Video wird geladen...

Video konnte nicht geladen werden

Zur Startseite

๐—™๐—ถ๐˜… ๐—•๐—ฎ'๐—ฎ๐—น๐˜„๐—ถ ๐—ถ๐—ป๐—ถ ๐—•๐˜‚๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—ž๐—ฒ๐˜๐˜‚๐—ฟ๐˜‚๐—ป๐—ฎ๐—ป ๐—ก๐—ฎ๐—ฏ๐—ถ Lebih identik dg Kaum Yahudi AZKENAZI, Buat KIBIN Mikir Dulu, kalian di Kasih OTAK & HATI tolong di pakai, Pastikan Siapa yg kalian Bela, Kalau masih ngeyel Berarti Kalian telah Membela yg Bukan Keturunan Nabi.

18,862 Aufrufe โ€ข vor 1 Jahr โ€ขvia X (Twitter)

8 Kommentare

Profilbild von Mahayana
Mahayanavor 1 Jahr

Cuma pedagang kakilima dulunya... ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

Profilbild von Anis Yaman (Anak Wabah)
Anis Yaman (Anak Wabah)vor 1 Jahr

YAMAN JEMBBOOEETTT... NKRI ANTI YAMAN, NKRI HARGA MATI

Profilbild von Abu Hurahura
Abu Hurahuravor 1 Jahr

Kirain beneran cucu nabi, taunya cucu babi juga Nggak tau lah nasib Mukibin2 pribumi tolol pengikut kaum balawi ini... ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚ .

Profilbild von maliq ridwane
maliq ridwanevor 1 Jahr

Penipu asuu si jijik iman cabul donk๐Ÿ˜ฉ๐Ÿ˜ฉ๐Ÿ˜ฉ๐Ÿ˜ฉ๐Ÿ‘Ž๐Ÿ˜Ž

Profilbild von Cah Gemblung
Cah Gemblungvor 1 Jahr

Semua sudah jelas tapi mereka masih saja menggunakan kata kusnudzon kan gobloknya dah g ketulung

Profilbild von Cali
Calivor 1 Jahr

emang ba'alawi bukan zuriah nabi, mereka datang ke indonesia di bawah belanda di jadikan antek belanda ( sejarah mencatat) orang pribuminya aja yg bodoh mengagungkan mereka, yg perlu di hormati dan diagungkan itu adalah orang tua kita ( ibu) bukan mereka habib yaman

Profilbild von Sersantweety
Sersantweetyvor 1 Jahr

Lho jadi generasi G donk??? Inisial apa ya G?

Profilbild von Lingga buana
Lingga buanavor 1 Jahr

Mukibbin tidak berotak

ร„hnliche Videos

NIH DI SURUH DELYNN TOLONG SAMPAIKAN KE YANG GAK NONTON LIVE DELYNN KEMAREN. TANGGAPAN DELYNN SOAL KERAMAIAN, KERIBUTAN BEBERAPA HARI LALU, YANG LIVE SHOWROOM ๐Ÿ‘‡ DURASI CLIP 6:22 DETIK BUAT YG MALAS NONTON SAMPAI HABIS MUNGKIN BISA BACA INI๐Ÿ‘‡ "Aku mau minta maaf selepas salah, benarnya kemaren, memang tugas aku sebenarnya untuk menyebarkan energi positif kan, tapi aku merasa kemaren memang aku gagal untuk menyalurkan energi positif aku ke kalian, cuma aku berharap semoga kalian tau ya, semoga kalian kayak tau niat aku cuman mau imbangi effort kalian" "Dan makasih ya yang sudah khawatir sama aku, terus kayak aku off sosmed itu, kalau off sosmed, aku kayak... aku enggak papa kok guys, aku beneran enggak papa, aku kayak cuman butuh waktu untuk istirahat aja, karna aku memerlukan waktu untuk jernihin pikiran aku, karna aku tu orangnya kalau misalnya lagi intens gitu keadaannya, misalnya lagi keadaannya intens seperti kemarin contohnya gitu ya, aku itu harus jernihin pikiran aku dulu guys, karna apa ya... kalau misalnya aku dengan keadaan aku kemarin seperti itu, dengan situasi yg intens seperti itu dan aku masih banyak pikiran, aku masih pokoknya dengan situasi itu, aku itu takutnya jadi ngaco kalau misalnya aku nge-sosmed di hari itu juga, jadi dari pada situasinya makin kacau kalau aku salah ber-sosmed atau apa karena itu kan sosial media kan ya guys, jadi harus berhati-hati dalam sosial media, jadi aku mendingan pikirin dulu, biar pikiran aku jernih biar aku udah tenang dulu pikirannya, baru aku on sosmed lagi" "Dan terus aku juga sedih si baca beberapa, enggak si aku sedih melihat situasi kemaren, kayak ingat Delynn cinta damai ya teman-teman, aku cinta damai jadi aku tuh enggak ada simpan perasaan negatif apapun ke siapapun" "Jangan salahin siapa-siapa ya, jangan salahin diri sendiri juga, kita cinta damai temen-temen, inget delynn ya Delynn cinta damai, jadi kalian harus cinta damai juga, ya kan katanya like oshi like fans kan" "Banyak juga kemaren yg udah minta maaf juga ke aku, dan kayak kalian gak perlu minta maaf sama aku kok guys, kayak menurut aku tuh reaksi kalian wajar aja sih, kayak aku inget kebaikan kalian, karna menurut aku kebaikan kalian tuh lebih banyak di banding yg hal negatifnya, jadi ada beberapa kakak-kakak juga yg aku kenal baik, yg sering ngobrol sering interaksi sering apa itu juga ada yg DM, yg memberi saran ke aku, dan aku juga enggak masalah karna aku ambil positifnya aja, karna menurut aku, aku mengenal kakak tersebut, aku kayak tau sifat baik dia lah, karna menurut aku juga kebaikan itu... aku ingetnya kebaikan kalian aja sih guys, jadi aku berharap mungkin kalian bisa mengingat KEBAIKAN AKUNYA juga, dan image kalian juga enggak berubah kok di aku jadi santai aja ya guys kemaren chill๐ŸคŸ yg kemaren udah lewat ya, kita lupain aja guys" Adeline Wijaya izinn ๐ƒ๐„๐‹๐˜๐๐„๐’๐’๐„๐๐‚๐„ #YลuyวŽ

โ™กโœฟ ยฐโ€ข. XR-Pษชษด .โ€ขยฐ โœฟโ™ก

108,089 Aufrufe โ€ข vor 4 Monaten

๐˜Ž๐˜ข๐˜ฆ๐˜ด ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ค๐˜ข ๐˜ต๐˜ถ๐˜ญ๐˜ช๐˜ด๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜๐˜บ๐˜บ๐˜ข๐˜ด ๐˜š๐˜ถ๐˜ฃ๐˜ช๐˜ข๐˜ฌ๐˜ต๐˜ฐ ๐˜ด๐˜ข๐˜ฎ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ช ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ฉ๐˜ช๐˜ณ ๐˜บ๐˜ข... ๐ˆ๐๐ƒ๐Ž๐๐„๐’๐ˆ๐€ ๐‡๐€๐‘๐”๐’ ๐Œ๐„๐‹๐€๐๐‰๐”๐“๐Š๐€๐ ๐๐”๐๐˜๐€ ๐๐‘๐„๐’๐ˆ๐ƒ๐„๐ ๐˜๐† ๐๐”๐Š๐€๐ ๐๐„๐“๐”๐†๐€๐’ ๐๐€๐‘๐“๐€๐ˆ. Telah beredar isu bahwa Jokowi seperti zaman orde baru. Ternyata itu keluar dari mulut seorang Megawati yg lagi panik. Dia lupa, 2009 dia yang ngajak PS gandengan nyapres dengan perjanjian Batu Tulis, padahal saat itu PS baru 9 tahun kembali dari pelariannya, dan darah Orbanya sebagai menantu Soeharto masih mendidih karena kekuasaannya tergusur. Saat ini, PS ditangan Jokowi dan di pasangkan dgn Gibran. Resiko ini tak mudah. Dimakan mati emak, ga dimakan mati bapak. Tapi PS sudah 25 tahun sejak kepulangannya, apa dia sudah berubah. Wallahu a'lam. Kami harus memilih siapa pemimpin yg amanah, didepan mata hanya Jokowi yg bisa di tauladani. Megawati apanya yg mau di tauladani. Jadi presiden saja ternyata lengserin Gusdur. Saat Megawati jadi presiden, apa ga pakai tangan orba untuk menjual Indosat dan keputusan BLBI yg banyak merugikan negara? Kalau apa yg disampaikan Ade Armando, ada seorang petugas partai bertemu dgn gerombolan Mamarika disatu tempat di Arab meminta agar capresnya dibantu utk menang dgn menggadaikan hilirisasi mineral akan di hentikan. Apakah ini ga lebih parah dari orba? Bejat kuadrat namanya. Mungkin ini juga yg mendasari kenapa Jokowi harus mengambil sikap tidak menjadi petugas partai yg "jinak" karena emaknya dianggap tidak bisa menjadi emak yg bisa disimak. PDIP itu terbiasa dgn ketidak konsistenannya, ngomongnya kerap dibantah sendiri. Contoh Adian Napitupulu bilang Jokowi marah karena minta jadi presiden 3 x ga dikasi. Padahal dalam video yg lain dia sendiri yg mengatakan Jokowi tidak pernah meminta jadi presiden 3x karena melawan konstitusi. Gibran dikatai anak ingusan tak ada pengalaman. Lihat sana di Wonogiri Jateng. Bertebaran baliho Pinkan yg baru berumur 25 tahun anaknya Puan yg ga pernah ingusan ikut nyaleg DPR RI dgn nomor urut 1. Katanya ga boleh buat dinasti... mikir!!! Kita bisa merasakan perasaan Jokowi dan keluarganya bagaimana seorang presiden yg dipilih rakyat mau dijadikan keset oleh partai yg arogan dan penuh kebohongan. Kalian ga perlu serang Jokowi, Gibran, Kaesang dan ibu Iriana, tunjukkan aja kalau kalian lebih hebat dan lebih kuat dari Jokowi. Kami tau ikut Jokowi memilih PS dan Gibran ada resiko besar dgn gaya dia memimpin. Tapi kami masih ada harapan karena disana akan ada Jokowi dan Gibran. Jangan sebut Jokowi tidak berdaya jika PS sudah jadi presiden. Kita masih menuju kesana, bung. Faktanya belum ada. Mana yg lebih berbahaya: kalian jual Indonesia ke Mamarika itu atau Indonesia di pimpin PS dan GRR? Bantah itu statement AA, bantah itu temuan intelejen. Itu sebab Jokowi merombak semua jajaran petinggi angkatan dan ketua BIN, ini semua buat Indonesia kedepan, bukan buat partai agar tambah mapan dan arogan. Jadi mari bertanding, jgn pakai bising, teriak2 playing victim, merasa di zholimi, apa ga sadar 9 tahun sudah mendzolomi presiden? Kalian ga usah teriak "lawan", Kamilah yg punya hak untuk teriak "kami akan lawan kalian". The End.

ส€แด‡แดษชษดษขแด›แดษด ๊œฑแด›แด‡แด‡สŸแด‡

83,236 Aufrufe โ€ข vor 2 Jahren

Makin hari makin jelas: gerombolan ini panik berat. Zona nyaman mereka mulai retak, kekuasaan lama ketika partainya berkuasa mulai goyah, jadi satu-satunya senjata tinggal narasi sesat adu domba Presiden & Wakil Presiden. Tiap hari mereka rekayasa cerita: โ€œGeng Solo ada dibalik kekacauanโ€, โ€œPrabowo dikepung dari dalamโ€, โ€œada konflik istanaโ€, โ€œini manuver Jokowi Circleโ€. Semua dibungkus analisis palsu, quote tak jelas, dan screenshot editan. Tujuannya cuma satu: menciptakan perpecahan supaya Prabowo-Gibran goyah. Padahal fakta di lapangan? Presiden & Wakil Presiden tetap solid menjalankan pemerintahan. Tidak ada retak yg mereka harapkan. Yang retak justru mental gerombolan kalian yg terbiasa main aman di zona nyaman era sebelumnya, tau kan partainya apa? Ini kerjaan orang-orang yg takut partainya kehilangan pengaruh kepercayaan publik, partainya makin nyungsep. Takut karena duet Jokowi-Prabowo-Gibran ternyata lebih kuat dari yg mereka prediksi. Takut karena rakyat mulai bosan dgn provokasi murahan. Takut karena narasi lama mereka sudah basi & tak laku lagi. Jadi setiap ada gejolak kecilโ€”harga naik, kebijakan baru, atau isu luar negeriโ€”langsung dikaitkan jadi โ€œbuktiโ€ konspirasi gulingan. Itu bukan analisis, itu racun politik yg sengaja disebar untuk mengadu domba. Pesan buat gerombolan pembuat narasi sesat: Zona nyaman kalian memang sdg terganggu. Tapi jangan kira dgn adu domba murahan ini kalian bisa balik menguasai. Rakyat semakin pintar. Mereka lihat siapa yg kerja, siapa yg cuma bisa ngomong & memfitnah dari balik akun media sosial. Presiden & Wakil Presiden solid. Yang goyah justru kalianโ€”gerombolan yg kehilangan zona nyaman & hanya bisa bertahan dgn kebohongan seolah olah partainya masih dipercaya rakyat. Kerja yg benar, benahi internal partai kalian. Berhenti racuni bangsa dgn narasi adu domba. Itu yg bikin negara maju, bukan provokasi kalian yg sudah terbongkar.โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹โ€‹ *Video dari iNews Kunjungan Ragowo Hediprasetyo (Didit Prabowo) putra Presiden Prabowo ke rumah Pak Jokowi di Sumber, Banjarsari, Solo hari ini.

Dede Budhyarto

64,616 Aufrufe โ€ข vor 1 Monat

## Anak Abah di Pilkada Jakarta, dan Pendukung Kotak Kosong di Surabaya, mbok Mikir ## Aneh anak2 Abah ini. Kenapa malah teriakan nama Anies? Padahal Anies kan tak diusung satu parpol pun, di Pilkada Jakarta. Saya paham di pasar Cipulir itu banyak urang awak, yg condong ke Anies saat Pilpres lalu. Tapi apa guna teriakan nama Anies? Mau permalukan Ridwan Kamil? Apa gunanya? Tak akan juga RK kalah hanya karena Anak Abah teriak-teriak nama Anies saat berkunjung ke pasar Cipulir tsb. Kalau teriak nama Pramono-Rano, baru ada dampaknya. Atau teriak nama Dharma. Artinya kalian mendukung Pram atau Dharma, bukan RK. Nanti salurkan suara ke mereka. Lha teriak Anies, buat apa? Tak ada pun namanya di kertas suara. Mau mempermalukan? Bagaimana kalau nanti Ridwan-Suswono yg menang? Siapa yg akan susah? Padahal pasar Cipulir itu milik Pemprov Jakarta lewat PD Pasar Jaya. Artinya apa? Artinya apa yg jadi aspirasi pedagang untuk pasar dan kemajuannya nanti, disalurkan ke Gubernur Jakarta, lewat kebijakannya. Tangan Gubernur Jakarta sangat diperlukan oleh para pedagang untuk kepentingan mereka. Sehingga aspirasi mereka harus disampaikan ke calon-calon Gubernur yg berlaga saat ini. Tak mau RK, ada Pramono atau calon independen, Dharma-Kun. Meneriakan Anies, apa gunanya? Apa dipikir Anies bisa memperjuangkan nasib pedagang Cipulir nanti. Gubernur bukan, menteri tidak, hanya narasumber dari seminar satu ke yang lain. ==== Sama dengan di Surabaya, ada gerakan menangkan kotak kosong, hanya karena calon Walkot-wawali Surabaya cuma Eri-Armuji. Lha, ndak salah ta? Kalian pikir Pilkada itu tujuan kita berdemokrasi? Bukan cak, tujuan berdemokrasi itu tak sekedar Pilkada dgn calon2 yg lebih dari satu. Pilkada itu hanya salah satu alat berdemokrasi, untuk rakyat memilih pemimpinnya, yg akan memperjuangkan nasib nya. Jika memang calonnya hanya satu, dan memang selama menjabat berkinerja baik, rakyat puas, parpol pun nilai demikian, kenapa ngotot harus ada calon lain? Kenapa gara2 calonnya hanya Eri lantas kalian hakimi bahwa dia buruk, maka yg harus dimenangkan kotak kosong. Apa tak salah cara pikirnya? Lain hal jika memang kinerja Eri buruk. Ya lawan. Dan tak ada juga Parpol yg tak akan usung calon lain jika kinerja Eri buruk. Kasus Surabaya ini memang harus diakui, pemimpin kota kita ini perfomnya baik selama menjabat. Tak kalah dengan Risma. Armuji sebagai wakil pun apik, suka turun ke bawah. Lha, siapa yg berani lawan pemimpin yg memang sudah dekat di hati rakyatnya? Buang2 uang, cak. Lagipula, andai kalian kampanyekan kotak kosong, jika menang? Apa kalian yakin Pejabat Walikota yg diusulkan Gubernur dan disetujui pemerintah pusat nanti, akan lebih baik kinerjanya dari Eri-Armuji? Apa kalian mau, selama 5 tahun, Suroboyo dipimpin oleh Wali yg bukan pilihan rakyat, tapi walikota rekom Gubernur. ----- Mikir, ojo jadikan Pilkada sebagai tujuan berdemokrasi. Jadikanlah sebagai alat semata untuk menghasilkan pemimpin yg dikehendaki rakyat, yg bisa bekerja untuk rakyat. Hemat ku.

Ferry Koto

89,973 Aufrufe โ€ข vor 1 Jahr

Gue komen dua hari lalu justru karena udah nonton, tabel slide yg di ss Ardianto Satriawan gak ada dalam tayangan rapat Komisi 10 DPR tanggal 12 Februari lalu, gue udah nonton sepanjang 2 jam 39 menit. Gue hitung ada 33 slide tabel yang ditampilkan. 32 slide oleh 3 mentri dan 1 slide komisi 10. Lo sendiri udah nonton? Pasti belom makanya ngegas. Itu gue kasih video yg singkat durasi 4 menit, kelewatan kalau mager nyimak juga. Di YouTube rapat 2 jam setengah itu, menit ke 23:28-39:26 Menteri Kemendiktisaintek sepanjang penjelasannya cuma pakai satu slide tabel. Makanya Ardianto Satriawan gak jawab komen gue di menit ke berapa tabel yg dia posting itu tayang. Kalau nonton video rapat itu sampai habis dan baca PPT nya utuh, gue yg lulusan SMA aja ngerti maksud tabel itu. Di foto tabel halaman 11 yg tayang di rapat Komisi 10, yg coba gue edit kasih warna bukan untuk ngajarin kalian, tapi biar clear maksudnya. ๐Ÿ”ต Pagu awal ๐ŸŸฃ Pagu anggaran yg oleh Dirjen Anggaran Kemenkeu nominal dan persentase di-efisiensi ๐ŸŸก Usulan kementerian supaya jangan kena efisiensi, tetap kayak pagu awal. 0% di situ bukan anggarannya beasiswa habis jadi nol, tapi 0% yg di-efisiensi alias alokasi anggaran utuh. ๐Ÿ”ด Tabel halaman 12-13 itu yg gue kasih tanda panah maksudnya kalau Dirjen Anggaran tetap minta efisiensi maka akibatnya seperti kolom yg di ss & di-posting Dosen Ardianto itu. Ini yg gue maksud postingan Pak Dosen melepas konteks foto tabel pas share ke publik bikin para siswa, mahasiswa, dan banyak orang tua kepalanya jadi pusing, orang jadi marah-marah dan saling caci maki. Padahal dampak yg di kolom itu lah yang ditolak kementerian dan seluruh fraksi DPR pas rapat tanggal 12 Februari lalu pukul 18:30 saat kesimpulan rapat. Pak Dosen Ardianto posting foto screenshot dari tabel itu pukul 21:51 malam tanggal 12 Februari 2025. Yg gue heran sejak beberapa hari lalu, kok bisa-bisanya sarjana pendidikan tinggi sekaligus dosen malah menyimpulkan 0% di tabel itu artinya anggaran beasiswa habis? Karena tweet-nya gitu semua. Apa beliau keliru baca tabel PPT? Atau beliau gak ngerti maksud dari efisiensi tidak sama dengan pemotongan? Namanya efisiensi ya dana anggarannya tetap ada di tempatnya, bukan dananya hilang. Efisiensi kan dananya dikeluarkan untuk program prioritas yg gak kena efisiensi. โžก๏ธ Ini buat temen-temen yang mau baca utuh PPT nya Gue ngetweet ini untuk respon kalian yg caci maki gue atau mikir gue minta suapin info menitnya.

Mazzini

220,604 Aufrufe โ€ข vor 1 Jahr

ternyata bukan cuma cabut dari grup chat txt tapi yeonjun juga cabut dari dorm dan lost contact selama 3 hari ๐Ÿคฃ ๐Ÿ‘ค kalau gitu apa kalian gak pernah liat hyung (yeonjun) marah besar? ๐Ÿง uh... ๐Ÿฐ pasti pernah... ๐Ÿฟ pernah! ๐ŸฆŠ aku pernah marah besar sekali ๐Ÿฟ marah yg benar-benar marah ๐Ÿฟ seingat aku yeonjun hyung tendang pintu di sana dan keluar dari ruangan ini ๐Ÿ‘ค HAHAHAHA ๐Ÿงธ krisis terbesar untuk tim kami ๐Ÿง kalau amarahnya bertahan, kami gak bakal bisa perpanjang kontrak ๐Ÿ‘ค HAHAHAHA ๐Ÿ‘ค siapa sumber masalahnya? ๐Ÿฟ yg jelas bukan kami berdua (๐Ÿง) ๐Ÿงธ aku jg kayaknya bukan, deh... ๐ŸฆŠ sebenarnya udah ada beberapa hal yg aku pendam dari lama, tapi akhirnya meledak ๐ŸฆŠ waktu itu ada beberapa member yg terus-terusan salah koreografi ๐ŸฆŠ kayaknya waktu itu aku marah duluan karna ngerasa "kesabaran aku udah abis!" ๐ŸฆŠ makanya aku langsung lampiasin amarahku ke mereka (๐Ÿงธ๐Ÿฐ) ๐ŸฆŠ aku teriak sumpah serapah, lempar sepatuku kencang dan keluar dari ruangan ๐Ÿ‘ค kalian berdua (๐Ÿง๐Ÿฟ) sadar gak (kalau yeonjun lagi nahan amarah)? ๐Ÿฟ sadar banget ๐Ÿฟ aku mikir "kalau gak hari ini, kayaknya besok (yeonjun bakal meledak)" ๐Ÿฟ aku udah tau kalau bukan hari ini, berarti besok ada sesuatu yg besar ๐ŸฆŠ setelah itu aku menghilang selama 3 hari hahahaha ๐Ÿ‘ค serius?? bukannya kalian tinggal bareng di dorm? ๐ŸฆŠ aku keluar dari dorm ๐Ÿฟ dia gak pulang haha ๐Ÿ‘ค oh, ya..?? kamu gak bilang ke agensi? ๐Ÿง kayaknya bilang secara pribadi ๐Ÿ‘ค tuh, kan dia aslinya anak baik~~ ๐ŸฆŠ gak, gak, aku gak bilang apa-apa ke agensi tapi manager kami kayaknya mengerti (situasi yeonjun) ๐ŸฆŠ manager chat secara pribadi ke aku "yeonjun-ssi, istirahat dulu aja sampai kamu tenang baru kembali lagi" ๐Ÿงธ ternyata sempat dichat begitu, ya

nana | txt cb 'stick with you'

246,729 Aufrufe โ€ข vor 3 Monaten

๐—ฅ๐—ฎ๐—ธ๐˜†๐—ฎ๐˜ ๐——๐—ถ๐—ฝ๐—ฎ๐—ธ๐˜€๐—ฎ ๐—ง๐—ฒ๐—น๐—ฎ๐—ป ๐—ฅ๐˜‚๐—บ๐˜‚๐˜€ ๐—ž๐—ฒ๐˜๐—ถ๐—ฑ๐—ฎ๐—ธ๐˜„๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ๐˜€๐—ฎ๐—ป, ๐—Ÿ๐—ถ๐—บ๐—ฎ ๐—ง๐—ฎ๐—ต๐˜‚๐—ป ๐—ฉ๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐˜‚๐˜€ ๐—ฆ๐—ฒ๐˜‚๐—บ๐˜‚๐—ฟ ๐—›๐—ถ๐—ฑ๐˜‚๐—ฝ. Ada sebuah keajaiban hitung-hitungan di negeri ini yg tidak akan pernah bisa dijawab oleh guru matematika mana pun, bahkan oleh mereka yg telah mengabdi puluhan tahun hingga rambutnya memutih dimakan kapur tulis. Rumusnya sederhana namun menyayat hati, โ€œLima tahun duduk equivalent seumur hidup kenyang.โ€ Teori formulasi yg ditemukan oleh sekumpulan manusia terpilih yg menyebut diri mereka โ€œWakil Rakyatโ€ itu bahkan tak mampu dipecahkan otak sejenius Albert Einstein sekalipun. Masa kerja mereka singkat, hanya satu periode jari tangan, 5 tahun. Yang disebut kerja itu pun adalah duduk di ruang berpendingin udara yg sejuk, di atas kursi empuk yg harganya mungkin setara gaji setahun 10 orang buruh pabrik. Di sanalah mereka duduk rapat, atau terkadang juga terlelap. Tugas mereka mulia di atas kertas, namun ajaib di rekening. Hanya dengan modal lima tahun โ€œbersuaraโ€(atau diam), negara dengan sukarela mengikatkan diri untuk menanggung hajat mereka sampai liang lahat. Seolah-olah keringat lima tahun mereka adalah elixir suci yg nilainya tak terhingga. Pensiun seumur hidup untuk kerja seumur jagung. Sebuah warisan feodal yg dibungkus rapi dengan pita demokrasi. Di sisi lain, lihatlah ke bangunan sekolah yg atapnya bocor itu. Di sana ada seorang guru honorer. Gajinya sering dirapel tiga bulan sekali, nominalnya pun seringkali lebih kecil dari struk satu kali makan siang sang "Wakil Rakyat" tadi. Ia tidak duduk lima tahun, tapi berdiri dua puluh hingga tiga puluh tahun. Kakinya bengkak menahan lelah, suaranya serak mendidik anak-anak bangsa agar tidak bodoh, agar kelak bisa memilih wakil yg benar. Apakah ia mendapat pensiunโ€ฆ? Jangankan pensiun, bermimpi untuk diangkat menjadi pegawai tetap saja seringkali dilarang. Komplain sedikit soal MBG saja bisa dipecat. Ketika masa baktinya habis dan tubuhnya renta, negara memberinya ucapan terima kasih berupa selembar piagam kertas, lalu membiarkannya mati perlahan dalam kemiskinan. Tidak ada tunjangan hari tua, tidak ada jaminan kesehatan VIP. Pengabdian mencerdaskan kehidupan bangsa puluhan tahun ternyata harganya jauh lebih murah dibandingkan keahlian mengangkat jari tangan (yg lebih sering dipakai buat ngupil dari pada kunjungan ke dapil) dalam sidang paripurna. Sungguh sebuah komedi tragis. Kita dicekoki dan dipaksa menelan mentah-mentah โ€œUndang-Undangโ€ yg isinya membuat kaya raya si pembuatnya, membiayai hari tua mereka yg bekerja hanya sekejap, sementara kita membiarkan pahlawan yg membangun fondasi negara ini mengais remah-remah di masa senjanya. Hati nurani macam apa yg dipakai untuk mengetuk palu aturan itu..?Bagaimana mungkin kalian bisa menikmati uang pensiun itu dengan tenang, sementara guru yg dulu mengajari kalian mengeja kata โ€œKEADILANโ€ itu kini sedang bingung mencari uang untuk makan..? Di negeri ini, โ€œPengabdianโ€ rupanya diukur bukan dari seberapa besar jasamu pada bangsa dan negara, melainkan seberapa dekat pantat busuk mu dengan kursi kekuasaan. Bajingan kalian semuaโ€ฆ!!!

๐‹๐ˆ๐‘๐€ โฝแดผแถ แถ โฑแถœโฑแตƒหกโพ

23,062 Aufrufe โ€ข vor 6 Monaten

Punggungnya Memang lebar, tapi gak selebar hatinya buat ATINY lebih kuat dari apa pun ๐Ÿ’ช๐Ÿฉต ๐Ÿฅน "San menceritakan perjuangannya ke Melbourneโ€ ๐Ÿˆ Tiba-tiba semua tiket/pesawat dibatalkan. Jadi aku panik banget, โ€œHarus ngapain nih, harus ngapain nih" Aku terus cari-cari maskapai lain sampai akhirnya ketemu penerbangan. Terus aku mulai cek jadwal penerbangan dan segalanya--Dan karena kalian semua sudah nunggu, aku bener-bener mikir matang-matang. Mikir banget. Aku lagi konflik batin sama diri sendiri. Soalnya penerbangan itu sendiri udah agak gila.. dan aku beneran dateng sambil berdiri. Beneran berdiri sepanjang jalan. Punggungku nggak bagus, jadi aku (kayaknya) berdiri hampir sepanjang waktuโ€ฆ Tapi tahu itu, aku terus mikir "harus lanjut apa nggak?" Terus tiba-tiba kalian semua keinget. Kalau ini cuma jadwal biasa, jujur aku mungkin nggak bakal sejauh ini. Tapi kalian tiba-tiba muncul di pikiran. Jadiโ€ฆ rasanya kayak bohong sama diri sendiri kalau nggak dateng. Kayak bakal nipu diri sendiri gitu. Dan aku nggak mau malu sama diri sendiri, jadi aku pikir, oke.. walau susah dan ketat, coba aja. Tapi hati manusia lucu ya,, begitu naik pesawat langsung mikir โ€œAduhโ€ฆ ini jelek. Aku kena masalah nih.โ€ (sambil ketawa) โ€œIni bener-bener parah.โ€ Kayaknya aku berdiri hampir setengah waktu penerbangan. Karena aku udah nari dari kecil, sekarang kondisi badanku nggak terlalu bagus. Tapi situasinya terus begitu, jadi aku bilang ke pramugari, โ€œMaaf, boleh nggak aku berdiri sebentar?โ€ Mungkin kedengeran kayak pamer atau sombong, tapiโ€ฆ aku cuma pengen cerita seberapa besar perasaanku (cuma pengen bilang seberapa berartinya ini buat aku/seberapa tulusnya aku). ๐Ÿป Kamu hebat~~ Aku puk-puk ya~~ ๐Ÿป๐Ÿซณ๐Ÿซณ๐Ÿซณ๐Ÿซณ๐Ÿซณ๐Ÿซณ๐Ÿซณ ๐ŸˆBeneran. Bukan โ€œTolong puji aku dong, bilang aku hebat.โ€ Cuma panggung itu dan kalian semua berarti banget/berharga banget buat aku, jadi aku pengen bagi perasaanku kayak gini. Pokoknya, aku nggak yakin panggung hari ini 100% bagus. Nggak tahu apakah sempurna, tapi aku udah kasih yang terbaik. Aku cuma kerja keras. Dan pas sampe, member lain udah ada di sana. Aku langsung excited banget. Seneng banget. Kita ngobrol banyak banget sampe jujur aku nggak ngerasa capek sama sekali. Terus-terusan ngobrol sama member. Nggak capek sama sekali. Nggak ada capeknya. Sebelum naik panggung, aku nggak capek karena ngobrol sama member. Dan pas perform di panggung, aku nggak capek karena lihat kalian semua. Jadi begitulah. Pokoknyaโ€ฆ Pokoknya, selama tenagaku masih ada, aku bakal terus kasih yang terbaik di situasi apa pun. Tapi jujur, aku rasa semua member bakal ngelakuin hal yang sama. Dan sebenarnya, aku rasa member lain kerja lebih keras dari aku. Beneran. Bahkan pas aku di pesawat, aku terus nonton member perform di panggung. Dan entah kenapa, itu bener-bener bikin aku terharu. Hati aku berat/rasanya sesak. Jadi aku mikir: โ€œAku bener-bener seneng aku dateng kayak gini.โ€ (Aku memutuskan dateng dengan cara ini) Kalau aku cuma nunggu tiket lain di sana, rasanya hati aku bakal jelek banget. Member lagi kerja keras banget. Lihat mereka kerja keras, bahkan pas aku dalam perjalanan ke sini hati aku berat/rasanya nggak enak sama sekali. Aku cuma terus mikir, โ€œCepet sampe dong. Cepet sampe dong.โ€ Jadi untung semuanya beres. Lega banget. Pokoknya, karena aku udah sampe dengan selamat sekarang, tolong jangan khawatir lagi ya. Semoga semua punya hari yang bahagia dan malam yang bahagia. Sannie ๐Ÿฅน๐Ÿค

โ€”อžอŸอžโ˜… แ’๐• ๐• ๊ชฆ๐ ๊ซœ๐’ถแƒฤฑ โ˜…

12,609 Aufrufe โ€ข vor 4 Monaten

Sejak Mulyono menjabat, aksi demo apalagi yg demo mahasiswa, Luar biasa jahatnya tangan oknum aparat. Ringan sekali tangannya menyentuh rakyat. Seperti banyak video yg sudah kita saksikan Mahasiswa diperlakukan seperti penjahat yg harus dihajar habis-habisan. Tidak jarang main keroyokan Padahal si mahasiswa sudah tidak berdaya. Mahasiswa bersuara demi bangsa dan negara Bergerak demi nasib seluruh rakyat Indonesia Termasuk demi nasib oknum aparat dan keluarganya. Makanya saya dkk hampir selalu mengawal setiap aksi mahasiswa turun ke jalan, Tidak tega melihat mereka diperlakukan sewenang-wenang, Krn hanya dianggap anak nakal dan tidak paham hukum. Dan saya sudah sering menyaksikan dengan mata kepala sendiri betapa arogannya oknum aparat dalam menghadapi aksi mahasiswa. Saya kira tahun 2019 sudah paling ganas Saat mahasiswa protes mulyono, mahasiswa diserang gas air mata, dikejar dan dipukuli secara membabi buta. Sampai banyak korban luka bahkan ada yg kritis . Ternyata ๐Ÿ˜ญ Harusnya Pak Prabowo ingat bagaimana rakyat dan juga mahasiswa dulu mati-matian membela beliau, berkali ambil resiko turun ke jalan, malah sampai banyak korban jiwa. Dikejar oknum aparat, diserang gas airmata, mobil medis saya dipukuli, peralatan medis saya kocar kacir, TS saya difitnah, bahkan terakhir sempat dada saya kena serempet peluru. Semua sudah kami alami di era mulyono. Harusnya Pak Prabowo lebih bijak dan legowo menghadapi aksi rakyat, terutama mahasiswa. Bukan malah lupa dan lebih-lebih dr mulyono. Ohya, selama kami aksi turun ke jalan di era mulyono, adanya TNI malah jadi pembela kami. Setiap ada oknum aparat coklat mau menyerang, Bapak-bapak TNI turun menengahi. Makanya kami lebih tenang jika ada TNI di lapangan aksi. Kalau sekarang ?? Sebenarnya apa sih yg harus ditakuti dari aksi mahasiswa? Apa mungkin mereka melakukan kudeta ? Apa mungkin tetiba mereka memberhentikan presiden dan wakilnya ? Apa mungkin begitu mereka masuk, lgsg merubah UU ? Mereka Hanya ingin di DENGAR !! Paling keras yg bisa dilakukan mahasiswa sebatas merobohkan pagar rumah rakyat, itupun karena pintunya kalian kunci rapat. Coba kalian buka pintu, terima mereka, dengarkan aspirasinya Pastinya tidak perlu ada acara paksa memaksa. Bahkan menerima mereka hanya untuk sekedar meredam, basa basi saja..itu sudah baik. Tapi itulah, karena mahasiswa & rakyat yg kritik sudah lebih dulu dianggap musuh. Pemerintah anti kritik. Maka kalian tidak mau membuka pintu juga hati dan telinga. Sampai kapan rakyat dan aparat diadu begini ?? Sampai kapan rakyat dianggap hanya objek ?? #IndonesiaGelap

Eva Sri Diana Chaniago

1,411,891 Aufrufe โ€ข vor 1 Jahr

โœ๐Ÿป Kasus Khariq Anhar ini ibarat dagelan yg tidak lucu. Bayangkan, seorang mahasiswa ditangkap dan dipenjara selama hampir 5 bulan (29 Agustus 2025 โ€“ 23 Januari 2026), tapi ternyata di akhir cerita, Majelis Hakim bilang, โ€œIni kasusnya gak jelas, batal demi hukum.โ€ Ini bukan soal pengacara Khariq yg hebat, tapi ini soal aparat (Polisi dan Jaksa) yg kerjanya ugal-ugalan. Coba deh kita bedah pakai logika sederhana, pertama penangkapan oleh polisi, Khariq ini dituduh soal โ€œomonganโ€ atau tulisan (pendapat) yg ditafsirkan provokasi, kok penangkapannya spt nangkap begal, maling motor, perampok bank, atau pembunuh berdarah dingin...? Biasanya, kalau kasus โ€œkata-kataโ€ alias menyampaikan pendapat, orangnya dipanggil dulu, dikirim surat dulu, ditanya baik-baik, โ€œMas, maksud tulisan panjenengan niku opo..?โ€ Tapi di kasus ini pak polisi main langsung tangkap tanpa permisi (surat panggilan). Seolah-olah Khariq ini teroris yg mau meledakkan kota. Padahal barang buktinya cuma ada di HP atau internet, yg gak mungkin lari ke mana-mana. Ini negara hukum, bukan negara โ€œhukum rimbaโ€. Kalau menangkap aktivis caranya sama kayak menangkap begal, apa bedanya aparat dengan preman berseragam..? Dan bagian paling konyolnya lagi, Jaksa terima pelimpahan P21, Khariq disidang. Saat sidang Jaksanya bingung sendiri, Khariq ini dakwaan salahnya pakai alat bukti apa. Kalau ibarat menuduh orang mencuri, harus jelas, misalnya โ€œDia mencuri ayam jago warna merah pakai karung goni.โ€ Tapi pada kasus ini, Jaksa dakwa Khariq bersalah, tapi waktu ditanya โ€œDia pakai aplikasi apa..?โ€, Jaksa jawabnya muter-muter. Bisa WhatsApp, bisa Twitter, bisa apa saja terserah Jaksa. Majelis hakim jengkel, ini bukan kuis tebak-tebakan. Masak terdakwa disuruh membela diri dari tuduhan yg gak jelas. Ujung-ujungnya majelis hakim membebaskan Khariq karena Jaksa dianggap tidak profesional. Sekarang mari coba kita hitung kerugiannya. Khariq dipenjara sekitar 147 hari. Ia selama 147 hari, dia tidak bisa kuliah, dia dipisahkan dari keluarga, tidur di sel sempit. Dan semua itu terjadi hanya karena Polisi buru-buru menangkap dan Jaksa asal-asalan bikin dakwaan. Ketika Hakim ketok palu โ€œBebas Demi Hukumโ€, apakah waktu 147 hari itu bisa dikembalikanโ€ฆ?? Tidak..!!. Kalau ini terjadi di negara maju, di negara yg hukumnya sudah matang (seperti di Eropa atau Amerika), kalau polisi salah tangkap dan jaksa ngawur sampai bikin orang tak bersalah masuk penjara, negara WAJIB BAYAR GANTI RUGI (kompensasi) yg nilainya miliaran rupiah. Polisi dan Jaksanya bisa dipecat atau digugat balik karena merusak hidup orang. Tapi di sini..? Dengan entengnya cuma dianggap โ€œYa sudah, nasibmu nakโ€ฆโ€. Boro-boro ada ganti rugi otomatis, sekedar permintaan maaf terbuka pun tidak. Khariq pulang dng membawa trauma, sementara aparat yg salah tangkap tetap gajian seperti biasa. Bagaimana menurut kalian, B*ngs*t sekali bukanโ€ฆ? Ini adalah fakta realitas kualitas Peradilan dan Penegak Hukum kita, nggak perlu kirim buzzer akun netes untuk bela di kolom komentar pake narasi โ€œAparat Penegak Hukum kita bekerja profesional berdasarkan konstitusi, percayalah, dengan memberi dukungan pada APH, kita akan menyongsong Indonesia Emas tahun 2045..โ€ Terima saja kenyataannya, kasus Khariq Anhar adalah bukti nyata bahwa aparat kita sedang malas mikir, malas bikin surat panggilan, malas cari bukti spesifik, tapi rajin memenjarakan orang sambil joget-joget oke gas.. oke gas sampai titik darah penghabisan..!!. Kebebasan warga negara dirampas bukan karena dia jahat, tapi karena penegak hukumnya โ€œGibranโ€, alias TIDAK BECUS BEKERJA..!!. ///////______________________ ** โ€œJumโ€™at mubarrak, selamat menjemput datangnya bulan Ramadhan, mohon maaf lahir & bathin atas segala salah kata dan khilaf tulisan..โ€ โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”โ€”/////

๐‹๐ˆ๐‘๐€ โฝแดผแถ แถ โฑแถœโฑแตƒหกโพ

61,521 Aufrufe โ€ข vor 5 Monaten

Pernah punya pasien mantan pejabat Ngamuk di UGD krn merasa ribet dgn aturan BPJS Gaya masih sok orang besar, selalu merendahkan orang lain.. Maunya pakai BPJS tapi nda mau ikut aturan BPJS Namanya juga Sistem, ngga kenal mantan pejabat Kalau data nda lengkap, ya sistem tidak akan bisa dibuka, pilihannya bayar pribadi atau harus melengkapi Karena bicaranya sombong & merasa paling benar, kesal juga sayaโ€ฆ Akhirnya saya bilang.. โ€œ Maaf ya Pakโ€ฆterpaksa saya harus katakanโ€ฆ.Inilah fakta keruwetan yg selama ini di alami rakyat & kami nakes, akibat sistem kesehatan yg tidak Pro Rakyat โ€ฆcoba waktu Bapak menjabat dulu, kekuasaan Bapak dipakai untuk membuat aturan yg baik, kan hari ini Bapak tidak akan mengalami hal tidak menyenangkan ini, jadi tolong sabar saja menjalaninya seperti kami selama ini โ€œ Saya berharap dgn cerita ini, para Pejabat & Bapak-Ibu dewan di gedung Rakyat ingat bahwa jabatan tidak akan abadiโ€ฆkebijakan yg Bapak-Ibu buat saat ini, nanti akan berefek pada Bapak-Ibu juga keluarga. Saat ini mungkin Bapak-Ibu masih diatas Kelak jika turun lagi ke Rakyat, belum tentu nasib Bapak-Ibu akan selamanya diatas Roda akan terus berputar Dan setiap kita akan menuai dari apa yg telah kita perbuat Kebaikan yg kita lakukan, kebaikan yg akan kita tuai Juga sebaliknya, keburukan yg kita lakukan, keburukan pula yg akan kita tuai Jadi bijaklah dalam bersikap.. Gunakan hati nurani dalam membuat kebijakan Nasib Bangsa & Negara saat ini ditangan Bapak-Ibu sekalian Ratusan tahun kita di jajah, Banyak darah pejuang yg tumpah demi memperjuangkan kemerdekaan Jangan sampai krn kebijakan yg salah.. Hilang sudah kedaulatan negara Hancur masa depan bangsa Hancur Indonesia Raya Terjajah lagi rakyat Indonesia Tolong demi Ketahanan Nasional Tolak RUU Kesehatan Omnibuslaw yg patut dicurigai, dibuat bukan krn kepentingan Rakyat #TolakRUUKesehatanOmnibuslaw #tolakkapitalisasikesehatan Rakyat & Nakes Bersatu, Pasti Bisa โœŠ๐ŸปโœŠ๐Ÿป Mohon Doa & Dukungan Saudara kami semua, dukung perjuangan ini Demi masa depan kita, anak - cucu dan masa depan Indonesia Demi rakyat Indonesia, kami penerus Boedi Oetomo akan hadir putihkan Jakarta, mengobati kebijakan yg sakit Kami terpaksa kembali turun ke jalan 5 Juni 2023, 5 OP bersatu melawan arogansi kekuasaan..demi Rakyat โœŠ๐Ÿป Panjang Umur Perjuangan โœŠ๐Ÿป

Eva Sri Diana Chaniago

136,109 Aufrufe โ€ข vor 3 Jahren

KRATING INTERVIEW MARET 2025 ๐Ÿ‘ฑโ€โ™€๏ธ: "kratingg, kalau kratingg sendiri harus main drama Y (Boys Love), bakal gimana?" ๐Ÿ€: "Sebenarnya kalau buat aku, itu gak terbatas di satu genre aja sih kak. Maksudnya...aduh, aku bingung ngomongnya gimana. Tapi kalau aku pribadi memandang diri aku, aku tuh pengen jadi aktor yang bisa memerankan karakter yang unik, aneh, menantang, atau sesuatu yang baru gitu." ๐Ÿ‘ฑโ€โ™€๏ธ: "Tapi kalau drama Y sekarang kan lagi rame banget tuh, kalau kamu dapet peran itu gimana?" ๐Ÿ‘ฉโ€๐Ÿฆฐ: "Kalau disuruh main bareng Meen, mau gak?" ๐Ÿ€: "Kalau harus main bareng Meen, aku gak mau wkwkwkwkwkwk!" ๐Ÿ‘ฑโ€โ™€๏ธ: "Loh, kenapa? Tapi kalau sama orang lain mau?" ๐Ÿ€: "Aduh, aku juga belum tahu, Kak. Soalnya aku pribadi gak pernah kepikiran tentang hal ini (main drama BL) sebelumnya. Tapi kalau aku, melihatnya itu per skrip atau per naskah ya. aku gak terlalu nge-kotak-kotakin kayak 'Oh ini genre Y (Boys Love)', 'Oh ini genre Yuri (Girls Love)'. aku cuma melihat, kalau semisalnya ada orang yang ngirim naskah ke aku, terus aku baca dan aku suka... Gak peduli karakternya bakal kayak gimana, tapi kalau aku ngerasa 'Wah, naskah yang dikirim ini bagus banget dan aku pengen banget maininnya', kalau hati aku bilang oke, ya aku bakal terima peran itu." ๐Ÿ‘ฑโ€โ™€๏ธ: "Tapi kalau pasangannya tetep Meen, gimana?" ๐Ÿ€: "Kalau sama Meen tetep gak mau๐Ÿคฃ! Apalagi kalau genrenya Y." ๐Ÿ‘ฑโ€โ™€๏ธ: "Tapi kan kalian kalau lagi bareng, momen dan chemistry-nya tuh dapet banget. Kalau fans ngeliat chemistry kalian terus baper, kamu bakal nolak momen itu gak?" ๐Ÿ€: "Ah, kalau yang kayak gitu biarin mengalir gitu aja deh, Kak. Lebih baik biarin aja." ๐Ÿ‘ฑโ€โ™€๏ธ: "Berarti dibiarin blur (ambigu) aja gitu ya?" ๐Ÿ€: "Bukan, maksudnya biarin itu terjadi secara natural aja sesuai apa adanya. Gak usah dipaksain." ๐Ÿ‘ฑโ€โ™€๏ธ: "Tapi kan di series misteri yang kalian mainin bareng, itu kan tentang persahabatan, tapi kalian kelihatan manis banget. Banyak orang yang ngeliat kalian tuh jadi baper dan nge-jodohin (nge-ship)." ๐Ÿ€: "Nah, kalau yang itu mah mereka (fans) imajinasi sendiri, Kak wkwkwkwk. Tapi kalau interaksi yang kayak Kakak bilang tadi, itu aku bisa (wajar aja)." ๐Ÿ‘ฑโ€โ™€๏ธ: "Berarti kalau interaksinya sama Meen kayak gitu, kamu oke?" ๐Ÿ€: (Mulai ketawa pasrah dan garuk-garuk leher) ๐Ÿ‘ฑโ€โ™€๏ธ: "Tapi beneran, kamu gak mau ya kalau main drama Y bareng Meen?" ๐Ÿ€: "Aduh, kalau itu aku harus mikir keras banget sih, Kak. Tapi ya balik lagi, kalau genrenya tentang persahabatan (friendship) nah ini baru beneran sesuai pemahaman aku ya, kalau genrenya tentang persahabatan antar teman, menceritakan hubungan emosional sebagai sahabat, terus fans mau nge-ship atau imajinasi sendiri, nah kalau yang begitu aku oke-oke aja, aku bisa." ๐Ÿ‘ฑโ€โ™€๏ธ: "Tapi sekarang fans udah pada nge-ship kamu sama Meen loh. Apalagi pas event kemarin, pas kalian main basket bareng, ada momen kamu ngerangkul atau meluk dia gitu dari belakang." ๐Ÿ€: "Oh, kalau soal rangkulan atau pelukan itu mah udah jadi hal yang biasa dan normal banget buat aku sama Meen sehari-hari, Kak." ๐Ÿ‘ฑโ€โ™€๏ธ: "Oh, emang udah biasa ya? Tapi kok mukanya kayak sengaja banget bikin fans histeris?" ๐Ÿ€: "Hahaha, jujur aku tadi pengen banget Meen ada di sini buat bantuin aku jawab interview ini๐Ÿ˜ญ! Soalnya aku udah bilang ke dia, 'Eh, akhir-akhir ini pas interview, tiap kali gue ngomong kok rasanya kayak ada yang salah ya? Kayak dijebak terus.' Terkesan mencurigakan gitu ya? Terus Meen bilang ke aku, 'bang, makanya abang harus dengerin baik-baik pas mereka nanya, soalnya wartawan sekarang istilahnya banyak banget!' Jadi ya... aku udah di-briefing duluan sama Meen, Kak." โ€”countโ€”

rui ๐Ÿด๓ ง๓ ข๓ ฅ๓ ฎ๓ ง๓ ฟ๐Ÿ‡ซ๐Ÿ‡ท

249,971 Aufrufe โ€ข vor 2 Monaten

Siapa cinta pertama yang membawamu mengenal K-Pop ? Me : GIRLS GENERATION (SNSD) ๐Ÿฉท Ada banyak alasan kenapa aku suka K-Pop, tapi semua itu berawal dari mereka. Pertama kali ngeliat SNSD di TV waktu masih sekolah, aku sama sekali nga nyangka kalau momen sederhana itu akan mengubah banyak hal. Awalnya cuma penasaran, lalu mulai dengerin lagu-lagunya, terus nonton penampilan mereka, hingga akhirnya mereka menjadi grup yang selalu punya tempat spesial di hatiku. Yang membuatku semakin kagum sama mereka bukan hanya karya-karyanya, tetapi juga pribadi mereka. Mereka bisa membuat orang tertawa dengan tingkah yang apa adanya, tanpa dibuat-buat. Di balik semua candaan itu, mereka juga menunjukkan dedikasi, kerja keras, dan profesionalisme yang luar biasa saat berada di atas panggung. Bertahun-tahun telah berlalu, tetapi mereka tetap bersinar. Bukan hanya karena bakat, melainkan kerja keras dan ketulusan yang membuat mereka selalu punya tempat di hati banyak orang. Itulah alasan mereka tetap bertahan hingga hari ini. Sekeren itu mereka. ๐Ÿ‘ Jadi makin nga sabar nungguin anniversary ke 20 (tahun kedepan) mereka. ๐Ÿฅน ์ง€๊ธˆ์€ ์†Œ๋…€์‹œ๋Œ€! ์•ž์œผ๋กœ๋„ ์†Œ๋…€์‹œ๋Œ€! ์˜์›ํžˆ ์†Œ๋…€์‹œ๋Œ€! Jigeumeun Sonyeo Sidae! Apeurodo Sonyeo Sidae! Yeongwonhi Sonyeo Sidae! ๐Ÿฉท Makasih yah udah debut unnie-unnie ku. Kalian telah mewarnai hari-hari ku. ๐Ÿฅน๐Ÿซถ cr : cmonyuriah

clo

27,939 Aufrufe โ€ข vor 6 Tagen

Q: Lulus kuliah dan sudah hampir setahun nganggur. Sekarang udah mulai hopeless. Harus gimana ya? Sebenarnya, yang berbahaya dari nganggur โ€“ selama kamu masih bisa bertahan hidup โ€“ menurut gw bukanlah belum mendapat pekerjaan. Tapi saat kamu merasa stuck, males melakukan apa-apa, hopeless, gak ada semangat hidup, atau burnout. Itu lebih bahaya. Dan ini biasanya karena nggak terjadi feedback loop dari cara kamu berproses. Kalau kamu masih muda banget (baru lulus) dan belum ada tanggungan, sadari bahwa kamu punya unfair advantage yg gak semua orang punya: energi, waktu, dan gak ada resiko finansial yang fatal. Sadari itu dulu, dan coba bersyukurlah. Dengan bersyukur kamu bisa lebih tenang dan siapa tau dimudahkan juga rezekinya. Nah kalau kamu udah coba apply ke ratusan lamaran di berbagai job portal dan belum ada feedback apa2, menurut gw cukup jelas ada pada strategi. Kamu mungkin tetap melakukan satu hal yang sama berulang2 walau hasilnya nggak optimal. Ini juga membantu kamu agar gak terjebak di situasi yang sama. Sadari bahwa ada hal2 yang di dalam dan di luar kontrol kamu. Jumlah job opportunity yang adam, dapet offer letter dari perusahaan juga gak bisa kamu kontrol. Yang dalam kontrol kamu adalah usaha untuk meningkatkan keahlian, dan bersiap yang terbaik kalau opportunity datang. Posisikan diri untuk bisa semudah mungkin keberuntungan menemukan kamu. Pelajari hal2 yang perlu seperti bikin CV dengan format yang bagus dan bisa memperlihatkan keahlian kamu dengan baik. Tapi isi CV-nya juga harus berkualitas, dan itu hanya bisa dicapai dengan bikin pencapaian yg didapat dengan skill. Kalau belum punya skillnya, belajar. Share juga prosesnya di blog, linkedin, atau social media apapun. Buat project sendiri, lalu bagikan lagi ke publik dan masukkan itu di CV. Jadi selama kamu masih mencari pekerjaan, yang kamu lakukan bukan cuman apply di job portal dan menunggu. Kamu bakal selalu sibuk. Walau belum dapet kerja dan dapet panggilan interview, anggep cari kerja dan upskilling itu fulltime job kamu sekarang. Bangun pagi, ganti baju saat working hours, pergi ke perpustakaan, pulang saat jam kerja selesai. Lakukan hal2 yang membuat keberuntungan itu mudah untuk kamu dapatkan. And lastly, donโ€™t end the week with nothing. Usahakan sekuat tenaga, di akhir minggu ini kamu akan sedikit lebih baik dari pada kamu di minggu lalu. Dengan belajar hal baru, ikut course, bikin project, reachout leaders di perusahaan yang kamu targetkan pakai linkedin, dokumentasikan perkembangan diri, buat beberapa versi CV untuk versi role yang berbeda, dan lain lain. Apapun. Yang penting jangan biarkan satu minggu berlalu tanpa ada progres. Oh ya, pastikan kamu juga bisa dapet support dari orang tua dan keluarga yang tinggal bareng kamu. Kasih tau plan kamu apa. Soalnya ini juga penting. Gw rekomendasikan sehari2 kegiatan kamu lakukan diluar aja, di perpustakaan misalnya. Biar bisa lebih fokus. Dan siapa tau di perjalanan ini ternyata kamu dapet insight tertentu, yang membuka peluang ke hal2 baru. Jadi pengusaha, bikin toko, freelance, atau penulis webtoon misalnya. Dan itu keren juga kok!

Anas

442,935 Aufrufe โ€ข vor 2 Jahren

Andai Bung Tomo hadir ditengah-tengah rakyat Surabaya hari ini, mungkin ia tak mampu untuk kembali membakar semangat arek Suroboyo sebagaimana yang dilakukannya pada November 1945 silam. Andai Hajjah Rangkayo Rasuna Said dan Jenderal Soedirman hidup hari ini, mungkin beliau-beliau pun tak sanggup membangkitkan semangat juang rakyat Indonesia sebagaimana yang pernah beliau lakukan pada tahun 1930 dan 1948 silam. Bukan karena zamannya tak sama, bukan pula karena penjajahnya berbeda, namun karena mental juang rakyat saat inilah yang sama sekali tak menyerupai mental juang rakyat di zaman mereka hidup kala itu. Di era sekarang ini, siapa yang tak kenal Refly Harun (Refly Harun) ?, ia seorang Profesor, pakar hukum tata negara yang dalam setiap penyampaian pikiran dan orasinya selalu disampaikan secara soft, dan hati-hati, semua orang tau itu. Refly Harun bukan kritikus tipikal Faizal Assegaf (Faizal Assegaf), Prof.Taufik Bahaudin atau Brigjen Kamaruddin Simanjuntak yang pikiran-pikirannya di lontarkan dengan gaya frontal, keras tanpa tedeng aling-aling. Orang-orang seperti Prof.Refly Harun, Prof.Zainul Arifin Mochtar (Zainal Arifin Mochtar), Eep Saefulah Fatah (Eep Saifullah Fatah), Prof.Harkristuti Harkrisnowo adalah jajaran kritikus kalem. Jarang sekali mereka menyampaikan sikap dan pikiran lewat narasi-narasi yang keras. Namun ketika tokoh-tokoh itu mulai menyampaikan pikiran-pikiran dan kritik mereka dengan nada dan gaya yg tidak biasa, mendadak frontal dan keras, maka pastilah ada sesuatu yang sudah kelewat batas telah terjadi di negeri ini. Lalu setelah tokoh-tokoh kalem itu begitu meradang dan bahkan mungkin marah atas kebejatan cara berpolitik penguasa yang curang serta kebobrokan kekuasaan yang dengan brutal merusak sistem ketatanegaraan, konstitusi dan demokrasi, kemana para rakyat pemegang kedaulatan negeri ini..? Apakah telah sirnah para pewaris genetik pejuang-pejuang tangguh yang pernah mengusir tentara Belanda, Inggris dan Jepang di negeri ini..? Come on, jangan pernah mempermalukan para datuk-datuk pendahulu mu wahai rakyat, jangan pernah berkata menginginkan perubahan yang lebih baik bagi negara dan bangsa jika hanya diam menjadi penonton para akademisi dan pakar mengkritisi rezim kekuasaan. Kalianlah rakyat pemegang kedaulatan yang selayaknya meradang, marah dan murka. Ayo bangkitlah, tegaklah, singsingkan lengan baju mu, mari bergandeng tangan bersama-sama turun ke jalan, sambut para tokoh-tokoh yang siap memimpin mu memperbaiki nasib negeri dan bangsa ini. Janganlah kalian mewarisi kepada generasi penerus kalian kelak mental-mental pecundang, mental-mental manusia terjajah, sebagai bangsa yang lemah yang rela menjadi budak di rumah-rumah kalian sendiri..!! Mari hidupkan kembali, ๐Œ๐„๐‘๐ƒ๐„๐Š๐€ ๐€๐“๐€๐” ๐Œ๐€๐“๐ˆโ€ฆ!!!โœŠ๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ

๐‹๐ˆ๐‘๐€ โฝแดผแถ แถ โฑแถœโฑแตƒหกโพ

29,955 Aufrufe โ€ข vor 2 Jahren

Guys, ini video YouTube Short yang bikin gue langsung pause dan mikir: "Ini serius atau cuma prank gila aja?" Ada akun yang lagi viral di Tiktok gara-gara training sekumpulan gagak liar supaya tiap hari bawa duit buat dia. Bukan main-main, dia beneran mau ngumpulin uang lewat burung-burung pintar ini. Coba baca kronologisnya dibawah: Awalnya dia cuma temenan sama gagak-gagak liar. Kasih makan tiap kali mereka sentuh uang. Minggu pertama, gagak-gagak ini mulai ngerti: "Sentuh uang = dapet makanan enak." Beberapa hari kemudian? Mereka udah mulai nyolong dollar dari dia sendiri, lalu dikasih lagi demi dapet makanan Minggu berikutnya, dia ajarin mereka masukin koin ke gelas. Polanya sama, masukin koin = dapet makan. Langkah akhir? Dia kirim sekumpulan gagak ini keluar berburu duit ke mana-mana dengan harapan gagak ini kembali membawa dollar dan bawa pulang ke dia. Tapi ini bukan cuma konten lucu soal burung pintar. Ini cerminan ambisi manusia yang gila-gilaan plus kecerdasan gagak yang underrated banget. Gagak itu binatang paling pintar di dunia โ€” mereka bisa ingat muka orang, ngajarin anaknya, bahkan bikin tools. Gagak itu bukan burung biasa. Mereka punya otak selevel primata, ingatan jangka panjang gila-gilaan, dan watak yang super hitam-putih soal manusia. Kalau lo kasih makan? Mereka bisa jadi temen setia seumur hidup. Gagak nggak cuma dateng tiap hari. Mereka nginget muka lo selamanya. Mereka anggap lo bagian dari โ€œkeluargaโ€ mereka. Banyak kasus dokumentasi di mana gagak balas kasih โ€œhadiahโ€ โ€” kancing, manik-manik, kunci rumah, pecahan kaca mengkilap, bahkan separuh kalung hati. Kalau lo melukai atau bikin mereka kesel? Entah ngejar, nembak, nangkep, atau bahkan cuma bikin mereka takut sekali โ€” mereka nginget muka lo selamanya. Bukan cuma dia, tapi seluruh kawanan. Bahkan anak-anaknya yang belum lahir waktu kejadian pun bakal diajarin untuk langsung nyerang: jerit-jerit, mobbing, dive-bombing ke orang yg melukai mereka. Ini hasil penelitian ilmiah John Marzluff dari University of Washington yang udah puluhan tahun ngulik gagak. Kembali ke konteks video, cowok ini ngajarin mereka "touch money = reward". Bayangin kalau sistem ini works beneran? Dia bakal punya pasukan gagak yang terbang ke seluruh kota, ngambil koin, uang jatuh, bahkan duit di ATM yang lupa ditutup orang? Apa yang bakal terjadi selanjutnya kalau ini beneran lepas kendali? Pertama, duit yang mereka bawa pasti bukan cuma "uang jatuh di jalan". Gagak liar ini bisa nyolong dari dompet orang, dari meja kafe, dari mobil yang kaca setengah turun. Bayangin lo lagi duduk di warung kopi, tiba-tiba gagak mendarat, ambil recehan lo, dan terbang pergi. Thats why its illegal to pet crow in certain country Kedua, yang paling bikin gue merinding: efek domino ke gagak-gagak itu sendiri. Mereka udah belajar "uang = makanan". Kalau si cowok berhenti kasih reward? Mereka bakal tetap nyari duit sendiri. Bahkan ngajarin anak-anak gagaknya. Generasi maling berbulu hitam yang turun-temurun. Kota bakal punya "crow mafia" kecil-kecilan. Dan yang paling seru sekaligus bahaya: ini bukti manusia selalu cari jalan pintas buat kaya cepet. Bukan kerja keras, bukan usaha biasa โ€” tapi manfaatin kecerdasan hewan buat kerja kotor. Lucu di video, tapi di dunia nyata? Bisa jadi inspirasi buat orang lain yang lebih nekat. "Kalau gagak bisa, kenapa nggak monyet atau anjing liar?" Gagak yang dia latih bisa ingat muka. Kalau suatu hari dia nggak kasih makan lagi, atau dia pindah rumahโ€ฆ burung-burung itu tahu di mana dia tinggal. Balas dendam ala gagak? Bisa jadi horor ringan. Intinya, video ini bukan cuma hiburan 60 detik. Ini gambaran kecil dari sifat manusia: kreatif, nekat, bodoh, dan tidak berpikir konsekuensi kedepan.

goods stuff

49,554 Aufrufe โ€ข vor 2 Monaten

Terimakasih OCCRP, Kami Akhirnya Dapat Job Lagi! Pagi itu, kantor kecil di sudut Jakarta tampak lebih sibuk dari biasanya. Bukan karena ada pemilu, bukan pula karena proyek baru dari kementerian. Semua orang di sana sedang sibuk membuka TikTok, mengulang-ulang sebuah video dengan latar belakang berita CNN berjudul: "Jokowi Masuk Daftar Tokoh Dunia Paling Korup 2024 versi OCCRP." Di pojokan, seorang pria dengan kaos putih sambil bolak balik menekan tombol HP, sambil berdiri di depan timnya. Dialah Koordinator Agung (nama samaran), pria yang dikenal sebagai "otak" strategi buzzer. Dengan wajah serius, dia memulai briefing darurat: "Kawan-kawan, ini bahaya besar! OCCRP telah menyerang bos kita. Kita harus bergerak cepat. Apa langkah kita?" Salah satu anggota tim, yang sedang sibuk menyeruput kopi sachet, mengangkat tangan. "Pak, apa itu OCCRP?" "Itu lembaga anti-korupsi internasional. Pokoknya mereka sok-sokan investigasi!" jawab Agung sambil mengibaskan tangan seperti mengusir lalat. "Sekarang, tugas kita: serang balik!" Tiba-tiba, suasana menjadi tegang. Semua anggota tim bersiap mendengar strategi dari sang koordinator. Agung melanjutkan: "Pertama, framing OCCRP sebagai lembaga nggak kredibel. Bilang mereka hanya mencari sensasi dan nggak punya data valid." "Siap, Pak!" jawab tim serempak. "Kedua, bantah berita ini dengan memposting pencapaian bos kita. Ingat, narasi: 'Presiden terbaik sepanjang masa.' Cari foto-foto beliau saat bagi-bagi sembako, peluk sapi kurban, atau naik sepeda bareng rakyat." "Baik, Pak!" lagi-lagi serempak. "Ketiga, kalau ada yang tanya soal data korupsinya, kita jawab begini: 'Mana datanya? Jangan cuma tuduh-tuduh tanpa bukti!' Paham?" Semua mengangguk. Tapi tiba-tiba seorang buzzer pemula angkat tangan lagi, wajahnya agak ragu. "Pak, ini butuh dana tambahan, buat iklan di medsos, buzzer lain, sama bayar pasukan komentar." Agung mengangguk penuh wibawa, lalu menepuk bahu si pemula. "Santai, ini saya tinggal ngomong sama bos. Budget langsung cair. Kita ini tim kepercayaan, paham?" Ruangan pun gegap gempita dengan tepuk tangan. Ada yang sudah sibuk mengetik narasi di laptop, ada yang mulai merekam video TikTok tandingan, bahkan ada yang mengatur strategi serangan komentar ke akun OCCRP. Dalam hati, mereka bersyukur. Bukan karena berita buruk ini, tapi karena akhirnya mereka dapat job baru. Proyek terakhir mereka, "Framing Pemilu Damai 2024," sudah mulai basi dan gaji sempat seret. Kini, OCCRP datang bak penyelamat di tengah kegalauan finansial mereka. Sore itu, setelah briefing selesai, Agung berdiri di depan kantor, memandang langit Jakarta yang cerah. Dengan senyum lebar, ia bergumam: "Terimakasih, OCCRP. Kalian benar-benar lembaga yang memberkati kami. Kalau ada lagi berita serupa, jangan ragu untuk publish, ya!" Sambil bersiul riang, dia kembali bergumam, "Ya Allah, semoga setelah ini ada lagi berita memojokkan bos atau anaknya. Kalau bisa, berita yang lebih heboh lagi. Agar dana selalu mengalir lancar. Amin!" Begitulah, hidup seorang buzzer. Di balik layar perang narasi, selalu ada secangkir kopi sachet, keyboard berisik, dan optimisme bahwa setiap berita buruk bisa jadi peluang emas. OCCRP, kalian mungkin mengekspos korupsi, tapi di sini, kalian justru memperpanjang kontrak kerja kami. Salut!

Maria A. Alkaff

31,895 Aufrufe โ€ข vor 1 Jahr