Загрузка видео...

Не удалось загрузить видео

На главную

Perdebatan sengit macan ompong...

120,635 просмотров • 1 год назад •via X (Twitter)

Комментарии: 9

Фото профиля ArdyⓂ️arta
ArdyⓂ️arta1 год назад

Itu dulu. Sekarang saya....

Фото профиля iyupiu
iyupiu1 год назад

Selain terlalu banyak bicara omong kosong, dan ditambah lagi atas sebuah selipan kata NDASMU dalam sebuah mimbar pidato sebagai jawaban atas kritik dari masyarakat, semakin terlihat bahwa ambisi Mr. @prabowo dipenuhi nafsu yang pongah. Kapasitas yang memalukan sebagai presiden.

Фото профиля buchino®
buchino®1 год назад

Akan Seperti Macan Asia..!

Фото профиля TxtdrYongL4dy
TxtdrYongL4dy1 год назад

Sebelum VS Sesudah Macan dikasih jabatan tetiba mode macan ompong, kek ga bisa lg teriak

Фото профиля Djoko Dok
Djoko Dok1 год назад

Kirain @prabowo orangnya konsisten gak taunya sami mawon ..wkwk

Фото профиля ☝️WAKANDA NO MORE - INDONESIA FOREVER ☝️
☝️WAKANDA NO MORE - INDONESIA FOREVER ☝️1 год назад

Gombal....

Фото профиля Jack Stand
Jack Stand1 год назад

@Konsisten6966 🤬

Фото профиля 🍌𝓗𝓪𝓫𝓲𝓫𝓪𝓷𝓪𝓷𝓪™🍌
🍌𝓗𝓪𝓫𝓲𝓫𝓪𝓷𝓪𝓷𝓪™🍌1 год назад

BUMN yg ngasih dividen buat negara sebesar 85 triliun itu mnrt pak Omon sudah dirampok. Jadi klo ternyata setelah dipimpin pak OMON BUMN ngasihnya masih di kisaran 85 atau bahkan turun atau gak bisa ngasih 300 triliun spt pak OMON bilang, berarti rampoknya ganti orang. Betul?

Фото профиля Rusliya Ucok
Rusliya Ucok1 год назад

Ternyata dia....

Похожие видео

Macan jangan sampai lolos
0:33

Sensitive content

Macan jangan sampai lolos

KATI INCUZ REAL

35,572 просмотров • 11 месяцев назад

Kamera jebak atau trap camera yang dipasang Sanggabuana Wildlife Range, Prajurit Menlatpur KOSTRAD TNI AD, dan Perum Perhutani KPH Purwakarta di Pegunungan Sanggabuana Karawang berhasil merekam aktivitas induk macan Jawa (Panthera pardus melas). Dari rekaman kamera itu terlihat induk macan sedang bersama dengan dua ekor anaknya di kawasan Pegunungan Sanggabuana. Rekaman menujukan dua ekor anak macan tutul jawa melanistik ini terdiri dari satu ekor anak macan tutul jawa normal (tutul) dan satu ekor lagi anak macan tutul jawa melanistik atau kumbang. "Kamera jebak itu dipasang oleh tim Sanggabuana Javan Leopard Survei (SJLS) bersama KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, pada Februari 2025 lalu," ujar Bernard T. Wahyu Wiryanta, peneliti dan fotografer satwa liar yang menjadi leader Tim SJLS, Senin (15/9/2025). Menurutnya, tim SJLS telah melaporkah hasil rekaman kamera berupa foto dan video karnivora besar terakhir di Pulau Jawa tersebut. Dari ratusan foto dan video itu teridentifikasi 19 individu macan tutul jawa. "Hal ini sesuai dengan harapan Pak KSAD saat melepas tim ekspedisi beberapa waktu lalu," kata Bernard. Disebutkan, 19 individu macan tutul Jawa yang terekam, terdiri dari macan tutul jawa pola tutul atau kuning sebanyak 13 individu dewasa dan 1 individu anak. Sementara macan tutul jawa melanistik atau kumbang (hitam) sebanyak 4 individu dewasa dan 1 individu yang masih anak. “Secara umum dari 19 individu macan tutul ini ditemukan 14 macan tutul dan 5 macan tutul melanistik atau kumbang. Atau 17 macan tutul dewasa dan 2 anak macan tutul. Sedangkan perbandingan jenis kelaminnya 11 macan tutul betina dan 3 macan tutul jantan, serta 3 macan kumbang betina dan 2 macan kumbang jantan," kata Bernard. Dodo Rihanto/PR #macan #karawang #MacanJawa

Pikiran Rakyat

11,686 просмотров • 9 месяцев назад