Загрузка видео...

Не удалось загрузить видео

На главную

INFO A69!! Akan ada progress penting terhadap RUU Perampasan Aset di DPR minggu depan. Harap publik ikut memantau pasal demi pasalnya. Sebab the devil is in the details.

49,448 просмотров • 11 месяцев назад •via X (Twitter)

Комментарии: 0

Нет доступных комментариев

Здесь появятся комментарии из оригинального поста

Похожие видео

HOTMAN SALAH, JOKOWI TIDAK AKAN DIADiLI !! Saya justru memprediksi berbeda dengan Bung Hotman Paris ini. Yang disidangkan nanti bukan kasus pencemaran nama baik dengan pengadu pak Jokowi. Apalagi dengan mewajibkan pelapor hadir di Persidangan untuk menunjukkan keaslian ijasahnya dan ikut sidang. Kayaknya akan ada yang menghindari seperti itu terjadi. Tapi kemungkinan nanti kasus ini akan dialihkan menjadi sidang pidana tentang Kejahatan terhadap Komputer (Computer Crime) yang sanksinya 12 tahun terhadap Roy dan Tifa sehingga beralasan ada penahan. Dengan kasus kejahatan terhadap komputer maka JPU punya alasan objektif bisa menahan terdakwa. Arah ini sudah nampak dengan skenario ditahannya dua orang tersangka tersebut oleh Kepolisian atas nama P-21. Karena kalau tetap kasus Fitnah atau Pencemaran Nama baik menurut UU, polisi ataupun Jaksa tidak bisa nahan baik berdasar alasan objektif maupun subjektif. Secara objektif sanksi maksimalnya di bawah 5 tahun. Dulu sanksi UU diturunkan oleh Pemerintah dan DPR, sengaja karena tahu di lapangan sanksi yg tinggi oleh penegak hukum sering dipakai untuk nahan. Maka pasal pasal ITE sanksinya diturunkan terus agar tdk ada lagi penahanan. Apalagi secara subjektif para tersangkanya tidak pernah melarikan diri, tidak merusak barang bukti dan tidak mengulang perbuatan yg ditersangkakan. Kalau Roy & Tifa acap diundang bicara di TV lalu disebut mengulang perbuatan, tentulah beda. Tampil di TV itu tunduk pd UU Pers. Bukan ranah UU ITE maupun KUHP. Jadi tdk bisa disebut mengulang ulang perbuatan. Kalau mereka dipaksakan ditahan berarti upaya DPR dan Pemerintah menurunkan sanksi dalam UU gak ada gunanya. Diabaikan oleh polisi atau jaksa. Penegak hukum justru tidak menghargai hukum dan pembuat hukum. Toh pada kasus yg jadi perhatian publik saja dilakukan penahanan. Bagaimana dengan yang gak diperhatikan? Selalu saja ada alasan yang mengada ada. Di Kasus Fitnah itu mengharuskan pelapor hadir. Itu yang berdasar analisis akan dihindari Jokowi. Beda lagi dengan Kejahatan Komputer yang bukan delik Aduan, melainkan delik Umum yang diatur dalam pasal 32 dan 35 UU ITE. Jadi menurut analisis saya Jokowi tidak akan datang di Pengadilan dengan berbagai alasan. Tapi Roy dan Tifa yang sudah ditersangkakan dan sebentar lagi diterdakwakan dg Kejahatan yg sanksi pidananya sangat tinggi, seolah jadi sah ditahan. Walau tanpa ada alat bukti valid terkait komputer korban, dan alat bukti informasi elektronik yang jadi sasaran pidana pelapor. Atau bisa juga nanti akan disusulkan dengan berbagai alasan. Siap siap saja nanti publik banyak melihat kejanggalan, kelucuan, dan pemaksaan serta pembelokan. Dari kasus fitnah terkait ijazah, berubah yg disidangkan jadi kejahatan terhadap komputer. Yaitu masalah pasal 32 mengubah ubah informasi elektronik dan pasal 35 manipulasi informasi elektronik seolah asli. Pada pokoknya dicari pasal yg menakutkan sanksinya, walau substansi norma tidak relevan sekalipun. Bahkan itu memelencengkan norma asli UU ITE. Nanti jika tidak terbukti unsur unsur pidananya terpenuhi di Pengadilan, setidaknya bagi pemesan sudah menyaksikan terdakwanya ditahan. Lumayankan melihat mereka sudah di sel hingga dimungkinkan dikapokkan. Itulah bentuk dintimidasi secara psikis dan fisik terhadap mereka yang berseberangan secara politik. Secara umum penahanan itu sudah identik dengan sanksi fisik dan psikologis yg berat, yang telah dikenakan sebelum ada keputusan Hakim. Dikenakan sebelum ada keputusan pengadilan yg menyatakan mereka bersalah. Itulah wajah keadilan dan cara kerja penegak hukum kita yang selama ini dianggap wajar dan sering terjadi di mana mana. Begitu mudah menahan orang, dan begitu biasa melakukannya dalam kasus pidana ITE di Pengadilan Pengadilan Negeri di berbagai daerah. Semata mata dipakai nutupi kasus besar. Maka kita tunggu lagi komentar Pengacara Terkenal Kita Bang Hotman Paris hutapea Yang Ganteng dan Pintar setelah terjadi berbagai keanehan nanti.

Henri Subiakto

34,098 просмотров • 2 месяцев назад

𝗗𝗨𝗔 𝗠𝗜𝗡𝗚𝗚𝗨 𝗕𝗘𝗥𝗦𝗔𝗠𝗔, 𝗞𝗘 𝗠𝗔𝗡𝗔 𝗞𝗜𝗧𝗔? Kita dah bersama nak masuk 2 minggu. Macam-macam dah jadi. Saya nak ambik masa 8 minit untuk beri panduan kepada ahli BERSAMA dan mereka yang menyokong - ke mana kita dalam tempoh sebulan dari sekarang. Bab Pertama: Situational Assessment - apa status sekarang dan menjawab pelbagai soalan? 1) Keahlian - kita telah melepasi 20,000 ahli seperti yang dijangka. Saya akan beri kemaskini dari semasa ke semasa 2) Apa ideologi BERSAMA - kita ingin rintis Malaysia yang lebih berdaya maju untuk orang biasa, melawan kelas-kelas berkepentingan. Selama ini, parti politik bertukar ganti tetapi tak ramai yang berani melawan kelas-kelas berkepentingan. Akhirnya, sistem tetap sama. Kalau dulu, rakyat biasa kerja penat untuk hidup lebih baik kerana peluang Insya-Allah ada. Sekarang, rakyat biasa kerja penat hanya untuk dapat peluang, itu pun tak tentu berjaya. 3) Macam mana BERSAMA nak capai cita-cita ini - 12 Agenda BERSAMA bertujuan membina infrastruktur dasar yang mengubah sistem, bukan sekadar meneruskan apa yang ada dengan sedikit penambahbaikan. Perubahan undang-undang, program-program dan pendekatan akan dibentangkan kepada rakyat, lengkap dengan analisa kos-manfaat (cost benefit analysis), analisa pembiayaan dan cara-cara melaksanakan. 4) BERSAMA akan jadi seperti Pejuang, Muda, PSM - menang kalah itu ketentuan Allah. BERSAMA tidak meletakkan kuasa dalam masa terdekat sebagai sasaran. Saya dan Nik buat keputusan lepaskan segala-galanya supaya ada satu platform politik yang sesuai untuk golongan rakyat biasa yang berfokus kepada masa depan. Insya-Allah, kalau kita ikhlas, Allah akan bantu. 5) Saya bayar RM8.5 juta untuk beli BERSAMA - Itu fitnah yang disebarkan oleh cyber trooper kerajaan, turut dijaja oleh Menteri Komunikasi. Jangan bimbang, kita serahkan kepada Allah. Ada lah balasan kepada mereka satu hari nanti. Mr Tan, pengasas BERSAMA menangis masa serahkan parti ini kepada kami. Dia hanya minta jaga BERSAMA baik-baik dan supaya ia boleh bela rakyat biasa lebih baik dari yang dia mampu buat sebelum ini. Bab Kedua: Apa panduan ke medan persaingan untuk sebulan seterusnya? 1) Tumpu kepada perkenalkan BERSAMA dan 12 Agenda kepada seberapa ramai orang. Terima kasih rakyat biasa yang telah mewarnai platform media sosial dengan warna kuning dan Kancil sejak 2 minggu lalu. Terus create content, terus jadi creative. Buat content yang menarik minat anak-anak muda dan pengundi atas pagar. 2) Semak penerangan saya dan Nik mengenai BERSAMA. Bila ada serangan, kami akan jawab. Bila ada isu, kami akan bersuara. Kami akan sentiasa buat penerangan. Hadam dan faham apa yang kami sampaikan, gunakan hujah-hujah itu untuk menjawab di media sosial. 3) Sentiasa komen dengan pautan supaya orang tahu di mana nak jadi ahli BERSAMA. Bila tweet, buat content, komen, menjawab di media sosial atau forward di WhatsApp Telegram, sentiasa ada link 4) Jaga adab dan tata tertib, buang perkara toksik, tumpu kepada yang positif. Jangan taksub dengan saya atau Nik. Saya tak hensem dan gemuk, buang masa taksub dengan saya. Saya tak hebat pun, cuma saya sedikit lebih berani dari ahli politik yang lain. Bila ada ceplos kutuk macam-macam, ikut suka dia. Sekadar kita berikan fakta, terangkan. Dia nak meroyan ikut suka dia, sebab kalau dia meroyan sambil memfitnah, dia dibayar wang di dunia dan dibayar dosa di akhirat. Yakin dengan Allah. Kita tumpu perkara-perkara positif, pasal masa depan negara, pasal anak muda, pasal kesusahan rakyat. Bab Ketiga: Apa milestone penting yang akan berlaku dalam bulan Jun? 1) Insya-Allah, HQ BERSAMA akan siap menjelang akhir Jun. Sekarang tengah renovate, akan ada dewan 400 orang, ruang mesyuarat dan lain-lain. Bila siap, kita lancar jentera pilihanraya di sini. 2) Merchandise baru akan dilancarkan. Tumpuan kepada merchandise yang lebih menarik, mesej yang lebih segar dan ada 2-3 merchandise yang tidak pernah dibuat orang. 3) Kita akan sediakan recruitment kit untuk bantu ahli rekrut ahli baru. Macam MLM sikit la. Kita akan ada referral code, ahli-ahli yang cemerlang rekrut ahli baru kita akan makan BERSAMA dan Insya-Allah Nik yang akan bayar ha3. 4) Saya dan Nik akan turun ke negeri-negeri memperkenalkan BERSAMA dan menghuraikan 12 Agenda BERSAMA. Kalau ada profesor madya dari UUM yang awal-awal hentam, ada baiknya dia ikuti jelajah ini supaya dia boleh bandingkan ketelitian kami membangunkan setiap dasar, banding pula dengan manifesto-manifesto parti lain. Barulah adil dan layak dipanggil profesor madya. 5) App Kancil akan siap menjelang akhir Jun. BERSAMA akan menguruskan ahli dan membina jentera di kerusi parlimen menggunakan app. Dari app ini, kita akan rapatkan kerjasama dan muhibbah ahli-ahli mengikut kerusi parlimen. Kempen PRU di kerusi-kerusi parlimen juga akan bermula. Bab Keempat: Saya nak jadi calon dan JK Penaja 1) Semua ada peluang jadi calon. Permohonan menjadi calon akan dibuka dalam masa terdekat. Kena lalui sedikit proses memperkenalkan diri, bercakap depan skrin. Semua ada peluang yang sama. Tidak perlu kenal saya atau Nik untuk berpeluang jadi calon. Ada JK Calon yang akan tapis dan nilai satu-satu. Saya bukan dalam JK itu, saya dok sibuk jadi jeneral perang di bawah kalau sibuk layan permohonan jadi calon, terburai kita. 2) BERSAMA tidak ada JK Penaja baik di peringkat kerusi parlimen atau negeri. Kita akan terus bina jentera di peringkat kerusi parlimen dari kalangan ahli dan sukarelawan, pengurusan dibuat melalui app Kancil. Kita tidak perlukan JK Penaja di peringkat parlimen atau negeri kerana semua urusan keahlian dibuat melalui dan selepas ini pengurusan kempen pilihanraya dibuat melalui app Kancil. Kita nak mula dari scratch. Kita tak nak bawa budaya dari mana-mana parti lain. Sebab itu kita skip budaya JK penaja untuk mengelakkan lobi melobi untuk jadi JK penaja. Sekali lagi, saya, Nik dan semua yang dibelakang tabir BERSAMA mengucapkan terima kasih kepada semua rakyat Malaysia yang telah bersama setakat ini. Perjalanan kita jauh lagi, tapi kita dah buat langkah pertama. Kancil baru dilahirkan dan baru belajar berdiri, sekarang kita latih kancil ini untuk pandai berlari anak.

Rafizi Ramli

54,488 просмотров • 3 месяцев назад

Soal saya kononnya merajuk ditanyakan di Podcast YBM Episod 26. Saya perhati satu penyakit lama yang tak pernah baik: bila parti jadi kerajaan, kita pakai “topi pemerintah” sahja. Kita tengok semua benda dari lensa kita. Lepas tu kita hairan kenapa rakyat tak ikut cara kita fikir. Hakikatnya, rakyat tak ambil port pun drama dalaman kita. Rakyat bukan duduk kira “siapa merajuk”, “siapa narsisis”, “siapa betul”. Rakyat fikir satu benda: hidup dia makin senang ke makin sempit? Institusi negara makin elok ke makin rosak? Sebab tu saya kata “survey” dan data tu penting. Mustahil kita nak teka apa dalam kepala 30 juta rakyat. Data sama ada “nationwide survey”, atau “big data sentiment”dia tolong kita keluar dari gelembung sendiri. Satu lagi, tolonglah jangan main serangan peribadi macam “merajuk” ni sembarangan. Golongan muda yang tak melalui peristiwa 1998 mungkin tak nampak implikasinya. Kalau naratif “merajuk-narsisis” tu kita pakai balik kepada Anwar pada tahun 1998, lagi sedap orang tembak. “16 tahun dalam kerajaan, tak pernah bangkang… tiba-tiba reformasi?” Itu dialog yang saya dengar masa muda dulu. Sebab jawapan saya dari dulu sampai sekarang sama: "this is not about Anwar Ibrahim the person". Ini pasal keruntuhan kredibiliti institusi bila kuasa digunakan untuk selesaikan saingan politik. Kalau benda itu boleh dibuat pada seorang TPM, tidak ada seorang pun selamat. Sekarang Anwar jadi PM, lagi besar tanggungjawab dia untuk dengar teguran supaya reformasi yang kita jerit sejak 98 tu bukan tinggal slogan. Kalau PKR/PH pilih budaya defensif, tak jawab isu, tak betulkan kelemahan, pergi serang orang, itu jalan Najib dulu. Cybertrooper, tangkap, saman, akhirnya? Kita tahu hujung cerita. Malah, jangan juga silap, sesuatu isu jadi besar bukan sebab saya. Dia jadi besar sebab isu itu dekat dengan rakyat, sebab ada rakyat yang memang fikir benda sama, cuma tak ada medium. Jadi ini bukan soal “Rafizi merajuk tak merajuk”. Ini soal kerajaan dan kalau terus lari dari masalah, malapetaka lain pula akan datang. Dua tahun sebelum Parlimen bubar pun boleh hangus kalau strategi politik masih “sangat-sangat ke laut”.

Rafizi Ramli

31,354 просмотров • 8 месяцев назад

Q: Lulus kuliah dan sudah hampir setahun nganggur. Sekarang udah mulai hopeless. Harus gimana ya? Sebenarnya, yang berbahaya dari nganggur – selama kamu masih bisa bertahan hidup – menurut gw bukanlah belum mendapat pekerjaan. Tapi saat kamu merasa stuck, males melakukan apa-apa, hopeless, gak ada semangat hidup, atau burnout. Itu lebih bahaya. Dan ini biasanya karena nggak terjadi feedback loop dari cara kamu berproses. Kalau kamu masih muda banget (baru lulus) dan belum ada tanggungan, sadari bahwa kamu punya unfair advantage yg gak semua orang punya: energi, waktu, dan gak ada resiko finansial yang fatal. Sadari itu dulu, dan coba bersyukurlah. Dengan bersyukur kamu bisa lebih tenang dan siapa tau dimudahkan juga rezekinya. Nah kalau kamu udah coba apply ke ratusan lamaran di berbagai job portal dan belum ada feedback apa2, menurut gw cukup jelas ada pada strategi. Kamu mungkin tetap melakukan satu hal yang sama berulang2 walau hasilnya nggak optimal. Ini juga membantu kamu agar gak terjebak di situasi yang sama. Sadari bahwa ada hal2 yang di dalam dan di luar kontrol kamu. Jumlah job opportunity yang adam, dapet offer letter dari perusahaan juga gak bisa kamu kontrol. Yang dalam kontrol kamu adalah usaha untuk meningkatkan keahlian, dan bersiap yang terbaik kalau opportunity datang. Posisikan diri untuk bisa semudah mungkin keberuntungan menemukan kamu. Pelajari hal2 yang perlu seperti bikin CV dengan format yang bagus dan bisa memperlihatkan keahlian kamu dengan baik. Tapi isi CV-nya juga harus berkualitas, dan itu hanya bisa dicapai dengan bikin pencapaian yg didapat dengan skill. Kalau belum punya skillnya, belajar. Share juga prosesnya di blog, linkedin, atau social media apapun. Buat project sendiri, lalu bagikan lagi ke publik dan masukkan itu di CV. Jadi selama kamu masih mencari pekerjaan, yang kamu lakukan bukan cuman apply di job portal dan menunggu. Kamu bakal selalu sibuk. Walau belum dapet kerja dan dapet panggilan interview, anggep cari kerja dan upskilling itu fulltime job kamu sekarang. Bangun pagi, ganti baju saat working hours, pergi ke perpustakaan, pulang saat jam kerja selesai. Lakukan hal2 yang membuat keberuntungan itu mudah untuk kamu dapatkan. And lastly, don’t end the week with nothing. Usahakan sekuat tenaga, di akhir minggu ini kamu akan sedikit lebih baik dari pada kamu di minggu lalu. Dengan belajar hal baru, ikut course, bikin project, reachout leaders di perusahaan yang kamu targetkan pakai linkedin, dokumentasikan perkembangan diri, buat beberapa versi CV untuk versi role yang berbeda, dan lain lain. Apapun. Yang penting jangan biarkan satu minggu berlalu tanpa ada progres. Oh ya, pastikan kamu juga bisa dapet support dari orang tua dan keluarga yang tinggal bareng kamu. Kasih tau plan kamu apa. Soalnya ini juga penting. Gw rekomendasikan sehari2 kegiatan kamu lakukan diluar aja, di perpustakaan misalnya. Biar bisa lebih fokus. Dan siapa tau di perjalanan ini ternyata kamu dapet insight tertentu, yang membuka peluang ke hal2 baru. Jadi pengusaha, bikin toko, freelance, atau penulis webtoon misalnya. Dan itu keren juga kok!

Anas

442,935 просмотров • 3 лет назад

Konpres Gub BI, Pimpinan DPR, Menkeu dan Mensetneg. Overall, pernyataan resmi mrk sangat defensif dan normatif Mari bahas satu per satu.. 1. Pembukaan Pimpinan DPR (Prof. H. Sufmi Dasco Ahmad ) Pokok pernyataan: DPR mengundang BI dan Menkeu untuk “evaluasi perkembangan ekonomi” dan “koordinasi fiskal–moneter” demi pertumbuhan ekonomi yang lebih baik. Disebut ada “beberapa kesepakatan” yang akan dijelaskan masing‑masing pihak. 1.1. DPR tampil sebagai fasilitator, bukan pengawas. Ucapannya menekankan “koordinasi” dan “sinergi” tetapi tidak sekalipun menyebut fungsi pengawasan, check and balance, atau mandat konstitusional DPR terhadap pemerintah dan BI. Dengan konteks kritik publik bahwa DPR sering lebih jadi “humas presiden/pemerintah” daripada pengawas, ini mengaatakan citra DPR sebagai bagian dari eksekutif, bukan lembaga kontrol. 1.2. “Evaluasi” tanpa metrik dan tanpa pengakuan masalah. Dasco menyebut “evaluasi perkembangan ekonomi” tetapi tidak ada satu angka pun: kurs rupiah di level berapa, volatilitas apa, tekanan apa di pasar, atau indikator kerentanan (CAD, debt service, dsb). Ini membuat istilah “evaluasi” tampak kosmetik, bukan proses kebijakan berbasis data. 1.3. “Beberapa kesepakatan” tidak dijelaskan oleh DPR, langsung menyerahkan panggung ke BI dan Menkeu. DPR tidak mengklaim posisi politiknya, seolah hanya meminjam otoritas teknokrat untuk menenangkan pasar, bukan menyatakan sikap mewakili rakyat. 1.4. Tidak ada rujukan pada dampak sosial. Dari DPR, tidak terdengar satu kalipun menyebut pekerja, UMKM, buruh, atau rumah tangga rentan. Fokusnya teknokratis, koordinasi lembaga. Ini membuka narasi bahwa DPR lebih sibuk mengamankan persepsi pasar daripada melindungi konstituen. 1.5. Pimpinan DPR tampak lebih nyaman menjadi moderator konferensi pers pemerintah ketimbang menjalankan fungsi pengawasan dan menyuarakan keresahan warga yang paling terdampak pelemahan rupiah. 2. Pernyataan Gubernur BI Pokok pernyataan: Koordinasi fiskal moneter “sangat-sangat erat”, difokuskan menjaga stabilitas ekonomi dan pertumbuhan. Dua langkah utama: 1). Meningkatkan daya tarik/imbal hasil agar capital inflow kembali masuk, setelah sebelumnya ada outflow akibat kenaikan bunga luar negeri. 2). Menjaga kecukupan likuiditas di pasar uang dan perbankan lewat penempatan kas pemerintah di BI dengan remunerasi (bunga) yang ditingkatkan. Mengulang keyakinan bahwa fundamental ekonomi Indonesia “bagus”. 2.1. Koordinasi “erat” vs hasil di lapangan. Klaim “koordinasi sangat-sangat erat” tetapi realitas rupiah melemah cukup dalam dan memicu keresahan pedagang, impor naik, dan tekanan harga. Jika koordinasi sudah “erat”, kenapa responsnya terkesan terlambat dan reaktif? 2.2. Strategi high interest trap. - Fokus pada menaikkan daya tarik imbal hasil untuk menarik portfolio inflow berarti bergantung pada hot money jangka pendek dan instrumen portofolio (saham, SBN). Itu rentan sudden stop. - kebijakan ini bisa menekan sektor riil melalui suku bunga yang lebih tinggi, memukul kredit produktif, dan dalam jangka menengah justru mengerem pertumbuhan yang mereka klaim ingin dijaga. 2.3. Likuiditas lewat kas pemerintah di BI - Menjaga kas pemerintah tetap di BI dengan bunga lebih tinggi artinya Pemerintah mendapat insentif finansial untuk menahan belanja (karena kas mengendap diberi bunga). - Ini bisa kontra‑siklis terhadap ekonomi di saat ekonomi butuh stimulus fiskal (belanja infrastruktur, bantuan sosial, dsb), APBN justru “betah parkir” di BI demi bunga, bukan mengalir ke rakyat. - Pemerintah diinsentifkan menyimpan uang di bank sentral, bukan mengucurkannya ke dapur rumah tangga dan pelaku usaha 2.4. “Fundamental bagus” tanpa transparansi indikator. Klaim “fundamental ekonomi kita bagus” tanpa menyebut indikator sprt pertumbuhan PDB, defisit, current account, posisi cadangan devisa, atau debt ratio membuat pernyataan ini terdengar sloganis, bukan diagnosis. Setiap krisis di masa lalu juga diawali dengan mantra “fundamental kita kuat”. 2.5. Tidak menyentuh akar struktur eksternal. - BI menyebut kenaikan suku bunga luar negeri sebagai penyebab outflow, tetapi tidak menjelaskan bagaimana strategi diversifikasi sumber devisa, pengurangan ketergantungan impor pangan/energi, atau reform struktural lainnya. - Terlalu fokus pada manajemen portofolio jangka pendek, bukan memperkuat struktur neraca pembayaran dan basis industri. 3. Pernyataan Menteri Keuangan Pokok pernyataan: Menyebut RAPBN/pertemuan APBN menunjukkan fundamental dan fiskal “amat baik”. Fokus ke depan memastikan kebijakan fiskal berjalan dengan baik agar pertumbuhan makin cepat dan memperkuat koordinasi dengan bank sentral. Sinergi fiskal–moneter diharapkan mengembalikan kepercayaan pasar dan memperbaiki nilai tukar rupiah. Contoh mikro, pedagang tahu/tempe tergerus margin karena bahan baku impor dengan kebijakan yang lebih baik, rupiah stabil dan beban hidup tidak naik signifikan. 3.1. “Fiskal amat baik” vs kenyataan beban hidup. - Klaim bahwa fiskal “amat baik” akan terlihat sinis bagi publik yang menghadapi harga kebutuhan pokok dan biaya hidup yang membengkak. - Menkeu bicara sehatnya spreadsheet APBN, tapi mengabaikan “defisit kesejahteraan” di rumah tangga. 3.2. Ketergantungan impor diakui, solusi struktural tidak jelas. - Menkeu mengakui tahu/tempe terganggu karena bahan baku impor. Ini sebenarnya pengakuan kelemahan struktur pangan, ketergantungan kedelai impor. - Tapi solusi yang ditawarkan hanya “menstabilkan rupiah”, bukan reform ketahanan pangan (diversifikasi sumber kedelai lokal, kontrak jangka panjang, dsb). Ini solusi kurs sentris, bukan reform sektor riil. 3.3. Mantra “kebijakan menyatu = kurs membaik”. - Ada asumsi linear, begitu fiskal moneter sinkron, kurs otomatis menguat dan masalah selesai. Padahal, ekspektasi pasar ditentukan juga oleh kredibilitas politik, risiko stability, dan konsistensi jangka panjang. Narasi ini oversimplified dan tidak menyentuh faktor governance, korupsi, dan kualitas belanja. - Contoh persoalan mikro yang diberikan digunakan sebagai token empati. Menyebut penjual tahu/tempe dan ibu rumah tangga tanpa menyajikan kebijakan konkret (bansos adaptif harga, subsidi targeted, skema lindung nilai bahan baku impor) cenderung menjadi “storytelling” kosong. Empati suku bunga menjadikan rakyat kecil sekadar “ilustrasi pers” bukan subjek kebijakan. 3.3. Tidak ada komitmen transparansi dan timeline. - Tidak ada target. Kapan rupiah distabilkan di kisaran berapa, bagaimana batas toleransi depresiasi, atau timeline eksekusi kebijakan yang disepakati dengan BI? - Pernyataan ini lebih mirip “press release moral” daripada rencana kerja yang bisa diukur dan dipertanggungjawabkan. 4. Pernyataan Metsetneg Pokok pernyataan: Mengucapkan terima kasih ke pimpinan DPR yang memfasilitasi. Menekankan pentingnya koordinasi yang erat antara pemangku kepentingan ekonomi demi menjaga moneter dan fiskal di posisi yang kita harapkan. Mengatakan fundamental ekonomi cukup kuat, tapi pemerintah harus mendorong pertumbuhan sektor riil: pangan, energi, perikanan, industrialisasi dan hilirisasi. Mengajak tetap optimis, berharap nilai tukar segera kembali ke level yang diharapkan. 4.1 Koordinasi sebagai “sinyal”, bukan substansi. - Pemerintah memuja momen ini sebagai “gambaran sinyal koordinasi”. Itu jelas framing komunikasi, bukan substansi kebijakan. - Pemerintah lebih fokus pada mengirim sinyal ke pasar dan media daripada menyajikan detail program. 4.2. Daftar sektor (pangan, energi, perikanan, hilirisasi) sangat generik. - Hampir tidak ada yang baru. Itu daftar jargon program pemerintah beberapa tahun terakhir. Disebut sebagai “shopping list” sektor tanpa penjelasan bagaimana pelemahan rupiah mengubah prioritas, desain insentif, atau realokasi anggaran di sektor tersebut. 4.3. Optimisme tanpa mitigasi risiko. - Ajakan tetap optimis tidak diikuti penjelasan scenario planning. Kalau rupiah melemah lebih dalam, cadangan devisa turun, atau terjadi capital flight, apa opsi kebijakan yang sudah disiapkan? Narasi tunggal “optimis” rawan dilihat sebagai denial atas potensi krisis. 4.4 Ketiadaan dimensi politik dan tata kelola. - Tidak ada pembahasan soal bagaimana politik anggaran, lobi sektor, atau governance akan diperbaiki untuk mengakselerasi program pangan, energi dsb. - Krisis kurs tidak hanya soal teknis ekonomi, tetapi juga soal trust terhadap pemerintahan dan elite politik yang justru tidak disentuh.

King Purwa

11,807 просмотров • 2 месяцев назад

Bupati Pati Sudewo menyampaikan permintaan maaf atas sejumlah peristiwa menyusul kebijakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang ia keluarkan pada Mei 2025. Ia menyesali kericuhan yang terjadi saat Satpol PP mengambil sumbangan air mineral dari posko massa penolak kebijakan tersebut pada Selasa (5/8). Menurutnya, tindakan itu bukanlah perampasan, melainkan untuk menjaga kelancaran acara Hari Jadi Pati dan perayaan 17 Agustus. Sudewo juga mengoreksi pernyataannya yang dinilai menantang warga untuk berdemo. Ia menegaskan tidak bermaksud menantang rakyat dan hanya ingin memastikan unjuk rasa berjalan tertib tanpa ditunggangi pihak lain. Ia pun membuka ruang evaluasi terhadap kenaikan PBB yang sempat mencapai 250 persen, dengan menyebut tidak semua warga terdampak dan mayoritas justru mengalami kenaikan di bawah 100 persen. Meski begitu, ia menyatakan akan meninjau ulang jika ada keberatan. Warga mengeluhkan kurangnya sosialisasi atas kenaikan PBB ini. Seorang warga di Jakenan mengaku tagihan PBB keluarganya melonjak dari Rp 150 ribu menjadi Rp 580 ribu, namun tidak tahu cara mengajukan keringanan karena minim informasi. Sudewo menyatakan bahwa PBB bersifat fleksibel dan bisa digratiskan jika kondisi warga tidak memungkinkan membayar. Ia juga mengklaim bahwa hanya kurang dari 30 persen warga yang terdampak maksimal. Sudewo mengakui banyak kekurangan di awal masa jabatannya dan berkomitmen untuk terus belajar serta mendengarkan masukan demi perbaikan Kabupaten Pati. Ia berharap masyarakat ikut menciptakan suasana yang kondusif dan menjanjikan akan menjadi pemimpin yang amanah. 📸: Dok. Humas Pati. Follow WhatsApp Channel kumparan untuk dapat Informasi terpercaya dikirim langsung ke WhatsApp kamu. Ketik di browser kamu sekarang, agar bisa share informasi tanpa ragu. #newsupdate #update #news #vidol #bupatipati #pati #infopati #demowarga #satpolpp #sudewo #pajak #pajakbumi #info #infoterkini #berita #beritaterkini #bicarafaktalewatberita #kumparan

kumparan

17,688 просмотров • 1 год назад

#MoreDayswithYou (MDWY) by SUJU Hadiah dari aku untuk SUJU & ELF dalam rangka 19th Anniversary SUPER JUNIOR. Warning: ini tulisan panjang bener. #슈퍼주니어 #SUPERJUNIOR SUPER JUNIOR #SUPERJUNIOR_19th_Anniversary Pertama kali mendengar rekaman live MDWY di peluncuran album yang segede keramik itu, aku langsung jatuh hati meskipun saat itu aku belum tahu maknanya. Apalagi setelah diunggah behind the scene taping acara tersebut: SUJU nyanyiin MDWY live dini hari. Kala itu, 2021, aku sedih karena MDWY tampaknya hanya akan ditampilkan sekali saja. Siapa sangka MDWY jadi setlist di sesi akhir SS9. Maka ketika SS9 Jakarta, pas di MDWY, aku gak ambil fancam. Aku refleks nangis terharu dan mendengarkan-menyaksikan member SUJU menampilkan MDWY dengan khidmat. Lagu ini dibuka dengan kalimat yang menggambarkan kesetiaan dalam perjuangan yang tak selalu mudah. #RYEOWOOK & #SIWON mengatakan, Sebagaimana kita berjalan langkah demi langkah, yang tak selalu beralaskan karpet putih. Cukuplah engkau bersamaku, kekasihku, dalam sebuah perjalanan yang tak pernah aku sesali, dalam sebuah takdir yang selalu aku pilih kembali karena keberadaanmu. Sulitnya sebuah perjalanan hidup adalah kewajaran, namun dengan partner yang tepat (sahabat, kekasih), tak akan ada penyesalan yang mengikutinya. #YESUNG & #LEETEUK melanjutkannya dengan kisah tentang bagaimana berjalannya waktu mampu menumbuhkan rasa lekat & cinta, Sebagaimana musim-musim telah berlalu, tatapan kita semakin dalam tertanam & mewujud menjadi rasa. Semakin kuat rasa dekat kita satu sama lain, dan dengan pandangan yang lebih lekat ... #KYUHYUN kemudian menyahut dengan lantang tentang keberadaan dia yang kita cinta dalam perjalanan yang telah berlalu & yang akan datang, ... maka di dalamnya senantiasa aku dapati keberadaanmu dan hanya dirimu semata yang membersamaiku, dalam perjalanan yang lebih jauh, dibandingkan dengan apa yang telah kita lalui. Lantas mengalirlah reff yang selalu menghadirkan dilema di dalam hati kita, antara takut & harap tentang kedatangan dia yang tercinta, Sing it like you ... You ... Sebagaimana di masa yang telah berlalu, kudendangkan indahnya namamu, dan sekali lagi kuucapkan, "I DO", lantas apa jawabmu? Katakan, apa jawabmu? Ketahuilah bahwa hatiku masih teguh & kokoh mencintaimu, sama seperti selama ini, sejak dulu hingga kini, Aku akan menanti jawabmu di penghujung jalan & oleh karenanya, apakah kita akan melangkah lebih jauh? Sungguh rasa harap & takut adalah warna yang wajar dalam perjalanan kehidupan. Rasa harap akan menghadirkan optimisme; sementara rasa takut akan meruntuhkan kesombongan, menyadarkan kita tentang realitas kehidupan, & menumbuhkan ketaatan kepada-Nya lewat doa. #YESUNG & #DONGHAE menegaskan tentang dinamika takut & harap tersebut, Dengan gentar kulangkahkan tapak demi tapak, namun ... ... selalu tergambar keberadaanmu membersamaiku hingga akhir perjalanan. Sekalipun kewalahan menyertai di setiap langkah, lihatlah kembali kepada kita yang telah melangkah sejauh ini. #SHINDONG, #KYUHYUN, dan #EUNHYUK kemudian dengan bersahutan satu sama lain mengatakannya secara lebih kentara, Di antara tebal & mempesonanya kebahagiaan, ... di antara kebahagiaan ... selalu terdapat kesedihan yang mewarnainya, tetapi ... jika engkau mundur selangkah untuk meluaskan pandangan jiwamu, akan tampak sebuah lukisan kehidupan, #RYEOWOOK kemudian memulai kembali rangkaian reff yang sama, ... yang di dalamnya senantiasa aku dapati keberadaanmu dan hanya dirimu semata yang membersamaiku, dalam perjalanan yang lebih jauh, dibandingkan dengan apa yang telah kita lalui. ... Sing it like you ... You ... ... & oleh karenanya, apakah kita akan melangkah lebih jauh? Dan menjelang puncak lagu, #DONGHAE & #RYEOWOOK mengantarkannya dengan menyatakan, Bersamamu, tampak terbentang dalam cakupan pandanganku, keindahan sejati nan abadi yang menghiasi jalan yang akan kita lalui. Aku berharap, ketika kita tiba di akhir perjalanan, ada sosokmu yang membersamaiku, sebagaimana kini, dirimu dan diriku, bersisian satu sama lain. Kemudian, #LEETEUK & #RYEOWOOK memulai puncak lagu, Tak perlu lagi air mata ditumpahkan, karena bersamamu akan selalu penuh dengan tawa. Maka sebagaimana kini, teruslah abadi kehadiranmu di sisiku. Dan terdengarlah pekikan #KYUHYUN dan #YESUNG yang menyayat hati, mengantarkan harmoni indah suara member SUJU mengulang reff yang penuh harap itu, You, only you ... ... Sing it like you ... You ... ... Kunanti jawabanmu di penghujung jalan & oleh karenanya, apakah kita akan melangkah lebih jauh? Hingga #SIWON menutupnya dengan sebuah pertanyaan, Tell me, DO you? Menurutku, lagu ini merupakan ekspresi SUJU kepada ELF yang selama ini membersamai mereka. Ketidakpastian & perubahan besar pola kehidupan umat manusia akibat pandemi, turut menghadirkan kecemasan: seperti apa relasi fans dan idolanya di masa mendatang? Namun lagu ini bisa dimaknai lebih dalam tentang kehidupan. Sebagai ELF, yang pasti usianya relatif matang, lirik MDWY tentu relate dengan kehidupan kita: tentang persahabatan dan/atau pasangan hidup yang pernah, sedang, dan akan terus membersamai hidup kita. Ujian selalu ada, pun dengan asa dan harapan. Kesedihan pasti terjadi, pun dengan kebahagiaan yang pasti lebih mendominasi. Rasa takut & harap yang hadir harus kita arahkan pada orientasi yang tepat, untuk melentingkan perjalanan kita menuju cita-cita terbaik. SUJU tepat sekali menutup lagu ini dengan lirik berupa pertanyaan karena seiring berjalannya waktu, pengalaman hidup akan selalu menantang kepercayaan kita terhadap diri sendiri & orang-orang yang kita kasihi. Pertanyaan dari SUJU di akhir lagu adalah pertanyaan kita kepada selain kita sekaligus pertanyaan dari selain kita kepada kita, tentang komitmen cinta & persahabatan kita: TELL ME, DO YOU? Kalau komitmen dengan SUJU kan jelas, tinggal tabung dan belanjakan uang untuk member SUJU, sampai dompet & rekening kita menipis. WKWKWKWKWK. Lantas bagaimana dengan komitmen kita kepada pasangan hidup, keluarga, & sahabat kita? Sapa mereka, doakan mereka, ucapkan terima kasih kepada mereka dan katakan bahwa kita mencintai mereka. Bahwa kita ingin lebih banyak hari bersama mereka: more days with you, dear my SUJU, my beloved one, my family, dan my friends. Happy 19th Anniversary buat SUJU & still counting, insya-Allaah.

Ahmad Rahma Wardhana

18,333 просмотров • 1 год назад

Operation Aqsa Flood : Perang Akan Bermula [Part 8] 1. Saya MIA untuk banyak hari kerana tuntutan kerja, namun sentiasa update dengan kolektif intel terkini dari Irfan_newboys🇲🇾🇵🇸🏳️🏴 dan berita semasa. 2. Kini Iran declare perang terhadap Israel, dan negara ini mempunyai sejarah hitam yang belum terbalas. 5. Panglima, pegawai tentera dan jurutera Iran ramai yang telah dibunuh oleh Mossad Israel. 5. Jika serang Israel, pemimpin Iran akan menang dari segi moral dan politik kerana membela kematian warganya, selain menjadi negara Islam paling berani menyerang Israel sejak 1940an. 6. Hizbollah (militan tajaan Iran) juga aktif menyerang Israel dari sempadan Lubnan, dan mungkin Lubnan juga membantu Hizbollah kerana 'enemy to my enemy, is my friend'. 7. US pula telah standby 2,000 tentera Marin di Laut Merah, menunggu arahan sebagai QRF membantu Israel. 8. US berada dalam pelbagai dilema. Perlu fokus perang Ukraine dan support Israel. Politik US juga kacau bilau dengan tekanan. Hingga kini, US masih belum ada Speaker untuk mengemudi Senate. 9. Jika US tak support Israel, maka US selaku superpower akan hilang kuasa di Middle East kerana Israel adalah spy US untuk memantau negara arab yang lain. 10. Jadi selain dari Palestin (Hamas) dan Israel, hampir semua pihak juga ada motif untuk berperang. 11. Berperang juga memerlukan sekutu. Lebih ramai sekutu lebih baik. Jika perang berlaku antara Palestin & Israel, US sudah pasti membentuk pakatan bersama negara NATO dan sokong Israel. 12. Iran pula akan mencari rakan sekutu lain. Sama ada negara OIC, China atau Rusia. China sudah pasti tidak akan lepaskan peluang ini untuk tunjuk kuasa sebagai 'Naga Asia' 13. Perang Dunia ke-3 mungkin akan terjadi dan lokasinya adalah di Timur Tengah. 14. PMX pada masa ini kena proaktif dan arahkan Wisma Putra dapatkan intel terkini dari duta Msia di Mesir dan Jordan. Dapatkan SITREP setiap 5 jam dan CC terus ke Panglima ATM, so Panglima boleh get ready aset untuk deploy bantuan. PMX will get lots of political credit in one move. *** 15. Secara peribadi, Israel perlu diberi satu 'serangan kilat' yang besar. No more talk, no more dialog. Just direct fire. 16. Satu black ops boleh dibuat jika negara arab mahu serang Israel tapi risau kena backfire. Mereka boleh aktifkan serangan jet kamikaze terus ke pusat pentadbiran Israel & base tentera udara Israel (rujuk Pearl Harbor) 17. Setelah serangan dibuat, maka negara Arab yang terlibat boleh terus cakap yang pilot kamikaze itu bertindak sendiri dan berlepas tanpa kebenaran (cuci tangan). 18. Jika diserang dua lokasi ini di Israel, maka serangan Israel akan sedikit lumpuh kerana pusat pentadbiran adalah tempat merancang dasar dan simbol kuasa Israel (seperti Putrajaya). Manakala air base adalah tempat simpan dan landing jet. Kalau jet atau landasan rosak, kuasa udara Israel akan flop. 19. Semoga Allah menanam rasa berani dalam hati kita semua. 20. Radio Silent

Projek Hitam

442,272 просмотров • 2 лет назад

Pertemuan bersama Presiden Prabowo Subianto membahas hasil kerja dan rencana tindak lanjut Satgas Penertiban Kawasan Hutan dan penertiban tambang ilegal, termasuk konsekuensi hukum atas berbagai pelanggaran yang merugikan negara dan rakyat (Minggu, 23 November 2025) Presiden menegaskan kembali amanat Pasal 33 UUD 1945: “Bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.” Tidak boleh ada ruang bagi praktik ilegal yang merusak lingkungan, merampas hak negara, dan menghambat pembangunan nasional. Saya bersama Kementerian dan Lembaga terkait memastikan seluruh langkah penegakan hukum berjalan terpadu, terukur, dan berkelanjutan. Negara hadir, negara menertibkan, dan negara memastikan setiap jengkal kekayaan alam kembali untuk rakyat Indonesia. Sumber: BPMI Setpres ____ Our meeting with President Prabowo Subianto focused on reviewing the progress and next steps of the Task Force for Forest Area Enforcement and the crackdown on illegal mining activities, including the legal consequences for various violations that have harmed the state and the people (Sunday, 23 November 2025). The President reaffirmed the mandate of Article 33 of the 1945 Constitution: “The earth, water, and natural resources contained therein shall be controlled by the state and utilized for the greatest prosperity of the people.” There must be no space for illegal practices that damage the environment, deprive the state of its rights, or hinder national development. Together with the relevant Ministries and Agencies, I am ensuring that all law enforcement measures are carried out in an integrated, decisive, and sustained manner. The state is present, the state enforces order, and the state guarantees that every inch of our natural wealth is returned for the benefit of the Indonesian people. Source: BPMI Setpres

Sjafrie Sjamsoeddin

37,605 просмотров • 9 месяцев назад

𝘎𝘢𝘦𝘴 𝘣𝘢𝘤𝘢 𝘵𝘶𝘭𝘪𝘴𝘢𝘯 𝘣𝘢𝘯𝘨 𝘐𝘺𝘺𝘢𝘴 𝘚𝘶𝘣𝘪𝘢𝘬𝘵𝘰 𝘴𝘢𝘮𝘱𝘢𝘪 𝘢𝘬𝘩𝘪𝘳 𝘺𝘢... 𝐈𝐍𝐃𝐎𝐍𝐄𝐒𝐈𝐀 𝐇𝐀𝐑𝐔𝐒 𝐌𝐄𝐋𝐀𝐍𝐉𝐔𝐓𝐊𝐀𝐍 𝐏𝐔𝐍𝐘𝐀 𝐏𝐑𝐄𝐒𝐈𝐃𝐄𝐍 𝐘𝐆 𝐁𝐔𝐊𝐀𝐍 𝐏𝐄𝐓𝐔𝐆𝐀𝐒 𝐏𝐀𝐑𝐓𝐀𝐈. Telah beredar isu bahwa Jokowi seperti zaman orde baru. Ternyata itu keluar dari mulut seorang Megawati yg lagi panik. Dia lupa, 2009 dia yang ngajak PS gandengan nyapres dengan perjanjian Batu Tulis, padahal saat itu PS baru 9 tahun kembali dari pelariannya, dan darah Orbanya sebagai menantu Soeharto masih mendidih karena kekuasaannya tergusur. Saat ini, PS ditangan Jokowi dan di pasangkan dgn Gibran. Resiko ini tak mudah. Dimakan mati emak, ga dimakan mati bapak. Tapi PS sudah 25 tahun sejak kepulangannya, apa dia sudah berubah. Wallahu a'lam. Kami harus memilih siapa pemimpin yg amanah, didepan mata hanya Jokowi yg bisa di tauladani. Megawati apanya yg mau di tauladani. Jadi presiden saja ternyata lengserin Gusdur. Saat Megawati jadi presiden, apa ga pakai tangan orba untuk menjual Indosat dan keputusan BLBI yg banyak merugikan negara? Kalau apa yg disampaikan Ade Armando, ada seorang petugas partai bertemu dgn gerombolan Mamarika disatu tempat di Arab meminta agar capresnya dibantu utk menang dgn menggadaikan hilirisasi mineral akan di hentikan. Apakah ini ga lebih parah dari orba? Bejat kuadrat namanya. Mungkin ini juga yg mendasari kenapa Jokowi harus mengambil sikap tidak menjadi petugas partai yg "jinak" karena emaknya dianggap tidak bisa menjadi emak yg bisa disimak. PDIP itu terbiasa dgn ketidak konsistenannya, ngomongnya kerap dibantah sendiri. Contoh Adian Napitupulu bilang Jokowi marah karena minta jadi presiden 3 x ga dikasi. Padahal dalam video yg lain dia sendiri yg mengatakan Jokowi tidak pernah meminta jadi presiden 3x karena melawan konstitusi. Gibran dikatai anak ingusan tak ada pengalaman. Lihat sana di Wonogiri Jateng. Bertebaran baliho Pinkan yg baru berumur 25 tahun anaknya Puan yg ga pernah ingusan ikut nyaleg DPR RI dgn nomor urut 1. Katanya ga boleh buat dinasti... mikir!!! Kita bisa merasakan perasaan Jokowi dan keluarganya bagaimana seorang presiden yg dipilih rakyat mau dijadikan keset oleh partai yg arogan dan penuh kebohongan. Kalian ga perlu serang Jokowi, Gibran, Kaesang dan ibu Iriana, tunjukkan aja kalau kalian lebih hebat dan lebih kuat dari Jokowi. Kami tau ikut Jokowi memilih PS dan Gibran ada resiko besar dgn gaya dia memimpin. Tapi kami masih ada harapan karena disana akan ada Jokowi dan Gibran. Jangan sebut Jokowi tidak berdaya jika PS sudah jadi presiden. Kita masih menuju kesana, bung. Faktanya belum ada. Mana yg lebih berbahaya: kalian jual Indonesia ke Mamarika itu atau Indonesia di pimpin PS dan GRR? Bantah itu statement AA, bantah itu temuan intelejen. Itu sebab Jokowi merombak semua jajaran petinggi angkatan dan ketua BIN, ini semua buat Indonesia kedepan, bukan buat partai agar tambah mapan dan arogan. Jadi mari bertanding, jgn pakai bising, teriak2 playing victim, merasa di zholimi, apa ga sadar 9 tahun sudah mendzolomi presiden? Kalian ga usah teriak "lawan", Kamilah yg punya hak untuk teriak "kami akan lawan kalian". The End.

ʀᴇᴍɪɴɢᴛᴏɴ ꜱᴛᴇᴇʟᴇ

83,236 просмотров • 2 лет назад

Sebuah Pusat Jantung baru yang makan kos rakyat sebanyak RM546 juta berdepan dengan masalah teknikal seperti ini. Adakah perkara seperti ini boleh diterima sebagai norma di Malaysia?! 1. Puchong ingin mengambil kesempatan ini untuk membangkitkan isu berkenaan dengan Pusat Jantung Hospital Serdang. 2. Pusat Jantung Hospital Serdang dibuka pada Disember 2022 dan dibina dengan kos RM 546 juta. 3. Apabila pusat jantung ini dibuka, ia dikatakan mampu memberi rawatan bertaraf dunia kepada pesakit jantung di Malaysia dan untuk mengurangkan pergantungan kepada Institut Jantung Negara (IJN). 4. Namun, hanya selepas 18 bulan pada Mei 2024, keempat-empat bilik pembedahan telah tidak boleh digunakan kerana kesemuanya menghadapi masalah teknikal dan elektrik. 5. The Star menggunakan tajuk yang sangat tepat, “heart of the center is not beating”. Jantung pusat jantung tidak berdegup. 6. Bukan sahaja itu, pada masa yang sama, The Sun juga telah melaporkan bahawa sementara keempat-empat bilik pembedahan tidak berfungsi di new wing, hanya 1 daripada 4 bilik pembedahan di old wing Hospital Serdang berfungsi. 7. Puchong ingin mendapat pengesahan daripada KKM, adakah laporan ini benar? 8. Pada 7hb Jun, menteri umumkan bahawa 3 daripada 4 bilik pembedahan di Pusat Jantung Serdang sudah mula berfungsi sejak 5hb Jun. 9. Walaubagaimanapun, pada Julai 22, hanya 1 bulan selepas penyelenggaran, bilik pembedahan terpaksa tutup lagi selama 3 minggu. 10. Puchong ingin mendapatkan pengesahan daripada menteri, berapakah bilik pembedahan di kedua-dua new wing dan old wing yang berfungsi sekarang? 11. Puchong juga ingin tanya sama ada fasiliti-fasiliti baru lain Pusat Jantung Hosptial Serdang seperti Makmal Jantung Invasif (ICL), mesin MRI 3.0 Tesla dll berfungsi dengan baik sekarang? 12. Yang paling penting, Puchong ingin tanya menteri, adakah perkara seperti ini boleh diterima sebagai norma di Malaysia? Sebuah Pusat Jantung yang makan kos rakyat sebanyak RM546 juta berdepan dengan masalah teknikal seperti ini. 13. Puchong cadangkan KKM untuk menjalankan satu siasatan dan audit, apakah prosedur atau siapakah yang menyebabkan kejadian yang memalukan ini berlaku dan mengambil langkah penambaikkan untuk memastikan perkara seperti ini tidak lagi berlaku. 14. Mengambil pengajaran daripada isu ini, Puchong ingin cadangkan KKM untuk mengadakan satu dashboard di ibu pejabat KKM untuk tujuan memantau bukan sahaja bilik pembedahan, tetapi fasiliti-fasiliti penting hospital yang lain bagi semua hospital dan klinik kesihatan kerajaan di seluruh Malaysia, sama ada fasiliti-fasiliti ini berfungsi, sama ada penyelenggaraan berkala (scheduled maintenance) telah dibuat, jika tidak, siasatan dan tindakan perlu diambil. 15. Ini adalah untuk memastikan kementerian bukan hanya fire-fighting dalam menyelenggara fasiliti kesihatan apabila ada laporan surat khabar tetapi penyelenggaran boleh dibuat secara berkala dan sistematik.

Yeo Bee Yin

79,301 просмотров • 1 год назад

𝗠𝗔𝗟𝗔𝗬𝗦𝗜𝗔 𝗔𝗞𝗔𝗡 𝗔𝗗𝗔 𝗖𝗛𝗜𝗣 𝗦𝗘𝗡𝗗𝗜𝗥𝗜 𝗗𝗔𝗟𝗔𝗠 𝗧𝗘𝗠𝗣𝗢𝗛 𝟱 𝗧𝗔𝗛𝗨𝗡 Ada satu berita positif mengenai Malaysia yang tenggelam di tengah-tengah banyak cerita negatif dan keputusan pilihanraya akhir-akhir ini. Minggu ini, Malaysia melangkah setapak lagi untuk menukar wajah industri elektronik kita - dari menjadi tukang pasang saja, kepada pencipta chip elektronik yang dipakai dalam pelbagai aplikasi moden. Ia satu perkara yang sentimental kepada saya. Sebagai Menteri Ekonomi, saya diberi tanggungjawab untuk merancang. Kementerian Ekonomi tidak ada kuasa untuk melaksanakan. Kalau perancangan itu baik, setelah sudah dibuat semua, program atau dasar itu akan diambil oleh kementerian atau agensi lain. Ada program yang dibangunkan, bila diserahkan kepada kementerian lain, berjalan dengan baik. Contohnya Dasar Gaji Progresif. Ada dasar yang pada mulanya dipersetujui bersama, bila telah dibangunkan, dibangkang oleh kementerian lain. Ada banyak kes begini. Ada juga yang ditentang habis-habisan oleh beberapa menteri lain, tetapi saya bertegas sehinggalah berjalan, bila dah berjalan, menteri yang mati-matian menentang itu - merekalah yang paling kedepan tersenyum berjabat tangan. Ini pengalaman pahit manis saya cuba merombak dan menaik taraf industri semikonduktor negara. Salah saya hanyalah kerana ada angan-angan. Angan-angan saya ialah untuk melihat kita beralih dari menjadi kilang tukang pasang yang nilainya rendah, kepada negara yang mencipta dan biar orang pasang barang kita. Dari Made in Malaysia kepada Made by Malaysia, kerana bila kita cipta sendiri, untung yang lebih tinggi bukan sahaja memberi nilai ekonomi, ia mewujudkan pekerjaan bergaji dan berkepakaran tinggi kepada anak-anak kita. Idea ini bukanlah angan-angan Mat Jenin sangat sebab negara lain seperti China, Korea Selatan dan Taiwan pun ambil pendekatan yang sama. Orang kita senang terkeliru bila ada kilang besar dibuka di Malaysia. Kita ingat itu secara automatik akan memindahkan teknologi. Sebenarnya tidak. Kalau kilang itu dibangunkan oleh syarikat global hanya untuk memasang, maka kita hanya digaji untuk memasang. Sebab itu negara lain telah lama memberi tumpuan kepada membangunkan harta intelek, atau IP sendiri. Saya berpandukan kepada pengalaman China, Korea Selatan dan Taiwan dalam usaha menukar hala tuju industri semikonduktor. Mereka membeli IP asas untuk membuat chip. Dari IP asas itu, mereka perbaiki dan hasilkan IP mereka sendiri. Berdasarkan IP itu, mereka cipta chip yang dijual diseluruh dunia. Angan-angan inilah yang menghasilkan Silicon Vision yang dibangunkan oleh Kementerian Ekonomi, dengan cita-cita menghasilkan chip ciptaan Malaysia dalam tempoh 5 tahun. Maklumat lanjut boleh dibaca di Kami berjaya berunding dengan ARM, iaitu syarikat IP chip terkemuka dunia untuk membangunkan satu program chip nasional bagi sebuah negara, iaitu program pertama seumpamanya di dunia yang dipersetujui ARM. ARM adalah syarikat yang mencipta chip yang memonopoli pasaran chip dunia. Lebih 90% dari chip yang digunakan di dalam telefon pintar, gajet dan pelbagai peralatan moden dicipta oleh ARM. Saya yakin majoriti rakyat yang mengikuti bersetuju bahawa ini jalan ke depan untuk memodenkan ekonomi kita. Semua ahli akademik, profesor, pakar-pakar netizen kuat bersyarah bahawa kita mesti meningkatkan penghasilan teknologi. Tapi bila sampai nak buat, masing-masing toleh kiri toleh kanan. Itulah pengalaman pahit manis saya - bila dah siap semua, paling saya terkejut ialah bangkangan mati-matian itu banyaknya berdasarkan kepada hujah “kita belum bersedia”. Hujah yang diberikan kepada saya: berapa banyak syarikat yang boleh buat ni? Sebenarnya kita telah kenal pasti dari awal syarikat-syarikat yang berpotensi untuk mencipta chip Made by Malaysia dalam tempoh 5 tahun dari sekarang. Memang bukan semua syarikat tempatan boleh mencipta chip elektronik. Tetapi untuk menghasilkan lima syarikat Malaysia dalam tempoh 10 tahun itu boleh. Dan ada syarikat global yang ingin datang melabur dan menjadi sebahagian dari program pembangunan cip dengan ARM ini. Akhirnya dalam tempoh kurang dari 9 bulan setelah Kementerian Ekonomi melancarkan Silicon Vision, dua syarikat pertama diterima masuk ke dalam program ini. Satu syarikat tempatan iaitu Skyechip, iaitu syarikat yang ditubuhkan oleh jurutera-jurutera yang pernah bekerja dengan gergasi dunia seperti Intel. Mereka adalah antara syarikat tempatan yang meneraju penciptaan chip di Malaysia. Satu lagi ialah syarikat antarabangsa, iaitu XPeng, pembuat kereta elektrik mewah dari China yang menawarkan EV berteknologi tinggi. Perbincangan saya dengan XPeng awal tahun ini meneroka pembangunan bersepadu: mereka membangunkan chip yang direka Malaysia dan akan digunakan di dalam kereta-kereta mereka di seluruh dunia. Ini termasuk membuka pusat pembangunan chip di Malaysia yang menggunakan kepakaran tempatan. Pembangkang, dan kini penyokong kerajaan, selalu menuduh yang kerja saya tidak berbekas. “Sekarang baru bising, masa jadi menteri tidak buat apa” Ada segelintir orang kita yang suka nampak benda di depan mata. Berapa banyak projek diumum, berapa banyak wang diagihkan. Yang ini konon banyak buat kerja. Mereka tidak gemar perkara-perkara yang rumit. Kalau terang pun dia suruh lukis. Menteri yang cuba ubah sesuatu ke arah lebih baik secara radikal dengan pasang cita-cita besar, menteri itu sebenarnya bodoh. Sebab usaha itu tidak dapat tepukan dari rakyat di luar, dan mendapat tentangan dari dalam kerana mencabar status quo. Tapi kalau kita pasang niat jadi menteri untuk ubah keadaan, bukan untuk makan duit atau bermewah dengan kedudukan, satu-satunya kepuasan ialah apabila angan-angan Mat Jenin kita jadi kenyataan. Saya harap dalam 4-5 tahun dari sekarang, apabila Malaysia melancarkan cip ciptaan Malaysia yang pertama, saya akan tersenyum puas.

Rafizi Ramli

12,826 просмотров • 8 месяцев назад

𝗗𝗘𝗡𝗚𝗔𝗥 𝗧𝗨 𝗣𝗠𝗫, 𝗡𝗔𝗦𝗜𝗛𝗔𝗧 𝗗𝗔𝗥𝗜 𝗥𝗔𝗠𝗔𝗡𝗔𝗡: 𝗝𝗔𝗡𝗚𝗔𝗡 𝗦𝗔𝗟𝗔𝗛 𝗣𝗜𝗟𝗜𝗛 𝗠𝗘𝗡𝗧𝗘𝗥𝗜 Kecoh Konvensyen PKR Johor bila Naib Presiden PKR, R Ramanan disanggah secara terbuka oleh Hassan Karim, Ahli Parlimen Pasir Gudang. Sebabnya ialah R Ramanan menggunakan pentas konvensyen parti untuk menyerang saya. Saya tak rasa apa pun. Serangan terhadap saya yang diatur bertali arus ini akan memakan diri. Jadi lagi banyak Ramanan buka mulut, sebenarnya lagi bagus. Saya juga ucap terima kasih kepada Saudara Hassan Karim. Masih ada lagi beberapa orang dalam PKR sekarang yang faham tentang adab, jasa, sumbangan, perjuangan dan pengorbanan. Rakyat menonton sendiri bongkaknya Ramanan sehingga boleh menasihati secara terbuka seorang Perdana Menteri supaya jangan salah pilih menteri ekonomi. Maknanya, sebelum ini Perdana Menteri telah buat silap kerana memilih saya menjadi Menteri Ekonomi. Dia mungkin rasa itu cuit manja dia dengan Anwar Ibrahim, tetapi orang ramai boleh menilai bahawa adab kebiasaannya bukan begitu. Ramanan berkelakuan demikian kerana dia cukup yakin pengaruhnya dengan Anwar Ibrahim. Dan saya menjadi saksi kepada semua itu. Di hari-hari terakhir sebelum pengumuman calon untuk PRU15, hanya tinggal satu kerusi yang tidak ada persetujuan antara saya dengan Dato’ Seri Anwar - iaitu Sungai Buloh. Saya tetap dengan pendirian bahawa antara dua nama iaitu Sivarasa Rasiah (penyandang ketika itu) dan Ramanan, Sivarasa adalah calon yang lebih baik dari segala aspek. Lagi pun Ramanan berkeras pada ketika itu tidak mahu mengisytiharkan harta, sedangkan calon-calon lain telah menghantar pengisytiharan harta. Keadaan ini berlanjutan hingga ke hari pengumuman calon dan tidak selesai sehingga jam 6 petang, sedangkan majlis akan bermula jam 8 malam. Dalam bilik Dato’ Seri Anwar di Bukit Gasing pada ketika itu, ada saya, Anwar Ibrahim dan seorang teman rapat kami. Seboleh yang mungkin, bila berjumpa dengan Dato’ Seri Anwar dari dulu-dulu lagi, saya mahukan ada saksi supaya ceritanya tidak bertukar di kemudian hari. Maka kejadian ini ada saksi. Saksi itu cukup rapat dengan saya dan Anwar Ibrahim. Saya tetap tidak berganjak dan menyatakan keputusan Jawatankuasa Calon bahawa Sivarasa adalah calon yang lebih sesuai dari segenap aspek. Akhirnya, Dato’ Seri Anwar, dalam keadaan kami sama-sama duduk, memegang lutut saya dan merayu untuk lepaskan Ramanan jadi calon. Saya lihat matanya ada genangan air mata. Jadi saya sebut kepada beliau: “You ada the final say. I’ve done everything I can, tapi kalau you berkeras, that’s your decision. You don’t have to plead macam ni” Jawapan Dato’ Seri Anwar: “Saya tak mahulah nanti you buat kecoh” Saya jawab balik: “Akhirnya it’s your decision. Saya hanya minta Dato’ Seri janji that this is as far as Ramanan will go in PKR and politics. You will not appoint him further in the party and kalau menang jadi kerajaan, you will not appoint him into the government.” Dato’ Seri Anwar nampak lega dan bersetuju dengan janji-janji itu. Malam itu, oleh kerana keputusan hanya dicapai di saat akhir, bila nama Ramanan diumumkan sebagai calon PKR di Sungai Buloh, gambarnya masih gambar Sivarasa. Sebab kami tak sempat tukar gambar Ramanan di saat akhir. Selepas jadi kerajaan, walaupun semasa pembentukan kerajaan Ramanan tidak dilantik, bila ada saja rombakan pertama Ramanan terus dilantik menjadi Timbalan Menteri. Itu sekitar akhir 2023. Jadi pada ketika itu pun saya tahu, ada hubungan istimewa di antara Dato’ Seri Anwar dengan Ramanan, sehingga Perdana Menteri sanggup melanggar janjinya sendiri kepada saya yang disaksikan oleh seorang lagi rakan baik kami berdua. Saya juga telah sedar pun pada ketika itu bahawa banyak perkara yang kita mulanya ingat tidak menjadi titik perbezaan - contohnya soal Azam Baki, SPRM dan lain-lain - akan terus bermasalah, kerana cerita-cerita mengenai Farhash, Ramanan dan lain-lain mula kedengaran. Kalau saya kongsi perkara ini sebelum Konvensyen PKR Johor, orang tidak percaya. Sekarang, saya harap orang ramai boleh nilai sendiri bahawa Dato’ Seri Anwar sudah terikat dengan beberapa orang seperti Ramanan ini.

Rafizi Ramli

107,623 просмотров • 4 месяцев назад

#𝗪𝗲𝗙𝘂𝗻𝗱 𝗕𝗘𝗥𝗦𝗔𝗠𝗔 𝗦𝗔𝗕𝗧𝗨 𝗜𝗡𝗜 𝟮𝟳 𝗝𝗨𝗡, 𝗝𝗔𝗡𝗝𝗜 𝗧𝗔𝗞 𝗧𝗨𝗞𝗔𝗥 𝗩𝗘𝗡𝗨𝗘 𝗗𝗔𝗛. 𝗔𝗗𝗔 𝟯𝟵𝟲 𝗧𝗜𝗞𝗘𝗧 𝗟𝗔𝗚𝗜 Terima kasih kepada yang telah membeli tiket ke majlis makan malam mengutip dana #WeFund BERSAMA pada hari Sabtu ini, 27 Jun bermula jam 8 malam. Kat mana? Lepas ni saya komen. Setakat hari Isnin, 22 Jun, lebih kurang 5 hari sebelum #WeFund - sebanyak 602 tiket telah dijual. Tiket platinum RM2,000 habis dijual. Tiket silver RM500 habis dijual. Tiket gold RM1,000 mulanya habis dijual, kemudian ada seorang pembeli yang baik hati dia rasa lebih baik dia dermakan saja satu meja RM10,000 dan minta dijual balik tiket-tiket yang dia. Jadi masih ada 8 tiket gold RM1,000 yang boleh dibeli. Jualan tiket setakat ini telah mencecah RM144,500 dengan berbaki 5 hari. Ada 396 tempat lagi belum dijual iaitu 8 tiket RM1,000 dan 388 tiket RM150 setiap satu. Bagi mereka yang ingin membeli, boleh layari - dari situ klik banner atas atau klik “Acara”, pilih #WeFund. Kami akan mula buat count down setiap hari dan kemas kini berapa tiket masih berbaki. Dekat mana majlis makan malam #WeFund ni? Kami terpaksa tukar tempat dua kali. Mulanya di SJKC Wangsa Maju. Sebaik diumum, pihak sekolah terus dapat surat cinta dari Pejabat Pendidikan Daerah dan terpaksa pulangkan bayaran kami dan batalkan booking, walaupun amalan biasa sekolah-sekolah jenis kebangsaan cina menyewakan dewan mereka untuk acara luar seperti ini sebab ini cara mereka menampung kos operasi mereka. Kami pun berpindah ke SJKC Chung Kwo. Kami dah buat fundraising dinner di sini sejak zaman Dato’ Seri Najib, di kemuncak kes 1MDB lagi. Mereka pun dah biasa dengan kami, dari zaman INVOKE untuk membiayai calon-calon PKR/PH masuk PRU2018 dan zaman Ayuh Malaysia membiayai calon PKR masuk PRU2022. Semua OK, saya umum pertukaran tempat. Pagi umum, tengahari sekolah dapat surat cinta PPD - perkara sama kena pulangkan bayaran dan batalkan tempahan. Akhirnya kami berjaya dapatkan tempat di IDCC Selayang dan setakat ini tidak dapat apa-apa surat cinta. Nak dijadikan cerita, pada masa yang sama Kancil diperlaku begini, yang tak pernah berlaku zaman BN dahulu, DAP Subang Jaya juga buat majlis fundraising dinner di SJK(C) Chee Wen. Bila dah bising pasal double standard - BERSAMA buat tak boleh, DAP buat boleh, barulah agaknya SJKC Chee Wen pun dapat surat cinta dari PPD. Akhirnya, DAP Subang Jaya pun kena tukar ke venue lain. Nak kata ini dasar Kementerian Pendidikan di bawah Fadhlina Sidek yang langsung tidak boleh buat program oleh parti politik di sekolah, DAP Wilayah Persekutuan pun buat sambutan 60 tahun DAP di sekolah - di Sekolah Menengah Confucian pada 7 Jun 2026, lebih kurang 2 minggu lepas. Jadi saya tak rasa ini soal dasar lah sebab memang sekolah-sekolah Cina biasa saja menyewakan dewan-dewan mereka yang kemudahannya lebih baik dari dewan-dewan komersial, kepada function luar pada harga yang murah. Ia sumber kewangan untuk menampung kos operasi. Tapi bagus juga jadi macam ini, majlis #WeFund sampai jadi berita. Bila dilaporkan, lebih ramai orang tahu jualan tiket pun lagi cepat laris. Bila mencabar kuasa, halangan-halangan macam tempahan kena batal, kena sekat ini perkara biasa. Saya dah lalui zaman susah PKR dahulu tahun-tahun 2000 ke 2010 sebelum PKR ada kuasa. Cuma Fadhlina saja yang tak melaluinya, dia masuk masa dah senang terus jadi senator, kemudian terus jadi menteri. Jadi ikut suka mereka lah nak buat apa, yang penting kita jual tiket dan anda beli tiket. Jangan terlambat, kalau berkelapangan beli tiket #WeFund hari ini dan kita jumpa di IDCC Selayang hari Sabtu ini, 27 Jun jam 8 malam.

Rafizi Ramli

21,877 просмотров • 2 месяцев назад

Putin dah umum kan pula beli minyak dan gas pake yuan... Ini adalah "Serangan Jantung" kedua bagi sistem Petrodollar setelah langkah repatriasi emas Prancis tadi. Jika Prancis menarik fisiknya, maka Putin dan Xi Jinping sedang memutus jalur napas utamanya: Aliran Transaksi. ​"Runtuhnya Dominasi Kertas" yang kita bahas tadi: ​1. Kematian Bertahap Petrodollar ​Sejak tahun 1970-an (setelah Nixon Shock), aturan main dunia sangat sederhana: "Mau beli minyak? Harus punya Dolar." Hal ini memaksa setiap negara di dunia untuk menimbun Dolar agar industri mereka tetap jalan. ​Langkah Putin: Dengan menjual energi dalam Yuan (dan sebelumnya Rubel), Putin secara resmi menyatakan bahwa Dolar bukan lagi "Tiket Masuk" untuk energi global. ​Efek Domino: Jika pembeli minyak terbesar (seperti China) dan penjual energi terbesar (seperti Rusia) sepakat menggunakan Yuan, maka permintaan dunia terhadap Dolar akan merosot tajam. Printer duit Amerika akan mengalami overheating 🤣 karena uang yang mereka cetak tidak lagi lari ke luar negeri, tapi balik ke domestik dan memicu hiperinflasi. ​2. Aliansi Emas vs Kertas (The Gold-Backed Yuan?) ​Ada bisikan kuat di kalangan analis bahwa Yuan yang digunakan Rusia bukan sekadar mata uang fiat biasa, melainkan Yuan yang bisa dikonversi ke Emas (melalui bursa Shanghai). ​Ini menghubungkan titik-titik dengan analisis gue sebelumnya: Jika dunia mulai tidak percaya pada Dolar, mereka akan lari ke mata uang yang "berbau" emas. ​Sementara emas Indonesia masih "tertidur" dengan bunga 2,5% di lembaga seperti Heritage Foundation, Rusia dan China sedang membangun sistem baru yang berbasis Aset Nyata. ​3. Nasib "Heritage" dan Tabungan 2,5% Kita ​Inilah bahayanya bagi Indonesia: ​Jika sistem Dolar kolaps karena aksi Putin ini, maka catatan piutang emas kita (bunga 2,5% tadi) terancam menjadi Angka Digital yang Tidak Bernilai. ​Amerika akan kesulitan membayar "sewa emas" tersebut karena mereka tidak punya komoditas nyata untuk ditukarkan, sementara dunia sudah beralih ke Yuan atau sistem berbasis emas lainnya. ​Kesimpulan: ​Langkah Putin ini adalah "Checkmate" (Skakmat) di papan catur geopolitik. Amerika sekarang terjepit: 🔹️​Prancis menarik emas fisiknya (Kehilangan Cadangan). 🔹️​Rusia membuang Dolar dalam transaksi minyak (Kehilangan Pengguna). 🔹️​Internal AS sibuk dengan polarisasi demokrasi (Kehilangan Stabilitas). ​Lampu Kuning Besar: Hahaha! Benar sekali, kalau elit kita masih sibuk main drama "Cebong-Kadrun", kita akan telat melompat dari kapal yang sedang tenggelam ini. Padahal, kalau kita paham posisi Green Hilton Agreement dan mulai ikut menuntut hak fisik, Indonesia bisa menjadi penentu arah tatanan dunia baru. ​Pertanyaannya: Apakah elit kita sedang "pura-pura tidur" atau memang benar-benar tidak mengerti kalau dunia sudah berubah total per April 2026 ini? Elit Indonesia Hahahaha masih SIBUK URUS MBG yang Baru aja Beli MOTOR LISTRIK HAHAHAHA ​😎

Wawat Kurniawan (WeKa) 🇲🇨

26,467 просмотров • 4 месяцев назад