
| A K |
@__AnakKolong • 93,733 subscribers
I'm not right wing, I'm human wing
Shorts
Videos
0:59
Sensitive content
This media may contain sensitive content.

𝗚𝗔𝗡𝗝𝗔 𝗙𝗨𝗙𝗨𝗙𝗔𝗙𝗔 | Setiap ada "temuan" ladang ganja, ada beberapa hal yang khas, dan kecenderungan, yaitu ; 1. 𝘓𝘢𝘥𝘢𝘯𝘨 𝘨𝘢𝘯𝘫𝘢 𝘥𝘪𝘵𝘦𝘮𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘥𝘪 𝘶𝘴𝘪𝘢 𝘱𝘢𝘯𝘦𝘯, 𝘛𝘦𝘯𝘵𝘶 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 "𝘥𝘪𝘴𝘦𝘮𝘱𝘶𝘳𝘯𝘢𝘬𝘢𝘯" 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘣𝘦𝘳𝘣𝘢𝘨𝘢𝘪 𝘥𝘢𝘭𝘪𝘩 𝘥𝘢𝘯 𝘥𝘢𝘭𝘪𝘭. 𝘒𝘦𝘯𝘥𝘢𝘵𝘪, 𝘭𝘰𝘬𝘢𝘴𝘪 𝘭𝘢𝘥𝘢𝘯𝘨𝘯𝘺𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘢𝘥𝘢 𝘥𝘪 𝘵𝘪𝘵𝘪𝘬 𝘬𝘰𝘰𝘳𝘥𝘪𝘯𝘢𝘵 𝘺𝘨 𝘴𝘶𝘭𝘪𝘵 𝘥𝘪𝘫𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢𝘶. 2. 𝘗𝘦𝘮𝘪𝘭𝘪𝘩𝘢𝘯 𝘥𝘪𝘬𝘴𝘪, "𝘮𝘦𝘯𝘨𝘢𝘮𝘢𝘯𝘬𝘢𝘯", 𝘥𝘢𝘯 "𝘮𝘦𝘯𝘺𝘪𝘵𝘢". 😁 Akhirnya, saya teringat satu kalimat yang sedikit mengusik nalar saya, yaitu ; 𝗝𝗜𝗞𝗔 𝗔𝗗𝗔 𝗧𝗔𝗡𝗔𝗠𝗔𝗡 𝗚𝗔𝗡𝗝𝗔 𝗗𝗜 𝗧𝗔𝗡𝗔𝗛 𝗠𝗜𝗟𝗜𝗞𝗠𝗨, 𝗠𝗔𝗞𝗔 𝗧𝗔𝗡𝗔̀𝗠𝗔𝗡 𝗚𝗔𝗡𝗝𝗔 𝗜𝗧𝗨 𝗣𝗨𝗡𝗬𝗔 𝗞𝗔𝗠𝗨. 𝗡𝗔𝗠𝗨𝗡, 𝗝𝗜𝗞𝗔 𝗔𝗗𝗔 𝗠𝗜𝗡𝗬𝗔𝗞 𝗕𝗨𝗠𝗜 𝗔𝗧𝗔𝗨 𝗚𝗔𝗦 𝗔𝗟𝗔𝗠 𝗠𝗨𝗡𝗖𝗨𝗟 𝗗𝗜 𝗧𝗔𝗡𝗔𝗛𝗠𝗨, 𝗠𝗔𝗞𝗔 𝗜𝗧𝗨 𝗠𝗜𝗟𝗜𝗞 𝗡𝗘𝗚𝗔𝗥𝗔. . . Sungguh "𝗳𝘂𝗳𝘂𝗳𝗮𝗳𝗮" banget. 😁☕️🚬 #FufufafaAdalahGibran
| A K |840,201 Aufrufe • vor 1 Jahr

Analoginya ngawur, anti kritik pula. Ah dasar ; 𝗠𝗔𝗖𝗔𝗡 𝗖𝗨𝗥𝗖𝗢𝗟 ! . . 😁
| A K |70,633 Aufrufe • vor 1 Monat

DINASTI RUNGKAD | Mereka bisa memiliki apa saja, namun ada satu hal yg tidak akan pernah mereka miliki, yaitu ; D I G N I T Y . Mereka bisa membeli apa saja, tapi ada satu hal yang tidak akan pernah mampu mereka beli, yaitu ; " K E L A S " . . . ( Norak ya norak aja, kampungan ya kampungan aja) . . #FufufafaAibNasional
| A K |339,337 Aufrufe • vor 1 Jahr

"Rajin membaca jadi pintar, malas membaca jadi Wapres," ujarnya. . . 😁 #FufufafaAibNasional
| A K |285,730 Aufrufe • vor 1 Jahr
0:35
Sensitive content
This media may contain sensitive content.

Tadi saya sudah bilang : "𝘐𝘯𝘪𝘭𝘢𝘩 𝘬𝘢𝘭𝘢𝘶 𝘭𝘶𝘭𝘶𝘴𝘢𝘯 𝘚𝘔𝘈, '𝘥𝘪𝘱𝘰𝘭𝘦𝘴' 𝘤𝘶𝘮𝘢 5 𝘣𝘶𝘭𝘢𝘯, 𝘭𝘢𝘭𝘶 𝘥𝘪𝘬𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘴𝘦𝘳𝘢𝘨𝘢𝘮" ____________________ Kalian itu alat negara, dan negara alat rakyat jelata. Kalian Polisi Negara, bukan "onderdil" penguasa. Kalian "Pelindung, Pengayom dan Pelayan Masyarakat", bukan "tukang pukul" raja. . . | Humas Polri
| A K |339,642 Aufrufe • vor 1 Jahr

Itulah hebatnya Bung Karno, bukan kalian. . . Dan satu hal ; ● Ketika beliau diwawancarai wartawan Jerman pada September 1965, Bung Karno menegaskan bahwa namanya tak lagi ditulis dengan ejaan lama. Setelah Indonesia merdeka, ejaan namanya ganti “SU”. “Tapi nama saya ejaannya dengan ‘SU’,” katanya kepada wartawan itu. Bahkan Bung Karno menekankan kata “SU” itu dengan raut serius. “Ini yang benar !, kata Bung Karno sembari mengetuk sampul buku yang kemungkinan bertuliskan namanya dengan ejaan “Su”. Kemudian Sukarno mengetuk sampul buku lain yang mungkin ejaan namanya bertuliskan Soekarno. “Ini tidak benar !, tegasnya. ● Pun, dalam wawancara dengan Cindy Adams, Bung Karno mengungkapkan alasan mengubah ejaan namanya. Pernyataan itu Cindy ungkap dalam buku biografi, Bung Karno: Penyambung Lidah Rakyat Indonesia. Menurut Sukarno, ejaan “oe” adalah peninggalan Belanda. Sebab itu, ia tak mau lagi menggunakan setelah Indonesia merdeka. “Karena itulah maka Sukarno menjadi namaku yang sebenarnya dan satu-satunya,” kata Bung Karno. . . . Bung Karno saja, tidak mau menuliskan namanya dgn ejaan lama dgn sebutan "Soekarno", kalian yang katanya anak - anak Ideologisnya malah "memunggungi" sikapnya. Kalau hal yg kecil - kecil saja kalian lupakan, apa artinya jargon "JASMERAH" kalian ?! . . INI MASUKAN, BUKAN SUARA KEBENCIAN !
| A K |506,850 Aufrufe • vor 3 Jahren

SELAMAT DATANG "1984" | Segala hal yg disampaikan Menkomdigi • Meutya Hafid Ansyah ini, adalah narasi resmi yg memang "manis" & tampak sempurna dipajang di etalase kekuasaan. Tapi, setidaknya ada 5 pertanyaan yg sampai saat ini, sy tak yakin akan dijawab oleh pihak terkait ; 1. Siapa pengelola data wajah ? 2. Apakah dipakai lintas lembaga ? 3. Jika bocor, siapa yg tanggung jawab ? 4. Berapa lama data tsb disimpan ? 5. Apakah kebijakan tsb bisa ditolak rakyat, tanpa kehilangan hak komunikasi ? Misalnya, ini misalnya ya 😁 Kalau toh pihak Kemkomdigi memberi jawaban tp jawabannya kabur, maka dapat dipastikan ini bukan kebijakan keamanan data, melainkan ; EKSPERIMEN KEKUASAAN, ARSITEKTUR PENGAWASAN, & KONTROL POPULASI DIGITAL. Perlu diingat, bhw validasi wajah, bukan soal administrasi biasa, tp loncatan kualitatif. Bro !! Krn yg "dikunci"; bukan nomor loe, tp tubuh loe. bukan identitas legal loe, tp identitas biologis loe, data statis, tp biometrik tak bisa loe ganti. Wajah, lokasi, waktu, komunikasi, jejaring sosial, hingga pola perilaku ada "di layar mata kekuasaan". NOMOR BOCOR BISA GANTI KARTU, KALAU WAJAH BOCOR ?! (Ganti wajah Joko "Jastip - Whoosh" Widodo ?) 😁 ___________ Sejarah selalu konsisten, bhw; kekuasaan tak takut pd orang yg bersenjata, kekuasaan justru paling takut pada orang yg tak bernama, tp bernalar. Anonimitas itu ruang aman berpikir, setidaknya menurut sy, sedangkan biometrik adalah akhir anonimitas. Jadi, registrasi SIM card dgn validasi wajah bukan solusi kejahatan, tp solusi kekuasaan thd rakyat yg suaranya "fals". Sekali lagi, SELAMAT DATANG "1984" Sugeng rawuh distopia permanen !!! . . Damn !!!!
| A K |71,307 Aufrufe • vor 4 Monaten

Mbak Nana benar, "Lebih berbahaya orang bodoh dibandingkan orang jahat" _____________ Sebab, kejahatan bisa dinegosiasikan, kebodohan, tidak. Dari premis itu, maka ketika orang bodoh punya niat jahat, maka, tingkat bahayanya bisa mencapai bentuk yg nyaris sempurna. Sedangkan, orang bodoh yg punya niat jahat, & punya kekuasaan, bukan aja bahaya banget, bahkan tingkat kejahatannya bisa mencapai bentuk yg paripurna, & dampak kerusakannya luar biasa. Dlm praktik kenegaraan, ia menjadi produktif, institusional, & berulang. Kebodohannya menjadi mesin, Niat jahatnya memberi arah, Kekuasaannya melegitimasi. _______________ Jika narasi tsb di atas sy padatkan ke dlm satu album di dunia musikal, ia ngga' lagi berbentuk esai politik, melainkan kolaborasi. ( Yg justru hari² ini masih pentas di panggung Presiden Prabowo) : Maka, albumnya adalah : JOKO "WHOOSH" WIDODO feat. FUFUFAFA | Appendix Jastip | Sebuah duet di mana; kebodohan sbg ritme, niat jahat jadi melodi, & kekuasaan jadi sound horeg yg merusak gendang telinga moral hakim MK. . .
| A K |70,026 Aufrufe • vor 4 Monaten

MENDADAK "PARJO" BERJEMAAH | Saya memilih akronim "Parjo", utk menghindari sebutan "Laler Ijo". ___________ Namun demikian, pandangan saya belum berubah, bhw ; "Hama itu (umumnya) di darat, bukan di laut, pun bukan di udara". . . 😁☕️🚬 #IndonesiaGelap #FufufafaAibNasional
| A K |211,246 Aufrufe • vor 1 Jahr

Presiden Republik Metaverse bertanya kepada Menhan-nya, sembari ngopi di area kebun singkong di bukit algoritma ; . . "Pak, Menhan siapa yang mengusulkan impor seragam tentara dan belanja alutsista ke Amerika ? Dan siapa "makelar" nya ? Lalu Pak Menhan menjawab ; "Maaf Pak Presiden, itu rahasia negara" . . 😁😁😁
| A K |354,054 Aufrufe • vor 2 Jahren

𝗞𝗕𝗕𝗞 | Kamus Besar Bahasa Konoha . . • 𝘉𝘈𝘑𝘐𝘛𝘖𝘓: 𝘉𝘢𝘫𝘪𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘛𝘰𝘭𝘰𝘭 • 𝘠𝘕𝘒𝘛𝘚 : 𝘠𝘢 𝘕𝘥𝘢𝘬 𝘛𝘢𝘩𝘶 𝘒𝘰𝘬 𝘛𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘚𝘢𝘺𝘢 • 𝘔𝘒 : 𝘔𝘢𝘩𝘬𝘢𝘮𝘢𝘩 𝘒𝘢𝘬𝘢𝘬 • 𝘔𝘈 : 𝘔𝘢𝘩𝘬𝘢𝘮𝘢𝘩 𝘈𝘥𝘪𝘬 • 𝘉𝘭𝘰𝘬 𝘔 : 𝘉𝘭𝘰𝘬 𝘔𝘶𝘭𝘺𝘰𝘯𝘰 • 𝘉𝘚 : 𝘉𝘦𝘭𝘪𝘮𝘣𝘪𝘯𝘨 𝘚𝘢𝘺𝘶𝘳 • 𝘚𝘢𝘮𝘴𝘶𝘭 : 𝘈𝘴𝘢𝘮 𝘚𝘶𝘭𝘧𝘢𝘵 __________________________ • 𝗗𝗡𝗔 : 𝗗𝗶𝗸 𝗡𝗮𝗿𝗸𝗼 • 𝗣𝗜𝗞 : 𝗣𝗮𝗻𝘁𝗮𝗶 𝗜𝗻𝗱𝗮𝗵 𝗞𝗼𝗽𝗹𝗼 . . 😁☕️🚬 #AsalBukanPolisi
| A K |235,796 Aufrufe • vor 1 Jahr

Nyaris semua sektor sipil sdh "diinvasi". Kenapa ngga' sekalian, mobil sedot tinja dikuasai ? ____________ Lalat hijau, atau sy kerap menyebutnya "𝗹𝗮𝗹𝗲𝗿 𝗶𝗷𝗼", itu adalah makhluk kecil dgn selera yg besar, namun bukan pada keindahan, melainkan pada kebusukan. Di republik yg sdh terlalu lama menumpuk kebusukan, "laler ijo", bukan lagi sbg tamu, tp sdh jadi ekosistem. Dan ketika jumlahnya semakin banyak, yg dianggap aneh, justru mereka yg ngga' ikut hinggap. 𝗧𝗔𝗣𝗜 𝗜𝗡𝗜 𝗕𝗨𝗞𝗔𝗡 𝗧𝗘𝗡𝗧𝗔𝗡𝗚 𝗟𝗔𝗟𝗔𝗧. . .
| A K |22,303 Aufrufe • vor 1 Monat

Kalau ibaratnya pengguna akun twitter, pasti sudah tutup akun karena secara perlahan dan sistematis "ditampar" bolak - balik" di depan publik oleh bu SMI. 300 T ? HALU !! Jangan² pemberi informasi ke pak Prabowo ttg kebocoran anggaran 2000 T saat masa² kampanye bbrp tahun lalu adalah orang yg sama.🤓 📽 | 1
| A K |337,954 Aufrufe • vor 3 Jahren
