Video wird geladen...

Video konnte nicht geladen werden

Zur Startseite

Saat Afrika butuh kereta api, AS hingga Jepang dan Uni Soviet angkat tangan. China saat itu msh negara miskin justru datang membantu. Membawa 1,5 juta ton material dan 13,5 ribu pekerja. Bahkan 70 pekerja mati krn kekurangan makanan.

789,855 Aufrufe • vor 1 Jahr •via X (Twitter)

13 Kommentare

Profilbild von Zulfikar Akbar
Zulfikar Akbarvor 1 Jahr

Sejarah pembuatan jalur kereta api di Afrika Timur ini patut disebut sbg sejarah luar biasa. Dua negara Afrika, Tanzania dan Zambia sangat membutuhkan kereta api saat itu, demi bisa memutus ketergantungan pada negara sekitarnya, terutama Afrika Selatan.

Profilbild von Zulfikar Akbar
Zulfikar Akbarvor 1 Jahr

Saat itulah China datang meski mereka sendiri sedang ketar-ketir kondisi ekonominya. Namun dlm waktu 5 thn, 1970-1975, mereka mampu tuntaskan pekerjaan itu.

Profilbild von Zulfikar Akbar
Zulfikar Akbarvor 1 Jahr

Proyek pembuatan jalur kereta api di Tanzania ke Zambia ini sempat dinobatkan sbg proyek kereta api paling menyita tenaga sejak Perang Dunia Kedua. Lantaran mereka juga membuka jalur sampai 1,8 ribu kilometer dari jantung kota di Tanzania sampai Kapiri Mposhi.

Profilbild von Zulfikar Akbar
Zulfikar Akbarvor 1 Jahr

Di balik proyek itu juga ada dua tokoh Afrika yang sangat berperan, Julius Nyerere dan Kenneth Kaunda. Nyerere adalah presiden pertama Tanzania, sedangkan Kaunda adalah presiden pertama Zambia.

Profilbild von Zulfikar Akbar
Zulfikar Akbarvor 1 Jahr

Nyerere sendiri awalnya lebih berharap bisa dapat bantuan dari negara-negara barat. Makanya saat Mao Zedong menawarkan bantuan pun Nyerere gak langsung mengiyakan.

Profilbild von Zulfikar Akbar
Zulfikar Akbarvor 1 Jahr

Mao sempat mengatakan, "Anda punya kesulitan, kami juga dlm kesulitan. Tapi, kesulitan kita beda." "Membantu pembangunan kereta api di negara Anda, kami hrs meninggalkan pekerjaan membangun kereta api kami. Kami pasti bantu Anda."

Profilbild von Zulfikar Akbar
Zulfikar Akbarvor 1 Jahr

Bukan cuma itu, Mao bahkan memberikan kepastian kpd Nyerere bahwa kereta dan semua jalurnya itu nanti akan tetap jadi milik Tanzania dan Zambia sepenuhnya.

Profilbild von Zulfikar Akbar
Zulfikar Akbarvor 1 Jahr

Namun lagi-lagi meski sudah dijanjikan spt itu pun Nyerere tetap tak langsung mengiyakan. Lebih-lebih lagi Kaunda, ia paling khawatir jika akibat proyek itu lantas komunis masuk ke negaranya.

Profilbild von Zulfikar Akbar
Zulfikar Akbarvor 1 Jahr

Sebab Kaunda sendiri masih memiliki niat bisa tetap dekat dan berhubungan baik dgn Inggris. Namun di tengah segala polemik dan dilema, pekerjaan itu akhirnya tetap dijalankan oleh China.

Profilbild von Zulfikar Akbar
Zulfikar Akbarvor 1 Jahr

Kaunda baru melunak dan menerima tawaran China setelah ia datang ke negara itu pada 1967. China memberikan pinjaman lunak sekitar 405 juta USD yang dilunasi dlm kurun 1973 sampai 2013, selama 40 tahun.

Profilbild von Zulfikar Akbar
Zulfikar Akbarvor 1 Jahr

Sementara pihak Barat hanya melempar cibiran atas kerja sama negara-negara Afrika itu dengan China. Bahkan mereka menakut-nakuti Tanzania kelak akan dirampas oleh China.

Profilbild von Zulfikar Akbar
Zulfikar Akbarvor 1 Jahr

Kutulis panjang lebar, sebagian malah hilang. Inilah yg sering berujung salah paham, hingga terkadang mengundang perdebatan.

Profilbild von Islamic Relief USA
Islamic Relief USAvor 1 Jahr

Thousands injured in Lebanon, death toll rising. Send Humanitarian aid now with IRUSA

Ähnliche Videos

*Kabar Gembira, Prabowo Umumkan Bonus Hari Raya untuk Ojol: Pemerintah Beri Perhatian Khusus* Jakarta — Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan Bonus Hari Raya (BHR) untuk ojek online (ojol) baik pengemudi maupun kurir. Hal ini merupakan bentuk perhatian khusus pemerintah untuk para pengemudi ini. Hal ini diumumkan Prabowo dalam konferensi pers bersama CEO GoTo Patrick Walujo dan CEO Grab Anthony Tan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (10/3). "Tahun ini pemerintah menaruh perhatian khusus pada pengemudi dan kurir online yang telah memberikan kontribusi penting dan mendukung layanan transportasi dan logistik di Indonesia. Untuk itu pemerintah mengimbau kepada seluruh perusahaan layanan transportasi aplikasi untuk memberi Bonus Hari Raya dalam bentuk uang tunai dengan mempertimbangkan keaktifan pekerja," kata Prabowo. Prabowo mengatakan pemerintah akan mengatur pemberian bonus hari raya dari perusahaan yang menaungi para pengemudi dan kurir _online_ untuk memberikan BHR dalam bentuk uang tunai dengan keaktifan kerja. Saat ini terdapat kurang lebih 250 ribu pekerja pengemudi kurir online yang aktif dan 1 juta sampai 1,5 juta yang berstatus part time. "Untuk besaran mekanisme nanti akan dirundingkan dan akan disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan melalui surat edaran," ujar Prabowo. Ia pun berharap kebijakan ini memberikan dampak positif untuk para ojol dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang ikut mewujudkan kebijakan ini. "Saudara sekalian semoga dengan kebijakan ini para pekerja dan para pengemudi _online_ dapat merasakan libur dan mudik dan Idul Fitri dalam keadaan yang baik. Saya juga ucapkan terima kasih kepada Menteri Ketenagkerjaan, Menteri Perhubungan, Sekretariat Negara, Sekretariat Kabinet dan juga pimpinan perusahaan atas kerja sama yang baik juga saya ucapkan terima kasih kepada para pengemudi _online_ di manapun Anda berada," tutup Prabowo.

Dedek Prayudi - Uki

11,088 Aufrufe • vor 1 Jahr

Jakpus - Aksi penyerangan brutal terjadi di sebuah warung kopi di Jalan Jati Baru, Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Rabu (8/10/2025) dini hari. Belasan orang yang diduga geng motor menyerang hingga menyebabkan dua korban terkena luka tembak. Korban masing-masing bernama Adam (24), pemilik warung, dan Andi (21), karyawannya. Adam mengalami luka tembak di bahu, sementara Andi terkena di bagian mata (pelipis) dan dada. Adam mengatakan, penyerangan terjadi mendadak saat dirinya dan dua karyawan sedang berjaga di warung. Para pelaku datang berkonvoi menggunakan sepeda motor dan langsung menyerang tanpa alasan jelas. “Mereka datang sekitar 10 sampai 15 motor. Hampir semuanya bawa senjata tajam, satu orang bawa senjata api,” ujar Adam saat dikonfirmasi Menurut Adam, kelompok tersebut diduga mencari geng motor lain yang disebut pernah nongkrong di warungnya. Karena salah sasaran, pelaku justru menyerang dirinya dan karyawan. “Kami nggak ada perlawanan. Mereka langsung menyerang semua yang ada di lokasi,” ucapnya. Aksi itu terekam CCTV. Dari rekaman terlihat, satu pelaku menembakkan diduga senjata api hingga mengenai Andi dan Adam. Ia menduga senjata yang digunakan jenis airsoft gun, namun tetap berbahaya karena proyektilnya menimbulkan luka. Selain melukai korban, pelaku juga mengambil uang hasil dagangan sekitar Rp2,3 juta hingga Rp2,5 juta. Sebuah ponsel milik Adam sempat direbut namun berhasil ia ambil kembali. Usai kejadian, Adam membawa karyawannya ke RSUD Tanah Abang dan melapor ke polisi. Kasus tersebut kini ditangani Polsek Tanah Abang. Adam berharap kejadian serupa tidak terulang. “Kalau mereka punya masalah sama orang lain, jangan ganggu usaha orang kecil,” ujarnya.

Never

50,801 Aufrufe • vor 10 Monaten

PURA-PURA JADI GENG MOTOR, PADAHAL RAMPOK DAN SERANG WARKOP DI TANAH ABANG, DUA KORBAN LUKA TEMB4K, UANG DIJARAH‼️ Aksi penyerangan brutal terjadi di sebuah warung kopi di Jalan Jati Baru, Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Rabu (8/10/2025) dini hari. Belasan orang yang diduga geng motor menyerang hingga menyebabkan dua korban terkena luka tembak. Korban masing-masing bernama Adam (24), pemilik warung, dan Andi (21), karyawannya. Adam mengalami luka tembak di bahu, sementara Andi terkena di bagian mata (pelipis) dan dada Adam mengatakan, penyerangan terjadi mendadak saat dirinya dan dua karyawan sedang berjaga di warung. Para pelaku datang berkonvoi menggunakan sepeda motor dan langsung menyerang tanpa alasan jelas. “Mereka datang sekitar 10 sampai 15 motor. Hampir semuanya bawa senjata tajam, satu orang bawa senjata api,” ujar Adam saat dikonfirmasi Wilayah Jakarta.id. Menurut Adam, kelompok tersebut diduga mencari geng motor lain yang disebut pernah nongkrong di warungnya. Karena salah sasaran, pelaku justru menyerang dirinya dan karyawan. “Kami nggak ada perlawanan. Mereka langsung menyerang semua yang ada di lokasi,” ucapnya. Aksi itu terekam CCTV. Dari rekaman terlihat, satu pelaku menembakkan diduga senjata api hingga mengenai Andi dan Adam. Ia menduga senjata yang digunakan jenis airsoft gun, namun tetap berbahaya karena proyektilnya menimbulkan luka. Selain melukai korban, pelaku juga mengambil uang hasil dagangan sekitar Rp2,3 juta hingga Rp2,5 juta. Sebuah ponsel milik Adam sempat direbut namun berhasil ia ambil kembali. Usai kejadian, Adam membawa karyawannya ke RSUD Tanah Abang dan melapor ke polisi. Kasus tersebut kini ditangani Polsek Tanah Abang. Adam berharap kejadian serupa tidak terulang. “Kalau mereka punya masalah sama orang lain, jangan ganggu usaha orang kecil,” ujarnya

Never

11,242 Aufrufe • vor 10 Monaten

MALANG – Yupi Rere alias Rey, terlapor dalam kasus pernikahan siri sesama wanita di Malang, membantah tudingan pemalsuan dokumen identitas. Ia menegaskan identitas yang digunakan adalah asli dan telah diketahui pelapor, Intan Anggraeni, sejak awal hubungan. Menurut Rere, Intan bahkan kerap datang ke rumahnya dan lingkungan pertemanan pelapor juga mengetahui hubungan mereka. Ia menegaskan tidak pernah memanipulasi dokumen, termasuk terkait identitas sebagai laki-laki. “Tidak ada pemalsuan. Identitas yang saya tunjukkan asli, dan fotokopi KTP itu dari dia sendiri,” ujarnya, Kamis (9/4/2026). Rere menjelaskan, hubungan mereka bermula dari perkenalan di tempat hiburan malam di Kota Batu hingga muncul rencana pernikahan, yang diklaim atas ajakan Intan. Ia juga mengaku sempat ingin mengakhiri hubungan, namun terkendala tekanan emosional dari pihak keluarga pelapor. Selain itu, Rere menyebut selama menjalin hubungan dirinya kerap membantu kebutuhan finansial Intan, termasuk melunasi utang, serta membantah janji kemewahan, intimidasi, hingga isu akan membawa pelapor ke luar negeri. Ia menegaskan rencana perjalanan yang dibahas saat itu adalah ke Yogyakarta untuk terapi pengobatan. Rere juga menyebut komunikasi terakhir terhenti saat dirinya mempertanyakan dasar laporan yang dilayangkan terhadapnya. “Saya ingin menyelesaikan baik-baik, tapi laporan itu justru muncul tiba-tiba,” pungkasnya. Laporan: Kontributor Malang Raya Media I Kamis, 9 April 2026

Malang Raya Info

21,104 Aufrufe • vor 4 Monaten

Entah Mabuk, Entah Memang Gila. Pria di Palangkaraya Tiba-tiba Bocok Ibu Dan Anak Yang Sedang Beristirahat Seorang pria berinisial RB (23) diduga menyerang seorang ibu rumah tangga dan anaknya hingga mengalami luka serius. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Korban diketahui berinisial HY (45) dan putranya AW (18), warga Jalan G. Obos VI. Sementara pelaku RB juga merupakan warga di kawasan yang sama dengan jarak rumah sekitar 100 meter dari kediaman korban. Berdasarkan keterangan warga sekitar yang enggan disebutkan namanya, sebelum kejadian pelaku sempat terlihat keluar rumah dan berjalan menuju warung di seberang kediamannya. Saat itu, RB disebut berbicara tidak jelas dan melantur "Sebelumnya tidak pernah seperti itu. Pagi tadi dia terlihat bicara sendiri dan tidak nyambung," ujar seorang warga. Tak lama kemudian, pelaku berjalan menuju arah belakang permukiman. Warga kemudian kembali melihat RB melintas sambil membawa senjata tajam jenis mandau atau parang panjang. Pelaku kemudian masuk ke rumah korban saat penghuni rumah masih beristirahat. Di dalam rumah tersebut, RB diduga langsung melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam yang dibawanya. Serangan itu menyebabkan HY mengalami luka pada bagian kaki dan sejumlah bagian tubuh lainnya. Sementara AW yang berusaha membantu ibunya justru menjadi sasaran pembacokan hingga mengalami luka berat, termasuk di bagian kepala. Korban yang terluka sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berlari menuju rumah Ketua RT setempat untuk meminta pertolongan. "Warga yang datang ke lokasi mendapati kondisi rumah berlumuran darah,"ujar Bahkan, lanjutnya, pecahan atau bagian dari senjata yang digunakan pelaku disebut tertinggal di lantai rumah korban. Warga bersama keluarga kemudian mengevakuasi kedua korban ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Muhammadiyah Palangka Raya untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, informasi mengenai kejadian tersebut dengan cepat menyebar di lingkungan sekitar. Warga bersama aparat kepolisian langsung melakukan pencarian terhadap pelaku yang melarikan diri usai melakukan penyerangan.

Never

100,322 Aufrufe • vor 2 Monaten

"Saya cuma mencari keadilan. Saya hanya pekerja ekonomi kreatif biasa." Sedih banget mendengar cerita Amsal C. Sitepu di RDPU Komisi III DPR RI. Ia harus berhadapan dengan hukum karena proses kreatif yang tidak dianggap bernilai alias nol rupiah dan menyebabkan kerugian negara. Ini kisahnya. ~ Ikhtiar Bertahan Hidup ~ Tahun 2020, Covid melanda. Banyak pekerja kreatif sulit mencari rezeki karena lockdown (keterbatasan interaksi). Ada inisiatif untuk membuat video profil desa dengan harga yang relatif murah. Tujuannya sederhana: bertahan hidup. Mereka sebelumnya punya pengalaman dokumentasi wedding (pernikahan) dan video clip lainnya. Amsal pun akhirnya menyusun proposal video profil desa. Terlebih, ia adalah content creator yang senang membagikan kearifan lokal Tanah Karo di akun media sosialnya. Proposal itu ditawarkan langsung ke Kepala Desa. Nilainya Rp30 juta. Dalam proses itu, ada Kepala Desa yang menerima, ada yang menolak. Proposal itu sudah lengkap; mulai dari apa yang akan dikerjakan hingga isi videonya akan bercerita soal apa. Amsal juga berharap video profil itu bisa jadi salah satu manfaat dari dana desa untuk menunjukkan potensi desa. ~ Proposal Diterima, Pekerjaan Dilakukan ~ Dari situ, semua pekerjaan dilakukan secara profesional. Setelah selesai, video pun disaksikan oleh Kepala Desa. Di sini, ada proses revisi, apa yang dikurangi, ditambah, dsb. Dari situ, ada proses shooting ulang jika diperlukan. Pembayaran pun dilakukan setelah klien (Kepala Desa) benar-benar puas dengan hasilnya alias revisi akhir. Pembayaran diterima Rp30 juta, persis seperti tertera di proposal, persis seperti SPJ yang ditandatangani Amsal. Tahun 2021, ada desa yang juga menginginkan hal serupa. Mungkin karena melihat portofolio sebelumnya. Tahun 2022, ada dua desa yang sebenarnya sudah dikerjakan videonya tahun 2021, tapi karena belum ada anggarannya, baru dibayarkan tahun 2022. Faktanya, ada desa yang videonya sudah selesai, tapi serah terima tidak dilakukan. Karena anggarannya tidak cukup dan akhirnya tidak dibayarkan. Itulah risiko dari pekerja kreatif seperti Amsal. Setelah pandemi mereda, pekerja kreatif pun bekerja seperti semula. Amsal berkata bahwa pekerjaan dengan pemerintah itu sebenarnya berisiko tinggi. Ada jarak jauh yang harus ditempuh ke desa-desa, ada drone yang disambar elang, dsb. Pengerjaan video profil desa adalah pekerjaan pertama dan terakhir dalam bekerja sama dengan pemerintah. ~ Berhadapan dengan Aparat Penegak Hukum ~ Tahun 2025, Amsal dipanggil sebagai saksi atas projek pengerjaan video profil desa. Setelah itu, Amsal ditetapkan sebagai tersangka. Inspektorat menyatakan ada kerugian negara. Amsal menegaskan ia tidak pernah dipanggil atau diperiksa sekalipun oleh Inspektorat. Ternyata, satu tahun setelah projek selesai, Kepala Desa dipanggil dan diperiksa oleh Inspektorat, tetapi ternyata tidak ditemui masalah. Di fakta persidangan, Kepala Desa yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (yang seharusnya pihak yang memberatkan) justru mendukung Amsal. Mereka puas dengan pekerjaan Amsal. Apalagi, Amsal itu selalu ikut turun langsung untuk setiap pengerjaan video. ~ Momen Menarik di Persidangan ~ Dalam salah satu persidangan, ada dialog menarik antara Hakim dan Kepala Desa Hakim: Kenapa ia bisa dipenjara? Kepala Desa: Tidak tahu. Hakim: Ada proposal yang ia tawarkan? Kepala Desa: Ada Hakim: Berapa nilai proposal yang ia tawarkan? Kepala Desa: 30 juta Hakim: Berapa yang kalian bayarkan Kepala Desa: 30 juta Hakim: Terus kenapa dia bisa dipenjara Kepala Desa: Enggak tahu, Yang Mulia ~ Moment of Truth ~ Mark up itu dimunculkan karena ada beberapa item yang dinolkan oleh Auditor dan diamini oleh Jaksa Penuntut Umum. Ada ide, ada editing, cutting, dubbing, clip on (microphone). Semuanya dianggap nol oleh Auditor dan Jaksa Penuntut Umum. Nilai yang tertera di proposal dan akhirnya dibayarkan itulah kemudian dianggap sebagai Mark Up dan merugikan negara ~ Suara Hati dan Isak Tangis Amsal ~ Saya hari ini hanya mencari keadilan. Saya hanya pekerja ekonomi kreatif. Yang saya takutkan jika hal ini terjadi, kami anak-anak muda pekerja ekonomi kreatif di Indonesia akan takut bekerja sama dengan pemerintah. Saya cuma mencari keadilan. Saya hanya pekerja ekonomi kreatif biasa. Saya tidak punya wewenang dalam anggaran. Sederhananya, saya hanya menjual. Kalau memang harganya kemahalan, kenapa tidak ditolak saja? Atau kalau tidak sesuai, kenapa harus dibayarkan? Tidak perlu saya dipenjarakan. Karena pekerjaan ini kami lakukan tahun 2020 juga saat pandemi. Hanya untuk bertahan hidup dan untuk mempromosikan Kabupaten Karo. Bisa dilihat di sosial media saya. Dari dulu, saya selalu mengangkat konten-konten kearifan lokal di Tanah Karo. Saya cinta sekali dengan Tanah Karo. Walaupun dengan kejadian ini, saya akan tetap mencintai Tanah Karo.

M. Ridha Intifadha

19,236 Aufrufe • vor 4 Monaten

Iran nyerang zionis jahudi karena bela Palestina.... Sebelum lanjut bedakan dulu Iran dgn identitas persia dimana peradaban persia sudah ada sebelum Islam datang (makanya rasulullah sangat menghargai Salman Al Farizi yg ahli perang) dgn penyembah api (majusi) dan Syiah dgn pengikut Sayid Husein Begitupun dgn zionis jahudi dgn Bani Israil Krn Bani Israil yg disebut dalam Al-Qur'an itu merujuk pada keturunan nabi ya'kub dgn org2 yahudi Agar tidak terjebak menggeneralisasika. Oleh sebab itu mending nyebut zionis jahudi ketimbang org Israel atau isriwil. Krn bagaimanapun jg Bani Israel itu keturunan nabi yg harus dihormati jadi beda dgn anak keturunan nabi ya'kub yg bernama yahuda yg mengklaim sbg bangsa Israel Krn itu tidak sama dgn yg disebut Al Qur'an. Jika Iran menyerang zionis jahudi, kenapa Iran justru menyerang pangkalan as yg ada dinegara arab spt Dubai dan Bahrain, katanya Iran punya rudal balistik antar benua kenapa gak langsung nyerang Amerika Siapa yg paling dirugikan dgn serangan Iran ini.... Umat Islam Serangan Iran membuat penerbangan Dubai mati total, sejumlah jemaah umroh tidak bisa pulang, yg belum berangkat ditunda sampai waktu yg belum diketahui. Fyi jemaah umroh tahun ini mencapai 19 juta orang, bisa dibayangkan sektor apa saja yg terpengaruh akan serangan ini. Jadi sebelum memihak Iran atau tidak baiknya berpikir dulu, itulah mengapa sudah tepat pilihan negara ini dalam posisi non blok, berkali2 presiden Prabowo Subianto menekankan arti penting persatuan bahkan setelah kunjungan ke as beliau lgs ke negara2 Arab, tentu saja beliau mempunyai agenda khusus guna meyakinkan pemimpin arab utk menekan as supaya dampak perang ini tidak berlanjut ke perang nuklir.

Laksmi

364,960 Aufrufe • vor 5 Monaten

Mohon di atensi min Sekretariat Kabinet Partai Gerindra DPR RI cek kebenarannya. Ada keluhan soal MBG, ada oknum oknum yang diduga melakukan intimidasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjadi solusi, kini justru menuai polemik. Alih-alih menerima kritik soal fasilitas dapur, sejumlah oknum yang terkait dengan program tersebut justru bereaksi keras hingga muncul dugaan intimidasi. Kegaduhan bermula saat sejumlah warga melayangkan komplain terkait kondisi dapur pengelola MBG. Namun, reaksi tak terduga datang dari berbagai pihak—mulai dari oknum pekerja hingga kerabat staf—yang dinilai terlalu emosional atau 'baper' dalam menanggapi keluhan tersebut. Yang lebih memprihatinkan, beredar kabar adanya dugaan intimidasi yang dilakukan oleh oknum guru terhadap orang tua siswa. Mereka dilarang keras mengunggah atau memposting hal-hal negatif terkait pelaksanaan program MBG di media sosial. Masyarakat berharap pihak dinas terkait segera turun tangan untuk mengevaluasi transparansi program ini. Kritik terhadap kualitas makanan atau dapur seharusnya dijawab dengan perbaikan nyata, bukan dengan pembungkaman suara wali murid. Seperti yang terjadi di SDN 03 Sindang Sari, Lampung Utara, Program MBG kembali menuai kritik tajam akibat layanan dapur pengelola yang dinilai kurang baik. Melalui pernyataan resminya, Kepala SDN 03 Sindang Sari menegaskan bahwa ini merupakan keluhan yang kesekian kalinya dialami pihak sekolah. Masalah yang terus berulang membuat pihak sekolah mendesak pemilik atau pengelola dapur MBG wilayah Sindang Sari untuk segera memberikan pertanggungjawaban. Hingga saat ini, belum dirinci secara detail mengenai kendala teknis yang terjadi, namun desakan ini mencerminkan adanya ketidaksesuaian antara komitmen pengelola dengan realisasi di lapangan. Pihak sekolah berharap kualitas dan standar Makan Bergizi Gratis dapat dijaga demi kesehatan dan hak para siswa. Masyarakat dan wali murid kini menunggu respons dari pihak pengelola dapur MBG dan dinas terkait untuk mengevaluasi kerja sama ini. Kejadian ini menjadi sinyal penting agar pengawasan program strategis pemerintah ini diperketat di tingkat lokal.

Never

35,221 Aufrufe • vor 7 Monaten

Mimin salut dengan kebesaran hati dari Bang Rusdi, meskipun jelas-jelas dagangannya diobrak-abrik dan terluka kakinya, tapi komentarnya sangat menyejukkan. Itulah sebabnya Mimin berharap netizen bisa ikut membantu beliau, meringankan beban yang sedang dipikulnya. Mimin percaya, Bang Rusdi ini orang yang baik, banyak pelanggannya dan tidak pantas diperlakukan sedemikian rupa oleh para preman. Kendati demikian rasanya sangat perlu Mimin mengunggah video yang diambil beberapa saat setelah aksi perusakan yang dilakukan oleh para preman terhadap barang dagangan Bang Rusdi, agar kita tau seperti apa fakta yang terjadi di lapangan. Para preman tersebut datang untuk mencari orang yang menegur rekan mereka lantaran menggeber motor di lingkungan padat penduduk, namun mereka tidak menemukan orang yang dicari, alhasil gerobak dagangan Bang Rusdi yg dirusak. Menurut keterangan para saksi di TKP, gerobak itu sempat digulingkan sehingga lauk pauk berhamburan. Warga yang melihat kejadian tersebut mengejar para pelaku guna meminta pertanggungjawaban, namun pihak pelaku justru melakukan perlawanan. Warlok yang kesal melihat ulah para preman segera melakukan perlawanan balik, hingga para preman tersebut mundur ke markas mereka. Sesampainya di markas, para preman tidak kunjung mengakui kesalahannya apalagi meminta maaf dan memberikan ganti rugi. Mereka justru melakukan perlawanan sambil melontarkan provokasi yang nadanya menantang warga. Bentrokan terus berlanjut dan berakhir pada kekalahan di pihak para preman, seorang preman tewas dan seorang lainnya luka parah. Sisanya berhasil meloloskan diri dengan cara memanjat tembok dan atap rumah warga. Para Tomas turun tangan meredakan situasi, sehingga para preman yang terjebak di atap rumah warga bisa dievakuasi dengan selamat. Situasi mereda setelah aparat kepolisian datang melerai, namun sayangnya pada malam hari datang sekelompok orang membawa Sajam yang mengaku sebagai keluarga dan kerabat korban yang tidak terima dan menuntut balas atas kematian saudara dan rekan mereka. Situasi kembali memanas, warlok mengkonsentrasikan kekuatan guna menghadapi kemungkinan serangan balik dari lawan. Namun situasi tidak berubah menjadi bentrokan antar kedua kelompok, karena langkah sigap dari aparat kepolisian yang menerjunkan setidaknya 1 SSK Brimob dan dibantu oleh pasukan TNI mengamankan situasi.

Pecinta Sejarah Tanah Air (PEJANTAN)

71,162 Aufrufe • vor 25 Tagen

KDM SANG GUBERNUR BANCI 🚨 Petani Sukajaya Dibanting Aparat, Mana Kamera & suara KDM sang BANCI ITU Sebuah rekaman memilukan mendadak viral, Petani asli Sukajaya, Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang bertahan secara damai demi mempertahankan ruang hidup dan mata air mereka, diduga mengalami tindakan represif hingga dibanting oleh oknum aparat yang menjadi bemper korporasi swasta (PT PMC). Di saat tubuh petani Sukajaya diinjak-injak dan dituduh KRIMINAL oleh narasi korporasi, publik Jawa Barat menanti suara sang Gubernur BANCI. Namun, yang didapat rakyat justru keningin dan kesunyian dari Gedung Sate. Mari kita cermati wak, kepemimpinan berbasis Konten vs Kebijakan Nyata ini secara objektif 1. Eksploitasi Kemiskinan demi Konten, Tapi Bungkam Saat Hadapi Oligarki Publik sudah sangat terbiasa melihat KDM tampil heroik di platform medsos marah-marah ke warga kecil, menangisi nasib lansia di desa, atau membagi-bagikan uang tunai di depan kamera YouTube demi angka VIEWS dan ENGAGEMENT. Namun, ada pola berbahaya yang kian membatu wak. - Ketika rakyat miskin berhadapan dengan masalah personal, KDM hadir lengkap dengan kamera produksi. - Namun ketika rakyat kecil berhadapan dengan raksasa oligarki, penggurusan lahan, dan represi aparat seperti di Sukajaya Bogor, kamera mendadak mati dan suara sang Gubernur BANCI hilang. Apakah air mata dan simpati itu hanya berlaku jika subjeknya bisa dijadikan komoditas konten yang tidak berisiko politik? 2. Tanda Tangan Gubernur Lebih Membela Rakyat Dibanding 1.000 Video YouTube Tugas utama seorang Gubernur adalah tugas MANAJERIAL dan POLITIS STRATEGIS, menerbitkan Pergub, menyusun Perda perlindungan lahan pertanian, serta memanggil Kapolda untuk menghentikan represi aparat terhadap warga sipil. Satu lembar surat keputusan atau tanda tangan Gubernur jauh lebih sanggup menyelamatkan masa depan ribuan petani dibanding ratusan episode drama NGONTENIN orang MISKIN. KDM dipilih untuk mengeksekusi wewenang negara, bukan untuk menjadi CONTENT CREATOR berbekal rompi dinas! 3. Ambisi Pilpres 2029 di Atas Penderitaan Warga Jawa Barat Gaya kepemimpinan yang minim eksekusi struktural namun gila pencitraan ini memicu spekulasi yang kian terang benderang wak. Apakah Jawa Barat hanya dijadikan BATU LONCATAN dan panggung baliho berjalan demi mengejar elektabilitas Pilpres 2029? Jika energi dan anggaran waktu Gubernur habis untuk safari pencitraan dari satu kamera ke kamera lain demi tabungan modal politik 2029, maka rakyat Sukajaya dan seluruh warga Jabar yang tertindas konflik agraria akan terus menjadi korban pembiaran sistemik. Hentikan eksploitasi narasi kerakyatan jika pada praktiknya rakyat yang dibanting aparat justru dibiarkan berjuang sendirian! Masyarakat Jawa Barat menuntut kerja nyata, sanjungan kebijakan, dan ketegasan pasang badan dari seorang Gubernur bukan sekadar konten drama harian di YouTube. #AllEyesOnSukajaya ✊ Bagaimana pandangan kalian wak? Apakah kalian setuju tugas Gubernur adalah membuat aturan tegas untuk rakyat, bukan sekadar ngonten?

Sumatera Adil & Federal

218,834 Aufrufe • vor 7 Tagen

Cilegon - Jakarta Mereka Tempuh Demi Mencari Perlindungan Darimu Pak Prabowo Subianto, Mayoritas Warga Kampung Periuk Cilegon Yang Melakukan Longmarch Cilegon - Jakarta Ini Hanyalah Pemulung, Buruh Harian Lepas, Pedagang Kaki Lima Serta Kaum Miskin Perkotaan, Mereka Berjuang Agar Tidak Digusur dan Bisa Hidup Damai Di Lahan Bekas Kuburan China. Sejak Hotel Aston Berdiri di Kota Cilegon, Kehidupan Damai Mereka Terusik Dengan Munculnya Surat Untuk Segera Pengosongan Lahan Eks Kuburan China, Bahkan Kini Sudah Ratusan Rumah Dihancurkan Paksa Oleh Preman Yang Berkedok LSM. Jika Mereka Mempertahankan Rumahnya Maka Panggilan Dari Polda Banten Langsung Diantarkan Oleh Preman Tersebut Untuk Mengintimidasi Warga. Bahkan Saat Saya Datang Untuk Melihat Kondisi Warga Yang Butuh Perlindungan Dari Negara Ini, Malah Menyaksikan Langsung Intimidasi Itu (Panggilan Dari Polda) Pada Warga. Mau Sampai Kapan Pak Prabowo Subianto Anda Biarkan Rakyat Miskin Terus Terusir Di Negara Yang Katanya Sudah Merdeka Ini ? Cc. Partai Gerindra, Prof Prof. H. Sufmi Dasco Ahmad, HabiburokhmanJktTimur, Andre Rosiade, FADLI ZON, Lambe Waras, King Purwa, CatatanAli7, F_Fathur_F (F3 Strategic Concept), 𝕰𝖒𝖕è𝖗ö𝖗 𝕻è𝖓𝖌üí𝖓, Never, Miss Tweet |, intel imut, @is_pelssy, BozzP4nc1, Muhammad Said Didu, Gemah Ripah Loh Jinawi, Ary, 🐨 𝕮𝖗𝖎𝖘𝖙𝖆𝖓𝖙𝖔 𝕯 𝕹 🐨, Sekretariat Kabinet, Bareng Warga - #BebaskanKawanKami, Eva Sri Diana Chaniago, PRESIDEN SPANYOL🇲🇨🇵🇸🇲🇾🇹🇷, dhemit_is_back, Maria A. Alkaff, Maudy Asmara, Stevaniehuangg, 𝕸𝖔𝖓𝖎𝖈𝖆 ᴼᶠᶠⁱᶜⁱᵃˡ, 𝐋𝐈𝐑𝐀 ⁽ᴼᶠᶠⁱᶜⁱᵃˡ⁾, Pureblood Forever, dll

Nicho Silalahi

24,797 Aufrufe • vor 10 Monaten

𝗠𝗘𝗡𝗧𝗘𝗥𝗜 𝗘𝗞𝗢𝗡𝗢𝗠𝗜 𝗧𝗔𝗞 𝗚𝗨𝗡𝗔, 𝗛𝗔𝗕𝗜𝗦 𝗥𝗠𝟳𝟱𝟬 𝗝𝗨𝗧𝗔 𝗕𝗨𝗔𝗧 𝗩𝗘𝗡𝗗𝗜𝗡𝗚 𝗠𝗔𝗖𝗛𝗜𝗡𝗘 𝗠𝗔𝗦𝗔 𝗞𝗘𝗥𝗔𝗝𝗔𝗔𝗡 𝗦𝗨𝗦𝗔𝗛 Naib Presiden PKR, R Ramanan menegur Perdana Menteri, Dato’ Seri Anwar Ibrahim secara live di depan rakyat Malaysia. Isunya mengenai satu projek membasmi kemiskinan, iaitu Inisiatif Pendapatan Rakyat (IPR). Boleh tonton teguran Ramanan kepada Dato’ Seri Anwar di video ini. Serangan politik Ramanan menggunakan isu IPR dan vending machine ini tidak cerdik dari beberapa sudut. Pertama - faktanya salah. Saya boleh saman terus dan menang. Tapi takkan la hidup kita ini kerja turun naik mahkamah bila ada orang yang secara berterusan menyerang kita. Kedua - dari pengalaman saya, Inisiatif Pendapatan Rakyat ini agak popular dengan rakyat biasa. Menyerang IPR mengundang cemuhan. Awal-awal dulu bila Dato’ Seri Sanusi MB Kedah menyerang IPR dengan ceramah “gedegum”, berbulan-bulan dia kena troll. Ketiga - ini program awal Kerajaan Madani yang mendapat pujian dari Perdana Menteri sendiri, sehingga dimasukkan dalam ucapan belanjawan dan ucapan-ucapan dasar yang lain. Menyerang IPR sama seperti memperlekehkan penilaian Dato’ Seri Anwar Ibrahim. Faktanya begini: Dalam Rancangan Malaysia Ke-12 (RMK12) yang dilancarkan dalam tahun 2021, kerajaan pada masa itu memperuntukkan RM1.5 billion sehingga 2025 untuk membasmi kemiskinan. Disember 2022, saya dilantik menjadi Menteri Ekonomi. Dari zaman Dato’ Seri Ismail Sabri Yaakob, tanggungjawab membasmi kemiskinan diletakkan di bawah Unit Perancang Ekonomi (atau EPU) yang kemudiannya menjadi Kementerian Ekonomi. Saya pun gembira sebab saya datang dari keluarga susah, jadi usaha basmi kemiskinan ini memang dekat dengan jiwa saya. Cuma bila saya semak, pelaksanaan dasar basmi kemiskinan ini masih guna cara yang sama berdekad-dekad. Contohnya: bagi duit berpuluh ribu untuk kelengkapan berniaga. Beli gerai berniaga, kelengkapan dan sebagainya. Tapi hasil itu belakang kira. Tanggungjawab kerajaan hanyalah bagi bantuan, apa nak jadi lepas itu nasib penerima. Bila kami kaji kenapa program-program seperti ini, contohnya 1Azam yang dibuat semasa Dato’ Seri Najib dahulu tidak mencapai sasaran yang lebih tinggi, ada beberapa diagnosis: 1 - Matlamat program adalah bantuan yang diberikan supaya kerajaan kata kerajaan dah tolong. Kerajaan boleh umum kami dah agihkan RM1.5 billion kepada orang miskin, tetapi matlamat utama memberikan pendapatan yang stabil untuk tempoh masa yang panjang tidak tercapai 2 - Semua risiko perniagaan ditanggung oleh penerima yang memang miskin. Dia kena cari tempat berniaga, dia kena tanggung risiko pemasaran, semua risiko perniagaan dia tanggung. Akhirnya, puluhan ribu yang diberikan untuk memulakan perniagaan banyak berakhir dengan kegagalan dan duit rakyat hangus. 5 tahun kemudian, kerajaan akan umum lagi RM1.5 billion untuk bantu orang miskin. Ini masalah biasa dalam kerajaan. Niatnya betul, dasarnya betul tetapi pelaksanaan tidak berkesan. Pelaksaan tersasar dari matlamat kerana program design yang dipilih itu tidak mengambil kira semua perkara seperti risiko mengusahakan perniagaan kecil. Dari situlah, konsep Inisiatif Pendapatan Rakyat dibangunkan dan ia adalah salah satu dari program terawal kerajaan yang dilancarkan pada bulan Februari 2023, sebelum pun jenama Madani dilancarkan. Pendekatan berbeza: daripada matlamat mengagihkan wang semata-mata, IPR mesti memenuhi beberapa matlamat struktur: 1 - Aset itu mestilah kekal aset kerajaan supaya penerima hanya kekal dalam program selama 2 tahun, selepas itu kumpulan baru akan masuk 2 - Kayu ukur bukanlah dana yang diagihkan tetapi pendapatan yang diperolehi setiap bulan oleh peserta. Sasaran IPR ialah peserta mendapat pendapatan sekurang-kurangnya RM2,000 sebulan 3 - Program berbentuk memberi pekerjaan tetap kepada peserta, bukan memberi wang. Mereka tidak menerima wang dari kerajaan, sebaliknya mendapat gaji atau keuntungan dari mengusahakan aset kerajaan Ada 3 kategori penjanaan pendapatan di bawah IPR, iaitu pertanian berkelompok di bawah INTAN, usahawan makanan di bawah INSAN dan pekerja perkhidmatan di bawah IKHSAN. Strategi IPR juga serampang dua mata, iaitu: Bagi INSAN, selain menambah pendapatan golongan miskin, ia juga membantu kos sara hidup masyarakat setempat dengan makanan dijual mestilah di bawah RM5. Bagi INTAN, tujuannya juga menyediakan infrastruktur pertanian moden berskala besar di tanah-tanah kerajaan untuk meningkatkan keterjaminan makanan dan menarik lebih banyak pelaburan dan teknologi ke sektor pertanian. Jumlah RM750 juta itu adalah bagi tempoh 2023 hingga 2025, iaitu 3 tahun. Pecahan peruntukan ialah sekitar 50% kepada INTAN kerana membuka tanah untuk menyediakan ladang-ladang pertanian moden menelan belanja berjuta ringgit setiap projek, 30% kepada INSAN iaitu sewaan RM700 setiap bulan bagi setiap mesin vending dan 20% untuk IKHSAN. Tuduhan Ramanan bahawa RM750 juta untuk mesin vending itu sudah tentu mengarut. Kiraannya mudah - bagi setiap peserta, kerajaan menanggung RM700 sebulan sebagai sewa. Jumlah sasaran penerima untuk tempoh 3 tahun ialah 4,900 di seluruh negara, jadi jumlah adalah RM82 juta. Tetapi RM82 juta ini akan terus memanfaatkan penerima akan datang kerana mesin itu telah ada disitu di lokasi-lokasi strategik yang menjana ribu ringgit sebulan. Ia sama seperti kerajaan membina kedai-kedai di seluruh negara tetapi pada harga yang lebih murah. Saya tahu saya akan terus diserang selepas ini. Program-program kerajaan Madani yang sebelum ini dilambung akan terus dibakul sampahkan oleh orang kerajaan sendiri, semata-mata kerana mereka tidak selesa dengan kritikan saya mengenai tata kelola, rekod SPRM dan tuduhan seperti mafia korporat. Insya Allah selepas ini, saya akan membentangkan kembali usaha-usaha yang dibuat oleh Kementerian Ekonomi dari dulu hingga sekarang untuk negara dan rakyat. Kalau pun nak burukkan nama saya sebagai menteri terpaling gagal, janganlah sampai nak benamkan sumbangan satu kementerian utama seperti Kementerian Ekonomi.

Rafizi Ramli

47,093 Aufrufe • vor 4 Monaten

CATATAN KRITIS PENDIDIKAN INDONESIA Oleh : dr. GAMAL (Anggota DPR RI) Sistem pendidikan yang efektif akan membentuk SDM unggul. SDM Unggul akan mewujudkan negara maju. SDM yang berkualitas dan produktif akan memperkuat pertumbuhan ekonomi. Lalu, bagaimana sistem pendidikan kita hari ini? Numbers never lie. Mari kita lihat angka-angkanya. 1. HASIL PISA TERENDAH SEPANJANG SEJARAH INDONESIA MENGIKUTI PISA Capaian nilai PISA kita tertinggal jauh dari rata-rata negara OECD dan ASEAN. Skor membaca 356 jauh dibawah target RPJMN 392. Skor matematika 366 jauh dibawah target RPJMN 392. Skor sains 383 jauh dibawah target RPJMN 402. Tahun 2022, Indonesia peringkat 69 dari 81 negara. Jika kita membuat proyeksi skor Indonesia dan merujuk pada rata-rata neagra OECD, maka kita bisa mencapai rata-rata skor OECD pada tahun 2089 untuk literasi dan 2063 untuk numerasi. 2. TINGKAT KESEJAHTERAAN GURU YANG SANGAT RENDAH Merujuk pada laporan IDEAS pada Mei 2024, 42% guru dan 74% guru honorer memiliki penghasilan di bawah 2 juta rupiah, serta 13% guru dan 20,5% guru honorer memiliki penghasilan di bawah 500rb. 89% guru merasa penghasilan mereka pas-pasan atau kurang untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. 55,8% guru memiliki pekerjaan sampingan, serta 79,8% guru memiliki hutang. Kita juga dikejutkan oleh riset NoLimit yang mengatakan 42% masyarakat yang terjerat pinjol ilegal berprofesi sebagai guru. Jika kita bandingkan dengan negara ASEAN, maka rata-rata terendah gaji guru dengan menggunakan perbandingan Purchasing Power Parity, maka Indonesia 2,4 juta, Malaysia 5,54 juta, Filipina 6,97 juta, Thailand 9,52 juta, serta Singapura 11,93 juta. Bahkan jika kita bandingkan dengan gaji negara-negara OECD, guru SD di Australia memiliki penghasilan 620-883 juta per tahun, guru SMP di Belanda memiliki penghasilan 606 juta hingga 1,06 milyar per tahun, serta gaji guru SMA di Prancis memiliki penghasilan 454-550 juta per tahun. Yang perlu kita apresiasi bersama, 93,5% guru mengatakan akan terus mengajar hingga pensiun. Jika kesejahteraan guru masih minim, bagaimana mereka bisa mengajar dengan tenang tatkala hutang membebani dan keperluan rumah tangga belum terpenuhi. 3. 71% ANAK-ANAK INDONESIA MEMILIKI FIXED MINDSET Dalam laporan PISA 2018, menyatakan mayoritas siswa di negara OECD memiliki mindset berkembang. Hasil kuisioner dalam angket mereka tidak setuju atau sangat tidak setuju dengan pernyataan "Kecerdasan seseorang merupakan sesuatu yang tidak dapat diubah". Sedangkan di Indonesia hanya 29% anak-anak Indonesia yang memiliki growth mindset. Sebagian besar, 71%, masih menganggap bahwa kecerdasannya tak bisa diubah. Anggapan tersebut mempengaruhi mindset yang akan mengantarkan pada perilaku dan hasil yang berbeda dalam hal pengembangan diri secara signifikan. 4. AKSES PENDIDIKAN TINGGI TERBATAS Angka Partisipasi Kasar (APK) perguruan tinggi tidak pernah melampaui target renstra Kemendikbudristek dan jauh dari target RPJMN. Capaian APK PT tahun 2023 adalah 31,45% dimana Target renstra Kemendikbud adalah 36,64%. Padahal kita memiliki target APK PT tahun 2035 adalah 45% dan 2045 dalah 60%. Jika kita bandingkan dengan negara tetangga, Malaysia memiliki APK PT 43%, Thailand 49,29%, dan singapura 91,09%. Selain itu ada disparitas yang tinggi antara kelompok pengeluaran terendah dan tertinggi. Masyarakat dengan ekonomi baik mampu mencapai angka 52,65% dan masyarakat dengan kelas ekonomi terendah hanya 17,54% yang berkesempatan kuliah. 5. KRISIS LITERASI UNESCO menilai minat baca Indonesia memprihatinkan, dari 1.000 orang Indonesia hanya 1 yang rajin membaca. Penelitian World's Most Literate Nation Ranking oleh CCSU menyatakan Indonesia peringkat 60 dair 61 negara untuk minat baca. 6. KRISIS NUMERASI Berbagai asesmen menunjukkan stagnansi atau kemajuan yang lambat kemampuan numerasi. Hasil tes IFLS menunjukkan rendahnya probabilitas siswa usia sekolah dalam penguasaan materi perhitugan dasar. Kemudian kenaikan jenjang pendidikan tidak menaikkan kemampuan literasi secara signifikan. Misalkan dalam tes IFLS anak kelas 1 mendapatkan skor 26,5% dan anak kelas 12 mendapat skor 38,7%. Jadi, walaupun siswa tersebut naik kelas, peningkatan kemampuan siswa antara jenjang satu dengan jenjang berikutnya tidak memiliki kenaikan yang signifikan. 7. MISMATCH BAKAT, PENDIDIKAN, DAN PEKERJAAN Berdasar penelitian Indonesia Career Center Network (ICCN), 87% mahasiswa di indonesia salah jurusan dan 71,7% pekerja memiliki profesi yang tidak sesuai pendidikannya. Oleh karena itu, penting design kurikulum untuk memberikan kesempatan anak mengeksplorasi minat dan bakatnya. 8. LULUSAN SMK PALING BANYAK MENGANGGUR Lulusan SMK menjadi menjadi penyubang terbesar pengangguran terbuka. Kita butuh link and match antara dunia pendidikan dan kebutuhan pasar. Kita juga harus melatih skill-skill yang dibutuhkan di dunia kerja ke depan, sesuai rekomendasi World Economic Forum misalkan, analytical thinking, creative thinking, serta resiliensi, fleksibilitas, dan agility. 9. GAP BESAR ANTARA RATA-RATA LAMA SEKOLAH (RLS) DENGAN HLS (HARAPAN LAMA SEKOLAH) Laporan BPS menunjukkan HLS Indonesia adalah 13,15 tahun. Artinya anak-anak yang berusia 7 tahun memiliki harapan pendidikan sampai jenjang Diploma 1. Saat ini RLS (Rata-Rata Lama Sekolah) pelajar Indonesia adalah 8,77. Artinya penduduk yang berusia 25 tahun telah menempuh pendidikan hingga SMP kelas 9. Hal ini menunjukkan RLS lebih rendah 4,38 tahun dari HLS (Harapan Lama Sekolah). Oleh karena itu, kita harus melakukan beberapa solusi strategis : 1. Memprioritaskan peningkatan kemampuan literasi dan numerasi, 2. Memberikan dukungan kesejahteraan dan peningkatan kualitas guru, 3. Realokasi anggaran fokus pada peningkatan kualitas pendidikan berbasis indikator kinerja pendidikan. Saya memiliki ide dan mimpi, bagaimana kita mampu menghadirkan program 1 desa 10 mahasiswa. 10 mahasiswa ini harus kembali untuk membangun desanya. Dengan begitu akan terjadi akselerasi peningkatan kualitas SDM yang merata yang berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan desa. Desa-desa yang unggul akan mewujudkan kota/kabupaten unggul. Kota/Kabupaten unggul akan mewujudkan Indonesia unggul.

dr. Gamal

465,410 Aufrufe • vor 1 Jahr

Sebuah perusahaan dikecam karena tidak mengakui pengabdiannya selama lebih dari empat dekade oleh salah satu pekerjanya yang pensiun – dan rekan kerjanya harus turun tangan untuk menyelamatkan situasi tersebut. Seorang pria lanjut usia Amerika John Bartlett bekerja di gudang sebuah perusahaan yang tidak disebutkan namanya selama 42 tahun. Namun yang dia dapatkan dari jasanya hanyalah sertifikat dan barbeque di bawah standar, klaim rekan kerjanya. Untungnya, mereka mengambil tindakan sendiri. Rekannya, Sonia, membagikan klip ke media sosial tentang John, yang berusia 70-an, berangkat kerja pada hari terakhirnya. Dia merasa kerja kerasnya selama bertahun-tahun kurang dihargai.  “Hari ini adalah hari terakhir rekan kerja saya. Dia bekerja di perusahaan ini selama 42 tahun dengan upah minimum,” tulis Sonia dalam video tersebut. “Perusahaan hanya memberinya barbekyu dan memberinya sertifikat. Dia naik bus dan Bart (kereta api) untuk sampai ke sini setiap hari tepat waktu. Dia berusia 70+.” “Dia sangat suka bekerja di sini sehingga dia tidak ingin pensiun—[Dia mendapat] Tidak ada bonus, hanya barbekyu dan sertifikat. Jangan menjadi budak pekerjaan Anda. Terima kasih John atas kesetiaan Anda.” Video tersebut kini telah dihapus, namun mendapat ratusan ribu penayangan dan mendapat ribuan komentar dari orang-orang di internet yang ingin membantu John merasa lebih dihargai. Sonia memulai GoFundMe sebagai tanggapannya, dengan mengatakan di halaman tersebut bahwa dia akan membuatnya berfungsi “hujan atau cerah” dan bahwa dia sangat dapat diandalkan. Dia adalah “salah satu karyawan paling berbakat dan pekerja keras” di perusahaan, tambahnya. “Dia tidak punya istri atau anak, namun dia punya keponakan yang sangat dia sayangi,” tulisnya dalam penggalangan dana. “Akan menyenangkan untuk memberinya teman atau melakukan sesuatu sehingga dia tahu bahwa dia spesial dan dicintai.”  Sejak GoFundMe dibuat, ia telah mengumpulkan 68.178 dolar (sekitar Rp 1,070 miliar). Sonia berencana mencetak nama dan pesan dari pendukung John. Uang tersebut sudah melampaui dana pensiun yang dimiliki John sebelumnya. “Selamat pensiun, John! Kerja keras dan dedikasi kalian menjadi motivasi bagi kita semua,” kata salah satu orang dalam donasinya. “Selamat pensiun, John. Anda berhak mendapatkan lebih dari apa yang ditawarkan perusahaan ini kepada Anda. Semoga Anda mendapatkan yang terbaik dalam hidup dan masa depan Anda,” kata yang lain. “John yang terkasih, Kisah Anda benar-benar menyentuh hati saya. Saya harap Anda membaca semua komentar dari harapan baik dan mengetahui bahwa kontribusi Anda kepada dunia telah terlihat. Saya harap Anda bangga dengan pengetahuan itu karena Anda memang pantas mendapatkannya. Saya merasa terhormat bisa berkontribusi pada masa pensiun Anda.” (yn) Sumber: indy100

5tePh3N

57,840 Aufrufe • vor 3 Monaten

NgePrank Rakyat Dengan UU Kesehatan “Perangkap” Chengdu Sejumlah kerjasama strategis disepakati antara Indonesia - China saat lawatan Presiden Jokowi ke Chengdu, China termasuk di bidang kesehatan. Kunjungan ini juga merupakan follow up atas kesepakatan satu tahun sebelumnya. "Pagi ini pak menkes melakukan pertemuan dengan lebih dari 30 pebisnis di bidang kesehatan sekaligus memfasilitasi match-making antar-bisnis dalam Indonesia-China Healthcare & Biotech Investment Forum. Pertemuan pak menkes menghasilkan sembilan MoU sektor swasta antara lain terkait : transfer teknologi, produksi vaksin termasuk halal vaccines, kemudian produksi alat diagnostik, dan manajemen sistem informasi kesehatan. Di dalam pertemuan juga mendorong penguatan kerjasama vaksin genomic, bioteknologi, untuk menghadapi kemungkinan pandemi baru, termasuk melalui pembangunan National Genebank dan pusat bioteknologi di Indonesia," jelas Menlu Retno. China menggunakan cara yang tak lazim dalam meminjamkan uang yaitu dengan teknik Landing to Own yaitu meminjamkan uang untuk selanjutnya menguasai asetnya karena “bantuan” yang diberikan diluar kemampuan peminjamnya. Isu jebakan utang China menjadi perbincangan hangat ketika sejumlah negara menjadi korban, terperangkap tidak bisa membayar sehingga harus menyerahkan aset. Sri Lanka gagal melunasi kewajibannya dalam mengembalikan dana pembangunan Pelabuhan Hambantota yang dibangun pada tahun 2008 dengan bantuan dana segar dari China sebesar US$ 361 juta (Rp 5 triliun). Tahun 2016, Colombo akhirnya menyerahkan pelabuhan itu kepada perusahaan China untuk mengelolanya. Beberapa negara lainnya sedang terancam perangkap China, Uganda gagal membayar utang (default) kepada China sebesar US$ 200 juta. Kepulauan Solomon juga digadang-gadang masuk perangkat utang Negeri Tirai Bambu melalui 'bantuan' senilai US$ 8,5 juta dan Kenya juga diyakini akan gagal membayar utang ke China sebesar US$ 5,1 miliar. Salah satu kesepakatan pertemuan bisnis yang dilakukan Menkes Budi yakni komitmen investasi kesehatan sebesar lebih dari USD 1,5 milliar, sangat mungkin hal ini merupakan perangkap yang sedang dimainkan China untuk Indonesia apalagi dari kesepakatan di bidang Kesehatan minimal ada 3 poin yang krusial yaitu Kerjasama Manajemen Sistem Informasi Kesehatan, Pembangunan National Gene Bank dan Pusat Bioteknologi di Indonesia. Ketidakmandirian menyebabkan keuntungan finansial besar bagi kapitalis asing untuk berinvestasi. Ancaman besar atas ketahanan bangsa serta kedaulatan negara ketika data genetik serta data kesehatan lainnya berpotensi dimanfaatkan asing China memahami ambisi pemerintah untuk membangun IKN. UU Kesehatan yang pengesahannya sangat terburu-buru menurut Rizal Ramli adalah “upeti” agar China mau berinvestasi di IKN. “UU Kesehatan adalah sweetener bagi investasi China” katanya. Akibatnya pemerintah menabrak berbagai aturan “best practice” dunia dalam pengaturan tenaga profesional kesehatan termasuk menghilangkan peran organisasi profesi dokter dan kesehatan untuk memuluskan rencana jahat tersebut. Organisasi profesi termasuk IDI dianggap menghambat masuknya dokter/ tenaga kesehatan asing sebagai bagian “paket” ekosistem investasi kesehatan. Disusunlah berbagai alasan dengan didukung data “katanya” dan dinarasikan ke publik oleh Menkes bahwa segala keruwetan dunia kesehatan berawal dari IDI yang dituduh superbody sehingga masyarakat melihat penolakan IDI terhadap UU Kesehatan adalah reaksi atas hilangnya kewenangan IDI. Siapa Penebar Hoax ? Masyarakat tertipu dengan narasi sesat Menkes tentang problematika kedokteran yang kemudian menjadi dasar perlunya UU Kesehatan Omnibuslaw. Framing jahat yang secara sistematis berhasil mengalihkan perhatian publik keluar dari muatan utama UU Kesehatan yaitu Kapitalisme dan Liberalisasi Kesehatan. Transformasi teknologi yang terbatas merupakan bentuk imperialisme baru, tenaga ahli kita hanya menjadi "budak" atau sekedar operator proyek nasional yang mereka buat. Tanpa disadari kita memberikan kontribusi besar atas berkembangnya neoimperialisme. Penguasaan negara atas sektor kesehatan dan untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat disalahgunakan sebagai alasan perlunya semua kewenangan diambil alih oleh Kemenkes. Pendidikan, pelatihan hingga pengelolaan SDM Kesehatan diatur Kemenkes, begitupula penilaian etika, disiplin serta pelanggaran profesi menjadi domain superbody “tulen“ bernama Kemenkes. Manipulatif secara terstruktur diperlukan agar sektor kesehatan bisa “dimainkan” oligarki dengan baik sebagaimana sektor lain yang sudah “sukses” dijual ke tangan asing. Kesepakatan pemerintah Indonesia-China di Chengdu menjadi bukti bahwa negara telah menyerahkan negeri ini bulat-bulat kepada kekuatan China yang memang berambisi menguasai dunia. Transparansi kemanfaatan dari kesepakatan Indonesia-China tidak pernah disampaikan secara terbuka namun semestinya publik makin paham bahwa penolakan UU Kesehatan oleh organisasi profesi dan beberapa koalisi masyarakat sangat beralasan dan terbukti dengan jelas lewat pertemuan tersebut. Kesepakatan yang memerlukan “upeti” berupa UU Kesehatan, wajar kalau kemudian legislasi dan pengesahannya “supercepat bin misterius” agar bisa dibawa pada pertemuan Chengdu. Terperangkap karena pemerintah terlalu naif, tidak paham akal licik China atau memang menjadi bagian “pat gulipat” (meminjam istilah Rizal Ramli) ? Pastinya pemerintah berhasil ngeprank rakyat dengan UU Kesehatan. Masyarakat dijanjikan pelayanan kesehatan yang lebih baik dengan UU Kesehatan. Nyatanya rakyat akan tahu “daging” UU Kesehatan akan dinikmati China dan negeri ini hanya merasakan remah-remah kecil yang tersisa. Sungguh malang nasib anak bangsa, 78 tahun Kemerdekaan Indonesia menjadi tanpa makna. Agung Sapta Adi Dokter Spesialis Anestesi & Terapi Intensif Presidium Dokter Indonesia Bersatu (DIB) #BatalkanUUKesehatan #BatalkanUUKesehatan

agungsapta

26,337 Aufrufe • vor 3 Jahren

Bismillah, ini Ririe istrinya Ibam, baru recover akun ini 🙏🏼 Terimakasih doa & support untuk Ibam sekeluarga yang sedang berjuang melewati masalah hukum saat ini.. Berikut cuplikan video cerita Ibam, perkenankan juga aku sebagai istri cerita soal yang keluarga kami alami.. 📝 Aku mengenal Ibam sejak 2010 ketika dia sedang kuliah beasiswa di Eropa. Setahun kemudian kami menikah dan nekat memulai hidup baru dari nol di Belanda. Di awal pernikahan kami, Ibam bekerja sebagai software engineer di perusahaan AI logistik di Rotterdam, sementara aku lanjut kuliah S2 di Tilburg pada tahun 2013. Jujur, kami memulai pernikahan dengan penuh keterbatasan. Akad nikah dan resepsi kami juga sederhana di rumah supaya bisa berhemat. Sesampainya di Belanda, we had to build everything on our own karena keluarga kami bukan yang bisa "menyuntik" dana kapanpun kalau kami ada kekurangan. Ketika aku mulai kuliah, kami pindah ke kota kecil, Dordrecht. Di sana kami berbagi satu rumah kecil mungil dengan keluarga lain. Semua demi berhemat uang untuk bayar kuliahku. Tapi alhamdulillah, atas izin Allah, di tengah keterbatasan itu, aku lulus S2 dan kami dikaruniai kehamilan anak pertama. Dari masa-masa sulit itu, aku mengenal satu hal pasti tentang suamiku: Ibam adalah pekerja keras dengan integritas tinggi. Dia sangat detail, perfeksionis, dan selalu berjalan lurus sesuai aturan. Ngga pernah neko-neko. Tahun 2016, kami berada di persimpangan jalan. Sahabatnya mengajak Ibam pulang ke Indonesia untuk membantu Bukalapak. Berat sekali rasanya meninggalkan Belanda yang sudah nyaman. Tapi setelah diskusi panjang dengan keluarga, kami memutuskan untuk pulang. Di Indonesia, Ibam mencurahkan seluruh tenaganya untuk membangun tim engineering di sana. Dia selalu semangat kalau cerita soal ketemu pelapak dan gimana mereka terbantu pakai aplikasi yang timnya bangun. But, as his wife, aku juga melihat ada harga yang harus dibayar: kesehatannya. Ibam memang punya riwayat jantung bawaan dari Ibu dan Kakeknya. Jantungnya selalu berkerja ekstra keras, detaknya selalu di atas 105 bpm walau sedang istirahat. Yang tadinya di Belanda ngga pernah sakit-sakitan, sejak balik ke Indonesia setiap tahun selalu saja ada penyakit berat yang datang dan perlu macam-macam operasi dan rawat inap. Puncaknya di tahun 2023, tubuhnya seakan kasih sinyal mau kolaps. Siang hari ketika sedang kerja, Ibam tiba-tiba muntah-muntah dan oleng tidak bisa jalan. Kami segera bawa Ibam ke UGD. Alhamdulillah, kondisinya bisa distabilkan. Beberapa bulan kemudian setelah di MRI, ternyata Ibam kena stroke ringan yang merusak saraf vestibularnya. Sejak itu aktivitasnya mulai terhambat. Belum lagi, setahun sebelumnya dia juga didiagnosa diabetes, yang juga turunan dari keluarganya. Jujur, aku tidak paham apakah semua penyakit ini saling berkaitan atau tidak, karena aku bukan dokter. Yang jelas, as someone closest to him, I can see that Ibam has not been physically well for the past few years. Mundur sedikit ke Desember 2019. Waktu itu Ibam dapat tawaran dari Facebook di Inggris. Setelah bolak-balik wawancara ke London, he got the offer. I still remember how happy he was when he told me about it. Sebagai istri yang waktu itu sedang hamil anak kedua, aku sudah membayangkan akan melahirkan dan membesarkan anak-anak kami di sana. Tapi di saat bersamaan, Ibam dihubungi tim yang sedang bantu-bantu Kemendikbud. Mereka punya visi besar soal aplikasi untuk pendidikan Indonesia. Ibam galau. Tapi setelah ngobrol dengan mereka, dia cerita ke aku: "Kalau Facebook, 5-10 tahun lagi insya Allah masih ada. Tapi kesempatan bantu pemerintah dan pendidikan lewat teknologi kayak gini, langka banget rasanya. Ilmuku bangun aplikasi insya Allah bisa lebih bermanfaat buat banyak orang dengan kita tetap di Indo dan bikin aplikasi buat pendidikan Indonesia." Dan yang bikin kami lebih yakin, tim itu bilang semua biaya konsultan ditanggung sebuah yayasan dan ngga akan membebani negara sama sekali. Dengan bismillah dan istikharah, kami menolak London. Meski penghasilan jadi turun, kami yakin rezeki sudah diatur Allah. We said goodbye to London. Tahun berganti. Ibam bekerja sebagai konsultan eksternal kementerian sejak Januari 2020. Setelah kondisi kesehatannya makin nurun pasca stroke ringan, Ibam curhat ke aku kalau dia ingin resign. Dia ingin bangun startup sendiri sama temannya supaya bisa kerja sambil bedrest dari rumah. Di Juli 2024, setelah nabung dan kumpulin modal, mimpi sederhana itu akhirnya dimulai. Dia resign dan bikin startup AI yang support kesehatan mental. Tapi mimpi itu ngga bertahan lama. Tanggal 23 Mei 2025, hidup kami berubah drastis. Hari itu, ngga ada angin ngga ada hujan, rumah kami digeledah oleh APH (Aparat Penegak Hukum). Seumur hidup, belum pernah aku gemetar ketakutan seperti itu. Melihat petugas berseragam loreng hijau dan tim penyidik ada didalam rumah kami dengan jumlah yang ngga sedikit. Dengkul rasanya mau copot. Apa yang mereka tuduhkan terhadap Ibam? Tindak Pidana Korupsi yang merugikan negara. Rasanya seperti disambar petir. Ini kaya mimpi! Mustahil Ibam korupsi. Aku istri yang selalu bisa akses semua rekeningnya. Tidak pernah ada "uang kaget" atau dana ghaib masuk. Semua murni dari gajinya. Rasanya saat itu juga aku ingin langsung menyodorkan mutasi rekening kami ke para penyidik dan bilang, "Silakan cek, Pak!" Tidak ada yang kami tutupi. Lagipula, kalaupun Ibam dituduh merugikan negara, di bagian mana dia punya wewenang untuk ambil keputusan? Ibam selalu serahkan keputusan ke kementerian, he never had any authority to decide. Juli 2025, mimpi buruk itu menjadi nyata. Ibam ditetapkan sebagai tersangka. Aku menangis sejadi-jadinya, membayangkan nasib anak-anak kami. Coba bayangkan. Ibam itu posisinya cuma konsultan eksternal. Bukan pejabat, bukan PNS, apalagi pengambil keputusan. Tapi anehnya, dia malah dituduh "mengarahkan pengadaan" oleh para pejabat. Padahal dari awal Ibam kasih masukan tertulis untuk Windows juga, bukan cuma Chromebook. Dan sudah wanti-wanti kalau mereka mau pakai Chromebook ada risiko yang mereka perlu pastiin dulu. Tapi wanti-wantinya ngga didengar. Pejabat tetap jalan dengan keputusan mereka sendiri. Dan ketika jadi perkara, malah Ibam yang disalahin. Logikanya, kalau ada niat jahat untuk mengarahkan, kenapa mesti wanti-wanti soal risikonya? Ibam sudah berbuat layaknya seorang konsultan, kasih masukan objektif lalu serahkan keputusan ke pejabat. Yang lebih bikin nyesek, namanya dicatut di dalam SK dan kajian yang Ibam sendiri nggak pernah lihat wujudnya sampai kasus ini meledak. Di kajian itu ada kolom tanda tangan banyak orang dan kolom Ibam jelas-jelas kosong, tapi dia tetap dituduh yang nyusun kajiannya. Sekarang, Ibam jadi tahanan kota karena kondisi jantungnya yang rentan. Kami kehilangan segalanya. Ibam kehilangan pekerjaan, startup-nya berhenti dan harus layoff semua karyawan, dan keluarga kami kehilangan sumber nafkah. Tabungan kami sekarang hampir habis. Aku yang hanya ibu rumah tangga sekarang harus berdiri tegak mencari keadilan, termasuk mencari kuasa hukum yang sebisa mungkin pro bono karena kami ngga sanggup bayar pengacara Tipikor yang biayanya selangit. However, I truly believe there will always be a silver lining in everything, and Allah’s plan is always the best. Mungkin ini cara Allah mau menaikkan derajat Ibam di sisi-Nya. Di balik status tersangka ini, aku tahu integritas suamiku tak pernah berubah sejak kami susah payah di Belanda dulu. Aku memohon doa dan dukungan dari teman-teman semua untuk membagikan dan menyuarakan ketidakadilan ini. Semoga Ibam diberikan kebebasan dan keadilan. Semoga kami dan anak-anak bisa kembali hidup normal, dan badai ini segera berlalu. Allahumma aamiin.

Ibrahim Arief

514,637 Aufrufe • vor 8 Monaten

SANG INVESTOR LANGIT Tanggal 11 Januari 2016, Mesir di gemparkan oleh kira-kira setengah juta orang yang turun ke jalan raya kota Tafahna Al-Asyraf untuk melepas kepergian seorang laki-laki yang tidak dikenal dunia namun dicintai oleh penduduk langit. Namanya Sholah Athiyah. Namanya dan apa yang dilakukannya secara detail susah diketemukan di mesin pencari. Beliau berasal dari keluarga miskin di Tafahna Al-Asyraf. Beliau bukan orang yang mudah menyerah dengan keadaan. Sholah kecil semangat menuntut ilmu hingga mendapat kesempatan sampai perguruan tinggi yang jauh dari kota kelahirannya Sebegitu miskinnya hingga beliau hanya memiliki satu celana yang hanya dicuci saat dia tidak kemana-mana. Beliau mengambil jurusan pertanian, dengan harapan ilmunya akan bermanfaat di kampung halamannya. Setelah lulus dari perguruan tinggi, Sholah mengajak 9 sahabatnya untuk memulai bisnis unggas dan perkebunan. Lokasi bisnisnya ada di Tafahna Al-Asyraf. Modal dikumpulkan dari hasil penjualan perhiasan istri-istri mereka. Hal istimewa yang Sholah lakukan adalah mengajak "mitra bisnis ke 10" untuk memperkuat kerjasama mereka. Siapa mitra ke 10 itu? Dia adalah Allah. Semua tertulis dalam surat perjanjian dibawah notaris resmi, yaitu Allah SWT akan menerima 10% dari keuntungan. Apa peràn Allah dalam surat perjanjian itu? Peràn Allah SWT adalah memberikan perlindungan, pemeliharaan dan perawatan dari segala wabah penyakit tehadap unggas dan hasil pertaniañnya Pada tahun pertama bisnis mereka untung besar. Pada tahun kedua surat perjanjian diubah dengan menaikkan prosentase untuk Allah menjadi 20% di tahun berikutnya Pada tahun ketiga bisnis merekapun kembali untung besar. Surat perjanjian pun diubah lagi. Prosentase untuk Allah SWT menjadi 50% pada tahun berikutnya. Harta milik Allah digunakan untuk membangun sekolah dari tingkat dasar sampai lanjutan atas. Mereka juga membangun baitul maal di Tafahna Al-Asyraf. Kemudian Ir. Sholah Athiyah bersama teman-temannya mengajukan ijin untuk mendirikan universtas di Tafahna Al-Asyraf. Berhasil? Tentu saja tidak karena belum ada infrastruktur yang memadai di kota tsb. Mereka pun kembali mengajukan proposal lengkap dengan rencana prmbangunan stasiun, kereta api beserta jalurnya di Tafahna Al-Asyraf. Proposal diterima. Dengan biaya yang diambil dari harta Allah SWT, semua dibangun dengan cepat dan terencana. Gedung asrama untuk mahasiswi pun dibangun dengan jumlah kamar mencapai 1000 kamar. Baitul Maal kedua juga dibangun. Efeknya, kemiskinan di Tafahna Al-Asyraf menghilang. Setiap panen, seluruh warganya diberikan sayuran gratis. Pelatihan juga diberikan untuk pemuda pengangguran agar menjadi petani tangguh . Hasil pertanian tidak hanya memenuhi kebutuhan kota saja tetapi tersebar hingga ke seluruh Mesir, dan juga di ekspor ke negeri tetangga. Puncaknya Ir. Sholah Athiyah menyerahkan 100% keuntungan usahanya untuk Allah SWT sebagai mitra ke 10. Beliau merasa cukup hanya menjadi karyawan Allah SWT. Pada hari wafatnya, sekitar setengah juta orang melepas kepergiannya. Di masa lalu beliau bahkan tidak dikenal oleh penduduk Mesir, namun kini namanya begitu harum menghiasi bumi Mesir.Tafahna Al-Asyraf pun berubah dari kota tidak dikenal berubah menjadi kota mandiri yang sangat terkenal. Semua itu berkat Ir. Sholah Athiyah

Ruqayya

12,922 Aufrufe • vor 5 Monaten

Bagaimana Platform Mendeteksi Usia Tanpa Verifikasi ID? Saya sangat mendukung Kementerian Komunikasi dan Digital secara resmi menerbitkan Peraturan Menteri sebagai turunan dari PP Nomor 17 Tahun 2025 (PP Tunas), yang menunda akses anak di bawah 16 tahun pada platform digital berisiko tinggi termasuk media sosial dan layanan jejaring. Alasannya sudah disampaikan Menkomdigi. Clear. Itu problem besar kita. Negara lain, spt China, justru jauh lebih ketat dibanding Indonesia dan sudah melakukannya sejak lama. China tidak hanya melarang anak membuat akun medsos, tapi mengatur ekosistem digital anak secara menyeluruh dan berlapis, dari level konten, level platform, hingga level perangkat keras. China sebenarnya model referensi yang lebih relevan secara geopolitik untuk Indonesia dibanding Australia, keduanya negara non-Barat dengan populasi besar dan konteks digital yang mirip. Yang menarik, Indonesia justru melampaui China dalam satu hal, yakni melarang akun medsos secara eksplisit per platform berdasarkan usia, sesuatu yang belum dilakukan China secara langsung. Rencananya, implementasi dimulai secara bertahap pada 28 Maret 2026, mencakup YouTube, TikTok, Facebook, Instagram, Threads, X, Bigo Live, dan Roblox. Pertanyaan Besar Naaah.... yang jadi pertanyaan banyak netizen adalah: bagaimana teknis deteksi usianya? Pake KTP? Belum punya. Pake form tanggal lahir? Mudah dimanipulasi. TErkait teknis pembatasan, saya pernah bertanya ke perwakilan TikTok Indonesia. Apakah platform sebenarnya bisa mendeteksi usia anak, dari pola akses mereka, misal anak sekolah tidak akses pada jam2 sekolah, konten yang mereka buka, komentar yang mereka tuliskan? Dia bilang, Tiktok bisa tahu dari parameter2 ini. Bagaimana Platform Mendeteksi Usia? 🔴 TikTok — Paling agresif dalam video scanning TikTok telah mengonfirmasi bahwa mereka memindai video publik pengguna untuk menginferensi usia. Salah satu sinyal unik yang digunakan adalah dengan memindai komentar di posting ulang tahun ("Happy Birthday") di mana usia pengguna mungkin tersebut. Sistem TikTok menganalisis profil pengguna, video yang diposting, dan sinyal perilaku untuk memprediksi apakah akun tersebut milik pengguna di bawah umur. Setelah AI menandai akun, moderator manusia mereview akun-akun tersebut sebelum pemblokiran dilakukan — bukan otomatis ban langsung. Sistem ini mengidentifikasi pola yang mungkin mengindikasikan pengguna lebih muda dari yang diklaim, seperti nada video, sifat interaksi, atau sinyal keterlibatan lainnya. Untuk verifikasi lanjutan (saat akun diperdebatkan), TikTok bermitra dengan layanan seperti Yoti untuk estimasi usia berbasis biometrik wajah — sistem menganalisis karakteristik wajah untuk memperkirakan usia, tanpa menyimpan foto secara permanen. 🔵 Instagram/Meta — "Adult Classifier" AI paling canggih Sistem adult classifier Meta menganalisis sinyal perilaku untuk mengkategorikan pengguna sebagai di bawah atau di atas 18 tahun. AI memeriksa profil pengguna, daftar follower, interaksi konten, dan postingan seperti pesan ulang tahun dari teman. Misalnya, profil yang mengikuti influencer bertema remaja atau berinteraksi dengan konten terkait sekolah dapat memicu pemeriksaan lebih lanjut. Meta juga menandai akun yang dibuat dengan email atau device ID yang sama tetapi dengan tanggal lahir berbeda — ini mencegah remaja lolos dengan membuat akun baru. Jika teman pengguna memposting sesuatu seperti "Screaming happy 15th birthday to my best friend", tim evaluasi internal Meta akan melabeli pengguna tersebut sebagai remaja. Instagram juga menggunakan Natural Language Processing (NLP) untuk memindai caption dan pesan terhadap pola bahasa yang khas dari pengguna yang lebih muda. 🔴 YouTube/Google — Berbasis riwayat tontonan Sistem AI YouTube bergantung pada sinyal seperti jenis video yang dicari dan ditonton pengguna, serta sudah berapa lama akun aktif, untuk menentukan apakah mereka berusia di bawah 18 tahun. Pengguna dewasa yang salah diidentifikasi sebagai remaja harus mengunggah KTP, kartu kredit, atau selfie untuk membuktikan usia mereka. Google dan YouTube sangat mengandalkan sinyal perilaku yang terkait dengan riwayat tontonan dan aktivitas akun untuk menginferensi usia — baru kemudian meminta KTP atau kartu kredit ketika sistem merasa tidak yakin. 🟣 Facebook/Threads — Lintas platform Meta Facebook dan Threads menggunakan infrastruktur yang sama dengan Instagram. Instagram menyatakan bahwa mereka mungkin mencoba mencocokkan usia pengguna di Facebook dengan usia yang dinyatakan di Instagram, bersama dengan penggunaan "banyak sinyal lain" yang tidak diungkapkan. 🟡 Roblox — Orientasi pada perilaku anak di bawah umur Roblox secara khusus fokus pada deteksi perilaku anak. Mereka menganalisis pola chat, jenis game yang dimainkan, dan waktu sesi bermain. Perilaku khas anak (bahasa yang digunakan, pola waktu bermain di jam sekolah/malam) menjadi sinyal utama. ⚪ X (Twitter) & Bigo Live X saat ini paling lemah dalam deteksi usia berbasis perilaku — lebih mengandalkan laporan komunitas dan verifikasi manual. Bigo Live menggunakan moderasi konten live streaming secara real-time, termasuk deteksi wajah untuk usia. Keterbatasan Sistem Sistem-sistem ini gagal dengan cara yang dapat diprediksi. False positive sangat umum — platform mengidentifikasi orang dewasa dengan wajah muda, orang dewasa yang berbagi perangkat keluarga, atau memiliki penggunaan yang tidak biasa, sebagai remaja. Sementara false negative juga persisten — remaja dengan cepat belajar cara mengelabui sistem dengan meminjam KTP, berganti akun, atau menggunakan VPN. Bukan Sekadar Pembatasan, Perlu ada Substitusi Menurut saya, ini harus dimulai. Pasti ada kekurangan di awal. Yang penting terus disempurnakan sambil belajar dari yang sudah berhasil seperti China. Poin kunci yang membuat model China berbeda adalah mereka tidak hanya melarang, tapi menyediakan alternatif yang dikurasi secara aktif oleh negara. Douyin "Youth Mode" — fitur-fiturnya sangat spesifik: Fitur Youth Mode Douyin antara lain: jeda wajib lima detik antar video untuk mengurangi risiko adiksi, batas 40 menit per hari hanya antara jam 6 pagi sampai 10 malam, dan konten diganti dengan materi edukatif seperti eksperimen sains, pameran museum, dan penjelasan sejarah. Di sisi konten, mode remaja Douyin melarang berbagai jenis konten ditampilkan, termasuk video prank, "takhayul", dan konten tempat hiburan seperti klub dansa atau karaoke yang memang tidak boleh dimasuki remaja. Setiap akun juga dihubungkan ke identitas asli pengguna, dan teknologi pengenalan wajah digunakan untuk memantau pembuatan konten live streaming. Bahkan ada aplikasi anak tersendiri. ByteDance meluncurkan aplikasi khusus anak bernama Xiao Qu Xing ("Little Fun Star") — seperti Douyin tapi hanya berisi konten edukatif, dibatasi 40 menit per hari dengan default 30 menit di hari kerja, dan orang tua bisa menurunkan batas waktu hingga hanya 15 menit per hari. Kesimpulan Jadi konfirmasi dari perwakilan TikTok itu akurat dan berdasar — platform memang sudah jauh melampaui sekadar mengandalkan tanggal lahir yang diinput. Namun tantangan terbesarnya untuk konteks Indonesia adalah sinyal seperti "cross-platform account matching" dan "device ID linking" akan sangat efektif, tapi sinyal berbasis konten (bahasa, NLP) perlu dilatih ulang untuk Bahasa Indonesia dan dialek lokal agar akurasinya setara dengan deployment di pasar Barat. Harusnya ini ndak jadi masalah, mengingat perkembangan AI yang sudah sangat maju.

Ismail Fahmi

60,735 Aufrufe • vor 5 Monaten

Terimakasih OCCRP, Kami Akhirnya Dapat Job Lagi! Pagi itu, kantor kecil di sudut Jakarta tampak lebih sibuk dari biasanya. Bukan karena ada pemilu, bukan pula karena proyek baru dari kementerian. Semua orang di sana sedang sibuk membuka TikTok, mengulang-ulang sebuah video dengan latar belakang berita CNN berjudul: "Jokowi Masuk Daftar Tokoh Dunia Paling Korup 2024 versi OCCRP." Di pojokan, seorang pria dengan kaos putih sambil bolak balik menekan tombol HP, sambil berdiri di depan timnya. Dialah Koordinator Agung (nama samaran), pria yang dikenal sebagai "otak" strategi buzzer. Dengan wajah serius, dia memulai briefing darurat: "Kawan-kawan, ini bahaya besar! OCCRP telah menyerang bos kita. Kita harus bergerak cepat. Apa langkah kita?" Salah satu anggota tim, yang sedang sibuk menyeruput kopi sachet, mengangkat tangan. "Pak, apa itu OCCRP?" "Itu lembaga anti-korupsi internasional. Pokoknya mereka sok-sokan investigasi!" jawab Agung sambil mengibaskan tangan seperti mengusir lalat. "Sekarang, tugas kita: serang balik!" Tiba-tiba, suasana menjadi tegang. Semua anggota tim bersiap mendengar strategi dari sang koordinator. Agung melanjutkan: "Pertama, framing OCCRP sebagai lembaga nggak kredibel. Bilang mereka hanya mencari sensasi dan nggak punya data valid." "Siap, Pak!" jawab tim serempak. "Kedua, bantah berita ini dengan memposting pencapaian bos kita. Ingat, narasi: 'Presiden terbaik sepanjang masa.' Cari foto-foto beliau saat bagi-bagi sembako, peluk sapi kurban, atau naik sepeda bareng rakyat." "Baik, Pak!" lagi-lagi serempak. "Ketiga, kalau ada yang tanya soal data korupsinya, kita jawab begini: 'Mana datanya? Jangan cuma tuduh-tuduh tanpa bukti!' Paham?" Semua mengangguk. Tapi tiba-tiba seorang buzzer pemula angkat tangan lagi, wajahnya agak ragu. "Pak, ini butuh dana tambahan, buat iklan di medsos, buzzer lain, sama bayar pasukan komentar." Agung mengangguk penuh wibawa, lalu menepuk bahu si pemula. "Santai, ini saya tinggal ngomong sama bos. Budget langsung cair. Kita ini tim kepercayaan, paham?" Ruangan pun gegap gempita dengan tepuk tangan. Ada yang sudah sibuk mengetik narasi di laptop, ada yang mulai merekam video TikTok tandingan, bahkan ada yang mengatur strategi serangan komentar ke akun OCCRP. Dalam hati, mereka bersyukur. Bukan karena berita buruk ini, tapi karena akhirnya mereka dapat job baru. Proyek terakhir mereka, "Framing Pemilu Damai 2024," sudah mulai basi dan gaji sempat seret. Kini, OCCRP datang bak penyelamat di tengah kegalauan finansial mereka. Sore itu, setelah briefing selesai, Agung berdiri di depan kantor, memandang langit Jakarta yang cerah. Dengan senyum lebar, ia bergumam: "Terimakasih, OCCRP. Kalian benar-benar lembaga yang memberkati kami. Kalau ada lagi berita serupa, jangan ragu untuk publish, ya!" Sambil bersiul riang, dia kembali bergumam, "Ya Allah, semoga setelah ini ada lagi berita memojokkan bos atau anaknya. Kalau bisa, berita yang lebih heboh lagi. Agar dana selalu mengalir lancar. Amin!" Begitulah, hidup seorang buzzer. Di balik layar perang narasi, selalu ada secangkir kopi sachet, keyboard berisik, dan optimisme bahwa setiap berita buruk bisa jadi peluang emas. OCCRP, kalian mungkin mengekspos korupsi, tapi di sini, kalian justru memperpanjang kontrak kerja kami. Salut!

Maria A. Alkaff

31,895 Aufrufe • vor 1 Jahr