ๆญฃๅจๅ ่ฝฝ่ง้ข...
่ง้ขๅ ่ฝฝๅคฑ่ดฅ
Logika bengkok macam apa ini? Membandingkan warteg pinggir jalan sama program negara bernilai ratusan triliun rupiah pakai analogi busi motor! Analogi Warteg vs SPPG Itu Cacat Nalar. Warteg masak partai kecil, habis seketika, dan risiko langsung ditanggung penjual. SPPG mengelola rantai pasok masif untuk perut jutaan anak sekolah dengan... show more
127,628 ๆฌก่ง็ โข 7 ๅคฉๅ โขvia X (Twitter)
31 ๆก่ฏ่ฎบ

Org warteg udh pengalaman masak lebih lama daripada lu mulai jadi gusgusan, org SPPG kemaren baru belajar masak abis latihan joget dan yel-yel 3 bulan.

dodol yg katering hajatan ada yg keracunan dan pihak kateringnya ditahan ( walau akhire dimediasi damai ) , lha ini MBG ? puluhan ribu keracunan ga ada satupun yg ditoel ?

Ini siapa lagi?? Kok jadi banyak orang gila yg dikasih panggung???

dia bukan ceramah agama melainkan dakwah politik wowo

Guys kalo gk ngibull yow cabull ๐

Dia kepingin jadi pengganti kepala MBG.

Kali ini si Taim betul saya setuju gas keun Guuuuuusss

Taimmmmm, minum obat dulu deh

Penjilat model gini ini yg disuka penguasa, bacot gede, audiens banyak ๐คฃ

Benar juga sih yg harus bertanggung jawab sppgnya. Mereka ini yg hrs ditahan.

Pekok,,

Miftah TERMUL goblok Ta'im...Ta'im ...

Hentikan mbg

"sabotase..." Wkwkwk, sampai kalimat situ udah keliatan daya pikirnya gimana

Namanya dia ini Ta'i eh Ta'im ,๐คฃ๐คฃ๐คฃ

Orang guoblok congor gede kayak gini masih aja ada orang orang bodoh yg dengerin

Jilat terus taim eee...

Namanya juga TAIm

Dana besar rawan koruup menu kadang ikan cuman dikit gk aesuwai dana gede yg masuk Tempat buat masak aja 6 jt per hari iku bahasen anjiiiing niiih orang

Goblognya masih ada yg ngundang dan dengerin

Masih ada aja kaumnya

Si taim sedang menjelaskan bahwa yg punya ide memang nga ada tanggung jawabnya, wkwwkwk dasar tambuk ikam im ai.

hidup Lonte !!!

๐คฃ๐ ampe segitunya, kalau kiayai atau ulama bener itu harusnya melindungi umat, bukan melindungi penguasa, harusnya dia itu mewarning penguasa agar gak salah jalan, bukannya ikut jalan2.

Taim nggedabrus

Penjilat setai tai nya

Miftah jago pidato.....

Presiden aja kapasitas nya tolol. Apa yg kalian harapkan dari bawahan2nya.

Taim......Taim....kau punya bangunan pondok itu duit dari mana ? Duit kamu ? Layak....menjilat trus...

Ya emang harusnya sppg nya. Harus di tuntut. Sama ahli gizi nya, kok bisa makanan beracun ahli gizi tidak mengetahui nya.

Koruptor kereta nih si taim
็ธๅ ณ่ง้ข
Sensitive content
KATA-KATA HARI INI MAS SUDARYONO? ๐ซต๐ป๐คฃ โMBG TIDAK BERMASALAH, YANG BERMASALAH ORANG TUANYA, GURU, DAN WARTAWAN.โ Kalau benar pernyataan seperti ini disampaikan oleh pihak BGN terkait kasus keracunan MBG, pertanyaannya sederhana: KOK LAGI-LAGI KAMBING HITAM? Setiap ada persoalan dalam pelaksanaan MBG, selalu saja ada pihak lain yang diseret. Guru disalahkan. Orang tua disalahkan. Wartawan disalahkan. Lalu programnya sendiri bagaimana? Kalau ada anak mengalami dugaan keracunan setelah mengonsumsi makanan MBG, yang seharusnya pertama dilakukan adalah: CEK MAKANANNYA. CEK DAPURNYA. CEK BAHAN BAKUNYA. CEK PROSES PENGOLAHANNYA. CEK DISTRIBUSINYA. CEK PENYIMPANANNYA. CEK STANDAR KEAMANAN PANGANNYA. CEK PENGAWASANNYA. Bukan malah sibuk mencari siapa yang bisa disalahkan. 1. GURU Kalau guru memang tidak mengontrol makanan yang dikonsumsi siswa, pertanyaannya: APAKAH GURU MEMANG DIBERI TUGAS DAN KOMPETENSI UNTUK MENJADI PENGAWAS KEAMANAN PANGAN? Guru itu tugas utamanya mendidik. Jangan sampai ketika sistem pengawasan program bermasalah, tanggung jawabnya dilempar kepada guru. 2. ORANG TUA SISWA Orang tua terlalu OVER memperhatikan anak? Serius? Kalau anaknya sakit setelah makan makanan yang diberikan melalui program pemerintah, orang tua justru memang punya alasan untuk bertanya. Mereka bukan sedang mengganggu program. MEREKA SEDANG MELINDUNGI ANAKNYA. 3. WARTAWAN Wartawan memberitakan kejadian? Lalu itu dianggap masalah? Bukankah fungsi pers memang menginformasikan apa yang terjadi kepada publik? Kalau pemberitaan dianggap tidak relevan, bantah dengan DATA. Tunjukkan fakta. Tunjukkan hasil pemeriksaan. Tunjukkan penyebabnya. Bukan malah menyalahkan wartawan karena memberitakan persoalan yang memang terjadi. Inilah yang dari awal sering saya bilang: KALAU ADA MASALAH, JANGAN REFLEKS MENCARI KAMBING HITAM. Pemerintah punya kewenangan besar. Pemerintah punya anggaran. Pemerintah punya lembaga. Pemerintah punya sistem. Dan ketika sebuah program pemerintah menimbulkan persoalan, publik berhak bertanya dan pemerintah wajib menjelaskan. MBG boleh menjadi program besar. MBG boleh menjadi program unggulan. Tapi karena menyangkut makanan yang dikonsumsi anak-anak, standar keamanannya justru harus lebih tinggi. Jangan sampai kritik dianggap sebagai serangan politik. Jangan sampai orang tua yang khawatir dianggap berlebihan. Jangan sampai guru dijadikan tameng. Dan jangan sampai wartawan disalahkan karena menjalankan fungsi jurnalistik. KALAU PROGRAMNYA BENAR-BENAR BAGUS, BUKTIKAN DENGAN DATA. KALAU ADA YANG SALAH, PERBAIKI. KALAU ADA YANG LALAI, TINDAK. KALAU ADA KERACUNAN, CARI PENYEBABNYA. SELESAI. Tidak perlu mencari kambing hitam ke kiri dan kanan. Karena yang dipertaruhkan bukan nama baik pejabat. BUKAN CITRA PEMERINTAH. BUKAN CITRA PRABOWO. YANG DIPERTARUHKAN ADALAH KESELAMATAN ANAK-ANAK. Dan kalau ada pejabat yang benar-benar mengatakan โMBG tidak bermasalah, yang bermasalah orang tua, guru, dan wartawanโ, saya cuma mau bilang: PAK, RAKYAT ITU BUKAN KAMBING HITAM. RAKYAT BERHAK BERTANYA. RAKYAT BERHAK KRITIK. RAKYAT BERHAK MINTA JAMINAN KESELAMATAN. Apalagi kalau yang dikonsumsi adalah makanan yang diberikan melalui program pemerintah.
Sumatera Adil & Federal
83,420 ๆฌก่ง็ โข 9 ๅคฉๅ
