Video wird geladen...
Video konnte nicht geladen werden
Mengapa ilmuwan tidak didengar? full video:
60,364 Aufrufe • vor 2 Jahren •via X (Twitter)
10 Kommentare

Klo ilmuan di denger, lalu negara menjadi maju, lalu oligarki ga bisa lagi mengelabui kita.

@GWirjawan Dengan ilmunya kenapa ilmuwan ga bikin partai untuk menyuarakan suara ilmiah di parlemen?

@elimgo @GWirjawan Berapa banyak ilmuwan yang situ bisa bawa ke senayan?

@GWirjawan Saya setuju bgt sih klo ilmuan dikasih kekuatan politik, yg asli.

@GWirjawan Setuju pak, Indonesia gak bisa serta merta ikut program yg ada di negara lain. Sudah ada research” di kampus” sesuai dg kondisi Indonesia tapi sedikit diterapkan

@GWirjawan Politisinya malah jadi pimpinan tertinggi di istitusi penelitian

@GWirjawan Kan sudah ada para purnawirawan jendral yg lebih paham masalah bangsa, bukan begitu prof @Ayong_

@GWirjawan Kayaknya kebanyakan akademisi yang masuk dalam birokrasi akhirnya cuma kerja sbg buzzer yang counter narasi negatif thd pemerintah. Mereka lupa tugas mrk sbg pihak yg mengedukasi. Dari akademisi plat merah yg kita lihat pemerntah gk pernah punya salah

@GWirjawan Karena mereka semua merasa lebih pintar, tapi pintarnya cari duit doang hampir semua background pengusaha

@GWirjawan apakah negara ini msh bisa diharapkan menjadi negara yg menerapkan science-based-policy? dan bukan ketuapartai-based-policy / viral-based-policy, padahal sistem perUU2an di dpr tu sbenernya sdh pakai naskah akademik lo pas penyusunan uu, tapi knp msh kek sampah gt hasil uu nya
