Video yükleniyor...

Video Yüklenemedi

Ana Sayfaya Dön

Teror terhadap Andrie Yunus bukan teror terhadap individual. Tapi teror terhadap generasi muda yang mencintai republik ini dan sama sama ingin melihat keadilan terwujud di Indonesia Usut tuntas teror ini! Ungkap pelakunya! Karena mereka adalah antek asing sesungguhnya Asing, karena konstitusi kita menjamin kebebasan berpendapat. Tapi para peneror itu...

43,294 görüntüleme • 6 ay önce •via X (Twitter)

24 Yorum

Hochimin profil fotoğrafı
Hochimin6 ay önce

Tan berkata

Fulvian Daffa profil fotoğrafı
Fulvian Daffa6 ay önce

Semoga Pelaku Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus bisa segera ditangkap & tidak hanya mendapat vonis ringan seperti Pelaku Penyiraman Air Keras terhadap Novel Baswedan.

suluh nusantara profil fotoğrafı
suluh nusantara6 ay önce

@Pejuang_desa001 Program mbg untuk membangun orang-orang cerdas, tp kenyataannya ada yg cerdas dan kritis, disakiti dgn disiram air keras 😢 coba negara apa ini???

Bramanthya profil fotoğrafı
Bramanthya6 ay önce

Setuju, kita cinta bangsa Indonesia ini. Dan, tidak akan membiarkan dan tak ingin bangsa ini hancur karena KKN! Pejabat, aparat jadilah kerabat rakyat Janganlah kau semua jadi iblis berjubah malaikat

kaesang profil fotoğrafı
kaesang6 ay önce

@AirinDatangLagi Kalian salah pilih..SDH dibilang penculik kok ya dipilih ...nasib nasib

justice_or_greed profil fotoğrafı
justice_or_greed6 ay önce

Kita generasi muda gen Z apalagi memang saking ditakuti sama generasi tua, kita pengen Indonesia maju bebas korupsi dll tapi generasi sebelumnya gak mau, makanya banyak anak muda yg ditahan, dibunuh diteror krn takut kita bersatu buat melengserkan pemerintahan sampah ini

jogta profil fotoğrafı
jogta6 ay önce

Teror apa sih? Bisa saja penyebanya adalah utang piutang atau selingkuh. Dia kan manusia biasa bukan malaikat

kembut profil fotoğrafı
kembut6 ay önce

Mulai pembungkaman. Dijaman yg paling merasa demokratis.

Nawawi profil fotoğrafı
Nawawi6 ay önce

Tapi kita melawan kelompok atau geng yg memelihara kemiskinan dan kebodohan bro,...

Vin profil fotoğrafı
Vin6 ay önce

Hati2 bang dan kawan2, stay safe dimanapun dan kapanpun #wargajagawarga

addi mav profil fotoğrafı
addi mav6 ay önce

Lengserkan

anus asuedan 🤣 profil fotoğrafı
anus asuedan 🤣6 ay önce

Gw lebih setuju si virdian ini yg dikorbankan oleh mereka, provokator nih babi

Sang Pejuang profil fotoğrafı
Sang Pejuang6 ay önce

Susah kali memang kalau Musuh Rakyat adalah Presiden nya sendiri.

fadlilahakunke2 #GakFollowPorn profil fotoğrafı
fadlilahakunke2 #GakFollowPorn6 ay önce

@alham1970 #KamiBersamaAndrieYunus

Kacamatasan profil fotoğrafı
Kacamatasan6 ay önce

@BusuMaju2d Tapi bangsa dan negara ini gak pernah cinta sama kita kak. Itu faktanya 🥹

Bangkit Bersama Privatisasi Bumi Pertiwi profil fotoğrafı
Bangkit Bersama Privatisasi Bumi Pertiwi6 ay önce

@msaid_didu Semakin kuat cengkraman DNA babi dalam memobilisasi pengkhianat di Indonesia.

X Tempetahu profil fotoğrafı
X Tempetahu6 ay önce

Desak terus polisinya, kalau gak bisa suruh mundur itu si Sigit.

Deds profil fotoğrafı
Deds6 ay önce

@msaid_didu Pejabat itu lima tahunan (outsorcing) tàpi tingkahnya seperti pemilik Negara ?. Mumpung ?.

kang waqfi profil fotoğrafı
kang waqfi6 ay önce

Numpang beken

Gorip profil fotoğrafı
Gorip6 ay önce

#KamiBersamaAndrieYunus

ImHome369 profil fotoğrafı
ImHome3696 ay önce

Ayok selalu berisik demi Indonesia.

theWitchs&theNinjas🎸🎤 profil fotoğrafı
theWitchs&theNinjas🎸🎤6 ay önce

👍

fey profil fotoğrafı
fey6 ay önce

Semangat bang 🔥

IShowMeat profil fotoğrafı
IShowMeat6 ay önce

Temon

Benzer Videolar

Tiap ngeliat tim underdog sukses gini jadi mikir sama alasan fans-nya suka sama klub itu. Di Indonesia, jadi fans klub besar itu pilihan yang "aman." Gampang cari komunitas, kesempatan buat juara terbuka luas, dan akses lebih nggak terbatas. Tapi ada segmen kecil yang memilih jalan yang berbeda klub dengan sejarah panjang, filosofi unik, nemu klub di Football Manager, atau sekadar karena... vibe-nya cocok. Kadang seseorang suka sama satu klub memang alasannya nggak logis tapi cukup berkesan. Fans klub-klub yang nggak masuk radar mainstream kayak Indonesia Seagulls , INDOTORINO , Leverkusen Indonesia 🇮🇩 , WatfordIDN , Como Indonesia dan lainnya pasti punya cerita menarik kenapa mereka suka sama klub favoritnya. Tapi ada beberapa pola kenapa orang suka & tertarik sama sebuah klub secara gak sadar: 1. Sebagian orang milih klub bukan karena menang, tapi karena klub itu merefleksikan siapa mereka. Bukan soal keren-kerenan. Ini lebih ke "klub ini ngerti gue atau setidaknya gue ngerti klub ini." They feel connected. 2. Ada yang fatigue sama hal mainstream. Bukan sok edgy tapi ada fatigue karena oversaturation tim-tim besar di media. Jadi ya, di titik tertentu, orang nyari ruang yang lebih... sepi. Somehow, komunitas fans klub yang underrated ini terasa lebih intimate. 3. Ada paradoks yang menarik: makin sering sebuah klub bikin frustrasi, makin dalam attachment-nya. Ini bukan masokisme, ini lebih ke sunk cost yang punya makna emosional. Soalnya gregetan sendiri, tapi malah jadi momen suffering ini yang merekatkan fans. 4. Fan culturenya gak terlalu mementingkan fame. Ya, pengen fan clubsnya terkenal bukan berarti salah, tapi somehow waktu mereka secara sadar ngefans klub-klub underrated ini, ya tandanya tau kalau ada kemungkinan anggotanya ngga selalu ramai. Dan biasanya inilah yang membuat mereka welcome sama orang baru yang genuinely tertarik belajar. Pilihan klub & alasan lo suka klub itu personal banget. Jadi, apa alasan lo suka sama tim kesukaan lo sekarang?

Stories with Intention

86,547 görüntüleme • 6 ay önce

Mentalitas "Cari Aman" yang Bikin Melarat ​Gue kadang heran sama orang yang sok ngerti geopolitik, tapi prinsipnya cuma satu: ketakutan. ​Gaya bicaranya seolah-olah paham konspirasi Amerika dan Asing, tapi anehnya, kesimpulannya malah bikin kita jadi pecundang. Mantra utamanya: "Awas, jangan galak-galak, nanti Barat marah! Mending kita nurut aja, bersahabat sama semua orang demi keselamatan!" ​Bro, ini politik berbangsa dan bernegara, bukan lagi milih ketua RT yang penting senyum ke semua warga! ​Mari kita bedah cara berpikir "ajaib" ini lewat logika sederhana: 🔹️​Mengartikan Bebas-Aktif Bagaikan Jomblo Penakut 🔹️Dia pikir Politik Bebas-Aktif dan Gerakan Non-Blok itu artinya Indonesia duduk manis di pojokan, nggak punya pendirian, terus pasrah pasrah aja kalau mau dikerjain. Padahal dari zaman Bung Karno, Non-Blok itu dibentuk sebagai konsolidasi Global South—poros kekuatan ketiga! Kita itu bukan penonton penakut, tapi pemain yang punya daya tawar (bargaining power) tinggi biar Barat sama Timur sama-sama butuh Indonesia. Kalau kerjaannya cuma manggut-manggut karena takut "dianggap melawan", itu BUKAN diplomasinya negara berdaulat, tapi diplomasinya barang bawaan! ​Kekuatan Itu Gak Cuma Soal Angkat Senjata bos !!! Orang-orang mentalitas pasrah begini mikirnya power itu cuma berarti punya tank dan bom atom. Karena merasa militer kita nggak sekuat adidaya, ya sudah, milih tiarap aja. Banci !!! Padahal di dunia modern, nilai tawar kita itu ada di kedaulatan sumber daya, jalur maritim strategis, dan komoditas kunci. Kalau sumber daya punya kita, posisi geopolitik strategis ada di kita, ngapain harus minder dan gemeteran duluan? ​Doktrin Ketakutan yang Melumpuhkan Narasi-narasi penakut begini kalau sering dibisikin ke telinga pemimpin / prabowo, efeknya merusak banget. Bangsa ini bisa kehilangan rasa percaya diri. Ujung-ujungnya, kita nggak berani mengambil keputusan berani demi kepentingan nasional cuma gara-gara paranoia bakal "dihukum" asing. Kalau dari awal mindset-nya udah takut diperkosa atau diperbudak secara geopolitik, ya sampai kapan pun bangsa ini cuma jadi penonton yang makin melarat karena nggak punya bargaining power sama sekali! ​Kesimpulannya: Dunia diplomasi global itu arena saling tawar nilai dan kepentingan. Kalau baru digertak bayangan asing aja udah langsung gemeteran dan milih pasif, ya siap-siap aja didikte seumur hidup. Be smart, be strong, and be powerful! Berani berdiri tegak di atas kaki sendiri itu bukan berarti cari musuh, tapi bukti kalau kita punya harga diri! Untuk menjadi Kuat dan Memiliki Kekuatan GA SELALU harus memiliki MILITER, TAPI OTAK Manusia Bukan OTAK REPTIL !!! :: WeKa ::

Wawat Kurniawan (WeKa) 🇲🇨

14,854 görüntüleme • 27 gün önce

Warga perumahan bumi ciruas permai (BCP) 2 Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang mendapat teror aneh dari orang tak dikenal. 😱 Suami korban teror bernama Zaenal Muttaqin menuturkan, peristiwa teror tersebut pertama kali dialami istrinya pada Kamis, (25/6/2026). "Kejadian pertama kali itu waktu saya sudah berangkat kerja, di rumah ada istri dan anak saya, sekitar jam 11.00 WIB ada orang asing datang ke rumah, dikira istri mau nanya, ternyata dia memaksa buat masuk rumah, istri langsung takut dan mengunci rumah," ujarnya. Kemudian, keesokannya, orang tersebut datang kembali sekira pukul 07.45 WIB pagi dan mengetuk pintu rumah kemudian melambaikan tangan kepada sang istri. "Orang itu langsung menunjukkan alat kelaminnya atau mempunyai perilaku eksibisionisme, istri saya langsung ketakutan dan teriak minta tolong, pelaku langsung kabur," tuturnya. Dikatakan Zaenal, peristiwa itu terjadi hingga tiga kali berturut melaku teror terhadap sang istri. "Saya sudah melaporkan ke rt dan pemuda, setelah saya lapor akhirnya dilakukan pengawasan, nah baru tidak ada lagi teror tersebut," katanya. Namun, setelah beberapa hari kemudian, orang tak dikenal tersebut kembali mendatangi rumah korban dan membuat beberapa pesan yang ditulis di kertas dan beberapa pakaian dalam. "Saya kaget ada pesan teror tersebut, itu ditulis di kertas dan beberapa pakaian dalam perempuan, kayanya hasil curian. Isi pesannya mengarah pada pelecehan seksual," ujarnya. Zaenal berharap, kepada pihak kepolisian segera mengusut adanya teror tersebut agar dapat menciptakan rasa aman di rumahnya. "Harapannya kepada pihak kepolisian agar segera menindaklanjuti terkait adanya teror ini, supaya saya dan keluarga kembali aman," pungkasnya.

Cadas

264,955 görüntüleme • 3 ay önce

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyakinkan Presiden Prabowo Subianto bahwa pemerintah tidak perlu takut terhadap guncangan geopolitik yang mengancam ekonomi Indonesia. Hal ini disampaikan Purbaya dalam Sidang Paripurna Kabinet, Menurut Purbaya, ada pihak-pihak yang mengatakan bahwa Indonesia akan hancur jika harga minyak mulai menyentuh ke atas US$ 100 per barel. Banyak yang bilang ekonomi Indonesia akan hancur morat-marit enggak jelas gitu. Padahal pengalaman kita selama ini enggak demikian. Ini gambar Coincident Economic Index yang biru adalah indeks yang menggambarkan keadaan ekonomi sekarang. Yang hijau harga minyak brent Pada 2007-2008, harga minyak brent naik ke level yang tinggi, hingga di atas US$ 220 per barel secara rerata per bulan. Namun, saat itu, ekonomi Indonesia baik2 saja. Ini karena kebijakan fiskal dan moneter saat itu pas. Alhasil, kita masih bisa tumbuh 4,6%. Kondisi yang sama terjadi pada 2011. Saat itu, harga minyak melonjak hingga US$110-US$120 per barel. Sekali lagi, indeks tersebut menunjukkan ekonomi Indonesia masih bagus. "Yang jadi catatan ya ke depan untuk kita adalah kita harus adjust dengan kebijakan atau dengan harga minyak global, tapi kita mesti ceritakan ke masyarakat kita bahwa kita pasti berhasil mengendalikan itu karena pengalaman selama ini kita berhasil.," ujarnya. "Jadi kita enggak usah takut Pak. Jadi yang analis-analis yang di TikTok, di YouTube yang bilang kita hancur, itu sama sekali enggak pernah ngelihat data Pak

TheNdons ☘️

20,907 görüntüleme • 6 ay önce

Satu sakit, sakit semua. Itulah makna saudara kandung. Dan itulah juga makna sesama anak negeri ini, meski terpisah ribuan kilometer dan puluhan dialek. 26 Desember 2004. Gempa 9,3 SR mengguncang dasar Samudra Hindia. Tsunami menyapu Aceh, menelan lebih dari 170 ribu nyawa dalam hitungan jam. Di saat yang sama, di perantauan Jawa, ribuan mahasiswa Aceh tak bisa tidur. Mereka menangis di kos-kos-an sempit, tak tahu apakah ibu, bapak, adik, kakak masih bernapas. Tapi malam itu juga, ribuan orang Jawa yang tak pernah ke Aceh, yang bahkan tak tahu bedain Meulaboh sama Lhokseumawe, berdiri berjam-jam di Stasiun Gambir dan Senen, membawa kardus bertuliskan “Untuk Saudaraku di Aceh”. Ada yang menyumbang beras, ada yang menyumbang darah, ada yang cuma bisa menyumbang doa sambil memeluk erat anaknya sendiri. Satu sakit, sakit semua. September 2009. Gempa 7,6 SR menggoyang Padang dan Pariaman. Rumah-rumah bergaya Rumah Gadang yang megah itu runtuh seperti kue kering. Di Jakarta, di Surabaya, di kampus-kampus negeri, mahasiswa Minang yang biasanya sombong dengan rendang dan dendengnya, tiba-tiba jadi pendiam. Mereka tak bisa pulang. Tiket habis. Jalan putus. Tapi malam itu juga, truk-truk berplat B dan D berjejer di pelabuhan Merak, membawa tenda, selimut, mie instan, dan obat-obatan. Sopirnya orang Jawa tulen. Mereka tak diminta. Mereka cuma bilang, “Orang Sumbar lagi susah. Kita bantu.” Satu sakit, sakit semua. Maret 2024, November 2025. Banyaknya banjir bandang dan longsor di Sumatera Utara, di Sumatera Barat lagi. Kampung-kampung di Tanah Karo, di Pesisir Selatan, di Toba, lenyap ditelan tanah. Orang-orang di Jakarta, di Bandung, di Semarang, yang selama ini sibuk mengolok-olok “Jawasentris”, tiba-tiba berhenti bicara. Mereka buka dompet. Mereka buka posko. Mereka rela antre berjam-jam di bandara hanya untuk jadi relawan. Tak ada yang bilang, “Bukan urusan gue.” Karena saat saudara di ujung barat pulau ini menangis, rasa itu menjalar sampai ke ujung timur, melewati Selat Sunda, melewati gunung-gunung, melewati semua cemoohan “Jawa terlalu dominan” yang biasa kita lempar-lemparan di medsos. Satu sakit, sakit semua. Bukan karena darah yang sama. Tapi karena rasa yang sama: rasa yang membuat kita sadar, bahwa garis imajiner bernama “provinsi” itu tak pernah bisa memisahkan hati yang sudah terlanjur terikat sejak 17 Agustus 1945. Jadi kalau ada yang masih bertanya, “Kenapa sih orang Jawa ikut repot kalau Aceh atau Sumatera kena musibah?” Jawab saja dengan kalimat sederhana ini, Karena satu sakit, sakit semua. Itulah makna saudara sebangsa. Bukan karena suku, bukan karena agama, bukan karena pulau. Tapi karena kita terpaksa saling mencintai, dan anehnya, justru karena terpaksa itu, cinta kita tak pernah benar-benar pergi. Meski kadang berisik. Meski kadang saling sindir. Tapi saat bencana datang, kita tetap satu. Satu sakit, sakit semua. Satu bangkit, kita bangkit bersama.

Miss tweet

18,224 görüntüleme • 10 ay önce

𝗠𝗔𝗧𝗜𝗡𝗬𝗔 𝗡𝗔𝗟𝗔𝗥 & 𝗠𝗢𝗥𝗔𝗟 𝗗𝗜 𝗔𝗟𝗧𝗔𝗥 𝗣𝗘𝗡𝗝𝗔𝗝𝗔𝗛𝗔𝗡. Pernyataan Prabowo bahwa “perdamaian hanya tercipta jika semua orang menjamin keamanan Israel” bukan sekadar kekeliruan diplomatik, itu adalah kebangkrutan moral yg paripurna. Ini adalah sebuah lelucon gelap dalam panggung sejarah kemanusiaan, di mana logika diputarbalikkan hingga patah, dan akal sehat dipaksa berlutut di hadapan arogansi kekuasaan. Meminta dunia, dan lebih parah lagi, meminta bangsa Palestina untuk menjamin “rasa aman” bagi Israel adalah sebuah paradoks yg menjijikkan. Bagaimana mungkin sebuah bangsa yg tanahnya dirampas, rumahnya dibuldoser, dan anak-anaknya dibantai, kini dituntut untuk menjadi penjamin tidur nyenyak bagi si perampok…? Ini sama halnya dengan menuntut leher yg tercekik untuk meminta maaf kepada tangan yg mencekik karena telah membuat jemarinya lelah. Logika ini adalah sebuah anomali yg cacat dan konyol. Jika kita menggunakan standar nalar yg sama, mari kita putar waktu ke masa revolusi fisik Indonesia. Bayangkan jika Bung Karno, Sang Putra Fajar, berdiri di hadapan ribuan rakyat jelata yg lapar dan tertindas, lalu berteriak lantang, “Saudara-saudara!, Kita baru bisa damai jika kita menjamin NICA tidur nyenyak!. Kita harus akui kedaulatan Belanda agar mereka merasa aman menjajah kita!”. Jika itu yang keluar dari mulut Soekarno, maka ia bukan pahlawan proklamator, ia akan dicatat sejarah sebagai pengkhianat yg meludahi penderitaan rakyatnya sendiri. Kemerdekaan Indonesia tidak diraih dengan menjamin kenyamanan Westerling, tapi dengan mengusir kebiadaban mereka. Menyamakan posisi penindas (okupator) dengan yg tertindas (okupied) dalam satu meja negosiasi yg menuntut jaminan keamanan bagi si kuat, adalah pengkhianatan terhadap konstitusi anti-penjajahan. Pernyataan Prabowo dalam forum internasional adalah bentuk diplomasi yg tidak membumi, yg seolah lupa siapa yg memegang senjata laras panjang dan siapa yg hanya memegang batu. Pemikiran dan logika absurd Prabowo ini merusak tatanan keadilan. Perdamaian tidak akan pernah lahir dari rahim ketidakadilan yg dipoles dengan kata-kata manis. Menuntut jaminan keamanan bagi penjajah sebelum memberikan hak hidup bagi yg dijajah adalah sesat pikir yang fatal. Itu bukan jalan menuju damai, itu adalah jalan menuju perbudakan yang dilegalisasi atas nama “𝗦𝘁𝗮𝗯𝗶𝗹𝗶𝘁𝗮𝘀.” Sejarah tidak akan buta. Menjamin keamanan penjajah di atas tangisan korban jajahan adalah titik nadir di mana kemanusiaan kita telah resmi mati suri. Dengan sikap dan pemikirannya, Prabowo bukan hanya telah menyakiti perasaan bangsanya sendiri, namun melukai nilai-nilai kemanusiaan dan moral seluruh insan waras di muka bumi ini.

𝐋𝐈𝐑𝐀 ⁽ᴼᶠᶠⁱᶜⁱᵃˡ⁾

43,872 görüntüleme • 8 ay önce

PELAJARAN DARI KASUS MIFTAH Melihat Miftah memaki dan mengolok-olok penjual teh dikeramaian, tentu orang normal manapun pasti mengatakan itu biadab. Tidak perlu ada pembelaan. Itu bukan khilaf, itu tabiat. Tidak normal jika ada yang bilang ini guyonan. Dari kasus Miftah, ini bisa jadi pelajaran bagi siapapun yang muncul tidak sengaja dari jalur viral, untuk upgrade diri jika ingin bertahan di industri. Miftah adalah penceramah yang dikenal melalui jalur viral. Bukan karena isi ceramahnya, tapi karena hal unik, dia ceramah di lokalisasi dan tempat hiburan malam. Itu unik dan viral sehingga dia jadi penceramah industri. Sayangnya Miftah tidak punya kemampuan untuk upgrade kemampuan ceramahnya sebagai jualan, sehingga yang dijual adalah keunikan, bukan isi ceramah. Ini yang salah.. Karakter yang dia ciptakan adalah karakter nyeleneh, untuk membedakan dia dengan penceramah yang lain. Tapi mungkin karena tidak punya kemampuan mewarnai karakter tersebut, sehingga yang muncul ke permukaan adalah sikap tengil dan sok asik. Salah satu contoh, ketika dia toyor istrinya dihadapan publik, Dia pikir itu keren, nyeleneh, padahal memuakkan. Sama seperti zaman Slank awal-awal, para personil slank memang sikapnya slengean, makanya kawan- kawan mereka namakan band itu slank. Terwujud juga dalam lagu-lagu mereka. Mereka keren. Nah ada beberapa orang yang biar dibilang keren, berlagak slengean, dibuat-buat slengean, yang ada gak keren, malah jadi kayak gembel. Nah Miftah seperti itu, dibuat-buat biar dianggap keren. Ini jadi pelajaran juga bagi Miftah untuk mengukur diri, sadar posisi, bahwa anda ada di industri ini bukan karena ilmu ceramah tapi karena keunikan. Mulai upgrade diri, fokus pada isi ceramah, gak perlu sok asik dan sok keren, karena anda malah terlihat tengil dan gak keren. Jadi diri sendiri, gali potensi, sehingga kedepan anda bisa menjadi penceramah yang keren. Jangan dulu ngajarin orang karena anda yang butuh pengajaran. Jangan dulu ceramahin orang, karena anda yang sangat butuh diceramahin. Anda harus sadar bahwa anda adalah buah yang belum matang pohon, buah yang dikarbit, lemah, sehingga star sindrome Berhenti mengajar, banyak belajar, Kalau sekarang ini, lu gak keren, lu tengil dan sok asik. TEDDY GUSNAIDI

Teddy Gusnaidi

117,876 görüntüleme • 1 yıl önce