Video yükleniyor...

Video Yüklenemedi

Ana Sayfaya Dön

PENGAKUAN: PROGRAM KDMP TANPA NASKAH AKADEMIS DAN PILOT PROJECT Pak Subi mengklaim itu cara berpikir cerdas & praktis. Dia yakin itu keputusan yang berani tapi terukur. Gimana, Manteman? Menurut Bagong INI NGAWUR, ratusan T gak pakai kajian dan test. Lihat saja hasilnya tuh

132,417 görüntüleme • 7 gün önce •via X (Twitter)

0 Yorum

Yorum bulunmuyor

Orijinal gönderinin yorumları burada görünecek

Benzer Videolar

mau nangis bgt... merasa bersalah juga dan ngerti banget jadinya... makasih ya bonek udah jujur-jujuran gini T___T 🐈‍⬛: tapi emang bener sih tiap patah kata dari fans tuh membekas di ingatan. Belakangan ini agak ada satu hal yang bikin aku ngerasa mau gila, pas fans ngungkapin sesuatu ke kita kayak "aku sih agak kecewa ya..." "kayak kapan ya mereka ngelakuin hal kayak gini" atau "pengen nonton konten juga tapi jarang di-upload deh" pas denger kata-kata kayak gitu, padahal aslinya kita tuh lagi syuting semuanya dan lagi di tengah-tengah proses syuting, rasanya pengen buru-buru ngasih lihat secepatnya tapi kita kan juga gak bisa ngomong apa-apa soal hal itu, jadi di situasi kayak gitu rasanya bikin mau gila. Makanya jujur aja, alesan kita jadi sempetin ngabarin lebih banyak dari biasanya (di weverse) dan lebih sering nyalain live takutnya kalian bosen, itu aslinya karena emang ada rasa cemas yang dateng dari hal-hal kayak gitu juga sejujurnya 🐰: disalahpahamin tentang hal yang aku gak bisa lakuin apa2 tuh itu sendiri emang bikin sedih banget dan emang gak ada cara buat ngatasinnya sih 🧸: nah ini nih yang bikin mau gila 🐶: bukannya ngerasa gak adil dan marah, tapi justru ngerasa bersalah kan 🧸: karena tuh kita emang mau ngasih (yang fans mau) 🐶: tapi gak ada yang bisa dilakuin kan 🧸: padahal udah disiapin, bahkan udah beres disiapin dan tinggal ngasih lihat doang, makanya masa-masa hiatus tuh bikin mau gila tau gak? 🐶: tapi hal itu sekarang aku udah paham. kita itu orang-orang yang bisa nanggung itu semua dan kita juga orang-orang yang nerima cinta sebanyak itu sampe kita sanggup nanggung hal tersebut dan menurutku orang yang bisa nanggung hal itu adalah orang-orang yang beneran keren 🐰: menurut aku itu yang namanya kita pro 🐈‍⬛: kalo misalnya kita malah banyak omong dan ngelakuin hal kayak gitu, itu namanya bukan pro 🧸: bener, para hyung dan sunbaenim juga pasti pada ngelewatin hal yang sama

sea🐰ྀི

23,667 görüntüleme • 1 ay önce

Buat yang ngatain IU gak berpendidikan. Denger ya sayang, di kehidupan ini gak semua orang punya kesempatan dan pilihan yang sama kayak bias kamu. Setiap orang datang dengan latar belakang yang berbeda-beda. Ada yang sejak lahir sudah terlahir kaya, ada juga yang dari kecil harus jadi tulang punggung keluarga. Posisi IU pada saat itu, keluarganya terlilit utang dan bangkrut. Kondisi ekonomi keluarganya gak stabil dan mungkin yang IU pikirkan saat itu adalah gimana caranya mengubah nasib lewat kecintaannya terhadap musik. Jadi pada saat itu dia gak punya kesempatan mengenyam pendidikan di perguruan tinggi karena yang dipikirkannya adalah gimana caranya cari uang yang banyak supaya bisa mengubah perekonomian keluarganya. Sampai akhirnya jadilah IU yang sekarang. Tapi satu hal yang harus kalian dan kita semua tahu. Tidak berpendidikan bukan berarti tidak terdidik. Mungkin IU gak mengenyam pendidikan sampai perguruan tinggi, tapi semakin hari aku semakin melihat kalau IU itu adalah orang yang terdidik. Dari cara dia memperlakukan dan menghargai orang lain, dari cara dia berpikir, dari cara dia bicara ketika diajak bicara soal hal yang serius. IU tahu cara memanusiakan manusia--contohnya mungut sandal fans yang lepas, kasih hadiah untuk rekan kerja dan staff, minta naikin gaji staffnya saat perpanjang kontrak dengan agensi, dan masih banyak lagi. Pada akhirnya hidup itu kompleks sekali. Apa yang manusia pandang rendah dan gak berpendidikan, nyatanya kalau Tuhan berkehendak, dia bisa jadi sesukses ini dan banyak menginspirasi orang lain, bahkan idol K-Pop pun banyak yang kagum sama IU❤️ well good for you kalau memang bias kamu punya kesempatan untuk mengenyam pendidikan sampai ke perguruan tinggi, tapi jangan sekali-kali banding-bandingkan bias kamu sama IU, karena dari garis start-nya aja sudah beda. Sekian.

miw🐉🍀🐥

95,860 görüntüleme • 4 gün önce

Guys, ada yang viral di TikTok hari ini dan menurut gue ini adalah gambaran paling jujur dari program andalan pemerintah yang sedang berjalan di lapangan. Sebuah bangunan Koperasi Desa Merah Putih berdiri sendirian. Di sekelilingnya hutan. Tidak ada satu pun rumah warga yang terlihat. Tidak ada bangunan publik lain. Tidak ada aktivitas apapun. Dan ini bukan hoaks soal lokasinya. Video itu nyata. Bangunannya nyata. Hutannya nyata. Yang ramai diperdebatkan bukan apakah bangunannya ada tapi kenapa dibangun di sana: Pejabat setempat langsung angkat bicara. Danramil bilang narasi "di tengah hutan" itu salah besar. Camat bilang lokasinya strategis. Katanya 100 meter ke barat ada permukiman. 100 meter ke timur ada permukiman. Tapi lihat videonya sendiri. Kalau memang 100 meter ke barat sudah ada rumah warga kenapa dalam video yang tersebar tidak terlihat satu pun atap rumah, tidak satu pun aktivitas manusia, tidak satu pun tanda kehidupan selain pohon dan semak di sekitar bangunan itu? Dan ini yang paling menggelikan dari seluruh klarifikasi pejabatnya: Danramil mengatakan lokasi itu strategis karena ada jalan yang dilalui petani di depannya. Camat mengatakan lokasi itu strategis karena ada lapangan bola di sekitarnya. Pertanyaannya: koperasi desa yang seharusnya menjadi pusat ekonomi masyarakat dibangun di lokasi yang paling dekatnya adalah lapangan bola dan jalan setapak petani? Siapa yang akan datang berbelanja ke sana? Siapa yang akan menjadi anggota aktifnya? Siapa yang akan mengelola logistik masuk dan keluar dari lokasi seperti itu? Dan ini yang paling menohok bangunannya sudah selesai sejak 22 April 2026: Sudah lebih dari satu setengah bulan. Bangunan sudah berdiri. Tanah sudah bersertifikat. Tapi sampai hari ini tidak beroperasi. Alasannya: menunggu arahan dari pusat. Jadi uang rakyat sudah dipakai untuk membangun. Bangunan sudah jadi. Tapi tidak ada yang tahu kapan akan dibuka karena menunggu instruksi dari Jakarta. Sementara bangunan itu berdiri sendirian di tengah hutan ditemani pohon-pohon dan angin. Dan ini yang paling penting untuk dipahami ini bukan kasus tunggal: Di Temanggung jalan desa tertutup pembangunan KDMP dan warga diminta iuran bangun jalan baru. Di NTT SD rusak karena pembukaan akses proyek KDMP. Tiang dipotong. Lantai ambrol. Di ratusan desa lain di seluruh Indonesia bangunan KDMP sudah berdiri tapi belum beroperasi sambil menunggu arahan yang sama dari pusat yang sama. Pejabat bisa berkata lokasi itu strategis sampai mulutnya berbusa. Tapi video tidak bisa berbohong. Kalau memang strategis kenapa sepi? Kalau memang dekat warga kenapa tidak ada warga yang terlihat? Kalau memang sudah sia kenapa masih menunggu arahan satu setengah bulan setelah selesai dibangun? Dan satu pertanyaan yang paling sederhana tapi paling tidak bisa dijawab: siapa yang memilih lokasi ini dan atas dasar pertimbangan apa? Karena kalau jawabannya adalah tanah kas desa yang kebetulan tersedia maka program senilai ratusan triliun rupiah ini dibangun bukan berdasarkan kebutuhan masyarakat. Tapi berdasarkan ketersediaan lahan. Dan itu adalah masalah yang jauh lebih besar dari sekadar soal hutan atau bukan hutan.

Lambe Saham

20,292 görüntüleme • 1 ay önce

dari dulu heeseung selalu ngutamain orang lain dibanding dirinya sendiri. di iland tempat yang literally ngajarin dia buat egois biar survive, dia malah kebalikannya… orang lain sibuk ngepush diri sendiri, dia malah sibuk ngejagain orang lain biar gak jatuh… malah ngasih arahan, nemenin latihan, nguatin mental… kayak dia lupa kalau dia juga lagi fight buat mimpi yang sama dari pre-debut sampe sekarang, narasi tentang dia gak pernah berubah yaitu “heeseung anak baik.” terlalu baik malah… dia respect semua orang, ngerti batasan, gak pernah keliatan tinggi hati, selalu ngeapresiasi hal kecil, selalu bilang makasih, selalu nunduk walaupun dia punya alasan buat berdiri lebih tinggi tapi di balik itu semua dia keras banget sama dirinya sendiri. dia gak pernah ngasih dirinya ruang buat terbuka dan yang paling keliatan ketika dia jarang nunjukin sisi rapuhnya.. bukan karena dia gak punya, tapi karena dia gak mau jadi beban. jadi ya udah, semuanya dia simpen sendiri. padahal aslinya capek, overthinking, pressure di segala arah sedangkan yang orang lain lihat cuma versi dia yang chill, suka ngegame, banyak tidur, makan mulu… padahal realitanya? dia cuma orang yang terlalu sering jadi sandaran, sampe lupa gimana rasanya disandarin dan sekarang, pas dia mulai milih jalan yang berbeda dan memulai fokus ke dirinya sendiri…. dikit aja, orang-orang langsung mengambil kesimpulan. ada yang bilang dia berubah, ada yang bilang dia jadi egois, bahkan ada yang ngerasa dia “ninggalin” grupnya lucu aja menurut aku karena orang-orang yang sekarang nuduh dia egois itu, dulu juga yang nikmatin semua hal yang dia kasih. mereka terbiasa lihat dia selalu ada buat orang lain, sampe pas dia mundur satu langkah buat dirinya sendiri, itu dianggap salah… seolah-olah dia gak punya hak buat milih dirinya sendiri, seolah-olah semua yang dia lakuin dulu itu kewajiban. padahal kalau dipikir-pikir, ini mungkin pertama kalinya dia bener-bener ngasih dirinya ruang. pertama kalinya dia gak cuma jadi “orang baik” buat semua orang, tapi juga coba jadi manusia buat dirinya sendiri dan ironisnya, justru di titik itu dia dibilang egois. heeseung bukan berubah jadi egois. dia cuma berhenti jadi seseorang yang terus-terusan mengorbankan dirinya tanpa batas dan mungkin, buat orang-orang yang terbiasa nerima tanpa mikir, itu emang kelihatan kayak perubahan besar. padahal sebenarnya, itu cuma dia… yang akhirnya belajar untuk gak selalu jadi nomor dua dalam hidupnya sendiri aku cuma berharap ke depannya makin banyak orang yang bisa lihat heeseung bukan cuma dari surface, bukan cuma karena skill atau visual, tapi juga karena siapa dia sebagai pribadi. karena jujur, dia punya banyak hal yang layak buat diapresiasi. semoga dia selalu dikelilingi orang-orang yang baik dan support dia dengan tulus. karena orang kayak dia pantas dapet itu. semoga juga makin banyak yang notice effort dia, bukan cuma pas dia lagi bersinar banget, tapi pada saat dia berproses. semoga di fase solo kariernya heeseung bisa berjalan dengan langkah yang lebih ringan, semoga dia menemukan versi dirinya yang lebih bebas yang gak selalu harus sempurna di mata siapapun 🩷

myca

127,651 görüntüleme • 2 ay önce

KRATING INTERVIEW MARET 2025 👱‍♀️: "kratingg, kalau kratingg sendiri harus main drama Y (Boys Love), bakal gimana?" 🏀: "Sebenarnya kalau buat aku, itu gak terbatas di satu genre aja sih kak. Maksudnya...aduh, aku bingung ngomongnya gimana. Tapi kalau aku pribadi memandang diri aku, aku tuh pengen jadi aktor yang bisa memerankan karakter yang unik, aneh, menantang, atau sesuatu yang baru gitu." 👱‍♀️: "Tapi kalau drama Y sekarang kan lagi rame banget tuh, kalau kamu dapet peran itu gimana?" 👩‍🦰: "Kalau disuruh main bareng Meen, mau gak?" 🏀: "Kalau harus main bareng Meen, aku gak mau wkwkwkwkwkwk!" 👱‍♀️: "Loh, kenapa? Tapi kalau sama orang lain mau?" 🏀: "Aduh, aku juga belum tahu, Kak. Soalnya aku pribadi gak pernah kepikiran tentang hal ini (main drama BL) sebelumnya. Tapi kalau aku, melihatnya itu per skrip atau per naskah ya. aku gak terlalu nge-kotak-kotakin kayak 'Oh ini genre Y (Boys Love)', 'Oh ini genre Yuri (Girls Love)'. aku cuma melihat, kalau semisalnya ada orang yang ngirim naskah ke aku, terus aku baca dan aku suka... Gak peduli karakternya bakal kayak gimana, tapi kalau aku ngerasa 'Wah, naskah yang dikirim ini bagus banget dan aku pengen banget maininnya', kalau hati aku bilang oke, ya aku bakal terima peran itu." 👱‍♀️: "Tapi kalau pasangannya tetep Meen, gimana?" 🏀: "Kalau sama Meen tetep gak mau🤣! Apalagi kalau genrenya Y." 👱‍♀️: "Tapi kan kalian kalau lagi bareng, momen dan chemistry-nya tuh dapet banget. Kalau fans ngeliat chemistry kalian terus baper, kamu bakal nolak momen itu gak?" 🏀: "Ah, kalau yang kayak gitu biarin mengalir gitu aja deh, Kak. Lebih baik biarin aja." 👱‍♀️: "Berarti dibiarin blur (ambigu) aja gitu ya?" 🏀: "Bukan, maksudnya biarin itu terjadi secara natural aja sesuai apa adanya. Gak usah dipaksain." 👱‍♀️: "Tapi kan di series misteri yang kalian mainin bareng, itu kan tentang persahabatan, tapi kalian kelihatan manis banget. Banyak orang yang ngeliat kalian tuh jadi baper dan nge-jodohin (nge-ship)." 🏀: "Nah, kalau yang itu mah mereka (fans) imajinasi sendiri, Kak wkwkwkwk. Tapi kalau interaksi yang kayak Kakak bilang tadi, itu aku bisa (wajar aja)." 👱‍♀️: "Berarti kalau interaksinya sama Meen kayak gitu, kamu oke?" 🏀: (Mulai ketawa pasrah dan garuk-garuk leher) 👱‍♀️: "Tapi beneran, kamu gak mau ya kalau main drama Y bareng Meen?" 🏀: "Aduh, kalau itu aku harus mikir keras banget sih, Kak. Tapi ya balik lagi, kalau genrenya tentang persahabatan (friendship) nah ini baru beneran sesuai pemahaman aku ya, kalau genrenya tentang persahabatan antar teman, menceritakan hubungan emosional sebagai sahabat, terus fans mau nge-ship atau imajinasi sendiri, nah kalau yang begitu aku oke-oke aja, aku bisa." 👱‍♀️: "Tapi sekarang fans udah pada nge-ship kamu sama Meen loh. Apalagi pas event kemarin, pas kalian main basket bareng, ada momen kamu ngerangkul atau meluk dia gitu dari belakang." 🏀: "Oh, kalau soal rangkulan atau pelukan itu mah udah jadi hal yang biasa dan normal banget buat aku sama Meen sehari-hari, Kak." 👱‍♀️: "Oh, emang udah biasa ya? Tapi kok mukanya kayak sengaja banget bikin fans histeris?" 🏀: "Hahaha, jujur aku tadi pengen banget Meen ada di sini buat bantuin aku jawab interview ini😭! Soalnya aku udah bilang ke dia, 'Eh, akhir-akhir ini pas interview, tiap kali gue ngomong kok rasanya kayak ada yang salah ya? Kayak dijebak terus.' Terkesan mencurigakan gitu ya? Terus Meen bilang ke aku, 'bang, makanya abang harus dengerin baik-baik pas mereka nanya, soalnya wartawan sekarang istilahnya banyak banget!' Jadi ya... aku udah di-briefing duluan sama Meen, Kak." —count—

rui 🏴󠁧󠁢󠁥󠁮󠁧󠁿🇫🇷

249,971 görüntüleme • 1 ay önce

Ini gue setuju banget sama Jerry Arvino. Tiap ngomongin pelatih hebat, top of mind orang langsung ke nama-nama kayak Cruyff atau Guardiola di era sekarang. Pelatih dengan filosofi yang jelas, bisa dijelasin lewat papan taktik, dibedah di buku sepak bola, sampai dijadiin blueprint banyak tim modern. Seolah-olah definisi pelatih hebat cuma itu doang. Padahal ya gak juga. Sir Alex Ferguson ada di level yang sama tanpa harus dikenal sebagai pelatih yang super filosofis. Bukan berarti beliau gak ngerti taktik, tapi kekuatan terbesarnya memang bukan disitu. Ferguson hebat karena otoritas yang dia bangun hampir 30 tahun di Man United. Gak ada pemain yang boleh merasa lebih besar dari klub. Dan di era ruang ganti penuh ego besar, melakukan itu tuh luar biasa sulit. Coba lihat nama-nama yang dia handle: Cantona, Keane, Beckham, van Nistelrooy, Jaap Stam. Karakter besar semua. Tapi pada akhirnya, kontrol tetap ada di tangan Ferguson. Mourinho juga mirip. Dia bukan tipe pelatih yang identik dengan sepak bola indah atau filosofi romantis. Tapi di medio 2000-an, dia jadi sosok paling ditakuti karena ngerti kalau Ini gak cuma 90 menit di lapangan doang. Ruang pers juga medan tempur yang mesti dimenangkan. Dia ambil semua tekanan ke dirinya sendiri, ganggu mental lawan sebelum kick-off, dan lindungi pemainnya dari sorotan media. Dan buat gue, itu juga bentuk kehebatan. Dan benar yang dibilang Bang Jerry, bahwa pelatih hebat itu gak punya satu definisi baku, karena sepak bola juga gak sesederhana itu. #utdfocusid

United Focus Indonesia

76,353 görüntüleme • 2 ay önce

🚨 Poin pertama adalah valid dan benar. Ini juga merupakan sebuah pernyataan sikap kami. Implementasi MBG seharusnya tidak boleh mengganggu dan membebani guru atau rekan-rekan di satuan pendidikan. Perhatikan 2 video di bawah. Terus terang saja, kami amat sangat membenci pemandangan seperti ini. Semenjak ada embege, ini adalah fenomena umum yang terjadi di sekolah-sekolah ketika menjelang pulang dan/atau selesai jam makan siang. Guru-guru dibebani pembagian ompreng, mengurus ompreng kosong, menghitung totebag agar jumlahnya genap demi menghindari denda kehilangan. Bahkan BGN sengaja menaruh daftar upah di juknis mereka untuk rekan-rekan / guru dari satuan pendidikan dan itu didasari dari jumlah porsi yang dibagikan. Kami sangat yakin, menurut BGN angka itu pasti sudah cukup adil dan sepadan. Dasar otak pesuruh jancok. Begitupula juga SPPG. Sehingga jika ada kehilangan atau jumlah ompreng kembali yang tak genap, sebagai kaki tangan BGN, SPPG akan dengan senang hati menegur dan memarahi guru yang bertanggungjawab. Jabingan. Rp20.000 untuk <100 penerima manfaat. Itu berarti kalo <90 ga ada upah sama sekali gitu?? Guru tuh punya mental tanpa pamrih sebenernya. Gemar membantu apalagi kalau memang itu disukai murid-muridnya. Makanya kalo SPPG nyuruh ini-itu ya mereka mau-mau aja sebetulnya. Tapi sekali mereka mendengar mayoritas muridnya menolak, maka mereka juga akan menolak dengan tegas. Mereka naruh murid-muridnya sebagai top priority mereka. Kalau toh ada murid nolak tapi guru tetep maksa nerima dan maksa ngebagiin, itu biasanya oknum. Tapi cukup realistis juga, di tengah himpitan upah guru yang kecil, ada tawaran beberapa rupiah dari eksternal sekolah, maka ya pasti ada tuh yang maksa ngembat, seperti beberapa kasus yang pernah kami singgung. Ini relasi antar satuan pelayanan yang gak sehat. Dampak buruknya yang nanggung siswa sebagai penerima manfaat. Nah, pertanyaannya, dengan insentif pasti 6jt/hari, kenapa BGN atau SPPG gak putar otak aja gimana caranya supaya ompreng dan totebag bisa terdistribusi dengan rapih ke satu per satu penerima manfaat, dan kembali dalam jumlah yang genap, tanpa harus membebani guru? Kenapa harus melibatkan rekan-rekan satuan pendidikan dengan teknis / mekanisme yang jauh dari kata ringan?

MBG Jelek

731,556 görüntüleme • 4 ay önce

Saya sudah menonton lengkap ceramah/pidato pak Jusuf Kalla (JK). 1) Kalau kita menonton video tersebut secara keseluruhan dan meletakkan pidato tersebut pada konteks yang ingin dituju dan disampaikan: sebagai Kristen saya tidak melihat ada ucapan pak JK yang menyinggung. Berikut penjelasannya: 2) Dalam video tersebut pak JK sedang berbicara dari sudut tokoh atau orang yang mendamaikan konflik Poso dan Ambon, selaku pelaku sejarahnya langsung. 3) Pak JK menjelaskan realitas dan fakta di lapangan ketika itu — yang beliau lihat, alami dan dengar sendiri — dimana “sentimen” agamalah yang membuat konflik tersebut jadi berkepanjangan, berdarah-darah dan memakan banyak korban. Karena kedua belah pihak sama-sama meyakini sedang “berjuang bahkan berperang dijalan suci”. 4) Gaya komunikasi Pak JK dalam ceramah tersebut aku melihat: memang berfokus pada pendekatan historis, sebagai pelaku sejarah langsung. Daripada sekadar menyebutkan istilah agama tertentu secara benar dan tepat. Karena memang ini bukan ceramah “akademik” tentang perbandingan agama. 5) Kalau mau tepatnya, kalau di Islam ada “mati syahid", kalau di kita Kristen mungkin lebih kurang disebut “mati sebagai Martir”. Itulah yang mungkin pak JK lihat ada di benak dan dipusaran 2 kelompok yang bertikai saat itu. Sama saja sebenarnya keduanya. Karena iman dan keyakinan-nya, masing-masing pihak rela menantang maut bahkan mati mengorbakan nyawanya untuk konflik ini. 6) Melalui pidatonya ini aku melihat, pak JK malah sedang mengingatkan kita kembali — generasi sekarang — tentang bahayanya radikalisme dan konflik berlatarbelakang agama. Inilah inti pidato pak JK. 7) Jadi menurutku, tidak perlulah kita umat Kristen tersinggung karena pidato pak JK tersebut. Karena pidato tersebut bukan mau menyerang ajaran agama kita. Pidato itu bukan ceramah yang mau membedah ada tidaknya “mati syahid” dalam ajaran Kristen? Bukan itu. 8) Fakta yang tidak bisa dibantah, konflik Ambon itu memang nyata dan benar ada. Poso juga. Dan yang bertikai sama-sama membawa keyakinan Agamanya ke pusaran konflik. Itulah yang membuat 2 kelompok yang bertikai jadi sama-sama teradikalisasi dan “ganas” (kalau istilahku). Berbeda dengan konflik dan kerusuhan umumnya. 9) Dan faktanya juga, yang mendamaikan konflik itu ya pak JK. Logikanya, kalau beliau mau menyerang agama tertentu, tidak mungkin dia dipercaya kedua belah pihak dan akhirnya bisa mendamaikan konflik tersebut. 10) Terakhir: sebagai penutup, mari kita lihat bagian lain dari pidato itu — yang satu kesatuan juga sebenarnya dengan video yang viral — dimana pak JK menegaskan bahwa tidak ada agama, baik itu Islam ataupun Kristen yang mengajarkan membunuh orang masuk surga. Berikut saya kutip ucapan pak JK: “Tunjukkan ke saya, agama Islam dan Kristen yang mengatakan membunuh orang tidak bersalah masuk surga? Di Islam tidak ada, di Kristen tidak ada.” 11) Ucapan diataslah sebenarnya inti dari pidato/ceramah pak JK. Mau agama apapun, tidak ada itu masuk surga kalau membunuh. Apalagi membunuh saudara sebangsanya sendiri. Baik di Islam atau Kristen, tidak ada namanya mati syahid kalau membunuh orang tak bersalah! 12) Terkait laporan polisi yang sudah masuk, menurutku tidak perlu dilanjutkan dan diperpanjang. Karena memang dari ucapan pak JK tidak ada “mens rea” nya. Tidak ada kandungan niat jahatnya untuk memojokkan, menjelekkan apalagi menista agama Kristen. Karena pidato itu memang bukan tentang agama atau ajaran agama tertentu. Tapi tentang konflik berlatarbelakang agama yang tidak boleh lagi terulang di bangsa ini. 13) Kedua pelapor aku kenal baik. Sahat dan Gusma, keduanya orang baik, terpelajar, generasi terbaik dan pemimpin muda yang ada di Kristen Protestan & Katholik saat ini. Aku yakin akan ada penyelesaian yang baik terkait masalah ini. 14) Sekali lagi: inti keseluruhan pidato pak JK bukan tentang menyerang ajaran agama, dalam hal ini Kristen. Tapi tentang konflik yang tidak boleh lagi terulang. Demikian sikapku Hormatku, JANSEN SITINDAON

Jansen Sitindaon

72,788 görüntüleme • 3 ay önce

Q: Lulus kuliah dan sudah hampir setahun nganggur. Sekarang udah mulai hopeless. Harus gimana ya? Sebenarnya, yang berbahaya dari nganggur – selama kamu masih bisa bertahan hidup – menurut gw bukanlah belum mendapat pekerjaan. Tapi saat kamu merasa stuck, males melakukan apa-apa, hopeless, gak ada semangat hidup, atau burnout. Itu lebih bahaya. Dan ini biasanya karena nggak terjadi feedback loop dari cara kamu berproses. Kalau kamu masih muda banget (baru lulus) dan belum ada tanggungan, sadari bahwa kamu punya unfair advantage yg gak semua orang punya: energi, waktu, dan gak ada resiko finansial yang fatal. Sadari itu dulu, dan coba bersyukurlah. Dengan bersyukur kamu bisa lebih tenang dan siapa tau dimudahkan juga rezekinya. Nah kalau kamu udah coba apply ke ratusan lamaran di berbagai job portal dan belum ada feedback apa2, menurut gw cukup jelas ada pada strategi. Kamu mungkin tetap melakukan satu hal yang sama berulang2 walau hasilnya nggak optimal. Ini juga membantu kamu agar gak terjebak di situasi yang sama. Sadari bahwa ada hal2 yang di dalam dan di luar kontrol kamu. Jumlah job opportunity yang adam, dapet offer letter dari perusahaan juga gak bisa kamu kontrol. Yang dalam kontrol kamu adalah usaha untuk meningkatkan keahlian, dan bersiap yang terbaik kalau opportunity datang. Posisikan diri untuk bisa semudah mungkin keberuntungan menemukan kamu. Pelajari hal2 yang perlu seperti bikin CV dengan format yang bagus dan bisa memperlihatkan keahlian kamu dengan baik. Tapi isi CV-nya juga harus berkualitas, dan itu hanya bisa dicapai dengan bikin pencapaian yg didapat dengan skill. Kalau belum punya skillnya, belajar. Share juga prosesnya di blog, linkedin, atau social media apapun. Buat project sendiri, lalu bagikan lagi ke publik dan masukkan itu di CV. Jadi selama kamu masih mencari pekerjaan, yang kamu lakukan bukan cuman apply di job portal dan menunggu. Kamu bakal selalu sibuk. Walau belum dapet kerja dan dapet panggilan interview, anggep cari kerja dan upskilling itu fulltime job kamu sekarang. Bangun pagi, ganti baju saat working hours, pergi ke perpustakaan, pulang saat jam kerja selesai. Lakukan hal2 yang membuat keberuntungan itu mudah untuk kamu dapatkan. And lastly, don’t end the week with nothing. Usahakan sekuat tenaga, di akhir minggu ini kamu akan sedikit lebih baik dari pada kamu di minggu lalu. Dengan belajar hal baru, ikut course, bikin project, reachout leaders di perusahaan yang kamu targetkan pakai linkedin, dokumentasikan perkembangan diri, buat beberapa versi CV untuk versi role yang berbeda, dan lain lain. Apapun. Yang penting jangan biarkan satu minggu berlalu tanpa ada progres. Oh ya, pastikan kamu juga bisa dapet support dari orang tua dan keluarga yang tinggal bareng kamu. Kasih tau plan kamu apa. Soalnya ini juga penting. Gw rekomendasikan sehari2 kegiatan kamu lakukan diluar aja, di perpustakaan misalnya. Biar bisa lebih fokus. Dan siapa tau di perjalanan ini ternyata kamu dapet insight tertentu, yang membuka peluang ke hal2 baru. Jadi pengusaha, bikin toko, freelance, atau penulis webtoon misalnya. Dan itu keren juga kok!

Anas

442,935 görüntüleme • 2 yıl önce

WILLIAMEST PRESSTOUR #WilliamEstFanconPressTour #Flex1045xWilliamEstFANCON #WilliamEst 👤: Gimana sih rasanya punya partner kayak P’Est? Kalo bisa pilih satu lagu buat ngegambarin perasaan lo ke dia, lagu apa? 🎸: Rasanya gimana ya.. Honestly, gue belum pernah punya partner yg harus bareng terus kayak gini. Maksudnya, literally hampir tiap saat bareng. Dan gue juga blm pernah harus belajar sebanyak ini soal satu orang. Makanya gue ngerasa lucky banget, karena P’Est tuh orang yg datang buat ngisi kekurangan gue. Gue orangnya cuek parah, suka mikir cuma dari permukaan aja. Tapi dia tuh selalu kasih lihat gue, “eh ini bisa lho dilakuin dgn cara ini,” dan dia selalu punya alasan logis di balik semuanya. Dia bantu gue ngerampungin banyak hal, baik dlm hidup maupun kerjaan. Jadi gue sadar, ada bagian dari diri gue yg selama ini gak pernah bisa dibenahin sama siapa pun, tapi dia bisa. Dulu gue tuh percaya 100% sama apa yg gue pikir, kayak, “ya ini bener, udah, jangan ganggu pikiran gue.” Tapi semenjak kenal P’Est as partner, dia selalu ingetin, “ini tuh belum tentu bener, coba deh lihat dari sisi ini. Ini yg bener, dan ini alasannya.” Makanya gue ngerasa SANGAT BERUNTUNG karena dia tuh dateng dan nutupin semua celah dalam diri gue yg bolong2 itu. 👤: Kalo lo harus milih satu lagu buat dia? 🎸: Gue gak sering ngomong kayak gini sih, tapi gue bakal pilih lagunya Asanee–Wasan, yg judulnya “คนสุดท้าย (The Last One).” 👤: Kenapa lagu itu? 🎸: Karena kayak yg gue bilang tadi, gue udah capek buat mulai lagi sama orang baru. Jujur aja, temen gue di hidup ini tuh dikit banget. Beneran cuma 2–3 orang doang. 🦈: 🤣🤣🤣 🎸: Maksud gue temen sekolah ya, bukan temen dari dunia hiburan. Gue susah banget buat kenal sama orang baru, dan kalo di tempat umum gue tuh pendiem. Tapi setelah kenal P’Est, gue ngerasa kayak.. “gue udah gak pengen kenal siapa2 lagi deh.” Jadi ya, gue pengennya dia jadi “the last one”. //MENANGIS SUBUH SUBUH

e m i 🎸🦈 REST

13,802 görüntüleme • 1 yıl önce

#MARCKRIS #KatanyuPodcastxMARCKRIS 🎤: siapa artist yang kamu suka, denger2 km suka Harry Styles 🦖: sebenernya aku suka banyak, aku suka Harry Styles karna suaranya bagus dan dia berani melakukan berbagai hal. tapi ada 1 orang yg aku suka tp ga pernah aku sebut sebelumnya, aku suka Jae (eaJ).. dia kan pernah di day6, aku rasa dia artist pertama yg aku ajak ngobrol. dulu kan aku di JYP, disana aku nggak kenal siapapun, aku nggak ngikutin entertainment/kpop jg saat itu (umur 13), karena aku disuruh guru vocalku ikug audisi, aky iseng ikut ternyata lolos. aki di JYP cm setengah tahun aja, karna dulu mimpiku untuk jd idol itu belum jelas, aku cm anak kecil yg sehari-hari pergi sekolah trus main sama temen-temen tp tbtb disuruh kesana, saat itu aku blm yakin aku benar2 suka dengan hal ini. suatu hari saat disana, pernah lagi istirahat makan dan aku makan sendirian, trus aku ketemu sama P'Jae, aku ngobrol banyak saat itu, dia nanyain "gimana kabarnya kamu darimana, umur berapa?" tp saat itu aku gatau dia siapa. setelah ngobrol lama dia nanya "kamu kenal aku ga?" aku jawab "ngga.." tp respon dia baik bgt walaupun aku ngga kenal. dan selama disana kan aku sendirian, dan sering banget ketemu sama P'Jae karna tempat kita deket. dan tiap ketemu dia selalu nepuk bahuku dan nyapa aku, mungkin kita gak ngobrol sampe akrab banget/tukeran sosmed gitu tapi saat itu aku sangat terkesan dengan kebaikan dia, down to earth banget, dan setelah itu aku berpikir "suatu saat kalau aku jadi artist, aku mau seperti dia. nggak sombong dan chill-chill aja"

inn

46,362 görüntüleme • 21 gün önce

Anies senang, dia permainkan suasana hati Prabowo dengan data yang salah. Trik debatnya licik. Anies belum puas, Prabowo harus direndahkan. Moderator debat kaget, sesi akhir yang semestinya digunakan untuk menguji visi misi Ganjar, malah dengan bengis digunakan oleh Anies untuk memprovokasi Ganjar. Ganjar terpancing, dia hajar Prabowo dengan nilai lima. Prabowo heran, namun Prabowo tetap diam. Keduanya paham, kalau Prabowo itu Ketum IPSI yang tak pandai bersilat lidah. Ganjar tidak mau dikerjain Anies, dia provokasi balik. Anies senang, "Inilah saatnya menunjukkan kecepatanku dalam berpikir, ini dibutuhkan dalam pertemuan internasional yang kadang waktu bicara singkat," pikir Anies. Anies tanpa ampun memukul Prabowo dan membully prestasi pertahanan Indonesia yang diakui oleh dunia. Dengan tanpa data dan hati, Anies tega mengatakan "11 dari 100" atau dikasih nilai "1 dari 10". Anies dan Ganjar tertawa sambil melirik Prabowo. Anies sukses menyenangkan hati pendukungnya. Prabowo diam saja dipermalukan begitu. Soal kesabaran dalam menghadapi berbagai ujian hidup, Prabowo Juaranya. Prabowo dua kali kalah dalam pemilihan Presiden, lalu Prabowo menimba ilmu dari Pak Jokowi. "Pak Jokowi Guru Saya" kata Prabowo. Prabowo suka belajar dan merangkul lawan, bahkan dalam debat pilpres, kalau pendapat Ganjar dan Anies itu bagus, Prabowo mengapresiasi. Pak Prabowo menempuh jalan demokrasi, bukan jalan kudeta, bukan jalan memakzulkan Presiden RI. Karena begitu semangatnya berdemokrasi, Prabowo tanpa lelah berkeliling NKRI untuk membangun jaringan partai di 80 ribuan desa. Itu membutuhkan uang, stamina, niat baik dan hubungan lama dengan masyarakat. Prabowo melahirkan, mendukung ribuan anak muda untuk menjadi Gubernur, Walikota, Bupati dan pemimpin di berbagai bidang, dan sampai saya menulis ini, peran itu terus dilakukan oleh Prabowo. Dengan kontribusinya itu, Prabowo tidak masalah terus dihina dan direndahkan. Prabowo menerima saat dirinya dikhianati, difitnah, dibully di medsos, di GBK, di depan ribuan peserta jalan sehat, di debat capres yang ditonton ratusan juta hati rakyat Indonesia. Hanya kadang, ada orang yang belum mampu melihat panjangnya daftar kesabaran Prabowo, itu biasa, tak perlu kita pikirkan. Terima kasih, Hormat kami, Hariqo Wibawa Satria, Alumnus Gontor 99, Jubir TKN Prabowo Gibran.

hariqo satria

18,863 görüntüleme • 2 yıl önce

Mbak Ova Ngapain sih mbak, bikin video begini? Orang yang panjenengan bela itu yang seharusnya bikin video begini, BUKAN REKTOR UGM! UGM itu bukan milik Joko Widodo! UGM itu bukan pegawainya Joko Widodo! Rektor UGM itu bukan hamba sahayanya Joko Widodo! Kalau Joko Widodo dipertanyakan Ijazahnya oleh rakyat, biar saja dia yang membuktikan, dia yang menunjukkan kepada rakyat! Bukan dengan secara pengecut malah menyuruh UGM dan Rektornya pasang badan! Nah, sekarang, apa yang terjadi pada Anda, mbak Ova. Tuh netizen sudah memposting dokumen-dokumen masalah Hukum anda dan suami, posting berjuta-juta, viral! Belum lagi sekarang BIN = Badan Intelijen Netizen sudah bergerak untuk menginvestigasi GEDUNG HITAM yang mulai dibangun pada saat mbak Ova jadi Rektor, dan sekarang sepertinya sudah terlihat tanda-tanda berhenti pembangunan dan terancam mangkrak! Untuk apa UGM membela-bela Joko Widodo sampai jungkir balik. UGM tidak punya kewajiban apapun terhadap Joko Widodo! Dia - kalau betul dia lulus dan punya Ijazah UGM - yang menurut penelitian kami: Palsu. Dan dikuatkan dengan pernyataan Mantan Rektor UGM Profesor Sofian Efendi, bahwa Joko Widodo tidak pernah lulus dari UGM, maka UGM tidak perlu harus pasang badan! Itu namanya dalam pepatah Jawa: Wong Legan golek momongan. UGM dan mbak Ova sendiri cari masalah sendiri. Dan cari masalahnya bukan dengan RRT: Roy, Rismon, Tifa. Tapi UGM cari masalah dengan seluruh Rakyat Indonesia! Jadi, saya ulang dan ulang lagi, UGM, diam! Ssst! Rektor dan Petinggi ini para Ilmuwan murni yang hidupnya hanya dari rumah ke kampus ke simposium, orang-orang lugu yang dimanfaatkan oleh Politikus Busuk. Sekarang dijadikan Badut Sirkus, disuruh bikin podcast dengan baca naskah. Ngga alami! Tertekan! Stres! ----- Udahan ah ngomelnya. Laper.

Dokter Tifa

124,657 görüntüleme • 11 ay önce

"Bodohnya Kroco Ijazah Palsu" Nunjukin ijazah yang diminta itu nunjukin ke siapa sih maksudnya? Nunjukin ijazah di alun-alun? Atau harus dipajang di Monas? Atau harus diteliti PBB, CIA, KGB, MI6, Interpol, FBI, NYPD? Jokowi itu proletar yang bisa jadi presiden tanpa darah biru. Memangnya orang seperti itu (yang bukan siapa-siapa), untuk mengaku lulusan S1 saja harus pakai ijazah palsu? Orang pakai ijazah palsu UGM, bisa jadi karyawan Pertamina saja sudah super-superhebat. Lha ini bisa jadi Wali Kota, Gubernur, Presiden, apa ya mungkin ijazah S1 saja, palsu? Ijazah S1 lho!!!! Misalnya dia nggak lulus S1 dan mau memalsu ijazah, ngapain nggak beli saja di perguruan tinggi swasta ecek-ecek di Solo yang memang bisa dibeli. Bisa aja sambil jualan mebel tiba-tiba dapat ijazah Sarjana Hukum dari kampus ecek-ecek. Lha ngapain orang baru bangun karir politik, kok memalsu ijazah UGM?? Bodoh sekali yang bisa mengira bisa memalsu ijazah UGM dan berpikir bahwa UGM nantinya bakal mengakui ijazah palsu itu. Serius, hanya orang yang SANGAT BODOH yang percaya itu. Sekali lagi: SANGAT BODOH. Kenapa? Karena orang pintar pun yang berseberangan dengan Jokowi pun nggak akan percaya itu. Coba tanya Anies Baswedan atau Ganjar Pranowo. Tak mungkin mereka ikut bahas ijazah ini. Hanya pembenci di level kroco yang terus menuduh ijazah palsu ini. Karena kalau memang palsu, Harian Kompas, Jawa Pos, Tempo, Media Indonesia, akan membahas itu di halaman pertama. Karena kalau memang palsu, anggota DPR RI dari partai oposisi ya pasti akan bersuara. Akan pakai hak angket, ataupun hak-hak mereka yang lain untuk angkat skandal besar ini kalau memang betul palsu. Musuh politik Jokowi itu sangat banyak sejak 2014. Tak terhitung. Coba lihat keadaan sekarang, kenapa hanya di level Roy Suryo dan dokter perempuan nggak jelas itu saja yang muncul bersuara? Bahkan Amien Rais pun muncul cuma sebentar habis itu menghilang. Sangat mungkin dia sudah sadar ijazah palsu UGM itu nggak mungkin terjadi. Kita "mungkin" bisa menyuap 1-2 dosen untuk "membantu" kita lulus dari kampus ternama selevel UI, ITB, UGM, Unair atau ITS. Tapi kalau menyuap secara lembaga hingga orang nggak lulus jadi dianggap lulus, apalagi tanpa kuliah, ya nggak masuk akal banget. Kasus S3 Bahlil di UI saja langsung dikoreksi dan dibatalkan. Secara lembaga, nggak mungkin UI akan meluluskan orang curang. Bahkan di pernyataan terakhir, UI menyebut Bahlil memang belum (pernah) berstatus lulus S3 dari UI. Nggak mungkin kita bisa beli ijazah di perguruan tinggi Top 5. Ya cuma orang yang biasa beli ijazah di perguruan tinggi ecek-ecek yang menganggap bisa beli ijazah di UGM. Akhirnya, para kroco itu akan terus nggak dipercaya akan ijazah Jokowi. Karena dengan percaya, berarti mereka akan memgakui kebodohannya selama ini. Untuk itu, narasinya akan terus dibangun. Ujungnya: pengadilan akhirat pun dipakai narasi. Akhirnya, ijazah Jokowi palsu adalah sebuah keyakinan. Keyakinan itu ya nggak mungkin dipaksa, bahkan oleh fakta ilmiah sekalipun. Yang diributkan foto Jokowi di ijazah. Bahas kaca mata. Bahas gigi. Dan bahas segala hal yang nggak penting. Lha kalau memang niat memalsukan kenapa nggak pakai fotonya sendiri? Lalu ada lagi yang nuduh Jokowi nggak lulus SMA. Anda nilai sendiri level kebodohannya orang itu. Kroco memang harus bodoh sih menurut saya.

Hasyim Muhammad

230,240 görüntüleme • 1 yıl önce