Загрузка видео...

Не удалось загрузить видео

На главную

Tiktoknyapun menghilang

26,033 просмотров • 2 лет назад •via X (Twitter)

Комментарии: 0

Нет доступных комментариев

Здесь появятся комментарии из оригинального поста

Похожие видео

Fenomena Gelembung Danau Lindu Saat Gempa M6.7 Sulawesi Tengah, 16 Juni 2026 Saat gempa bumi M6.7 mengguncang Sulawesi Tengah pada 16 Juni 2026, warga di sekitar Danau Lindu melaporkan munculnya gelembung-gelembung pada permukaan danau. Menurut kesaksian warga, fenomena tersebut berlangsung sekitar lima menit kemudian berangsur menghilang. Warga juga menyebutkan bahwa gelembung kembali muncul ketika beberapa gempa susulan terjadi setelah gempa utama. Kemunculan gelembung saat terjadinya guncangan gempa merupakan fenomena yang secara ilmiah dapat dijelaskan oleh gangguan pada sedimen dasar danau. Danau Lindu merupakan danau tektonik yang memiliki endapan lumpur, lanau, dan material organik di dasar danau. Dalam kondisi normal, lapisan sedimen tersebut dapat menyimpan gas alami seperti metana (CH₄) dan karbon dioksida (CO₂) hasil proses dekomposisi bahan organik. Guncangan gempa yang kuat dapat mengganggu kestabilan sedimen dasar danau sehingga gas yang sebelumnya terperangkap di dalam sedimen terlepas ke kolom air. Gas tersebut kemudian naik ke permukaan dalam bentuk gelembung yang dapat terlihat selama beberapa menit hingga tekanan kembali stabil. Data pemodelan Liquefaction Estimate dari USGS menunjukkan bahwa kawasan Danau Lindu berada pada area yang berpotensi mengalami gangguan sedimen akibat guncangan gempa. Menariknya, berdasarkan laporan warga, gelembung tidak hanya muncul saat gempa utama M6.7 terjadi, tetapi juga kembali terlihat ketika beberapa gempa susulan mengguncang kawasan tersebut. Pola kemunculan yang berulang saat terjadi guncangan ini mengindikasikan bahwa pelepasan gas kemungkinan dipicu oleh gangguan mekanis pada sedimen dasar danau. Pada lingkungan danau, proses tersebut dapat berkaitan dengan subaqueous liquefaction atau likuefaksi bawah air, yaitu kondisi ketika sedimen jenuh air kehilangan kekuatannya akibat peningkatan tekanan air pori selama gempa sehingga gas yang sebelumnya terperangkap dapat lebih mudah keluar menuju permukaan. Meski fenomena ini sempat menimbulkan berbagai spekulasi di masyarakat, kemunculan gelembung saat gempa dan gempa susulan tidak serta-merta menunjukkan adanya aktivitas vulkanik maupun perubahan geologi yang berbahaya. Berdasarkan karakteristik Danau Lindu dan pola kemunculannya yang bertepatan dengan guncangan seismik, fenomena ini lebih mungkin merupakan respons alami sedimen dasar danau terhadap gempa bumi. Salam Info Gempa Dunia #info #gempa #dunia

Info Gempa Dunia

16,636 просмотров • 26 дней назад

⚠️ PERINGATAN: KONTEN SENSITIF Mayat Terbungkus Karung di Gunung Salak Diduga Korban Pembunuhan Oleh Oknum TNI AL Aceh Utara – Warga dikejutkan dengan penemuan mayat dalam karung di kawasan Gunung Salak, Kabupaten Aceh Utara. Jenazah yang dievakuasi oleh petugas kesehatan, dibantu personel Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal). Senin (17/3/2025) siang. Jasad tersebut diduga kuat merupakan korban perampokan mobil yang sebelumnya dilaporkan hilang di Krueng Geukueh. Korban diketahui menghilang saat melakukan transaksi jual beli mobil Toyota Innova. Berdasarkan informasi yang beredar, calon pembeli meminta tes drive sebelum akhirnya membawa kabur kendaraan bersama korban. Beberapa saksi juga mengaku sempat mendengar suara tembakan sebelum mobil dilarikan. Komandan Lanal Lhokseumawe, Kolonel Laut (P) Andi Susanto, membenarkan bahwa kasus ini melibatkan seorang anggota TNI AL berinisial DI berpangkat Klasi Dua. Pelaku kini telah diamankan di tahanan Pomal untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. "Memang benar telah terjadi dugaan pembunuhan yang dilakukan oleh anggota Lanal Lhokseumawe atas inisial Kld DI. Terduga tersangka saat ini telah diamankan di tahanan Pomal untuk proses lebih lanjut oleh personel Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal),” ujar Kolonel Andi. Ia menegaskan bahwa TNI AL akan menangani kasus ini secara transparan dan memberikan hukuman seberat-beratnya kepada pelaku. "Sesuai arahan pimpinan TNI AL, proses hukum ini akan disampaikan secara terbuka dan tidak ada yang kami tutupi. Kami berjanji bahwa terduga pelaku nantinya akan diberikan sanksi dan hukuman seberat-beratnya sesuai perbuatan yang dilakukan," tegasnya. Selain itu, pihaknya juga menyampaikan belasungkawa dan permohonan maaf kepada keluarga korban. "Kami atas nama institusi TNI AL mengucapkan belasungkawa dan permohonan maaf kepada pihak keluarga atas kejadian ini," tambahnya, (17/03/25). Saat ini, jasad korban masih menjalani visum et repertum di Rumah Sakit Umum Cut Mutia (RSUCM) Aceh Utara. Kabag TU RSUCM, Jalaluddin, membenarkan bahwa jenazah telah berada di rumah sakit untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut. Kasus ini terus didalami untuk mengungkap motif dan kronologi lengkap kejadian. Sumber:

CREEPY ROOM

175,689 просмотров • 1 год назад