Video yükleniyor...

Video Yüklenemedi

Ana Sayfaya Dön

Macan harus nyanguuuuuu

51,093 görüntüleme • 1 yıl önce •via X (Twitter)

11 Yorum

Didan profil fotoğrafı
Didan1 yıl önce

Saking pusingnya logo PERSIB diganti sama logo PSBS Biak. 😂

Zιвαик85 profil fotoğrafı
Zιвαик851 yıl önce

Anggur merah intisari .. Jangan menang harus seri .. Anggur merah intisari.. Lu macan apa badut ..

DUGONG profil fotoğrafı
DUGONG1 yıl önce

Gentos min lirikna Anggur Bintang, Intisari, gagal menang malah seri

Best Wallet profil fotoğrafı
Best Wallet1 yıl önce

🚀 Best Wallet - NO KYC crypto wallet 💸

𝕾𝖆𝖓𝖘𝖌𝖔𝖞 profil fotoğrafı
𝕾𝖆𝖓𝖘𝖌𝖔𝖞1 yıl önce

Asup pisan ieu editor terbaoks😅

ᮃᮀᮌᮤ ᮎᮃᮔ᮪ᮓᮁᮃ profil fotoğrafı
ᮃᮀᮌᮤ ᮎᮃᮔ᮪ᮓᮁᮃ1 yıl önce

🤣🤣🤣

Hehehendrik profil fotoğrafı
Hehehendrik1 yıl önce

Kedah na tiasa meunang mun si akang ieu tiasa maen bola mah

jani profil fotoğrafı
jani1 yıl önce

anggur merah intisari gajadi menang di bekasi🤪

lighfrdark profil fotoğrafı
lighfrdark1 yıl önce

anggur merah intisari,lawan PERSIB seri lagi🤪

Nazar Fadillah S profil fotoğrafı
Nazar Fadillah S1 yıl önce

Opsiee 🤭

Farhan profil fotoğrafı
Farhan1 yıl önce

Bus nu di bangga banggakeun ku si itu , beunang editan ti si abah tah 🤣🤣🤣 Lebokssss 🤣🤣

Benzer Videolar

Macan jangan sampai lolos
0:33

Sensitive content

Macan jangan sampai lolos

KATI INCUZ REAL

35,572 görüntüleme • 1 yıl önce

Kamera jebak atau trap camera yang dipasang Sanggabuana Wildlife Range, Prajurit Menlatpur KOSTRAD TNI AD, dan Perum Perhutani KPH Purwakarta di Pegunungan Sanggabuana Karawang berhasil merekam aktivitas induk macan Jawa (Panthera pardus melas). Dari rekaman kamera itu terlihat induk macan sedang bersama dengan dua ekor anaknya di kawasan Pegunungan Sanggabuana. Rekaman menujukan dua ekor anak macan tutul jawa melanistik ini terdiri dari satu ekor anak macan tutul jawa normal (tutul) dan satu ekor lagi anak macan tutul jawa melanistik atau kumbang. "Kamera jebak itu dipasang oleh tim Sanggabuana Javan Leopard Survei (SJLS) bersama KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, pada Februari 2025 lalu," ujar Bernard T. Wahyu Wiryanta, peneliti dan fotografer satwa liar yang menjadi leader Tim SJLS, Senin (15/9/2025). Menurutnya, tim SJLS telah melaporkah hasil rekaman kamera berupa foto dan video karnivora besar terakhir di Pulau Jawa tersebut. Dari ratusan foto dan video itu teridentifikasi 19 individu macan tutul jawa. "Hal ini sesuai dengan harapan Pak KSAD saat melepas tim ekspedisi beberapa waktu lalu," kata Bernard. Disebutkan, 19 individu macan tutul Jawa yang terekam, terdiri dari macan tutul jawa pola tutul atau kuning sebanyak 13 individu dewasa dan 1 individu anak. Sementara macan tutul jawa melanistik atau kumbang (hitam) sebanyak 4 individu dewasa dan 1 individu yang masih anak. “Secara umum dari 19 individu macan tutul ini ditemukan 14 macan tutul dan 5 macan tutul melanistik atau kumbang. Atau 17 macan tutul dewasa dan 2 anak macan tutul. Sedangkan perbandingan jenis kelaminnya 11 macan tutul betina dan 3 macan tutul jantan, serta 3 macan kumbang betina dan 2 macan kumbang jantan," kata Bernard. Dodo Rihanto/PR #macan #karawang #MacanJawa

Pikiran Rakyat

11,686 görüntüleme • 9 ay önce