Загрузка видео...

Не удалось загрузить видео

На главную

𝗔𝘀𝗲𝘀𝗺𝗲𝗻 𝗣𝗿𝗮𝗱𝗶𝗻𝗮𝘀: 𝗙𝗼𝗻𝗱𝗮𝘀𝗶 𝗞𝗲𝘀𝗲𝗹𝗮𝗺𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗿𝗷𝗮𝗹𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗞𝗲𝗿𝗲𝘁𝗮 ✨ Kalau kemarin, kita sudah membahas asesmen kesehatan sebelum Masinis bertugas. Ternyata, masih ada satu lagi asesmen yang harus dilalui Masinis sebelum berdinas loh, guys! 😎 Tahapan selanjutnya adalah asesmen pradinas, di mana Masinis akan melakukan wawancara dan tes tunjuk sebut dengan Penyelia...

25,429 просмотров • 2 лет назад •via X (Twitter)

Комментарии: 8

Фото профиля Mas Maghrib
Mas Maghrib2 лет назад

Saya hafal beberapa semboyan, apakah bisa langsung bawa lokomotif min 😁

Фото профиля Kereta Api Indonesia
Kereta Api Indonesia2 лет назад

Ikuti dulu rekrutmen pada PT KAI ya Kak 😉 Oh ya Kak, Railmin juga imbau untuk selalu waspada ya, terhadap akun penipuan yang mengatasnamakan KAI. Saat ini, seluruh akun media sosial KAI121 sudah terverifikasi. Nomor resmi WhatsApp KAI121 (centang hijau) hanya 0811-1211-1121. Trims.

Фото профиля leminaral
leminaral2 лет назад

permisi min sblm nya apa bisa orng’ seperti ini di tertibkan walau sy membeli dngn harga 190, tpi saya merasa tdk nyaman sebagai penumpang perempuan, harapannya smoga smua penumpang bisa naik kereta dngn rasa aman min🙏🏻🙏🏻😞

Фото профиля Kereta Api Indonesia
Kereta Api Indonesia2 лет назад

Selamat sore Kak dan mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Guna Railmin dapat melakukan pengecekan, bisa diinformasikan kode bookingnya via DM. Railmin imbau untuk selalu hati-hati ya, terhadap akun penipuan yang mengatasnamakan KAI. Saat ini, seluruh akun media sosial KAI121 sudah terverifikasi. Mohon abaikan, jika ada balasan dari akun yang tidak bercentang biru dan meminta Kakak untuk menghubungi via WhatsApp. Nomor resmi WhatsApp KAI121 (centang hijau): 0811-1211-1121. Trims.

Фото профиля ame
ame2 лет назад

Min mau tanya, adik saya belum punya ktp terus pesen tiketnya untuk umur di bawah 17 tahun bagaimana? Apakah pakai ktp orang tuanya?

Фото профиля Kereta Api Indonesia
Kereta Api Indonesia2 лет назад

Selamat sore Kak. Saat pemesanan tiket anak usia di bawah 17 tahun dapat menggunakan nomor induk kependudukan (NIK) yang ada pada kartu keluarga (KK). Pada saat keberangkatan/proses Boarding, penumpang usia di bawah 17 tahun dapat menunjukkan fotocopy KK (Kartu Keluarga), KIA, atau Kartu Pelajar ya. Railmin imbau untuk selalu hati-hati ya, terhadap akun penipuan yang mengatasnamakan KAI. Saat ini, seluruh akun media sosial KAI121 sudah terverifikasi. Mohon abaikan, jika ada balasan dari akun yang tidak bercentang biru dan meminta Kakak untuk menghubungi via WhatsApp. Nomor resmi WhatsApp KAI121 (centang hijau): 0811-1211-1121. Trims.

Фото профиля ami²⁶
ami²⁶2 лет назад

min mau tanya dong, aku kan mau naik kereta bareng temen (udah dipesenin tiket juga sama temen). kalo aku naik di stasiun yg jarak rumahku lebih deket kesitu, sedangkan temen pada naik di stasiun yg beda boleh ga ya min? tujuan nya sama kok

Фото профиля Kereta Api Indonesia
Kereta Api Indonesia2 лет назад

Selamat malam Kak. Guna Railmin dapat melakukan pengecekan, bisa diinformasikan kode booking dan rencana akan berangkat dari Stasiun mana via DM ya. Railmin imbau untuk selalu hati-hati ya, terhadap akun penipuan yang mengatasnamakan KAI. Saat ini, seluruh akun media sosial KAI121 sudah terverifikasi. Mohon abaikan, jika ada balasan dari akun yang tidak bercentang biru dan meminta Kakak untuk menghubungi via WhatsApp. Nomor resmi WhatsApp KAI121 (centang hijau): 0811-1211-1121. Trims.

Похожие видео

Membayangkan menjadi masinis saat kecelakaan adalah mimpi buruk. Sudah trauma karena benturan, mereka harus langsung berhadapan dengan tes urine, investigasi KNKT, hingga ancaman 5 tahun penjara. Inilah yang terjadi pada Masinis selanjutnya. 👇 Pemeriksaan Medis & Mental (Prosedur Wajib) 🏥 Sesaat setelah evakuasi, masinis wajib menjalani Tes Urine dan pemeriksaan kesehatan menyeluruh. Ini untuk memastikan tidak ada faktor eksternal (obat/alkohol). Selain itu, mereka mendapatkan Trauma Healing—karena secara psikologis, melihat kecelakaan dari kursi paling depan adalah beban mental seumur hidup. Pembedahan 'Black Box' oleh KNKT 🔍 Seperti pesawat, kereta memiliki Logger (Kotak Hitam). KNKT akan membedah: Kapan posisi pengereman darurat dimulai? Apakah Semboyan 35 (klakson) sudah dibunyikan sesuai aturan? Bagaimana kecepatan kereta sebelum benturan? Data ini yang akan menentukan apakah terjadi Human Error atau justru Kegagalan Sistem Persinyalan. Status "Bebas Tugas" & Penahanan Sertifikat 🚫 Selama investigasi (yang bisa memakan waktu lama), masinis akan Dinonaktifkan Sementara. Sertifikat Kecakapan (ASP) mereka akan ditahan untuk memastikan objektivitas penyidikan. Ini adalah masa-masa paling kritis bagi karir seorang masinis. Bayang-bayang UU No. 23 Tahun 2007 ⚖️ Jika terbukti ada kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa, masinis bisa dijerat Pasal 206 dengan ancaman 5 Tahun Penjara. Namun, sejarah mencatat (seperti pada beberapa kasus pasca-Bintaro), jika terbukti ada kesalahan koordinasi dari PPKA atau malfungsi sinyal, masinis berhak untuk bebas dari tuntutan pidana. Sanksi Profesi: Ujung Karir? 🪪 Sanksi terberat bukanlah penjara, melainkan Pencabutan Sertifikat ASP secara Permanen. Sekali sertifikat dicabut oleh Dirjen Perkeretaapian, maka pengabdian seseorang di balik kemudi kereta resmi berakhir selamanya. 👇 Kesimpulan: Kecelakaan kereta seringkali merupakan akumulasi dari kegagalan sistem, bukan hanya kesalahan satu orang. Investigasi ada untuk memastikan keadilan bagi korban dan perlindungan bagi awak kereta yang sudah bekerja sesuai prosedur. Mari kita tunggu hasil investigasi resmi KNKT sebelum menarik kesimpulan sendiri. 🙏 🎥 Mix editing.

Parodi Commentary - Fan - Joke Limalapa

23,573 просмотров • 4 месяцев назад

Tumbal Tragedi Bintaro 1987: Kisah Pilu Masinis Slamet Suradio yang Terbuang dan Menanti Keadilan JAKARTA — Tragedi Bintaro yang terjadi pada 19 Oktober 1987 masih menyisakan luka mendalam dalam sejarah perkeretaapian Indonesia. Insiden maut yang merenggut 139 nyawa dan melukai 254 orang tersebut selalu dikenang sebagai bencana kelam. Namun, di balik puing-puing besi lokomotif yang hancur, ada satu kepingan sejarah yang hingga kini dibiarkan usang dimakan waktu: kisah pilu Slamet Suradio, sang masinis KA-225 yang dituduh sebagai tersangka utama. Selama puluhan tahun, publik disuguhi narasi bahwa Slamet adalah pihak yang paling bersalah. Namun, benarkah demikian? Kesalahan Komunikasi dan Surat PTP yang Diabaikan Hari itu, Slamet Suradio dituduh memberangkatkan kereta api tanpa seizin petugas Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA). Narasi ini menyudutkannya seolah ia bertindak ceroboh dan melanggar aturan. Faktanya, sebelum lokomotifnya melaju, Slamet telah mengantongi surat Pemindahan Tempat Persilangan (PTP). Dalam dunia perkeretaapian, surat tersebut adalah nyawa dan perintah; surat itu adalah izin resmi bahwa keretanya sah untuk diberangkatkan. Celakanya, terjadi kesalahan komunikasi fatal antara petugas PPKA Stasiun Sudimara dengan Stasiun Kebayoran. Kesalahan sistemik inilah yang pada akhirnya menempatkan dua kereta baja melaju di satu jalur yang sama, berujung pada tabrakan hebat yang tak terhindarkan. Sepanjang perjalanan maut itu, Slamet mengaku tidak melihat satu pun rambu-rambu darurat yang mengisyaratkan perintah untuk menghentikan kereta. Bertahan di Balik Kemudi: Mematahkan Stigma "Pengecut" Selain dituduh berangkat tanpa izin, Slamet juga harus memikul fitnah keji bahwa ia melompat keluar dari lokomotif sesaat sebelum tabrakan terjadi demi menyelamatkan diri. Kenyataan di lapangan berbanding terbalik. Ketika jarak antara dua kereta sudah terlalu dekat, asisten masinis-lah yang melompat keluar. Sementara itu, Slamet Suradio memilih bertahan di dalam kabin lokomotif. Ia mengerahkan seluruh tenaganya untuk menarik tuas rem darurat hingga tangannya tak lagi sanggup bertahan. Saat benturan keras terjadi, tubuhnya terpental ke lantai lokomotif. Hantaman itu membuat tulang pinggulnya retak dan matanya terluka akibat pecahan kaca yang berserakan. Dalam kondisi kritis, berlumuran darah, dan menahan sakit yang luar biasa, ingatannya hanya tertuju pada satu hal: bukti kebenarannya. Ia meminta tolong kepada seseorang untuk memfotokopi surat PTP yang masih ada di dalam kantong seragamnya sebanyak mungkin. Di atas surat itu, bercak darah Slamet ikut tertoreh, menjadi saksi bisu tragedi tersebut. Ketidakadilan di Meja Hijau Namun, segala bukti dan pembelaan Slamet seolah menguap begitu saja di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Fotokopi surat PTP yang telah ia perjuangkan tak berarti apa-apa di hadapan majelis hakim. Pengabdiannya selama 23 tahun sebagai masinis runtuh seketika. Ia divonis sebagai terpidana. Tidak hanya itu, ada rentetan ketidakadilan lain yang menimpanya. Ia mengaku kerap dipaksa menandatangani dokumen-dokumen tak jelas asal-usulnya oleh oknum tertentu. Puncaknya, ia dipecat dari pekerjaannya sebagai masinis tanpa diberikan pesangon sepeser pun. Pengkhianatan dan Bertahan Hidup dari Sebatang Rokok Kehancuran karier dan kebebasannya ternyata bukan satu-satunya cobaan. Di saat ia sangat membutuhkan dukungan moral, sang istri justru menggugat cerai dan memilih menikah dengan pria lain, meninggalkan Slamet sendiri meratapi nasibnya. Kini, masa kejayaan sang masinis telah lama redup. Pria renta itu kini harus mengais rezeki dengan berjualan rokok eceran. Setiap hari, ia harus menempuh jarak sekitar 15 kilometer dari tempat asalnya untuk berdagang. Hidupnya jauh dari kata layak. Pernah suatu ketika, ia tidak bisa pulang ke rumah selama dua bulan penuh karena sama sekali tidak memiliki ongkos. Untuk merebahkan tubuh rentanya, ia menjadikan musala sebagai tempat bernaung sehari-hari.

Catholic 𐕣

94,092 просмотров • 4 месяцев назад

260825 To.our NCTzens from #해찬 #HAECHAN 🐻 czennieee, halo~ 🐻 kayaknya ini juga pertama kalinya aku baca surat kayak gini, jadi rasanya agak baru juga. akhir-akhir ini cuacanya panas banget, kalian baik-baik aja, kan? aku sendiri akhir-akhir ini lagi sibuk dengan berbagai hal, jadi aku penasaran juga kalian menjalani hari-hari seperti apa. 🐻 ternyata waktu untuk merayakan 10 tahun dream sudah tiba ya. setiap anniv, kita selalu menghabiskan waktu bersama, entah lewat live atau fanmeeting, dan sekarang udah yang ke-10. waktu ternyata cepet banget ya? 🐻 katanya udah 10 tahun sejak aku debut di usia 17 tahun dan tampil di panggung sambil naik hoverboard. waktu itu bahkan belum ada nama czennie, dan kalian mendukung awal perjalanan kami meskipun kita masih agak canggung satu sama lain. kalau dipikir-pikir, lucu banget ya~ 🐻 dari pertemuan itu sampai tds 4, kita udah sampai sejauh ini setelah mengumpulkan begitu banyak kenangan lewat 4 tour. banyak banget hal yang terjadi, ya? 🐻 mungkin ada yang dulu masih jadi pelajar, sekarang uda jadi dewasa. ada juga yang udah berkeluarga. ada yang dulu datang menemui kami diam-diam tanpa sepengetahuan ibunya, tapi sekarang udah bisa dateng ketemu kami dengan bangga. ternyata begitulah waktu 10 tahun berlalu. 🐻 latar belakang kehidupan berubah, pikiran semakin berkembang, kekhawatiran juga semakin banyak, dan dunia yang kita lihat pun jadi berbeda. aku dan para member juga begitu. 🐻 dream udah melewati begitu banyak hal, tapi ketika masih ada saat-saat di mana aku merasa kami masih kurang dalam berbagai hal, aku jadi berpikir, mungkin memang tidak ada akhir dalam proses bertumbuh. 🐻 meskipun begitu, daripada terus mengingat sisi kami yang masih kurang atau hal-hal yang kami sesali, kita memilih mengingat kenangan-kenangan yang membuat kita bahagia dan tertawa, lalu terus berjalan untuk menciptakan lebih banyak momen seperti itu. 🐻 mungkin bentuknya sedikit berbeda, dan alasannya juga bisa berbeda-beda. tapi bagaimanapun, kami akan terus melakukan yang terbaik dari posisi kami masing-masing dan berusaha menjalani hari esok dengan sebaik mungkin sebagai nct dream, sebesar cinta yang telah kami terima dari kalian. 🐻 terima kasih banyak ya untuk 10 tahun ini. selalu jaga kesehatan, dan semoga kita bisa bertemu untuk waktu yang sangat lama~ 🐻 yo dream!

ؘ ndaa #TASTE

28,298 просмотров • 7 дней назад

Q: Lulus kuliah dan sudah hampir setahun nganggur. Sekarang udah mulai hopeless. Harus gimana ya? Sebenarnya, yang berbahaya dari nganggur – selama kamu masih bisa bertahan hidup – menurut gw bukanlah belum mendapat pekerjaan. Tapi saat kamu merasa stuck, males melakukan apa-apa, hopeless, gak ada semangat hidup, atau burnout. Itu lebih bahaya. Dan ini biasanya karena nggak terjadi feedback loop dari cara kamu berproses. Kalau kamu masih muda banget (baru lulus) dan belum ada tanggungan, sadari bahwa kamu punya unfair advantage yg gak semua orang punya: energi, waktu, dan gak ada resiko finansial yang fatal. Sadari itu dulu, dan coba bersyukurlah. Dengan bersyukur kamu bisa lebih tenang dan siapa tau dimudahkan juga rezekinya. Nah kalau kamu udah coba apply ke ratusan lamaran di berbagai job portal dan belum ada feedback apa2, menurut gw cukup jelas ada pada strategi. Kamu mungkin tetap melakukan satu hal yang sama berulang2 walau hasilnya nggak optimal. Ini juga membantu kamu agar gak terjebak di situasi yang sama. Sadari bahwa ada hal2 yang di dalam dan di luar kontrol kamu. Jumlah job opportunity yang adam, dapet offer letter dari perusahaan juga gak bisa kamu kontrol. Yang dalam kontrol kamu adalah usaha untuk meningkatkan keahlian, dan bersiap yang terbaik kalau opportunity datang. Posisikan diri untuk bisa semudah mungkin keberuntungan menemukan kamu. Pelajari hal2 yang perlu seperti bikin CV dengan format yang bagus dan bisa memperlihatkan keahlian kamu dengan baik. Tapi isi CV-nya juga harus berkualitas, dan itu hanya bisa dicapai dengan bikin pencapaian yg didapat dengan skill. Kalau belum punya skillnya, belajar. Share juga prosesnya di blog, linkedin, atau social media apapun. Buat project sendiri, lalu bagikan lagi ke publik dan masukkan itu di CV. Jadi selama kamu masih mencari pekerjaan, yang kamu lakukan bukan cuman apply di job portal dan menunggu. Kamu bakal selalu sibuk. Walau belum dapet kerja dan dapet panggilan interview, anggep cari kerja dan upskilling itu fulltime job kamu sekarang. Bangun pagi, ganti baju saat working hours, pergi ke perpustakaan, pulang saat jam kerja selesai. Lakukan hal2 yang membuat keberuntungan itu mudah untuk kamu dapatkan. And lastly, don’t end the week with nothing. Usahakan sekuat tenaga, di akhir minggu ini kamu akan sedikit lebih baik dari pada kamu di minggu lalu. Dengan belajar hal baru, ikut course, bikin project, reachout leaders di perusahaan yang kamu targetkan pakai linkedin, dokumentasikan perkembangan diri, buat beberapa versi CV untuk versi role yang berbeda, dan lain lain. Apapun. Yang penting jangan biarkan satu minggu berlalu tanpa ada progres. Oh ya, pastikan kamu juga bisa dapet support dari orang tua dan keluarga yang tinggal bareng kamu. Kasih tau plan kamu apa. Soalnya ini juga penting. Gw rekomendasikan sehari2 kegiatan kamu lakukan diluar aja, di perpustakaan misalnya. Biar bisa lebih fokus. Dan siapa tau di perjalanan ini ternyata kamu dapet insight tertentu, yang membuka peluang ke hal2 baru. Jadi pengusaha, bikin toko, freelance, atau penulis webtoon misalnya. Dan itu keren juga kok!

Anas

442,935 просмотров • 3 лет назад

PAK ADIT DITANYA SOAL FASILITAS RENOVASI GBLA DAN TRAINING GROUND Pak adit: "Gini, jadi satu yang mesti diluruskan, kami itu tidak mengerjakan sendiri, kita tuh pakai kontraktor. Kontraktornya juga berdasarkan hasil tender. Jadi itu ada beberapa kontraktor datang ke sana, visit, segala macam, tender, akhirnya kita memilih si X inilah, yang kita belum bisa bilang siapa. Nah, besok dari jadwal pengerjaannya itu seharusnya di tanggal 12-an, 14-an tuh sudah selesai pengerjaannya. Tinggal nunggu si rumputnya itu tumbuh merata menyeluruh ke seluruh stadion. Sehingga, qadarullah-nya alhamdulillah blessing kita mundur ke 31. Jadi kita ada waktu sekitar dua minggu untuk nungguin sampai bener-bener rumputnya tuh nyaman lah gitu. Nah, progresnya alhamdulillah on track. Terakhir juga dua hari yang lalu saya cek ke Raffi, semuanya oke. Ya mudah-mudahan lah sebelum tanggal 31 udah siap untuk..." Wartawan: "Kalau fasilitas lain kan kemarin kan sempat ramai terkait fasilitas Persib kayak tempat gym, training ground, nah itu gimana progresnya?" Pak adit: Gini, fasilitas itu bukan sesuatu yang semalam jadi. Itu harus dipikirkan dengan matang dan di-plan untuk long term. Kalau teman-teman atau Bobotoh ingat, 2024 aja kita masih latihannya nomaden. 2025 kita sudah punya latihan yang dedicated, sudah punya locker room yang bagus. Jadi ini bukan sesuatu yang sekali gebrak, selesai. Nggak bisa, karena pasti akan menyentuh ke aspek yang lain gitu ya. Nah, fasilitas apa, kita lagi ngelakuin beberapa hal, nanti lihat aja pasti akan ada progres, ada sesuatu yang baru segala macam. Tapi kita kan nggak mau ramai gitu ya. Terus sebagian juga tentang Kampung Persib segala macam juga masih progres, ada administrasi yang mesti kita beresin, ada hal-hal yang sifatnya apa ya, surat-menyurat, perizinan, dan segala macam yang kita mesti beresin gitu. Tapi pelan-pelan manajemen juga lagi mengarah ke sana dan ini bukan one night show gitu yang 'besok kudu aya, kudu beres', nggak. Ini pelan-pelan gitu. Dan GBLA itu kan 30 tahun. Kita punya banyak waktu untuk pelan-pelan ngebenahin supaya ini jadi long-term project gitu, bukan yang kita cuma bikin biar Bobotoh happy, terus besoknya nggak keurus lagi lah." 🎥Republik bobotoh

Vamos.persib

16,414 просмотров • 27 дней назад

Andai saya Jokowi... (menjawab video Pandji Pragiwaksono, silakan membaca atau mendengarkan suratnya saya membacakan) Mas Pandji yang terhormat, izinkan saya merespon video Mas Pandji yang ditujukan ke saya. Saya dengar Mas Pandji di Pilpres kali ini, tak mendukung Pak Anies seperti halnya di Pilgub DKI 2017 lalu. Mas Pandji beralasan bahwa Pak Anies seharusnya melanjutkan dulu perubahan yang Pak Anies lakukan di Jakarta. Mas Pandji, alasan itulah yang mendasari saya merasa harus ikut cawe-cawe dalam pilpres kali ini. Menurut Mas Pandji, apa yang dibangun Pak Anies di Jakarta selama 5 tahun bisa sia-sia jika dilanjutkan gubernur lain yang tidak satu visi karena pondasi yang dibuat selama 5 tahun belumlah cukup kuat. Begitu juga di posisi Presiden, perlu Mas Pandji sadari, bahwa membangun pondasi selama 10 tahun itu belum cukup kuat karena negara ini sangat besar. Sejak 2014, saya sudah memulai sebuah perubahan besar. Perubahan besar yang saya mulai ini, menurut saya, harus terus berlanjut. Pembangunan pondasinya saja belum benar-benar selesai, akan besar sekali kerugian negara ini jika pondasi itu dibongkar kembali. Jika di pemerintahan selanjutnya, arah pembangunan harus diubah lagi, maka pembangunan tidak akan sampai ke tujuan karena kita harus sibuk membuat pondasi lagi. Kita pastinya tidak mau itu terjadi. Kita tidak ingin setiap kali pergantian pemerintahan, isu yang diangkat adalah perubahan. Kondisi yang terus berubah pasti tidak kondusif bagi dunia usaha. Sebagai bangsa, kita masih terus berproses agar suatu saat nanti, pergantian kepemimpinan nasional tidak lagi mengubah arah pembangunan bangsa ini ke depan. Arah pembangunan akan tetap pada jalurnya siapapun presidennya. Bayangkan, pembangunan sekelas IKN pun bisa terancam tak dilanjutkan hanya karena ada pihak yang tidak suka dengan saya. Pembangunan IKN, jalan tol, jalur kereta api, atau pembangunan yang lain, semua itu bukan tentang saya. Itu kepentingan bangsa yang jauh lebih besar dari sekadar nama pribadi saya. Saya rela nama saya dihapus dan tidak disebut sebagai pencetus pada program-program pembangunan itu asalkan semua program itu tetap dilanjutkan. Jadi, ini bukan tentang saya, ini untuk kepentingan bangsa ke depan. Pembangunan ini harus tetap jalan. Ini bukan tentang saya, apalagi tentang keluarga saya. Ini tentang Indonesia yang sudah menentukan arah pembangunannya, dan saya tidak ingin kita berbelok dan memulai dari nol lagi. Betapa mahalnya pengorbanan kita yang terbuang jika kita mulai dari nol lagi. Siapa yang dirugikan? Rakyat Indonesia. Kalau saya pribadi, apapun yang terjadi di pemerintahan selanjutnya, insya Allah saya dan keluarga masih bisa hidup layak. Jadi, ini bukan tentang kehidupan saya. Ini tentang kerugian negara ini jika pembangunan ini tidak dilanjutkan. Untuk bangsa ini, saya rela kalau hanya dituduh: - Jokowi memanipulasi konstitusi. - Jokowi membangun politik dinasti. - Jokowi otoriter. - Jokowi perusak demokrasi. - Gibran anak haram konstitusi. Silakan saja menuduh saya dan keluarga. Perlu Mas Pandji ketahui bahwa dari orang tua saya, saya pribadi, hingga anak-anak saya, sudah terbiasa mendapatkan tudingan yang jauh lebih buruk dari itu. Tujuan saya melakukan cawe-cawe ini hanya satu, yaitu Indonesia yang lebih baik di masa depan. Tidak masalah saya dituduh melanggar etika, yang penting saya dan keluarga saya tidak melanggar hukum dan bisa melihat Indonesia menjadi lebih baik. Tidak masalah saya dituduh melanggar etika, karena tuduhan itu tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan besarnya manfaat yang akan kita raih untuk negara ini. Mas Pandji, sekarang coba kita ingat ucapan Bung Karno, "Perjuanganku lebih mudah karena melawan penjajah, namun perjuangan kalian akan lebih sulit karena melawan bangsa sendiri." Nah, Mas Pandji sekarang tahu, kan, bagaimana beratnya perjuangan saya menghadapi semua tudingan itu? -lanjut👇-

Hasyim Muhammad

372,050 просмотров • 2 лет назад

siapa yang gak kenal son yejin dan jun jihyun. dua wanita yang menjadi bagian dari ikon aktris korea yang begitu melekat di era 2000-an. mereka berdua pernah dikenal sebagai “nation’s first love” dengan visual yang sejak dulu selalu jadi sorotan. tapi tau gak sih kalau yejin dan jihyun menunjukkan kalau nilai seorang perempuan nggak cuma pada seberapa cantik wajahnya. seperti yang kita tahu, di industri hiburan korea selatan visual memang sering banget mendapat perhatian. wajah cantik, aura yang kuat, penampilan yang memukau, semuanya seolah menjadi bagian penting dari perjalanan seorang aktris. tapi semakin bertambah usia, keduanya justru punya pandangan yang jauh lebih dalam soal kecantikan. bukan tentang bagaimana mempertahankan wajah agar selalu terlihat seperti dulu, tapi tentang bagaimana seseorang menerima perubahan dan menjalani hidup dengan baik. son yejin misalnya. saat menghadiri bifAn pada tahun 2024, dia sempat berbicara tentang perubahan dirinya dan bagaimana cara pandangnya terhadap kecantikan ikut berubah seiring bertambahnya usia. “setiap orang memiliki kecantikan uniknya sendiri saat di usia 20-an tetapi hal itu tidak akan bertahan selamanya. aku sempat berpikir, ‘kenapa dulu aku tidak menikmati kecantikan itu?’ tapi yang lebih penting, aku hanya ingin menua dengan anggun.” yejin sendiri sepertinya sudah sampai di titik di mana dia nggak lagi melihat perubahan sebagai sesuatu yang harus ditakuti. menurutnya, yang lebih penting bukan bagaimana caranya tetap terlihat seperti dulu, tapi bagaimana bisa menua dengan anggun dan menerima setiap perubahan yang datang. nah, pemikiran yang nggak jauh berbeda juga disampaikan oleh jun jihyun. saat ditanya soal julukan “tae-hye-ji” yang merujuk ke kim taehee, song hyekyo dan dirinya, jun jihyun mengungkapkan kalau dirinya nggak percaya seseorang harus memiliki wajah yang cantik untuk memiliki nilai. “aku bersyukur. secara pribadi, aku tidak percaya bahwa seseorang harus memiliki wajah yang cantik. semakin aku bertambah usia, aku merasa bagaimana seseorang menjalani hidup jauh lebih penting daripada apakah seseorang itu terlihat cantik atau tampan. jadi aku tidak terlalu memikirkannya ketika bercermin setiap hari. yang terpenting adalah seseorang harus menjalani hidup dengan baik.” yang membuat mereka terus dikenal sampai saat ini tuh karena kemampuan mereka sebagai aktris dan menurutku, itu jauh lebih keren. visual bisa berubah seiring waktu tapi bakat dan karya yang ditinggalkan mereka berdua di industri hiburan korea selatan nggak akan hilang begitu aja. aku suka banget dengan pemikiran mereka berdua soal ini. kayak mereka sadar kalau kecantikan itu memang ada masanya, tapi nggak berarti setelah itu semuanya selesai. justru ada banyak hal lain yang jauh lebih penting untuk dibawa sampai kita tua nanti. #sonyejin #junjihyun

egha☘︎݁˖

12,798 просмотров • 24 дней назад

#MoreDayswithYou (MDWY) by SUJU Hadiah dari aku untuk SUJU & ELF dalam rangka 19th Anniversary SUPER JUNIOR. Warning: ini tulisan panjang bener. #슈퍼주니어 #SUPERJUNIOR SUPER JUNIOR #SUPERJUNIOR_19th_Anniversary Pertama kali mendengar rekaman live MDWY di peluncuran album yang segede keramik itu, aku langsung jatuh hati meskipun saat itu aku belum tahu maknanya. Apalagi setelah diunggah behind the scene taping acara tersebut: SUJU nyanyiin MDWY live dini hari. Kala itu, 2021, aku sedih karena MDWY tampaknya hanya akan ditampilkan sekali saja. Siapa sangka MDWY jadi setlist di sesi akhir SS9. Maka ketika SS9 Jakarta, pas di MDWY, aku gak ambil fancam. Aku refleks nangis terharu dan mendengarkan-menyaksikan member SUJU menampilkan MDWY dengan khidmat. Lagu ini dibuka dengan kalimat yang menggambarkan kesetiaan dalam perjuangan yang tak selalu mudah. #RYEOWOOK & #SIWON mengatakan, Sebagaimana kita berjalan langkah demi langkah, yang tak selalu beralaskan karpet putih. Cukuplah engkau bersamaku, kekasihku, dalam sebuah perjalanan yang tak pernah aku sesali, dalam sebuah takdir yang selalu aku pilih kembali karena keberadaanmu. Sulitnya sebuah perjalanan hidup adalah kewajaran, namun dengan partner yang tepat (sahabat, kekasih), tak akan ada penyesalan yang mengikutinya. #YESUNG & #LEETEUK melanjutkannya dengan kisah tentang bagaimana berjalannya waktu mampu menumbuhkan rasa lekat & cinta, Sebagaimana musim-musim telah berlalu, tatapan kita semakin dalam tertanam & mewujud menjadi rasa. Semakin kuat rasa dekat kita satu sama lain, dan dengan pandangan yang lebih lekat ... #KYUHYUN kemudian menyahut dengan lantang tentang keberadaan dia yang kita cinta dalam perjalanan yang telah berlalu & yang akan datang, ... maka di dalamnya senantiasa aku dapati keberadaanmu dan hanya dirimu semata yang membersamaiku, dalam perjalanan yang lebih jauh, dibandingkan dengan apa yang telah kita lalui. Lantas mengalirlah reff yang selalu menghadirkan dilema di dalam hati kita, antara takut & harap tentang kedatangan dia yang tercinta, Sing it like you ... You ... Sebagaimana di masa yang telah berlalu, kudendangkan indahnya namamu, dan sekali lagi kuucapkan, "I DO", lantas apa jawabmu? Katakan, apa jawabmu? Ketahuilah bahwa hatiku masih teguh & kokoh mencintaimu, sama seperti selama ini, sejak dulu hingga kini, Aku akan menanti jawabmu di penghujung jalan & oleh karenanya, apakah kita akan melangkah lebih jauh? Sungguh rasa harap & takut adalah warna yang wajar dalam perjalanan kehidupan. Rasa harap akan menghadirkan optimisme; sementara rasa takut akan meruntuhkan kesombongan, menyadarkan kita tentang realitas kehidupan, & menumbuhkan ketaatan kepada-Nya lewat doa. #YESUNG & #DONGHAE menegaskan tentang dinamika takut & harap tersebut, Dengan gentar kulangkahkan tapak demi tapak, namun ... ... selalu tergambar keberadaanmu membersamaiku hingga akhir perjalanan. Sekalipun kewalahan menyertai di setiap langkah, lihatlah kembali kepada kita yang telah melangkah sejauh ini. #SHINDONG, #KYUHYUN, dan #EUNHYUK kemudian dengan bersahutan satu sama lain mengatakannya secara lebih kentara, Di antara tebal & mempesonanya kebahagiaan, ... di antara kebahagiaan ... selalu terdapat kesedihan yang mewarnainya, tetapi ... jika engkau mundur selangkah untuk meluaskan pandangan jiwamu, akan tampak sebuah lukisan kehidupan, #RYEOWOOK kemudian memulai kembali rangkaian reff yang sama, ... yang di dalamnya senantiasa aku dapati keberadaanmu dan hanya dirimu semata yang membersamaiku, dalam perjalanan yang lebih jauh, dibandingkan dengan apa yang telah kita lalui. ... Sing it like you ... You ... ... & oleh karenanya, apakah kita akan melangkah lebih jauh? Dan menjelang puncak lagu, #DONGHAE & #RYEOWOOK mengantarkannya dengan menyatakan, Bersamamu, tampak terbentang dalam cakupan pandanganku, keindahan sejati nan abadi yang menghiasi jalan yang akan kita lalui. Aku berharap, ketika kita tiba di akhir perjalanan, ada sosokmu yang membersamaiku, sebagaimana kini, dirimu dan diriku, bersisian satu sama lain. Kemudian, #LEETEUK & #RYEOWOOK memulai puncak lagu, Tak perlu lagi air mata ditumpahkan, karena bersamamu akan selalu penuh dengan tawa. Maka sebagaimana kini, teruslah abadi kehadiranmu di sisiku. Dan terdengarlah pekikan #KYUHYUN dan #YESUNG yang menyayat hati, mengantarkan harmoni indah suara member SUJU mengulang reff yang penuh harap itu, You, only you ... ... Sing it like you ... You ... ... Kunanti jawabanmu di penghujung jalan & oleh karenanya, apakah kita akan melangkah lebih jauh? Hingga #SIWON menutupnya dengan sebuah pertanyaan, Tell me, DO you? Menurutku, lagu ini merupakan ekspresi SUJU kepada ELF yang selama ini membersamai mereka. Ketidakpastian & perubahan besar pola kehidupan umat manusia akibat pandemi, turut menghadirkan kecemasan: seperti apa relasi fans dan idolanya di masa mendatang? Namun lagu ini bisa dimaknai lebih dalam tentang kehidupan. Sebagai ELF, yang pasti usianya relatif matang, lirik MDWY tentu relate dengan kehidupan kita: tentang persahabatan dan/atau pasangan hidup yang pernah, sedang, dan akan terus membersamai hidup kita. Ujian selalu ada, pun dengan asa dan harapan. Kesedihan pasti terjadi, pun dengan kebahagiaan yang pasti lebih mendominasi. Rasa takut & harap yang hadir harus kita arahkan pada orientasi yang tepat, untuk melentingkan perjalanan kita menuju cita-cita terbaik. SUJU tepat sekali menutup lagu ini dengan lirik berupa pertanyaan karena seiring berjalannya waktu, pengalaman hidup akan selalu menantang kepercayaan kita terhadap diri sendiri & orang-orang yang kita kasihi. Pertanyaan dari SUJU di akhir lagu adalah pertanyaan kita kepada selain kita sekaligus pertanyaan dari selain kita kepada kita, tentang komitmen cinta & persahabatan kita: TELL ME, DO YOU? Kalau komitmen dengan SUJU kan jelas, tinggal tabung dan belanjakan uang untuk member SUJU, sampai dompet & rekening kita menipis. WKWKWKWKWK. Lantas bagaimana dengan komitmen kita kepada pasangan hidup, keluarga, & sahabat kita? Sapa mereka, doakan mereka, ucapkan terima kasih kepada mereka dan katakan bahwa kita mencintai mereka. Bahwa kita ingin lebih banyak hari bersama mereka: more days with you, dear my SUJU, my beloved one, my family, dan my friends. Happy 19th Anniversary buat SUJU & still counting, insya-Allaah.

Ahmad Rahma Wardhana

18,333 просмотров • 1 год назад

3 momen LenaMiu favorit ✨ 🥇 Pinned tweet Lena: “Celia St. James to my Evelyn Hugo” Lena udah baca dan suka sama novel The Seven Husbands of Evelyn Hugo dari 2024, bahkan sebelum terjun ke GL dan jauh sebelum dipasangin sama Miu. Setelah dipasangin sama Miu, Lena juga masih sering upload tentang novelnya, upload potongan quote yang dia suka kayak “I love you more than anything else in the world”, dan beberapa kali repost editan LenaMiu ala Evelyn–Celia. Miu sendiri juga pernah repost editan dengan referensi yang sama, dan Lena selalu seneng tiap ada kabar baru soal adaptasi filmnya. Salah satu hal yang paling menarik dari Evelyn–Celia dengan cara novel ini ngomongin intimasi yang bukan sekadar kedekatan fisik, tapi tentang bisa jujur sepenuhnya sama seseorang, membiarkan dia melihat diri kita apa adanya, dan tetap ngerasa aman. Jadi waktu Lena upload foto LenaMiu dengan caption “Celia St. James to my Evelyn Hugo”, kata “my” di situ yang bikin semuanya jauh lebih personal. Berasa Lena bukan cuma nyamain LenaMiu sama pasangan dari novel yang dia suka, tapi kayak Lena sendiri ngelihat LenaMiu sebagai Evelyn dan Celia dalam versi mereka sendiri. Dan tweet itu masih Lena pin sampai sekarang 😙 🥈 Postingan Miu di Instagram: scene dari In the Mood for Love + lagu “bad” dari wave to earth Scene yang Miu post dari In the Mood for Love. Di film itu ada cerita tentang orang zaman dulu yang kalau punya rahasia dan nggak ingin membaginya ke siapa pun akan mencari sebuah tempat, membuat lubang, membisikkan rahasianya ke sana, lalu menutupnya lagi. Di akhir film, hal itu benar-benar dilakuin. Sesuatu yang begitu pribadi akhirnya tetap disimpan sendiri, ada perasaannya, tapi nggak pernah benar-benar diucapkan. Di post yang sama, Miu pakai lagu “bad” dari wave to earth. Lagunya punya makna tentang seseorang yang keberadaannya aja bisa bikin hari yang biasa atau bahkan buruk terasa jauh lebih baik. Ada rasa nyaman, bahagia, dan dicintai cuma karena orang itu ada. Kalau scene film, lagu, caption postingan “kind of laugh”, dan foto-foto LenaMiu di post itu dilihat maknanya lebih personal. Apalagi semua foto yang Miu pilih isinya cuma Miu sama Lena. Kalau semuanya digabung, rasanya kayak Miu pengen nyimpen sebagian perasaannya buat dirinya sendiri, tapi lewat lagu yang dia pilih tetap kerasa kalau keberadaan Lena bikin dia bahagia 🥹 🥉 Video LenaMiu di Dear Myself Sebenernya hampir sepanjang wawancara ini omongan LenaMiu punya makna yang dalem. Tapi bagian favorit tetap waktu mereka sama-sama ditanya foto favorit masing-masing dan alasan kenapa memilih foto itu. Foto yang mereka pilih beda, jawabannya juga beda, tapi ada satu hal yang terasa sama dari dua-duanya: kebahagiaan satu sama lain selalu jadi bagian penting dari jawaban LenaMiu. Dari bagian itu makin nangkep cara Lena sama Miu ngelihat satu sama lain. Mereka sama-sama pengen terus jalan bareng dan saling dukung, tapi bukan dengan cara saling nahan. Selama jalannya masih bisa berdampingan, mereka pengen tumbuh dan bahagia bareng. Tapi kalau masing-masing punya jalan sendiri yang harus ditempuh buat berkembang atau nemukan kebahagiaannya, mereka juga nggak akan nahan satu sama lain cuma supaya semuanya tetap sama. Jadi rasanya LenaMiu pengen terus ada di hidup satu sama lain, tapi bukan dengan cara maksa mereka harus selalu berjalan bareng sebagai pasangan. Yang penting dua-duanya tetap bahagia, berkembang, dan bisa terus saling dukung apa pun jalan yang akhirnya mereka pilih 🥰 Kalau tiga momen ini disambungin, semuanya selalu balik ke satu hal yang sama: cintanya LenaMiu setara. Nggak terasa ada satu orang yang terus memberi sementara satunya cuma menerima. Dua-duanya sama-sama pengen satu sama lain bahagia, berkembang, dan tetap jadi dirinya sendiri tanpa kehilangan keinginan buat terus jalan bareng. LenaMiu juga ngasih contoh kalau cinta yang setara bukan tentang siapa yang paling banyak ngasih atau siapa yang paling kelihatan sayang, tapi tentang dua orang yang sama-sama pengen yang terbaik buat satu sama lain 🤍 #LenaMiu #ลีน่าหมิว

ᵖˡˢgumberforlot

22,688 просмотров • 22 дней назад

someone sent this to me dan JUJUR, aku makin sedih lihat mbaknya 😭 ada bigger issue soal bagaimana mereka memandang marriage, partnership, dan responsibility. kemarin ada yang nanya, "gimana sih caranya tau kalau pasangan kita punya sense of responsibility atau enggak waktu masih pacaran?" menurutku sebenarnya bisa kelihatan dari hal-hal kecil. lihat bagaimana dia mengurus hidupnya sendiri. apa dia bisa take care of himself, atau dari hal-hal kecil aja selalu menunggu org lain? kalau ada masalah, apa dia punya inisiatif buat menyelesaikan, atau lebih suka pura-pura gak lihat sampai ada orang yg turun tangan? kalau udh bilang akan melakukan sesuatu, apakah dia ingat dan menepati, atau harus terus diingatkan? perhatikan juga how he treats you when you're tired. bkn berarti pasangan harus selalu "membantu" kamu, karena menurutku kata membantu pun kadang sudah menunjukkan bahwa pekerjaan itu sebenarnya dianggap milik salah satu pihak. kalau kalian hidup bersama, ya itu bukan "membantu". itu simply doing your part. bahkan dari hal-hal kecil waktu kalian pergi bareng pun bisa kelihatan. apakah dia ikut mikirin itinerary, tau apa yg perlu dibawa, aware kalau kamu kelihatan capek, atau semuanya selalu kamu yang notice dan organize. karena being responsible isn't just about having a job, paying bills, or being financially capable. responsibility juga tentang awareness. tentang melihat sesuatu yg perlu dilakukan tanpa harus menunggu disuruh. tentang bisa diandalkan. dan yg paling penting, punya kesadaran bahwa hidup bersama berarti ada beban yang memang harus dipikul bersama. ini penting bgt buat diperhatikan sebelum menikah. karena hal-hal kecil yang sekarang mungkin masih terasa "ah, gpp" bisa jadi sesuatu yang kamu hadapi setiap hari setelah menikah. dan kalau dari awal kamu udh terbiasa mengurus semuanya sendirian, jangan kaget kalau eventually kamu merasa sendirian di dalam sebuah pernikahan. dan pls, jangan hujat mbaknya ya. semoga mbaknya baik-baik aja, semoga ada ruang untuk komunikasi dan perubahan di rumah tangganya.

amora 💌

283,274 просмотров • 2 дней назад