Loading video...

Video Failed to Load

Go Home

Gambaran bagaimana ribut suria daripada CME (coronal mass ejection) boleh terjadi, lalu mencetuskan ribut geomagnetik. Kemudian, aurora terjadi.

1,339,684 views • 2 years ago •via X (Twitter)

10 Comments

Zamir Mohyedin's profile picture
Zamir Mohyedin2 years ago

Promot buku baru!

Zamir Mohyedin's profile picture
Zamir Mohyedin2 years ago

Jemput ke saluran Telegram saya untuk info-info sains;

Zamir Mohyedin's profile picture
Zamir Mohyedin2 years ago

Penjelasan tentang apa itu ribut suria, angin suria, ribut geomagnetik;

Biha's profile picture
Biha2 years ago

MashaAllah hebatnya kekuasaan Allah

XanticRetroProfessor's profile picture
XanticRetroProfessor2 years ago

And people still think there is no Creator, subhanallah. The deeper you learn, the more you feel tiny

#ProRakyatFreePalestine 🇵🇸🇲🇾's profile picture
#ProRakyatFreePalestine 🇵🇸🇲🇾2 years ago

Subhanallah. How scary yet beautiful.

Girlfren LJS 🌺🦋🇲🇾's profile picture
Girlfren LJS 🌺🦋🇲🇾2 years ago

Xfaham tp sy like je 😂😂😂

Firdaus's profile picture
Firdaus2 years ago

@tulipppgirl nah, lagi mudah paham

May Allah Grant You Jannatul Firdaus's profile picture
May Allah Grant You Jannatul Firdaus2 years ago

Minta izin tumpang tn, I humbly request to Malaysians currently residing as expat in GCC to help me answer my survey. Manifesting for 300 respondents for me to graduate my master & for the betterment of Malaysian understanding in this research topic!TQIA!

ohAddy's profile picture
ohAddy2 years ago

Gelung yang terakhir tu xdpt tembus tu atmosfera bumi ke camne?

Related Videos

AI ternyata NU? AI memilih Islam? Bertanya fatwa agama ke AI? Beberapa minggu lalu viral video wanita Australia berbincang dengan AI ChatGPT, menanyakan apakah AI percaya adanya Tuhan dan pilih agama apa berdasarkan kitab sucinya, dan AI menjawab Islam karena al-Qur’an seluruhnya (tidak parsial) wahyu Tuhan. Minggu ini fitur berbincang langsung dengan AI ChatGPT ini mulai bertahap dibuka untuk semua users, saya sendiri kemudian mencoba bertanya tentang hadits serta pemahaman AI tentang konsep Bid’ah. Rupanya jawaban AI lebih mendekati pandangan NU atau Ahlus Sunnah wal Jama’ah mainstream/orthodox Islam dunia. Secara teknis saat ini real-time advanced voice ChatGPT (bisa ngobrol) masih menggunakan AI versi 4o, belum yang terbaru o1-preview. Perlu saya sampaikan bahwa ketika AI ChatGPT terbaru o1-preview ditanya pilih agama apa yang paling rasional, jawabannya berubah jadi Buddhism. Versi 4o masih memilih Islam sebagai yang paling logis dan rasional. Dua contoh di atas mungkin terkesan sederhana dan buat lucu-lucuan saja, namun sejatinya menggambarkan realita AI yang tidak akan berubah: ia hanyalah mesin berbasis probabilitas, tidak deterministik. Ringkasnya: tidak tentu, tidak pasti. Sesuatu yang tidak pasti itu berarti bisa benar dan kadang bisa salah, meskipun semakin canggih maka semakin jarang terjadi, tapi pasti akan terjadi kesalahan. Karena itu di Bahtsul Masa’il PBNU tahun lalu ketika saya diminta masukan untuk permasalahan “bolehkah bertanya urusan agama kepada AI?” saya tekankan poin ini, bahwa selamanya AI akan selalu “pasti pernah salah”. Bagaimana dengan anda? Akankah anda menggunakan AI untuk bertanya urusan agama? Oktober 2024 AI NU annajib

Ainun Najib 🇮🇩@🇸🇬

99,160 views • 1 year ago

𝐀𝐝𝐚 𝐊𝐮𝐫𝐬𝐢 𝐓𝐞𝐫𝐛𝐚𝐧𝐠! 𝐌𝐮𝐤𝐭𝐚𝐦𝐚𝐫 𝐏𝐩𝐩 𝐁𝐞𝐫𝐮𝐣𝐮𝐧𝐠 𝐑𝐢𝐜𝐮𝐡 Muktamar X Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Mercure Convention Center, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (27/9/2025), berlangsung panas. Pada sesi pembukaan, suasana sempat ricuh hingga terjadi aksi lempar kursi besi antarpeserta. Wakil Ketua Umum DPP PPP, Rusli Effendi, meminta para muktamirin menahan diri dan tetap berperilaku sesuai ajaran Islam yang menjadi dasar partai. Ia menegaskan, perbedaan pendapat dalam pemilihan ketua umum merupakan hal wajar, tetapi harus disampaikan dengan cara yang santun dan sesuai ajaran Islam. Menurutnya, keributan hanya akan mencederai jalannya muktamar. Rusli juga mengingatkan, keributan justru akan membuat masyarakat antipati terhadap PPP. Menurutnya, partai Islam tidak semestinya mengedepankan perkelahian atau konflik internal. Ia menilai, pengalaman perpecahan sebelumnya menjadi pelajaran berharga agar PPP tidak terjebak dalam konflik yang berulang. “Kalau maunya ribut terus dan hanya cari sensasi saja, bagaimana bisa mendapatkan simpati umat,” ujarnya. Video | Naskah: Mata Lokal (fb) & kerikil_jalan (tiktok) | Sephi Editor | Admin: Xatria | Filda 🌐Saksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui: | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45 #garudatv #laporan8 #PPP #MuktamarPPP #MuktamarX #Politik

Garuda TV

16,008 views • 10 months ago

Geger! Tak Mau Bayar Jasa Kencan dan Bawa Sajam, Seorang Pria Diamuk Massa di Depan Coffee daerah Cokroaminoto YOGYAKARTA – Suasana dini hari di Jalan HOS Cokroaminoto, mendadak mencekam pada Sabtu (16/5/2026) sekitar pukul 00.35 WIB. Sebuah keributanpecah setelah seorang pria diduga enggan membayar jasa kencan. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi dan rekaman video yang beredar, peristiwa bermula ketika pelaku terlibat cekcok mulut dengan seorang wanita di pinggir jalan. Adu mulut tersebut diduga dipicu oleh masalah pembayaran jasa kencan yang tidak dipenuhi oleh pelaku. Situasi semakin memanas ketika warga sekitar dan pengunjung kafe mencoba melerai. Bukannya kooperatif, pria tersebut justru menunjukkan gelagat agresif dan diketahui membawa senjata tajam. Sontak, hal ini memicu kemarahan massa yang berada di lokasi. Melihat adanya senjata tajam, warga langsung bergerak cepat untuk melumpuhkan pelaku. Dalam rekaman video, terlihat sejumlah orang berupaya merebut sajam tersebut hingga terjadi aksi saling dorong . Pelaku sempat terjatuh ke aspal sebelum akhirnya berhasil diamankan oleh kerumunan warga. "Tadi awalnya ribut soal bayaran, terus pas mau diamankan ternyata dia bawa sajam. Warga langsung emosi karena membahayakan orang banyak," ujar salah satu warga yang berada di lokasi kejadian. Lalu lintas di sekitar Jalan HOS Cokroaminoto sempat tersendat akibat banyaknya warga dan pengendara yang berhenti untuk melihat kejadian tersebut. alganisidik_26
1:00

Sensitive content

Geger! Tak Mau Bayar Jasa Kencan dan Bawa Sajam, Seorang Pria Diamuk Massa di Depan Coffee daerah Cokroaminoto YOGYAKARTA – Suasana dini hari di Jalan HOS Cokroaminoto, mendadak mencekam pada Sabtu (16/5/2026) sekitar pukul 00.35 WIB. Sebuah keributanpecah setelah seorang pria diduga enggan membayar jasa kencan. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi dan rekaman video yang beredar, peristiwa bermula ketika pelaku terlibat cekcok mulut dengan seorang wanita di pinggir jalan. Adu mulut tersebut diduga dipicu oleh masalah pembayaran jasa kencan yang tidak dipenuhi oleh pelaku. Situasi semakin memanas ketika warga sekitar dan pengunjung kafe mencoba melerai. Bukannya kooperatif, pria tersebut justru menunjukkan gelagat agresif dan diketahui membawa senjata tajam. Sontak, hal ini memicu kemarahan massa yang berada di lokasi. Melihat adanya senjata tajam, warga langsung bergerak cepat untuk melumpuhkan pelaku. Dalam rekaman video, terlihat sejumlah orang berupaya merebut sajam tersebut hingga terjadi aksi saling dorong . Pelaku sempat terjatuh ke aspal sebelum akhirnya berhasil diamankan oleh kerumunan warga. "Tadi awalnya ribut soal bayaran, terus pas mau diamankan ternyata dia bawa sajam. Warga langsung emosi karena membahayakan orang banyak," ujar salah satu warga yang berada di lokasi kejadian. Lalu lintas di sekitar Jalan HOS Cokroaminoto sempat tersendat akibat banyaknya warga dan pengendara yang berhenti untuk melihat kejadian tersebut. alganisidik_26

Merapi Uncover

69,769 views • 2 months ago

Saya bentangkan rekod kenaikan harga makanan dari 2011 hingga 2024 dalam penggulungan Belanjawan 2025. Hakikatnya sesiapa pun yang jadi kerajaan, kita akan menggunakan data yang sama iaitu daripada DOSM. Sementara kita boleh berbeza pendapat, mengenai bagaimana sesuatu perkara itu dilaksanakan atau pendekatannya, janganlah sehingga kita menidakkan data rasmi inflasi seolah-olah data itu tidak melambangkan keadaan sebenar rakyat kerana banyak perbahasan yang menjurus ke arah itu. Data inflasi setiap bulan ini memberi dua gambaran penting. Pertama, ia memberi trend peningkatan harga keseluruhan kerana angka inflasi adalah angka komposit yang menggabungkan kenaikan mengikut kategori seperti makanan mentah, makanan siap dibeli, makanan di restoran, elektrik, api pengangkutan dan sebagainya. Sama ada data 2% atau 1.9% itu adalah data komposit yang telah pun dikira mengikut wajaran dan ini adalah standard antarabangsa bukan hanya digunakan di Malaysia. Kedua, data inflasi menunjukkan berapa tinggi kenaikan itu berlaku. Jika kita amati laporan inflasi setiap bulan, ada saling kait antara angka inflasi keseluruhan dengan kenaikan mengikut kategori tertentu. Bagi bulan September 2024, kadar inflasi adalah 1.8% dan kadar kenaikan harga makanan & minuman, kerana ini yang selalu dilontarkan. Angka inflasi itu banyak itu, 2% tapi kita di bawah ini terbeban dengan harga makanan dan minuman yang tinggi. Jadi saya tengok satu persatu, kalau untuk September 2024, kadar inflasi keseluruhan 1.8%. Kadar kenaikan harga makanan dan minuman dan ini wajaran paling besar 29.8%, kadarnya hanyalah 1.6% lebih rendah daripada kadar inflasi sebenarnya. Kenaikan harga makanan dan minuman pada 1.6%, bagi September 2024 ini, boleh diberikan perspektif berbanding rekod-rekod kenaikan harga makanan dan minuman sejak 2011. Saya semak tiap-tiap bulan, kenaikan harga barang dan minuman yang jadi komponen inflasi itu sejak tahun 2011 mengikut data DOSM. Di antara tahun 2011 hingga 2018, kadar kenaikan harga makanan dan minuman adalah dalam lingkungan 2% hingga 5.7%. Hanya beberapa bulan sahaja dalam tahun 2011 ke tahun 2018 itu yang kadar kenaikan harga makanan itu dalam lingkungan 2% kepada 3%. Majoritinya adalah 3% hingga 5% iaitu lebih dua kali ganda daripada kenaikan yang kita ada sekarang ini September 2024. Kemudian, selepas Mei 2018, kerajaan bertukar, inflasi makanan dan minuman adalah paling rendah pada Julai 2018. Daripada 2011 hingga ke 2024, inflasi makanan dan minuman adalah palng rendah adalah dalam bulan Julai 2018 iaitu 0.7%. Kemudian kekal rendah hingga ke Mei 2019 tetapi mula naik kepada 1.2% iaitu kesan daripada penghapusan GST pada ketika itu. Selepas itu, kenaikan harga makanan dan minuman naik semula daripada Jun 2019 itu dia mula naik dan melebihi 2% daripada itu dan hanya turun sekejap semasa COVID kerana permintaan kurang. Itu pun semasa COVID, kenaikan harga makanan & minuman ini tak banyak beza daripada yang ada sekarang iaitu 1.3% hingga 1.9% julat dia. Jadi dalam keadaan ekonomi merudum masa itu takda permintaan, berbanding dengan keadaan sekarang, kadar inflasi kenaikan harga barang makanan dan minuman boleh dibandingkan dengan zaman COVID yang ada sekarang ini. Bermula Oktober 2021, kenaikan harga barang makanan & minuman mula naik mendadak dari 1.9% Oktober 2021 kepada 7.2% dalam bulan Ogos 2022. Kenaikan harga makanan & minuman hanya mula turun secara signifikan mulai Mac 2023. Mac 2023, 6.9% kepada 4.1% bagi Ogos 2023, kemudian 2% bagji Januari 2024 dan sekarang ini kekal 1.6% bagi September 2024. Maknanya, jika kita teliti semua data ini dari 2011 hingga 2024, prestasi mengawal inflasi, terutamanya kenaikan harga makanan dan minuman adalah terbaik sejak Kerajaan Madani mengambil alih Dari tahun 2011, hanya ada satu tempoh masa saja iaitu Julai 2018 hingga Mei 2019 akibat penghapusan GST yang mana kenaikan harga makanan dan minuman adalah lebih rendah daripada apa yang ada sekarang. Saya huraikan semua ini supaya jangan mudah menuduh kerajaan memutar belit angka ekonomi. Semua ini ada di segala laporan. Sedangkan jika dalam perbahasan, saya tengok dalam perbahasan ada yang sewenang-wenangnya mengatakan harga makanan naik sampai 30%, sampai 20% sedangkan data rasmi yang dikumpul itu keadaannya sangat berbeza dan DOSM inilah yang turut akan membekalkan data rasmi sekiranya pembangkang akan menjadi kerajaan ataupun semasa pembangkang jadi kerajaan dahulu, data yang sama itu jugalah yang digunakan

Rafizi Ramli

32,101 views • 1 year ago

KATASUMBAR- Seorang pria mirip mantan Bupati Dharmasraya, AG viral diamankan warga di Kota Padang, karena diduga melakukan asusila sesama jenis. Video pria mirip mantan Bupati Dharmasraya AG diamankan tersebut viral di media sosial Tiktok, diantaranya di-posting akun ERIK85. Dalam video yang diunggah akun Tiktok tersebut, terlihat seorang pria berwajah mirip AG diseret warga. Dalam video itu terdengar, warga menyebut, orang homo, orang homo ditangkap, ditangkap. Selain itu, seorang warga juga terdengar menginterogasi pria tersebut, dan meminta untuk mengakui perbuatannya, dan pria itu menjawab tidak. “Ang akui kesalahan ang atau indak?,” tanya warga. Pria tersebut menjawab tidak “Indak”, jawabnya. Terpisah, Kapolsek Padang Utara, AKP. Yuliadi membenarkan, video yang beredar tersebut, AG mantan Bupati Dharmasraya. AKP. Yuliadi menyampaikan, kejadian tersebut pada Sabtu (25/10/2025). AG, di bawah warga ke Polsek Padang Utara, terkait hal yang didugakan. Namun, dalam hal itu, menurut Kapolsek, tidak ada korban yang melapor. “Saat itu ada tiga orang warga yang membawa ke Polsek. Tapi, saat itu, tidak ada korban yang melapor,” terangnya. Ia menjelaskan, peristiwa itu terjadi, setelah resepsionis dari salah satu penginapan di Jalan Gajah, Air Tawar mendengar suara ribut di salah satu kamar. Mendengar hal tersebut, resepsionis memanggil beberapa orang pemuda, kemudian pria tersebut keluar dan melarikan diri. “Saat itu, dikejar warga dan diamankan,” terangnya. Lanjutnya, meski demikian, pihak kepolisian tidak bisa memastikan benar kejadian yang disebut dimedia sosial. Sebab, saat diamankan tidak ada korban yang melaporkan, dan bukti dari kejadian tersebut.
0:24

Sensitive content

KATASUMBAR- Seorang pria mirip mantan Bupati Dharmasraya, AG viral diamankan warga di Kota Padang, karena diduga melakukan asusila sesama jenis. Video pria mirip mantan Bupati Dharmasraya AG diamankan tersebut viral di media sosial Tiktok, diantaranya di-posting akun ERIK85. Dalam video yang diunggah akun Tiktok tersebut, terlihat seorang pria berwajah mirip AG diseret warga. Dalam video itu terdengar, warga menyebut, orang homo, orang homo ditangkap, ditangkap. Selain itu, seorang warga juga terdengar menginterogasi pria tersebut, dan meminta untuk mengakui perbuatannya, dan pria itu menjawab tidak. “Ang akui kesalahan ang atau indak?,” tanya warga. Pria tersebut menjawab tidak “Indak”, jawabnya. Terpisah, Kapolsek Padang Utara, AKP. Yuliadi membenarkan, video yang beredar tersebut, AG mantan Bupati Dharmasraya. AKP. Yuliadi menyampaikan, kejadian tersebut pada Sabtu (25/10/2025). AG, di bawah warga ke Polsek Padang Utara, terkait hal yang didugakan. Namun, dalam hal itu, menurut Kapolsek, tidak ada korban yang melapor. “Saat itu ada tiga orang warga yang membawa ke Polsek. Tapi, saat itu, tidak ada korban yang melapor,” terangnya. Ia menjelaskan, peristiwa itu terjadi, setelah resepsionis dari salah satu penginapan di Jalan Gajah, Air Tawar mendengar suara ribut di salah satu kamar. Mendengar hal tersebut, resepsionis memanggil beberapa orang pemuda, kemudian pria tersebut keluar dan melarikan diri. “Saat itu, dikejar warga dan diamankan,” terangnya. Lanjutnya, meski demikian, pihak kepolisian tidak bisa memastikan benar kejadian yang disebut dimedia sosial. Sebab, saat diamankan tidak ada korban yang melaporkan, dan bukti dari kejadian tersebut.

Never

19,784 views • 9 months ago

“POLA YANG TERBACA” Persuasi Ancaman - Risakan (Character Assassination) Ada satu pola yang selalu berulang dalam sejarah pertarungan kebenaran vs kebohongan penguasa. Bukan hanya di satu negara. Bukan hanya di satu zaman. Pola itu sederhana: Ketika pengungkapan kebenaran menyentuh titik kritis, yang diserang bukan substansinya, tapi ORANG yang berani mengajukannya. Tahapannya hampir selalu sama. Pertama, dipersuasi. Dibujuk. Kedua, diancam, dengan berbagai ancaman langsung maupun tidak, fisik, non fisik, hingga metafisik Ketiga, masuk ke tahap berikutnya: Risakan atau penghancuran kredibilitas Melalui kelemahan atau kesalahan di masa lalu (siapa sih orang yang tidak punya kesalahan masa lalu?) Dan jika tidak ada, maka dibentuklah fitnah-fitnah dan pembunuhan karakter (character Assassination). Karena jika publik sudah tidak percaya pada orangnya, maka mereka tidak perlu lagi mengamanka kebohongannya. Ini bukan teori. Ini pola. Hari ini, melalui apa yang terjadi pada Rismon, kemudian apa yang terjadi pada dr Tifa dan Roy Suryo, kita melihat pola itu lagi. Bukan tentang siapa yang benar. Bukan tentang data apa yang valid. Tapi tentang bagaimana perhatian publik digeser: Dari hukum→ ke pribadi Dari substansi → ke sensasi Dari kebenaran → ke persepsi Isu-isu personal mulai dimunculkan. Label dilemparkan. Cerita dibangun. Dengan berbagai macam cerita dan fitnah yang dibangun dan terus-meneruskan dijejalkan kepada mindset publik. Bukan untuk menjelaskan. Tapi untuk mengaburkan. Saya ingin kita semua berhenti sejenak, dan bertanya dengan jujur: Kalau semua sudah jelas dan kuat, kenapa tidak dijawab saja jika memang masih ada pembelaan? Tidak cukup 22 Ahli, 127 Saksi, 709 dokumen pendukung untuk pembelaan atas 1 lembar ijazah? Masih perlu dibangun framing dan fitnahan? Kenapa harus berputar ke arah lain? Di titik ini, ini bukan lagi soal satu orang. Bukan soal nama tertentu. Ini soal sesuatu yang lebih besar: Apakah kita masih hidup dalam ruang di mana kebenaran boleh diajukan, dan dijawab dengan data? Atau kita sudah masuk ke fase di mana kebenaran dijawab dengan serangan? Saya tidak meminta Anda percaya pada saya. Walaupun Ilmuwan kelas dunia sekaliber Dr Ing Ridho Rahmadi, sudah memberikan keahlian dan pernyataan sevalid dan sekredibel ini. Saya hanya mengajak Anda menggunakan akal sehat. Lihat polanya. Nilai sendiri. Karena kebenaran tidak pernah takut pada pertanyaan. Yang takut biasanya adalah sesuatu yang berusaha disembunyikan. Dan jika hari ini yang diserang adalah orangnya, bukan pada kebenaran yang diungkapkan, Maka justru di situlah kita harus semakin fokus pada apa yang disampaikan. Saya, dr Tifa akan tetap di sana. Di titik kebenaran itu diletakkan. Tenang. konsisten. Dan tidak bergeser. Karena pada akhirnya, yang akan bertahan bukan suara paling keras, dan tindakan paling kejam. Yang akan bertahan adalah kebenaran yang diridhai Tuhan. Hasbunallah wanikmal wakil, nakmal maula wanikman Nashir La haula wala quwwata ila billahil aliyyil adziim.

Dokter Tifa

19,052 views • 3 months ago

Kalian tau orang ini? Dia adalah Suhail bin Amr Dulu di jaman jahiliyah, dia berperan sebagai ahli pidato alias khatibnya orang2 Quraish. Ketika dakwah Rasulullah di Mekkah, dia adalah orang yang diberikan tugas untuk berpidato untuk memfitnah Rasulullah. Di dalam pidatonya dia bilang bahwa Rasulullah itu tukang sihir lah, tukang memecah belah kaum Quraish lah, pendusta lah dan lain-lain, ditambah dia berkolaborasi dengan Abu Lahab juga yang juga memusuhi Rasulullah. Ketika perang Badar, Suhail bin Amr ikut serta di dalam pasukan Quraish, ketika kaum Quraish mengalami kekalahan Suhail bin Amr ini dia dijadikan tawanan perang. Ketika dia jadi tawanan, Umar bin Khattab yang sedari awal kesel banget sama Suhail yang udah terlalu lama ngefitnah Rasulullah di pidato-pidatonya minta izin buat ngehukum mati Suhail. Rasulullah ngelarang Umar, tapi karena Umar udah terlanjur kesel dia minta setidaknya boleh nyabutin semua gigi Suhail biar dia tidak bisa pidato ngejelek-jelekin Rasulullah lagi. Tapi ga respond Rasulullah? Beliau bilang “Jangan wahai Umar, suatu saat dia akan menolong umat muslim ketika membutuhkan” Akhirnya Umar nurut. Beberapa tahun kemudian, ketika Rasulullah meninggal, terjadi gelombang orang-orang yang murtad karena hasutan berbagai pihak. Termasuk di Mekkah juga banyak penghasut orang muslimin merayu untuk kembali ke jaman Jahiliyah, Suhail bin Amr yang sudah masuk islam lalu dengan gagah berani maju ke depan dan berpidato untuk mempertahankan keislaman penduduk Mekkah. Akhirnya penduduk Mekkah tetap islam seluruhnya. Dan akhirnya mereka baru sadar dengan ucapan Rasulullah sebelumnya, bahwa Suhail bin Amr bisa menjadi penolong umat muslim ketika membutuhkan.

awan

200,536 views • 4 months ago

𝐀𝐩𝐚𝐤𝐚𝐡 𝐏𝐫𝐚𝐛𝐨𝐰𝐨 𝐏𝐫𝐚𝐣𝐮𝐫𝐢𝐭 𝐓𝐍𝐈 𝐒𝐞𝐣𝐚𝐭𝐢..? Hal yang paling ditakutkan oleh sirkel politik Jokowi serta pendukungnya dari kekuatan oligarki poros Asia Timur adalah bila Presiden Prabowo ‘back to military leadership style’, dan tidak lagi mengekor pada pendahulunya Sang ‘Carpenter’ style. Mereka cemas, jika itu terjadi, bagaimana dengan nasib Fufufafa yang diharapkan akan menggantikan posisi Prabowo..? Mereka galau, bagaimana dengan kelangsungan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang mereka nikmati layaknya pemilik negara kecil didalam bingkai NKRI..? Mereka risau, bagaimana nasib puluhan atau ratusan Proyek Tambang yg telah mereka kooptasi untuk oligarki lokal dan asing..? Mereka takut, bagaimana dengan jebolnya APBN yang mereka korupsi habis-habis lewat proyek abal-abal dan utang luar negeri..? Ada kekhawatiran besar dari kekuatan politik sirkel Jokowi, bahwa Prabowo sebagai mantan Jenderal TNI akan bangkit kesadarannya untuk mewarnai prinsip-prinsip politiknya dengan filosofi Tri Matra TNI, yakni Kuat Berkuasa di Udara (Swa Bhuwana Paksa), Jaya di Laut (Jalesveva Jayamahe) dan Perkasa di Darat (Kartika Eka Paksi). Sebab jika kekhawatiran mereka benar, maka yang mereka takutkan pertama kali dari tindakan Prabowo (layaknya Soeharto yang mempereteli sirkel Soekarno) akan segera amputasi sirkel Jokowi dari elemen kelembagaan Yudikatif dan Hankam. Ini bahaya betul bagi mereka ketika Prabowo melalui mekanisme ketatanegaraan mengganti Kapolri, Jaksa Agung, mengatur penggantian seluruh Komisioner KPK, Ketua MA, Ketua MK dan Panglima TNI dari siapapun yang memiliki kedekatan dengan sirkel Jokowi. Prabowo juga akan berubah sikap dan tidak lagi seperti masih menjadi bawahan Jokowi. Prabowo akan sulit untuk dibawa untuk mencla-mencle, diajak klemar-klemer dan diarahkan untuk banyak omon-omon zonk seperti pendahulunya. Mereka tau betul, jika karakter prajurit TNI Prabowo tersadarkan, lalu move on kepada gaya kepemimpinan militer, maka gaya kebijakannya akan berubah menjadi sat-set (cepat), berpikir praktis (tidak bertele-tele), strategis (terencana, terarah dan terukur), serta bertindak taktis (terampil dan cekatan). Sirkel politik Jokowi tau, jika seorang Jenderal TNI sejati jiwa patriotiknya telah terpanggil, maka ketika berhadapan dengan kepentingan bangsa dan negara, ndak bakal pernah bisa diajak main dengan gaya politik dagang sapi atau politik balas budi, mereka khawatir Prabowo tersadar dari “hypnomunafik” Jokowi, lalu berbalik dan berkata, “taik kucing dengan kalian semua..!!”. Bagi Prajurit TNI sejati, berbakti pada Nusa, Bangsa dan Negara adalah harga mati. Karenanya kedaulatan negara, ideologi negara, konstitusi negara akan diletakan diatas kepentingan politik kelompok dan golongan tertentu. Tapi pertanyaan yg paling mendasarnya adalah, Apakah Prabowo Jenderal TNI sejati atau bukan…? Apakah Prabowo Prajurit TNI yang berjiwa Patriotik atau bukan…? Jika jawabannya bukan, maka tidak akan ada bedanya Prabowo dengan Jenderal-Jenderal terdahulu yang sama sekali tidak mencerminkan sikap Patriotik, mementingkan kekayaan diri dan keluarganya sendiri, tidak mementingkan kepentingan bangsa dan negara serta mudah menggadaikan diri pada kepentingan asing. Jika itu jawabannya, maka sungguh musibah besar bagi bangsa ini. Itu sebabnya, siapa pun yang mendukung pemerintahan Presiden Prabowo, wajib rajin memberikan saran dan kritik dengan harapan dapat didengar dan dijadikan bahan pertimbangan oleh Prabowo. Setelah memiliki kekuasaan yang besar, Prabowo justru memerlukan suara publik yang dapat menjadi penyeimbang pengaruh dominasi politisi sirkel Jokowi yang masih rapat berada disekelilingnya, disamping mendorong Prabowo menjadi lebih berani bersikap tegas. Jadi Publik tak boleh kendor, karena jika sedikit saja lengah, boleh jadi mereka akan menjerumuskan dan menyesatkan langkah kebijakan Prabowo dalam pemerintahannya.

𝐋𝐈𝐑𝐀 ⁽ᴼᶠᶠⁱᶜⁱᵃˡ⁾

48,344 views • 1 year ago

MISTERI PESAN WA YANG MEMICU KEGADUHAN SUASANA MUNAS-KONBES. Kediri—Kegaduhan yang mewarnai Sidang Pleno Munas dan Konbes di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri (22/6/2026) terkait penetapan Lokasi Muktamar ke-35 menarik perhatian banyak pihak. Potongan video yang beredar sejak Senin (22/6/2026) siang telah diedit dan dibingkai sedemikian rupa, dengan dua tujuan utama: (1) mendiskreditkan Rais Aam PBNU sebagai “figure otoriter” karena mencabut keputusan sepihak dan tergesa-gesa oleh Pimpinan Sidang Pleno Munas-Konbes, dan (2) mendiskreditkan peserta yang protes sebagai tidak punya adab di hadapan masyayikh. Tapi, potongan video itu terbantahkan jika kita simak rekaman utuh sesi pembacaan putusan Sidang Komisi Organisasi terkait usulan calon Lokasi Muktamar ke-35 oleh Prof. Dr. KH. Asrorun Ni’am Sholeh berikut ini. Dalam rekaman video berdurasi 10 menit 11 detik ini, kita akan mendapatkan gambaran utuh tentang apa yang terjadi sebelum KH. Akhmad Said Asrori selaku Pimpinan Sidang Pleno men-“torpedo” putusan Sidang Komisi Organisasi dan memicu kegaduhan di akhir sesi. Perhatikan dengan seksama video ini. Pada menit ke 02:22 (di sela kerawuhan KH. Nurul Huda Jazuli), ada seseorang dari sisi kanan panggung yang meminta KH Miftah Faqih untuk membuka HP. KH. Miftah Faqih pun menoleh ke kanan dan sesaat kemudian mengecek HP-nya. Sumber terpercaya menyebutkan, orang tersebut berinisial AAH (salah satu Katib Syuriyah PBNU). Setelah itu, cermati apa yang terjadi sejak saat itu. Pada menit ke 03:28, KH. Miftah Faqih menunjukkan pesan WA kepada KH. Akhmad Said Asrori. Sejak pertama kali membaca pesan WA, yang tampak dalam rekaman adalah, keduanya sangat tegang dan lebih sibuk membahas pesan WA tersebut daripada mendengarkan paparan Prof. Asrorun Niam Sholeh. Perhatikan lagi apa yang terjadi pada menit 07:02 sampai 07.12. Bahkan, ketika masih belum selesai mengucapkan kalimat “Yang kedua, hari ini, pondok yang layak untuk Muktamar itu hanya Lirboyo…”, tangan kanan KH. Akhmad Said Asrori telah meraih palu dan siap mengetokkannya. Tampak sekali, upaya untuk melakukan fait accompli putusan Sidang Pleno Munas-Konbes, karena tidak memberikan jeda kepada peserta untuk menyampaikan tanggapannya. Sekretaris SC yang mencoba mengingatkan dengan mengamankan palu sidang pun diabaikan. Di situlah ketegangan mulai muncul. Parahnya, argumentasi yang disampaikan oleh KH. Akhmad Said Asrori saat mengetok palu untuk kedua kalinya pada menit ke 07.45 pun melenceng dari argumentasi dan keputusan Sidang Komisi Organisasi yang telah dipaparkan oleh Prof. Dr. Asrorun Niam Sholeh. Hal itu “dapat dipahami” (meski tidak dapat dibenarkan), karena patokan yang dipakai sepertinya Adalah pesan WA, bukan paparan yang disampaikan di Sidang Pleno. Saat forum mulai gaduh, Rais Aam PBNU KH. Miftachul Akhyar kemudian maju dan naik ke panggung untuk menenangkan suasana, dengan menyampaikan penjelasan yang beliau terima dari Hasil Sidang Komisi Organisasi pada malam harinya. Rais Aam menegaskan, hingga Ahad (21/6/2026) pukul 12 malam, laporan yang beliau terima adalah bahwa keputusan atas lima calon lokasi Muktamar dikembalikan kepada PBNU. Kemudian, Rais Aam pun mencabut keputusan sepihak KH. Akhmad Said Asrori. Jadi, siapa yang sebenarnya otoriter dalam kasus ini? Katib Aam atau Rais Aam? Jawabannya jelas, Rais Aam hanya mengembalikan putusan Sidang Pleno dari pembajakan oleh KH. Akhmad Said Asrori selaku Pimpinan Sidang. Pertanyaan berikutnya, apa isi pesan WA yang diterima KH. Miftah Faqih? Siapa pengirim pesan yang membuat keduanya tampak sangat tegang? Tampak jelas, keduanya sangat tegang, berbeda dengan dua orang di samping kanan dan kiri mereka yang tampak relaks dan tenang. Sebagai penutup, perhatikan juga bahasa tubuh KH. Akhmad Said Asrori sesaat sebelum menyampaikan putusan sepihak soal lokasi Muktamar di menit 05:51. Kiai Said spontan mengelus hidungnya. Ini adalah pertanda psikologis bagi orang yang melakukan penyangkalan terhadap kebenaran. (red) Nahdlatul Ulama Dr. H.M. Asrorun Ni'am Sholeh, MA

Radio Elshinta

56,718 views • 1 month ago

MEMBONGKAR KEDOK HTI BRAINWASH ANAK MUDA KITA. Kelas Eksekutif YukNgaji (KEY). SEBUAH UTAS. HTI dibuarkan oleh negara, betul, terlarang, betul juga, namun para pengasongnya masih terus aktif melakukan aktifitas menyebar ideologinya dengan berbagai cara, dengan kemasan agama, menyasar anak-anak muda kita, dengan menyembunyikan identitas mereka sebenarnya, lalu menyelipkan semangat-semangat Ideologi HTI kedalam pikiran anak-anak muda tersebut. Yang harus kita pahami bersama dahulu adalah, Hizb Tahrir adalah partai politik, termasuk HTI di Indonesia, mereka bukan ormas keagamaan, namun organisasi politik, maka, jalan sebenarnya adalah politik bukan dakwah, dan orang-orangnya, tidak punya otoritas keagamaan untuk kemudian melakukan dakwah-dakwah keagamaan, yang ada adalah, mereka membajak agama untuk tujuan politis mereka. Kali ini kita akan bongkar salah satu aktivitas Brain Wash salah satu pengasong HTI, yakni Rangga Lesmana aktivis HTI yang menjadi narsum Kelas Eksekutif YukNgaji (KEY) ke-8 di UTC Hotel Dago Bandung, 11 Mei - 8 Juni nanti, acara tersebut adalah acara kegamaan anak muda, isinya membahas Islam dari A sampai Z-nya, apakah benar begitu? Tidak, isinya adalah menanamkan fondasi beragama bagi anak-anak muda kita menurut paham Ideologi HTI, bahwa dunia ini harus berdiri atas dasar sistem Khilafah Bla Bla… Acara KEY ini adalah jaring awal bagaimana para pesertanya nanti akan digiring pada Halaqoh-halaqoh HTI, yang pada muaranya adalah mereka akan punya ideologi, pemaknaan beragama yang sama dengan apa yang diharapkan oleh HTI, bahwa sistem bernegara kita, Pancasila dan NKRI adalah salah, bahwa semua solusi dari permasalahan dunia adalah Khilafah, serta narasi mengerikan bernama Jihad dan perang atas eskalasi yang terjadi antara Hamas VS Israel. Dan yang berbahaya adalah, acara Kelas Eksekutif YukNgaji (KEY) ini diadakan di banyak kota besar, pemerintah, ormas keagamaan ototritatif juga diam akal hal ini, ini persoalan serius sebenarnya. Rangga Lesmana adalah pengasong Khilafah murid dari Islmail Yusanto, Felix Siauw, dan satu lingkaran bersama para pengasong HTI lainnya di Indonesia seperti Doni Riw, Yuana Riyan Tresna dkk, dia tidak punya otoritas keagamaan yang mempuni untuk “Berdakwah”, hanya membajak terma agama untuk tujuan menyampaikan Ideologi Khilafahnya, yang didapat HTI apa? Paling tidak ada dua, yakni uang dan calon pengikut mereka, anak-anak muda yang haus akan semangat beragama. Untuk kawan-kawan para pemuda-pemudi, para Mahasiswa, hati-hati ikut acara semacam ini, ini bentuk Brain Wash HTI dalam kemasan agama, pemerintah, aparat penegak hukum, ormas keislaman juga harus lebih Aware terhadap macam tingkah polah propagadan HTI dalam mencari mangsa potensialnya, yakni anak-anak muda muslim yang Well Educated.

Kakak Pembina

10,689 views • 1 year ago

Dahulu kala, Allah, Tuhannya umat manusia dan seluruh mahluk di muka bumi pernah menciptakan seorang Hitler yang memburu setiap orang Yahudi. Allah berfirman dalam Al-Qur’an : “Dan Telah kami tetapkan terhadap Bani Israil dalam Kitab itu, “Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan di muka bumi Ini dua kali dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar”. Maka apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) pertama dari kedua (kejahatan) itu, kami datangkan kepadamu hamba-hamba kami yang mempunyai kekuatan yang besar, lalu mereka merajalela di kampung-kampung, dan Itulah ketetapan yang pasti terlaksana. Kemudian kami berikan kepadamu giliran untuk mengalahkan mereka kembali dan kami membantumu dengan harta kekayaan dan anak-anak dan kami jadikan kamu kelompok yang lebih besar. Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, Maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri, dan apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang kedua, (Kami datangkan orang-orang lain) untuk menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam mesjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai. Mudah-mudahan Tuhanmu akan melimpahkan rahmat(Nya) kepadamu; dan sekiranya kamu kembali kepada (kedurhakaan) niscaya kami kembali (mengazabmu) dan kami jadikan neraka Jahannam penjara bagi orang-orang yang tidak beriman.” (QS al-Israa’ : 4-8) Hakikat dan analisa ayat-ayat di atas menegaskan bahwa dua aksi pengerusakan yang dilakukan oleh Bani Israil akan terjadi setelah turunnya surat al-Israa’ di atas. Sekarang ini bangsa Yahudi memiliki daulah di Baitul Maqdis. Mereka banyak berbuat kerusakan di muka bumi. Mereka membunuhi kaum wanita, orang tua, anak-anak yang tidak mampu apa-apa dan tidak dapat melarikan diri. Mereka membakar tempat isra’ Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam dan merobek-robek kitabullah. Mereka melakukan kejahatan di mana-mana hingga mencapai puncaknya. Mereka menyebarkan kenistaan, kemaksiatan, kehinaan, pertumpahan darah, pelecehan kehormatan kaum muslimin, penyiksaan dan pelanggaran perjanjian. Jadi, aksi pengerusakan yang kedua sedang berlangsung sekarang dan telah mencapai titik klimaks dan telah mencapai puncaknya. Sebab tidak ada lagi aksi pengerusakan yang lebih keji daripada yang berlangsung sekarang. Kita sedang menanti peristiwa itu sebagai kebenaran janji Allah dan kebenaran berita-berita Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam. Pada hari itu kaum muslimin bergembira dengan pertolongan dari Allah Azza wa Jalla. Maha Benar Allah Dengan Segala FirmanNya..!!.

𝐋𝐈𝐑𝐀 ⁽ᴼᶠᶠⁱᶜⁱᵃˡ⁾

43,539 views • 2 years ago

Guys, ada berita dan video horor yang bikin lo bakal mikir dua kali sebelum nekat main wahana ekstrem. Satu turis perempuan bernama Liu mati sia-sia karena kelalaian petugas. Kasusnya terjadi di Taman Petualangan Air Terjun Maliuyan, Kota Huaying, Provinsi Sichuan, China—3 Mei 2026. Awalnya, cuaca cerah, suasana ramai di taman petualangan waktu weekend. Cewek ini lagi antusias mau coba wahana “waterfall swing”—ayunan gantung di atas tebing curam yang nempel di air terjun. Dia naik, dipasangin safety harness (pengaman tali), terus duduk di ayunan. Tapi pas dicek, dia langsung ngerasa ada yang aneh. Dia bilang keras-keras, dua kali: “Tidak diikat erat! Tidak aman!” (沒有栓緊!) Suaranya jelas di video, nada panik tapi masih sopan. Lo bisa denger dia ulang-ulang, matanya melotot ke arah staff. Tapi apa responsnya? Staff cuek bebek. Malah ada yang ketawa kecil, seolah-olah cewek ini cuma lagi lebay atau takut berlebihan. Mereka nggak ngecek ulang, nggak tarik tali, nggak ada double-check safety. Langsung: “Yaudah, gas aja!”Dan… begitu dilepas, baru beberapa detik, harness-nya lepas. Tali yang keliatan udah mulai aus dan tipis itu nggak kuat. Cewek ini langsung jatuh bebas, nabrak tebing batu keras, lalu ambruk ke bawah. Bukan jatuh mulus ke air—langsung hantam kebawah. Dia masih sadar sebentar, tapi lukanya parah banget. Dibawa ke rumah sakit, tapi nyawanya nggak tertolong. Mati di perjalanan. Yang bikin tambah dramatis: ada foto setelah kejadian yang beredar. Faktanya, itu karena benturan keras ke tebing—bukan jatuh biasa. Staff bahkan katanya terlalu cepat lepas tali, jadi dia nggak cuma jatuh, tapi “dilempar” ke dinding batu. Bukan kecelakaan biasa, ini kelalaian murni. Ini bukan “nasib sial” atau “kecelakaan kerja”. Ini pembunuhan oleh ketidakpedulian. Cewek itu udah kasih warning dua kali—jelas banget dia ngerasa tali longgar. Tapi staff lebih sibuk pengen cepet-cepet selesai shift daripada nyawa orang. Nggak ada HSE (Health Safety Environment) yang beneran, nggak ada prosedur darurat, nggak ada yang berani bilang “Stop! Cek dulu!” Padahal wahana ini high-risk, tinggi banget, tebing curam, tali harus 100% aman. Satu kesalahan kecil = mati. Pihak taman langsung ditutup buat “perbaikan”. Tapi lo tau sendiri, di balik kata-kata itu ada kelalaian sistemik: wahana ekstrem di China sering diprioritaskan untung cepet, turis banyak, tapi maintenance ala kadarnya. Ekonomi lagi lesu, tiap tempat wisata berlomba bikin atraksi gila-gilaan buat narik pengunjung—tapi keselamatan? “Ah, nanti aja.” Yang bikin makin penasaran dan marah: cewek ini bukan orang sembarangan yang nekat. Dia turis biasa yang cuma mau seru-seruan. Bayangin, dia lagi liburan, lagi happy, tapi dalam hitungan detik hidupnya tamat karena orang lain males ngecek. Keluarganya pasti hancur. Netizen China sendiri pada ribut: “Ini pembunuhan!” “Staff-nya harus dihukum berat!” “Jangan main wahana gini lagi, nyawa lo jadi taruhan.” Intinya, guys… kasus ini reminder keras buat semua kita. Jangan pernah percaya 100% sama orang lain soal keselamatan lo. Kalau lo ngerasa ada yang nggak beres—teriak keras, tolak, turun. Jangan dipaksa “ah santai aja”. Karena sekali tali lepas, nggak ada yang bisa balikin. RIP Mbak Liu. Udah kasih warning, tapi mereka tuli. Semoga ini jadi pelajaran buat semua taman petualangan di dunia—jangan sampe nyawa manusia cuma dianggap konten viral doang. Kalian berani coba wahana kayak gini lagi nggak, setelah liat ini?

goods stuff

204,045 views • 2 months ago