

51,073 просмотров • 1 год назад •via X (Twitter)

Комментарии: 11

Фото профиля Didan
Didan1 год назад

Saking pusingnya logo PERSIB diganti sama logo PSBS Biak. 😂

Фото профиля Zιвαик85
Zιвαик851 год назад

Anggur merah intisari .. Jangan menang harus seri .. Anggur merah intisari.. Lu macan apa badut ..

Фото профиля DUGONG
DUGONG1 год назад

Gentos min lirikna Anggur Bintang, Intisari, gagal menang malah seri

Фото профиля Best Wallet
Best Wallet1 год назад

🚀 Best Wallet - NO KYC crypto wallet 💸

Фото профиля 𝕾𝖆𝖓𝖘𝖌𝖔𝖞
𝕾𝖆𝖓𝖘𝖌𝖔𝖞1 год назад

Asup pisan ieu editor terbaoks😅

Фото профиля ᮃᮀᮌᮤ ᮎᮃᮔ᮪ᮓᮁᮃ
ᮃᮀᮌᮤ ᮎᮃᮔ᮪ᮓᮁᮃ1 год назад

🤣🤣🤣

Фото профиля Hehehendrik
Hehehendrik1 год назад

Kedah na tiasa meunang mun si akang ieu tiasa maen bola mah

Фото профиля jani
jani1 год назад

anggur merah intisari gajadi menang di bekasi🤪

Фото профиля lighfrdark
lighfrdark1 год назад

anggur merah intisari,lawan PERSIB seri lagi🤪

Фото профиля Nazar Fadillah S
Nazar Fadillah S1 год назад

Opsiee 🤭

Фото профиля Farhan
Farhan1 год назад

Bus nu di bangga banggakeun ku si itu , beunang editan ti si abah tah 🤣🤣🤣 Lebokssss 🤣🤣

Похожие видео

Macan jangan sampai lolos
0:33

Sensitive content

Macan jangan sampai lolos

KATI INCUZ REAL

35,572 просмотров • 1 год назад

Kamera jebak atau trap camera yang dipasang Sanggabuana Wildlife Range, Prajurit Menlatpur KOSTRAD TNI AD, dan Perum Perhutani KPH Purwakarta di Pegunungan Sanggabuana Karawang berhasil merekam aktivitas induk macan Jawa (Panthera pardus melas). Dari rekaman kamera itu terlihat induk macan sedang bersama dengan dua ekor anaknya di kawasan Pegunungan Sanggabuana. Rekaman menujukan dua ekor anak macan tutul jawa melanistik ini terdiri dari satu ekor anak macan tutul jawa normal (tutul) dan satu ekor lagi anak macan tutul jawa melanistik atau kumbang. "Kamera jebak itu dipasang oleh tim Sanggabuana Javan Leopard Survei (SJLS) bersama KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, pada Februari 2025 lalu," ujar Bernard T. Wahyu Wiryanta, peneliti dan fotografer satwa liar yang menjadi leader Tim SJLS, Senin (15/9/2025). Menurutnya, tim SJLS telah melaporkah hasil rekaman kamera berupa foto dan video karnivora besar terakhir di Pulau Jawa tersebut. Dari ratusan foto dan video itu teridentifikasi 19 individu macan tutul jawa. "Hal ini sesuai dengan harapan Pak KSAD saat melepas tim ekspedisi beberapa waktu lalu," kata Bernard. Disebutkan, 19 individu macan tutul Jawa yang terekam, terdiri dari macan tutul jawa pola tutul atau kuning sebanyak 13 individu dewasa dan 1 individu anak. Sementara macan tutul jawa melanistik atau kumbang (hitam) sebanyak 4 individu dewasa dan 1 individu yang masih anak. “Secara umum dari 19 individu macan tutul ini ditemukan 14 macan tutul dan 5 macan tutul melanistik atau kumbang. Atau 17 macan tutul dewasa dan 2 anak macan tutul. Sedangkan perbandingan jenis kelaminnya 11 macan tutul betina dan 3 macan tutul jantan, serta 3 macan kumbang betina dan 2 macan kumbang jantan," kata Bernard. Dodo Rihanto/PR #macan #karawang #MacanJawa

Pikiran Rakyat

11,686 просмотров • 9 месяцев назад