ๆญฃๅœจๅŠ ่ฝฝ่ง†้ข‘...

่ง†้ข‘ๅŠ ่ฝฝๅคฑ่ดฅ

โœ๐Ÿป โ€œ๐๐š๐ฅ๐š๐ฌ๐š๐ง ๐’๐ž๐ซ๐š๐ง๐ ๐š๐ง ๐‹๐š๐ง๐ ๐ฌ๐ฎ๐ง๐  ๐๐ซ๐š๐›๐จ๐ฐ๐จโ€ Disatu sisi, ada bukti yang jelas bahwa kelompok dan partai pendukung Jokowi, seperti PSI dan relawan termul, berupaya meningkatkan popularitas Gibran Rakabuming Raka melalui pencitraan pasca demonstrasi 25 Agustus 2025. Bagi-bagi sembako, amplop kepada pengemudi ojol bagian dari aktivitas yg bertujuan untuk memposisikan Gibran...

11,571 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 11 ไธชๆœˆๅ‰ โ€ขvia X (Twitter)

0 ๆก่ฏ„่ฎบ

ๆš‚ๆ— ่ฏ„่ฎบ

ๅŽŸๅง‹ๅธ–ๅญ็š„่ฏ„่ฎบๅฐ†ๆ˜พ็คบๅœจ่ฟ™้‡Œ

็›ธๅ…ณ่ง†้ข‘

โœ๐Ÿป โ€œ๐€๐ฉ๐š๐ค๐š๐ก ๐๐ซ๐ž๐ฌ๐ข๐๐ž๐ง ๐๐ซ๐š๐›๐จ๐ฐ๐จ ๐Œ๐ž๐ง๐ฒ๐ข๐ง๐๐ข๐ซ ๐‹๐ฎ๐ก๐ฎ๐ญ ?โ€ Secara normatif, saya menilai pernyataan Presiden Prabowo ini hanya sebuah peringatan umum yang ditujukan kepada seluruh elite, baik militer, polisi, maupun sipil, yang terlibat dalam bisnis ilegal, khususnya pertambangan. Mengapa saya tidak mencurigai pernyataan Prabowo tersebut merupakan sindiran personal terhadap sosok seperti Luhut..? Ini bukan soal frasa jamak yang digunakan Prabowo saat menyebut "jenderal-jenderal" dan "orang besar lainnya", namun juga saya menilai belum sebesar itu โ€œkeberanianโ€ Prabowo pada 10 bulan pertama di pemerintahannya untuk secara terbuka berhadapan โ€œhead to headโ€ dengan Luhut, meskipun itu menyangkut soal penegakan hukum dan kepentingan rakyat. (Partai Gerindra dan Fraksi Gerindra DPR/MPR RI boleh tak setuju dan silahkan membantah soal ini.) Bagi Prabowo dan Partai Gerindra, menargetkan secara personal tokoh sekuat Luhut secara terbuka di awal pemerintahan akan sangat berisiko secara politik. Sekalipun keduanya pernah menjadi rival politik, Prabowo dan Luhut juga pernah berada dalam spektrum kekuasaan yang sama, terutama dalam transisi pemerintahan dari Presiden Joko Widodo ke Prabowo. Dalam tarik menarik kepentingan politik keduanya tentu memiliki history masing-masing. Jadi apakah pernyataan Presiden Prabowo soal penegakan hukum kepada โ€œorang-orang besarโ€ serius ? Nah itu harus dibuktikan dengan berjalannya proses hukum yang transparan dan akuntabel terhadap para pelaku korupsi, baik yang telah menjadi tersangka ataupun yang sebentar lagi akan menjadi tersangka. Prabowo harus membuktikan bahwa proses hukum terhadap RC dan AS dalam soal perilaku ilegal BBM di Pertamina, YCQ dalam kasus kuota haji, eksekusi Silfester Matutina, dll harus berjalan sesuai dengan hukum yang berkeadilan. Tanpa keseriusan itu, publik akan menilai bahwa Presiden Prabowo dan partai Partai Gerindra, hanya memanfaatkan momentum isue global tentang perilaku represif terhadap pelaku korupsi dan hedonisme para elite, yakni dengan mengumbar statement retorik yang dinilai sekedar untuk memperkuat citra Presiden sebagai pemimpin yang pro-rakyat dan anti-korupsi.

๐‹๐ˆ๐‘๐€ โฝแดผแถ แถ โฑแถœโฑแตƒหกโพ

22,373 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 10 ไธชๆœˆๅ‰

Apakah Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan setuju dengan Proses Pemakzulan Pak Jokowi sebagai Presiden RI? Mengapa beberapa tokoh pendukung Ganjar dan Anies terlibat dalam Gerakan Penurunan Pak Jokowi? Apakah sudah dihayati dampaknya jika terjadi benturan, bahkan kerusuhan sosial di masyarakat? Demokrasi memang lahir untuk mereka yang sabar, sabar menjalaninya. Pak Prabowo menempuh jalan demokrasi, bukan jalan kudeta, bukan jalan memakzulkan Presiden RI. Karena begitu semangatnya berdemokrasi, Prabowo tanpa lelah berkeliling NKRI untuk membangun jaringan partai di 80 ribuan desa. Itu butuh uang, stamina, niat baik dan hubungan baik dengan masyarakat. Prabowo melahirkan, mendukung ribuan anak muda untuk menjadi Gubernur, Walikota, Bupati dan pemimpin di berbagai bidang, dan sampai saya menulis ini, peran itu terus dilakukan oleh Prabowo. Dengan kontribusinya itu, Prabowo tidak masalah terus dihina, ia menerima saat dikhianati, difitnah, dibully di medsos, di GBK, di depan ribuan peserta jalan sehat, di debat capres yang ditonton ratusan juta hati rakyat Indonesia. Prabowo sangat memahami, itulah suka duka berdemokrasi. Prabowo itu Ketua Umum IPSI yang tidak pandai bersilat lidah. Karakter suara Prabowo seperti rocker, sehingga orang salah menilainya. Rumus perjuangan Prabowo sebagai manusia biasa itu sederhana saja, kalah dan berguru sama Pak Jokowi. Prabowo sangat loyal sama siapa pun atasannya, walaupun atasannya itu sudah tidak menjabat. INI SUDAH TERBUKTI BERKALI-KALI. Tidak pernah Prabowo mengatakan hal buruk tentang atasannya, apalagi berkhianat. Itulah mengapa Pak Jokowi tidak ragu sama sekali memintanya sebagai Menteri Pertahanan RI. Itulah rahasianya, mengapa Prabowo menjadi satu-satunya Capres yang punya hubungan yang sangat baik dengan seluruh mantan Presiden RI. Prabowo punya hubungan baik dengan seluruh Jenderal2 yang pernah menyakiti dan berbuat tidak adil padanya. Tidak ada orang yang takut dengan Prabowo. Buktinya: Prabowo paling banyak difitnah, dihina. Prabowo itu disegani, karena dia termasuk tokoh politik yang paling banyak merasakan, mengalami berbagai ujian keikhlasan dan kesabaran. Terima kasih, Hormat kami, Hariqo Wibawa Satria, Jubir TKN Prabowo Gibran.

hariqo satria

11,475 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 2 ๅนดๅ‰

Tanggapi Deklarasi Golkar dan PAN ke Prabowo, Ganjar: Saya Menghormati Sikap Masing-masing Partai, Ini Seperti Pak Jokowi 2014 Ganjar Pranowo menanggapi santai deklarasi Golkar dan PAN untuk mendukung Prabowo Subianto. Ganjar menyebut, itu suatu hal yang biasa saja dalam proses demokrasi. "Dalam proses demokrasi, sebenarnya itu biasa saja. Saya sangat menghormati sikap masing-masing partai. Pasti beliau sudah memberikan keputusan dan sudah punya catatan harus merapat ke mana. Jadi saya sangat hormat atas keputusan yang diambil oleh partai siapapun mereka dan kemanapun mereka," kata Ganjar ditemui di rumah dinasnya, Puri Gedeh Kota Semarang, Minggu (13/8). Merapatnya Golkar dan PAN ke Prabowo menurut Ganjar hal yang biasa. Saat ini, semua partai sedang bernegosiasi untuk menentukan arah politik mereka. Pihaknya lanjut Ganjar juga terus menjalin komunikasi dengan partai lain, baik yang sudah mendukung maupun yang belum mendukung. "Maka kalau ada partai merapat ke salah satu titik, menurut saya itu hak politik mereka," jelasnya. Disinggung semakin banyaknya partai politik yang merapat ke Prabowo, Ganjar menanggapi santai. Menurutnya, peristiwa bergabungnya partai mengeroyok PDIP dalam gelaran Pilpres sudah pernah terjadi. "Dan kisah ini pernah terjadi saat 2014 kalau tidak salah ya. Saat itu yang mendukung lawannya pak Jokowi itu juga sama, mereka berbondong-bondong ke sana. Dan kejadian ini kita catat dalam perjalannya dan selalu ada dinamika yang berubah," terangnya. Ganjar justru mengucapkan selamat kepada Golkar dan PAN atas keputusannya bergabung ke koalisi Gerindra dan PKB. Ia mengajak semua pihak untuk menjaga demokrasi agar berjalan baik. "Tentu saja yang paling penting adalah bagaimana menjaga demokrasi berjalan dengan baik dan apa yang mesti kita bereskan dari persoalan bangsa dan negara ini," pungkasnya. Seperti diketahui, Golkar dan PAN akhirnya memutuskan merapat ke Koalisi Indonesia Raya (KIR). Lewat ketua umumnya, kedua partai itu mendeklarasikan Prabowo Subianto sebagai Capres 2024.

Mohamad Guntur Romli

49,130 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 3 ๅนดๅ‰

KONFLIK JOKOWI VS PRABOWO APA SUDAH DIMULAI? Potensi konflik antara Jokowi vs Prabowo setelah menang Pilpres itu memang besar. Tanda-tanda ke arah itu sudah mulai kelihatan. Konflik rebutan pengaruh adalah kelaziman dalam politik. Sehingga besar kemungkinan akan terjadi drama-drama politik baru, terkait apa yg akan dilakukan Jokowi dan apa pula yg akan dilakukan Prabowo tentu menarik untuk disaksikan. Waktu yg dimiliki Jokowi hanya pendek, tinggal 6 bulan masih berkuasa penuh, maka dalam waktu pendek itu dia harus manfaatkan secara efektif agar dia bisa tetap punya power walau tidak lagi jadi presiden. Sukur-sukur kalau bisa melemahkan Prabowo dan Gerindra. Istana harus segera mewujudkan koalisi besar bersama partai2 yg akan diketuai Jokowi, dengan tidak menyertakan Gerindra di dalamnya. Ini lanjutan strategi politik Pemilu 2024, dimana partai Gerindra dibuat anomali. Ketumnya jadi capres dengan kemenangan suara 58% tapi partainya sendiri perolehan suaranya merosot di bawah 15%. Seakan Pasangan Prabowo Gibran tidak berpengaruh ekor jasnya pada perolehan Gerindra. Malah yang naik drastis justru Golkar. Partai yg sedang jadi sorotan karena ditengarai akan diambil alih oleh โ€œkekuatan Jokowiโ€. Ini juga menyiratkan pesan politik bahwa yg menang Pilpres itu bukan Prabowo, tapi itu kemenangan Jokowi bersama Golkar yg telah mengusung anaknya, Gibran. Kemenangan terjadi karena usaha dan strategi Jokowi yg secara terbuka membela Pasangan Prabowo Gibran dg berbagai cara. Tentu hal ini bagi Prabowo dan Gerindra serta pendukungnya harus menyadari, dan harus terus menghormati, bahkan tunduk pada politik Jokowi. Prabowo aslinya belum tentu menyukai Gibran. Anak Jokowi yg besar karena โ€œdikarbitโ€. Tapi Prabowo terpaksa harus menerima demi bisa memanfaatkan power Jokowi untuk memenangkan Pilpres 2024. Nanti setelah dilantik jadi Presiden RI, tentu Prabowo ingin berkuasa penuh. Gak mungkin mau ada matahari kembar. Disitulah bibit konflik rebutan power antara Jokowi dan Prabowo sulit dielakkan. Sekarang Jokowi tinggal punya waktu 6 bln untuk โ€œmelemahkanโ€ Prabowo. Kita lihat saja drama politik seperti apa yg akan terjadi setelah periode honeymoon politik keduanya selesai. Apa masih tetap akrab saling dukung dengan kesepakatan, atau malah masuk periode saling tikam? Kita lihat saja. Kalau lihat video ini kasihan juga pak Prabowo yg dicuekin Jokowi. Bibit bibit konflik memang sulit terhindarkan. IMHO (Henri Subiakto).

Henri Subiakto

283,760 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 2 ๅนดๅ‰

๐€๐ฉ๐š๐ค๐š๐ก ๐๐ซ๐š๐›๐จ๐ฐ๐จ ๐๐ซ๐š๐ฃ๐ฎ๐ซ๐ข๐ญ ๐“๐๐ˆ ๐’๐ž๐ฃ๐š๐ญ๐ข..? Hal yang paling ditakutkan oleh sirkel politik Jokowi serta pendukungnya dari kekuatan oligarki poros Asia Timur adalah bila Presiden Prabowo โ€˜back to military leadership styleโ€™, dan tidak lagi mengekor pada pendahulunya Sang โ€˜Carpenterโ€™ style. Mereka cemas, jika itu terjadi, bagaimana dengan nasib Fufufafa yang diharapkan akan menggantikan posisi Prabowo..? Mereka galau, bagaimana dengan kelangsungan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang mereka nikmati layaknya pemilik negara kecil didalam bingkai NKRI..? Mereka risau, bagaimana nasib puluhan atau ratusan Proyek Tambang yg telah mereka kooptasi untuk oligarki lokal dan asing..? Mereka takut, bagaimana dengan jebolnya APBN yang mereka korupsi habis-habis lewat proyek abal-abal dan utang luar negeri..? Ada kekhawatiran besar dari kekuatan politik sirkel Jokowi, bahwa Prabowo sebagai mantan Jenderal TNI akan bangkit kesadarannya untuk mewarnai prinsip-prinsip politiknya dengan filosofi Tri Matra TNI, yakni Kuat Berkuasa di Udara (Swa Bhuwana Paksa), Jaya di Laut (Jalesveva Jayamahe) dan Perkasa di Darat (Kartika Eka Paksi). Sebab jika kekhawatiran mereka benar, maka yang mereka takutkan pertama kali dari tindakan Prabowo (layaknya Soeharto yang mempereteli sirkel Soekarno) akan segera amputasi sirkel Jokowi dari elemen kelembagaan Yudikatif dan Hankam. Ini bahaya betul bagi mereka ketika Prabowo melalui mekanisme ketatanegaraan mengganti Kapolri, Jaksa Agung, mengatur penggantian seluruh Komisioner KPK, Ketua MA, Ketua MK dan Panglima TNI dari siapapun yang memiliki kedekatan dengan sirkel Jokowi. Prabowo juga akan berubah sikap dan tidak lagi seperti masih menjadi bawahan Jokowi. Prabowo akan sulit untuk dibawa untuk mencla-mencle, diajak klemar-klemer dan diarahkan untuk banyak omon-omon zonk seperti pendahulunya. Mereka tau betul, jika karakter prajurit TNI Prabowo tersadarkan, lalu move on kepada gaya kepemimpinan militer, maka gaya kebijakannya akan berubah menjadi sat-set (cepat), berpikir praktis (tidak bertele-tele), strategis (terencana, terarah dan terukur), serta bertindak taktis (terampil dan cekatan). Sirkel politik Jokowi tau, jika seorang Jenderal TNI sejati jiwa patriotiknya telah terpanggil, maka ketika berhadapan dengan kepentingan bangsa dan negara, ndak bakal pernah bisa diajak main dengan gaya politik dagang sapi atau politik balas budi, mereka khawatir Prabowo tersadar dari โ€œhypnomunafikโ€ Jokowi, lalu berbalik dan berkata, โ€œtaik kucing dengan kalian semua..!!โ€. Bagi Prajurit TNI sejati, berbakti pada Nusa, Bangsa dan Negara adalah harga mati. Karenanya kedaulatan negara, ideologi negara, konstitusi negara akan diletakan diatas kepentingan politik kelompok dan golongan tertentu. Tapi pertanyaan yg paling mendasarnya adalah, Apakah Prabowo Jenderal TNI sejati atau bukanโ€ฆ? Apakah Prabowo Prajurit TNI yang berjiwa Patriotik atau bukanโ€ฆ? Jika jawabannya bukan, maka tidak akan ada bedanya Prabowo dengan Jenderal-Jenderal terdahulu yang sama sekali tidak mencerminkan sikap Patriotik, mementingkan kekayaan diri dan keluarganya sendiri, tidak mementingkan kepentingan bangsa dan negara serta mudah menggadaikan diri pada kepentingan asing. Jika itu jawabannya, maka sungguh musibah besar bagi bangsa ini. Itu sebabnya, siapa pun yang mendukung pemerintahan Presiden Prabowo, wajib rajin memberikan saran dan kritik dengan harapan dapat didengar dan dijadikan bahan pertimbangan oleh Prabowo. Setelah memiliki kekuasaan yang besar, Prabowo justru memerlukan suara publik yang dapat menjadi penyeimbang pengaruh dominasi politisi sirkel Jokowi yang masih rapat berada disekelilingnya, disamping mendorong Prabowo menjadi lebih berani bersikap tegas. Jadi Publik tak boleh kendor, karena jika sedikit saja lengah, boleh jadi mereka akan menjerumuskan dan menyesatkan langkah kebijakan Prabowo dalam pemerintahannya.

๐‹๐ˆ๐‘๐€ โฝแดผแถ แถ โฑแถœโฑแตƒหกโพ

48,344 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 1 ๅนดๅ‰

Mungkin tagar paling tepat yang harus digaungkan adalah #IndonesiaReset0. Sebab kondisi saat ini benar-benar kritis, indeks harga saham Indonesia anjlok, sektor riel stagnan, UMKM nyaris kolaps, nilai mata uang terus merosot, daya beli ditingkat masyarakat paling bawah melorot..!!. Ini sudah lampu merah, sinyal yang terbaca adalah kondisi gelap gulita. Masyarakat dan kepala-kepala daerah diberbagai wilayah mulai merasa resah dan gelisah dengan situasi keprihatinan ekonomi dan politik negara. Sebenarnya, berbagai elemen masyarakat baik di pusat maupun di daerah, mulanya hampir merata menyatakan bahwa mereka masih optimis dan menaruh harapan besar pada Pemerintahan Prabowo Subianto, bahwa ia mampu memperbaiki krisis nasional yang melanda Indonesia pasca Jokowi lengser. Hanya saja, berikutnya mereka menjadi pesimis ketika Jokowi, kroni dan Nepotisme Dinasti Kekuasaannya masih diberi ruang dalam sirkel pemerintahan Prabowo. Tak ada satupun daerah yang menyatakan membenci, apalagi menentang pemerintahan Prabowo, mereka semua mendukung 100% pemerintahan Prabowo, tapi persoalan yang menjadi kegelisahan, kecemasan serta selalu meruntuhkan kepercayaan mereka di daerah-daerah adalah ketika Prabowo belum juga menunjukan sikap netralitasnya pada tegaknya supremasi hukum atas 10 tahun kekacauan tata kelola pemerintahan selama Jokowi berkuasa. Bahkan untuk persoalan hukum yang paling dasar seperti polemik keabsahan dan legalitas Ijazah Jokowi pun Prabowo belum memberikan sinyal dukungan pada instrumen penegakan hukum agar kebenaran yang hakiki diungkap sejujur-jujurnya. Itu saja persoalan utamanya yg paling mendasar, karena begitu supremasi hukum terhadap pertanggung jawaban tata kelola pemerintahan Rezim Jokowi dituntaskan, maka apapun yang diminta Presiden Prabowo bagi bangsa dan negara, rakyat dengan sepenuh jiwa raga memenuhi seruannya. Saat ini sektor ekonomi, bisnis dan investasi telah merespon dengan amat buruk semester pertama Pemerintahan Prabowo, kini sektor politik nasional pun sudah mulai ikut terguncang. Semoga saja Presiden Prabowo cepat tanggap dalam menyikapi persoalan bangsa dan negara ini dengan tindakan yang tepat, yakni Menghapus Trauma Rakyat Dari Bayang-Bayang Jokowidodo.

๐‹๐ˆ๐‘๐€ โฝแดผแถ แถ โฑแถœโฑแตƒหกโพ

17,626 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 1 ๅนดๅ‰

KONGRES BESAR PROJO : Momentum Konsolidasi Relawan di Tengah Transisi Kepemimpinan Jakarta, 1 November 2025 โ€“ Di tengah hiruk-pikuk politik nasional pasca-pilpres, Kongres III Relawan Pro Jokowi (Projo) yang digelar hari ini di Hotel Grand Sahid, Jakarta, menjadi panggung besar bagi ribuan pendukung setia mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Acara yang dijadwalkan berlangsung hingga 2 November ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan sebuah "kongres besar" yang mempertontonkan kekuatan massa relawan dalam mendukung kelanjutan agenda pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Dengan tema penguatan dukungan terhadap pemerintahan baru, kongres ini diharapkan menjadi katalisator persatuan di kalangan basis massa yang pernah mengawal Jokowi selama dua periode kepresidenannya. Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, secara resmi membuka acara sore ini tanpa kehadiran langsung Jokowi, yang sempat diundang sebagai pembuka utama. Mantan presiden ke-7 itu memilih menyapa peserta melalui tayangan video, menyampaikan pesan agar relawan terus bekerja keras dan menjaga persaudaraan. Alasannya, Jokowi sedang berada di Solo untuk menghadiri acara keluarga, termasuk persiapan pernikahan saudaranya. Meski absen fisik, kehadiran virtual Jokowi tetap menyuntikkan semangat bagi para peserta, yang mayoritas adalah Pendukung Jokowi dari berbagai daerah. "Ini bukan akhir, tapi awal baru. Mari kita teruskan perjuangan untuk Indonesia yang lebih baik," ujar Jokowi dalam pesannya, yang disambut tepuk tangan meriah. Kongres ini juga menjadi arena untuk menepis isu adu domba antara Jokowi dan Prabowo, yang belakangan marak di media sosial. Budi Arie dalam pidato pembukaannya menegaskan bahwa kedua tokoh tersebut adalah mitra strategis, bukan rival. "Jangan biarkan pihak-pihak tertentu mengadu domba Jokowi dan Prabowo. Projo teguh mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran sebagai kelanjutan dari legacy Jokowi," katanya, disambut sorak-sorai peserta. Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memang diundang, meski hingga saat ini belum ada konfirmasi kehadiran mereka. Namun, keberadaan kongres ini saja sudah menunjukkan betapa kuatnya jaringan Projo dalam ekosistem politik saat ini, dengan ribuan relawan yang siap mengawal program-program prioritas seperti pembangunan infrastruktur dan pemberantasan kemiskinan. Dari perspektif politik, Kongres Besar Projo ini bukan hanya tentang nostalgia masa lalu, tapi juga tentang masa depan. Projo, yang lahir sebagai gerakan relawan grassroots pada 2013, kini bertransformasi menjadi kekuatan pendukung pemerintahan baru.

Miss Tweet |

12,700 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 9 ไธชๆœˆๅ‰

Anies senang, dia permainkan suasana hati Prabowo dengan data yang salah. Trik debatnya licik. Anies belum puas, Prabowo harus direndahkan. Moderator debat kaget, sesi akhir yang semestinya digunakan untuk menguji visi misi Ganjar, malah dengan bengis digunakan oleh Anies untuk memprovokasi Ganjar. Ganjar terpancing, dia hajar Prabowo dengan nilai lima. Prabowo heran, namun Prabowo tetap diam. Keduanya paham, kalau Prabowo itu Ketum IPSI yang tak pandai bersilat lidah. Ganjar tidak mau dikerjain Anies, dia provokasi balik. Anies senang, "Inilah saatnya menunjukkan kecepatanku dalam berpikir, ini dibutuhkan dalam pertemuan internasional yang kadang waktu bicara singkat," pikir Anies. Anies tanpa ampun memukul Prabowo dan membully prestasi pertahanan Indonesia yang diakui oleh dunia. Dengan tanpa data dan hati, Anies tega mengatakan "11 dari 100" atau dikasih nilai "1 dari 10". Anies dan Ganjar tertawa sambil melirik Prabowo. Anies sukses menyenangkan hati pendukungnya. Prabowo diam saja dipermalukan begitu. Soal kesabaran dalam menghadapi berbagai ujian hidup, Prabowo Juaranya. Prabowo dua kali kalah dalam pemilihan Presiden, lalu Prabowo menimba ilmu dari Pak Jokowi. "Pak Jokowi Guru Saya" kata Prabowo. Prabowo suka belajar dan merangkul lawan, bahkan dalam debat pilpres, kalau pendapat Ganjar dan Anies itu bagus, Prabowo mengapresiasi. Pak Prabowo menempuh jalan demokrasi, bukan jalan kudeta, bukan jalan memakzulkan Presiden RI. Karena begitu semangatnya berdemokrasi, Prabowo tanpa lelah berkeliling NKRI untuk membangun jaringan partai di 80 ribuan desa. Itu membutuhkan uang, stamina, niat baik dan hubungan lama dengan masyarakat. Prabowo melahirkan, mendukung ribuan anak muda untuk menjadi Gubernur, Walikota, Bupati dan pemimpin di berbagai bidang, dan sampai saya menulis ini, peran itu terus dilakukan oleh Prabowo. Dengan kontribusinya itu, Prabowo tidak masalah terus dihina dan direndahkan. Prabowo menerima saat dirinya dikhianati, difitnah, dibully di medsos, di GBK, di depan ribuan peserta jalan sehat, di debat capres yang ditonton ratusan juta hati rakyat Indonesia. Hanya kadang, ada orang yang belum mampu melihat panjangnya daftar kesabaran Prabowo, itu biasa, tak perlu kita pikirkan. Terima kasih, Hormat kami, Hariqo Wibawa Satria, Alumnus Gontor 99, Jubir TKN Prabowo Gibran.

hariqo satria

18,867 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 2 ๅนดๅ‰

Prabowo Umumkan Para Ketum Parpol Sepakat Pecat Anggota DPR Bermasalah Mulai 1 September Jakarta โ€” Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan para ketua umum partai politik di Indonesia sepakat mengambil langkah tegas terhadap anggota DPR yang dinilai bermasalah. Langkah itu berupa pencabutan keanggotaan DPR, berlaku mulai 1 September 2025. โ€œDalam rangka penyikapi apa yang menjadi aspirasi murni dari masyarakat, saya mendapatkan laporan dari para Ketua Umum Partai Politik, bahwa mereka telah mengambil langkah tegas terhadap anggota DPR masing-masing terhitung 1 September 2025 yaitu terhadap anggota DPR masing-masing yang mungkin telah menyampaikan pernyataan-pernyataan yang keliru,โ€ kata Prabowo dalam keterangan pers di Istana Merdeka, Minggu (31/8). Prabowo menegaskan, keputusan tersebut merupakan komitmen para ketum parpol untuk memastikan wakil rakyat tetap berpihak pada kepentingan masyarakat. โ€œLangkah tegas tadi yang dilakukan Ketua Umum Partai Politik adalah mereka masing-masing dicabut keanggotaannya dari DPR RI,โ€ tegasnya. Selain itu, pimpinan DPR juga disebut akan mencabut sejumlah kebijakan, termasuk soal besaran tunjangan anggota DPR dan moratorium kunjungan kerja ke luar negeri. โ€œDan juga para pimpinan DPR telah berbicara, dan para Ketua Umum Partai Politik telah menyampaikan, bahwa para anggota DPR harus selalu peka dan berpihak pada kepentingan rakyat,โ€ lanjut Prabowo. Prabowo menambahkan dirinya terus memantau situasi di Jakarta dan beberapa kota lain. Ia menekankan negara tetap menghormati kebebasan berpendapat, namun aksi anarkis hingga menimbulkan korban jiwa tidak bisa ditoleransi. โ€œTerhadap petugas yang kemarin melakukan kesalahan ataupun pelanggaran, saat ini Kepolisian RI telah melakukan proses pemeriksaan. Ini telah saya minta dilakukan dengan cepat, dengan transparan, dan dapat diikuti secara terbuka oleh publik,โ€ ujarnya. Prabowo Subianto #Prabowo #Prabowo #Parpol #DPRRI #LangkahTegas #PecatAnggotaDPR #KebijakanProRakyat #ElshintaNews #DemokrasiIndonesia

Radio Elshinta

17,000 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 11 ไธชๆœˆๅ‰

โ€œ๐€๐ฅ๐ก๐š๐ฆ๐๐ฎ๐ฅ๐ข๐ฅ๐ฅ๐š๐ก.., ๐๐ซ๐š๐›๐จ๐ฐ๐จ ๐€๐ค๐ก๐ข๐ซ๐ง๐ฒ๐š ๐Œ๐ž๐ง๐ž๐ซ๐ข๐ฆ๐š ๐๐ž๐ฌ๐š๐ง ๐Š๐ข๐ญ๐š.โ€ Saya bukan pemilih Prabowo pada pemilu 2024 yang lalu, dan mungkin anda juga tidak. Tapi kita mungkin memiliki salah satu alasan yang sama, mengapa tidak memilih Prabowo, yakni, โ€œPrabowo berpasangan dengan Anak Haram Konstitusiโ€. Hari ini, saya dan anda boleh saja memiliki penilaian, pendapat dan bilang apapun tentang Prabowo, silahkan. Mau bilang Prabowo penakut, pengecut, tidak punya keberanian, macan ompong, omon-omon, jompo, bodoh, keras kepala, dan berbagai cibiran lainnya, silahkan. Tapi ingatโ€ฆ!!!! Hari ini Prabowo mulai mengganyang korupsi minyak mencapai satu kuadriliun. Prabowo menyeret kasus korupsi pengadaan laptop nyaris mencapai 2 triliun yang puncaknya akan menyeret para penguasa jahat rezim sebelumnya, menyeret Imannuel Ebenezer dalam OTT korupsi di Kemenaker, dan beberapa kasus lagi yang sedang ditarget pengungkapannya. Prabowo juga menghentikan tindak kriminalisasi terhadap Tom Lembong. Dan karena itu semua kini kita menjadi sama-sama tau, Prabowo akan berhadapan dengan siapa dan akan mendapatkan serangan dari siapa. Para lawan-lawan Prabowo kini adalah para koruptor yang sedang dikejar pengungkapan kasusnya sejak berkuasa dimasa rezim sebelumnya. Lalu apakah kita biarkan Prabowo menghadapi tanpa dukungan kita ? Apakah karena Prabowo belum menyentuh kasus pelanggaran HAM yang kita harapkan mendapatkan keadilan lalu pertempurannya dengan koruptor dan gerakan pengganyangan korupsi kita tinggalkan tanpa dukungan ? Janganโ€ฆ!!! Semua yang kita harapkan harus mendapatkan keadilan akan kita tuntut diwaktu kemudian, namun hari ini, jangan kita biarkan Prabowo sendiri dan dikooptasi oleh kekuatan lama yang didukung Neolib dan Neo PKI. Karena jika mereka berhasil merebut kekuasaan dari tangan Prabowo, maka tidak ada kekuatan yang akan mampu menghalangi upaya Adu Domba Polisi dengan rakyat, TNI dengan Polisi, atau TNI dengan rakyat. Tidak akan ada yang mampu memadamkan api anarkisme dan perang sesama anak bangsa. Jadi, sadarlahโ€ฆ!! Seburuk-buruknya Prabowo, jauh akan lebih buruk jika ia berhasil dijatuhkan oleh lawan-lawannya para koruptor rezim masa lalu. Seburuk-buruknya Prabowo, jauh lebih baik memilikinya dari pada membiarkannya dipengaruhi oleh kekuatan busuk Neolib dan Neo PKI. Mari dukung Prabowo agar ia berhasil menegakan keadilan dan hukum sebagai panglima, yakni Mengadili Jokowi dan para termulnya..!! Sampaikan terus pesan kita hingga semakin jelas terlihat oleh Presiden Prabowo, siapa musuh Bangsa dan Negara sesungguhnya, yang ingin berbuat makar, melengserkan Presiden dan merusak persatuan dan kesatuan Indonesia..๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ.

๐‹๐ˆ๐‘๐€ โฝแดผแถ แถ โฑแถœโฑแตƒหกโพ

21,246 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 11 ไธชๆœˆๅ‰

โœ๏ธ Tarung Jatah Kabinet, Prabowo vs Jokowiโ€ฆ" Faizal Assegaf (kritikus) Kegusaran publik pada dinasti Jokowi terus menyala. Tentang praktek kekuasaan yang sangat brutal dan hipokrit. Prabowo pun dua kali dicurangi. Luka membekas. Ini bukan soal dendam politik, tidak! Kemarahan publik terkait asbab daya rusak perilaku politik pinokio. Aneka kebijakan amburadul, intrik super licik dan binalnya watak kuasa yang sangat rakus dan memalukan. Jangankan rakyat, sebagian besar loyalis Jokowi pun berbalik membencinya. Semua mengerucut pada satu alasan: Jokowi adalah pembohong besar dan aktor utama perusak negara. Reaksi keras dan jelas serius. Jokowi tentu sadar, segala modus politik busuknya kelak berujung petaka. Ihwal itu membuatnya makin panik dan sibuk mencari pengaman. Selain menyalurkan ambisi Gibran jadi Wapres, segala jalur gelap pun diterobos. Tak lain, saat digiring keluar Istana, Jokowi dan keluargnya tak diburu oleh kemarahan rakyat. Tapi semua upaya itu sia-sia. Tidak ada satupun kejahatan yang akan lolos begitu saja. Sebab luka dihati rakyat terlanjur dalam. Jaringan aktivis di Partai Negoro intensif mengamati, publik rela menerima kemenangan Prabowo. Tapi soal Gibran, tidak ada kompromi. Perlawanan semakin masif muncul diberbagai kanal medsos. Amarah rakyat justru makin terfokus pada kejahatan politik dinasti. Menariknya, bola api kini bergerak menuju perebutan jatah kabinet. Di arena itu, semua potensi saling bertarung sengit. Jokowi yang bernafsu melindungi dirinya, giat bermanuver mempertahankan loyalisnya di kabinet. Sementara berbagai partai tak kalah agresif memburu kursi empuk dan strategis. Sudah pasti Prabowo dan Gerindra, tidak bakal rela dan tunduk dibawah bayang-bayang pengaruh intervensi Jokowi dan kelompoknya. Tak heran, hasil Pilpres belum diputuskan, Jokowi ngotot proyek pindah ibu kota dan kepatuhan pada oligarki wajib ditaati Prabowo. Liku permainan kotor, sebagai imbalan dari kerja keras politik culas dan curang. Sudah tepat Prabowo berupaya gandeng Nasdem, PKB, PKS dan membujuk PDIP. Bahkan termasuk Ganjar dan Anies mulai ikut berkolaborasi. Semuanya sadar, saatnya berbalik melawan permainan politik licik dinasti Jokowi. Peta konflik ada di papan catur kabinetโ€ฆ! **

Faizal Assegaf

41,495 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 2 ๅนดๅ‰

๐’๐ž๐ญ๐ž๐ฅ๐š๐ก ๐๐ž๐ง๐ฒ๐ฎ๐ฌ๐ฎ๐ฉ ๐ƒ๐ž๐ฆ๐จ ๐€๐ง๐š๐ซ๐ค๐ข๐ฌ, ๐๐ซ๐š๐›๐จ๐ฐ๐จ ๐ƒ๐ข ๐†๐ฎ๐ง๐œ๐š๐ง๐  ๐Š๐ž๐ซ๐š๐œ๐ฎ๐ง๐š๐ง ๐Œ๐๐†. Apakah istana, Prabowo Subianto, Partai Gerindra, Fraksi Gerindra DPR/MPR RI tidak mencurigai kegagalan sistemik serentak dalam kasus keracunan ini..? Saya pribadi menilai bahwa intelejen negara tidak bekerja dengan sungguh-sungguh jika tidak melakukan analisis yang mendalam atas kejadian keracunan serentak ini. Coba kita cermati, ada diskrepansi yang sangat besar antara kondisi normal, misalnya ratusan ribu kedai makan atau warung makan yang menjajakan beragam menu makanan setiap harinya, mulai dari skala kaki lima hingga resto menengah dan atas, namun sangat jarang terdengar atau hampir tak pernah terjadi kasus keracunan makanan. Tapi coba bandingkan dengan kejadian saat ini, dimana kasus terjadi secara massal, serentak, dan berulang dalam satu program spesifik, apa tidak mencurigakan..?. Dalam analisis risiko, intelejen harusnya curiga, karena sebuah anomali yang ekstrem sering kali menjadi indikator adanya faktor intervensi yang disengaja, bukan kegagalan acak. Pola yang terkoordinasi secara geografis dan temporal menunjukkan adanya perencanaan dan organisasi yang bekerja secara terarah, sekali lagi, bukan kecelakaan acak. Aksi sabotase selalu memiliki target yang dipilih dengan cermat untuk dampak maksimal. Dalam kasus ini, targetnya sangat strategis dan fokus, yakni program unggulan (flagship) dari pemerintahan Prabowo. Menyerang program ini bukan sekadar menyerang logistik makanan, melainkan menyerang langsung simbol keberhasilan dan citra pemerintahan Prabowo Subianto. Tujuannya adalah untuk menunjukkan kepada publik bahwa pemerintahan Prabowo tidak kompeten, bahkan dalam menyediakan hal mendasar seperti makanan untuk anak-anak. Korban yang ditargetkan juga anak-anak sekolah. Ini adalah pilihan target yang paling efektif untuk memicu kemarahan publik, kepanikan di kalangan orang tua dan liputan media yang masif. Serangan terhadap anak-anak akan menghasilkan gelombang emosi publik yang jauh lebih besar daripada jika targetnya adalah orang dewasa, sehingga tekanan terhadap pemerintahan Prabowo Subianto menjadi berlipat ganda. Jika zat penyebab keracunan adalah bakteri umum seperti Salmonella atau E. coli, kelalaian masih bisa menjadi penyebab. Namun, jika ditemukan zat kimia yang tidak lazim, racun spesifik, atau bakteri yang telah direkayasa, maka kemungkinan sabotase meningkat secara drastis. Zat seperti ini tidak akan muncul secara alami dalam proses penyiapan makanan yang lalai sekalipun. Jadi pemerintahan Prabowo Subianto sebaiknya segera menghentikan dulu untuk sementara program MBG ini, melakukan kajian ulang, evaluasi sekaligus investigasi terhadap program MBG ini. Jika tidak efektif, sebaiknya program MBG dihentikan permanen, dan lewat instruksi Presiden segera dirancang pengalihan programnya. Sementara itu penyelidikan atas dugaan sabotasenya harus terus diusut secara tuntas, jika terbukti terjadi upaya sabotase, maka penyidikan harus dijalankan hingga menyentuh otak pelakunya. Presiden Prabowo harus membentuk satgas khusus yang independen dan langsung melaporkan perkembangan penyelidikan kepada Presiden atau Menkopolhukam untuk menguak dugaan sabotase ini. Apapun alasannya, ambisi untuk menuju puncak kekuasaan atau kursi jabatan Presiden tidak boleh dibiarkan terjadi dengan cara-cara keji seperti ini. Seret pelakunya dan hukum seberat-beratnya, sekalipun secara politik pernah berkontribusi dalam mengantarkan Prabowo ke kursi Presiden.

๐‹๐ˆ๐‘๐€ โฝแดผแถ แถ โฑแถœโฑแตƒหกโพ

28,589 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 10 ไธชๆœˆๅ‰

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah tetap menghormati kebebasan berpendapat dan hak masyarakat untuk berkumpul secara damai. Dalam keterangan pers di Istana Merdeka, Minggu sore, 31 Agustus 2025, ia mengatakan aspirasi murni dari rakyat akan didengar dan ditindaklanjuti. โ€œNegara menghormati dan terbuka terhadap kebebasan penyampaian pendapat dan aspirasi yang murni dari masyarakat,โ€ ujar Presiden. Ia menambahkan, aparat yang melakukan kesalahan dalam pengamanan unjuk rasa sedang diperiksa oleh Kepolisian dengan perintah agar prosesnya cepat, transparan, dan terbuka bagi publik. Prabowo menyampaikan bahwa pimpinan partai politik dan DPR telah sepakat mencabut sejumlah kebijakan yang memicu polemik. โ€œKemudian para pimpinan DPR menyampaikan akan dilakukan pencabutan beberapa kebijakan DPR RI, termasuk besaran tunjangan anggota DPR dan juga moratorium kunjungan kerja ke luar negeri,โ€ tegasnya. Di sisi lain, Presiden menekankan perbedaan antara aspirasi damai dengan aksi anarkis. Ia juga menyinggung adanya ancaman serius di balik gejolak yang terjadi. โ€œNamun kita tidak dapat pungkiri bahwa ada gejala tindakan-tindakan melawan hukum; bahkan ada yang mengarah pada makar dan terorisme,โ€ katanya. Atas dasar itu, Prabowo memerintahkan aparat keamanan mengambil langkah keras. โ€œKepada pihak Kepolisian dan TNI, saya perintahkan untuk ambil tindakan yang setegas-tegasnya, terhadap perusakan fasilitas umum, penjarahan rumah individu, dan sentra-sentra ekonomi, sesuai hukum yang berlaku,โ€ ucapnya. Presiden juga meminta DPR segera mengundang tokoh masyarakat dan mahasiswa untuk berdialog, serta seluruh kementerian dan lembaga membuka diri pada kritik publik. Ia menutup dengan imbauan agar masyarakat tetap tenang, menjaga persatuan, dan menyuarakan aspirasi secara damai. | Narasi Daily #PrabowoSoalTunjanganDPR #NarasiDaily #NarasiNewsroom #JadiPaham

Narasi Newsroom

95,011 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 11 ไธชๆœˆๅ‰

Partai Gerakan Rakyat baru saja mendeklarasikan diri sebagai partai politik pada pertengahan Januari 2026 (bertransformasi dari ormas dengan nama yang sama). Berikut adalah nama-nama dan tokoh kunci di balik partai tersebut : 1. Anies Baswedan (Tokoh Utama/Inspirator) Meskipun dalam struktur partai saat deklarasi statusnya disebut sebagai Anggota Kehormatan (pemegang KTA nomor 0001) dan Tokoh Inspirasi, Anies Baswedan adalah figur sentral dari partai ini. Partai ini secara eksplisit didirikan sebagai kendaraan politik untuk mendukung Anies Baswedan maju kembali sebagai Calon Presiden pada Pilpres 2029. Mantan Gubernur DKI Jakarta dan Calon Presiden pada Pilpres 2024. Basis massa partai ini berasal dari relawan pendukung Anies. 2. Sahrin Hamid (Ketua Umum) Sahrin Hamid adalah figur eksekutor utama yang memimpin struktur partai. Menjabat sebagai Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat. Sebelumnya, ia adalah Ketua Umum ormas Gerakan Rakyat. Ia dikenal sebagai mantan juru bicara Anies Baswedan di Pilpres 2024 dan pernah menjabat sebagai Ketua DPW PAN (Partai Amanat Nasional) Maluku. 3. Muhammad Ridwan (Sekretaris Jenderal) Muhammad Ridwan menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) yang mengurusi administrasi dan organisasi partai. Ia sebelumnya juga memegang posisi yang sama saat Gerakan Rakyat masih berbentuk ormas. Perubahan status dari ormas menjadi partai politik diputuskan melalui mekanisme internal (Rakernas) dengan tujuan utama mengonsolidasikan kekuatan relawan menjadi kekuatan politik formal untuk pemilu mendatang. Tak dapat dipungkiri bahwa diresmikannya partai politik Gerakan Rakyat adalah antitesis Prabowo, yakni manifesto Anies Baswedan yg menolak tunduk pada rezim yang sekedar membebek dan melegitimasi manipulasi konstitusi dinasti Jokowi. Gerakan Rakyat adalah ultimatum moral oposisi yg amanah, fatonah dan sadiq, untuk tetap istiqomah menolak hanyut dalam arus pemerintahan yg menjadi bayang-bayang dinasti cacat etika politik. Anies Baswedan memilih jalan terjal oposisi daripada kenyamanan istana yg dibangun di atas reruntuhan integritas. Ini bukan sekadar soal kursi kekuasaan, ini adalah soal menjaga harga diri dan kehormatan demokrasi agar tetap waras. โ€œSebuah garis tegas, bahwa integritas tak bisa ditukar dengan kursi kekuasaan.โ€

๐‹๐ˆ๐‘๐€ โฝแดผแถ แถ โฑแถœโฑแตƒหกโพ

96,646 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 6 ไธชๆœˆๅ‰

๐—ฆ๐—”๐—œ๐—— ๐—œ๐—ค๐—•๐—”๐—Ÿ ๐—›๐—”๐—ฅ๐—จ๐—ฆ ๐—™๐—”๐—œ๐—ฅ ๐——๐—”๐—ก ๐—๐—จ๐—๐—จ๐—ฅ ๐—ฃ๐—”๐——๐—” ๐—•๐—จ๐—ฅ๐—จ๐—›. Apa yang diperjuangkan oleh Said Iqbal sebagai Ketua Umum Partai Buruh layak dipertanyakan oleh seluruh kaum buruh dan elemen organisasi serikat buruh. Said Iqbal tak layak bermanuver dengan narasi yang tidak logis dan membuat kaum buruh bingung. Bagaimana mungkin buruh diajak mendukung Capres yang diusung koalisi Partai Politik yang 100% mendukung pengesahan UU Omnibuslaw Cipta Kerja..? Said menyebutkan Prabowo didukung Gerindra, PKB dan parpol lain yang semuanya mendukung UU Ciptaker. Ganjar juga didukung PDIP, PAN, PPP dan partai-partai lain yang semuanya mendukung UU Ciptaker. Sementara saat pengesahan UU Cipta Kerja, dari sembilan partai politik di parlemen, dua diantaranya menolak pengesahan UU Omnibuslaw Ciptakerja, yakni Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera. Tak cukup sampai disitu, sebagaiman permintaan Said Iqbal agar parpol yang menolak UU Ciptaker tidak hanya lips service, basa-basi karena tak mau menjadi saksi saat uji materi di sidang MK pun telah dibuktikan oleh PKS. Melalui Ledia Hanifa PKS menghadirkan anggota Badan Legislatif DPR RI fraksi partainya untuk bersaksi disidang MK. Namun ketika kedua partai itu, bersama dengan Partai Nasdem kini berkoalisi dan mengusung Anies Baswedan sebagai bakal capresnya, mengapa Said Iqbal enggan memenuhi janjinya..? Kalau pun Nasdem termasuk partai pendukung UU Ciptaker, setidaknya dalam koalisi itu ada PKS dan Partai Demokrat yang menolak. Tapi Said kemudian berkelit lagi, bahwa Partai Buruh akan mendukung Capres lewat keberpihakan pribadi masing-masing Capres pada kepentingan kaum buruh. ๐—ฃ๐—ฒ๐—ฟ๐˜๐—ฎ๐—ป๐˜†๐—ฎ๐—ฎ๐—ป๐—ป๐˜†๐—ฎ, ๐—บ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ฝ๐—ฎ ๐—ฆ๐—ฎ๐—ถ๐—ฑ ๐—œ๐—พ๐—ฏ๐—ฎ๐—น ๐˜๐—ถ๐—ฑ๐—ฎ๐—ธ ๐—บ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐˜‚๐—ป๐—ฑ๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐˜€๐—ฎ๐—ท๐—ฎ ๐—ธ๐—ฒ๐˜๐—ถ๐—ด๐—ฎ ๐—–๐—ฎ๐—ฝ๐—ฟ๐—ฒ๐˜€ ๐˜‚๐—ป๐˜๐˜‚๐—ธ ๐—บ๐—ฒ๐—ป๐˜†๐—ฎ๐—บ๐—ฝ๐—ฎ๐—ถ๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐˜ƒ๐—ถ๐˜€๐—ถ, ๐—บ๐—ถ๐˜€๐—ถ, ๐—ด๐—ฎ๐—ด๐—ฎ๐˜€๐—ฎ๐—ป, ๐˜„๐—ฎ๐˜„๐—ฎ๐˜€๐—ฎ๐—ป ๐˜€๐—ฒ๐—ฟ๐˜๐—ฎ ๐—ฟ๐—ฒ๐—ป๐—ฐ๐—ฎ๐—ป๐—ฎ ๐—ฝ๐—ฟ๐—ผ๐—ด๐—ฟ๐—ฎ๐—บ ๐—ธ๐—ฒ๐—ฟ๐—ท๐—ฎ๐—ป๐˜†๐—ฎ ๐˜€๐—ฒ๐—ฐ๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ ๐˜๐—ฒ๐—ฟ๐—ฏ๐˜‚๐—ธ๐—ฎ ๐—ฑ๐—ถ๐—ต๐—ฎ๐—ฑ๐—ฎ๐—ฝ๐—ฎ๐—ป ๐—ฝ๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ ๐—ฏ๐˜‚๐—ฟ๐˜‚๐—ต..? Jika Said Iqbal merasa masih kurang juga dengan syarat yang telah diajukannya sendiri, maka gelar saja ๐˜ง๐˜ช๐˜ต ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฅ ๐˜ฑ๐˜ณ๐˜ฐ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ณ ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ด๐˜ต secara terbuka, biar nanti kaum buruh yang menilai, siapa Capres yang layak dan pantas untuk didukung kaum buruh. Said Iqbal tidak fair dan jujur jika keputusan dukungan Partai Buruh terhadap figur Capres tidak dilakukan melalui mekanisme yang transparan. Apalagi nantinya justru malah mendukung Capres yang tidak pro pada kepentingan buruh sekaligus dari partai politik yang mendukung UU Ciptaker. Jika itu yang terjadi, maka kaum buruh bisa saja menjadi curiga dan menduga-duga adanya permainan dibelakang lewat kesepakatan-kesepakatan dibalik pintu, agar Partai Buruh mendukung Capres tertentu. Buka saja sejelas-jelasnya apa yang ada dalam isi kepala para Capres dalam forum yang dapat disaksikan publik, sejauh mana ide-ide brilian para Capres untuk mewujudkan kesejahteraan bagi kaum buruh. Ini penting dilakukan agar buruh tidak merasa dipaksakan memakai kaca mata Kuda, memilih Capres berdasarkan keinginan segelintir elite Partai Buruh. Jangan sampai terjadi, ketika rezim berganti, buruh tetap menjadi kaum lemah yang terpinggirkan, menjadi objek penderita, kembali hidup diantara demo demi demo yang tak kunjung usai, sementara elite partainya saja yang hidup bergelimang harta, sejahtera tata raharja.

๐‹๐ˆ๐‘๐€ โฝแดผแถ แถ โฑแถœโฑแตƒหกโพ

74,454 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 3 ๅนดๅ‰

Saya sering diprotes karena dulu dianggap ndukung Jokowi, kemudian sejak 2023 berbalik. Iya memang dulu saya bekerja di dalam Pemerintahan. Itu karena sejak 2007 saya masuk di Pemerintah, saat presiden berganti dari SBY ke Jokowi (2014), saya masih ada di pemerintah. Sebagaimana jajaran birokrasi, maka wajib mendukung โ€œPemerintah yang sahโ€ yaitu presiden Ke 7 dengan ikut mensukseskan pemerintahan negara. Pemilu 2014 dan 2019 kami netral, tidak ikut kampanye. Tidak ikut pula dukung mendukung politik. Kami masih di dalam menjadi bagian dari Pemerintah. Sebagamana diketahui Pemerintahan Indonesia saat itu sedang menghadapi kelompok2 yang ingin menurunkan dan mengganti pemerintah, lewat demo berjilid2, ada gerakan 411, 212 hingga demo2 besar ikutan lainnya. Gerakan politik itu banyak dinilai sebagai ancaman terhadap demokrasi, bahkan stabilitas NKRI. Kekuatan pro demokrasi dan pro NKRI menentang dan mengkritisi gerakan2 politik yg menggunakan simbol2 agama. Mereka itu identik jadi gerakan โ€œlawan politikโ€ pemerintah yang sah. Ternyata pemerintahan Jokowi makin kuat dan mampu konsolidasi, kemudian semakin percaya diri. Mulai saat itu kami melihat politik berubah. Jokowi nampak ingin terus berkuasa, dan melakukan berbagai cara agar bisa memperpanjang kekuasaaanya. Salah satu yg dilakukan adalah merangkul musuh, dan menyandera politisi sekelilingnya. Orang yg dulu jadi simbol anti demokrasi, dijadikan mitra politiknya. Partai partai โ€œditundukkanโ€ elitnya. Sebenarnya itu boleh2 saja sebagai strategi pilihan politik. Yang jadi masalah, di dalam senyap ada rekayasa terhadap proses demokrasi. Ada pemaksaan regulasi, dengan cawe cawe mempengaruhi Mahkamah konstitusi. KPU, partai partai politik, para politisi, dan aparat negara dibuat tunduk mensukseskan dan mengikuti skenario politik 2024. Menaikkan dinasti Jokowi. Inilah politik tanpa etika bernegara. Inilah otoritarian berbalut demokrasi. Indonesia seakan kembali seperti sebelum reformasi. Disitu penguasa harus diingatkan. Tata negara demokrasi harus dikembalikan. Marwah lembaga lembaga negara harus kembali ditegakkan. Penyelewengan harus dihentikan. Apa yg dilakukan dua tahun belakangan ini tak hanya merugikan Indonesia, tapi juga membahayakan masa depan. Politik sekarang tanpa malu, terang2an memupuk nepotisme. Anak2, mantu, kerabat difasilitasi dan didorong menjadi pejabat. Seolah lewat โ€œprosedur demokrasiโ€ tapi sebenarnya dilakukan dengan cara2 yg tak layak terjadi jika para pelaku dan pendukung punya hati nurani. Jokowi yang awal 2014 dan 2019 jadi simbol rakyat kecil, simbol demokrasi dan simbol reformasi, berubah menjadi simbol penguasa yg melecehkan demokrasi. Simbol Penguasa yang menyepelekan reformasi. Presiden yg mengabaikan etika dan hati nurani. Jokowi tak hanya menjadi pemimpin politik yang bicaranya tak bisa dipegang. Penuh sandiwara. Dia menyandera partai partai politik dan para politisi korup. Membuat lembaga legislatif dan yudikatif tak bisa mengontrol kekuasaan. Mereka tidak berdaya menghadapi keinginan dan skenario kekuasaan. Jokowi bukan hanya menyiapkan dinastinya untuk meneruskan kekuasaan, tapi juga telah membuat nepotisme itu seolah sesuatu yg wajar, dan tidak melanggar. Padahal KKN (di dalamnya ada Nepotisme) adalah musuh gerakan reformasi. Itu yang kami kritisi dan kami lawan walau harus berseberangan dengan para buzzer, dan pemuja setianya. Ini saya lengkapi dengan video kritikan saya th 2023 saat melihat drama dan rekayasa yg makin nyata.

Henri Subiakto

56,182 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 2 ๅนดๅ‰

Kenapa di negara yang belum maju dan sejahrera, dengan sistem politik yang seolah demokratis, pendapatan atau kesejahteraan politisi di Parlemen itu jauh lebih penting dari yang lain? Perhelatan Sidang Tahunan di Parlemen menunjukkan kemewahan dan kesejahteraan pimpinan dan para anggotanya. Mungkin yang bisa menyamai kesejahteraan dan pendapatan para pejabat politik, anggota DPR RI adalah para petinggi Polri. Kesejahteraan mereka itu kontras jika dibandingkan dengan kesejahteraan para peneliti, para dosen dan atau ilmuwan negeri ini, yang harus mendidik dan memajukan ilmu pengetahuan untuk bangsa besar ini. Kenapa ketimpangan demikkan terjadi? Logika politiknya itu karena, untuk mempertahankan kekuasaan dan efektifnya kebijakan politik pemerintah, penguasa perlu dukungan parlemen dan dukungan โ€œpenegakkan hukumโ€ terutama dari Kepolisian. Disitulah mengapa lembaga lembaga kekuatan utama penopang kekuasaan politik menjadi sangat penting untuk dipupuk dan dirangkul pemerintah agar mengamankan soliditas keberlangsungan politik penguasa. Kalau ilmuwan, peneliti, atau dosen, walau mereka strategis untuk meningkatkan kualitas manusia dan bangsa, namun fungsi mereka tak banyak pengaruh langsung terhadap keberlangsungan politik penguasa. Makanya kesejahteraan merekapun tidak menjadi prioritas. Malah selain anggota parlemen dan polisi, kekuatan keamanan seperti Tentara dan Ormas, itu dalam mempertahankan kekuasaan justru jauh lebih penting dari pada lembaga ilmu dan riset. Kesejahteraan pemegang senjata dan Ormas yang memiliki akar di masyarakat, dinilai lebih strategis dari pada mereka yg kerjanya bergelut dengan pengetahuan, inovasi dan kemajuan. Dari besaran politik anggaran dan pendapatan SDM bisa nampak bagaimana pilihan kebijakan pemerintah berpihak. Siapa yang didahulukan kesejahteraannya itulah wujud kepentingan penguasa pada mereka saat ini. Dalam kondisi seperti itu, logis jika anggota DPR dan pejabat polisi akan menjadi lebih banyak mendukung stabilitas kekuasaan dari pada mengkritisi, mengawasi, dan penegakkan regulasi. Logis pula jika anggota DPR dan polisi yang sejahtera banyak bersyukur pada kondisi saat ini, karena telah mendapatkan berbagai fasilitas kesejahteraan yang tinggi dibanding institusi yang lainnya. Sebaliknya untuk rakyat pada umumnya, dan para pendidik harus lebih banyak bersabar dengan kondisi dan kebijakan negara. Ada pendapat dan sinyalemen terkait ini. Bagi rakyat banyak itu, semakin mereka kurang sejahtera, justru dipandang semakin mudah digerakkan atau dimobilisasi oleh kelompok yang berkuasa. Bagi rakyat yang belum sejahtera, amplop dan program bagi bagi bansos itu menjadi faktor penting untuk menentukan dukungan dan pilihan politik mereka sesuai kepentingan politik si pemberi bansos dan cuan. Mereka mudah dapat dukungan justru ketika rakyat masih banyak yang susah dan merindukan bantuan. Video berikut ini hanya secuil pelengkap gambaran, tentang kesejahteraan, bukan dimaksudkan sebagai representasi keseluruhan.

Henri Subiakto

23,382 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 11 ไธชๆœˆๅ‰

๐—ž๐—˜๐—ก๐—”๐—ฃ๐—” ๐—ฆ๐—˜๐—ž๐—”๐—ฅ๐—”๐—ก๐—š ๐—๐—”๐——๐—œ ๐—”๐—Ÿ๐—˜๐—ฅ๐—š๐—œ ๐——๐—˜๐—ก๐—š๐—”๐—ก ๐—ž๐—”๐—ง๐—” ๐—ฃ๐—˜๐—ฅ๐—จ๐—•๐—”๐—›๐—”๐—ก? Anies Baswedan adalah salah satu juru kampanye terhebat yang pernah dimiliki Jokowi. Jokowi belum tentu jadi presiden tanpa dukungan Anies Baswedan dan #99, ada yang bisa bantah? Dalam video ini, Anies Baswedan mengusung tema PERUBAHAN artinya atas nama dan persetujuan timses serta Jokowi-JK tentunya. Lalu kenapa sekarang pada alergi dengan kata perubahan itu? A NEW HOPE adalah sematan yang ditempelkan pada gambar wajah Jokowi di majalah Times, HOPE (HARAPAN) adalah intisari dan daya gerak dari perubahan itu sendiri! Seperti halnya Obama yang mengusung CHANGE, STAND FOR CHANGE dan CHANGE WE CAN BELIEVE IN! APA ARTINYA PEMILU DAN PILPRES YANG MENELAN BIAYA MAHAL PULUHAN TRILIUN BILA TIDAK ADA HARAPAN UNTUK MENUJU PERUBAHAN BERBANGSA DAN BERNEGARA KE ARAH YANG LEBIH BAIK? Meraka yang digadang-gadang menjadi calon pemimpin tapi mengunci, menampikan dan alergi terhadap kata perubahan sesungguhnya mereka sudah melakukan pembohongan publik sekaligus melawan hukum alam, sunatullah! Mereka tidak lebih dari penghamba kekuasaan belaka! PERUBAHAN adalah keniscayaan. Apakah negara Indonesia statusnya sudah jadi negara maju sehingga tak memerlukan perubahan? Apakah kehidupan rakyat di negara kita sebagian besar sudah merasakan keadilan dan kemakmuran sehingga tidak memerlukan perubahan? Apakah ada jaminan 100% program pemerintahan sekarang yang dijalankan itu semuanya baik, sempurna tanpa cela? Apakah semua indikator ekonomi, pembangunan dan lain-lain di era pemerintahan Jokowi lebih baik dari era sebelumnya sehingga tidak memerlukan perubahan? Masih debatable! KEBERLANJUTAN progam kerja era pemerintahan Jokowi ke era selanjutnya adalah kepastian! Siapa pun presidennya, bahkan bila yang jadi presiden adalah Anies Baswedan sekalipun. Anies Baswedan selalu bilang, suatu program dilanjutkan bila mencerminkan prinsip keadilan dan kesetaraan, berdasarkan ilmu pengetahuan dan akal sehat, mengedepan kepentingan umum (publik) serta sesuai dengan aturan atau perundang-undangan yang berlaku. Bila memenuhi syarat itu maka publik sendiri yang akan menjaga dan mempertahankannya. Bila tidak, maka harus dikoreksi dan diperbaiki. Perubahan yang terjadi yaitu program yang baik akan dikembangkan dan dijadikan lebih baik lagi, yang belum ada dilakukan inovasi, terobosan baru sesuai perkembangan zaman dan kepentingan terkini yang ada di masyarakat. Dan seterusnya. Bila melihat dan memahami keseluruhan isi orasi dalam video ini, maka sebenarnya yang layak menjadi "Putra Mahkota" penerus Joko Widodo ya Anies Rasyid Baswedan! Cc Partai Demokrat Partai NasDem DPP PKS

King Purwa

338,763 ๆฌก่ง‚็œ‹ โ€ข 3 ๅนดๅ‰