Video wird geladen...

Video konnte nicht geladen werden

Zur Startseite

45,278 Aufrufe • vor 1 Jahr •via X (Twitter)

7 Kommentare

Profilbild von Ismail
Ismailvor 1 Jahr

Nasib macan....kasihan!!!!

Profilbild von Andi Pitopang
Andi Pitopangvor 1 Jahr

🤣🤣🤣

Profilbild von Jihad D
Jihad Dvor 1 Jahr

Tamat sudah nasib rakyat Indonesia, bocor bocor yang dulu dia teriak, tetiba senyap di lingkaran oligarki. Sungguh jahat dirimu Prabowo, kau telah berkhianat pada sumpah jabatan dan janjimu terhadap rakyat Indonesia. Semoga kau termakan sumpah.🤲

Profilbild von Rendang Otentik
Rendang Otentikvor 1 Jahr

SUDAH TERANG PEJABAT NEGARA JADI ALAT OLIGARKI SAJA, SUDAH CUKUP UNTUK REVOLUSI!!! 😡

Profilbild von arsitekabal2
arsitekabal2vor 1 Jahr

Ah bkn macan itu..tom cat

Profilbild von 🇲🇨NKRI_Cemas☠️
🇲🇨NKRI_Cemas☠️vor 1 Jahr

Prabowo Tidak pernah mendengarkan suara rakyat alias Budeg. Tapi Prabowo telinganya terbuka lebar jika mendengarkan SUARA OLIGARKI.

Profilbild von Indonesia forever
Indonesia forevervor 1 Jahr

Seandainya pak prabowo yakin diblakang nya ada rakyat yang siap bela harta dan jiwanya gk perlu merasa tercengkram oleh org² itu rakyat indonesia sdh terbiasa dg perjuangan dg apa adanya

Ähnliche Videos

ꦩꦸꦂꦠꦝ 9 NAGA KOK INI CUMA 8 NAGA
2:12

Sensitive content

ꦩꦸꦂꦠꦝ 9 NAGA KOK INI CUMA 8 NAGA

JUST IN

14,556 Aufrufe • vor 1 Jahr

Kamera jebak atau trap camera yang dipasang Sanggabuana Wildlife Range, Prajurit Menlatpur KOSTRAD TNI AD, dan Perum Perhutani KPH Purwakarta di Pegunungan Sanggabuana Karawang berhasil merekam aktivitas induk macan Jawa (Panthera pardus melas). Dari rekaman kamera itu terlihat induk macan sedang bersama dengan dua ekor anaknya di kawasan Pegunungan Sanggabuana. Rekaman menujukan dua ekor anak macan tutul jawa melanistik ini terdiri dari satu ekor anak macan tutul jawa normal (tutul) dan satu ekor lagi anak macan tutul jawa melanistik atau kumbang. "Kamera jebak itu dipasang oleh tim Sanggabuana Javan Leopard Survei (SJLS) bersama KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, pada Februari 2025 lalu," ujar Bernard T. Wahyu Wiryanta, peneliti dan fotografer satwa liar yang menjadi leader Tim SJLS, Senin (15/9/2025). Menurutnya, tim SJLS telah melaporkah hasil rekaman kamera berupa foto dan video karnivora besar terakhir di Pulau Jawa tersebut. Dari ratusan foto dan video itu teridentifikasi 19 individu macan tutul jawa. "Hal ini sesuai dengan harapan Pak KSAD saat melepas tim ekspedisi beberapa waktu lalu," kata Bernard. Disebutkan, 19 individu macan tutul Jawa yang terekam, terdiri dari macan tutul jawa pola tutul atau kuning sebanyak 13 individu dewasa dan 1 individu anak. Sementara macan tutul jawa melanistik atau kumbang (hitam) sebanyak 4 individu dewasa dan 1 individu yang masih anak. “Secara umum dari 19 individu macan tutul ini ditemukan 14 macan tutul dan 5 macan tutul melanistik atau kumbang. Atau 17 macan tutul dewasa dan 2 anak macan tutul. Sedangkan perbandingan jenis kelaminnya 11 macan tutul betina dan 3 macan tutul jantan, serta 3 macan kumbang betina dan 2 macan kumbang jantan," kata Bernard. Dodo Rihanto/PR #macan #karawang #MacanJawa

Pikiran Rakyat

11,686 Aufrufe • vor 11 Monaten