ๆญฃๅœจๅŠ ่ฝฝ่ง†้ข‘...

่ง†้ข‘ๅŠ ่ฝฝๅคฑ่ดฅ

๐‘ฐ๐’•'๐’” ๐’‚๐’๐’˜๐’‚๐’š๐’” ๐’‰๐’‚๐’“๐’… ๐’•๐’ ๐’”๐’‚๐’š ๐’ˆ๐’๐’๐’…๐’ƒ๐’š๐’† ๐’•๐’ ๐’ˆ๐’๐’๐’… ๐’‘๐’†๐’๐’‘๐’๐’† ๐ŸŒน Mungkin itu istilah yang tepat buat menggambarkan momen hari terakhir berdinas seorang Masinis. ๐Ÿฅฒ Dalam video yang diunggah oleh akun @addieyounx, rekan-rekan Masinis memberikan penghormatan kepada Pak Sadikin, Masinis yang telah mengabdi selama 33 tahun di KAI. ๐Ÿฅบ Selamat...

54,610 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 2 ๅนดๅ‰ โ€ขvia X (Twitter)

11 ๆก่ฏ„่ฎบ

satrio ็š„ๅคดๅƒ
satrio2 ๅนดๅ‰

Min tolong cek dm. Saldo isi di kaipay kok gamasuk ya @KAI121 , mohon dibantu

Hafni Fauzy ็š„ๅคดๅƒ
Hafni Fauzy2 ๅนดๅ‰

Min ini tuh bakal ada lagi inpo ga buat tambahan relasi kereta prameks, sumpah cape bangett, harus dulu duluan, takut ga dibolehin naik karena penuh bangetttt, sehari cuma 4 relasi doang ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ

Kereta Api Indonesia ็š„ๅคดๅƒ
Kereta Api Indonesia2 ๅนดๅ‰

Selamat malam dan mohon maaf ya Kak. Mengenai rute dan keberangkatan KA telah diatur berdasarkan Grafik Perjalanan KA (Gapeka) yang berlaku, dengan menyesuaikan kesiapan sarana dan kepadatan lintas yang dilalui. Namun tidak menutup kemungkinan ke depannya terdapat perubahan, mengingat Grafik Perjalanan KA terus dilakukan evaluasi secara berkala. Informasi, saran dan kritik mengenai perjalanan Commuter Line Prameks, silakan menghubungi Twitter @CommuterLine ya Kak. Railmin imbau untuk selalu hati-hati ya, terhadap akun penipuan yang mengatasnamakan KAI. Saat ini, seluruh akun media sosial KAI121 sudah terverifikasi. Mohon abaikan, jika ada balasan dari akun yang tidak bercentang biru dan meminta Kakak untuk menghubungi via WhatsApp. Nomor resmi WhatsApp KAI121 (centang hijau): 0811-1211-1121. Trims.

Yu Sky ็š„ๅคดๅƒ
Yu Sky2 ๅนดๅ‰

Jadi inget almarhum kakek saya dulu waktu masih dinas di KAI sering diajak lihat kereta dulu sbelum beliau berangkat dinas

Kereta Api Indonesia ็š„ๅคดๅƒ
Kereta Api Indonesia2 ๅนดๅ‰

Hai Kak, sebuah momen yang tidak dapat dilupakan ya :'). Oh ya Kak, Railmin juga imbau untuk selalu waspada ya, terhadap akun penipuan yang mengatasnamakan KAI. Saat ini, seluruh akun media sosial KAI121 sudah terverifikasi. Nomor resmi WhatsApp KAI121 (centang hijau) hanya 0811-1211-1121. Trims.

livi ๐Ÿ’”๐ŸŽถโ€ข kinda ia ็š„ๅคดๅƒ
livi ๐Ÿ’”๐ŸŽถโ€ข kinda ia2 ๅนดๅ‰

setiap ada pertemuan selalu ada perpisahan ๐Ÿฅน selamat purnatugas bapakโœจ

Kereta Api Indonesia ็š„ๅคดๅƒ
Kereta Api Indonesia2 ๅนดๅ‰

Mari kita doakan semoga Pak Sadikin sehat-sehat selalu ya Kakโค๏ธ Oh ya Kak, Railmin juga imbau untuk selalu waspada ya, terhadap akun penipuan yang mengatasnamakan KAI. Saat ini, seluruh akun media sosial KAI121 sudah terverifikasi. Nomor resmi WhatsApp KAI121 (centang hijau) hanya 0811-1211-1121. Trims.

Ar ็š„ๅคดๅƒ
Ar2 ๅนดๅ‰

Minn PWT-KTA pake Kertanegara ada tarsus ga yaaa

Kereta Api Indonesia ็š„ๅคดๅƒ
Kereta Api Indonesia2 ๅนดๅ‰

Selamat siang Kak. Tersedia tarif khusus untuk rute Purwokerto-Kutoarjo dengan KA Kertanegara. Tarifnya menjadi 90.000 (Eksekutif) dan 65.000 (Ekonomi). Pemesanan bisa dilakukan mulai 2 jam sebelum KA berangkat melalui Access by KAI atau loket stasiun, selama tiket masih tersedia. Railmin imbau untuk selalu hati-hati ya, terhadap akun penipuan yang mengatasnamakan KAI. Saat ini, seluruh akun media sosial KAI121 sudah terverifikasi. Mohon abaikan, jika ada balasan dari akun yang tidak bercentang biru dan meminta Kakak untuk menghubungi via WhatsApp. Nomor resmi WhatsApp KAI121 (centang hijau): 0811-1211-1121. Trims.

Greenish blue ็š„ๅคดๅƒ
Greenish blue2 ๅนดๅ‰

Min lodaya tambahan dari KAC ke SDR juga udah pake yg premium new generation?

Kereta Api Indonesia ็š„ๅคดๅƒ
Kereta Api Indonesia2 ๅนดๅ‰

Selamat siang Kak. Saat ini perjalanan KA Lodaya Tambahan (7024B) menggunakan rangkaian Ekonomi Premium Stainless Steel ya. Berikut Railmin lampirkan capture tempat duduknya. Railmin imbau untuk selalu hati-hati ya, terhadap akun penipuan yang mengatasnamakan KAI. Saat ini, seluruh akun media sosial KAI121 sudah terverifikasi. Mohon abaikan, jika ada balasan dari akun yang tidak bercentang biru dan meminta Kakak untuk menghubungi via WhatsApp. Nomor resmi WhatsApp KAI121 (centang hijau): 0811-1211-1121. Trims.

็›ธๅ…ณ่ง†้ข‘

Sebuah perusahaan dikecam karena tidak mengakui pengabdiannya selama lebih dari empat dekade oleh salah satu pekerjanya yang pensiun โ€“ dan rekan kerjanya harus turun tangan untuk menyelamatkan situasi tersebut. Seorang pria lanjut usia Amerika John Bartlett bekerja di gudang sebuah perusahaan yang tidak disebutkan namanya selama 42 tahun. Namun yang dia dapatkan dari jasanya hanyalah sertifikat dan barbeque di bawah standar, klaim rekan kerjanya. Untungnya, mereka mengambil tindakan sendiri. Rekannya, Sonia, membagikan klip ke media sosial tentang John, yang berusia 70-an, berangkat kerja pada hari terakhirnya. Dia merasa kerja kerasnya selama bertahun-tahun kurang dihargai. ๏ฟผ โ€œHari ini adalah hari terakhir rekan kerja saya. Dia bekerja di perusahaan ini selama 42 tahun dengan upah minimum,โ€ tulis Sonia dalam video tersebut. โ€œPerusahaan hanya memberinya barbekyu dan memberinya sertifikat. Dia naik bus dan Bart (kereta api) untuk sampai ke sini setiap hari tepat waktu. Dia berusia 70+.โ€ โ€œDia sangat suka bekerja di sini sehingga dia tidak ingin pensiunโ€”[Dia mendapat] Tidak ada bonus, hanya barbekyu dan sertifikat. Jangan menjadi budak pekerjaan Anda. Terima kasih John atas kesetiaan Anda.โ€ Video tersebut kini telah dihapus, namun mendapat ratusan ribu penayangan dan mendapat ribuan komentar dari orang-orang di internet yang ingin membantu John merasa lebih dihargai. Sonia memulai GoFundMe sebagai tanggapannya, dengan mengatakan di halaman tersebut bahwa dia akan membuatnya berfungsi โ€œhujan atau cerahโ€ dan bahwa dia sangat dapat diandalkan. Dia adalah โ€œsalah satu karyawan paling berbakat dan pekerja kerasโ€ di perusahaan, tambahnya. โ€œDia tidak punya istri atau anak, namun dia punya keponakan yang sangat dia sayangi,โ€ tulisnya dalam penggalangan dana. โ€œAkan menyenangkan untuk memberinya teman atau melakukan sesuatu sehingga dia tahu bahwa dia spesial dan dicintai.โ€ ๏ฟผ Sejak GoFundMe dibuat, ia telah mengumpulkan 68.178 dolar (sekitar Rp 1,070 miliar). Sonia berencana mencetak nama dan pesan dari pendukung John. Uang tersebut sudah melampaui dana pensiun yang dimiliki John sebelumnya. โ€œSelamat pensiun, John! Kerja keras dan dedikasi kalian menjadi motivasi bagi kita semua,โ€ kata salah satu orang dalam donasinya. โ€œSelamat pensiun, John. Anda berhak mendapatkan lebih dari apa yang ditawarkan perusahaan ini kepada Anda. Semoga Anda mendapatkan yang terbaik dalam hidup dan masa depan Anda,โ€ kata yang lain. โ€œJohn yang terkasih, Kisah Anda benar-benar menyentuh hati saya. Saya harap Anda membaca semua komentar dari harapan baik dan mengetahui bahwa kontribusi Anda kepada dunia telah terlihat. Saya harap Anda bangga dengan pengetahuan itu karena Anda memang pantas mendapatkannya. Saya merasa terhormat bisa berkontribusi pada masa pensiun Anda.โ€ (yn) Sumber: indy100

5tePh3N

57,840 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 3 ไธชๆœˆๅ‰

๐Ÿšจ๐ŸŽ™ | Pidato perpisahan Nacho Fernรกndez di Ciudad Real Madrid hari ini, Rabu, 24 Juli 2024. #GraciasNacho ๐Ÿฅฒ๐Ÿค ๐Ÿ—ฃ Nacho: โ€œSaya tidak tahu apakah saya akan menangis sekarang atau nanti... Selamat pagi semuanya.โ€ โ€œSaya ingin berterima kasih kepada kalian untuk berada di sini di hari yang sulit ini. Saya telah berada di klub ini selama 24 tahun, saya tumbuh dan berkembang di klub yang indah ini.โ€ โ€œSaya mempertahankan lambang ini sepanjang hidup saya. Klub ini segalanya bagi saya dan keluarga saya... (Nacho berhenti sejenak dalam pidatonya setelah anaknya memanggil 'Papa' di kursi penonton).โ€ โ€œIni adalah rumah saya. Saya tidak pernah merasa bahwa saya harus datang ke sini untuk bekerja, saya datang ke tempat ini setiap hari untuk bertemu dengan keluarga saya yang lain.โ€ โ€œMengakhiri perjalanan saya di klub ini sebagai kapten sangatlah spesial, itu cara terbaik. Saya pergi dari sini setelah mengetahui bahwa saya telah memberikan segalanya untuk klub ini. Saya pergi dengan cara terbaik, menjadi kapten dan menjadi pemain penting.โ€ โ€œTerima kasih Real Madrid untuk nilai yang kalian ajarkan kepada saya, saya akan melakukan hal yang sama kepada anak-anak saya. Rekan setim saya, kalian adalah yang terbaik tanpa keraguan! Kalian membuat segalanya menjadi lebih mudah. Masa depan kalian cerah.โ€ โ€œUntuk ibu dan ayah, ini berkat kalian. Kalian membuat ini menjadi nyata. Terima kasih keluarga saya yang telah menjadi keluarga yang kuat. Terima kasih Maria, istri saya, ini tidak akan mungkin tanpa kamu.โ€ โ€œSekarang, saya akan mendukung Real Madrid. Saya akan berteriak untuk setiap gol dan pertandingan, ini akan selalu menjadi keluarga saya. ยกHala Madrid!โ€ #GraciasNacho ๐Ÿค

Seputar Real Madrid

46,792 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 2 ๅนดๅ‰

Tumbal Tragedi Bintaro 1987: Kisah Pilu Masinis Slamet Suradio yang Terbuang dan Menanti Keadilan JAKARTA โ€” Tragedi Bintaro yang terjadi pada 19 Oktober 1987 masih menyisakan luka mendalam dalam sejarah perkeretaapian Indonesia. Insiden maut yang merenggut 139 nyawa dan melukai 254 orang tersebut selalu dikenang sebagai bencana kelam. Namun, di balik puing-puing besi lokomotif yang hancur, ada satu kepingan sejarah yang hingga kini dibiarkan usang dimakan waktu: kisah pilu Slamet Suradio, sang masinis KA-225 yang dituduh sebagai tersangka utama. Selama puluhan tahun, publik disuguhi narasi bahwa Slamet adalah pihak yang paling bersalah. Namun, benarkah demikian? Kesalahan Komunikasi dan Surat PTP yang Diabaikan Hari itu, Slamet Suradio dituduh memberangkatkan kereta api tanpa seizin petugas Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA). Narasi ini menyudutkannya seolah ia bertindak ceroboh dan melanggar aturan. Faktanya, sebelum lokomotifnya melaju, Slamet telah mengantongi surat Pemindahan Tempat Persilangan (PTP). Dalam dunia perkeretaapian, surat tersebut adalah nyawa dan perintah; surat itu adalah izin resmi bahwa keretanya sah untuk diberangkatkan. Celakanya, terjadi kesalahan komunikasi fatal antara petugas PPKA Stasiun Sudimara dengan Stasiun Kebayoran. Kesalahan sistemik inilah yang pada akhirnya menempatkan dua kereta baja melaju di satu jalur yang sama, berujung pada tabrakan hebat yang tak terhindarkan. Sepanjang perjalanan maut itu, Slamet mengaku tidak melihat satu pun rambu-rambu darurat yang mengisyaratkan perintah untuk menghentikan kereta. Bertahan di Balik Kemudi: Mematahkan Stigma "Pengecut" Selain dituduh berangkat tanpa izin, Slamet juga harus memikul fitnah keji bahwa ia melompat keluar dari lokomotif sesaat sebelum tabrakan terjadi demi menyelamatkan diri. Kenyataan di lapangan berbanding terbalik. Ketika jarak antara dua kereta sudah terlalu dekat, asisten masinis-lah yang melompat keluar. Sementara itu, Slamet Suradio memilih bertahan di dalam kabin lokomotif. Ia mengerahkan seluruh tenaganya untuk menarik tuas rem darurat hingga tangannya tak lagi sanggup bertahan. Saat benturan keras terjadi, tubuhnya terpental ke lantai lokomotif. Hantaman itu membuat tulang pinggulnya retak dan matanya terluka akibat pecahan kaca yang berserakan. Dalam kondisi kritis, berlumuran darah, dan menahan sakit yang luar biasa, ingatannya hanya tertuju pada satu hal: bukti kebenarannya. Ia meminta tolong kepada seseorang untuk memfotokopi surat PTP yang masih ada di dalam kantong seragamnya sebanyak mungkin. Di atas surat itu, bercak darah Slamet ikut tertoreh, menjadi saksi bisu tragedi tersebut. Ketidakadilan di Meja Hijau Namun, segala bukti dan pembelaan Slamet seolah menguap begitu saja di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Fotokopi surat PTP yang telah ia perjuangkan tak berarti apa-apa di hadapan majelis hakim. Pengabdiannya selama 23 tahun sebagai masinis runtuh seketika. Ia divonis sebagai terpidana. Tidak hanya itu, ada rentetan ketidakadilan lain yang menimpanya. Ia mengaku kerap dipaksa menandatangani dokumen-dokumen tak jelas asal-usulnya oleh oknum tertentu. Puncaknya, ia dipecat dari pekerjaannya sebagai masinis tanpa diberikan pesangon sepeser pun. Pengkhianatan dan Bertahan Hidup dari Sebatang Rokok Kehancuran karier dan kebebasannya ternyata bukan satu-satunya cobaan. Di saat ia sangat membutuhkan dukungan moral, sang istri justru menggugat cerai dan memilih menikah dengan pria lain, meninggalkan Slamet sendiri meratapi nasibnya. Kini, masa kejayaan sang masinis telah lama redup. Pria renta itu kini harus mengais rezeki dengan berjualan rokok eceran. Setiap hari, ia harus menempuh jarak sekitar 15 kilometer dari tempat asalnya untuk berdagang. Hidupnya jauh dari kata layak. Pernah suatu ketika, ia tidak bisa pulang ke rumah selama dua bulan penuh karena sama sekali tidak memiliki ongkos. Untuk merebahkan tubuh rentanya, ia menjadikan musala sebagai tempat bernaung sehari-hari.

Catholic ๐•ฃ

93,790 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 3 ไธชๆœˆๅ‰

๐—จ๐—–๐—”๐—ฃ๐—”๐—ก ๐—ฅ๐—”๐—ฌ๐—” Assalamualaikum warah matullahi wabarakatuh. Bersempena dengan sambutan Aidilfitri tahun ini, setelah dipersetujui bahawa sebagai seorang ahli politik saya wajar membuat ucapan raya kepada rakyat Malaysia, maka dengan ini diumumkan ucapan raya saya jatuh pada hari raya tahun ini, seperti begini: Ucapan raya pada tahun ini saya tujukan dan hadiahkan terutamanya kepada seorang yang istimewa. Tanpa beliau, sambutan raya setiap tahun tidak lengkap. Insan itu tidak lain dan tidak bukan Tan Sri Datoโ€™ Seri Syed Danial bin Syed Ahmad, Penyimpan Mohor Besar Raja-Raja yang diberi amanah mengumumkan tarikh raya setiap tahun. Saya bertuah kerana mengenali Tan Sri Syed Danial sejak umur awal 20an, semasa kami sering bertukar email - walaupun umur kami berbeza 33 tahun. Tan Sri Datoโ€™ Seri Syed Danial bin Syed Ahmad dilahirkan pada 30 November 1944 di George Town, Pulau Pinang. Beliau ada 4 orang adik beradik, ini adalah gambar Tan Sri Syed Danial masa umur 3 tahun. Beliau mendapat pendidikan awal di Sekolah Melayu Kelawai, sebelum melanjutkan pengajian ke Kolej Melayu Kuala Kangsar dan keluar MCKK tahun 1961. Seterusnya Tan Sri Syed Danial melanjutkan pengajian ke Universiti Malaya hingga menerima ijazah dalam tahun 1967. Selepas berkhidmat sebagai Pegawai Tadbir Diplomatik, Tan Sri Syed Danial melanjutkan pengajian peringkat sarjana di University of Wisconsinโ€“Madison, universiti yang sama dengan YB Akmal Nasir, yang juga pernah belajar di MCKK. Jawatan awal Tan Sri Syed Danial sebagai PTD ialah di Jabatan Perdana Menteri dan beliau adalah antara pegawai awal yang menyertai Majlis Mubihbah Negara (MMN) yang ditubuhkan selepas peristiwa 13 Mei 1969 untuk membina perpaduan dari peringkat akar umbi. Tan Sri Syed Danial berkhidmat dalam kerajaan selama 32 tahun, termasuk memegang jawatan penting sebagai Ketua Pengarah Jabatan Imigresen. Seingat saya, jawatan terakhir Tan Sri Syed Danial di dalam kerajaan sebelum bersara ialah sebagai Timbalan Ketua Setiausaha Perbendaharaan iaitu pegawai kerajaan nombor dua di Kementerian Kewangan. Selepas bersara dalam tahun 1999, Tan Sri Syed Danial dilantik ke jawatan-jawatan istana iaitu Datuk Paduka Maharaja Lela pada tahun 2002 dan Datuk Pengelola Bijaya Diraja pada tahun 2004. Pada tahun 2011, Tan Sri Syed Danial dilantik sebagai Penyimpan Mohor Besar Raja-Raja sehingga kini. Saya mula berhubung dengan Tan Sri Syed Danial semasa di universiti. Saya punya pandangan politik yang berpihak kepada PKR dan beliau adalah seorang pesara antara tahun 1999 ke 2002. Tan Sri Syed Danial tidak pernah menulis mengenai pandangan politik beliau, sepanjang tahun-tahun itu beliau adalah antara yang paling neutral dari semua yang neutral. Sebab itu beliau sangat dihormati. Ada beberapa perkara yang menyebabkan saya mengagumi Tan Sri Syed Danial dan menulis email kepada beliau dari UK, walaupun kami berbeza 33 tahun. Pertama, pengetahuan beliau mengenai sejarah yang cukup mendalam. Beliau seorang ahli sejarah yang cukup saya kagumi. Kedua, beliau juga seorang pelajar yang nakal di MCKK, menurut kata beliau. Di MCKK, pelajar yang nakal akan dikenakan kelas tahanan atau detention class (DC). Tan Sri Syed Danial pernah memberitahu kami bahawa di dalam batch nya, dia adalah Raja DC. Semasa saya di sekolah, saya juga minat sejarah dan bukanlah di kalangan budak-budak paling baik. Jadi ada persamaan dengan Tan Sri Syed Danial. Apabila saya pulang ke Malaysia, saya tidak lagi ada banyak masa untuk menulis email. Jadi hubungan email kami semakin berkurang. Pada tahun 2010, Tan Sri Syed Danial menulis email kepada saya bertanyakan sama ada saya telah mula mengumpulkan penulisan oleh arwah Adlan Benan Omar, seorang lagi tokoh sejarah lulusan Cambridge yang menjadi kenalan kami bersama. Tahun 2019, selepas PH menang dan saya tidak lagi berada di dalam politik, Tan Sri Syed Danial menulis email dengan doa kepada saya. Setelah saling berutus email sejak 1999, kami tidak pernah bersua muka. Akhirnya kali pertama saya bersua muka dengan Tan Sri Syed Danial dalam bulan Disember 2022 semasa saya mengangkat sumpah sebagai menteri. Saya harap orang ramai yang menonton lebih mengenali Tan Sri Syed Danial yang kita nanti-nantikan setiap tahun. Sama-sama kita doakan beliau diberi kesihatan dan dipanjangkan umur, supaya kita dapat terus melihat wajahnya setiap kali Hari Raya. Ia juga ingatan kepada kita semua supaya menghabiskan masa sebaik mungkin dengan ibu bapa dan keluarga tersayang, terutamanya mereka yang sudah berumur di Hari Raya ini. Selamat Hari Raya Aildilfitri, maaf zahir batin.

Rafizi Ramli

14,437 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 4 ไธชๆœˆๅ‰

Nama Baik Dipulihkan Presiden, Dua Guru Luwu Utara Ucapkan Terima Kasih kepada Prabowo Jakarta โ€” Dua guru asal Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Abdul Muis dan Rasnal, setelah menerima langsung surat rehabilitasi dari Presiden RI Prabowo Subianto. Keputusan tersebut bukan sekadar pemulihan nama baik, tetapi penanda bahwa perjuangan panjang mereka selama lima tahun akhirnya menemukan titik keadilan. Usai menerima surat rehabilitasi yang diserahkan langsung oleh Presiden Prabowo di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (13/11) dini hari, Abdul Muis dan Rasnal menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian Kepala Negara terhadap nasib guru daerah. โ€œSaya pribadi dan keluarga besar saya sampaikan setulus-tulusnya terima kasih kepada Bapak Presiden yang telah memberikan rasa keadilan kepada kami, yang di mana selama lima tahun ini kami merasakan diskriminasi, baik dari aparat penegak hukum maupun dari birokrasi atasan kami yang seakan-akan tidak pernah peduli dengan kasus kami yang kami hadapi,โ€ ujar Abdul Muis, Guru Sosiologi SMA Negeri 1 Luwu Utara, dengan mata berkaca-kaca. Sementara itu, Rasnalโ€”mantan Kepala SMA Negeri 1 Luwu Utara yang kini mengajar Bahasa Inggris di SMA Negeri 3 Luwu Utaraโ€”menyebut perjalanan panjang mereka mencari keadilan sebagai sesuatu yang sangat melelahkan. Menurutnya, upaya penyelesaian yang mereka tempuh dari tingkat sekolah hingga ke provinsi tidak pernah membuahkan hasil. โ€œIni adalah sebuah perjalanan yang sangat melelahkan. Kami telah berjuang dari bawah, dari dasar sampai ke provinsi. Sayangnya kami tidak bisa mendapatkan keadilan,โ€ ujar Rasnal. Keduanya pun mengungkapkan rasa syukur setelah bertemu langsung dengan Prabowo dan menerima keputusan rehabilitasi. Rasnal menyebut langkah tersebut sebagai anugerah besar yang memulihkan nama baiknya serta menjadi bukti nyata kepedulian Presiden terhadap keadilan bagi para guru. โ€œSetelah kami bertemu dengan Bapak Presiden, alhamdulillah Bapak Presiden telah memberikan kami rehabilitasi. Saya tidak bisa mengatakan sesuatu kepada Bapak Presiden, terima kasih Bapak Presiden,โ€ ucapnya tulus. โ€œSaya bersyukur kepada Allah SWT. Dengan jalan ini kami telah memperoleh keadilan sekarang dan direhabilitasi kami punya nama baik,โ€ lanjutnya. Rasnal juga berharap pengalaman pahit yang ia dan rekannya lalui tidak kembali terjadi kepada para pendidik lain di seluruh Indonesia. โ€œSemoga ke depan tidak ada lagi kriminalisasi terhadap guru-guru yang sedang berjuang di lapangan. Sekarang ini teman-teman guru selalu dihantui bahwa kalau sedikit berbuat salah, selalu ada hukuman-hukuman yang tidak pantas,โ€ tuturnya. Perkara yang menjerat keduanya bermula lima tahun lalu ketika Kepala Sekolah SMAN 1 Luwu Utara menerima laporan dari sepuluh guru honorer yang belum menerima gaji selama sepuluh bulan akibat belum terdatanya nama mereka dalam sistem Dapodik, syarat utama pencairan dana BOS. Untuk mencari solusi darurat, pihak sekolah bersama Komite Sekolah sepakat mengumpulkan dana sukarela Rp20 ribu per orang tua siswa, tanpa mewajibkan pembayaran bagi keluarga kurang mampu maupun mereka yang memiliki lebih dari satu anak. Namun, kebijakan internal tersebut kemudian dipersoalkan setelah sebuah LSM melaporkannya ke kepolisian. Empat guru diperiksa, dan dua di antaranyaโ€”Rasnal serta Abdul Muisโ€”ditetapkan sebagai tersangka. Dengan rehabilitasi yang diberikan Prabowo, kedua guru kini mendapatkan kembali hak, martabat, dan pengakuan atas profesi yang selama ini mereka jalani. Bagi Abdul Muis dan Rasnal, langkah ini bukan hanya mengakhiri masa kelam lima tahun terakhir, tetapi juga membuka jalan bagi mereka untuk kembali mengabdi di dunia pendidikan tanpa stigma. #PresidenPrabowo #GuruLuwuUtara #PemulihanNamaBaik #KeadilanUntukGuru #TerimaKasihPresiden #RehabilitasiGuru #PrabowoPeduliPendidikan #RestorasiKeadilan Prabowo Subianto

Radio Elshinta

431,303 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 8 ไธชๆœˆๅ‰

Teman-teman semua, Hari ini kita menerima kabar final yang melegakan. Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto, telah memberikan abolisi kepada Tom Lembong atas persetujuan DPR. Dengan itu, bukan hanya hukuman dibatalkan, tapi seluruh perkara dianggap tak pernah ada. Nama Tom bersih. Tak pernah bersalah. Bebas sepenuhnya. Ini tentu kabar baik bagi Tom dan bagi keluarganya yang telah berpisah sejak akhir Oktober tahun lalu. Setelah sembilan bulan yang panjang, malam ini ia kembali ke rumah. Kepada istri, anak-anak, dan keluarganya yang selama ini menanggung rindu. Sebagai sahabat, saya amat bersyukur. Saya ikut bahagia melihat Tom hari ini bebas. Maka saya menyampaikan apresiasi mendalam kepada Bapak Presiden beserta DPR yang telah menggunakan kewenangannya untuk mengakhiri ketidakadilan ini. Namun, kita juga tahu, ini bukan kemenangan dari ruang sidang. Ini adalah penyelesaian ekstra yudisial melalui jalur konstitusional yang menjadi hak Presiden. Keputusan ini memang menghapus perkara, tapi sesungguhnya tidak menghapus pertanyaan. Tidak menghapus keprihatinan kita atas proses hukum yang begitu banyak dipertanyakan sejak awal. Mulai dari sangkaan yang dipaksakan oleh jaksa, hingga putusan hakim yang menafikan nalar. Karena itu, meskipun hari ini adalah akhir dari penahanan Tom, ini bukan akhir dari tanggung jawab kita. Justru ini harus jadi titik refleksi yang lebih dalam tentang sistem hukum negara kita, tentang bagaimana hukum seharusnya bekerja. Juga, tentang bagaimana keadilan tidak boleh datang hanya kepada mereka yang tenar, punya jaringan, dan mendapat sorotan. Karena untuk satu Tom yang bebas hari ini, mungkin masih ada ribuan lainnya yang terjerat kriminalisasi, tanpa suara, tanpa sorotan. Negara ini terlalu besar untuk menyisakan keadilan hanya bagi mereka yang dikenal dan mendapat dukungan amat luas dari publik. Maka, hukum di Republik ini harus menjadi pelindung bagi semua, alih-alih menjadi alat tekanan. Harus memberi ketenangan, alih-alih menebar kecemasan. Hari ini adalah kemenangan pribadi bagi Tom. Tapi perjuangan menghadirkan keadilan bagi seluruh rakyat belum selesai. Masih panjang dan masih harus terus kita jalani bersama. Tentu juga, masih perlu terus mendapat perhatian serius dari para pemimpin dan penyelenggara negara ini. Semoga kita bisa menuntaskannya. Izinkan saya menyampaikan apresiasi tinggi dan rasa terima kasih kepada tim hukum, kepada para sahabat dan pendukung yang setia hadir di setiap persidangan, kepada para tokoh dan publik luas yang menyuarakan harapan di tengah gelapnya proses hukum. Di negeri ini, keadilan sering butuh suara lantang. Hari ini, suara itu berbuah untuk Tom. Kepada Tom kita sampaikan selamat pulang ke rumah. Waktu yang hilang tak bisa kembali, tapi hari esok selalu bisa dimenangkan. Kita yakin, pengalaman yang Tom lalui tak akan melemahkan, justru menguatkan. Pun kita optimis, Tom akan kembali melangkah, lebih tegap, lebih matang, dan lebih tajam memperjuangkan kebaikan bagi negeri yang ia cintai tanpa syarat ini. Welcome home, Tom.

Anies Rasyid Baswedan

709,638 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 1 ๅนดๅ‰

Balita 2,5 Tahun Terjebak Sendirian di Dalam Mobil, Orang Tua Terpaksa Pecahkan Kaca untuk Selamatkan Anak Jakarta โ€“ Sebuah video yang dibagikan oleh akun @/bari.umbari. menjadi pelajaran berharga bagi banyak orang tua. Dalam video tersebut, seorang ibu menceritakan pengalaman mencekam saat anaknya yang berusia 2,5 tahun terkunci sendirian di dalam mobil.Menurut caption yang ditulis sang ibu, ia dan suami sempat meninggalkan anak mereka di dalam mobil untuk waktu singkat. Namun, situasi berubah menjadi panik ketika anak kecil tersebut tidak bisa membuka pintu mobil. Sang anak justru mengira ibunya sedang bercanda saat diminta membuka pintu, sehingga terus bermain di dalam mobil. Dalam keadaan panik, orang tua terpaksa memecahkan kaca mobil untuk mengeluarkan anaknya. Alhamdulillah, anak tersebut selamat tanpa cedera serius. โ€œPelajaran berharga buat aku sama suami, yg ninggalin anak umur 2,5 tahun dalem mobil sendirian, maafin mm pp ya dik. Tapi adik harus ngerti kapan mama bercanda kapan mama beneran panik ๐Ÿ˜‚ di suruh buka pintu malah dikira ngajak main๐Ÿ˜ญ,โ€ tulis @/bari.umbari. Video ini langsung menuai banyak komentar dari warganet. Banyak yang mengaku ikut deg-degan melihat kejadian tersebut dan memberikan berbagai tips pencegahan, seperti menurunkan kaca mobil sedikit saat memanaskan kendaraan, atau tidak pernah meninggalkan anak sendirian di dalam mobil meski hanya sebentar. Kasus ini kembali mengingatkan pentingnya keselamatan anak di dalam kendaraan. Suhu di dalam mobil yang tertutup bisa naik sangat cepat dan berbahaya, bahkan hanya dalam hitungan menit. Selain itu, anak kecil sering kali tidak memahami situasi darurat dan sulit mengikuti instruksi saat panik. Tips Pencegahan untuk Orang Tua: Jangan pernah meninggalkan anak sendirian di dalam mobil, meski hanya sebentar. Matikan mesin dan bawa kunci saat turun. Jika anak sudah cukup besar, ajarkan cara membuka pintu darurat. Saat memanaskan mobil, buka sedikit kaca untuk sirkulasi udara. Video ini telah menjadi pengingat bagi banyak keluarga untuk lebih berhati-hati. Semoga kejadian serupa tidak terulang lagi pada siapa pun.

BACOT

16,225 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 3 ไธชๆœˆๅ‰

๐—ž๐—˜๐—ฃ๐—จ๐—ง๐—จ๐—ฆ๐—”๐—ก ๐—ž๐—˜๐—ฆ ๐Ÿญ๐— ๐——๐—• ๐——๐—”๐—ง๐—ขโ€™ ๐—ฆ๐—˜๐—ฅ๐—œ ๐—ก๐—”๐—๐—œ๐—• ๐—ง๐—จ๐—ก ๐—ฅ๐—”๐—ญ๐—”๐—ž Sebentar tadi, Hakim Mahkamah Persekutuan, YA Datoโ€™ Collin Lawrence Sequerah telah selesai membaca penghakiman beliau, dalam kes Datoโ€™ Seri Najib Tun Razak bersabit 4 tuduhan salah guna kuasa dan 21 tuduhan pengubahan wang haram berjumlah RM2.3 billion. Bagi mereka yang kurang arif mengenai kes ini, ia bersabit sejumlah wang yang masuk ke akaun peribadi Datoโ€™ Seri Najib yang pada awalnya dikatakan satu derma keluarga diraja Saudi kepada beliau, tetapi akhirnya dibuktikan wang itu adalah dana 1MDB. Hakim YA Datoโ€™ Collin Sequerah memutuskan bahawa pihak pendakwa telah berjaya membuktikan kes dan mendapati Datoโ€™ Seri Najib bersalah dalam kesemua tuduhan itu. Setakat ini, mahkamah belum menjatuhkan hukuman terhadap Datoโ€™ Seri Najib. Telefon saya berbunyi setiap beberapa minit kerana pihak media mahu mendapatkan komen saya. Saya fikir lebih baik saya sampaikan reaksi awal saya di sini. Kes 1MDB sebenarnya berlarutan 15 tahun, dari tahun 2010 apabila keraguan mengenai pelaburan 1MDB di dalam Petrosaudi mula-mula ditimbulkan, hinggalah ke hari ini. Ia melibatkan banyak pihak dan satu penceritaan yang panjang selama 15 tahun. Sudah tentu setiap dari kita ada pandangan masing-masing. Mereka yang mengikuti bukti-bukti yang telah ditunjukkan kepada umum, baik semasa isu ini dibawa di luar mahkamah sehinggalah bukti-bukti dikemukakan di mahkamah, sudah tentu bersetuju dengan keputusan hakim pada hari ini. Mereka yang tidak bersetuju, atas sebab-sebab mereka sendiri, akan terus tidak bersetuju. Itu hak kita masing-masing sebagai seorang rakyat. Yang penting, kes 1MDB ini telah melalui proses yang penuh, dari mahkamah rakyat sebelum Datoโ€™ Seri Najib didakwa, hinggalah ke mahkamah undang-undang. Perbicaraan ini juga mengambil masa yang panjang, bermula dari tahun 2019 lagi. Selepas ini, akan ada proses rayuan ke Mahkamah Rayuan hinggalah ke Mahkamah Persekutuan. Proses mahkamah ini akan mengambil masa beberapa tahun lagi. Sudah tentu pandangan kita itu adalah hak kita, tetapi pandangan kita wajar disandarkan kepada tanggungjawab kita juga. Tanggungjawab sebagai rakyat, dalam menilai perkembangan kes ini sama ada bersetuju atau tidak, perlulah di dalam garis undang-undang. Jadi sebaiknya kita teliti hujah penuh penghakiman YA Datoโ€™ Collin Sequerah apabila ia dikeluarkan. Elakkan apa-apa tuduhan yang tidak berasaskan atau merujuk kepada hujah penghakiman itu kerana ia boleh melanggar undang-undang dan menghina mahkamah. Tanggungjawab sebagai seorang insan, dalam kita menilai kes ini, wajarlah kita menghadam keseluruhan maklumat. Gunakan akal, kewarasan dan hati nurani kita. Setelah melalui proses ini, sebagai seorang manusia yang telah menggunakan hak kita secara bertanggungjawab, maka damailah kita dengan apa-apa kesimpulan yang kita buat secara peribadi. Hak untuk terus membela Datoโ€™ Seri Najib, oleh mana-mana pihak, asalkan berlandaskan undang-undang, itu hak mereka. Hak pihak yang lain untuk bersetuju dengan perkembangan kes ini setakat ini, kita juga wajar hormati. Tidak ada sesiapa yang boleh cuba memaksa pihak yang lain untuk mengikuti pandangan mereka. Kerana kes 1MDB ini tidak boleh dipadamkan sampai bila-bila, dan apa pun pengakhirannya tidak akan mendamaikan pihak-pihak yang bertembung. Kes 1MDB memang satu kes yang divisive. Kes yang memecah belahkan rakyat Malaysia. Kes yang mengejutkan. Kes yang penuh emosi. Jadi terpulanglah kepada setiap dari kita untuk mencari ketenangan, agar akhirnya generasi akan datang boleh mendapat iktibar dari episod 1MDB yang panjang ini. Saya pasti setiap dari kita yang mengikuti kes ini ingat di mana, pukul berapa, kita tengah buat apa, setiap kali ada perkembangan besar kes 1MDB sejak 2010. Saya ingat masa dan ketikanya saya dijatuhkan hukuman penjara 18 bulan bersabit kes 1MDB seawal November 2016. Saya ingat apabila rayuan saya ditolak dalam bulan Ogos 2017 dan terpaksa menerima hakikat kemungkinan besar saya akan ke penjara. Saya ingat perbincangan dengan isteri supaya beliau berhenti kerja, agar masa berbaki beberapa bulan yang ada, isteri dan anak saya ikut saya berkempen ke seluruh negara kerana itu mungkin bulan-bulan terakhir yang saya ada bersama mereka. Saya ingat apabila papan tanda elektronik di London memaparkan berita saya dijatuhkan hukuman penjara kerana mendedahkan laporan audit 1MDB. Di antara tahun 2013 hingga 2022, saya menulis 123 artikel dan pendedahan mengenai 1MDB. Semuanya masih ada di blog saya dan boleh dibaca di Jadi saya faham yang semua pihak ada emosi masing-masing. Damailah kita dengan emosi itu. Yang penting jangan sesekali kita benarkan perkara yang sama berulang di masa hadapan. Dan jika kita perlu terus menegur, walau rimas macam mana pun, kita wajib terus bersuara kerana cukuplah ada satu 1MDB dalam sejarah kita.

Rafizi Ramli

200,405 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 7 ไธชๆœˆๅ‰

#MoreDayswithYou (MDWY) by SUJU Hadiah dari aku untuk SUJU & ELF dalam rangka 19th Anniversary SUPER JUNIOR. Warning: ini tulisan panjang bener. #์Šˆํผ์ฃผ๋‹ˆ์–ด #SUPERJUNIOR SUPER JUNIOR #SUPERJUNIOR_19th_Anniversary Pertama kali mendengar rekaman live MDWY di peluncuran album yang segede keramik itu, aku langsung jatuh hati meskipun saat itu aku belum tahu maknanya. Apalagi setelah diunggah behind the scene taping acara tersebut: SUJU nyanyiin MDWY live dini hari. Kala itu, 2021, aku sedih karena MDWY tampaknya hanya akan ditampilkan sekali saja. Siapa sangka MDWY jadi setlist di sesi akhir SS9. Maka ketika SS9 Jakarta, pas di MDWY, aku gak ambil fancam. Aku refleks nangis terharu dan mendengarkan-menyaksikan member SUJU menampilkan MDWY dengan khidmat. Lagu ini dibuka dengan kalimat yang menggambarkan kesetiaan dalam perjuangan yang tak selalu mudah. #RYEOWOOK & #SIWON mengatakan, Sebagaimana kita berjalan langkah demi langkah, yang tak selalu beralaskan karpet putih. Cukuplah engkau bersamaku, kekasihku, dalam sebuah perjalanan yang tak pernah aku sesali, dalam sebuah takdir yang selalu aku pilih kembali karena keberadaanmu. Sulitnya sebuah perjalanan hidup adalah kewajaran, namun dengan partner yang tepat (sahabat, kekasih), tak akan ada penyesalan yang mengikutinya. #YESUNG & #LEETEUK melanjutkannya dengan kisah tentang bagaimana berjalannya waktu mampu menumbuhkan rasa lekat & cinta, Sebagaimana musim-musim telah berlalu, tatapan kita semakin dalam tertanam & mewujud menjadi rasa. Semakin kuat rasa dekat kita satu sama lain, dan dengan pandangan yang lebih lekat ... #KYUHYUN kemudian menyahut dengan lantang tentang keberadaan dia yang kita cinta dalam perjalanan yang telah berlalu & yang akan datang, ... maka di dalamnya senantiasa aku dapati keberadaanmu dan hanya dirimu semata yang membersamaiku, dalam perjalanan yang lebih jauh, dibandingkan dengan apa yang telah kita lalui. Lantas mengalirlah reff yang selalu menghadirkan dilema di dalam hati kita, antara takut & harap tentang kedatangan dia yang tercinta, Sing it like you ... You ... Sebagaimana di masa yang telah berlalu, kudendangkan indahnya namamu, dan sekali lagi kuucapkan, "I DO", lantas apa jawabmu? Katakan, apa jawabmu? Ketahuilah bahwa hatiku masih teguh & kokoh mencintaimu, sama seperti selama ini, sejak dulu hingga kini, Aku akan menanti jawabmu di penghujung jalan & oleh karenanya, apakah kita akan melangkah lebih jauh? Sungguh rasa harap & takut adalah warna yang wajar dalam perjalanan kehidupan. Rasa harap akan menghadirkan optimisme; sementara rasa takut akan meruntuhkan kesombongan, menyadarkan kita tentang realitas kehidupan, & menumbuhkan ketaatan kepada-Nya lewat doa. #YESUNG & #DONGHAE menegaskan tentang dinamika takut & harap tersebut, Dengan gentar kulangkahkan tapak demi tapak, namun ... ... selalu tergambar keberadaanmu membersamaiku hingga akhir perjalanan. Sekalipun kewalahan menyertai di setiap langkah, lihatlah kembali kepada kita yang telah melangkah sejauh ini. #SHINDONG, #KYUHYUN, dan #EUNHYUK kemudian dengan bersahutan satu sama lain mengatakannya secara lebih kentara, Di antara tebal & mempesonanya kebahagiaan, ... di antara kebahagiaan ... selalu terdapat kesedihan yang mewarnainya, tetapi ... jika engkau mundur selangkah untuk meluaskan pandangan jiwamu, akan tampak sebuah lukisan kehidupan, #RYEOWOOK kemudian memulai kembali rangkaian reff yang sama, ... yang di dalamnya senantiasa aku dapati keberadaanmu dan hanya dirimu semata yang membersamaiku, dalam perjalanan yang lebih jauh, dibandingkan dengan apa yang telah kita lalui. ... Sing it like you ... You ... ... & oleh karenanya, apakah kita akan melangkah lebih jauh? Dan menjelang puncak lagu, #DONGHAE & #RYEOWOOK mengantarkannya dengan menyatakan, Bersamamu, tampak terbentang dalam cakupan pandanganku, keindahan sejati nan abadi yang menghiasi jalan yang akan kita lalui. Aku berharap, ketika kita tiba di akhir perjalanan, ada sosokmu yang membersamaiku, sebagaimana kini, dirimu dan diriku, bersisian satu sama lain. Kemudian, #LEETEUK & #RYEOWOOK memulai puncak lagu, Tak perlu lagi air mata ditumpahkan, karena bersamamu akan selalu penuh dengan tawa. Maka sebagaimana kini, teruslah abadi kehadiranmu di sisiku. Dan terdengarlah pekikan #KYUHYUN dan #YESUNG yang menyayat hati, mengantarkan harmoni indah suara member SUJU mengulang reff yang penuh harap itu, You, only you ... ... Sing it like you ... You ... ... Kunanti jawabanmu di penghujung jalan & oleh karenanya, apakah kita akan melangkah lebih jauh? Hingga #SIWON menutupnya dengan sebuah pertanyaan, Tell me, DO you? Menurutku, lagu ini merupakan ekspresi SUJU kepada ELF yang selama ini membersamai mereka. Ketidakpastian & perubahan besar pola kehidupan umat manusia akibat pandemi, turut menghadirkan kecemasan: seperti apa relasi fans dan idolanya di masa mendatang? Namun lagu ini bisa dimaknai lebih dalam tentang kehidupan. Sebagai ELF, yang pasti usianya relatif matang, lirik MDWY tentu relate dengan kehidupan kita: tentang persahabatan dan/atau pasangan hidup yang pernah, sedang, dan akan terus membersamai hidup kita. Ujian selalu ada, pun dengan asa dan harapan. Kesedihan pasti terjadi, pun dengan kebahagiaan yang pasti lebih mendominasi. Rasa takut & harap yang hadir harus kita arahkan pada orientasi yang tepat, untuk melentingkan perjalanan kita menuju cita-cita terbaik. SUJU tepat sekali menutup lagu ini dengan lirik berupa pertanyaan karena seiring berjalannya waktu, pengalaman hidup akan selalu menantang kepercayaan kita terhadap diri sendiri & orang-orang yang kita kasihi. Pertanyaan dari SUJU di akhir lagu adalah pertanyaan kita kepada selain kita sekaligus pertanyaan dari selain kita kepada kita, tentang komitmen cinta & persahabatan kita: TELL ME, DO YOU? Kalau komitmen dengan SUJU kan jelas, tinggal tabung dan belanjakan uang untuk member SUJU, sampai dompet & rekening kita menipis. WKWKWKWKWK. Lantas bagaimana dengan komitmen kita kepada pasangan hidup, keluarga, & sahabat kita? Sapa mereka, doakan mereka, ucapkan terima kasih kepada mereka dan katakan bahwa kita mencintai mereka. Bahwa kita ingin lebih banyak hari bersama mereka: more days with you, dear my SUJU, my beloved one, my family, dan my friends. Happy 19th Anniversary buat SUJU & still counting, insya-Allaah.

Ahmad Rahma Wardhana

18,333 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 1 ๅนดๅ‰

47 mat rempit ditahan buat kecoh di Aidilfitri BATU PAHAT โ€“ Kemeriahan sambutan Hari Raya Aidilfitri yang sepatutnya diraikan dengan amalan mengunjungi sanak-saudara, namun berbeza dengan apa yang dilakukan segelintir anak muda di bandar ini. Akibat kelakuan dengan aktiviti rempit di Dataran Penggaram semalam, seramai 47 anak muda ditahan serta terpaksa menolak motosikal masing-masing sejauh kira-kira 200 meter ke Cawangan Trafik, Ibu Pejabat Polis Daerah Batu Pahat. Ketua Polis Daerah Batu Pahat, Asisten Komisioner Ismail Dollah berkata, Op Selamat ke-20 yang bermula dari pukul 5 hingga 7 petang itu telah mengepung kawasan dataran tersebut bagi memastikan semua samseng jalanan itu tidak dapat melarikan diri. โ€œOperasi selama dua jam itu melibatkan 12 anggota dan pegawai Bahagian Siasatan dan Penguatkuasaan Trafik Daerah (BSPTD) Batu Pahat. โ€œSemuanya ditahan berikutan adanya aduan awam menyatakan puluhan remaja sedang berkumpul dan membuat bising mengunakan motosikal di kawasan berkenaan,โ€ katanya dalam kenyataan pada hari ini. Menurut Ismail lagi, pihak polis mengepung kawasan itu dan menahan 47 penunggang motosikal yang berumur antara 15 hingga 30 tahun. Ismail memberitahu, sebanyak 79 saman dikeluarkan atas pelbagai kesalahan dan 10 buah motosikal disita di bawah Seksyen 64(1) Akta Pengangkutan Jalan (APJ) 1987 kerana tiada lesen menunggang serta mengubah suai ekzos. โ€œDalam operasi ini polis juga menangkap tiga remaja dalam konvoi berkenaan yang melakukan pembakaran suar asap yang boleh mendatangkan bahaya serta mengganggu ketenteraman awam dan pengguna jalan raya yang lain,โ€ katanya. Ujarnya lagi, seorang lagi ditangkap di bawah Seksyen 42 (1) APJ 1987 kerana menunggang motosikal dengan melakukan aksi-aksi yang boleh mendatang bahaya kepada diri sendiri serta pengguna jalan raya lain. โ€œKes disiasat di bawah Seksyen 4 Akta Kesalahan Kecil/Seksyen 8 Akta Bahan Letupan. โ€œPihak Polis menasihatkan kepada ibu bapa supaya memantau anak masing-masing bagi mengelakkan mereka terlibat dengan aktiviti tidak sihat dengan melanggar peraturan dan undang-undang yang sedia ada,โ€ katanya. โ€“ KOSMO! ONLINE Oleh ADNAN IBRAHIM 23 April 2023, 12:33 pm

MYNEWSHUB

162,000 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 3 ๅนดๅ‰

๐—๐—”๐— ๐—˜๐—ฆ ๐—–๐—›๐—”๐—œ, ๐—•๐—จ๐—ž๐—”๐—ก ๐—๐—”๐— ๐—˜๐—ฆ ๐—•๐—ข๐—ก๐—— Cerita-cerita yang keluar dari SPRM kebelakangan ini seperti episod-episod K-Pop. Sejak Ketua Pesuruhjaya SPRM, Tan Sri Azam Baki dituduh terpalit dengan pelanggaran peraturan kepemilikan saham dan pendedahan hubungan mesra SPRM dengan mafia korporat oleh Bloomberg, saban beberapa hari kita akan didedahkan dengan episod terbaru yang banyak plot twist. Cuma daya khayalan kita tak pernah sampai ke plot twist episod terkini, iaitu kemunculan watak James Chai ala James Bond yang keluar dari Azam Baki. Penulis skrip di belakang tabir patut diberikan duit raya yang lebih tahun ini. Skrip ini mungkin boleh kita pitch kepada Netflix, satu hari nanti jadi siri hebat yang ditonton di seluruh dunia. Ikut naratif yang sedang dibangunkan pencatur-pencatur, James Chai ini adalah seorang anak Cina yang licik sehingga berjaya memperdaya keseluruhan kerajaan di dalam satu skandal penyelewengan berjumlah RM1.1 bilion. Bukan sahaja Amir Hamzah, seorang bekas CEO terpedaya, tokoh perbankan Malaysia yang banyak connection, Tengku Zafrul pun terpedaya. Kalau saya seorang sahaja yang terpedaya, kita boleh terima lagi. Menteri-menteri yang hebat-hebat seperti Gobind Singh Deo, Zambry Abdul Kadir dan Fahmi Fadzil pun turut terpedaya. Hebatnya James Chai ini, bukan sahaja menteri-menteri terpedaya, Perdana Menteri Anwar Ibrahim, tokoh tersohor dunia juga terpedaya dengannya. Sebab itu dia kini diburu SPRM sebagai person-of-interest utama dalam skandal terbesar selepas 1MDB, iaitu penyelewengan sebanyak RM1.1 bilion. Sejak beberapa minggu lepas, rakyat terpaku dengan cerita skandal ini. Helaian ceritanya diselak satu persatu selang beberapa hari. Kementerian itu diserbu, Ketua Setiausaha itu disoal siasat. Dokumen itu diambil. Setiap kali SPRM bergerak, tindak tanduknya menjadi berita besar di paparan skrin media-media perdana. Tetapi liciknya James Chai ini mengalahkan Jho Low, sehebat James Bond spy ternama itu. Mana tidaknya, walaupun skandal ini dikatakan melibatkan RM1.1 bilion, sehingga sekarang SPRM tidak dapat menjejaki satu sen pun yang kononnya diselewengkan. Tidak seperti Jho Low yang harta dan wang seleweng dikesan di parti-parti mewah, akaun sulit, kondominium mewah di London dan New York, kapal layar mewah; setakat ini satu-satunya harta James Chai yang berjaya dikesan ialah sebuah Proton Persona model 2020. Macam mana dia boleh sembunyikan RM1.1 billion ini sampai tak dapat dikesan? James Chai juga berbisa dan tidak takut berdepan dengan SPRM, tidak seperti Jho Low. SPRM sehingga sekarang tidak dapat mengesan Jho Low. Bukan sahaja Jho Low, menantu Tan Sri Muhyiddin pun tak dapat dikesan. Jadi kita tidak terkejut SPRM tidak dapat mengesan anak Cina selicik James Chai ini. Setelah buntu, SPRM menyiarkan notis dikehendaki untuk mendapat maklumat di mana James Chai ala James Bond ini. Tapi hebatnya James Chai, tidak seperti Jho Low - dia bantu SPRM untuk cari dia dengan memberikan semua maklumat untuk menghubunginya. Di LinkedIn pun boleh, X pun boleh, di Substack pun boleh (malangnya tak ramai pegawai penyiasat yang biasa membaca di Substack!). Siapa James Chai ini? Macam mana anak Cina kurus keding ini berjaya memperdaya dari menteri-menteri hingga ke Perdana Menteri Malaysia yang tersohor itu? Bagaimana Azam Baki yang berjaya menjejaki dan mengesahkan derma diraja Saudi semasa 1MDB dahulu, tiba-tiba hilang punca dan tak jumpa cari James Chai? Manusia jenis apa memperdaya seluruh kerajaan dalam skandal penyelewengan RM1.1 billion tetapi hidup papa kedana? Tidak bernafsukah anak Cina ini? Saya akui jalan ceritanya cukup memukau. Penulis skrip dan pengarahnya mesti berbangga dengan hasil fiksyen ini. Kali terakhir rakyat Malaysia dihidangkan dengan fiksyen ala James Bond ini ialah semasa 1MDB dahulu. Azam Baki juga terlibat di dalam skripnya masa itu, sebab itulah agaknya jalan ceritanya kali ini sama berpusing-pusing seperti drama derma Saudi dahulu. Sebelum fiksyen drama derma Saudi 1MDB yang dibintangi Azam Baki, rakyat yang lebih tua pernah digamit satu lagi fiksyen bersimpang siur. Cuma genre yang lain dan bintang yang lain. Genre ketika itu memaparkan kelucahan melampau dan protagonis pada ketika itu bukan anak Cina kurus keding, tetapi seorang bekas Timbalan Perdana Menteri bernama Anwar Ibrahim. Fiksyen 1998 itu memaparkan tilam-tilam yang diusung untuk menunjukkan bekas air mani, selain dari pelakon-pelakon tambahan yang langsung tidak kena dengan watak dalam cerita itu. Seorang yang dikatakan tampan, langsung tidak tampan. Seorang yang dikatakan menawan, hanya orang sawan yang kata begitu. Maka akhirnya, Malaysia melengkapkan satu kitaran. Kalau fiksyen 1998 menggunakan tilam, fiksyen 2026 memaksa kita menggunakan imaginasi. Bayangkan wang-wang yang dicuri tetapi tidak dapat dibuktikan kecuriannya. Bayangkan pak-pak menteri diperdaya seorang anak Cina kurus keding. Skripnya berbeza, matlamatnya sama. Sekiranya kamu berani mengkritik yang berkuasa, aku akan ajar kamu. Tapi plot twist yang paling besar ialah: Siapa James Chai ini? James dibesarkan di dalam keluarga biasa, pergi ke sekolah menengah kebangsaan, mendapat 12A1 dalam SPM. Fasih berbahasa Melayu, fasih menulis di dalam bahasa Melayu, duduk di taman perumahan majoriti Melayu. Namun dia anak Cina, jadi dia tidak mendapat biasiswa. Keluarganya membayar sendiri yuran pengajian undang-undang yang mahal di UK. James membalasnya dengan mendapat tempat pertama keseluruhan di universitinya dalam jurusan undang-undang. Hasil kecemerlangan itu, James melanjutkan pelajaran di peringkat sarjana ke Universiti Oxford. Bila balik ke Malaysia dan menduduki peperiksaan CLP (Certificate in Legal Practice), sekali lagi James menduduki tempat pertama di seluruh negara. Satu hari dalam tahun 2013, James mengetuk pintu saya. Ketika itu saya baru beberapa bulan menjadi Ahli Parlimen. James mahu menjadi intern saya. Dia tidak pilih ahli parlimen DAP, dia tidak pilih ahli parlimen Cina PKR, dia tidak pilih menteri MCA. Dia pilih ahli parlimen Melayu dari PKR. Sebabnya kerana saya dan James berkongsi satu pandangan yang sama. Bahawa manusia ini dilahirkan baik dan kita wajar saling belajar. Bagi seorang yang berumur 20 tahun pada tahun 2013, selepas keputusan PRU 2013, anak Cina kurus keding ini merasa terpanggil untuk menyumbang membina Malaysia yang saling berkasih sayang, bukan saling bermusuhan. Bila James ke UK dalam tahun 2015, saya galakkan beliau untuk terus mengambil tahu keadaan di Malaysia. Saya selalu sebut kepada anak-anak muda seperti James bahawa โ€œa life without a higher purpose is a life not worth livingโ€. James pun termakan kata-kata saya. Dia dan kawan-kawannya menubuhkan Malaysian Progressive UK (MPUK), seperti juga beberapa orang bekas intern saya menubuhkan Malaysian Progressive Australia (MPOZ). Kumpulan anak muda seperti James inilah yang berdemonstrasi membantah pemenjaraan Anwar Ibrahim kali kedua di London dan Sydney. Mereka juga yang menyertai BERSIH di kota-kota besar di seluruh dunia. Bila James balik ke Malaysia dalam tahun 2018, dia mahu memberikan 3 tahun usia muda menyumbang kepada reformasi dan membina Malaysia yang baru. James tidak bekerja di firma besar atau syarikat antarabangsa, James memilih untuk bekerja di INVOKE bersama-sama anak muda lain, sehinggalah tahun 2021. Saya rasa serba salah untuk mengacau hidup dan kerjayanya apabila saya diberi amanah menjadi Menteri Ekonomi di hujung tahun 2022. Tetapi berkhidmat untuk negara itu adalah dalam darah daging anak Cina kurus keding bernama James Chai ini. Maka sekali lagi dia mengorbankan kerjayanya untuk berkhidmat di pejabat saya. Saya tidak rasa James mahu disanjung. Dia datang berkhidmat atas kerelaan sendiri, dia meletak jawatan bersama-sama saya atas kerelaan sendiri. Tetapi adalah sangat memualkan menjadikan seorang anak Cina yang lebih patriotik berbanding sebahagian besar dari kita, sebagai bola yang boleh disepak-sepak. Sasarannya bukan James. James hanyalah seorang anak Cina kurus keding yang boleh ditendang-tendang. Sasarannya ialah saya. Dan itulah bahagian yang saya paling terkilan. Dalam senario lain, seorang anak Cina yang jiwa kebangsaannya sangat kuat, sangat cemerlang dalam semua yang dia ceburi, fasih berbahasa Melayu, pelajar terbaik di sekolah kebangsaan, lebih ramai kawan Melayu dari bukan Melayu - James sudah menjadi watak yang dikagumi pimpinan Melayu dalam PKR, UMNO, PAS dan BERSATU. Malangnya dalam senario sekarang, James dijaja dan diperagakan sebagai watak jahat demi mencipta satu fiksyen politik dekad ini. Syabas Malaysia!

Rafizi Ramli

166,576 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 5 ไธชๆœˆๅ‰

BU GURU SALSA MENIKAH Salsabila Rahma atau Bu Salsa, guru honorer yang viral karena video syur 5 menit akhirnya menikah dengan kekasih hatinya, Jumat (28/2/2025). Pria itu diketahui bernama Muhammad Luqman Hakim, seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang tidak lain adalah guru informatika di salah satu SMP Negeri di Jember. "Barusan Pak Luqman melangsungkan akad nikahnya dengan Bu Salsabila," kata SP, salah satu guru. Bu Salsa menggelar akad nikah di rumahnya di Desa Pontang, Kecamatan Ambulu Jember. Luqman pria asal Lumajang tersebut tercatat sudah tiga tahun mengajar di salah satu SMPN Jember. Pasangan Luqman Hakim dan Salsabila dinikahkan langsung oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ambulu, Khusnan Winardi. Luqman memberikan mas kawin berupa uang tunai kepada mempelai wanita, Salsabila sebesar Rp2.822.025. Luqman mendaftarkan pernikahannya ke KUA Lumajang pada 17 Februari 2025. Begitu pun Salsabila juga mendaftarkan pernikahannya pada hari dan tanggal yang sama. Menurut informasi, Luqman adalah seorang pria berstatus duda asal Lumajang dan menjadi ASN guru informatika. "Pak Luqman ahli IT, pinter banget dia. Tapi dia memang pendiam dan tidak banyak bergantung dengan orang lain," katanya. Dia mengenal Salsabila belum lama dan langsung komitmen untuk menikah sekitar bulan Desember sebelum ada video syur viral di media sosial. Bahkan, mengurus surat-surat persyaratan pernikahannya jauh sebelum video itu viral. Namun, sumber ini menyebutkan jika Luqman berniat baik menikahi Salsabila apapun kondisinya saat ini. "Pak Luqman siap menerima dan akan membantu masalah yang dihadapi istrinya, untuk masa depan Salsabila bersamanya," kisahnya. Sebelumnya, video syur berbagai macam durasi yang menampakkan tubuh Bu Salsa viral di media sosial. Salsabila diketahui sebagai guru honorer di salah satu SDN Negeri di Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, namun gara-gara kasus video syur tersebut ia kini telah mengundurkan diri. Foto Akad Nikah Bu Salsa Tersebar Bu Salsa pemeran video syur 5 menit yang viral di jagad maya akhirnya menikah. Menurut warga Pontang Ambulu Jember berinisial RA, foto pernikahan Bu Salsa bersama seorang pria diunggah di story WA salah satu kerabat Salsa. Foto tersebut menggambarkan Salsa bersama seorang pria sedang melakukan proses akad nikah. "Ada yang menikahkan sementara Salsa duduk berdampingan dengan suaminya, " jelas RA. Sementara ada dua tulisan nama di atas kursi pelaminan. Tulisan tersebut bertuliskan "Salsabila & Lukman". Sementara itu, Kantor Pelayanan Desa Pontang Ambulu membenarkan jika Salsabila adalah warga Pontang. Namun saat dikonfirmasi tentang pernikahan Salsa, pihak kantor desa tersebut tidak mengetahuinya. "Nggeh benar warga Desa Pontang, untuk informasi pernikahan kami belum tau nggeh," tulisnya melalui pesan WhatsApp. Sementara itu, Bu Salsa, guru matematika di sebuah sekolah dasar di Jember tersebut viral usai videonya tersebar di berbagai platform media sosial. Bu Salsa mengaku video tersebut disebar dan diperjualbelikan mantan kekasih online-nya. Bu Salsa mengaku dijanjikan sebuah mobil baru oleh mantan kekasih online-nya, namun mobil tersebut tidak pernah ada. Sumber: tvone
0:37

Sensitive content

BU GURU SALSA MENIKAH Salsabila Rahma atau Bu Salsa, guru honorer yang viral karena video syur 5 menit akhirnya menikah dengan kekasih hatinya, Jumat (28/2/2025). Pria itu diketahui bernama Muhammad Luqman Hakim, seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang tidak lain adalah guru informatika di salah satu SMP Negeri di Jember. "Barusan Pak Luqman melangsungkan akad nikahnya dengan Bu Salsabila," kata SP, salah satu guru. Bu Salsa menggelar akad nikah di rumahnya di Desa Pontang, Kecamatan Ambulu Jember. Luqman pria asal Lumajang tersebut tercatat sudah tiga tahun mengajar di salah satu SMPN Jember. Pasangan Luqman Hakim dan Salsabila dinikahkan langsung oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ambulu, Khusnan Winardi. Luqman memberikan mas kawin berupa uang tunai kepada mempelai wanita, Salsabila sebesar Rp2.822.025. Luqman mendaftarkan pernikahannya ke KUA Lumajang pada 17 Februari 2025. Begitu pun Salsabila juga mendaftarkan pernikahannya pada hari dan tanggal yang sama. Menurut informasi, Luqman adalah seorang pria berstatus duda asal Lumajang dan menjadi ASN guru informatika. "Pak Luqman ahli IT, pinter banget dia. Tapi dia memang pendiam dan tidak banyak bergantung dengan orang lain," katanya. Dia mengenal Salsabila belum lama dan langsung komitmen untuk menikah sekitar bulan Desember sebelum ada video syur viral di media sosial. Bahkan, mengurus surat-surat persyaratan pernikahannya jauh sebelum video itu viral. Namun, sumber ini menyebutkan jika Luqman berniat baik menikahi Salsabila apapun kondisinya saat ini. "Pak Luqman siap menerima dan akan membantu masalah yang dihadapi istrinya, untuk masa depan Salsabila bersamanya," kisahnya. Sebelumnya, video syur berbagai macam durasi yang menampakkan tubuh Bu Salsa viral di media sosial. Salsabila diketahui sebagai guru honorer di salah satu SDN Negeri di Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, namun gara-gara kasus video syur tersebut ia kini telah mengundurkan diri. Foto Akad Nikah Bu Salsa Tersebar Bu Salsa pemeran video syur 5 menit yang viral di jagad maya akhirnya menikah. Menurut warga Pontang Ambulu Jember berinisial RA, foto pernikahan Bu Salsa bersama seorang pria diunggah di story WA salah satu kerabat Salsa. Foto tersebut menggambarkan Salsa bersama seorang pria sedang melakukan proses akad nikah. "Ada yang menikahkan sementara Salsa duduk berdampingan dengan suaminya, " jelas RA. Sementara ada dua tulisan nama di atas kursi pelaminan. Tulisan tersebut bertuliskan "Salsabila & Lukman". Sementara itu, Kantor Pelayanan Desa Pontang Ambulu membenarkan jika Salsabila adalah warga Pontang. Namun saat dikonfirmasi tentang pernikahan Salsa, pihak kantor desa tersebut tidak mengetahuinya. "Nggeh benar warga Desa Pontang, untuk informasi pernikahan kami belum tau nggeh," tulisnya melalui pesan WhatsApp. Sementara itu, Bu Salsa, guru matematika di sebuah sekolah dasar di Jember tersebut viral usai videonya tersebar di berbagai platform media sosial. Bu Salsa mengaku video tersebut disebar dan diperjualbelikan mantan kekasih online-nya. Bu Salsa mengaku dijanjikan sebuah mobil baru oleh mantan kekasih online-nya, namun mobil tersebut tidak pernah ada. Sumber: tvone

Never

52,458 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 1 ๅนดๅ‰

Bismillah, ini Ririe istrinya Ibam, baru recover akun ini ๐Ÿ™๐Ÿผ Terimakasih doa & support untuk Ibam sekeluarga yang sedang berjuang melewati masalah hukum saat ini.. Berikut cuplikan video cerita Ibam, perkenankan juga aku sebagai istri cerita soal yang keluarga kami alami.. ๐Ÿ“ Aku mengenal Ibam sejak 2010 ketika dia sedang kuliah beasiswa di Eropa. Setahun kemudian kami menikah dan nekat memulai hidup baru dari nol di Belanda. Di awal pernikahan kami, Ibam bekerja sebagai software engineer di perusahaan AI logistik di Rotterdam, sementara aku lanjut kuliah S2 di Tilburg pada tahun 2013. Jujur, kami memulai pernikahan dengan penuh keterbatasan. Akad nikah dan resepsi kami juga sederhana di rumah supaya bisa berhemat. Sesampainya di Belanda, we had to build everything on our own karena keluarga kami bukan yang bisa "menyuntik" dana kapanpun kalau kami ada kekurangan. Ketika aku mulai kuliah, kami pindah ke kota kecil, Dordrecht. Di sana kami berbagi satu rumah kecil mungil dengan keluarga lain. Semua demi berhemat uang untuk bayar kuliahku. Tapi alhamdulillah, atas izin Allah, di tengah keterbatasan itu, aku lulus S2 dan kami dikaruniai kehamilan anak pertama. Dari masa-masa sulit itu, aku mengenal satu hal pasti tentang suamiku: Ibam adalah pekerja keras dengan integritas tinggi. Dia sangat detail, perfeksionis, dan selalu berjalan lurus sesuai aturan. Ngga pernah neko-neko. Tahun 2016, kami berada di persimpangan jalan. Sahabatnya mengajak Ibam pulang ke Indonesia untuk membantu Bukalapak. Berat sekali rasanya meninggalkan Belanda yang sudah nyaman. Tapi setelah diskusi panjang dengan keluarga, kami memutuskan untuk pulang. Di Indonesia, Ibam mencurahkan seluruh tenaganya untuk membangun tim engineering di sana. Dia selalu semangat kalau cerita soal ketemu pelapak dan gimana mereka terbantu pakai aplikasi yang timnya bangun. But, as his wife, aku juga melihat ada harga yang harus dibayar: kesehatannya. Ibam memang punya riwayat jantung bawaan dari Ibu dan Kakeknya. Jantungnya selalu berkerja ekstra keras, detaknya selalu di atas 105 bpm walau sedang istirahat. Yang tadinya di Belanda ngga pernah sakit-sakitan, sejak balik ke Indonesia setiap tahun selalu saja ada penyakit berat yang datang dan perlu macam-macam operasi dan rawat inap. Puncaknya di tahun 2023, tubuhnya seakan kasih sinyal mau kolaps. Siang hari ketika sedang kerja, Ibam tiba-tiba muntah-muntah dan oleng tidak bisa jalan. Kami segera bawa Ibam ke UGD. Alhamdulillah, kondisinya bisa distabilkan. Beberapa bulan kemudian setelah di MRI, ternyata Ibam kena stroke ringan yang merusak saraf vestibularnya. Sejak itu aktivitasnya mulai terhambat. Belum lagi, setahun sebelumnya dia juga didiagnosa diabetes, yang juga turunan dari keluarganya. Jujur, aku tidak paham apakah semua penyakit ini saling berkaitan atau tidak, karena aku bukan dokter. Yang jelas, as someone closest to him, I can see that Ibam has not been physically well for the past few years. Mundur sedikit ke Desember 2019. Waktu itu Ibam dapat tawaran dari Facebook di Inggris. Setelah bolak-balik wawancara ke London, he got the offer. I still remember how happy he was when he told me about it. Sebagai istri yang waktu itu sedang hamil anak kedua, aku sudah membayangkan akan melahirkan dan membesarkan anak-anak kami di sana. Tapi di saat bersamaan, Ibam dihubungi tim yang sedang bantu-bantu Kemendikbud. Mereka punya visi besar soal aplikasi untuk pendidikan Indonesia. Ibam galau. Tapi setelah ngobrol dengan mereka, dia cerita ke aku: "Kalau Facebook, 5-10 tahun lagi insya Allah masih ada. Tapi kesempatan bantu pemerintah dan pendidikan lewat teknologi kayak gini, langka banget rasanya. Ilmuku bangun aplikasi insya Allah bisa lebih bermanfaat buat banyak orang dengan kita tetap di Indo dan bikin aplikasi buat pendidikan Indonesia." Dan yang bikin kami lebih yakin, tim itu bilang semua biaya konsultan ditanggung sebuah yayasan dan ngga akan membebani negara sama sekali. Dengan bismillah dan istikharah, kami menolak London. Meski penghasilan jadi turun, kami yakin rezeki sudah diatur Allah. We said goodbye to London. Tahun berganti. Ibam bekerja sebagai konsultan eksternal kementerian sejak Januari 2020. Setelah kondisi kesehatannya makin nurun pasca stroke ringan, Ibam curhat ke aku kalau dia ingin resign. Dia ingin bangun startup sendiri sama temannya supaya bisa kerja sambil bedrest dari rumah. Di Juli 2024, setelah nabung dan kumpulin modal, mimpi sederhana itu akhirnya dimulai. Dia resign dan bikin startup AI yang support kesehatan mental. Tapi mimpi itu ngga bertahan lama. Tanggal 23 Mei 2025, hidup kami berubah drastis. Hari itu, ngga ada angin ngga ada hujan, rumah kami digeledah oleh APH (Aparat Penegak Hukum). Seumur hidup, belum pernah aku gemetar ketakutan seperti itu. Melihat petugas berseragam loreng hijau dan tim penyidik ada didalam rumah kami dengan jumlah yang ngga sedikit. Dengkul rasanya mau copot. Apa yang mereka tuduhkan terhadap Ibam? Tindak Pidana Korupsi yang merugikan negara. Rasanya seperti disambar petir. Ini kaya mimpi! Mustahil Ibam korupsi. Aku istri yang selalu bisa akses semua rekeningnya. Tidak pernah ada "uang kaget" atau dana ghaib masuk. Semua murni dari gajinya. Rasanya saat itu juga aku ingin langsung menyodorkan mutasi rekening kami ke para penyidik dan bilang, "Silakan cek, Pak!" Tidak ada yang kami tutupi. Lagipula, kalaupun Ibam dituduh merugikan negara, di bagian mana dia punya wewenang untuk ambil keputusan? Ibam selalu serahkan keputusan ke kementerian, he never had any authority to decide. Juli 2025, mimpi buruk itu menjadi nyata. Ibam ditetapkan sebagai tersangka. Aku menangis sejadi-jadinya, membayangkan nasib anak-anak kami. Coba bayangkan. Ibam itu posisinya cuma konsultan eksternal. Bukan pejabat, bukan PNS, apalagi pengambil keputusan. Tapi anehnya, dia malah dituduh "mengarahkan pengadaan" oleh para pejabat. Padahal dari awal Ibam kasih masukan tertulis untuk Windows juga, bukan cuma Chromebook. Dan sudah wanti-wanti kalau mereka mau pakai Chromebook ada risiko yang mereka perlu pastiin dulu. Tapi wanti-wantinya ngga didengar. Pejabat tetap jalan dengan keputusan mereka sendiri. Dan ketika jadi perkara, malah Ibam yang disalahin. Logikanya, kalau ada niat jahat untuk mengarahkan, kenapa mesti wanti-wanti soal risikonya? Ibam sudah berbuat layaknya seorang konsultan, kasih masukan objektif lalu serahkan keputusan ke pejabat. Yang lebih bikin nyesek, namanya dicatut di dalam SK dan kajian yang Ibam sendiri nggak pernah lihat wujudnya sampai kasus ini meledak. Di kajian itu ada kolom tanda tangan banyak orang dan kolom Ibam jelas-jelas kosong, tapi dia tetap dituduh yang nyusun kajiannya. Sekarang, Ibam jadi tahanan kota karena kondisi jantungnya yang rentan. Kami kehilangan segalanya. Ibam kehilangan pekerjaan, startup-nya berhenti dan harus layoff semua karyawan, dan keluarga kami kehilangan sumber nafkah. Tabungan kami sekarang hampir habis. Aku yang hanya ibu rumah tangga sekarang harus berdiri tegak mencari keadilan, termasuk mencari kuasa hukum yang sebisa mungkin pro bono karena kami ngga sanggup bayar pengacara Tipikor yang biayanya selangit. However, I truly believe there will always be a silver lining in everything, and Allahโ€™s plan is always the best. Mungkin ini cara Allah mau menaikkan derajat Ibam di sisi-Nya. Di balik status tersangka ini, aku tahu integritas suamiku tak pernah berubah sejak kami susah payah di Belanda dulu. Aku memohon doa dan dukungan dari teman-teman semua untuk membagikan dan menyuarakan ketidakadilan ini. Semoga Ibam diberikan kebebasan dan keadilan. Semoga kami dan anak-anak bisa kembali hidup normal, dan badai ini segera berlalu. Allahumma aamiin.

Ibrahim Arief

514,346 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 7 ไธชๆœˆๅ‰

Ganjar Pranowo DITUMBALKAN oleh Jokowi di WADAS Yang publik ketahui soal Wadas dan Rembang adalah, proyek tersebut milik Pemprov Jawa Tengah dan Ganjar harus bertanggungjawab dengan sejumlah tragedi yang divisualisasikan oleh berbagai pihak dan media Ternyata selama ini SALAH. Yang publik tidak tahu adalah, proyek Wadas dan Rembang adalah milik Pemerintah Pusat (Jokowi) yang urusan pengadministrasiannya AMBURADUL, terutama soal komunikasi dan pembebasan lahan Proyek Ambisius ini menarik perhatian 2 tahun yang lalu karena intimidasi oknum aparat kepada masyarakat yang memilih bertahan di Wadas. Karena letaknya di Jawa Tengah, maka sasarannya adalah Gubernurnya, Ganjar Pranowo Kala itu, Jokowi hanya memilih DIAM saat kelompok "Wadas Melawan" begitu membabi buta menyerang Ganjar Pranowo Ganjar dibiarkan jalan sendirian, turun kebawah, dibully habis-habisan dan DIFITNAH luar biasa oleh berbagai orang yang berkepentingan baik secara politik maupun agenda kelompok tertentu Ganjar bisa saja LEPAS TANGAN, karena itu sesungguhnya proyek pusat (Jokowi). Ganjar bisa saja kala itu blak-blakan bicara, "Ini proyek pusat, bukan saya, ke Istana saja..." Tapi Ganjar tidak mau lempar handuk. Dia ambil tanggungjawab itu karena baginya, jauh lebih penting masa depan warganya daripada urusan proyek strategis dengan ambisi tak terukur Ganjar membuka komunikasi dengan turun sendiri ke Wadas dan Rembang, lalu membuka balaikota khusus untuk mereka. Pokoknya harus tuntas, dengan atau tanpa bantuan Jokowi Alhasil, dengan komunikasi persuasif, Ganti rugi Wadas bisa diserahkan sepenuhnya kepada warga Wadas. Warga Wadas senang, karena uang yang didapatkan nilainya jauh lebih dari perkiraan mereka. Mereka bisa beli rumah, tanah, mobil bahkan ada yang beli kebun sawit di Kalimantan Di Rembang juga demikian. Ganjar memilih dihujat terlebih dahulu lalu menundukkan kepala dan duduk bersama menyelesaikan persoalan. Padahal, ini adalah warisan dari gubernur sebelumnya dengan pemerintah pusat. Tetapi Ganjar memilih ikut bertanggunjawab Berkali-kali Ganjar mencoba menyelamatkan wajah Jokowi dikasus Wadas dan berbagai kasus lainnya. Ganjar sama sekali tak menyebut nama Jokowi, tapi cukup berkata "Saya Bertanggungjawab" Itulah sikap seorang petarung, kesatria dan pemimpin besar. Ganjar diberi Anugerah yang Maha Kuasa menghadapi persoalan kompleks, yaitu kemampuan komunikasi dengan warga kelas menengah kebawah dengan cara yang persuasif. Bahasanya adalah bahasa rakyat, jadi mudah dipahami oleh rakyat Sehingga ketika Ganjar hadir ditengah-tengah rakyat, ada rasa damai dan persepsi baru yang positif sehingga mampu menghadirkan sebuah mufakat Tapi memang, pemimpin besar harus diuji dengan cara2 yang KEJI dan PAHIT sekalipun 3 ujian besar Ganjar sudah lolos uji coba. Piala dunia U-20, Wadas dan Rembang. Semua adalah milik Pemerintah pusat yang otoritasnya dikendalikan oleh Jokowi dan mestinya ditanggungjawabi Jokowi, bukan Ganjar Pranowo, kecuali memang Jokowi sengaja MENUMBALKAN Ganjar Pranowo Pada akhirnya, kebenaran akan selalu menemukan jalannya sendiri. Ini hanya soal waktu dan momentum yang tepat saja, kebenaran akan berbicara sendiri Tetap tegar wahai orang baik dan orang jujur. Saya tahu, pundakmu terlalu kecil untuk memikul itu semua Saya puk...puk...puk dulu pundakmu ya pak, habis itu Gaspol lagi bertemu rakyat Tos dulu ah, btw tadi malam saya tak sadar pipi saya basah mendengar Podcast bang Akbar Faizal . Pak Ganjar terlalu baik ๐Ÿ˜ข๐Ÿฅฒ

Jhon Sitorus

109,097 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 2 ๅนดๅ‰

Keputusan & kajian Chromebook dibuat pejabat2 kementerian, yang kemudian "cuci tangan" bilang "dari konsultan" Inilah FAKTA yang terungkap dalam persidangan Ada 100+ jam fakta2 rekaman sidang yang perlu aku analisa, padahal sebulan lagi putusan Saatnya fight bikin AI lagi ๐Ÿ‘‡๐Ÿผ Seminggu terakhir ngga ada sidang karena pengadilan libur lebaran. Tapi bukan berarti aku bisa libur juga. Tinggal 35 hari lagi menuju sidang putusan, perkiraannya di 30 April 2026. โœ๏ธ Dari menjalani sidang sebagai terdakwa, aku belajar bahwa fakta yang punya kekuatan hukum hanyalah yang diucapkan di bawah sumpah. Banyak pernyataan di BAP yang tidak bernilai kecuali diulang di bawah sumpah sidang. Ini kenapa dalam sidang terbuka seperti perkaraku, advokat biasa rekam seluruh dialog persidangan. Supaya pas susun pledoi, bisa cek ulang apa yang saksi sebenarnya katakan. ๐Ÿง Total rekaman sidangku sudah lebih dari 100 jam. ๐Ÿคฏ Masalahnya, banyak fakta penting terpendam di dalamnya, dan selama ini kita hanya bisa bergantung pada ingatan dan catatan sendiri untuk menebak di rekaman mana fakta tersebut terungkap. Awalnya aku coba unggah rekaman2 itu ke aplikasi seperti NotebookLM, tapi volumenya terlalu besar, beberapa unggahan bahkan ditolak. Yang lebih mengkuatirkan, hasilnya sering halusinasi dan AI-nya tertukar siapa yang bicara apa. Hal seperti ini bisa fatal untuk pembelaan. ๐Ÿ˜” Situasi ini mirip dengan beberapa bulan lalu, ketika aku terima dokumen 4.500+ halaman persiapan sidang. Mustahil bisa baca dan ingat semuanya dalam waktu memadai. Ketika aku diskusi AI yang aku bangun dengan Pak Bambang Harymurti, mantan pemred Tempo, beliau cerita bahwa information overload seperti ini sangat dirasakan juga oleh hakim. โš ๏ธ Beliau cerita kalau majelis hakim sampai tingkat Mahkamah Agung bisa menghadapi ribuan kasus per tahun, setiap sidang bisa berlangsung dari pagi sampai malam, dan tidak semua dialog dalam sidang bisa dicatat rapi oleh panitera. Di sini AI bisa bantu. Bukan hanya untuk advokat dan terdakwa, tapi juga berguna untuk meringankan beban majelis hakim dan penuntut umum sekalipun. Agar berguna dan dapat digunakan semua pihak dalam persidangan, AI-nya butuh tiga kemampuan berikut: 1. Bikin transkrip yang cukup akurat dari rekaman Bahasa Indonesia, sampai ke level menit dan detik untuk setiap kata. โฑ๏ธ 2. Deteksi ketika pembicara berganti, misalnya dari perubahan nada suara. ๐Ÿ’ฌ 3. Identifikasi siapa yang sedang bicara, misalnya apakah yang sedang bertanya kepada para saksi adalah hakim atau advokat, dan saksi siapa yang menjawab. ๐Ÿ—ฃ๏ธ Kalau ketiga tahap itu terpenuhi, datanya tinggal diintegrasikan dengan AI yang pakai jaringan pengetahuan perkara yang sudah aku buat. Jadinya kita bisa langsung tanya apa yang terjadi di setiap persidangan, dan bahkan minta dibandingkan dengan isi BAP seluruh saksi. Tapi permasalahan ini ngga mudah dan ngga murah. Salah satu tim advokatku bahkan sampai keluar Rp7 juta untuk alat rekam dan transkrip otomatis ๐Ÿ˜ฑ Namun sayangnya, banyak alat seperti itu yang akurasinya kurang bagus untuk Bahasa Indonesia. Jadinya aku mulai eksplorasi, pertama-tama lewat instruksi ke AI coding assistant untuk riset berbagai model dari berbagai provider, pakai sampel rekaman persidanganku sendiri. Tapi setelah aku tinggal mereka untuk riset semalaman, di pagi hari laporannya mengecewakan: Tidak ada satupun model AI yang bisa memenuhi ketiga kebutuhan di atas untuk Bahasa Indonesia. Di titik ini rasanya ingin mengeluh, kenapa Indonesia banyak hambatan dibanding negara lain. Tapi mengeluh ngga bakal bantu pembelaanku ๐Ÿ˜… Karena taruhannya meluruskan tuduhan dan mengembalikan kebebasanku, mau ngga mau solusinya harus dicari. Akhirnya solusiku adalah: AI-nya dipecah jadi tiga tahap dengan tiga model berbeda. Salah satu keuntungan bangun AI sendiri, kita bebas pilih model terbaik untuk setiap kebutuhan, dan AI yang aku bangun bisa jadi koordinator agar model2 tersebut saling gotong royong bangun hasil terbaik. Sekarang alurnya jauh lebih enak ๐Ÿ‘‡๐Ÿผ Tinggal daftarkan sidangnya, pilih nama2 saksi yang sudah terdeteksi dari BAP, dan unggah semua rekaman persidangan. Transkrip otomatis dibuat, lengkap dengan penanda waktu dan sudah dikelompokkan per pembicara.

Ibrahim Arief

121,658 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 4 ไธชๆœˆๅ‰

โœ๐Ÿป Kasus Khariq Anhar ini ibarat dagelan yg tidak lucu. Bayangkan, seorang mahasiswa ditangkap dan dipenjara selama hampir 5 bulan (29 Agustus 2025 โ€“ 23 Januari 2026), tapi ternyata di akhir cerita, Majelis Hakim bilang, โ€œIni kasusnya gak jelas, batal demi hukum.โ€ Ini bukan soal pengacara Khariq yg hebat, tapi ini soal aparat (Polisi dan Jaksa) yg kerjanya ugal-ugalan. Coba deh kita bedah pakai logika sederhana, pertama penangkapan oleh polisi, Khariq ini dituduh soal โ€œomonganโ€ atau tulisan (pendapat) yg ditafsirkan provokasi, kok penangkapannya spt nangkap begal, maling motor, perampok bank, atau pembunuh berdarah dingin...? Biasanya, kalau kasus โ€œkata-kataโ€ alias menyampaikan pendapat, orangnya dipanggil dulu, dikirim surat dulu, ditanya baik-baik, โ€œMas, maksud tulisan panjenengan niku opo..?โ€ Tapi di kasus ini pak polisi main langsung tangkap tanpa permisi (surat panggilan). Seolah-olah Khariq ini teroris yg mau meledakkan kota. Padahal barang buktinya cuma ada di HP atau internet, yg gak mungkin lari ke mana-mana. Ini negara hukum, bukan negara โ€œhukum rimbaโ€. Kalau menangkap aktivis caranya sama kayak menangkap begal, apa bedanya aparat dengan preman berseragam..? Dan bagian paling konyolnya lagi, Jaksa terima pelimpahan P21, Khariq disidang. Saat sidang Jaksanya bingung sendiri, Khariq ini dakwaan salahnya pakai alat bukti apa. Kalau ibarat menuduh orang mencuri, harus jelas, misalnya โ€œDia mencuri ayam jago warna merah pakai karung goni.โ€ Tapi pada kasus ini, Jaksa dakwa Khariq bersalah, tapi waktu ditanya โ€œDia pakai aplikasi apa..?โ€, Jaksa jawabnya muter-muter. Bisa WhatsApp, bisa Twitter, bisa apa saja terserah Jaksa. Majelis hakim jengkel, ini bukan kuis tebak-tebakan. Masak terdakwa disuruh membela diri dari tuduhan yg gak jelas. Ujung-ujungnya majelis hakim membebaskan Khariq karena Jaksa dianggap tidak profesional. Sekarang mari coba kita hitung kerugiannya. Khariq dipenjara sekitar 147 hari. Ia selama 147 hari, dia tidak bisa kuliah, dia dipisahkan dari keluarga, tidur di sel sempit. Dan semua itu terjadi hanya karena Polisi buru-buru menangkap dan Jaksa asal-asalan bikin dakwaan. Ketika Hakim ketok palu โ€œBebas Demi Hukumโ€, apakah waktu 147 hari itu bisa dikembalikanโ€ฆ?? Tidak..!!. Kalau ini terjadi di negara maju, di negara yg hukumnya sudah matang (seperti di Eropa atau Amerika), kalau polisi salah tangkap dan jaksa ngawur sampai bikin orang tak bersalah masuk penjara, negara WAJIB BAYAR GANTI RUGI (kompensasi) yg nilainya miliaran rupiah. Polisi dan Jaksanya bisa dipecat atau digugat balik karena merusak hidup orang. Tapi di sini..? Dengan entengnya cuma dianggap โ€œYa sudah, nasibmu nakโ€ฆโ€. Boro-boro ada ganti rugi otomatis, sekedar permintaan maaf terbuka pun tidak. Khariq pulang dng membawa trauma, sementara aparat yg salah tangkap tetap gajian seperti biasa. Bagaimana menurut kalian, B*ngs*t sekali bukanโ€ฆ? Ini adalah fakta realitas kualitas Peradilan dan Penegak Hukum kita, nggak perlu kirim buzzer akun netes untuk bela di kolom komentar pake narasi โ€œAparat Penegak Hukum kita bekerja profesional berdasarkan konstitusi, percayalah, dengan memberi dukungan pada APH, kita akan menyongsong Indonesia Emas tahun 2045..โ€ Terima saja kenyataannya, kasus Khariq Anhar adalah bukti nyata bahwa aparat kita sedang malas mikir, malas bikin surat panggilan, malas cari bukti spesifik, tapi rajin memenjarakan orang sambil joget-joget oke gas.. oke gas sampai titik darah penghabisan..!!. Kebebasan warga negara dirampas bukan karena dia jahat, tapi karena penegak hukumnya โ€œGibranโ€, alias TIDAK BECUS BEKERJA..!!. ///////______________________ ** โ€œJumโ€™at mubarrak, selamat menjemput datangnya bulan Ramadhan, mohon maaf lahir & bathin atas segala salah kata dan khilaf tulisan..โ€ โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”/////

๐‹๐ˆ๐‘๐€ โฝแดผแถ แถ โฑแถœโฑแตƒหกโพ

61,589 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 5 ไธชๆœˆๅ‰