Загрузка видео...

Не удалось загрузить видео

На главную

𝗦𝗽𝗶𝗿𝗶𝘁𝘂𝗮𝗹 𝗡𝗮𝗯𝗶 𝗷𝗮𝗱𝗶 𝗖𝗮𝗻𝗱𝗮𝗮𝗻 𝗕𝗮𝗴𝗶 𝗕𝗮'𝗮𝗹𝘄𝗶 Spiritual Nabi di Lecehkan Oleh Klan Ba'alwi, Umat Islam mana yg tdk Marah & tersinggung Jika Junjungan Nabi kita Hanya di Fungsikan sbg Sarana Bertanya untuk Hal² yg Sangat tdk Pantas untuk di tanyakan

14,707 просмотров • 1 год назад •via X (Twitter)

Комментарии: 10

Фото профиля mbarep
mbarep1 год назад

Kalo kaya gini, dimana MUI? @MUIPusat apa tidak pernah ada teguran, minimal diskusi dengan mereka, tentang model dakwahnya, kok selama ini diam saja

Фото профиля OplatGe
OplatGe1 год назад

bisa laka sing ngomong penistaan,penghinaan de El el yah...ormas² gede, LSM e sing sering nggawe fatwa juga maen budeg maen micek....laka fungsine, apa umat kudu sedekah ndisit Eben ana gerakane...

Фото профиля Falcon
Falcon1 год назад

Habib Si Raja Ngibul...🤓🤣

Фото профиля SURO
SURO1 год назад

Bajingan baalawi ini sdh saatnya di bungkam .

Фото профиля Putra Daerah 🇲🇨
Putra Daerah 🇲🇨1 год назад

Atap aja tembus sama baalawir, apalagi cerita khurafat yg lain, enteng aja di lidah mereka.

Фото профиля koharramadi81
koharramadi811 год назад

Bukan habib..kaum munafik yg kafir memakai agama sebagai jualannya..parahnya yg percaya sama mereka..

Фото профиля Bergolo ijo Ijo
Bergolo ijo Ijo1 год назад

Pngin kencingi nich kemuka sikabeb ini 🥴

Фото профиля WahyuDJ99
WahyuDJ991 год назад

Tukang sesat yang selalu memalukan islam... naudzubilah min dzalik

Фото профиля 🇮🇩 R🅾️🅱️1️⃣NT 🇮🇩
🇮🇩 R🅾️🅱️1️⃣NT 🇮🇩1 год назад

Raut muka saja mirip abu Jahal koq ngaku2 cucu nabi

Фото профиля mr.zeei
mr.zeei1 год назад

sekte ini selalu merendahkan nabi saw seolah-olah nabi derajatnya dibawah faqih muqoddam (example: isro' 70x, sementara nabi hanya 1x)

Похожие видео

SURAT TERBUKA UNTUK KEKUASAAN | Tentang "niat baik" kekuasaan yg busuk di meja makan. _______________ Tgl 8 Maret 2026 lalu, usia Mas BUPATI BLORA • Bupati Blora, bertambah satu "click" dlm deret angka. Umumnya orang akan berkata: "Sugeng Ambal Warsa". Tp, sy memilih diam, krn sy bagian dari mereka yg memilih utk tdk terlalu merayakan hari ketika seorang ibu harus menahan rasa sakit yg luar biasa saat melahirkan anaknya. Seorang Ibu menahan sakit ketika melahirkan anaknya, agar anaknya bisa tumbuh sehat. Tapi, negara kadang justru memberi mereka makanan yg bahkan tak layak dimakan dgn tenang. Maka, sy memilih tdk mengucapkan : "Sugeng Ambal Warsa". Sy hanya berharap satu hal sederhana : semoga usia yg semakin dewasa tdk hanya menambah angka pd usianya, pun bisa menambah rasa malu pd kekuasaan. Berbagai klarifikasi dari pihak SPPG terkait, ttg ubi yg diduga busuk itu, sdh berseliweran di berbagai platform media sosial. Sesungguhnya ini bukan hanya ttg Blora, ini ttg bagaimana sebuah "proyek" yg sudah cacat sejak dlm pikiran, kemudian dipaksakan berjalan. Mengkritik MBG di wilayah terapan, bukan berarti menolak tujuan kemanusiaan, yg didengungkan kekuasaan. Justru kritik diperlukan agar program yg diklaim baik oleh negara, tdk bermetamorfosis jd proyek politik 2029, ladang rente, dan menjadi ; "BOM WAKTU FISKAL". Sebab dlm kebijakan publik, niat baik yg dituturkan berkali - kali oleh Presiden Prabowo Subianto, tidak pernah cukup. Yang menentukan adalah: DESAIN SISTEMNYA. . .

| A K |

10,039 просмотров • 4 месяцев назад

Investigasi dan advokasi di Wil PSN PIK-2 resikonya sangat besar - bisa kehilangan nyawa. Saksikan video saat saya diusir oleh "petugas" PSN PIK-2 di Desa Kohod 13 Oktober 2024. Biar clear dan tdk diplesetkan, saya jelaskan sbb : 13 Oktober, saya ke bbrp desa utk melihat asset negara spt jalan, sungai, dan irigasi yg tdk jelas ganti ruginya oleh PSN PIK-2, salah satunya Desa Kohod. 1) saya mengambil rekaman di luar lokasi proyek PSN PIK-2 (video awal) 2) setelah ambil video saya cari mesjid utk sholat. 3) saat itu datang "preman" bentak-bentak saya sambil merekam dan mengusir dg kata-kata kasar pdhl itu di luar lokasi proyek. 4) ternyata "preman" tsb dilakukan atas perintah PSN PIK-2 krn video pengusiran saya tsb bbrp hari lalu diviralkan oleh pengacara PSN PIK-2 (muannas) dg penjelasan yg aneh 5) terima kasih atas penayangan video tsb, akhirnya saya punya bukti saya dipersekusi oleh pihak PSN PIK-2 saat melakukan investigasi di luar lokasi. 6) video ini juga menunjukkan bhw pihak PSN PIK-2 menempatkan "preman" di kampung-kampung yg mau dibebaskan. 7) saat kami mampir sholat di salah satu restaurant di Desa Kohod, 4 orang "preman" terus mengintai kami shg kami tdk jadi makan. Saat pulang pun kami diikuti oleh 2 motor "preman" sampai keluar desa kohod di jalan Raya Pakuhaji baru mereka pulang 8) saya mengikuti keinginan "preman" untuk pergi meninggalkan tempat agar mereka tdk dipecat, padahal tdk ada wewenang PSN PIK-2 mengusir siapapun di luar wilayah proyek mereka. 9) hal seperti ini sering saya alami saat turun ke lokasi melakukan investigasi.

Muhammad Said Didu

93,301 просмотров • 1 год назад

Sebagai orang awam di Indonesia, melihat semua ini sering kali membuat kita hanya bisa mengelus dada. Kita marah, geram, sedih, dan merasa tidak berdaya. Kutukan demi kutukan dari berbagai negara seolah hanya menjadi angin lalu tanpa bisa menghentikan aksi brutal Zionist Israel. Sebagai warga sipil yg awam, wajar jika masyarakat banyak yg bertanya-tanya, apa yg bisa mereka lakukan ? Sebenarnya emosi tersebut bisa di ubah menjadi energi untuk melakukan tindakan yg terukur dan berdampak. Karena walaupun tidak bisa mengangkat senjata atau pergi ke garis depan, tapi masyarakat punya kekuatan kolektif yg besar jika disatukan. Misalnya, • Berdonasi lewat jalur yg dipercaya jujur & mampu menyalurkan bantuan bagi penduduk Palestina. • Boikot cerdas dan terarah terhadap produk atau perusahaan yg secara terang-terangan mendanai atau mendukung agresi militer terbukti memberikan tekanan ekonomi. Jangan kendor kampanyekan aksi boikot. Ikuti panduan gerakan Kampanye BDS (Boycott, Divestment, Sanctions) yg diakui secara global agar boikot yg dilakukan efektif dan tepat sasaran, bukan sekadar ikut-ikutan. • Jadilah "Jurnalis Dadakan" di medsos. Jangan biarkan algoritma menenggelamkan isu ini. Terus bagikan berita dari sumber yg valid, edukasi orang-orang di sekitar dan suarakan kebenaran. Tekanan publik global di media sosial sangat ditakuti karena dapat menghancurkan narasi palsu. • Doa berjamaah menggalang kekuatan langit. Jangan pernah meremehkan kekuatan doa. Di tengah segala keterbatasan kemampuan fisik, doa adalah dukungan spiritual yg menyatukan hati dengan penderitaan mereka. Hal terakhir yg jangan pernah kita lengah dan letih adalah melakukan segala upaya apapun untuk mendorong pemerintah Indonesia melakukan hal-hal berikut, • Alih-alih bergabung dalam BoP Trump, pemerintah Indonesia harus mendesak PBB dan komunitas internasional agar jangan cuma “Omon-Omon” menetapkan “Resolusi Damai” yg berkali-kali diabaikan Zionist Israel, tetapi mendorong sanksi nyata seperti embargo senjata dan sanksi ekonomi terhadap Israel. • Mendesak pemerintah untuk terus mendukung dan memperkuat gugatan di Mahkamah Internasional (ICJ) dan Pengadilan Pidana Internasional (ICC) utk menuntut para pejabat dan komandan militer yg bertanggung jawab atas kejahatan perang dan genosida. Ini bagian dari hukum internasional harus ditegakkan. • Pemerintah harus didesak utk menggalang "Koalisi Negara Selatan". Sebagai negara besar Indonesia harus memimpin dan menggalang kekuatan negara-negara berkembang (Global South) dan negara mayoritas Muslim untuk bersatu. Jika negara-negara ini memutus hubungan dagang tertentu atau melakukan blokade diplomatik secara serentak, dampaknya akan sangat terasa. • Meminta pemerintah melakukan aksi Kemanusiaan Internasional sekaligus nendorong pemerintah untuk terus mengirimkan bantuan logistik skala besar, seperti mengirimkan Kapal Rumah Sakit TNI ke perbatasan, atau mengupayakan jalur khusus (airdrop atau jalur darat via Yordania/Mesir) secara berkelanjutan. Perjalanan untuk mencapai keadilan mungkin masih panjang. Namun, masyarakat dunia harus ingat bahwa diamnya orang baik adalah senjata paling mematikan bagi pihak penindas. Ini bukan konflik agama, ini adalah genosida, kejahatan kemanusiaan yg terlalu dahsyat kejamnya. Mari ubah rasa sedih, geram dan marah kita menjadi aksi nyata. Sekecil apa pun langkah kita, baik itu membagikan satu berita, menyumbang sedikit rezeki, atau menyuarakan tuntutan kepada pemerintah, itu adalah bagian dari sejarah yg sedang kita perjuangkan demi kemanusiaan.

𝐋𝐈𝐑𝐀 ⁽ᴼᶠᶠⁱᶜⁱᵃˡ⁾

11,859 просмотров • 4 месяцев назад

𝗗𝗶 𝗡𝗼𝗿𝗺𝗮𝗹𝗶𝘀𝗮𝘀𝗶 𝗮𝘁𝗮𝘂 𝗗𝗶 𝗕𝗲𝗻𝗮𝗵𝗶 ? Tiga jam ibu itu terpaku di kursi tunggu berbahan logam dingin apotek RS Kramat Jati. Di sekelilingnya banyak sesama pasien atau keluarganya yg senasib, dengan tubuh-tubuh lelah termangu menatap loket kaca yg separuh tertutup. Sementara di tempat lain yg mungkin berjarak hanya beberapa kilometer dari tempat mereka, ada pelayanan kesehatan swasta yg lantainya mengkilap dan udaranya beraroma lavender, di mana nasib pasien tidak ditentukan oleh selembar kertas rujukan yang kusut dan dilayani dalam hitungan menit. Ketika ia protes dan mengeluhkan letih lelahnya pada petugas disana, ia harus rela menerima pandangan sinis dan sorot mata kemarahan yg seolah menghardik dirinya, "Sabar ya, namanya juga pakai BPJS, pasiennya banyak.” Begitu kalimat yg sering terdengar untuk rakyat kecil, seakan waktu milik orang kecil tidak berharga. Seolah-olah biaya pengobatan rakyat kecil ditanggung negara (padahal pajak dan iuran dipungut juga dari mereka). Ibu itu menolak untuk memaklumi karena mungkin rasa lelah di pinggangnya berteriak bahwa itu tidak adil. Keterlambatan ini bukanlah takdir, melainkan kegagalan manajemen. Mari kita bicara jujur. Apoteker di balik loket kaca buram ini dan apoteker di rumah sakit mewah sana, bukankah mereka dididik dengan ilmu yg sama ? Bukankah mereka mengucap sumpah profesi yg sama ? Tangan-tangan yg meracik obat itu memiliki keahlian yg setara. Komputer yg mereka gunakan pun dibuat oleh pabrik yg sama. Jadi, di mana letak perbedaannya ? Perbedaannya ada pada sistem dan kemauan. Pelayanan yg cepat bukanlah sihir yg hanya bisa dibeli dengan uang. Kecepatan adalah hasil dari sistem alur kerja yg efisien, rasio tenaga kerja yg memadai, dan digitalisasi yg terintegrasi. Ketika antrian mengular hingga berjam-jam, itu bukan salah pasien yg sakitnya "terlalu banyak". Itu adalah tanda bahwa sistem di rumah sakit pemerintah tidak didesain untuk menghormati waktu pasiennya. Sumber Daya Manusia (SDM) di sini mungkin lelah, terbebani, dan kurang jumlah, tapi itu bukan alasan untuk menormalisasi pelayanan yg buruk. Itu adalah alasan untuk Kementerian Kesehatan RI berbenah. Jika swasta bisa membangun sistem “supply chain” obat yg cepat, kenapa pemerintah tidak ? Bukankah negara seharusnya menjadi pelayan terbaik bagi rakyatnya ? Menunggu obat selama tiga jam bukanlah sekadar "ujian kesabaran". Itu adalah pencurian waktu produktif rakyat kecil. Itu adalah bentuk ketidakadilan struktural yg terjadi di ruang terang benderang. Ibu itu tidak minta sofa empuk atau ruangan beraroma lavender. Ia hanya menuntut haknya untuk diperlakukan yg efisien, sistem yg manusiawi, dan kesadaran bahwa nyawa dan waktu orang miskin sama mahalnya dengan mereka yg kaya. Pada gilirannya, ibu itu memang membawa obat yg diberikan petugas apotek disana, tapi ia juga sekaligus membawa tanya yg tak kunjung sembuh, “Sampai kapan kami harus memaklumi ketidakadilan ini ?.”

𝐋𝐈𝐑𝐀 ⁽ᴼᶠᶠⁱᶜⁱᵃˡ⁾

176,097 просмотров • 6 месяцев назад

JANGAN BERHARAP BANYAK DENGAN KEPUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI Oleh : Henri Subiakto Hari ini MK akan mulai sidang sengketa Pemilu. Gugatan 01 dan 03 digulirkan. Tp jangan tll berharap bnyk dg putusan MK, krn menurut amatan para ahli di luar penguasa, semua yg terjadi sekarang sdh disiapkan & diantisipasi Jokowi sebagai Kepala Negara, Kepala Pemerintahan dan Kepala Keluarga. Kekuatan politik Jokowi hrs diakui sgt kuat 2024 ini. Tak ayal percaya diri melakukan manuver politik & hadapi semua konsequensi. Kenekadan yg tak pernah diperkirakan lawan apalagi teman yg terlambat memperoleh kesadaran. Aparat hukum seperti polisi, kejaksaan, bahkan KPK konon sdh disiapkan tunduk taat pd Presiden. Parpol & DPR juga sudah dibuat menjadi nurut di bawah pengaruh politik kekuasaan, sehingga praktis tdk ada yg mampu secara signifikan menggoyahkan posisi dan keinginan politik Jokowi. Maka upaya kekuatan politik yg berseberangan dan kecewa pd Jokowi terkait proses Pemilu tidak bisa tidak harus menyesuaikan infrastruktur yg sdh disiapkan yaitu bawa masalahnya ke MK sbg gugatan. Di luar itu utk waktu dekat praktis tdk banyak yang bisa dilakukan. Sebenarnya Hak Angket paling ideal utk mengungkap adanya banyak pelanggaran UU selama persiapan dan pelaksanaan Pemilu. Tapi Hak angket itu rumit, panjang dan banyak kendala serta mudah digagalkan di jalan. Karena partai2 politik & politisi sangat pragmatis, elit elitnya mudah disandera dan diiming imingi reward jabatan. Suka atau tdk suka MK jadi pilihan yg terpaksa paling mudah dilakukan. Terlepas bagaimana nanti hasil putusan, tidak penting bagi gerakan perlawanan. Yang penting sidang MK itu bisa jadi panggung hiburan, jadi panggung hukum untuk mengungkap fakta fakta penyimpangan menurut versi penggugat di persidangan. MK akan jadi Panggung hukum yg terbuka bagi masyarakat luas untuk menyaksikan apa yg terjadi, shg diharapkan bisa jadi sarana edukasi yg membuka mata utk melihat apa yg menurut pihak penggugat sbg bukti bhw sejak awal sebelum pertandingan panitia, wasit, pengawas, aparat keamanan, hingga lapangannya sudah ada aspek kecurangan. Kalau Hak Angket di DPR bisa dihalang2i & diganggu, disabotase, proses hukum di MK lebih aman minimal dr tingkah politisi yg “masuk angin” berubah2 pandangan. Sidang MK lebih steril dari manuver politisi, drpd pelaksanaan Hak Angket yg terlalu tergantung DPR dan kekuatan politik yang terlibat di lapangan. Sebagaimana sekarang semua yg terlibat proses politik di DPR berpotensi menghambat Hak Angket, sepanjang kepentingan politik mrk punya relasi dg penguasa, shg Hak Angket sulit diharapkan. Mk sidang MK bisa jd ban serep yg ditaruh di depan, untuk kontestasi komunikasi & hukum antara penggugat dg mrk yg ada di kekuasaan. Tentu para penggugat berharap Hakim2 MK sadar, mrk itu wakil2 Tuhan, yg hrs bersikap adil, jujur, bijak & independen dlm menjaga bangsa Indonesia dg konstitusinya. Para Hakim didorong mengembalikan marwah MK dg takut pd Tuhan yg mereka wakili. Bukan takut pd manusia yg sedang memegang kekuasaan. Juga meminta independensi dan integritas para hakim, shg MK bisa kembali mjd intitusi pengadil konstitusi yg dipercaya. Itu yg disuarakan mereka bersama pendukungnya. Terutama MK mengadili kecurangan Pemilu di ranah persoalan pelanggaran UU yg merusak demokrasi. Bukan mengadili persoalan angka2 yg menjadikan MK hanya sbg Mahkamah Kalkulator. Bukan pula mjd alat legitimasi penguat Mahkamah Keluarga. Bila hakim MK itu memiliki keberanian & percaya diri sebagai penjaga konstitusi Indonesia, hasilnya bisa saja menghentikan keinginan politik yg sdh direncakan. Tapi untuk independen spt itu tdk mudah, mengingat para Hakim kemungkinan merasa diawasi, dg dua hakim terancam kriminalisasi. Mk bagaimana hasil akhir keputusan MK, saya pribadi pesimis. Tidak mustahil semua kemungkinan penanganannya sdh diantisipasi dan disiapkan. Berarti besar kemungkinan keputusan MK tak akan mengubah banyak hal, hingga Prabowo Gibran dilantik Oktober nanti.

Henri Subiakto

31,705 просмотров • 2 лет назад

Toleransi Bang Doel Rano Karno: Belajar di Sekolah Katolik dan Pernah Menjadi Paduan Suara Gereja Cerita yg sangat menyentuh bagaimana Bang Doel Rano Karno memikili pengalaman hidup yg terbuka akan perbedaan. Meski muslim, sejak SD sampai 1 SMA, sekolah di Katolik. Pernah menjadi paduan suara gereja, sampai di Katedral, yg dimanfaatkannya belajar menyanyi. Latar belakang itu tentu tdk pernah melunturkan keyakinannya tp meneguhkan unt menerima perbedaan sbg realitas dari umat manusia yg berbeda-beda suku, agama, budaya. Tahun 1996, Bang Doel sudah naik haji untuk menyempurnakan rukun Islamnya. Kemudian tahun 2003 naik haji lagi untuk menaikkan haji bapaknya alm Soekarno M Noor yg juga aktor yg wafat pd thn 1986. Ini namanya "haji badal" sbg bukti pengabdian seorang anak unt menyempurnakan rukun Islam bagi bapaknya yg sdah wafat. Menurut catatan media, haji tahun 2003 Bang Doel Rano tak berangkat sendiri. Ia memboyong istrinya Dewi dan sejumlah kerabatnya. Ada Mandra beserta istri dan ibunya, istri pelawak alm Basuki, dan tak ketinggalan Ahong, pria yang berakting memaksa kawin Zaenab dalam sinetron "Si Doel Anak Sekolahan". Total rombongan Rano berjumlah 10 orang waktu itu. Si Doel yg punya latar belakang budaya Betawi yg kuat, yg dlm lagu "kerjaannye sembahyang mengaji" menjadi sosok anak Indonesia yg bisa toleran dan menerima perbedaan, menjadi bhinneka tunggal ika. Simak perjalanan hidup Rano Karno Si Doel di wawancara yg dipandu dgn apik & renyah di akun youtube Merry Riana, "Rano Karno: Soal Anies, Ahok, RK & Jakarta" tentang perjalanan hidup Rano Karno sekaligus impian-impiannya membangun Jakarta masa depan. Klik #RanoKarno #RanoKarnoSiDoel #PramonoAnung #JakartaMenyala #Toleransi

Mohamad Guntur Romli

34,579 просмотров • 1 год назад

Fatimah Azzahrah Menanggapi Pernyataan Hassan Hasbi. Menyala Fatimahku🔥🔥 "Setiap orang yg mencalonkan menjadi Presiden sudah mengekspetasikan bahwa dia akan mengalami itu, sehingga itu bukan HAL YG MENGEJUTKAN DAN BUKAN HAL YG PERLU DIKASIHANI" (konteks statement menit akhir hassan hasbi pemerintah vs oligarki) Ada 3 hal menarik menurt Fatimah dari satatement Hassan Hasbi. (-)"Kita (rakyat) sepertinya tidak perlu ada pikiran yg tdk baik terhadap pemerintah" (+) "fatimah tidak setuju, krn bisa membuat lupa akan esensi demokrasi, krn salah satu esensi demokrasi adalah NEGARA IS 'UNNECESSARY EVIL' Sebuah kejahatan yg kita paksakan untuk hadir demi satu keteraturan yg lbh Baik" "Sehingga pd prinsip demokrasi KITA HARUS SELALU MENCURIGAI NEGARA" "Negara JANGAN MENGADU BELAS KASIH, antara Rakyat Susah Sehibgga Demonstrasi dsb, tp Kasihani jg Pemerintah ayo dukung sama²" "Dukung sama2 adalah kita melakukan peran kita UNTUK MENCURIGAI NEGARA karena memang harus begitu dlm berdemokrasi" (-) "Pak Prabowo Sangat Berkomitmen jangan sampai korupsi dan Pemerintah Bekerja sesuai Fakta bukan Rumor" (+) "Faktanya meskipun presiden mengatakan jgn korupsi dsb, faktanya KORUPSI TERJAD DIPROGRAM YG PALING DIPERHATIKAN DAN PALING DITARUH DI ETALASE DEPAN DARI PEMERINTAHAN, DIDEPANNYA" "Jd bagaiaman asumsi2 kita terhadap yg berada dibelakangnya, Pada PROGRAM YG TERLEWAT DARI PERHATIAN PRESIDEN PRABOWO, MISALNYA PROGRAM YG BUKAN UNGGULAN" "Kita mengkrtik sesuai Fakta juga sebenarnya" OUR GIRL FATIMAH🔥🔥🔥

BilBils

58,327 просмотров • 20 дней назад

Operation Aqsa Flood : Dimana Kuasa Negara Islam? [Part 7] 1. 20 negara Islam termasuk Malaysia pernah mengadakan latihan ketenteraan berpangkalan di UAE, yang dikenali sebagai 'Ex North Thunder' pada tahun 2016. 2. 'Ex North Thunder' mendapat reaksi pelbagai pihak, dan menjadi antara latihan tentera terbesar di rantau Arab (dan negara Islam) 3. Kenapa tak serang saja Israel kalau kita pernah buat 'Ex North Thunder'? 4. Negara timur tengah ada banyak hubungan dengan Israel & US. Hubungan ekonomi, hubungan politik dan sebagainya. Sebab itu mereka tidak mampu untuk menyerang Israel. 5. Sejarah membuktikan bahawa Israel pernah diserang oleh Syria, Mesir dan Jordan selama 6 hari, dan hal ini menjadi saksi bahawa hanya pemimpin yang berani akan cuba membebaskan tanah suci tersebut. 6. Kalau negara Arab tak mahu bantu, kenapa negara islam yang Non-Arab tidak membantu? 7. Hal ini agak teknikal. Sebagai contoh, jika Malaysia, Indonesia,Brunei bertekad untuk melawan Isrel bagi membantu Palestin, tentera Msia memerlukan satu pangkalan (forward base) khas di timur tengah untuk landing jet, heli, dan tentera. 8. Jika tiada negara yang sudi sediakan Forwad Base kepada tentera Msia, Indonesia & Brunei, maka kita akan balik awal jet dan kereta perisai kita tak cukup minyak nak dihantar dari asia tenggara ke timur tengah. 9. Jika Iraq dan Libya tidak diserang dan tidak menjadi 'fail state', mungkin dua negara ini akan jadi Forward Base bagi membantu Palestin. 10. Kalau kita fikir balik, negara terkini yang hampir di Timur Tengah dan tidak tunduk kepada Isrel adalah Afghanistan. 11. Bayangkan jika satu hari nnti Afghanistan membuka 'Forward Base' di sana, dan mengajak semua negara Islam berkumpul di sana untuk menyerang Isrel...mungkin kita sangat hampir dengan kiamat. 10. Negara Islam secara umumnya mempunyai kemampuan untuk berperang, namun terbatas dari segi perlaksanaanya atas faktor politik dan ekonomi. 11. Sebenarnya banyak juga black ops yang dibuat khas untuk membantu pejuang Palestine dari pelbagai negara seperti pemberian senjata dan latihan ketenteraan khas. 12. Kepada Allah SWT kita serahkan batang leher musuh kita untuk dibinasakan. 13. Radio silent

Projek Hitam

550,176 просмотров • 2 лет назад

## Anak Abah di Pilkada Jakarta, dan Pendukung Kotak Kosong di Surabaya, mbok Mikir ## Aneh anak2 Abah ini. Kenapa malah teriakan nama Anies? Padahal Anies kan tak diusung satu parpol pun, di Pilkada Jakarta. Saya paham di pasar Cipulir itu banyak urang awak, yg condong ke Anies saat Pilpres lalu. Tapi apa guna teriakan nama Anies? Mau permalukan Ridwan Kamil? Apa gunanya? Tak akan juga RK kalah hanya karena Anak Abah teriak-teriak nama Anies saat berkunjung ke pasar Cipulir tsb. Kalau teriak nama Pramono-Rano, baru ada dampaknya. Atau teriak nama Dharma. Artinya kalian mendukung Pram atau Dharma, bukan RK. Nanti salurkan suara ke mereka. Lha teriak Anies, buat apa? Tak ada pun namanya di kertas suara. Mau mempermalukan? Bagaimana kalau nanti Ridwan-Suswono yg menang? Siapa yg akan susah? Padahal pasar Cipulir itu milik Pemprov Jakarta lewat PD Pasar Jaya. Artinya apa? Artinya apa yg jadi aspirasi pedagang untuk pasar dan kemajuannya nanti, disalurkan ke Gubernur Jakarta, lewat kebijakannya. Tangan Gubernur Jakarta sangat diperlukan oleh para pedagang untuk kepentingan mereka. Sehingga aspirasi mereka harus disampaikan ke calon-calon Gubernur yg berlaga saat ini. Tak mau RK, ada Pramono atau calon independen, Dharma-Kun. Meneriakan Anies, apa gunanya? Apa dipikir Anies bisa memperjuangkan nasib pedagang Cipulir nanti. Gubernur bukan, menteri tidak, hanya narasumber dari seminar satu ke yang lain. ==== Sama dengan di Surabaya, ada gerakan menangkan kotak kosong, hanya karena calon Walkot-wawali Surabaya cuma Eri-Armuji. Lha, ndak salah ta? Kalian pikir Pilkada itu tujuan kita berdemokrasi? Bukan cak, tujuan berdemokrasi itu tak sekedar Pilkada dgn calon2 yg lebih dari satu. Pilkada itu hanya salah satu alat berdemokrasi, untuk rakyat memilih pemimpinnya, yg akan memperjuangkan nasib nya. Jika memang calonnya hanya satu, dan memang selama menjabat berkinerja baik, rakyat puas, parpol pun nilai demikian, kenapa ngotot harus ada calon lain? Kenapa gara2 calonnya hanya Eri lantas kalian hakimi bahwa dia buruk, maka yg harus dimenangkan kotak kosong. Apa tak salah cara pikirnya? Lain hal jika memang kinerja Eri buruk. Ya lawan. Dan tak ada juga Parpol yg tak akan usung calon lain jika kinerja Eri buruk. Kasus Surabaya ini memang harus diakui, pemimpin kota kita ini perfomnya baik selama menjabat. Tak kalah dengan Risma. Armuji sebagai wakil pun apik, suka turun ke bawah. Lha, siapa yg berani lawan pemimpin yg memang sudah dekat di hati rakyatnya? Buang2 uang, cak. Lagipula, andai kalian kampanyekan kotak kosong, jika menang? Apa kalian yakin Pejabat Walikota yg diusulkan Gubernur dan disetujui pemerintah pusat nanti, akan lebih baik kinerjanya dari Eri-Armuji? Apa kalian mau, selama 5 tahun, Suroboyo dipimpin oleh Wali yg bukan pilihan rakyat, tapi walikota rekom Gubernur. ----- Mikir, ojo jadikan Pilkada sebagai tujuan berdemokrasi. Jadikanlah sebagai alat semata untuk menghasilkan pemimpin yg dikehendaki rakyat, yg bisa bekerja untuk rakyat. Hemat ku.

Ferry Koto

89,973 просмотров • 1 год назад